Berita Populer

Berita Terbaru

OLAHRAGA

GIANYAR, MP –  Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menegaskan timnya membidik kemenangan saat menjamu PSS Sleman pada pekan pertama Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat, 4 September 2026.

Johnny tidak ingin Bali United sekadar menjalani pertandingan pembuka kompetisi. Pelatih asal Belanda itu ingin anak asuhnya langsung meraih tiga poin di hadapan pendukung Serdadu Tridatu.

“Pada dasarnya, pertandingan pertama selalu sulit karena semuanya masih baru. Semua sudah siap dan mempersiapkan diri sepanjang pramusim untuk fokus menghadapi pertandingan ini. Begitu juga dengan kami,” ujar Jansen dikutip dari laman resmi I-League, Jumat, 3 September 2026.

Menurut Jansen, laga perdana selalu menghadirkan tantangan tersendiri karena setiap tim memulai kompetisi dalam kondisi yang berbeda. Namun, ia memastikan Bali United telah melakukan persiapan untuk menghadapi pertandingan tersebut.

Bali United juga akan mendapat dukungan penuh dari suporter yang memenuhi Stadion Kapten I Wayan Dipta. Jansen berharap atmosfer tersebut dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk mengamankan kemenangan.

“Kami sangat senang bisa bermain. Kami tahu pertandingan ini akan sulit dan akan ada banyak suporter. Jadi, kami ingin berjuang bersama para suporter untuk mendapatkan tiga poin. Jadi, kami benar-benar sangat antusias untuk bermain,” imbuhnya.

Bali United menjalani persiapan intensif sepanjang pramusim di Bali United Training Center. Para pemain mendapatkan berbagai menu latihan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi kompetisi resmi.

Johnny menilai seluruh rangkaian persiapan tersebut memiliki peran penting. Menurutnya, proses selama pramusim membantu tim membangun kesiapan sekaligus mengevaluasi berbagai aspek permainan.

Kini, hasil persiapan tersebut akan diuji dalam pertandingan resmi. Bali United dituntut langsung tampil maksimal ketika menghadapi PSS Sleman pada laga pembuka musim 2026/2027.

Kemenangan akan menjadi modal penting bagi Serdadu Tridatu untuk memulai perjalanan di Super League 2026/2027. Dukungan suporter di Stadion Kapten I Wayan Dipta juga diharapkan dapat membantu Bali United mengamankan tiga poin.

(Muhammad Zaidan Rizky)

JAKARTA, MP – Persija Jakarta mengakhiri rangkaian persiapan menuju BRI Super League 2026/2027 dengan kemenangan telak. Macan Kemayoran mengalahkan Semen Padang 3-0 dalam laga uji coba di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, 2 September 2026.

Kemenangan tersebut menjadi modal positif bagi Persija sebelum memasuki kompetisi resmi. Dua gol Arlyansyah Abdulmanan dan satu gol Stjepan Loncar memastikan Macan Kemayoran menutup fase pramusim dengan hasil meyakinkan.

Pertandingan kontra Semen Padang juga menjadi kesempatan terakhir bagi pelatih Persija, Shin Tae-yong, untuk melihat kesiapan skuad sebelum kompetisi dimulai. Seluruh pemain mendapat kesempatan tampil dalam laga tersebut.

Bagi tim pelatih, hasil akhir bukan satu-satunya tolok ukur. Pemahaman pemain terhadap skema permainan yang diterapkan juga menjadi perhatian, terutama dalam membangun serangan dan menjaga keseimbangan pertahanan.

Dikutip dari laman resmi klub, Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, menilai positif performa yang ditunjukkan para pemain. Ia melihat taktik dan strategi yang disiapkan tim pelatih mampu diterapkan dengan baik di lapangan.

“Penampilan para pemain saya pikir sangat baik. Taktik dan strategi yang disiapkan pelatih mampu diterapkan sesuai rencana di lapangan. Hasil ini menjadi modal positif sekaligus menambah keyakinan kami untuk menyambut kick-off BRI Super League 2026/2027,” ujar Ardhi.

Ia berharap proses persiapan yang telah dijalani dapat membantu Persija tampil maksimal sejak pertandingan pertama.

“Kami berharap seluruh proses persiapan yang telah dijalani dapat membawa Persija tampil optimal sejak pertandingan pertama,” lanjutnya.

Laga melawan Semen Padang menjadi pertandingan kesembilan Persija dalam rangkaian persiapan menghadapi musim 2026/2027. Persija sebelumnya menjalani lima pertandingan di Piala Presiden 2026. Macan Kemayoran menghadapi Persebaya Surabaya, Port FC, PSMS Medan, Persib Bandung, dan Arema FC.

Dari lima laga tersebut, Persija kalah 0-1 dari Persebaya, kemudian bermain imbang 2-2 melawan Port FC. Persija lalu meraih kemenangan 4-1 atas PSMS sebelum kalah 1-2 dari Persib Bandung. Macan Kemayoran menutup kiprah di Piala Presiden dengan kemenangan 3-1 atas Arema FC.

Persiapan kemudian berlanjut ke Thailand melalui dua pertandingan latih tanding. Persija meraih kemenangan 2-1 atas Police Tero dan Chiangrai United.

Setelah kembali ke Jakarta, Persija menghadapi Brisbane Roar dalam pertandingan uji coba. Hasil positif kembali diraih setelah mereka menang telak 4-0. Rangkaian pramusim akhirnya ditutup dengan kemenangan 3-0 atas Semen Padang.

Kini, fokus Macan Kemayoran beralih sepenuhnya ke BRI Super League 2026/2027. Persija membawa modal kepercayaan diri dari hasil pramusim dan berharap mampu mengawali kompetisi dengan performa optimal.(**)

MONACO, MP – Folarin Balogun bikin tiga klub kecewa saat deadline bursa transfer musim panas. Everton, AS Monaco, dan Chelsea jadi gagal cuan dan mendapatkan pemain.

Melansir Sky Sports, Balogun menjadi pemain yang juga berpotensi pindah pada hari terakhir bursa transfer Liga Inggris, Rabu (2/9) dini hari WIB. Striker Amerika Serikat itu awalnya bakal menuju Everton.

Kesepakatan tercapai antara Monaco dan Everton dengan nilai transfer mencapai 40 juta paun atau setara Rp 954 miliar. Kontrak personal juga sudah disiapkan buat penyerang berusia 25 tahun itu.

Monaco, yang butuh uang, awalnya senang Balogun bisa membantu keluar situasi sulitnya. Tes medis kemudian diagendakan untuk menyelesaikan proses transfernya.

Saat tes medis itu, Folarin Balogun rupanya punya riwayat cedera. Kondisi itu bikin Everton coba bernegosiasi ulang dengan AS Monaco agar nilai transfernya dikurangi.

Pada saat bersamaan, Everton rupanya juga diketahui mengejar Joshua Zirkzee dari Manchester United. Penyerang asal Belanda itu coba dipinjam dengan nilai transfer mencapai 10 juta paun.

Niat Everton meminjam Zirkzee kemudian ditolak MU, karena dianggap telat dan angkanya kurang sesuai. Usut punya usut, upaya peminjaman Zirkzee itu bikin Balogun kemudian ‘ngambek’.

Bos Monaco, Thiago Scuro, mengungkap Balogun merasa dikhianati Everton karena mengejar striker lain.

“Pernyataan Balogun adalah bahwa saya merasa tidak enak badan karena cara klub memperlakukan saya. Saya merasa tidak enak badan karena departemen medis Everton menimbulkan keraguan mengenai masa depan atau kesehatan saya,” ungkapnya.

“Saya tidak memiliki masalah apa pun (masalah medis), jadi saya tidak nyaman untuk menandatangani kontrak jangka panjang di sini,” Scuro menjelaskan.

Menurut Sky Sports, Everton tidak berniat mengkhianati Folarin Balogun. The Toffees memang ingin mendatangkan dua penyerang sekaligus musim panas ini, bukan sebagai alternatif satu sama lain.

Salah paham Balogun akhirnya merembet ke situasi transfer lain. Monaco, yang di saat bersamaan juga sudah sepakat melepas Lamine Camara ke Chelsea, jadi batal menjualnya.(**)

JAKARTA, MP – Manchester City kini punya lini tengah paling mahal di Premier League. Nilai pasaran gelandangnya mencapai hampir Rp 11 triliun!

Usai ditinggal Pep Guardiola, City langsung merevolusi lini tengahnya. Pemain penting macam Rodri, Bernardo Silva, hingga Tijjani Reijnders yang baru direkrut langsung dilepas.

Tiga gelandang anyar didatangkan sebagai pengganti, dengan harga yang fantastis. Mereka adalah Elliott Anderson, Ayyoub Bouaddi, dan terakhir Enzo Fernandez.

Anderson dibeli dari Nottingham Forest seharga 116 juta paun, atau setara Rp 2,7 triliun. Kemudian Bouaddi dibeli dari Lille seharga 81,4 juta paun atau setara Rp 1,9 triliun, dan terakhir Fernandez ditebus dari Chelsea mencapai 125 juta paun atau hampir Rp 3 triliun!

Ketiganya membuat Manchester City kini punya lini tengah paling mahal di Premier League. Melansir Transfermarkt, lini tengah The Citizens bernilai 460 juta paun, atau setara Rp 10,9 triliun lebih, hampir Rp 11 triliun.

Angka itu naik dari sebelumnya yang mencapai 354 juta paun (Rp 8,4 triliun). Arsenal yang punya barisan tengah termahal musim lalu, dengan harga pasarannya 390 juta paun (Rp 9,3 triliun)

Nilai pasar gelandang City musim ini kini melewati Arsenal. The Gunners, yang cuma mendatangkan Bruno Guimaraes dari Newcastle United seharga 75 juta paun, lini tengahnya cuma bernilai 425 juta paun atau Rp 10,1 triliun.

Chelsea kini berada urutan ketiga yang punya lini tengah termahal dengan total harga pasaran 381,2 juta paun, atau setara Rp 9,1 triliun. Disusul Liverpool dengan 362 juta paun (Rp 8,2 triliun).

Tottenham Hotspur menempati urutan lima dengan 294 juta paun (Rp 7,028 triliun), dan wakil big six dengan lini tengah termurah ditempat Manchester United dengan valuasi mencapai 293 juta paun (Rp 7,004 triliun).

Dengan menterengnya plus mahal barisan gelandang tim-tim raksasa di Premier League, siapa yang kira-kira bakal jadi juara musim ini?

Lini Tengah Big Six Premier League dengan Valuasi Termahal

Manchester City 460 juta paun atau Rp 10,9 triliun

Arsenal 425 juta paun atau Rp 10,1 triliun

Chelsea 381,2 juta paun atau Rp 9,1 triliun

Liverpool 362 juta paun atau Rp 8,2 triliun

Tottenham Hotspur 294 juta paun atau Rp 7,028 triliun

Manchester United 293 juta paun atau Rp 7,004 triliun.(**)

JAKARTA, MP – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Indonesia.

Dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan dengan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC Indonesia), baik dalam persiapan multi-event maupun keikutsertaan pada berbagai kejuaraan internasional.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengatakan bahwa pemerintah selalu memberikan perhatian serius terhadap atlet-atlet disabilitas sebagai bagian penting dari kekuatan olahraga nasional.

“Kemenpora selalu bangga dan memberikan dukungan terhadap atlet-atlet disabilitas Indonesia. Kami juga memiliki kerja sama yang sangat baik dengan NPC Indonesia dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga disabilitas nasional,” ujar Surono dalam keterangan kepada media.

Salah satu bukti keberhasilan sinergi itu pencapaian Kontingen Indonesia pada ASEAN Para Games 2025 di Thailand. Indonesia berhasil meraih 135 medali emas, 143 medali perak, dan 114 medali perunggu, sekaligus menempati peringkat kedua klasemen akhiri, melebih target awal sebanyak 82 medali emas.

“Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Target awal kita adalah 82 emas, tetapi atlet-atlet kita mampu memberikan jauh lebih dari yang ditargetkan. Ini menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah, NPC Indonesia, pelatih, dan seluruh ekosistem olahraga disabilitas memberikan hasil yang nyata,” sambung Surono.

Surono menegaskan kerja sama Kemenpora dengan NPC Indonesia tidak hanya berlangsung pada level nasional, tetapi juga mencakup koordinasi di daerah dalam mendukung partisipasi Indonesia pada berbagai agenda olahraga disabilitas internasional.

“Kerja sama ini mencakup berbagai agenda, baik ASEAN Para Games, Asian Para Games, maupun agenda olahraga internasional lainnya. Termasuk di dalamnya adalah keikutsertaan atlet tunarungu dalam Deaflympics. Prinsipnya, seluruh program harus kita persiapkan secara terencana agar partisipasi Indonesia memberikan dampak maksimal terhadap prestasi nasional,” jelasnya.

Khusus terkait pembinaan atlet tunarungu, Surono menjelaskan bahwa pemerintah perlu memastikan seluruh proses pembinaan dan keikutsertaan dalam kompetisi internasional berjalan melalui organisasi yang memiliki legitimasi sesuai dengan ketentuan federasi internasional.

“Di hadapan NPC Indonesia dan ICSD( International Committee of Sports for the Deaf) khusus untuk atlet tuna rungu hanya organisasi Perkumpulan Atlet Tunarungu Indonesia (PATRIN) yang diakui secara internasional dan karenanya hanya PATRIN yang diakui oleh Pemerintah. Karena itu, dalam konteks tata kelola pemerintahan, dukungan dan fasilitasi harus diberikan melalui organisasi yang memiliki legitimasi sesuai dengan ketentuan organisasi olahraga internasional,” tegas Surono.

Dia menambahkan, setiap kejuaraan internasional yang diikuti atlet bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembinaan jangka panjang.

“Setiap kejuaraan dunia yang diikuti pada prinsipnya merupakan bagian dari proses try out dan pengumpulan poin serta peringkat yang diperlukan untuk mengejar kualifikasi menuju Paralimpiade. Karena itu, keikutsertaan dalam sebuah kejuaraan harus dilihat dalam konteks yang lebih besar, yaitu bagaimana kompetisi tersebut berkontribusi terhadap target prestasi Indonesia,” ujarnya.

Atas dasar itu, Surono menekankan bahwa penentuan kejuaraan single event yang akan diikuti atlet harus melalui konsolidasi dan perencanaan bersama antara NPC Indonesia dan Kemenpora.

Surono juga menegaskan bahwa tata kelola pembinaan olahraga disabilitas harus berjalan berdasarkan aturan dan regulasi organisasi olahraga internasional yang relevan.

“Dengan koordinasi yang baik serta kepatuhan terhadap Statuta International Paralympic Committee atau IPC dan, khusus untuk olahraga tunarungu, ketentuan atau bylaws ICSD, maka pembinaan, penganggaran, dan dukungan pemerintah dapat diarahkan secara lebih efektif, efisien, transparan, dan tepat sasaran,” tutur Surono.

Dia memastikan pemerintah tidak hanya berbicara mengenai dukungan saat atlet mengikuti kompetisi, tetapi juga membangun ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.

“Komitmen Kemenpora bersama NPC Indonesia sangat konsisten. Dukungan pemerintah diberikan mulai dari proses pembinaan, fasilitas latihan, pemusatan latihan, keberangkatan ke kompetisi internasional, sampai penghargaan atas prestasi atlet,” katanya.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pembangunan dan pengembangan Paralympic Training Center Indonesia di Karanganyar, Jawa Tengah, yang menjadi fasilitas penting dalam pembinaan atlet-atlet paralimpiade Indonesia.

Kemenpora juga terus mendorong agar fasilitas tersebut terjaga kualitas dan keberlanjutannya, sehingga disebut sebagai fasilitas terbaik di Asia Tenggara.

Selain dukungan terhadap fasilitas dan pembinaan, pemerintah juga memberikan dukungan pembiayaan untuk keikutsertaan kontingen Indonesia pada ajang internasional, termasuk ASEAN Para Games 2025 dan Asian Para Games 2026.

“Kita juga memberikan dukungan pembiayaan untuk keberangkatan dan keikutsertaan atlet pada multi-event internasional. Pada ASEAN Para Games 2025, pemerintah juga memberikan bonus sebagai bentuk penghargaan atas prestasi atlet. Bonus tersebut disalurkan langsung kepada para penerima , melalui kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia, dan total penghargaan bagi peraih medali mencapai lebih dari Rp350 miliar,” kata Surono.(**)

JAKARTA, MP – KONI DKI Jakarta terus mempersiapkan diri jelang PON 2028. Salah satunya dengan menjadi tuan rumah PON Pantai 2026 bulan November.

Dalam rangka mewujudkan misi menjadi juara umum PON 2028, KONI DKI bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), DPRD, dan pengurus cabor terus berkolaborasi mematangkan persiapan.

Terdekat, kolaborasi itu akan terwujud dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai yang digelar di Ancol, Jakarta, bulan November. Ajang nasional perdana ini merupakan kolaborasi KONI Pusat, Pemprov DKI, KONI DKI Jakarta dan PT Pembangunan Jaya Ancol.

Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Hidayat Humaid, mengatakan PON Pantai tidak hanya menjadi ajang meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM di sekitar kawasan Ancol.

Hal itu disampaikan Hidayat dalam press gathering media bertema “Bergerak Untuk Jakarta Juara” di Jakarta, Kamis (3/9/2026). Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah, Sekretaris Umum KONI DKI, Aminulah, Wakil Ketua Umum I, Fatchul Anas dan Wakil Ketua Umum V Anondo Eko, juga Bendahara Umum Hadameon Aritonang.

“PON Pantai bukan hanya soal prestasi. Kami ingin kegiatan olahraga nasional ini ikut menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMKM di sekitar lokasi,” ujar Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini dalam keterangan kepada media.

Hidaya mengungkapkan ‘Bergerak Untuk Jakarta Juara’ adalah komitmen KONI DKI untuk mewujudkan harapan warga Jakarta yang merindukan menjadi Juara Umum PON 2028.

“KONI terus bergerak dan ini menjadi PR dan tantangan kita bersama untuk mewujudkan juara umum,” sambungnya.

PON Pantai Ancol akan mempertandingkan 10 cabang olahraga dengan 11 disiplin, yakni Akuatik, Bola Basket 3×3, Bola Voli Pantai, Bola Tangan Pantai, Layar, Modern Pentathlon, Rugby Pantai, Selam Laut, Teqball, dan Triathlon.(**)

SEATTLE, MP – Bilal Hasan tampil mengesankan pada debutnya mentas di UFC. Untuk bisa merebut titel, fighter berdarah Indonesia itu punya jalan panjang.

Bilal mentas di UFC akhir pekan lalu. Ia melawan Nilson Rojas pada kelas terbang di UFC Shanghai, dan menang KO pada ronde kedua.

Bilal langsung digadang-gadang jadi bintang UFC berikutnya. Namun sebelum itu, ia harus bisa memenangi duel-duel berikutnya.

Kemenangan atas Rojas belum membuat Bilal masuk ranking 15 besar fighter UFC. Petarung berjuluk The IndoNinja itu menegaskan, akan ada jalan panjang untuk bisa merebut titel.

Bilal memprediksi, dirinya butuh tujuh pertarungan untuk bisa bersaing meraih sabuk juara. Ia harus melawan beberapa fighter di luar ranking lebih dulu.

“Mungkin saya ingin bertarung melawan dua atau tiga petarung di luar peringkat 15 besar, kemudian saya ingin tiga pertarungan melawan peringkat 15 besar, dengan yang keempat akan jadi perebutan gelar,” kata Bilal Hasan dalam interview di chanel Youtube Jaiden Cable.

“Jadi mungkin itu, (butuh) tujuh pertarungan,” katanya.

Saat ini sabuk kelas terbang dipegang Joshua Van. Bilal ditanya kapan kira-kira ia bisa mengejar The Fearless?

“Saya tak tahu. Dia (Van) harus mengalahkan Alexander Pantoja (ranking pertama UFC) dulu, dan Pantoja itu lawan yang tangguh. Jadi, mungkin sekitar satu setengah tahun lagi,” kata Bilal Hasan menargetkan.(**)

JAKARTA, MP – Sarinah bersama Mills dan Ghea Fashion Studio resmi meluncurkan seragam resmi Tim Indonesia untuk ajang 20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Seragam tersebut memadukan unsur wastra Nusantara dengan desain modern serta kebutuhan performa atlet.

Dalam kolaborasi ini, Sarinah bertindak sebagai kurator desain bersama Mills selaku Official Apparel Partner. Keduanya menggandeng desainer kenamaan Ghea Panggabean melalui Ghea Fashion Studio untuk menerjemahkan kekayaan tekstil dan seni tradisional Indonesia ke dalam apparel olahraga.

Koleksi tersebut mengusung tema “Woven by Hope. Strengthened by the Same Spirit. Carrying Indonesia in Every Step.” Narasi itu menggambarkan semangat persatuan, harapan, dan perjuangan para atlet Indonesia di panggung olahraga internasional.

Dua unsur budaya Nusantara menjadi inspirasi utama desain, yakni Gorga dari Tanah Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.

Gorga, yang dikenal sebagai seni ukir tradisional khas Toba, ditampilkan melalui bentuk ornamen yang tegas. Motif tersebut merepresentasikan kekuatan dan perlindungan, sekaligus menggambarkan keberanian serta keteguhan mental atlet ketika menghadapi persaingan.

Sementara itu, motif kain Limar digunakan untuk memperkuat karakter koleksi. Wastra khas Sumatera Selatan tersebut dimaknai sebagai simbol kehormatan, keunggulan, dan kemuliaan.

Permainan warna dan efek gradasi pada elemen Limar juga menggambarkan keberagaman latar belakang atlet Indonesia yang bersatu dalam satu kontingen dan satu tujuan untuk mengharumkan nama Merah Putih.

“Sebagai retail-based cultural experience center, Sarinah bangga dapat kembali mengkurasi arah visual apparel Tim Indonesia. Kolaborasi bersama Ghea Fashion Studio dan Mills untuk Asian Games 2026 bukan sekadar menghadirkan pakaian olahraga, melainkan sebuah penegasan gaya bahwa warisan budaya Nusantara dapat terus hadir dan berdaya saing di panggung global,” ujar Direktur Utama Sarinah, Raisha Syarfuan.

Menurut Raisha, nilai-nilai yang terkandung dalam Gorga dan Limar diharapkan dapat memberikan energi tambahan bagi para atlet dalam menjalani setiap pertandingan.

Pertama Kali Ghea Panggabean Mendesain Busana Olahraga

Peluncuran seragam Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 juga menjadi momen spesial bagi Ghea Panggabean. Tahun ini menandai 45 tahun dedikasinya dalam merawat dan mengembangkan wastra Nusantara.

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi pengalaman pertama Ghea Panggabean dalam merancang busana olahraga.

“Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, sedangkan Limar merepresentasikan kehormatan dan keunggulan,” kata Ghea.

Ia berharap perpaduan kedua unsur tersebut dapat menjadi bagian dari energi dan kepercayaan diri atlet ketika memasuki arena pertandingan.

“Fokus utama kami saat merancangnya adalah agar saat atlet kita melangkah ke arena, mereka tidak hanya merasa kuat dan percaya diri, tetapi juga bangga membawa keanggunan serta identitas Nusantara,” sambungnya.

Mills Pastikan Seragam Mendukung Performa Atlet

Setelah arah visual ditetapkan, Mills menerjemahkan karakter desain tersebut ke dalam rangkaian apparel yang disiapkan untuk mendampingi Tim Indonesia selama Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

CEO Mills, Tjia Kong Hou, mengatakan desain seragam tidak hanya memperhatikan aspek visual, tetapi juga kebutuhan performa atlet.

“Melalui kolaborasi ini, kami menghadirkan rangkaian apparel yang memadukan karakter desain dengan kebutuhan performa para atlet, sehingga mereka dapat tampil dengan percaya diri saat membawa Merah Putih di panggung kompetisi,” ujar Tjia.

Ia menambahkan, Mills merasa bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan kontingen Indonesia di Asian Games 2026.

Seragam Jadi Simbol Persatuan Tim Indonesia

Chief de Mission Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, menilai seragam resmi tersebut memiliki makna lebih dari sekadar perlengkapan kontingen.

Menurutnya, para atlet telah memberikan waktu dan tenaga untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Karena itu, dukungan di luar arena menjadi bagian penting untuk membantu atlet berkonsentrasi memberikan performa terbaik.

“Kita bertanding sebagai satu kesatuan kontingen yang dikuatkan oleh semangat pantang menyerah dan rasa persatuan yang sama. Atlet sudah memberikan begitu banyak waktu dan tenaga untuk berlatih. Tugas kami adalah memberikan dukungan terbaik di luar arena, agar mereka bisa fokus bertanding,” kata Todotua.

Ia berharap seragam tersebut dapat menumbuhkan rasa bangga para atlet saat bertanding membawa nama Indonesia.

“Dari jersey ini, kami berharap para atlet ada rasa bangga untuk bertarung dengan kepala tegak untuk mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026,” ujarnya.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, turut menyambut positif kolaborasi tersebut.

Okto menilai apparel Tim Indonesia dapat menjadi medium untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

“Apparel Tim Indonesia bukan sekadar pakaian yang dikenakan para atlet, tetapi juga representasi identitas dan kebanggaan bangsa. Kolaborasi Sarinah, Ghea Fashion Studio, dan Mills menghadirkan kekayaan wastra Nusantara dalam bentuk yang modern dan relevan dengan kebutuhan atlet,” kata Okto.

Menurutnya, perpaduan budaya dan olahraga melalui seragam tersebut menunjukkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat tampil dalam bentuk yang relevan di panggung internasional.

“Setiap kali para atlet mengenakan apparel ini, ada cerita tentang Indonesia yang ikut mereka bawa. Dari keberagaman budaya kita, lahir satu identitas sebagai Tim Indonesia,” lanjutnya.

Okto berharap seragam tersebut menjadi pengingat bagi para atlet bahwa perjuangan mereka di arena mendapat dukungan dari masyarakat Indonesia.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang. Tim Indonesia akan membawa semangat persatuan dan keberagaman budaya Nusantara dalam perjalanan mereka menghadapi persaingan olahraga Asia.

Berangkat dari keberagaman budaya menuju satu identitas, Merah Putih akan menjadi simbol utama yang menyatukan perjuangan para atlet Indonesia di Asian Games 2026.(**)

JAKARTA, MP – Monza melangkah ke babak 16 besar Coppa Italia 2026/2027 setelah mengalahkan Torino 1-0 di Stadio Olimpico Grande Torino, Selasa (1/9/2026) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Dany Mota menjadi penentu kemenangan I Biancorossi lewat gol pada masa tambahan waktu babak pertama.

Kemenangan tersebut terasa spesial bagi Monza karena menjadi kemenangan pertama mereka di markas Torino sepanjang sejarah. Hasil ini sekaligus mengantarkan Monza ke babak 16 besar Coppa Italia untuk menghadapi AC Milan di San Siro.

Dany Mota Antar Monza Singkirkan Torino

Monza langsung mendapat tekanan pada awal pertandingan. Torino bahkan memiliki peluang melalui Gaetano Oristanio yang tendangannya membentur tiang pada menit pertama.

Namun, setelah itu Monza mampu mengambil kendali permainan. Tim asuhan Ivan Juric beberapa kali mengancam pertahanan Torino melalui Ruben Forson, Pedro Mota Carvalho, hingga Ricardo Mangas.

Monza sempat mendapatkan penalti pada menit ke-33 setelah Bakoune dijatuhkan Fortini di area terlarang. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah wasit meninjau VAR karena terdapat posisi offside dalam proses terjadinya pelanggaran.

Monza tidak menyerah. Menjelang turun minum, Dany Mota hampir membuka keunggulan melalui sundulan yang membentur mistar.

Gol yang ditunggu akhirnya datang pada masa tambahan waktu babak pertama menit 45+2. Mota memanfaatkan umpan Forson dari jarak dekat untuk membawa Monza unggul 1-0.

Torino berusaha memberikan respons setelah jeda. Namun, Monza mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Skor 1-0 pun bertahan dan memastikan Monza menyingkirkan Torino dari Coppa Italia. Torino juga harus menerima kekalahan ketiga secara beruntun setelah sebelumnya gagal meraih hasil positif di Serie A.

Monza Cetak Sejarah di Markas Torino

Kemenangan atas Torino bukan sekadar tiket menuju babak berikutnya.

Monza mencatat sejarah karena untuk pertama kalinya berhasil memenangkan pertandingan di kandang Torino. Sebelumnya, pertemuan kedua tim di Piemonte belum pernah menghasilkan kemenangan untuk Monza.

Catatan tersebut membuat kemenangan ini menjadi modal berharga bagi skuad Ivan Juric. Apalagi, Monza baru kembali tampil di Serie A setelah memenangkan play-off promosi pada musim lalu.

Perjalanan mereka di Coppa Italia musim ini juga berjalan cukup baik. Sebelum menghadapi Torino, Monza mengalahkan Avellino dengan skor 3-0 pada babak 32 besar.

AC Milan Sudah Menunggu Monza

Tantangan Monza berikutnya jauh lebih berat. Mereka akan menghadapi AC Milan pada babak 16 besar Coppa Italia 2026/2027.

Laga ini bakal menarik karena Monza bentrok dengan salah satu klub terbesar Italia. Milan tentu lebih diunggulkan dari sisi sejarah dan kualitas skuad dalam laga tersebut. Namun, kemenangan di Turin memberikan kepercayaan diri tambahan bagi pasukan Juric.

JAKARTA, MP – Pratama Arhan harus menjalani operasi untuk menangani cedera patah tulang jari yang dialaminya saat membela Persija Jakarta. Meski demikian, bek berusia 24 tahun itu tetap diperbolehkan menjalani latihan bersama tim selama masa pemulihan.

Cedera tersebut dialami Arhan ketika Persija Jakarta menghadapi Brisbane Roar dalam laga uji coba di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu, 29 Agustus 2026.

Arhan mengalami cedera pada bagian jarinya dalam pertandingan tersebut. Namun, kondisi itu tidak membuatnya meninggalkan lapangan lebih awal. Ia tetap melanjutkan pertandingan hingga peluit akhir dan turut membantu Persija meraih kemenangan telak 4-0 atas Brisbane Roar.

Setelah pertandingan, tim medis Persija terus memantau kondisi Arhan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pemain yang juga merupakan bagian dari Timnas Indonesia tersebut didiagnosis mengalami fraktur phalanx atau patah tulang pada bagian jari.

Berdasarkan pernyataan resmi klub, Arhan kemudian dijadwalkan menjalani operasi pada Selasa, 1 September 2026.

Dokter Persija, dr. Muhammad Andeansah, Sp.K.O., mengatakan proses pemulihan Arhan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat hingga enam pekan. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak membuat Arhan harus sepenuhnya menepi dari aktivitas latihan.

“Pemulihan selama 4–6 minggu. Tapi selama itu dia masih bisa tetap latihan dan bertanding,” kata Andeansah dalam pernyataan resmi klub pada Selasa (1/8/2026).

Dengan kondisi tersebut, Arhan tetap memiliki peluang untuk menjalani latihan bersama skuad Persija selama masa pemulihan. Intensitas dan jenis latihan tentunya akan disesuaikan dengan kondisi cedera serta rekomendasi tim medis.

Kabar tersebut menjadi angin segar bagi Persija yang tengah bersiap menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027. BRI Super League merupakan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Persija dijadwalkan mengawali kiprahnya dengan menghadapi Borneo FC Samarinda dalam laga tandang. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu, 4 September 2026.

Selain Arhan, Persija masih memiliki sejumlah pemain yang berada dalam proses pemulihan cedera. Mereka adalah Andritany Ardhiyasa, Eksel Runtukahu, Dony Tri Pamungkas, dan Kwon Chang-hoon.

Kehadiran Arhan dalam sesi latihan menjadi kabar positif bagi Persija. Meski harus menjalani pemulihan pascaoperasi, sang pemain tetap dapat menjaga kebugaran dan mengikuti program tim dengan penyesuaian dari tim medis.(**)

Scroll to Top