Berita Populer

Berita Terbaru

KALSEL

BANJARMASIN, MANDAUPOST – Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel). Dalam pertemuan tersebut, Habib Aboe menyoroti serius persoalan integritas dan kedisiplinan di tubuh kepolisian, khususnya menyangkut kasus penyalahgunaan narkoba oleh oknum aparat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian utama dalam dialog antara Habib Aboe dengan Kapolda Kalsel adalah dugaan keterlibatan seorang Bhabinkamtibmas dari Polsek Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dalam kasus narkoba. Ia secara tegas meminta penjelasan mengenai langkah-langkah yang telah dan akan diambil oleh pihak kepolisian dalam menindak tegas oknum tersebut.

“Ini sangat memprihatinkan. Seorang anggota Polri yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan memberantas narkoba, justru malah terlibat. Saya minta penanganannya harus tegas dan transparan,” ujar Habib Aboe usai pertemuan, Selasa (18/6).

Tak hanya itu, dalam laporan yang diterimanya, Habib Aboe juga mengungkap bahwa terdapat enam orang anggota polisi di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Tengah yang dinyatakan positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan internal. Ia pun mendesak agar langkah konkret segera dilakukan untuk menegakkan disiplin dan menjaga citra institusi Polri di mata publik.

“Tidak boleh ada kompromi terhadap penyalahgunaan narkoba, apalagi di lingkungan penegak hukum. Ini menyangkut kepercayaan masyarakat. Saya mendorong agar Polda Kalsel serius melakukan pembinaan dan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas politisi PKS tersebut.

Menanggapi hal tersebut, jajaran Polda Kalsel menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut dan berkomitmen untuk memproses setiap pelanggaran sesuai prosedur hukum yang berlaku, baik secara etik maupun pidana. Pihak kepolisian juga mengklaim terus meningkatkan pengawasan internal dan memperkuat tes urine secara berkala terhadap anggota.

Habib Aboe menekankan bahwa pembenahan internal sangat penting dilakukan agar kehadiran Polri di tengah masyarakat tetap mendapat kepercayaan dan legitimasi.

“Polisi adalah representasi negara dalam menegakkan hukum. Jika oknumnya malah terlibat narkoba, bagaimana masyarakat bisa percaya? Maka dari itu, langkah tegas dan perbaikan sistem harus menjadi prioritas,” pungkasnya.(**)

BANJARMASIN, mandaupost.com – Empat laga terakhir atau pekan ke-34 Liga 1 Indonesia 2024/2025 telah selesai bergulir secara serentak pada sore hari ini, Sabtu 24 Mei. Hasilnya, terdapat Semen Padang yang selamat dari jurang degradasi serta PSS Sleman dan Barito Putera yang turun kasta ke Liga 2 musim depan.

Sejatinya, tiga tim yang disebutkan di atas sama-sama meraih kemenangan atas lawan masing-masing di laga terakhir. Tapi, tambahan tiga poin yang didapat PSS serta Barito Putera tidak cukup untuk menarik Semen Padang ke jurang zona degradasi.

PSS sendiri melewati laga terakhir dengan mempecundangi Madura United (3-0) di Stadion Gelora Bangkalan. Masing-masing gol Super Elja saat itu dicetak oleh Betinho (34′), Gustavo Tocantins (41′) dan Marcelo Cirino (80′). Kemudian, PSS artinya selalu menang dalam empat laga terakhir.

Senasib dengan PSS, Barito Putera juga sukses mempermalukan PSIS Semarang dengan skor 2-1 ketika bertandang ke Stadion Jatidiri, Semarang. Tapi Barito Putera tertinggal lebih dulu oleh gol Lucas Barreto, sebelum akhirnya berbalik unggul melalui gol Murilo (45+3) dan Lucas Morelatto (47′).

Kemenangan PSS dan Barito Putera menjadi sia-sia karena Semen Padang juga bisa menaklukkan tuan rumah Arema FC dengan skor 2-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang. Masing-masing gol Semen Padang saat itu dicetak oleh Filipe Chaby (72′) dan Muhammad Ridwan (90+4′).

Berkat kemenangan tersebut, Semen Padang yang tadinya berada di batas zona degradasi atau urutan ke-15 klasemen sementara jadi naik dan finis di urutan ke-13 dengan koleksi 36 poin. Kabau Sirah bahkan menggeser Madura United dan Persis Solo yang kalah dari lawan masing-masing pada laga terakhir.

PSS dan Barito Putera tidak bisa menarik Semen Padang ke zona degradasi karena keduanya memang sudah tertinggal dua poin sebelum memainkan laga terakhir. Dengan begitu, PSS dan Barito Putera harus terima nasib terdegradasi karena finis di urutan ke-16 dan ke-17 dengan koleksi 34 poin serta menemani PSIS Semarang yang finis paling buncit dengan kumpulan 25 poin.

Sementara itu, Pertemuan Persib Bandung dengan Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi satu laga pekan terakhir lainnya yang dimainkan pada hari ini. Hasilnya, dimenangkan Persib (3-2) yang sudah menyegel gelar juara sejak beberapa pekan lalu.

Masing-masing gol Persib dicetak Gustavo Franca (45+1′), Tyronne (57′) dan David Silva (79′). Persis baru bisa memperkecil ketertinggalan pada pengujung laga lewat gol tendangan penalti Lautaro Bellegia (88′) dan Sho Yamamoto yang menyepak bola liar di muka gawang (90+1′).

Seperti diketahui, rangkaian laga pekan terakhir Liga 1 Indonesia 2024/2025 hanya bergulir selama dua hari (23-24 Mei). Berikut hasil lengkap pertandingannya dan tabel klasemen penutup kompetisi:

Hasil Pertandingan Pekan ke-34

Hasil dan Klasemen Akhir Liga 1: Semen Padang Selamat dari Jurang Degradasi, PSS dan Barito Putera Turun Kasta

Klasemen Akhir

Hasil dan Klasemen Akhir Liga 1: Semen Padang Selamat dari Jurang Degradasi, PSS dan Barito Putera Turun Kasta. (**)

BANJARBARU, MP –  Nasib PS Barito Putera di ujung tanduk hingga pekan ke-32 Liga 1 2024 — 2025. Sebab saat ini tim kebanggaan warga Kalimantan Selatan itu masih tertahan di zona degradasi, tepatnya di posisi ke-16 klasemen sementara dengan perolehan 31 poin.

Situasi makin genting karena dari 7 laga terakhir, Barito belum pernah meraih kemenangan. Hanya tiga kali bermain imbang dan empat kali kalah, termasuk dua hasil seri dalam dua pertandingan terakhir.

Tim asuhan pelatih Vitor Tinoco ini mencicipi kemenangan adalah saat tandang melawan PSS Sleman pada awal Maret lalu.

Di tengah tekanan tersebut, CEO klub, Hasnuryadi Sulaiman memberikan motivasi keras kepada pemain dan jajaran pelatih.

“Tinggal dua pertandingan lagi. Ayo tunjukkan kalau memang kita bisa dua kali menang, bukan cuma amin tapi kita harus fight, harus berjuang. Kalo kamu hanya berdoa tidak berjuang percuma. Kalau kamu tidak konsen percuma,” tuturnya.

Dia juga menegaskan agar pelatih hanya menurunkan pemain yang siap tempur, bukan yang hanya mengandalkan nama besar.

“Coach saya minta pasang yang mau fight saja. Konsentrasi, tidak main-main bola kesana-kemari. Ayo kapan lagi sudah 32 pertandingan masa kayak gini terus,” kata Hasnuryadi Sulaiman.

Baginya dua laga terakhir ini bukan sekadar laga biasa tapi soal pembuktian dan pertarungan terakhir untuk bertahan.

“And just dream about it, do this, do your best. So it prove it and tell my brother. We are family together. Come on let’s fight together, this is war,” pungkasnya.(**)

BANJARMASIN, MP – Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, selaku ketua Regional Investor Relations Unit (RIRU) Investment, Trade, and Tourism Relations Unit of Kalimantan Selatan (Intan Kalsel) menyambut baik terhadap kegiatan promosi di Osaka Jepang.

“Kami menyambut baik kegiatan promosi di Osaka, Jepang dan ketertarikan investor terhadap proyek investasi Bandeng dan limbah B3 di Kalsel,” sebut Muhammad Syarifudin, Selasa (13/5/2025).

Menurutnya, hal ini sejalan dengan Astacita pemerintah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen dan sekaligus mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan di Kalsel.

Baca Juga: Satgas Pangan Polda Kalsel Lakukan Pengecekan Bahan Pokok di Pasar Tradisional

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong investasi pada sektor energi hijau, agroindustri berkelanjutan, hilirisasi pangan, dan teknologi digital dengan memperkenalkan 10 proyek berkelanjutan yang menjadi daya tarik utama bagi investor asing/global.

Ini juga sebagai forum bisnis yang dihadiri oleh sejumlah investor utama Jepang secara luring di Paviliun Indonesia pada World Expo 2025 Osaka.

Acara dibuka oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Ibu Destry Damayanti, Duta Besar RI untuk Jepang, Bapak Heri Akhmadi, serta Staf Ahli bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Bapak Imam Soejoedi.

Di kesempatan ini, Investor Jepang Tandatangani Minat Investasi (Letter of Intent) pada Proyek Investasi Budidaya Ikan Bandeng Terintegrasi Industri Pengalengan dan Pengolahan Limbah B3 Rumah Sakit Kalsel.

Baca Juga: Berantas Premanisme, Polda Kalsel Amankan 135 Orang

Bank Indonesia menyelenggarakan Forum Bisnis ini dengan tajuk “Sustainable Growth Through Connectivity: Unlocking Indonesia’s Green Investment Opportunities” pada 12 Mei 2025 yang merupakan bagian dari rangkaian Bank Indonesia Special Week di World Expo 2025 Osaka yang berlangsung dari 5 hingga 18 Mei 2025.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalsel, Fadjar Majardi, mengemukakan, ketertarikan investor Jepang terhadap 2 (dua) proyek investasi Kalsel merupakan langkah awal yang baik.

“RIRU Intan Kalsel siap memfasilitasi dan akan mengawal agar LOI tersebut bisa terealisasi. Ke depan, RIRU Intan Kalsel akan terus memperkuat upaya promosi investasi, terutama kepada investor Jepang, Tiongkok, ASEAN, Inggris, dan Amerika Serikat. Hal ini diharapkan dapat mendukung upaya mewujudkan perekonomian Kalsel yang tumbuh tinggi, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Fadjar.(**)

BANJARMASIN, MP – Satgas Pangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pengecekan terhadap sejumlah bahan pokok yang berada di Pasar Pandu Banjarmasin, Senin (12/5) pagi.

Pengecekan oleh AKP Sufian Noor, mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga komoditas pangan yang ada dipasaran.  Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kalsel ini dalam rangka pelaksanaan instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Sejumlah bahan kebutuhan pokok yang dilakukan pemeriksaan harga dan kualitas meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, daging dan daging ayam, serta bawang. Selain itu, petugas juga memverifikasi izin edar dan keabsahan label pada kemasan produk.

“Kami ingin memastikan tidak ada praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat,” tegas AKP Sufian.

“Pasar Pandu Banjarmasin menjadi salah satu lokasi prioritas karena merupakan salah satu pusat distribusi pangan di Kota Banjarmasin.” lanjutnya.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan harga bahan pokok masih stabil dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Masyarakat dihimbau untuk dapat melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau kenaikan harga tidak wajar melalui hotline kepolisian 110 atau mendatangi kantor kepolisian terdekat. Satgas Pangan Polda Kalsel akan terus melakukan pengawasan secara rutin untuk menjaga stabilitas pasokan.(**)

BANJARMASIN, MP – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar operasi sikat pengungkapan kasus premanisme berhasil mengamankan 135 orang yang diduga terlibat dalam berbgai pelanggaran hukum dan premanisme.

Dari tangan tersangka, turun diamankan barang terlarang seperti senjata tajam 33 bilah, miras 106 botol, Obat terlarang 117 butir (100 Seledryl dan 17 Ekstasi), Sabu 68 paket, Airsoft gun 1 pucuk, Ranmor R4 2 unit, dan Ranmor R2 9 unit, STNK 2 lembar, BPKB, Alkohol, dan barang bukti lainnya.

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menjelaskan, selama ini tersangka aksi premanisme banyak berkeliaran di jalan dan di jalur kegiatan perekonomian maupun kegiatan masyarakat.

“Dari pengungkapan Operasi Sikat ini, kasus yang paling menonjol adalah kasus narkoba. Dimana Polda Kalsel sangat konsen dalam pemberantasan narkoba, selain itu yang menjadi atensi juga adalah Airsoft gun dan senjata tajam,” Ungkap Kapolda, Jumat 09/05.

Dalam kasus Airsoft gun, Polda Kalsel melalui Polresta Banjarmasin melakukan penangkapan kepada tersangka dimana yang bersangkutan melakukan pengancaman terhadap warga yang kemudian dilaporkan oleh korban ke kantor kepolisian terdekat.

Kapolda pun memberikan apresiasi kepada Direktorat Reskrimum dan Jajaran Reskrim yang telah melaksanakan kegiatan ini selama 9 hari. Serta kepada masyarakat dan rekan-rekan wartawan yang memberikan dukungan dan supportnya sehingga Operasi Sikat berjalan dengan lancar.

“Polda Kalsel dan Jajaran akan terus konsen melaksanakan pemberantasan aksi premanisme, agar masyarakat di Kalimantan Selatan dapat melaksanakan aktivitas dengan aman dan nyaman,” tegas Kapolda Kalsel dalam keterangannya.

Kapolda mengimbau kepada masyarakat apabila melaksanakan aktivitas sehari-hari agar tidak menggunakan senjata tajam.(**)

BANJARMASIN, MP – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) menorehkan sejarah baru dalam penyerapan dan penyimpanan stok beras. Hingga awal Mei 2025, stok untuk Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (PSU) tercatat mencapai 29.968 ton, tertinggi sepanjang sejarah operasional Bulog di wilayah Kalsel.

Pencapaian ini diumumkan langsung oleh Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kalsel, Muhammad Akbar Said, dalam konferensi pers di Banjarmasin Kamis (8/5/2025).

Ia menyebutkan bahwa angka tersebut merupakan hasil dari kerja keras yang konsisten di lapangan, bahkan di tengah dinamika tiga kali revisi target penyerapan tahun ini.

“Ini pertama kalinya kita menyentuh angka tersebut. Capaian ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Bulog Kalimantan Selatan,” tegas Akbar.

Apalagi target revisi ketiga Bulog Kalsel tahun ini ditetapkan sebesar 12.793 ton setara beras, yang terdiri atas 4.842 ton gabah dan 10.208 ton beras. Hingga awal Mei, realisasi telah mencapai 89 persen dengan rincian 2.353 ton gabah, 10.122 ton beras, atau setara 11.378 ton beras.

Masih tersisa sekitar 1.414 ton yang harus dikejar sebelum akhir Mei. Namun, Bulog optimistis target dapat tercapai dengan memaksimalkan potensi panen di wilayah Hulu Sungai Tengah, Kotabaru, dan pesisir Tanah Bumbu.

“Tim penjemput gabah kami tetap bekerja tanpa libur, terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, PPL, dan mitra lapangan. Di mana ada panen, di situ kami hadir,” kata Akbar.

Ia juga menegaskan bahwa Kalimantan Selatan bukan merupakan daerah sentra produksi beras, dan biasanya mengandalkan pasokan dari luar. Namun, tahun ini menjadi pengecualian.

“Ini pertama kita tidak menerima pasokan dari luar. Seluruh stok berasal dari hasil panen lokal. Ini capaian luar biasa bagi daerah,” ungkapnya.

Selain itu, Bulog juga memastikan harga beli Gabah Kering Panen (GKP) ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kilogram, sesuai arahan Menteri Pertanian. Kebijakan ini dinilai menguntungkan petani dan mendorong peningkatan produksi lokal.

“Banyak petani menyampaikan rasa syukur karena baru kali ini mereka bisa menikmati harga yang membuat mereka tersenyum setiap hari,” tambah Akbar.

Bulog berkomitmen menjaga kualitas penyerapan dengan memberikan edukasi mengenai standar mutu GKP. Untuk gabah berkualitas rendah atau belum layak panen, pengolahan dilakukan melalui 12 mitra penggilingan (maklon), bekerja sama dengan 513 unit mitra penyerapan.

Lebih lanjut ia menerangkan, bahwa tingginya volume penyerapan membuat kapasitas gudang Bulog hampir penuh. Namun, semangat membantu petani tetap menjadi prioritas. Bulog menyewa gudang milik PT BGR (anak usaha ID FOOD) agar tak ada hasil panen yang terbuang.

Gudang-gudang strategis seperti Telaga Biru, Landasan Ulin, dan Natura 162 menjadi pusat distribusi utama. Sayangnya, dua unit gudang di Telaga Biru tidak dapat difungsikan akibat gangguan dari aktivitas pelabuhan terdekat.

“Rencana renovasi masih tertunda menunggu hasil koordinasi tukar guling dengan Pelindo,” pungkasnya.

BARITO KUALA, MP – Bentuk implementasi Program Asta Cita 2 yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan, dilakukan Polda Kalsel, dengan penebaran 170 ribu benih ikan air tawar jenis Nila di Sungai Barito, kawasan Jembatan Rumpiang, Desa Bagus, Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (7/5).

 

Benih ikan Nila dilepas di tiga unit keramba milik kelompok pembudidaya ikan air tawar, dalam rangkaian Bakti Sosial Sambang Nusa Polairud Polda Kalsel bekerjasama dengan Hasnur Group.

 

Selain penebaran ikan, Polda Kalsel memberikan 200 paket sembako untuk warga pra sejahtera dan 100 peket bantuan anak stunting.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rusyanto Yudha Hermawan, didampingi Dirpolairud Polda Kalsel Kombes Pol Andi Adnan menyampaikan, penebaran benih ikan diharapkan dapat mendorong ketahanan pangan, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu selaras dengan kearifan lokal masyarakat bantaran Sungai Barito, sehingga ekonomi biru yang digagas Presiden Prabowo Subianto akan tercapai.

“Ini tentunya tidak lepas terkait tugas-tugas Polri, dimana apabila masyarakat kita sejahtera terpenuhi sandang, pangan, dan papannya. Tentunya angka kejahatan bisa kita tekan,” ujar Kapolda.

Adapun, paket bantuan yang diberikan berupa makanan bergizi untuk balita, guna penanganan stunting di Kalsel, khususnya Kabupaten Barito Kuala, lanjutnya. Penanganan stunting perlu kerjasama semua pihak. Oleh karena itu, Polda Kalsel bersama jajaran Bhayangkari turut serta dalam pengentasan stunting.

“Pada kegiatan ini kita juga bekerjasama dengan BKKBN, Bhayangkari daerah dan Bhayangkari cabang. Kita melaksanakan kegiatan pengentasan dan pencegahan stunting di lokasi ini,” imbuhnya.

Salah seorang warga, Sampurna berharap ada bantuan rutin agar meringankan kebutuhan sehari-hari dan gizi sang buah hati.

“Alhamdulillah sangat bersyukur. Mudahan kegiatan ini rutin dilaksanakan bisa membantu orang-orang miskin,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Barito Kuala, Herman Susilo mengapresiasi jajaran Polda Kalsel atas kegiatan Bakti Sosial Sambang Nusa Polairud Polda Kalsel.

Hermawan sependapat dengan Kapolda Kalsel, bahwa penanganan stunting merupakan tanggungjawab bersama, tidak ditangani pemerintah daerah saja.

“Apresiasi yang bagus sekali. Untuk ke depan, kita terus evaluasi agar bantuan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat untuk warga Kabupaten Barito Kuala,” tutupnya. (hms/red)

BANJARMASIN, MP – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil mengungkap kasus tindak pidana dumping atau pembuangan limbah medis B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) ke media lingkungan. Kejadian tersebut terjadi di Desa Belayung Baru, Komplek Viland Mahantas, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Jumat (2/5).

Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. melalui Wadir Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Riza Muttaqin, menjelaskan kasus ini terungkap  saat anggota Unit 3 Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Kalsel melakukan penyelidikan pembuangan limbah B3 / limbah medis yang terjadi di Komplek Viland Mahantas.

“Semua limbah medis B3 tersebut diletakkan oleh Sdr. F alias A yang merupakan penjaga perumahan tersebut di 2 lokasi yang berdekatan, yakni dilahan kosong seluas 5 x 13 m dengan barang bukti yang ditemukan berupa 18 dus limbah B3 medis, dan di lokasi kedua dengan luas 4 x 12 m tepatnya di samping Pos Jaga Perumahan ditemukan limbah B3 medis sebanyak 30 dus yang ditutup menggunakan terpal warna biru,” ungkap Riza Muttaqin.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, modus operandi yang digunakan pelaku yaitu melakukan penyalahgunaan pengelolaan limbah B3 medis yang berasal dari seseorang/supir truk box yang tidak dikenal oleh penanggung jawab dengan cara menaroh di lahan gambut (rawa) dan dengan ditutup terpal warna biru.

 

Adapun barang bukti yang diamankan petugas dari dua lokasi tersebut yakni 48 buah kardus berisikan Limbah B3 medis dan 1 klip plastik bertulisan RSUD Pulang Pisau.

Limbah B3 medis yang diamankan berupa Toples kecil bekas untuk pengecekan urine, Salep mata Chloramphenicol -1%, Sodium Chloride Infus Intravena 0,9 % 500ml, Botol kaca berisikan Ceftazidime Pentahydrate, Sarung tangan medis bekas, Botol kaca berisikan Ampicilin Sodium, Alat suntik bekas lengkap dengan jarumnya, Aqua Proinjeksi 20 ml, Kemasan obat Etanyl Fentanyl Citrate, Kantong darah, Sodium Chloride 0,9 % 100ml, Botol Hand sanitizer, Botol kaca Cefotaxime Sodium, Botol kaca paracetamol 100ml, Masker medis bekas, Kemasan alat suntik, Botol tetes telinga Phenol Glycerol 10% 5ml, dan Botol kaca Cefotaxime Sodium.

Wadir Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Riza Muttaqin mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan pembuangan limbah B3 / limbah medis seperti yang terjadi dilingkungan Komplek Viland Mahantas ini dengan menghubungi hotline 110 atau dapat melaporkan ke personel Ditreskrimsus Polda Kalsel / kekantor kepolisian terdekat.(**)

Banjar, 2 Mei 2025 – Pemerintah resmi memulai pembangunan Waduk Riam Kiwa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, sebagai salah satu proyek strategis nasional (PSN) untuk mengatasi banjir tahunan yang melanda wilayah Banjar dan Kota Banjarmasin, serta menjamin pasokan air baku hingga 2.000 liter per detik untuk daerah-daerah yang kekurangan air bersih.

Peresmian groundbreaking dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, didampingi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor. Dalam sambutannya, Menteri Basuki menegaskan pentingnya pembangunan waduk ini untuk menahan debit Sungai Riam Kiwa yang kerap meluap saat musim hujan dan menyebabkan banjir luas di DAS Barito.

“Waduk ini akan menjadi kunci pengendalian banjir yang melanda Kalimantan Selatan tiap tahun. Selain itu, airnya juga akan dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga, irigasi pertanian, hingga pembangkit listrik mikro,” ujar Basuki.

Detail Proyek Waduk Riam Kiwa:

  • Lokasi: Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar

  • Volume tampung: 82 juta m³

  • Luas genangan: ±600 hektare

  • Debit air baku: 2.000 liter/detik

  • Manfaat lain: PLTMH 2 MW dan irigasi 1.500 hektare

  • Nilai investasi: ±Rp2,1 triliun (APBN)

  • Waktu pembangunan: 2024–2027

Proyek ini juga dirancang tahan gempa dan ramah lingkungan, dengan perencanaan konservasi hutan di sekitar bendungan. Sekitar 2.000 kepala keluarga di hilir sungai akan merasakan manfaat langsung dalam bentuk perlindungan dari banjir serta peningkatan produksi pertanian yang selama ini terdampak genangan air.

Gubernur Sahbirin Noor menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh pembangunan waduk ini dan telah menyelesaikan 90% proses pembebasan lahan. “Masyarakat telah kami ajak sosialisasi sejak awal. Mereka paham ini bukan sekadar proyek beton, tapi penyelamat masa depan Kalsel,” ucapnya.

Sementara itu, Balai Wilayah Sungai Kalimantan III juga menjelaskan bahwa Waduk Riam Kiwa akan terhubung dengan sistem irigasi baru dan jaringan perpipaan menuju Kota Banjarbaru, Martapura, dan sebagian wilayah Banjarmasin.

Scroll to Top