Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

SEMARANG, MP – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menghadiri Malam Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jumat (11/9) malam.

Malam Ta’aruf menjadi momentum silaturahmi sekaligus penyambutan kafilah dari seluruh provinsi yang akan mengikuti rangkaian MTQ Nasional XXXI di Provinsi Jawa Tengah.

Kehadiran Gubernur Zainal sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara kepada kafilah yang akan membawa nama daerah dalam ajang MTQ tingkat nasional tersebut.

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah Kaltara yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi. Ia berharap para peserta dapat tampil maksimal dengan tetap menjaga sportivitas dan semangat kebersamaan.

“Yang paling penting, MTQ ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan dan pemahaman kita terhadap Al-Qur’an. Kepada kafilah Kaltara, berikan yang terbaik dan bawa nama baik daerah,” kata Zainal.

Ia menyampaikan, MTQ tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mendorong pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Malam Ta’aruf berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan mempertemukan para kafilah, pendamping, serta jajaran pemerintah daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Pemprov Kaltara berkomitmen terus mendukung pembinaan generasi Qur’ani sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak dan berintegritas. (dkisp)

SEBATIK BARAT, MP – Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) untuk Tahun Anggaran 2027 berlangsung di Desa Binalawan 10/9/2026.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Fatmawati, S.Ag selaku Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sebatik Barat guna memberikan pendampingan serta memastikan perencanaan penggunaan Dana Desa berjalan sesuai aturan dan kebutuhan nyata warga.

Fokus utama pembahasan dalam musyawarah kali ini adalah penyusunan rencana kegiatan yang mengutamakan Program Ketahanan Pangan Desa.

Hal ini disepakati bersama sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian pangan, meningkatkan ketersediaan pangan yang bergizi dan terjangkau, serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar desa.

Dalam arahannya, Fatmawati menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan sektor yang sangat diutamakan dalam pengelolaan Dana Desa.

“Perencanaan yang matang sejak awal akan menentukan keberhasilan di tahun mendatang. Dana Desa untuk ketahanan pangan harus direncanakan secara cermat, tepat sasaran, dan membawa manfaat langsung bagi seluruh warga,” ujarnya.

Beberapa arahan dan kesepakatan penting dalam Musdes yaitu prioritaskan pengembangan lahan pertanian, perkebunan, atau peternakan rakyat sesuai potensi Desa Binalawan, rencanakan kegiatan yang mendukung ketersediaan pangan bergizi dan terjangkau bagi masyarakat, Susun rencana yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan agar setiap anggaran membawa hasil nyata, libatkan peran serta masyarakat secara luas dalam pelaksanaan dan pengawasan kegiatan.

Pemerintah Desa Binalawan bersama seluruh elemen masyarakat sepakat menjadikan ketahanan pangan sebagai pilar utama pembangunan desa pada tahun 2027. Diharapkan, dengan perencanaan yang kokoh dan pengawasan bersama, Dana Desa dapat dikelola secara bijak untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian warga Desa Binalawan. (**)

NUNUKAN, MP – Usai menerima estafet kepemimpinan dari Robby Nahak Serang, Plt Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Nunukan), Muhammad Eko Agus Romdhanny, ST, langsung memberikan arahan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BPPD.

Dalam arahannya, Eko menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antar ASN untuk menyukseskan program-program yang telah dirancang BPPD. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan kawasan perbatasan tidak hanya bergantung pada pimpinan, tetapi juga pada komitmen seluruh jajaran.

“BPPD adalah garda terdepan dalam menjaga dan membangun kawasan perbatasan. Saya berharap seluruh ASN dapat bekerja sama, saling mendukung, dan berkomitmen penuh dalam menjalankan program yang ada,” ujar Eko, Kamis (10/9/2026).

Selain itu, Eko juga menekankan bahwa BPPD harus menjadi bagian penting dalam mendukung 17 arah perubahan program Bupati Nunukan. Program tersebut menjadi pedoman pembangunan daerah, termasuk penguatan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat di kawasan perbatasan.

“Program 17 arah perubahan Bupati Nunukan adalah visi besar yang harus kita dukung bersama. BPPD akan memastikan kawasan perbatasan menjadi pintu gerbang kesejahteraan dan kedaulatan,” tambahnya.

Dengan arahan ini, diharapkan seluruh ASN BPPD semakin solid dalam menjalankan tugas, sehingga program strategis perbatasan dapat berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.(**)

TANJUNG SELOR, MP – Beredar informasi di media sosial yang mengklaim seluruh gunung api di Indonesia aktif bersamaan akibat fenomena bawah tanah yang tidak biasa.

Faktanya, klaim bahwa semua gunung api di Indonesia mengalami erupsi secara serentak adalah hoaks. Dilansir dari tempo.co, Kepala Tim Pengamatan Gunung Api PVMBG Heruningtyas Desi Purnamasari menegaskan visual yang disebarkan akun-akun tersebut tidak menunjukkan aktivitas gunung api sesungguhnya. Peta informasi gunung api mencatat hanya empat gunung yang mengalami erupsi, yakni Gunung Anak Krakatau, Gunung Semeru, Gunung Lewotolok, dan Gunung Ibu. Gunung yang erupsi ditandai dengan ikon gunung mengeluarkan api. Mengutip laporan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), tidak ada bukti yang menunjukkan letusan satu gunung berapi dapat memicu letusan gunung berapi lain yang berjarak ratusan kilometer atau berada di benua berbeda.

Link Counter:

https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-seluruh-gunung-api-di-indonesia-aktif-serentak
https://www.tempo.co/cekfakta/keliru-seluruh-gunung-api-di-indonesia-aktif-serentak-2286165
https://www.usgs.gov/faqs/can-eruption-one-volcano-trigger-eruption-another-volcano

MANSALONG, MP – Kecamatan Lumbis Pansiangan turut berpartisipasi dalam kegiatan Budaya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dilaksanakan di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, pada Jumat (11/09/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nunukan, Ny. Andi Annisa Muthia Irwan, S.E., bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan, Ny. Susanti Hermanus. Hadir pula berbagai instansi dan peserta dari Kecamatan Lumbis, Kecamatan Lumbis Ogong, Kecamatan Lumbis Hulu, Kecamatan Lumbis Pansiangan, serta unsur Polsek Lumbis, KUA Lumbis, Imigrasi Lumbis, dan perwakilan sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA yang berada di wilayah Kecamatan Lumbis.

Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan sehat bersama yang dimulai dari depan Polsek Lumbis menuju Lapangan Aji Kuning Desa Mansalong. Dengan penuh semangat, para peserta berjalan bersama sebagai bentuk kampanye hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi antar instansi dan masyarakat.

Setelah tiba di Lapangan Aji Kuning, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik yang teratur serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain mengikuti kegiatan Germas dan PHBS, Bunda PAUD Kecamatan Lumbis Pansiangan, Ny. Parida Lumbis, S.I.P., turut mendampingi Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Ny. Andi Annisa Muthia Irwan, S.E., dalam menghadiri kegiatan Lomba Menghias Donat yang diikuti oleh anak-anak PAUD. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional serta Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat, memperkuat kebersamaan antarwilayah, serta memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan bakat sejak usia dini.

Partisipasi Kecamatan Lumbis Pansiangan dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.(**)

SEBAKUNG ATULAI, MP — Pemerintah Kecamatan Sembakung Atulai lakukan pemantauan langsung penyaluran bantuan pangan berupa beras dari Perum Bulog kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa Pagaluyon dan Desa Lubok Buat. Kegiatan berlangsung di masing masing BPU Desa. Kegiatan tersebut di hadiri Kasi Sosek Kesra, Staf ASN kecamatan Sembakung atuli, Petugas PSM dan warga setempat. Jum’at (11/09/2026)

Tim pemantau turun langsung ke lapangan guna memastikan proses penyaluran tepat sasaran kepada warga yang berhak menerima. Pemeriksaan dilakukan mulai dari kesesuaian nama penerima dengan daftar, jumlah beras yang diterima, kualitas beras, hingga tanda terima yang ditandatangani warga. Setiap keluarga penerima manfaat menerima jatah beras yang merupakan bagian dari program bantuan pangan pemerintah melalui Perum Bulog .

Kehadiran tim pemantau di Desa Pagaluyon maupun Desa Lubok Buat juga bertujuan untuk mendampingi petugas dalam pelaksanaan pembagian, sekaligus mendengar langsung tanggapan dan keluhan warga jika terdapat hal-hal yang perlu ditindaklanjuti. Proses pembagian dilaksanakan secara bertahap dan tertib, warga datang dengan membawa identitas diri sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Safaruddin, SE selaku perwakilan pemerintah kecamatan yang memimpin tim pemantau menyampaikan kepada pihak yang terlibat dalam penyaluran bantuan ini.
“Kehadiran kami ke sini bukan sekadar untuk melihat jalannya pembagian, melainkan untuk memastikan hak setiap warga yang berhak diterima secara utuh, tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran. Jangan sampai ada satu pun keluarga yang seharusnya menerima bantuan ini justru tidak mendapatkannya, dan jangan pula ada yang menerima melebihi haknya. Transparansi dan kejujuran adalah hal utama yang harus dijaga, karena ini adalah amanah untuk warga yang benar-benar membutuhkan,” ujar Safaruddin,

Beliau juga menambahkan bahwa kualitas beras yang disalurkan harus dalam kondisi baik dan layak konsumsi, serta meminta perangkat desa untuk senantiasa menginformasikan kepada warga terkait jadwal penyaluran agar tidak ada yang tertinggal.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan seluruh penyaluran bantuan pangan beras Bulog di Desa Pagaluyon, Desa Lubok Buat, maupun desa-desa lainnya di Kecamatan Sembakung Atulai dapat berjalan lancar, tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran. Bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan, sehingga dapat membantu menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Sembakung Atulai.(**)

SEBAKUNG ATULAI, MP — UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Nunukan di bawah naungan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan pertemuan koordinasi resmi terkait pelaksanaan Patroli Pencegahan dan Pengawasan Pembatasan Kerusakan Hutan di wilayah Kecamatan Sembakung Atulai. Kegiatan berlangsung  di Ruang Kerja Camat Sembakung Atulai, Kamis (10/09/2026)

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Kecamatan Sembakung Atulai Muhammad Junaidi, S. IP memberikan penjelasan  mengenai kondisi wilayah serta keamanan yang perlu diperhatikan tim saat bertugas di lapangan. Sekretaris Kecamatan juga menyampaikan apresiasi sekaligus komitmen dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap pelaksanaan tugas ini. Beliau menjelaskan bahwa pengawasan dan pelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas instansi terkait semata, melainkan juga pemerintah daerah, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

“Kami sangat menyambut baik kedatangan tim patroli ini. Kondisi hutan di wilayah kita sangat penting dijaga, bukan hanya untuk saat ini, melainkan untuk masa depan anak cucu kita nanti. Pemerintah kecamatan beserta seluruh perangkat desa siap berkoordinasi dan mendukung penuh setiap langkah yang diambil demi kelestarian lingkungan di Sembakung Atulai,” ujar Junaidi

Sementara itu, tim petugas yang hadir terdiri dari Nur Asikin, S.Hut., Wahyudin, A.Md., Sulhan, Asrul Samsul Masri, Feiry, Titus Rombe, serta Chory Salempang L, S.Hut. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan tim menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan, ruang lingkup tugas, serta dasar hukum yang menjadi acuan pelaksanaan patroli — mencakup peraturan Gubernur Kalimantan Utara terkait pengelolaan kawasan hutan, pencegahan kerusakan, serta pengawasan pemanfaatan hutan yang berlaku di wilayah ini.

Kegiatan patroli yang akan dilaksanakan mencakup beberapa hal utama, yaitu pemantauan langsung kondisi kawasan hutan di lapangan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, pengawasan batas kawasan, pendataan potensi gangguan terhadap hutan, serta penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan dampak kerusakan hutan bagi kehidupan sehari-hari.

Melalui pertemuan koordinasi ini, terjalin kesepahaman yang baik antara pihak Dinas Kehutanan dengan pemerintah kecamatan mengenai langkah-langkah pengawasan yang akan dilakukan secara berkelanjutan. Diharapkan kegiatan patroli ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan menghasilkan pemantauan yang menyeluruh di kawasan hutan wilayah Kecamatan Sembakung Atulai. Lebih dari itu, sinergi yang terbentuk diharapkan terus terjaga dan diperkuat, sehingga pengawasan hutan tidak hanya berlangsung saat ada tim yang turun, melainkan menjadi kesadaran dan kebiasaan sehari-hari seluruh warga untuk menjaga hutan tetap hijau, lestari, dan bermanfaat bagi generasi mendatang.(**)

JAKARTA, MP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat upaya membuka akses jalan menuju kawasan Apau Kayan melalui koordinasi dengan PT. Tujuan Mulia Makmur (TMM).

Langkah ini dibahas Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., bersama Direktur PT. TMM, Mr. Tiger Chen, di Kantor Pusat PT. TMM, SCBD Treasury Tower, Jakarta Selatan, Jumat (11/9).

Pertemuan tersebut membahas langkah konkret untuk memperkuat konektivitas menuju Apau Kayan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses darat.

Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi atas komunikasi dan peluang kerja sama yang dapat mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., yang belum dapat hadir karena agenda kedinasan lainnya.

“Penyelesaian infrastruktur dasar di wilayah 3T merupakan komitmen Pemprov Kaltara agar pembangunan bisa dirasakan secara adil oleh masyarakat,” kata Ingkong.

Saat ini, akses menuju Apau Kayan dari sisi selatan masih mengandalkan jalur melalui PT. Sumalindo dan Long Bagun. Sementara dari sisi utara, pembangunan jalan paralel nasional Malinau–Langap–Long Kemuat–Pujungan–Data Dian–Long Nawang sepanjang sekitar 459,18 kilometer masih belum sepenuhnya selesai.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah ruas Long Kemuat–Pujungan sepanjang sekitar 25 kilometer yang belum terbangun. Selain itu, dari arah selatan juga terdapat rencana pembangunan jalan paralel nasional Long Pahangai–Sungai Boh sepanjang sekitar 90 kilometer.

Untuk mempercepat konektivitas tersebut, Pemprov Kaltara mendorong pemerintah pusat mempercepat pembangunan ruas Long Pahangai–Sungai Boh sesuai Permen PUPR Nomor 817/KPTS/M/2024.

Pemprov Kaltara juga mengusulkan ruas jalan Km 122 hingga Km 147 dari perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim)–Kaltara agar masuk dalam jaringan jalan provinsi. Dengan demikian, pemeliharaan ruas tersebut dapat didukung melalui APBD sesuai kewenangan yang berlaku selama menunggu penanganan jalan nasional.

Selain itu, Pemprov Kaltara membuka peluang kerja sama dengan PT. TMM untuk mendukung pemeliharaan ruas Km 122–147. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran akses masyarakat dan distribusi logistik menuju kawasan Apau Kayan.

Ingkong berharap koordinasi antara pemerintah dan dunia usaha dapat menghasilkan solusi yang mendukung konektivitas masyarakat perbatasan.

“Yang terpenting, akses masyarakat tetap terjaga dan pembangunan di wilayah perbatasan bisa terus berjalan,” pungkasnya. (dkisp)

TANJUNG SELOR, MP — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.H., didampingi Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara, Nur Laila, S.Hut., M.Si., turun langsung meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di KM 12 Desa Gunung Sari, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (9/9).

Peninjauan dilakukan setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menerima laporan adanya titik api di lahan milik masyarakat. Gubernur Zainal bersama jajaran Dishut Kaltara memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat dan kebakaran tidak meluas.

Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan dengan cepat berkat kesigapan petugas gabungan dari Dishut Kaltara, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bulungan, serta dukungan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Dalam peninjauan itu, Gubernur Zainal mengapresiasi seluruh personel dan masyarakat yang bergerak cepat menangani kebakaran sehingga api tidak meluas.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan. Setiap laporan mengenai titik api harus segera direspons agar kebakaran dapat dikendalikan dan tidak meluas. Saya juga mengapresiasi seluruh personel serta masyarakat yang telah bekerja sama dalam upaya pemadaman di lapangan,” kata Zainal.

Ia menegaskan, kesiapsiagaan dan pemantauan di wilayah rawan menjadi bagian penting dalam mencegah karhutla berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Pemprov Kaltara juga terus mendorong sinergi antara pemerintah, petugas di lapangan dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta penanganan karhutla.

Zainal mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin. (dkisp)

SEBUKU, MP – Penyerahan Bantuan dari Pemerintah Daerah oleh Bupati Nunukan kepada para korban bencana alam Angin Puting Beliung yang sempat melanda Desa Pembeliangan beberapa waktu yang lalu tepatnya 17 Agustus 2026, penyerahan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Sebuku Kamis (10/9/2026)

Sambutan Camat Sebuku Bapak Fajar Budhayanto, SE menyampaikan Jadi dalam rangka penyerahan bantuan dari Bupati Nunukan dan kami selaku kepala wilayah Kecamatan Sebuku mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati, ini adalah bentuk kepedulian Bapak Bupati kepada warganya dan kepada bapak/ibu penerima bantuan ini ada beberapa bingkisan dari Bapak Bupati melalui Dinas-dinas terkait dan kami sampaikan juga kepada Bapak Bupati bahwa ada beberapa bantuan yang terdahulu yaitu dari BPBD yang sudah langsung disalurkan oleh petugas BPBD kami di Kecamatan Sebuku kemudian bantuan Dana dari Kabag Kesra dan juga ada dari Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Kabupaten Nunukan yang tentu semuanya dikoordinir atau diarahkan Bapak Bupati Nunukan jadi peran Bupati sangat menentukan sekali untuk bantuan ini dan mudah-mudahan untuk semua yang memberikan bantuan mendapatkan Amal dan Pahala yang berlipat dan perlu saya sampaikan kepada Bapak Bupati bahwa selain rumah warga ada juga Fasilitasi Umum seperti bangunan Sekolah, Mesjid, Kantor Desa dan fasilitas lainnya mungkin disini ada beberapa OPD2 jadi tolong diperhatikan

Kemudian Sambutan dari Bupati Nunukan yaitu Bapak H. Irwan Sabri, SE menyampaikan mudah-mudahan bantuan hari ini dan yang sudah diberikan beberapa waktu yang lalu bisa meringankan beban Bapak/ibu sekalian dan juga saya atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan turut prihatin semoga kejadian ini tidak terulang lagi, selanjutnya Pemerintah hadir disini bukan hanya sekedar memberikan bantuan tentu Pemerintah beserta seluruh jajaran hadir disini untuk memberikan motivasi, memberikan semangat agar bapak/ibu semuanya merasa bahwa kejadian yang kita hadapi bukan hanya kita sendiri yang bergerak tentu ada Pemerintah inilah tugasnya Pemerintah hadir jadi jangan dilihat nominal bantuannya jangan dilihat apa yang sudah diberikan tetapi disaat kita membutuhkan Pemerintah Hadir ditengah-tengah masyarakat itulah tujuannya kita bernegara

Sekaligus saya juga datang kesini untuk memastikan seluruh perangkat Kecamatan itu bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah ditingkat Kecamatan dan saya berterima kasih kepada Pemerintah Kecamatan bahwa Pak Camat betul2 sudah berbuat yang terbaik untuk masyarakat diwilayah sekitar, kemudian sekiranya ada yang perlu kita perjuangan, ada yang perlu kita intervensi nanti bisa disampaikan melalui Kecamatan tetapi perlu kita ketahui juga bahwa Pemerintah Daerah mempunyai anggaran terbatas dengan wilayah Kabupaten Nunukan yang begitu luas sementara harus ada Pemerataan pembangunan jadi dengan APBN yang ada hari ini bagaimana Pemerintah Daerah itu bisa memaksimalkan untuk melakukan Pemerataan pembangunan baik disektor infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan jadi semua harus kita penuhi dahulu tetapi percayalah Pemerintah Daerah yang hari ini kami pimpinan bersama Wakil Bupati InsyaAllah memberikan dampak, memberikan pembangunan diwilayah sekitar

Jadi disini ada beberapa OPD yang saya bawa, terkadang kita di Pemda itu hanya diatas meja menerima laporan tidak sesuai dengan apa yang terjadi atau fakta dilapangan jadi saya turun membawa Asisten dan beberapa OPD kami ingin melihat dan mendengar langsung apa kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak, dengan keterbatasan anggaran mudah-mudahan kita bisa memaksimalkan dengan anggaran yang ada, sekali lagi atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan kami cukup prihatin atas kejadian yang telah terjadi dan mudah-mudahan bantuan yang diberikan bisa bermanfaat.(**)

Scroll to Top