Berita Populer

Berita Terbaru

IKN

NUSANTARA, MANDAUPOST Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi tuan rumah kegiatan International Capacity Development Program (ICDP) for Coal Regions in Transition, yang diselenggarakan di Swissotel Nusantara dan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Nusantara pada Kamis (16/10).

Kegiatan yang mengusung tema “Just Energy Transition” atau transisi energi yang berkeadilan ini digagas oleh GIZ (German Corporation for International Cooperation) bekerja sama dengan Kementerian ESDM dan Bappenas RI.

Agenda ini dihadiri oleh 43 delegasi internasional dari berbagai negara, antara lain Chili, Kolombia, Afrika Selatan, Thailand, Vietnam, Jerman, Mongolia, hingga Kazakhstan.

ICDP for Coal Regions in Transition merupakan program penguatan kapasitas untuk membantu wilayah penghasil batu bara bertransformasi menuju ekonomi hijau dan berkelanjutan. Melalui pelatihan dan berbagi praktik terbaik internasional, program ini mendorong transisi energi yang adil serta pengembangan ekonomi rendah karbon.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, menegaskan bahwa arah pembangunan IKN sejalan dengan semangat transisi energi global yang diusung ICDP.

“Kami memiliki target agar energi terbarukan di IKN dapat memenuhi 100% kebutuhan energi, mencapai efisiensi hingga 60% melalui konservasi, serta mewujudkan net zero emissions pada tahun 2045 untuk area seluas 256 ribu hektare di IKN,” ujar Agung.

Sementara itu, Commission Manager GIZ-IKI JET Global, Phillip Schattenmann, menyampaikan apresiasinya terhadap sambutan IKN dan menilai forum ini sebagai momentum penting bagi negara-negara penghasil batu bara.

“Kami berterima kasih atas sambutan hangat dari Nusantara. Ini waktu yang tepat untuk bertukar ide bagaimana dunia dapat beralih dari batu bara menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ungkap Phillip.

Dari sisi peserta internasional, Marietta Toro, International Affairs Advisor, Ministry of Mines and Energy Colombia, menilai IKN sebagai contoh nyata kota masa depan yang berorientasi pada keberlanjutan.

“IKN merupakan contoh luar biasa bagaimana konsep kota pintar dapat berjalan seiring dengan komitmen terhadap lingkungan,” ujarnya.

Sebagai kota baru yang mengusung konsep “Kota Dunia untuk Semua”, Nusantara terus memperkuat kolaborasi dengan mitra internasional dalam mewujudkan transformasi menuju smart city, forest city, dan sponge city. Dukungan dari komunitas global ini mempertegas posisi IKN sebagai laboratorium hidup (living lab) pembangunan berkelanjutan yang menjadi inspirasi bagi kota-kota di dunia.(**)

NUSANTARA, MANDAUPOST Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal menegaskan komitmennya dalam menanggulangi berbagai aktivitas ilegal di wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara.

Pada Rabu (15/10) Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal menyelenggarakan Rapat Forum Dewan Pengarah di Kantor Otorita IKN, dilanjutkan dengan peninjauan, penanaman dan pemasangan plang larangan di bekas tambang ilegal wilayah Bukit Tengkorak, Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Forum Dewan Pengarah Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal beranggotakan Pangdam VI/Mulawarman, Kapolda Kalimantan Timur, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Kepala BIN Daerah Kalimantan Timur, Komandan Pasukan Brimob II, Gubernur Kalimantan Timur, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian LHK, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM, Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup/BPLH, Sekretaris Otorita IKN, Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan OIKN, dan Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan OIKN.

Satgas ini bertujuan untuk mencegah dan menangani seluruh kegiatan yang melanggar peraturan dan perundang-undangan, seperti pertambangan tanpa izin, pembukaan lahan ilegal, pembangunan liar di kawasan hutan lindung, serta pelanggaran lain yang merusak lingkungan dan tata ruang IKN.

Hingga saat ini, Satgas menemukan lebih dari 4.000 hektare area tambang tanpa izin di wilayah delineasi IKN, yang telah menyebabkan kerusakan lingkungan serta kerugian ekonomi dan sosial yang signifikan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa Otorita IKN bersama-sama dengan Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal akan mengambil langkah tegas untuk menghentikan segala bentuk aktivitas ilegal di wilayah IKN.

“Kami telah memasang plang larangan agar  tidak ada pihak manapun melakukan aktivitas tambang di kawasan hutan lindung. Seluruh aktivitas ilegal akan ditindak tegas, dan para pengusaha tambang wajib melakukan reforestasi di bekas area tambang mereka,” ujar Basuki saat meninjau area bekas tambang ilegal di Bukit Tengkorak.

Dukungan kolaborasi terhadap langkah Otorita IKN juga disampaikan oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Timur yang diwakili oleh Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Kaltim, AKBP Harun Purwoko.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung Otorita IKN dalam menyelesaikan penanggulangan aktivitas ilegal ini,” ujarnya.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM yang diwakili oleh Direktur Penegakan Pidana, Ma’mun, memberi himbauan kepada masyarakat untuk segera mengurus legalitas usaha.

“Tentu kami selalu mendukung program pemerintah, kasihan kekayaan alam kita yang sangat besar bisa kita manfaatkan untuk kepentingan masyarakat, silahkan masyarakat mempelajari bagaimana bisa mengurus administrasinya agar usahanya bisa terdaftar secara legal,” Himbau Ma’mun.

Gubernur Kalimantan Timur yang diwakili oleh Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Timur, Joko Istanto, menyatakan akan siap berkolaborasi memberantas aktivitas ilegal di IKN.

“Kedepannya kita akan terus berkolaborasi dengan Otorita IKN untuk membersihkan wilayah IKN dari tambang ilegal dan aktivitas ilegal lainnya,” Ujar Joko.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penindakan terhadap tambang ilegal di seluruh Indonesia.

“Pemberantasan tambang ilegal dengan target 1.063 kasus yang merugikan negara hingga Rp300 triliun akan menjadi fokus pemerintah,” tegas Presiden Prabowo saat Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).

Pada tahun 2025, Satgas kembali menemukan aktivitas tambang batu bara ilegal di kawasan Bukit Tengkorak, Kecamatan Sepaku, dengan total hasil tambang mencapai 3.000 metrik ton, serta 7 unit truk bermuatan batu bara ilegal. Seluruh temuan tersebut telah diserahkan kepada Polda Kaltim untuk proses penegakan hukum lebih lanjut.

Dengan sinergi lintas kementerian, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Kejaksaan serta lainnya didukung penegakan hukum yang tegas dan konsisten, Otorita IKN bertekad menjaga dan melaksanakan kelestarian lingkungan, keamanan kawasan, serta keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai kota masa depan yang hijau, cerdas, dan berkelanjutan.(**)

NUSANTARA Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Komunitas Harley Davidson Indonesia Pengurus Cabang Balikpapan menggelar pertemuan di Kantor Otorita IKN, Senin (13/10), dalam rangka persiapan Kalimantan Bike Week 2025. Ajang ini menjadi momentum kebersamaan para pecinta otomotif roda dua sekaligus bentuk dukungan terhadap pengembangan IKN sebagai kota berkonsep inklusif dan terbuka bagi berbagai komunitas.

Kalimantan Bike Week 2025 akan diikuti oleh 414 bikers dari berbagai wilayah di Kalimantan dan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 November 2025. Dalam kegiatan tersebut juga akan dilakukan pelantikan pengurus baru Harley Davidson Club Kalimantan yang dipusatkan di Taman Kusuma Bangsa, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif komunitas Harley Davidson yang memilih IKN sebagai tuan rumah kegiatan berskala regional ini.

“Kami senang Kalimantan Bike Week ini akan diselenggarakan di IKN. Harapannya acara dapat berjalan lancar dan menjadi ajang yang membawa semangat positif bagi seluruh peserta dan masyarakat,” ujar Basuki.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Balikpapan Komunitas Harley Davidson, Ahmad Rustam, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan Otorita IKN.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan IKN terhadap agenda Kalimantan Bike Week 2025. Nantinya peserta touring akan datang dari berbagai daerah di Kalimantan seperti Pontianak, Banjarmasin, dan kota-kota lainnya,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar bikers, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan IKN sebagai kota masa depan yang ramah komunitas dan mendukung gaya hidup aktif, kolaboratif, dan berkelanjutan.(**)

NUSANTARA, MANDAUPOST Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima penghargaan rekor dunia dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, atas penyelenggaraan kegiatan penanaman 1010 pohon liberika, dengan peserta terbanyak sejumlah 1486 orang di DAS Sanggai, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Jumat (10/10).

Aksi ini terselenggara berkat kolaborasi lintas pemangku kepentingan, mulai dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara (PPU), Komunitas Petani Kopi Liberika Sepaku, Universitas Mulawarman, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, SMK Negeri 1 PPU, Tim Aktivis Olahraga Air, hingga berbagai mitra strategis IKN lainnya. Inisiatif tersebut turut mendapat dukungan langsung dari Bank Indonesia, Pupuk Kaltim, Bakoel Bambu, Selera Nikmat Nusantara, serta Kampung Kecil.

“Saya memohon kepada penanggung jawab MURI, dicatat betul satu per satu penanamnya. Jadi, ini bukan hanya seremoni bagi kita, ini semangat kita. Semua masyarakat berkumpul, meningkatkan kopi liberika sebagai branding sendiri sekaligus produk unggulan Nusantara,” ujar Basuki. Ia juga menekankan bahwa kopi liberika merupakan bagian dari sejarah Sepaku sejak tahun 1981.

Meski menjadi penerima penghargaan, Basuki pun secara langsung menyerahkan piagam rekor MURI tersebut kepada Asosiasi Petani Kopi Liberika Sepaku (APKLS) sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat petani lokal.

“Rekor ini akan saya serahkan kepada ‘profesor kopi liberika Sepaku’, sebagai dorongan dan dukungan penanaman kopi liberika ke depan di Nusantara,” serunya dengan memberikan penghargaan tersebut kepada Penasihat APKLS, Slamet Prayoga.

Ketua APKLS, Sugiman, turut menyampaikan bahwa kopi liberika ini memiliki daya tahan dan potensi ekonomi tinggi bagi masyarakat.

“Di segala medan, dia mampu hidup dan susah mati. Secara ekonomi, dia juga lebih menguntungkan, apalagi dibandingkan dengan bisnis sawit,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini sudah ada permintaan langsung sebanyak 20 kontainer biji kopi dari Qatar.

Dengan pencapaian ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor pertanian sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan Nusantara, sebuah ibu kota baru yang tumbuh bersama alam dan masyarakatnya.(**)

NUSANTARA, MANDAUPOST Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menyambut kedatangan berbagai perwakilan kedutaan besar dan pengusaha serta potential investor dari berbagai negara dalam agenda Mahakam Investment Forum (MIF) 2025 yang digelar oleh Bank Indonesia Kalimantan Timur (Kaltim) di Multifunction Hall Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan, Nusantara, Jumat (10/10/2025). Forum ini menjadi wadah untuk menjajaki potensi kerja sama lintas sektor dan memperkuat keterlibatan dunia usaha serta negara sahabat dalam pembangunan IKN.

Dipimpin oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim, Budi Widihartanto, Mahakam Investment Forum 2025 menghadirkan tiga bidang kerja sama potensial, yaitu housing and residential, education and tech, serta commercial and lifestyle. Dengan tema “Trade, Tourism, Investment, and Industry: Enhancing East Kalimantan’s Economic Transformation”, forum ini menegaskan peran Kalimantan Timur sebagai superhub ekonomi nasional nantinya.

Budi menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menumbuhkan optimisme baru terhadap pembangunan IKN.

“Berbagai masukan dari embassy dan mitra investor, baik lokal maupun internasional, menunjukkan ketertarikan besar terhadap progres pembangunan IKN. Mereka datang, melihat langsung, dan memberi apresiasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi Otorita IKN semakin konkret melalui layanan langsung berupa penyampaian Letter of Intent dari para investor.

Basuki Hadimuljono turut mengapresiasi langkah Bank Indonesia dalam memperkuat sinergi investasi di Nusantara.

“Nusantara sudah mempersiapkan infrastruktur dasar, termasuk berencana membangun kompleks perkantoran dan hunian trias politika. Saat ini sudah ada 50 investor yang menandatangani kerja sama. Nusantara akan menjadi Ibu Kota Indonesia, sementara Jakarta akan bertransformasi sebagai pusat kawasan ASEAN,” tegasnya.

Optimisme tersebut turut disambut Duta Besar Pakistan, Zahid Hafeez Chaundhri, yang meninjau langsung kawasan pembangunan IKN.

“Ini tempat yang indah. Insyaallah kami akan membangun sekolah internasional di sini, dan juga tertarik berinvestasi pada sektor perumahan,” ujarnya, sembari menyampaikan perpindahan ibu kota serupa dari Karachi ke Islamabad di negaranya.

Forum ini menjadi simbol kuatnya kepercayaan dunia internasional terhadap arah pembangunan IKN, sekaligus membuka peluang investasi baru di berbagai sektor strategis, dari pendidikan hingga gaya hidup modern. Dengan dukungan Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan para mitra global, Nusantara terus meneguhkan posisinya sebagai superhub ekonomi Indonesia dan kawasan ASEAN.(**)

NUSANTARA, MANDAUPOST Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama sejumlah instansi kesehatan Nusantara menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pegawai dan masyarakat sekitar pada Kamis hingga Jumat, 9–10 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Balai Kota Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Nusantara ini menjadi wujud nyata komitmen Otorita IKN dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Program CKG ini melibatkan tenaga medis dari berbagai fasilitas kesehatan di Nusantara, seperti Mayapada Hospital Nusantara, Puskesmas Sepaku 1, Klinik Nusantara Baru, Kimia Farma, dan Klinik Sehat Bahagia (KSB), serta berhasil menjangkau ratusan penerima manfaat. Inisiatif ini sejalan dengan program nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, yang diluncurkan serentak pada 10 Februari 2025 melalui jaringan puskesmas dan klinik mitra BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia.

Melalui program CKG, penerima manfaat memperoleh layanan skrining kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan tinggi dan berat badan, tekanan darah, kolesterol, asam urat, serta gula darah untuk deteksi dini berbagai penyakit. Selain itu, peserta juga mendapatkan sesi konsultasi gizi dan pemberian obat secara gratis sebagai bagian dari edukasi dan peningkatan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sehari-hari.

Juru Bicara Otorita IKN / Staff Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Harrold Yohanes Pantouw, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Otorita IKN dalam memastikan seluruh pegawai dan masyarakat di kawasan Nusantara untuk selalu sehat dan produktif, serta memiliki akses kesehatan yang mudah dan berkualitas.

“Kami ingin menanamkan kesadaran, terutama bagi pegawai Otorita IKN dalam membangun pola hidup sehat. Dimulai dari langkah kecil, mengatur pola makan dan minum serta menjaga kesehatan pribadi, sekaligus menciptakan pelayanan publik untuk mewujudkan masyarakat Nusantara yang sehat dan produktif,” ujar Troy, Kamis (09/10).

Kegiatan CKG ini menjadi wujud nyata Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Kolaborasi dengan stakeholder kesehatan menjadi cerminan sinergi Otorita IKN pula dalam mewujudkan akses layanan kesehatan yang mudah, sekaligus membangun masyarakat sehat dan produktif menuju Nusantara yang berkelanjutan.(**)

NUSANTARA, MANDAUPOST – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Khusus IKN. Salah satu langkah yang ditempuh adalah penegasan batas wilayah IKN dengan daerah sekitarnya, termasuk Kota Balikpapan.

Rapat koordinasi digelar di Balai Pertemuan Umum Desa Tani Bakti, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara. Rapat dihadiri jajaran pemerintah daerah serta dilanjutkan survei lapangan ke titik perbatasan IKN–Balikpapan, pada Selasa (26/8).

Direktur Pengendalian Penyelenggaraan Pemerintahan dan Perizinan Pembangunan Otorita IKN, Kuswanto, menjelaskan pentingnya penegasan batas di lapangan. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023 telah menetapkan batas IKN, namun petanya skalanya 1: 400.000. Di lapangan perlu pendetailan dengan peta skala besar, serta dilakukan penataan wilayah terhadap desa/kelurahan yang terdampak adanya IKN.

“Di dalam undang-undang sudah ditetapkan batas yang ditetapkan. Namun pendetailan dilapangan diperlukan agar garis batas tidak memotong rumah penduduk, jalan, sungai, bidang tanah, atau fasilitas umum sehingga kewenangan pengelolaan jelas. Ini proses yang normal yang mana penegasan batas akan di tuangkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Penegasan ini penting dalam pelaksanaan fungsi IKN sebagai Pemda Khusus,” tegas Kuswanto.

Kegiatan penegasan batas wilayah mengacu pada beberapa dasar hukum. Dasar utamanya adalah UU 21 Tahun 2023 tentang Perubahan UU 3 Tahun 2022 tentang IKN dan memperhatikan Permendagri Nomor 30 Tahun 2017 tentang Batas Daerah Kota Balikpapan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara serta Permendagri Nomor 48 Tahun 2012 tentang Batas Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Menurut Kuswanto, regulasi tersebut perlu dilakukan penyesuaian karena terjadi perubahan entitas wilayah.

“Dulu Balikpapan berbatasan langsung dengan Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Namun sekarang, dengan adanya IKN, maka batas ini harus direview ulang dan ditegaskan kembali. Jadi rapat ini tindak lanjut dari pertemuan-pertemuan sebelumnya,” ujarnya.

Penegasan batas ini juga melibatkan pemerintah daerah setempat (Kabupaten/Kota serta Provinsi Kaltim) bahkan organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan tokoh adat juga dilibatkan. Kuswanto menyebutkan, sebelumnya Otorita IKN bersama pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara sudah beberapa kali melakukan pembahasan.

“Bukan hanya soal garis batas, tapi juga penataan wilayah. Tim dari Kemendagri pun sudah turun langsung. Dengan Balikpapan, meskipun sudah ada regulasinya, kami perlu menyesuaikan kembali karena entitas wilayah berubah. Sepanjang tahun ini, koordinasi kami cukup intens untuk menyelesaikan batas ini,” katanya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Balikpapan, Zulkifli, menegaskan bahwa secara prinsip batas wilayah Balikpapan sudah jelas sesuai regulasi yang berlaku.

“Bagi Balikpapan, batas wilayah sebenarnya sudah jelas karena sudah ditegaskan melalui Permendagri Nomor 30 Tahun 2017 untuk Balikpapan dengan Kutai Kartanegara, serta Permendagri Nomor 48 Tahun 2012 untuk Balikpapan dengan Penajam Paser Utara. Dua penegasan inilah yang menjadi batas Balikpapan dengan IKN. Jadi, sebenarnya tidak ada persoalan berarti. Kita hanya menegaskan ulang,” jelasnya.

Meski demikian, Zulkifli mengakui ada beberapa segmen batas yang memerlukan penyesuaian agar lebih jelas dan sesuai dengan kaidah penataan batas.

“Dalam penataan batas, kita mengutamakan batas alam atau batas buatan yang permanen. Kita melihat ada segmen-segmen yang sebelumnya belum jelas, karena tidak ada batas alam maupun buatan yang bisa dijadikan tanda. Maka hari ini, dalam rapat koordinasi, kita bersepakat menyesuaikan kembali,” ungkapnya.

Dari rapat koordinasi dan survei lapangan, disepakati beberapa poin penting. Salah satunya adalah penyesuaian garis batas di empat kelurahan IKN yang berbatasan langsung dengan Kota Balikpapan, yakni:

  1. Kelurahan Salok Api Laut (Samboja Barat) berbatasan dengan Kelurahan Teritip (Balikpapan Timur), dengan batas alami berupa sungai. Seluruh badan sungai masuk wilayah IKN, namun pemanfaatannya dapat digunakan bersama.
  2. Kelurahan Salok Api Darat (Samboja Barat) berbatasan dengan Kelurahan Teritip (Balikpapan Timur), dengan batas berupa jalan dan Pilar Batas Utama (PABU) sebagaimana diatur dalam Permendagri 30/2017.
  3. Kelurahan Karya Merdeka (Samboja Barat) berbatasan dengan Kelurahan Karangjoang (Balikpapan Utara), dengan batas berupa jalan yang menyesuaikan Jalan Vico dan PABU sesuai aturan.
  4. Kelurahan Mentawir (Sepaku) berbatasan dengan Kelurahan Kariangau (Balikpapan Barat), dengan batas jalan dan PABU sebagaimana diatur dalam Permendagri 48/2012.

Selain itu, rapat menyepakati perlunya penambahan, rehabilitasi, dan pembangunan PABU/Titik Koordinat di beberapa lokasi strategis, di antaranya di Jalan Tol Balikpapan–Samarinda Km 18,8, serta di titik PABA 1, PABU 8, PABA 2, dan PABU 35.

Pemerintah Kota Balikpapan juga diminta untuk menyesuaikan regulasi tata wilayah, termasuk melakukan revisi atau pembentukan aturan baru terkait kecamatan dan kelurahan, sebagai dampak dari perubahan batas wilayah akibat keberadaan IKN.

Tahap berikutnya, tim teknis dari Otorita IKN dan Pemerintah Kota Balikpapan akan melakukan pemetaan bersama menggunakan peta kartometrik. Hasil pemetaan kemudian akan dibahas dan disepakati secara teknis sebelum dilaporkan kepada pimpinan masing-masing.

“Setelah ada kesepakatan terkait penegasan batasnya hasilnya akan ditandatangani bersama oleh Kepala Otorita IKN, Walikota Balikpapan, Bupati Kutai Kartanegara, dan Bupati Penajam Paser Utara. Selanjutnya akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk ditetapkan secara resmi,” terang Kuswanto.

Ia menambahkan, kepastian batas wilayah sangat penting untuk menghindari potensi sengketa antarwilayah sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Dengan adanya penegasan batas ini, maka pengelolaan wilayah IKN akan lebih jelas, tidak tumpang tindih, dan bisa menjadi dasar yang kuat untuk pembangunan ke depan,” pungkasnya.(**)

NUSANTARA, MANDAUPOST – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima kunjungan resmi dari Pemerintah Provinsi Anhui, China, di Kantor Otorita IKN pada Selasa (19/08).

Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi Pemerintah Anhui untuk menjajaki peluang investasi, khususnya di sektor infrastruktur dan perumahan di IKN.

Provinsi Anhui merupakan salah satu provinsi di Tiongkok yang memiliki keunggulan di industri manufaktur dan semen. Anhui juga berperan dalam pembangunan transportasi modern, termasuk keterlibatannya pada produksi sarana Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Jakarta–Bandung.

Dalam kesempatan ini, Otorita IKN memaparkan potensi investasi di sembilan wilayah pengembangan IKN. Deputy Director-General, Department of Housing and Urban-Rural Development of Anhui Province, Liu Xiaohua, mengungkapkan kesiapan provinsinya untuk membuka jalur kerja sama yang lebih luas.

“Saat ini di Provinsi Anhui terdapat banyak pengusaha besar yang bergerak di bidang manufaktur dan sektor lainnya. Harapannya, melalui penjajakan investasi hari ini, kami dapat mempelajari lebih dalam potensi yang ada di IKN serta menghadirkan investor yang tepat dari Anhui untuk berkontribusi dalam pembangunan IKN,” ujar Liu.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menegaskan bahwa IKN membuka peluang investasi seluas-luasnya.

“Saat ini sudah ada sejumlah investor dari Tiongkok yang menanamkan modal di sektor perhotelan. Kami menyambut baik minat dari Provinsi Anhui, terutama pada investasi perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah hingga tinggi,” jelas Sudiro Roi.

Otorita IKN melihat kemitraan dengan Provinsi Anhui sebagai langkah strategis untuk meneguhkan Nusantara sebagai Kota Dunia untuk Semua. Kolaborasi ini bukan sekadar investasi, melainkan bagian dari misi besar Indonesia untuk melahirkan kota masa depan yang berdaulat, hijau, dan resilien, sekaligus memperkuat posisi Nusantara sebagai simpul penting dalam arsitektur peradaban global.(**)

NUSANTARA, MANDAUPOST – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung Republik Indonesia menggelar rapat pendahuluan (entry meeting) dan penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk penguatan pengamanan pembangunan pada proyek/kegiatan strategis penataan Kawasan Sepaku serta kawasan olahraga dan ruang terbuka hijau di IKN.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga integritas penyelenggaraan pembangunan strategis di IKN. Melalui kolaborasi ini, Otorita IKN dan Jamintel Kejagung menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.

“Saya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan semua pihak, khususnya Jamintel Kejagung, dalam menjaga kelancaran pembangunan ini. Saat ini, pembangunan IKN dilakukan melalui tiga sumber pembiayaan, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta investasi langsung dari pihak swasta. Ini yang harus kita jaga, jangan sampai ada yang merugikan atau menciderai proses besar ini. Mari kita jaga bersama integritas, komitmen, dan semangat kolaborasi dalam membangun Ibu Kota Nusantara,” ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono (07/08).

Basuki menambahkan, sejumlah proyek strategis di IKN membutuhkan pengamanan dan pengawalan intelijen yang kuat, mengingat proyek-proyek tersebut bukan hanya bersifat fisik, tetapi juga menyangkut dimensi sosial dan ekonomi masyarakat.

“Di Ibu Kota Nusantara, terdapat sejumlah proyek strategis dan progres pembangunan yang membutuhkan pengamanan dan pengawalan intelijen. Hal ini menjadi krusial karena proyek-proyek tersebut bukan hanya membangun fisik kota, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan pakta integritas antara Roni Rosaji, selaku Pejabat Penandatangan Kontrak XVII-2025 Satuan Kerja Otorita IKN, dengan Fuad Prabowo, Direktur PT PP URBAN, sebagai pihak pelaksana pembangunan. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Kepala Otorita IKN dan Direktur IV Jamintel Kejagung, serta dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Pengamanan Pembangunan Strategis Jaksa Agung Muda Intelijen dengan Nomor: SP.PPS-59/D/Dpp.4/05/2025 tanggal 23 Mei 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur IV Jamintel Kejagung, Setiawan Budi Cahyono, menegaskan pentingnya keterbukaan informasi dari seluruh pihak sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko pembangunan.

“Dalam pelaksanaan pengawalan ini, kami sangat mengharapkan kerja sama dari seluruh stakeholder untuk dapat memberikan informasi yang utuh dan seluas-luasnya. Informasi tersebut menjadi dasar penting bagi kami dalam melakukan mitigasi risiko secara tepat. Dengan pemetaan potensi ancaman yang akurat, kami bersama Otorita IKN dapat merespons dan mengatasinya secara efektif, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran,” pungkas Setiawan.(**)

NUSANTARA, MANDAUPOST – Ibu Kota Nusantara menjadi saksi digelarnya Eco Fashion Nusantara pada Sabtu (02/08), sebuah pertunjukan busana yang mengangkat tema keberlanjutan dan kekayaan budaya lokal. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Kongres Diaspora Indonesia ke-8 di IKN, yang digelar oleh IDN Global sebagai bentuk dukungan nyata diaspora terhadap pembangunan ibu kota baru yang ramah lingkungan.

Fashion show tersebut menampilkan tujuh koleksi karya desainer diaspora yang mengusung konsep slow fashion, menggunakan bahan alami, teknik tradisional, serta pewarnaan ramah lingkungan. Koleksi yang tampil di antaranya Maharani Persada by Essy Masita, Gee Batik by Sugeng Waskito, Ms Bella Collection by Grace Isybella, Kebaya House by MS Hadi Collection, Carousel Brides by Jennifer Flory, Javabor by Tyas Dani x Griya Godong, dan Abel Couture by Abel Collections.

Presiden IDN Global, Sulistyawan Wibisono, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian diaspora terhadap masa depan IKN.

“Tujuan dari kegiatan ini, para diaspora ingin menunjukkan bahwa kami mensupport dan mengawal Nusantara sebagai kota yang ramah lingkungan. Sangat penting, bukan hanya zero emission dari kendaraan, tapi pakaiannya juga bukan yang fast moving fashion, baik dari segi bahan, pewarnaan, dan juga recycling. Semoga dengan diselenggarakannya Eco Fashion Nusantara ini, kita semakin mempertegas dukungan diaspora untuk Ibu Kota Nusantara sebagai kota yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Acara ini juga menghadirkan model dari berbagai negara, termasuk Australia, Kolombia, Chile, Amerika Serikat, Sudan, Kenya, Belanda, Rusia. Keberagaman ini menjadi simbol keterbukaan IKN terhadap kolaborasi global dan budaya yang inklusif.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan diaspora Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih, tidak ada kata lain kecuali terima kasih kepada diaspora Indonesia dan IDN Global yang telah memanfaatkan IKN dengan mengadakan kegiatan Kongres Diaspora di IKN,” kata Basuki.

Lebih dari sekadar pertunjukan mode, Eco Fashion Nusantara menjadi simbol konkret diplomasi budaya dan ekosistem keberlanjutan yang ingin dibangun di IKN. Dari bahan alami hingga keterlibatan lintas negara, acara ini mencerminkan kota yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga kesadaran kolektif akan pentingnya gaya hidup berkelanjutan.

Dalam membangun IKN sebagai kota global, inisiatif seperti ini memperkuat pesan bahwa keberlanjutan bukan hanya soal kebijakan, melainkan juga gaya hidup, estetika, dan identitas. IKN bukan hanya kota untuk semua, tetapi juga kota yang dibentuk oleh semua.(**)

Scroll to Top