Berita Populer

Berita Terbaru

KALTIM

BALIKPAPAN, MANDAUPOST – Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur menggelar apel kesiapan operasional guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah peralihan cuaca yang tidak menentu. Apel dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, di Lapangan M. Jasin, Mako Sat Brimob Polda Kaltim, Balikpapan, Selasa (29/07).

Dalam sambutannya, Kombes Pol Andy Rifai menegaskan pentingnya kesiapan maksimal seluruh personel dan sarana pendukung.

“Kami harus memastikan seluruh elemen siap siaga, mengingat potensi Karhutla meningkat seiring perubahan cuaca ekstrem,” ujarnya.

Ia menjelaskan, wilayah Kalimantan Timur yang didominasi kawasan hutan dan perkebunan rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau.

“Beberapa pekan terakhir, curah hujan mulai berkurang, suhu meningkat. Ini sinyal bahaya yang harus diwaspadai,” tegasnya.

Kombes Pol Andy juga menekankan perlunya kolaborasi dengan masyarakat untuk pencegahan dini.

“Edukasi tentang pengelolaan lahan tanpa pembakaran harus terus digencarkan. Kami berharap partisipasi aktif warga dalam mencegah Karhutla,” tambahnya.

Sementara itu, AKP Widihyanto Nugroho, Kabag Ops Sat Brimob Polda Kaltim, menyatakan bahwa seluruh personel telah dilatih dan peralatan diperiksa secara berkala.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan instansi terkait untuk memastikan respons cepat jika terjadi darurat,” jelasnya.

Dengan langkah ini, Brimob Polda Kaltim berkomitmen meminimalisir risiko Karhutla serta melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak buruk kebakaran.(**)

KUTAI TIMUR, MANDAUPOST – Dalam rangka Operasi Patuh Mahakam 2025, Polres Kutai Timur menggelar kegiatan simpatik yang mengedepankan pendekatan humanis untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto, didampingi Kasat Lantas AKP Rezky Nur Meihendra, dan diikuti oleh jajaran pejabat utama Polres, unsur TNI, Dinas Perhubungan, serta stakeholder lainnya, Jumat (25/07).

Sebagai bentuk nyata dari kampanye keselamatan, petugas membagikan 40 helm, 28 tangkai bunga, serta 50 pin atau gantungan kunci kepada para pengendara yang melintas di beberapa titik di wilayah Kutai Timur. Aksi ini dilakukan tidak hanya sebagai wujud apresiasi kepada pengendara yang tertib, tetapi juga sebagai pengingat bagi masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas.

Kapolres AKBP Fauzan Arianto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Melalui pembagian helm dan simbol-simbol simpatik seperti bunga dan gantungan kunci ini, kami harap pesan keselamatan bisa lebih mudah diterima dan diingat,” jelas AKBP Fauzan.

Lebih dari sekadar membagikan atribut, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyuluhan langsung kepada pengguna jalan. Personel lalu lintas memberikan edukasi seputar pentingnya mengenakan helm SNI, menjaga kelengkapan dokumen kendaraan, serta mematuhi rambu dan tata tertib berkendara yang baik. Edukasi tersebut diharapkan mampu membentuk budaya disiplin di jalan yang berkelanjutan.

Operasi Patuh Mahakam 2025 yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Kaltim bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pengguna jalan, menurunkan tingkat kecelakaan, serta menciptakan lalu lintas yang lebih aman dan nyaman bagi semua.(**)

KUTAI KARTANEGARA, MANDAUPOST – Upaya memerangi peredaran narkotika di wilayah hukum Kutai Kartanegara kembali membuahkan hasil. Unit Reskrim Polsek Samboja berhasil mengamankan seorang pria berinisial P (26), yang diduga kuat menjadi pengedar narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan di kawasan Gang Kuburan, Kelurahan Teluk Pemedas, Kecamatan Samboja, pada Sabtu dini hari (26/7).

Kapolsek Samboja, AKP Sarlendra Satria Yudha, menjelaskan bahwa keberhasilan ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah terhadap aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Merespons cepat informasi tersebut, tim Reskrim yang dipimpin Aipda Abdul Gapur segera melakukan penyelidikan di lapangan.

“Petugas mendapati seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan di area gang. Saat dilakukan pemeriksaan ditemukan satu paket sabu di tangan kanannya, dan 11 paket lainnya tersimpan di dalam kotak rokok yang digenggam tangan kirinya. Total berat kotor seluruh paket mencapai 3,99 gram,” terang AKP Sarlendra.

Pelaku tak mampu mengelak dan mengakui bahwa semua barang haram tersebut merupakan miliknya. Ia tidak dapat menunjukkan izin kepemilikan atau bukti penggunaan yang sah atas narkotika tersebut. Selain 12 paket sabu, petugas juga menyita satu unit handphone dan kotak rokok berwarna ungu yang digunakan sebagai tempat penyimpanan sabu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini diamankan di Mapolsek Samboja dan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek Samboja menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat langkah-langkah represif dan preventif dalam memberantas peredaran narkoba.

“Tidak ada ruang bagi pelaku narkotika di wilayah kami. Kami akan terus bergerak untuk menjaga lingkungan masyarakat tetap aman dan terbebas dari ancaman narkoba,” tegasnya. (**)

Pelepasan Atlet Kaltim Untuk Berlaga di Fornas VIII NTB, Kamis 24/7/2025.

SAMARINDA, MANDAUPOST – Gubernur Kaltim Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum) resmi melepas keberangkatan 820 atlet, pelatih dan ofisial Kontingen Kaltim yang akan berlaga di Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), 26 Juli-1 Agustus 2025. Kaltim menargetkan juara 3 dalam kompetisi 46 induk olahraga (inorga) tersebut. Kontingen Kaltim terdiri dari 647 penggiat olahraga (atlet), 173 pelatih dan 166 ofisial, Kamis (24/7)

“Haqqul yaqin kita target tiga besar. Saya ingatkan kepada semua atlet untuk memiliki daya juang yang tinggi. Karena kerja kerasnya sudah, tinggal kerja tuntasnya. Tampilkan semua kemampuan tanpa beban,” kata Gubernur Harum usai pelepasan Kontingen Kaltim di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Kamis 24 Juli 2025.

Gubernur sangat optimis para atlet Kaltim mampu menorehkan prestasi terbaik karena persiapan sudah dilakukan sangat matang. Pemprov Kaltim sendiri pun telah memberikan dukungan luar biasa kepada Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kaltim yang membina para atlet olahraga masyarakat ini.

Fornas menurut Gubernur, bukan hanya menjadi kompetisi ajang olahraga, tapi juga media promosi wisata, seni dan budaya. Dia berharap Kontingen Kaltim bisa membawa kabar baik tentang Benua Etam di kancah nasional tersebut.

“Mari kita berikan dukungan dan doa untuk Kontingen Kaltim. Percayalah, kerja keras tidak akan mengkhianati hasil,” ajak Gubernur Harum.

Di depan ratusan atlet yang mengikuti apel pelepasan tersebut, Gubernur Harum berjanji akan memberikan reward jika Kaltim mampu mencapai target tiga besar. Pada ajang Fornas sebelumnya Kaltim berada di posisi 8 dari 38 provinsi di Indonesia.(**)

SAMARINDA, MANDAUPOST – Pansus RPJMD DPRD Kaltim menggelar rapat konsultatif bersama Kemendagri guna mendorong penyelesaian tapal batas wilayah yang masih tertunda di Kalimantan Timur pada Kamis, 24/07.

Ketua Pansus Syarifatul Sya’diah menelaskan, Kejelasan batas administratif bukan sekadar urusan teknis, tapi juga menyangkut hak pelayanan publik, distribusi anggaran, dan arah pembangunan lintas kabupaten/kota.

Melalui koordinasi lintas institusi, Pansus menegaskan bahwa RPJMD 2025–2029 harus berpijak pada kondisi kewilayahan yang sah.

“Kita tidak ingin masyarakat dirugikan hanya karena batas wilayah belum jelas,” tegas Ketua Pansus, Syarifatul Sya’diah.

Dengan kepastian batas, pembangunan akan menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil dan terstruktur.(**)

Pelantikan dan Pengukuhan DPC IWAPI Kubar, Rabu 23/7/2025.

KUTAI BARAT, MANDAUPOST. Sebanyak 54 anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Kutai Barat resmi dilantik dan dikukuhkan untuk masa bakti 2025–2030 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kewirausahaan berlangsung di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Sendawar, Rabu (23/7).

Pelantikan ini dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IWAPI Provinsi Kalimantan Timur Hj. Ernawati Gafar dan dikukuhkan oleh Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Ayonius, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat Maria Christina Mozes, Kepala OPD, tokoh masyarakat, serta organisasi wanita dan pelaku UMKM lokal.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dalam acara tersebut menyampaikan bahwa sebagai salah satu organisasi wanita yang mewadahi peran kesetaraan gender dalam hal ini wanita, IWAPI  memiliki ruh perjuangan organisasi yang  sangat positif. Dengan mengusung tujuan organisasi yaitu memperbaiki nasib dan meningkatkan derajat wanita, serta mendorong para wanita untuk memiliki kemandirian bahkan terlibat selaku penggerak dan penggiat ekonomi kerakyatan.

Sebagai wadah bagi para wanita pengusaha, IWAPI dipandang sebagai ujung tombak penggerak ekonomi di daerah. Kekuatan ekonomi suatu daerah tidak hanya bertumpu pada sektor-sektor besar, tetapi juga pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang sebagian besar di antaranya dijalankan oleh para wanita.

“Saya harap melalui porsi dan wewenangnya masing-masing agar dapat memberikan dukungan penuh terhadap tumbuh kembang IWAPI semoga kedepan seluruh pihak dapat bersinergi dalam mewujudkan pemberdayaan wanita,” harapnya.

Pemerintah daerah juga sangat mendukung inisiatif seperti ini, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Dengan SDM yang unggul Bupati Kutim yakin dan optimis dapat menghadapi tantangan dan meraih kemajuan bersama.

“Semoga kesempatan ini memberikan semangat bekerja dan berkarya membangun “Kutai Barat yang semakin Sejahtera, Aman, Adil, Merata, dan Beradat,” ujar Bupati.

Sementara ketua umum DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Timur Hj. Ernawati Gafar menyampaikan, IWAPI adalah ikatan wanita pengusaha Indonesia dan merupakan salah satu organisai perempuan paling lama berdiri di Indonesia yang saat ini telah berumur 50 tahun sejak tahun 1975. IWAPI ini terbuka untuk untuk seluruh anggota baik UMKM yang mau bergabung ke dalam anggota, dan IWAPI juga saat ini anggotanya 85% terdiri UMKM, kemudian 12% pengusaha menengah dan 3% adalah pengusaha besar. IWAPI juga mempunyai misi yaitu memberikan pelatihan-pelatihan, memperluas marketing atau produk-produk baik dari UMKM maupun pengusaha-pengusaha.

“Saya juga berharap atas dilantiknya Ketua DPC IWAPI Kutai Barat nantinya dapat membesarkan nama Iwaki di Kutai Barat dan dan mengayomi para UMKM lokal dan kedepannya dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Kutai Barat,” harapnya.

Kemudian Ketua DPC IWAPI Kabupaten Kutai Barat, Zulhikmah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk memajukan peran perempuan dalam dunia usaha di Kutai Barat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi, pelatihan, dan dukungan lintas sektor untuk menciptakan pelaku usaha wanita yang tangguh dan inovatif.

“Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan dan mendukung pertumbuhan UMKM di Kutai Barat,” ujarnya.

Acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar anggota serta tamu undangan. IWAPI Kutai Barat diharapkan dapat terus memperluas jejaring, memperkuat kapasitas anggotanya, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah di lima tahun ke depan.(**)

KUTAI KARTANEGARA, MANDAUPOST – Upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kutai Kartanegara (Kukar) semakin gencar. Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Dafip Haryanto, secara resmi meluncurkan Kick-off Vaksinasi DBD. Kegiatan ini ditandai dengan pelepasan balon ke udara dan berpusat di SDN 028, Kecamatan Tenggarong, yang menargetkan 1.550 siswa-siswi Sekolah Dasar di Kukar, Rabu (23/07)

Acara ini turut dihadiri oleh dr. Fajar Silalahi, Ketua Tim Kerja Arbovirosis Bidang P2P Kementerian Kesehatan, dr. Jaya Mualimin, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dan Ns. Kusnandar, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kukar.

Dalam sambutan Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri yang dibacakan oleh Dafip Haryanto, disampaikan bahwa vaksinasi ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi yang telah dilaksanakan sebulan lalu. Bupati Aulia mengapresiasi tinggi para orang tua murid yang telah memahami manfaat vaksinasi DBD dan memberikan izin kepada anak-anak mereka untuk divaksin. Beliau juga mengingatkan bahwa vaksinasi dengue merupakan pelengkap dalam upaya pencegahan demam berdarah.

“Penyakit DBD merupakan salah satu penyakit yang belum dapat dieliminir. Melalui pelaksanaan vaksinasi DBD ini, diharapkan angka kasus DBD di Kukar dapat diturunkan,” ujar Bupati Aulia dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Bupati Aulia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjaga kebersihan lingkungan. Upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan pemberantasan jentik nyamuk melalui gerakan 3M (Menguras, Menutup, Mendaur ulang) tetap menjadi kunci pencegahan paling efektif dan harus terus ditingkatkan.

Dukungan lintas sektor juga sangat diharapkan. Bupati meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, para camat, lurah/kepala desa, dan kepala sekolah untuk mendukung penuh kegiatan vaksinasi ini agar target sasaran dapat tercapai maksimal.

Di akhir sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kaltim, khususnya Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, yang telah mengalokasikan sumber daya berupa pengadaan vaksin dan menjadikan Kukar sebagai salah satu lokus vaksinasi dengue.

“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara akan terus mendukung dan meneruskan program baik ini di masa yang akan datang,” tutupnya.

Kegiatan diakhiri dengan peninjauan langsung proses vaksinasi Dengue oleh para pejabat yang hadir.(**)

Upacara Pembukaan TMMD Ke 125 di Kabupaten Kutai Timur, Rabu 23/7/2025

KUTAI TIMUR, MANDAUPOST – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali hadir di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Program yang dilaksanakan oleh satuan TNI Angkatan Darat ini menyasar Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan. Program TMMD yang sudah berjalan ke 125 tersebut, diawali dengan upacara yang berlangsung di Halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Quryah Mubarokah Jalan Hidayatullah RT 08, Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, pada Rabu (23/07)

Dalam amanatnya, Wabup Mahyunadi mengatakan, Pemerintah Daerah memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada jajaran TNI. Khususnya Kodim 0909/Kutai Timur atas sinergi, dedikasi, dan konsistensinya dalam mendukung pembangunan daerah melalui program TMMD yang telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Terutama di wilayah pedesaan, perbatasan, dan daerah terpencil.

“Melalui tema Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah. TMMD ke-125 ini, mengandung makna yang sangat strategis dan relevan, tema ini mencerminkan semangat kolektif untuk mempercepat pembangunan yang merata hingga ke pelosok, sekaligus memperkuat ketahanan nasional melalui pendekatan teritorial dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan yang dimaksud oleh Wabup Kutim, tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyasar aspek sosial, budaya serta mental spiritual masyarakat di wilayah. TMMD bukan hanya tentang membangun jalan, jembatan, sarana air bersih, rumah ibadah atau infrastruktur lainnya. Lebih dari itu, TMMD adalah perwujudan nyata dari nilai-nilai gotong royong, kemanunggalan antara TNI dan rakyat, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui program ini, kita bersama-sama membangun optimisme, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, dan memperkuat. Saya percaya bahwa pelaksanaan TMMD ke-125 akan membawa dampak positif yang besar bagi dalam terutama akses membuka masyarakat, keterisolasian wilayah, meningkatkan taraf hidup dan memperkuat ketahanan lokal,” bebernya.

Diakhir sambutan, dirinya menyebut, program ini sejalan solidaritas sosial di tengah tantangan zaman. dengan visi pembangunan Kabupaten Kutai Timur, yaitu “Terwujudnya Kutai Timur yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.” Dalam konteks ini, TMMD menjadi instrumen penting dalam mendorong kemandirian desa serta membangun pondasi masyarakat yang kuat secara sosial dan ekonomi.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di wilayah pelaksanaan TMMD. Termasuk perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh warga, agar ikut berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan ini. Jadikan momentum ini sebagai titik tolak perubahan positif bagi lingkungan sekitar. Mari bergotong royong, menjaga semangat kebersamaan, dan jangan hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku pembangunan di desa masing- masing,” pungkasnya.

Sementara itu, Dandim 0909/Kutai Timur Letkol ARH Ragil Setyo Yulianto mengatakan, kegiatan yang akan dilaksanakan mulai tanggal 23 Juli hingga 21 Agustus 2025 tersebut, sebanyak 150 personil akan dikerahkan untuk melakukan berbagai program kerja. Diantaranya peningkatan badan jalan sepanjang 900 meter dengan lebar badan jalan 6 meter. Pembuatan jembatan, pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) yang dilengkapi dengan MCK, ketahanan pangan, penanaman 250 pohon, pembuatan sumur bor, pembersihan lokasi TMMD termasuk penurunan stunting.

“Selain itu, ada juga program non fisik yakni penyuluhan kebangsaan, bela negara, KN kesehatan, pertanian dalam arti luas, Narkoba, stunting balita dan rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat,” ucapnya.

SAMARINDA, MANDAUPOST — Pemerintah Kota Samarinda bersama Polda Kalimantan Timur secara resmi memulai pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV yang berlokasi di Jalan HM Rifaddin, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, pada Rabu (23/07).

Kegiatan groundbreaking tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun, Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Aji Surya Natakesuma, Kajati Kalimantan Timur, Sekretaris Daerah Kota Samarinda, serta jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Wali Kota Andi Harun menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas utama Pemkot Samarinda. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan lahan seluas lebih dari 9 hektare untuk pembangunan RS Bhayangkara ini, yang prosesnya telah melalui tahapan panjang serta melibatkan beberapa kepemimpinan Kapolda sebelumnya.

“Kami berharap rumah sakit ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih memadai dan representatif,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna mempercepat pembangunan nasional. Ia mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar proyek ini berjalan lancar dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan penuh terhadap realisasi pembangunan RS Bhayangkara dan rumah susun Polres Sepaku.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud menyatakan bahwa pembangunan RS Bhayangkara dan rusun Polres di Sepaku merupakan bentuk konkret kesiapan Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan serta pembangunan infrastruktur strategis menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Ini merupakan bagian dari transformasi layanan publik yang patut kita dukung bersama,” ujar Gubernur.

Acara ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama dan pemotongan tumpeng oleh Kapolda Kaltim sebagai simbol dimulainya pembangunan.(**)

Polres Kutai Kartanegara mengungkap kasus perdagangan anak di bawah umur, Selasa 22/7/2025.

KUTAI KARTANEGARA, MANDAUPOST – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Kartanegara berhasil mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan anak di bawah umur. Pengungkapan kasus tersebut dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar di ruang Catur Prasetya Mapolres Kukar yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Ecky Widi Prawita, Selasa (22/7).

Kasus bermula dari laporan resmi Deputi Pengendalian Pembangunan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mencurigai adanya aktivitas ilegal di wilayah Kecamatan Muara Jawa. Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Kukar segera melakukan penyelidikan dan menemukan indikasi praktik eksploitasi anak sebagai pemandu lagu di tempat hiburan malam.

“Dari hasil penyelidikan, kami menemukan dua anak perempuan berusia 17 tahun yang direkrut secara tidak sah dan dijadikan pemandu lagu, dengan modus janji pekerjaan yang menjanjikan tanpa beban berat,” jelas AKP Ecky.

Pelaku berinisial FB diketahui merekrut korban dengan iming-iming kehidupan layak, namun setelah sampai di lokasi, para korban justru dipaksa bekerja di lingkungan hiburan malam. Tidak hanya itu, penghasilan mereka dipotong secara sepihak untuk alasan utang biaya perjalanan dan kebutuhan harian, yang oleh penyidik dikategorikan sebagai bentuk eksploitasi ekonomi.

Selain dua korban utama, penyidik juga mengamankan empat anak lainnya yang diduga mengalami nasib serupa. Mereka kini dalam perlindungan pihak berwenang untuk mendapatkan penanganan medis dan psikologis.

Barang bukti yang diamankan antara lain buku catatan utang, daftar transaksi tamu, serta dokumen terkait operasional tempat hiburan malam. Satu tersangka telah ditetapkan dan dikenakan Pasal 2 Ayat (1) dan (2) UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO, juncto Pasal 88 UU Perlindungan Anak, serta Pasal 296 dan 506 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (**)

Scroll to Top