Berita Populer

Berita Terbaru

IKN

JAKARTA, MP – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 105/TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan oleh Presiden Prabowo. Acara dilanjutkan penandatanganan berita acara.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Usai pelantikan, Maruli mengatakan bahwa Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil merupakan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil. Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Sementara, terkait dengan tugasnya sebagai Wakil Panglima TNI, Maruli menegaskan bahwa tugas utamanya adalah membantu Panglima TNI dalam menjalankan tugas.

“Ini jadi badannya nanti dari badan nasional pengelola perbatasan jadi sekarang pengelola perbatasan dan daerah terpencil. Itu nanti tugas saya. Kalau wakil Panglima ya jelas wakil Panglima dan membantu Panglima,” ujar Maruli kepada awak media.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, dan para undangan lainnya. (BPMI Setpres)

JAKARTA, MP – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pengangkatan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai KSAD didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh Jenderal Tandyo Budi Revita. Pengucapan sumpah tersebut menjadi penegasan komitmen KSAD yang baru untuk menjunjung tinggi konstitusi, menjaga kehormatan prajurit, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sapta marga dan sumpah prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.

Usai pengucapan sumpah, rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh para pejabat negara serta tamu undangan yang hadir.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD dan kini mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Jenderal TNI Tandyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991.

Lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969, Jenderal TNI Tandyo memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian dan kepemimpinan di lingkungan militer.

Dalam jabatan barunya, Jenderal TNI Tandyo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah yang melibatkan TNI Angkatan Darat. Menurutnya, sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, hingga ketahanan pangan, menjadi perhatian utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran TNI Angkatan Darat.

“Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi apakah itu KDKMP, apakah itu sekolah rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan,” ujar Tandyo dalam keterangannya usai pelantikan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, dan undangan lainnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir sebagai saksi dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan. (BPMI Setpres)

JAKARTA, MP – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik empat wakil menteri negara Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024–2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pengangkatan para wakil menteri tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 42/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024–2029.

Dalam pelantikan tersebut, Presiden Prabowo mengangkat dua wakil menteri di lingkungan Kementerian Pertahanan, serta masing-masing satu wakil menteri di Kementerian Pertanian dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Adapun empat pejabat yang dilantik yakni:

1. Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi;
2. Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan;
3. Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian; serta
4. M. Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Para wakil menteri yang dilantik mengikuti dan mengucapkan sumpah secara serentak sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan amanah serta tanggung jawab kenegaraan yang dipercayakan kepada mereka.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah jabatan, rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh para wakil menteri yang baru dilantik. Penandatanganan berlangsung di hadapan Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming, serta para undangan yang hadir.

Rangkaian pelantikan kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para wakil menteri yang baru mengemban amanah. Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming menjadi yang pertama menyampaikan ucapan selamat, disusul oleh para undangan yang hadir.

Turut hadir menyaksikan prosesi pelantikan tersebut di antaranya sejumlah pimpinan lembaga negara, jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, serta undangan lainnya. (BPMI Setpres)

JAKARTA, MP – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026. Turut hadir Gubernur Sumatra Selatan dan Kalimantan Tengah serta Pangdam & Kapolda kedua provinsi tersebut.

 

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa dalam rapat tersebut, dilaporkan sejumlah perkembangan dan langkah penanganan karhutla. Seskab Teddy mengatakan berdasarkan laporan Kepala BNPB, di 6 provinsi paling terdampak karhutla masih terdapat sekitar 639 hektare lahan yang dalam proses pemadaman.

“Saat ini fokus utama tertuju pada 2 provinsi yaitu Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan,” ujar Seskab Teddy.

Selain itu, Seskab Teddy menyebut operasi darat juga didukung lebih dari 60.177 personel gabungan, dengan tingkat keberhasilan pemadaman rata-rata di atas 80 persen dari luas lahan yang baru terbakar setiap harinya. Selain operasi darat, Seskab Teddy juga mengatakan bahwa operasi udara juga dilakukan dalam mempercepat pemadaman api.

“Operasi udara melalui water bombing di sejumlah wilayah juga terus dilakukan untuk mempercepat pemadaman,” imbuh Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyebut kondisi saat ini di Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus dioptimalkan untuk memanfaatkan pertumbuhan awan hujan, seiring perkiraan awal musim hujan yang mulai merata pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026.

“Presiden meminta agar upaya penanganan karhutla terus diperkuat dan seluruh sumber daya dikerahkan secara optimal untuk mempercepat pemadaman serta mencegah meluasnya kebakaran,” pungkas Seskab Teddy. (BPMI SETPRES)

JAKARTA, MP – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi menegaskan komitmen Indonesia dan Mesir untuk terus mendorong penyelesaian damai atas konflik di Palestina serta deeskalasi di kawasan Timur Tengah. Kedua kepala negara menyampaikan hal tersebut dalam pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

 

Presiden Prabowo mengatakan dirinya dan Presiden El-Sisi telah bertukar pandangan mengenai berbagai isu global dan regional. Kedua negara memandang penting koordinasi, konsultasi, serta kerja sama yang erat dalam menghadapi dinamika internasional.

“Kami menekankan pentingnya kedua negara ini untuk selalu berkoordinasi, berkonsultasi, dan bekerja sama di berbagai forum internasional,” ujar Presiden Prabowo.

Pandangan serupa disampaikan Presiden El-Sisi. Menurutnya, berbagai konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia saat ini membawa ancaman terhadap keamanan, perdamaian, serta stabilitas regional dan global. Karena itu, Indonesia dan Mesir sepakat bahwa dialog dan diplomasi harus menjadi jalan utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

“Kita juga telah sepakat untuk memastikan bahwa semua diselesaikan dengan dialog dan jalur diplomasi dengan menghormati semua kedaulatan negara dan tidak intervensi di dalam urusan negara lain,” ujar Presiden El-Sisi.

Terkait Palestina, Presiden Prabowo menyampaikan keprihatinan mendalam atas terus berlangsungnya kekerasan dan berbagai tindakan yang berdampak terhadap masyarakat sipil. Indonesia dan Mesir juga menyoroti pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia.

“Mengenai Palestina, kami berdua sangat prihatin atas kekerasan, pelanggaran hukum internasional, operasi-operasi militer Israel, tindakan-tindakan provokatif dan tindakan-tindakan yang melanggar hak-hak asasi manusia, penggunaan kekerasan yang di luar kepatutan, yang mengakibatkan korban manusia-manusia yang tidak bersalah,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menyampaikan kecaman terhadap pembangunan permukiman ilegal Israel yang dinilai semakin memperburuk situasi. Indonesia, lanjut Presiden, tetap berpandangan bahwa solusi dua negara merupakan jalan untuk mewujudkan perdamaian di kawasan.

“Menurut pandangan kami, Indonesia apalagi, tetap berpandangan bahwa terwujudnya negara Palestina berdasarkan solusi dua negara adalah satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian di kawasan tersebut. Kami berkomitmen penuh mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri dan hidup dalam perdamaian,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden El-Sisi turut menempatkan isu Palestina sebagai salah satu pembahasan penting dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo. Menurutnya, perkembangan di Palestina memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas kawasan.

“Yang terkait dengan isu Palestina, dan itu menjadi pembahasan yang penting antara kami berdua, untuk memperhatikan apa yang terjadi di sana dan itu akan memiliki pengaruh terhadap kestabilan di kawasan,” ujar Presiden El-Sisi.

Kedua pemimpin juga menegaskan dukungan terhadap terwujudnya negara Palestina yang merdeka. Presiden El-Sisi menyebut terwujudnya negara Palestina sebagai jalan menuju perdamaian yang menyeluruh.

“Itulah jalan satu-satunya untuk mewujudkan perdamaian yang komprehensif,” tegas Presiden El-Sisi.

Selain upaya politik dan diplomasi, Indonesia dan Mesir sepakat untuk terus berkontribusi dalam pemberian bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina, termasuk mendukung proses pemulihan dan rekonstruksi Gaza.

“Indonesia dan Mesir terus bersepakat untuk melanjutkan kontribusi dalam mendorong proses perdamaian dan memberi bantuan kemanusiaan segera untuk Palestina, termasuk dalam pemulihan dan rekonstruksi Gaza,” ujar Presiden Prabowo.

Mengenai situasi Timur Tengah secara lebih luas, kedua kepala negara menyerukan pengendalian diri serta penghormatan terhadap kedaulatan negara, hukum internasional, dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Presiden Prabowo mengingatkan bahwa eskalasi konflik tidak hanya berdampak terhadap keselamatan masyarakat sipil, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas dunia dan perekonomian global.

“Kami terus menganjurkan deeskalasi, pengendalian diri, penghormatan terhadap kedaulatan, hukum internasional, sesuai dengan piagam PBB, serta menekankan pentingnya dialog dan diplomasi. Setiap eskalasi akan memberi dampak yang sangat merugikan kondisi keselamatan rakyat sipil, serta stabilitas dunia, terutama perekonomian global,” tandas Presiden Prabowo. (BPMI SETPRES)

JAKARTA, MP – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Republik Arab Mesir melalui kerja sama konkret pada sektor politik, ekonomi, perdagangan dan investasi, kelautan dan perikanan, serta pertahanan. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026.

 

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan kenegaraan Presiden El-Sisi ke Indonesia yang merupakan kunjungan balasan setelah kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Mesir pada 2025. Presiden Prabowo menyebut kunjungan tersebut sebagai kehormatan besar sekaligus momentum penting untuk mempererat hubungan kedua negara.

“Saya yakin dan melalui pembicaraan-pembicaraan yang sangat intensif dan produktif tadi, kunjungan Yang Mulia kali ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan tersebut. Kemitraan tersebut memerlukan kerja sama yang konkret yang akan membawa manfaat nyata bagi kedua masyarakat kita,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pertemuan bilateral turut membahas sejumlah agenda bersama untuk mempererat hubungan Indonesia dan Mesir. Dalam aspek politik, kedua negara berkomitmen menjaga komunikasi antarpemerintah melalui pertemuan tingkat tinggi secara berkala serta mengoptimalkan forum bilateral yang ada guna memperkuat sinergi dan kesinambungan dialog strategis.

“Di bidang politik, kami menegaskan pentingnya konsultasi tingkat tinggi secara rutin dan optimalisasi berbagai mekanisme bilateral yang telah terjalin guna memperkuat koordinasi sekaligus menjaga dialog strategis,” ucapnya.

Di bidang ekonomi, Indonesia dan Mesir sepakat memperkuat kerja sama, terutama dalam perdagangan dan investasi. Kedua negara juga mendorong pembentukan Economic Partnership Agreement (EPA) untuk memperluas akses pasar, membuka peluang investasi, serta meningkatkan keterlibatan dunia usaha kedua negara.

“Saya juga menyambut baik inisiatif pembentukan Joint Investment Fund oleh lembaga investasi kedua negara kita untuk mendorong investasi pada proyek-proyek strategis,” lanjut Presiden Prabowo.

Di sektor kelautan dan perikanan, Indonesia dan Mesir sepakat memperluas kolaborasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, menjaga kelestarian sumber daya laut, memberantas praktik penangkapan ikan secara ilegal, serta meningkatkan pertukaran pengetahuan dan keahlian. Sementara itu, di bidang pertahanan, Indonesia dan Mesir sepakat memperluas kolaborasi di industri pertahanan sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai program kerja sama.

“Di bidang pertahanan, kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama khususnya di bidang industri pertahanan dan peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan latihan-latihan bersama, serta pertukaran kunjungan antara pimpinan dan para pakar kita,” ucap Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Mesir terhadap pelaksanaan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kawasan Timur Tengah, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan kapal-kapal TNI Angkatan Laut yang bertugas di kawasan tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Mesir dalam membantu dan memberi fasilitas kebutuhan kapal-kapal TNI Angkatan Laut kita yang bertugas menjalankan misi pemeliharaan perdamaian PBB di kawasan Timur Tengah,” tutur Presiden Prabowo. (BPMI SETPRES)

JAKARTA, MP – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu, 11 Oktober 2026. Penyambutan berlangsung dalam rangkaian upacara resmi kenegaraan yang menandai dimulainya agenda pertemuan kedua kepala negara.

 

Suasana penyambutan telah terasa sejak rangkaian kendaraan Presiden El-Sisi mendekati kawasan Monumen Nasional. Sebanyak 17 pasukan motoris dan 80 pasukan berkuda berada di bagian depan rangkaian, sementara 65 pasukan berkuda di bagian belakang, mengiringi perjalanan menuju Kompleks Istana Kepresidenan.

Di sepanjang kawasan Monas, ribuan pelajar dan masyarakat turut menyambut kedatangan Presiden El-Sisi dengan melambaikan bendera tangan Indonesia dan Mesir. Barisan pelajar kembali menyemarakkan perjalanan Presiden Mesir sejak melintas dari pintu Pertamina hingga memasuki gerbang Istana Merdeka.

Presiden El-Sisi tampak menyambut lambaian tangan para pelajar dari dalam mobilnya. Di kawasan Monas juga ditampilkan tiga kesenian khas Indonesia, yakni Tari Enggang dari Kalimantan Timur, Tari Piring dari Sumatra Barat, dan Reog Ponorogo dari Jawa Timur sebagai salah satu bentuk penghormatan yang hangat bagi Presiden El-Sisi.

Setibanya di Istana Merdeka, Presiden El-Sisi disambut langsung oleh Presiden Prabowo. Di halaman Istana Merdeka, juga ditampilkan pertunjukan seni budaya, yakni Tari Tandok yang merupakan tari tradisional Batak Toba untuk penyambutan tamu kehormatan.

Kedua kepala negara kemudian mengikuti rangkaian upacara resmi, termasuk pemeriksaan pasukan kehormatan. Prosesi kenegaraan ditandai dengan salvo 21 tembakan meriam saat lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan sebagai bentuk penghormatan kepada kepala negara yang melakukan kunjungan kenegaraan.

Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi selanjutnya saling memperkenalkan delegasi utama dari masing-masing negara. Delegasi Indonesia yaitu terdiri atas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Duta Besar RI untuk Republik Arab Mesir Kuncoro Giri Waseso.

Sementara delegasi Mesir antara lain terdiri atas Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Internasional, dan Urusan Ekspatriat Mesir Badr Ahmed Mohamed Abdelatty, Menteri Transportasi Kamel AbdelHady Farag ElWazir, Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Mohamed Farid Mohamed Saleh, Menteri Perindustrian Khaled Hashem Ali Maher, serta sejumlah pejabat utama kepresidenan dan diplomatik Mesir.

Usai upacara penyambutan, Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi menuju Ruang Kredensial Istana Merdeka untuk mengikuti sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu.

Rangkaian agenda kemudian dilanjutkan dengan pertemuan _tête-à-tête_ antara kedua kepala negara. Setelah itu, Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi memimpin pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing untuk membahas penguatan hubungan dan kerja sama kedua negara.

Kunjungan kenegaraan tersebut juga mencakup penandatanganan dan pertukaran sejumlah nota kesepahaman maupun hasil kerja sama, dilanjutkan dengan pernyataan pers bersama kedua kepala negara. Rangkaian kunjungan di Kompleks Istana Kepresidenan kemudian dilanjutkan dengan agenda jamuan santap siang kenegaraan di Istana Negara.

Kunjungan ini juga merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2024 dan 2025 yang lalu. Pertemuan di Jakarta ini melanjutkan komunikasi kedua kepala negara sekaligus kesempatan untuk makin memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Mesir di berbagai bidang. (BPMI SETPRES)

JAKARTA, MP – Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai komersialisasi dan groundbreaking 11 ekosistem hilirisasi nikel dengan total keseluruhan nilai investasi mencapai USD10,2 miliar atau sekitar Rp180 triliun serta melepas ekspor perdana baterai kendaraan listrik. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Kamis, 8 Oktober 2026.

 

Setibanya di kawasan IWIP, Presiden Prabowo terlebih dahulu meninjau sejumlah fasilitas industri yang dilalui dalam perjalanan menuju lokasi acara. Fasilitas tersebut antara lain industri bahan baku baterai (precursor), pengolahan nikel, hingga fasilitas industri aluminium.

Sebelum menuju lokasi utama acara, Presiden Prabowo juga mengunjungi Wisma Tsingshan untuk melihat stan yang menyajikan informasi mengenai kawasan IWIP. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mendapatkan penjelasan mengenai sejumlah capaian dan perkembangan kawasan industri, termasuk perjalanan pembangunan ekosistem industri serta investasi yang telah dan tengah dikembangkan.

Dalam laporannya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa rangkaian proyek yang diluncurkan mencakup sejumlah industri yang telah memasuki tahap komersialisasi maupun proyek baru yang akan segera dibangun.

“Ini bergerak dari material baterai berbasis nikel, kemudian proyeksi baterai, aluminium elektrolit, alat berat berbasis listrik itu yang sudah selesai,” tuturnya.

“Kemudian yang akan digerakkan groundbreaking adalah material baterai berbasis nikel juga, separator baterai EV dan ini adalah yang pertama, elektronik baterai EV dan juga aluminium elektronik, aluminium elektronik ada dua, dan juga alat berat berbasis listrik yang akan dibangun untuk truk dan juga pertambangan dan juga industri, dan juga photovoltaic glass untuk solar energy industry,” lanjut Rosan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa proyek hilirisasi tersebut terdiri dari empat proyek industri yang telah memasuki tahap komersialisasi dan tujuh proyek industri baru yang mulai dibangun. Keseluruhan proyek tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem hilirisasi di kawasan IWIP yang diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.

“Hari ini kita akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik. Kemudian kita juga akan meluncurkan 11 proyek hilirisasi, terdiri dari komersialisasi 4 proyek industri dan dimulai pembangunan 7 proyek industri baru, di kawasan ini, Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park,” ucap Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengembangan industri hilirisasi merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengelola kekayaan alam Indonesia secara optimal. Menurut Presiden, sumber daya alam yang dimiliki Indonesia harus diolah dan dikembangkan di dalam negeri agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

“Kita menyadari bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberi kepada kita anugerah kekayaan alam yang sangat bernilai dan sangat besar. Tapi kekayaan alam tersebut harus mampu kita kelola dengan baik sehingga dapat memberi manfaat kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat dan bangsa kita,” tutur Kepala Negara.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

Hadir pula Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Chairman of Tsingshan Industry Xiang Guang Da. (BPMI SETPRES)

JAKARTA, MP – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat kepada 800 perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) seluruh Indonesia. Taklimat tersebut disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan laporan kegiatan.

Dalam laporannya, Panglima TNI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk menyamakan visi, serta memperkuat soliditas dan sinergi jajaran TNI dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada ba

ngsa dan negara. Arahan Presiden, menurutnya, akan menjadi pedoman penting dalam menentukan langkah dan kebijakan ke depan.

“Di tengah dinamika lingkungan strategis dan tantangan yang makin kompleks termasuk ancaman siber, informasi, dan hibrida, arahan Bapak Presiden akan menjadi pedoman penting dalam menentukan langkah dan kebijakan, serta memperkuat kesiapan TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan,” ucap Panglima TNI.

Senada, Kapolri turut menyampaikan bahwa kegiatan ini turut menjadi momentum untuk menerima arahan, kebijakan, dan penekanan Presiden. Taklimat Presiden hari ini, kata Kapolri, dapat menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas dan kepemimpinan di satuan masing-masing.

“Polri siap terus mendukung kebijakan dan program prioritas pemerintah sesuai tugas fungsi dan kewenangan Polri dari atas sampai bawah dimanapun berada. Khususnya dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan pada masyarakat,” kata Kapolri.

Sementara itu, dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pada pertemuan ini Kepala Negara ingin memberi gambaran tentang keadaan yang dihadapi sebagai bangsa dan negara. Termasuk juga dengan memberikan gambaran terkait perkembangan negara dan bangsa Indonesia.

“Sengaja saya mengundang para perwira tinggi menjelang pemeritahan yang saya pimpin dua tahun. Saya ingin memberi suatu gambaran keadaan yang kita hadapi sebagai bangsa dan sebagai negara,” ucap Presiden.

Taklimat tersebut menjadi ruang bagi jajaran pimpinan TNI-Polri untuk menyelaraskan pemahaman mengenai tantangan bangsa dan menjadikan arahan Presiden Prabowo sebagai pedoman pelaksanaan tugas di seluruh Indonesia. (BPMI SETPRES)

JAKARTA, MP – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung perjuangan Tim Nasional Indonesia mencetak sejarah dengan menjuarai edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Laga final menghadapi Tailan berlangsung dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin malam, 5 Oktober 2026.

Pertandingan puncak turnamen FIFA ASEAN Cup perdana tersebut berlangsung ketat sejak awal. Indonesia dan Tailan saling berupaya memecah kebuntuan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir waktu normal.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-84. Dean James membawa Indonesia unggul 1-0 melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti. Tendangan didapatkan usai pemain Tailan Nicholas Mickelson melakukan pelanggaran yang membuatnya diusir ke luar lapangan akibat akumulasi kartu kuning.

Gol tersebut membuat semangat skuad Garuda semakin menyala, tetapi Tailan memberikan respons cepat. Tiga menit berselang, Iklas Sanron menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-87. Skor imbang bertahan hingga berakhirnya waktu normal dan membuat pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Drama berlanjut pada babak tambahan. Tailan berbalik unggul melalui Peerapol Chamrasamee pada menit ke-111. Namun Indonesia tidak menyerah. Lima menit kemudian, Elkan Baggott mencetak gol pada menit ke-116 untuk mengubah skor menjadi 2-2 dan kembali menghidupkan harapan Merah Putih.

Tidak ada gol tambahan hingga 120 menit pertandingan berakhir. Gelar juara pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam babak penentuan tersebut, para pemain Indonesia mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Skuad Garuda akhirnya menuntaskan adu penalti dengan kemenangan 4-2 atas Tailan dan memastikan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi milik Indonesia.

Kemenangan tersebut sekaligus menorehkan catatan bersejarah bagi sepak bola Indonesia sebagai juara pertama FIFA ASEAN Cup. Turnamen edisi perdana itu digelar dengan Indonesia sebagai salah satu negara tuan rumah dan menghadirkan tim-tim nasional dari kawasan Asia Tenggara serta sejumlah tim undangan.

Kehadiran Presiden Prabowo di tribun menjadi bentuk dukungan langsung Kepala Negara kepada perjuangan Timnas Indonesia. Presiden menyaksikan laga bersama Presiden FIFA Gianni Infantino serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga negara.

Usai pertandingan, Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino turut mengalungkan medali dan menyerahkan trofi kepada Timnas Indonesia.

Malam di Gelora Bung Karno pun ditutup dengan torehan sejarah. Setelah pertandingan panjang selama 120 menit dan adu penalti yang menentukan, Timnas Indonesia mengangkat trofi sebagai juara perdana FIFA ASEAN Cup di hadapan publik sendiri.

Dalam keterangannya selepas pertandingan, Presiden Prabowo mengaku gembira dan bangga menyaksikan perjuangan skuad Garuda yang terus berjuang hingga akhir laga. Menurut Kepala Negara, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain menjadi contoh penting.

“Kita gembira, kita bersyukur, kita bangga perjuangan tim kita. Mereka tidak menyerah sampai detik-detik terakhir. Saya kira membanggakan dan ini contoh ya, contoh semangat tidak menyerah dan kita bisa berhasil,” ujar Presiden.

Presiden juga menyoroti arti penting kemenangan tersebut bagi perjalanan sepak bola Indonesia di kompetisi internasional yang diselenggarakan FIFA.

“Dan ini mungkin pertama kali dalam sejarah ya kita menang pertandingan FIFA antarbangsa,” ungkap Presiden. (BPMI Setpres)

Scroll to Top