Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Penyelesaian Batas Negara RI–Malaysia di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara sedang berproses dan sesuai rencana kedua negara. Kegiatan ini dilakukan suda lama dan bertahap, bukan secara tiba-tiba.

Pemerintah Indonesia dan Malaysia telah menuntaskan penyelesaian sengketa batas negara di Pulau Kalimantan, khususnya Outstanding Boundary Problems (OBP) Sektor Timur yang berada di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, melalui proses diplomasi dan perundingan panjang antarnegara. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Kalimantan Utara, Ferdy Manurun Tanduklangi, saat dikonfirmasi terkait polemik perbatasan yang viral di media sosial.

Menurut Ferdy, penyelesaian OBP Sektor Timur telah dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia yang ditandatangani pada Februari 2025. Kesepakatan tersebut merupakan hasil pembahasan bertahun-tahun dan bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba. Ia menjelaskan, di Kabupaten Nunukan terdapat dua segmen perbatasan utama yang dibahas, yaitu Segmen Pulau Sebatik serta Segmen Sinapad dan B.2700–B.3100.

“Untuk Segmen Pulau Sebatik, perundingan batas negara telah selesai, disepakati bahwa wilayah Indonesia yang masuk ke Malaysia seluas 4,9 hektare, sementara wilayah Malaysia yang masuk ke Indonesia seluas 127,3 hektare. Saat ini, kedua negara tengah membahas mekanisme ganti rugi yang layak bagi masyarakat yang terdampak,” kata Ferdy

Sementara itu, pada Segmen Sinapad dan B.2700–B.3100, hasil kesepakatan menunjukkan Indonesia memperoleh tambahan luasan wilayah sebesar 5.207,7 hektare, sedangkan Malaysia memperoleh tambahan luasan wilayah sebesar 778,5 hektare. Terkait 3 desa yg terdampak tidak seluruhnya tetapi hanya sebagian wilayah dan bukan keseluruhan, dari Desa Tetagas, Desa Lipaga, dan Desa Kabungolor, Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan, sebagaimana data dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

“Sejak penandatanganan MoU, Pemerintah terus melakukan pembahasan lanjutan untuk menangani dampak terhadap masyarakat dan bagaimana negara bisa hadir untuk membantu dan melindungi mayarakat kita,”paparnya.

Ferdy menegaskan, isu yang menyebut adanya desa yang hilang akibat perubahan batas negara tidak benar. Ia juga meluruskan bahwa rapat Panitia Kerja Perbatasan DPR RI pada 22 Januari 2026 tidak secara khusus membahas sengketa batas negara RI–Malaysia di Kalimantan Utara, melainkan berfokus pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kawasan perbatasan.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalimantan Utara (Kaltara), Bustan, mengikuti kegiatan Penanaman Jagung, Bawang Merah, Kol Kuartal V dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026, digelar di Lahan Kelurahan Salisun, Nunukan Selatan, Rabu (21/1).

Mewakili Gubernur Kaltara, Bustan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dewan Pengurus Pusat Komunitas Antar Etnis Indonesia Bersatu (DPP KIB) Kaltara yang menginisiasi terlaksananya program pembangunan daerah melalui sektor pertanian.

Bustan menyebutkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan strategis, menjaga stabilitas pasokan, serta memperkuat kemandirian pangan di wilayah Nunukan dan wilayah Kaltara.

“Kegiatan ini bukan sekadar penanaman jagung, tetapi merupakan simbol kepedulian, kolaborasi dan semangat gotong royong dalam membangun kemandirian pangan daerah,” kata Bustan.

Dijelaskannya penanaman pada Kuartal V berjalan baik dan sesuai dengan rencana. Bahkan kondisi lahan dan ketersediaan sarana produksi mendukung proses tanam, serta partisipasi petani menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap keberhasilan program.

Adapun pada penanaman ini difokuskan pada komoditas jagung, bawang merah dan kol dipilih berdasarkan kebutuhan pasar serta potensi agroklimat wilayah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen mendorong sektor pertanian melalui berbagai program, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan petani, pemanfaatan teknologi pertanian hingga penguatan akses pasar.

Bustan menegaskan penanaman ini memiliki nilai strategis bagi pembangunan pertanian dan ketahanan pangan di Provinsi Kaltara. Dan Kabupaten Nunukan memiliki potensi pertanian yang sangat besar, dari sisi lahan, sumber daya alam maupun sumber daya manusianya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan, mendukung ketersediaan bahan pangan pokok, serta menjadi bagian dari langkah strategis menuju swasembada pangan nasional tahun 2026,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan penanaman ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara, Hairul Anwar, Mewakili Bupati Nunukan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan Masniadii, Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Rahma Leppa, jajaran perwakilan perangkat daerah Pemprov Kaltara, Forkopimda, Bulog Kaltara, Kepala Kantor Wilayah BPD Kaltimtara, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, beserta Kelompok Tani Nunukan.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Dalam upaya menekan angka kemiskinan di Kalimantan Utara (Kaltara), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Sosial (Dinsos) melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltara.

Penandatanganan dilaksanakan di Ruang Aula Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (21/1) oleh Kepala Dinsos Kaltara Obed Daniel LT, bersama Ketua BAZNAS Kaltara Ubid Hadruni, dan disaksikan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltara Muhammad Rosyit, yang hadir mewakili Gubernur Kaltara.

Penandatanganan nota kesepakatan bersama ini dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Baznas RI.

Dalam sambutannya, Rosyit mengapresiasi Baznas Kaltara yang terus bersinergi bersama Pemprov Kaltara dalam mendukung program-program sosial khususnya pengentasan kemiskinan.

“Kolaborasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan program pemberdayaan umat agar lebih tepat sasaran,” kata Rosyit.

Rosyit menyampaikan peran Baznas selama 25 tahun terakhir telah melampaui tugas konvensional. Baznas kini menjadi mitra vital pemerintah dalam merespons cepat berbagai persoalan sosial, mulai dari kesehatan hingga kebencanaan.

“Pemerintah Provinsi berkomitmen mendukung penuh penguatan peran Baznas agar zakat benar-benar menjadi pilar kesejahteraan dan kemandirian umat di Kaltara,” tegas Rosyit.

Ia mengatakan pada momentum peringatan HUT Baznas kali ini yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mikraj 1447 H, dimaknai sebagai pengingat akan pentingnya integritas dan kepedulian terhadap sesama.

Lebih lanjut, Rosyit menyebutkan salah satu contoh bentuk konkret dukungan dalam penyaluran subsidi maupun bantuan sosial kepada korban bencana melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Tidak hanya itu, berbagai kegiatan sosial juga sering dilakukan secara kolaboratif seperti pemulangan orang terlantar, pengontrakan tempat tinggal sementara hingga kegiatan sunatan massal.

“Agar proses penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, sesuai harapan yang memberikan zakat, maka akan melibatkan data DTSEN. DTSEN ini akan kita sajikan supaya yang paling prioritas mendapatkan saluran zakat itu kan fakir miskin, fuqara dan masakin,” jelasnya.

Sebagai bentuk transparansi dan penguatan komunikasi publik, Baznas Kaltara memberikan penghargaan kepada TVRI sebagai media pendukung utama. Kerjasama media menjadi sangat penting untuk mengedukasi masyarakat mengenai efektivitas penyaluran zakat melalui lembaga resmi negara.

Acara ini ditutup dengan tausiah agama. Diharapkan melalui sinergi antara Pemprov Kaltara, Baznas dan mitra media, program penurunan kemiskinan di Kaltara dapat berjalan lebih akseleratif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Dalam rangka menerapkan misi pembangunan Bulungan 2024-2029, Pemerintah Kabupaten Bulungan (Pemkab Bulungan) menetapkan agenda Santapan Rohani kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap awal bulan pada Hari Jumat di lingkungan Kantor Bupati Bulungan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, Risdianto mengatakan bahwa Santapan Rohani ini dilakukan untuk mendukung program Benuanta Religi yang merupakan salah satu misi pembangunan Bulungan 2024-2029.

“Santapan Rohani ini diperuntukkan untuk ASN di lingkungan Kab. Bulungan, yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta mewujudkan SDM yang unggul dan berdaya saing,” ucapnya saat ditemui pada Rabu (21/1).

Ia juga menambahkan, kegiatan Santapan Rohani menjadi wadah bagi ASN untuk membentuk mental dan spiritual, sehingga dapat menerapkan moral religius dalam kinerja dan pelayanan publik.

“Dari program ini, semoga kedepannya ASN dan PPPK dapat menjalankan tugas dengan gigih, tanggungjawab, dan jujur sambil berpegang teguh pada nilai spiritual,” tambah Sekda.

Risdianto mengajak seluruh ASN dan PPPK untuk mengikuti kegiatan tersebut secara rutin dan tertib sesuai dengan keyakinan masing-masing.

“Kami mengimbau bagi seluruh ASN dan PPPK untuk turut menyukseskan misi pembangunan Bulungan 2024-2029 dengan mengikuti kegiatan Santapan Rohani secara konsisten sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Adapun pelaksanaan Kegiatan Santapan Rohani ini akan dilakukan di Musala Al-Umaro Kantor Bupati  Bulungan dengan menghadirkan sejumlah penceramah bagi aparatur yang beragama islam. Sedangkan, bagi ASN beragama nasrani, agenda tersebut akan digelar di Kapel Kantor Bupati Bulungan yang juga turut mengundang sejumlah pendeta dan rohaniawan.(cda)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Denny Harianto, membuka Lokakarya High Level Meeting (HLM) Standar Pelayanan Minimal (SPM) Provinsi Kaltara Tahun 2026, digelar Ballroom Hotel Luminor, Senin (19/1).

Dalam sambutannya, Sekprov Denny menyampaikan pertemuan ini merupakan forum strategis untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam menjamin hak-hak dasar masyarakat di Kaltara.

“SPM adalah tanggung jawab moral kita bersama. Dengan tantangan geografis Kalimantan Utara yang luas, kita harus mampu menutup celah disparitas layanan agar masyarakat di perbatasan maupun perkotaan merasakan kualitas pelayanan yang setara,” kata Sekprov.

Penerapan SPM bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, tetapi menjadi tolak ukur kehadiran negara dalam sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, sosial, infrastruktur, hingga ketenteraman masyarakat dan penanganan bencana.

Denny menyebutkan dalam kegiatan Lokakarya SPM difokuskan untuk mengurai berbagai hambatan atau debottlenecking yang selama ini menahan laju akselerasi capaian SPM.

Melalui agenda ini, ia juga memastikan 3 aspek penting dalam mencapai tujuan SPM yang pertama adalah sinkronisasi dan akurasi data, kedua optimalisasi kolaborasi multi-sektor dan ketiga penyusunan rencana aksi strategis.

Dasar hukum penerapan SPM melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2014 tentang SPM, hingga Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 59 Tahun 2021 tentang Penerapan SPM.

“Oleh karena itu, Gubernur menginstruksikan peran Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Chief Coordinator dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memastikan target SPM terintegrasi penuh dalam RKPD dan APBD,” tegas Denny.

“Pastikan alokasi sumber daya benar-benar diarahkan untuk pelayanan dasar. Saya minta seluruh Kepala OPD menanamkan budaya kerja bahwa SPM adalah prioritas utama, bukan sekadar program sambilan,” jelasnya.

Acara diakhiri dengan peluncuran The SPM Team Kaltara oleh Sekprov Kaltara. Tim ini bertujuan untuk mengoptimalkan koordinasi antar instansi dalam mencapai target pelayanan dasar, sekaligus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di Bumi Benuanta.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, meresmikan Gedung Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara Kelas A Wilayah Tarakan dan Wilayah Nunukan, Senin (19/1) pagi.

Peresmian kedua gedung kantor UPTD tersebut dilakukan secara simbolis dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Zainal di lokasi gedung kantor baru UPTD Bapenda Kaltara Kelas A Wilayah Tarakan di Kota Tarakan.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa pembangunan gedung kantor ini merupakan bagian dari 13 proyek strategis daerah tahun 2025 berdasarkan surat keputusan Gubernur Kaltara nomor 100.3.3.1/229/2025.

Ia menyebutkan kehadiran gedung kantor Bapenda ini diharapkan mampu menjawab atas kebutuhan publik dalam meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi wajib pajak, khususnya di Tarakan dan Nunukan.

“Setiap rupiah yang dikeluarkan dalam pembangunan ini adalah investasi untuk masa depan pelayanan publik yang lebih prima. Investasi yang hasilnya akan kita petik dengan peningkatan pendapatan daerah baik pajak maupun retribusi daerah,” kata Gubernur.

Gubernur menjelaskan dalam upaya pembangunan gedung tersebut melalui proses perencanaan dimulai sejak tahun 2022 yang melewati berbagai tantangan, termasuk efisiensi anggaran dan penyesuaian desain.

“Namun berkat komitmen yang kuat pembangunan ini akhirnya dapat rampung sepenuhnya di tahun 2025,” ujarnya.

Dalam rangka memperkuat armada layanan jemput bola, Zainal menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara telah mengadakan 1 unit kendaraan operasional untuk UPTD Bapenda Bulungan dan 1 unit mobil layanan Samsat Keliling untuk wilayah Nunukan

Mobil Samsat Keliling ini akan menambah armada yang sudah ada menjadi total 6 unit di seluruh kabupaten/kota, bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk kemandirian pembangunan Kaltara.

Di kesempatan itu, ia juga menyampaikan selamat kepada para wajib pajak yang beruntung mendapatkan hadiah undian, dan ucapan terima kasih atas kepatuhan dalam membayar pajak.

“Selamat kepada para wajib pajak yang beruntung. Hari ini kita menyerahkan 2 unit sepeda motor kepada pemenang undian taat pajak dari Tarakan dan Malinau. Terima kasih kepada bapak dan ibu atas kepatuhan dalam membangun daerah melalui pajak,” ucapnya.

Zainal berpesan kepada para pegawai UPTD Bapenda yang akan menggunakan fasilitas gedung baru harus juga diikuti dengan semangat kerja yang baru.

“Saya minta kepada jajaran Bapenda dan UPTD berikanlah pelayanan yang ramah, tanggap dan profesional. Dengan fasilitas yang lebih baik, kepercayaan dan kenyamanan masyarakat Kaltara harus meningkat,” pungkasnya.(**)

SUMBAWA, MANDAUPOST – Kebahagiaan terlihat dari raut wajah semua yang hadir ketika Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, meresmikan Gedung Asrama Putra dan Putri Kaltara di Desa Nijang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (17/1) pagi.

Hadir dalam acara ini, Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot beserta istri, Ketua dan Wakil Ketua I serta anggota DPRD Kaltara, Sekprov Kaltara, Kepala DPUPR Perkim Kaltara, Kepala DESDM Kaltara, Bupati Bulungan dan Nunukan serta Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya generasi muda Kaltara yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.

“Asrama ini diharapkan menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman sekaligus menjadi ruang pembinaan karakter, penguatan jati diri serta pengembangan potensi mahasiswa,” kata Gubernur Zainal.

Ia menuturkan gedung asrama Kaltara yang dibangun sejak tahun 2024 lalu ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat bernaung, tetapi sebagai rumah kebersamaan, tempat bertemunya semangat persatuan, kebhinekaan dan nilai-nilai budaya Kaltara.

Zainal menitipkan pesan bagi ratusan mahasiswa/mahasiswi Kaltara yang sedang menempuh studi di Sumbawa agar memanfaatkan fasilitas asrama ini dengan sebaik-baiknya serta terus menjaga nama baik Kaltara di perantauan.

“Jaga nama baik Kalimantan Utara, jaga nama baik keluarga. Kalian datang ke sini datang untuk belajar. Jangan sampai melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan adat yang berlaku,” ucap Zainal.

Tak lupa Gubernur 2 periode ini menyampaikan ucapan terima kasih bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Universitas Teknologi Sumbawa yang telah menerima mahasiswa asal Kaltara dan mendukung pembangunan asrama Kaltara ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian serta pemotongan pita oleh Gubernur Kaltara, setelah itu bersama Bupati Sumbawa berkeliling meninjau fasilitas gedung asrama putri yang dibangun di lahan seluas 2.317 meter persegi.

Gedung asrama ini terdiri dari 3 lantai dilengkapi dengan 28 kamar yang masing-masing mampu menampung 4 orang dan sudah dilengkapi mebelair, ruang tamu, dapur dan ruang makan serta ruang aula.

Pembiayaannya sendiri bersumber dari APBD Kaltara 2024 dengan total anggaran Rp15 miliar lebih dan rampung pada akhir 2025 lalu.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Datu Iqro Ramadhan, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamendikdasmen RI) Prof. Atif Latipulhayat, melakukan peninjauan di SMK Negeri 1 Sebatik Barat, Nunukan, Sabtu (17/1).

Kunjungan kerja Wamendikdasmen ini dalam rangka Peresmian Program Revitalisasi tahun 2025 se-Kecamatan Sebatik dan Peninjauan Calon Sekolah Revitalisasi tahun 2026.

Mewakili Gubernur Kaltara, Datu Iqro menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Wamendikdasmen Atif Latipulhayat di Kaltara.

“Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wamen dan jajaran atas dukungan pembangunan sekolah dan ruang kelas baru di Kaltara,” kata Datu Iqro.

Datu Iqro menuturkan kunjungan Wamendikdasmen ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Pusat terhadap penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dasar dan menengah.

“Kunjungan peninjauan di SMK Negeri 1 Sebatik Barat oleh Wamendikdasmen sebagai salah satu sekolah calon penerima program revitalisasi tahun 2026,” kata Datu Iqro.

Ia menjelaskan secara nasional masih banyak fasilitas pendidikan yang sudah lama tidak tersentuh perbaikan. Sehingga melalui program revitalisasi perlu dipercepat melalui skema swakelola.

Lebih lanjut, Datu Iqro berpesan kepada pihak sekolah yang telah mendapat program revitalisasi agar dapat menjaga fasilitas yang dibangun dengan sebaik mungkin.

“Bagi sekolah yang telah di revitalisasi, tolong untuk dijaga, dirawat dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar,” pungkasnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara tahun 2026 ini menerapkan kebijakan menghentikan pengadaan kendaraan dinas konvensional (BBM) dan beralih ke skema kendaraan listrik.

Gubernur Zainal menjelaskan kebijakan ini diambil untuk mendukung transisi energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus penyesuaian dengan arah kebijakan nasional terkait penggunaan energi bersih.

Selain itu sebagai bentuk upaya Pemprov Kaltara untuk mengurangi beban belanja modal dan biaya perawatan jangka panjang yang selama ini membebani anggaran daerah.

“Langkah ini bukan hanya soal efisiensi fiskal, tetapi untuk mendukung target nasional Indonesia dalam mengurangi emisi karbon dan mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060, harga mobil ini juga kurang lebih Rp 500 juta,” kata Gubernur Zainal.

Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya mewujudkan target transisi energi fosil ke listrik dalam 3-4 tahun ke depan sejalan dengan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan sedang dibangun di Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI).

“Kendaraan listrik ini adalah komitmen kami terhadap pembangunan yang ramah lingkungan, yang mendukung pencapaian target nasional dalam mengurangi dampak perubahan iklim,” tegasnya.

Lebih jauh, Zainal menargetkan peralihan penggunaan kendaraan listrik ini akan dilakukan secara bertahap terutama kendaraan dinas di lingkup Pemprov Kaltara.

“Insyaallah ke depan dilakukan secara bertahap. Pengadaan kendaraan sudah tidak ada lagi, tetapi kita akan sewa dari pihak ketiga,” jelasnya.

Penerapan kebijakan ini dalam rangka mendukung pengurangan emisi karbon menjadi contoh bagi pemerintah daerah, instansi lain serta masyarakat untuk bisa beralih ke kendaraan yang aman dan ramah lingkungan di Bumi Benuanta.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Perayaan Natal 2025 Persekutuan Oikumene Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berlangsung hangat dan penuh khidmat di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, Rabu (14/1) malam.

Hadir langsung Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, bersama Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kaltara Kornie Serliany Ingkong, seluruh ASN dan Non ASN Pemprov Kaltara serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada Persekutuan Oikumene ASN dan Non ASN Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pemprov Kaltara beserta seluruh panitia pelaksana yang telah memotori pelaksanaan kegiatan Natal ini dengan baik.

“Ini menjadi momentum rohani untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat iman kristiani, serta meneguhkan komitmen pengabdian kita sebagai ASN dalam pelayanan masyarakat,” kata Gubernur Zainal.

Tema Natal kali ini “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Dunia Melalui Keluarga” (Matius 1:21), dan Sub-tema “Natal Menguatkan ASN sebagai Fondasi Berintegritas, Melayani dengan Kasih, Membangun Keluarga dan Menjadi Terang dalam Pelayanan Publik”.

Gubernur Zainal mengatakan tema tersebut sangat relevan, pada perayaan Natal ini bukan sekadar seremonial namun menjadi wadah silaturahmi serta pengingat bahwa ASN merupakan pelaksana kebijakan publik, memberikan pelayanan publik secara profesional serta mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Keteladanan dalam tugas dan pelayanan publik berawal dari kehidupan keluarga yang baik, utuh dan penuh kasih. Keluarga yang kuat akan melahirkan ASN yang jujur, disiplin, berkarakter, bertanggung jawab dan memiliki semangat melayani dengan hati,” tegasnya.

Zainal mengingatkan bahwa keluarga yang sehat dan sejahtera merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, adil dan berkelanjutan.

“Saya mengajak seluruh ASN dan PTT Pemprov Kaltara untuk menjadikan semangat Natal sebagai motivasi dalam bekerja dan melayani masyarakat, menghadirkan nilai kasih, kejujuran, kepedulian serta pengabdian yang tulus dalam setiap tugas dan tanggung jawab,” ucap Zainal.

“Sekali lagi, selamat merayakan Natal Tahun 2025 dan selamat Tahun Baru 2026. Tuhan memberkati,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kaltara memberikan doorprize berangkat ke Holyland Yerusalem kepada Martina,  Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda BKAD Kaltara, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beragama Kristen lingkup Pemprov Kaltara turut memberikan doorprize berupa sepeda listrik kepada Pengkhotbah Ibadah Natal Persekutuan Oikumene ASN Provinsi Kaltara Pdt. Dr. Rehabiyan Bilung.(**)

Scroll to Top