Berita Populer

Berita Terbaru

KALTIM

BONTANG, MANDAUPOST – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Sosialisasi dan Workshop Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 29 Tahun 2023 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Daerah, Selasa (14/10) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Equator ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM, Lukman.

Dalam sambutannya, Lukman menegaskan bahwa Perwali Nomor 29 Tahun 2023 merupakan fondasi utama dan pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam berkomunikasi kedinasan secara tertulis. Ia menekankan pentingnya kesadaran bahwa naskah dinas bukan hanya sekadar kebutuhan administratif, melainkan cerminan langsung dari profesionalisme dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Harus disadari bersama, sebuah naskah dinas yang disusun dengan kaidah dan format yang baik bukan hanya sekadar administrasi. Naskah dinas yang tertata rapi merupakan cerminan langsung dari profesionalisme, kredibilitas, dan tata kelola yang baik dalam sebuah organisasi. Kualitas surat-menyurat kita menunjukkan kualitas kerja kita,” katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pedoman tata naskah dinas harus dijadikan acuan bersama agar penyelenggaraan administrasi kedinasan di lingkungan Pemkot Bontang dapat berjalan seragam, terstandar, dan akuntabel.

“Tujuan utama dari penetapan Perwali ini jelas, yaitu untuk menciptakan kelancaran komunikasi tulis yang efektif dan efisien dalam rangka mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang optimal di Kota Bontang,” ucap Lukman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang Retno Febri Aryanti dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri atas staf, sekretaris kelurahan, hingga kasubag dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bontang.

Retno berharap sosialisasi ini dapat memperkuat pemahaman dan penerapan Perwali 29/2023 di setiap unit kerja, sehingga seluruh proses surat-menyurat pemerintahan menjadi lebih tertib dan sesuai standar.

“Kami berharap agar setiap pencipta surat di lingkungan OPD, mulai dari staf hingga pimpinan, dapat memperhatikan dan menjadikan Peraturan Wali Kota Nomor 29 Tahun 2023 sebagai acuan utama dalam menciptakan setiap naskah dinas,” ujarnya. Mari kita pastikan, lanjut Retno, semua korespondensi kita sudah sesuai dengan standar yang berlaku.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi paparan teknis dan praktik penyusunan tata naskah dinas, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas peserta dalam menerapkan prinsip administrasi pemerintahan yang profesional, efektif, dan akuntabel di Kota Bontang.(**)

MAHAKAM ULU, MANDAUPOST – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi PA/KPA, PPK, dan Pejabat Pengadaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, yang diselenggarakan di ruang ballroom Kantor Bupati Lt.3. Selasa (14/10).

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Turut hadir, Wakil Bupati (Wabup) Mahulu, Suhuk, Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu, Stephanus Madang, Narasumber, Yeffri Purnama, serta Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Mahulu.

Dalam sambutannya, Bupati Angela Idang Belawan menyampaikan bahwa pengadaan barang dan jasa bukan hanya persoalan administrasi atau belanja anggaran, tetapi menjadi instrumen strategis yang menentukan keberhasilan pembangunan.

“Melalui proses pengadaan, visi pembangunan dan program pelayanan masyarakat diwujudkan dalam bentuk nyata. Karena itu, setiap aparatur harus memahami tanggung jawab besarnya dalam memastikan pengadaan berjalan bersih, efisien, dan berdampak bagi rakyat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa di tengah perubahan regulasi dan perkembangan teknologi, aparatur harus adaptif, profesional, dan berintegritas. Proses pengadaan harus mampu menjawab tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas, sekaligus menjadi contoh praktik pemerintahan yang bersih.

Lebih lanjut, Angela Idang Belawan menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan LKPP Nomor 7 Tahun 2021 tentang Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Regulasi tersebut menegaskan pentingnya kompetensi dan sertifikasi bagi seluruh aparatur pengadaan agar sistem yang dijalankan kredibel dan berdaya saing.

Selaras dengan Visi Mahulu Melaju, Angela Idang Belawan menegaskan bahwa Maju, melalui peningkatan kapasitas SDM pengadaan yang kompeten dan profesional, Merata, dengan pemerataan kompetensi di seluruh perangkat daerah agar kualitas layanan publik seragam, dan Berkelanjutan, melalui penerapan sistem pengadaan yang bersih, digital, dan adaptif terhadap perkembangan regulasi.

“Kegiatan ini juga merupakan wujud pelaksanaan Misi Kelima Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, yaitu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, responsif, kolaboratif, dan berintegritas,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi kepada Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setkab Mahulu yang telah memprakarsai kegiatan ini. Ia juga berterima kasih kepada narasumber yang telah berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam bidang pengadaan.

“Semoga kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh aparatur Mahulu untuk terus belajar, memperbaiki sistem kerja, dan memahami makna integritas dalam setiap proses pengadaan,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Angela Idang Belawan mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pelatihan ini sebagai pijakan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Mari kita wujudkan Mahulu yang melaju dengan semangat kerja sama, inovasi, dan pelayanan publik yang berkeadilan. Pengadaan yang bersih adalah fondasi pemerintahan yang dipercaya rakyat,” pungkas Bupati.(**)

BERAU, MANDAUPOST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui jajaran terkait bergerak cepat menindaklanjuti musibah kebakaran yang melanda SMP Negeri 1 Segah. Wakil Bupati Berau, H. Gamalis, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappelitbang, dan perwakilan BPKAD meninjau langsung lokasi sekolah yang terdampak, pada Senin (13/10).

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, sekaligus memastikan proses belajar mengajar tetap dapat berjalan pasca peristiwa kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati H. Gamalis menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa sekolah dan para siswa.

“Pertama, tentu kita turut berduka atas terjadinya musibah kebakaran ini. Baik kepada masyarakat terdampak, maupun khususnya kepada anak-anak kita yang sedang menimba ilmu di SMPN 1 Segah,” ujar Gamalis.

Kebakaran tersebut menghanguskan delapan ruang kelas dan berdampak pada sekitar 575 siswa. Meski kondisi ini mengganggu aktivitas belajar, langkah cepat telah diambil oleh Dinas Pendidikan, Bappelitbang, dan BPKAD untuk memastikan kegiatan belajar tetap berlangsung.

“Dinas terkait langsung bergerak cepat agar ini bisa segera diatasi, karena menyangkut nasib anak-anak kita yang sedang belajar,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Gamalis menjelaskan bahwa pembangunan ulang gedung sekolah belum dapat dilaksanakan tahun ini. Waktu yang tersisa dalam tahun anggaran 2025 tidak memungkinkan untuk memulai pembangunan melalui perubahan APBD, sehingga perencanaan pembangunan akan dialihkan ke APBD murni tahun 2026.

“Insyaallah perencanaannya segera dimatangkan. Kalau lelang dini bisa dilakukan, maka proses pembangunan bisa cepat berjalan. Targetnya, dalam enam bulan pembangunan bisa selesai,” jelasnya

Sambil menunggu pembangunan baru, pihak sekolah mengambil langkah inisiatif agar proses belajar tetap berjalan dengan memanfaatkan empat ruang kosong yang masih tersisa. Setiap ruang digunakan untuk dua kelas dengan sistem belajar lesehan.

“Anak-anak belajar lesehan karena kita belum punya fasilitas meja dan kursi. Kami berharap pihak perusahaan bisa membantu, misalnya menyumbangkan meja lesehan atau karpet belajar, agar anak-anak tetap nyaman mengikuti pelajaran,” tutur Gamalis.

Adapun estimasi kebutuhan anggaran untuk pembangunan kembali SMPN 1 Segah mencapai sekitar Rp7 miliar, mencakup pembangunan ruang kelas baru (RKB), pagar sekolah, laboratorium, WC, serta perlengkapan mebel.

Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses pembangunan agar para siswa dapat kembali belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan representatif.(**)

KUTAI TIMUR, MANDAUPOST – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi membuka lomba memasak yang di ikuti oleh seluruh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) yang berasl dari 18 Kecamatan.

Lomba memasak yang menggunakan bahan dasar ikan tersebut menjadi bagian dari peringatan hari jadi Kabupaten Kutim ke 26. Berlangsung di Gedung Wanita (GW) kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Sangatta Utara. Senin (13/10).

Wabup Mahyunadi yang hadir mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman yang berhalangan hadir mengatakan, lomba bukan hanya sebatas ajang kompetisi mencari gelar juara , namun, lebih adri itu, kegiatan ini jua bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingya mengkonsumsi ikan yang di kenal sebagai sumber protein yang baik bagi tubuh.

“Kegiatan ini juga merupakan sarana edukasi dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan,” jelasnya.

Wabup Mahyunadi juga berharap kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kreativitas, minat dan kebiasaan masyarakat dalam mengkonsumsi ikan yang di ketahui mampu membantu meminimalisir permasalahan gizi, seperti Stunting.

“Selain memiliki kandungan yang baik. Kalau kita bisa kreatif. Makanan olahan ikan juga memiliki nilai ekonomis, apabila kita bisa mengolah dengan baik dan benar, saya yakin ibu-ibu pasti sudah ahli dan paham bagaimana mengolah makanan berbahan dasar ikan ini,” paparnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kutim, Siti Robiah Ardiansyah melalui Ketua Bidang I TIP PKK, Masriati Mahyunadi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari program utama TP PKK Kutim dalam untuk membantu meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui konsumsi pangan bergizi dan aman. Salah satunya dengan mengkonsumsi ikan yang di kenal sebagai sumber protein yang sangat penting dan kaya akan omega 3 yang sangat bermanfaat untuk kecerdasan dan kesehatan tubuh.

“Kami berharap hasil dari lomba ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk mengkonsumsi ikan secara rutin. Semakin sering ikan diolah di rumah semakin baik pula gizi keluarga kita,” pungkasnya.

Diketahui, lomba tersebut di bagi menajdi dua sesi yakni memasak secara langsung dan kudapan berbahan dasar ikan. Dengan menghadirkan tiga dewan juri yang berasal dari Royal Victoria Sangatta, Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahan Pangan Kutim.(**)

MAHAKAM ULU, MANDAUPOST – Dalam upaya melestarikan budaya dan memperkuat nilai gotong royong masyarakat, Wakil Bupati (Wabup) Mahakam Ulu (Mahulu), Suhuk, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu, Stephanus Madang, turut serta dalam kegiatan Menugal Menanam Padi Gunung bersama masyarakat Kampung Ujoh Bilang, yang berlangsung di Ladang Paroki Ujoh Bilang, Senin (13/10) pagi.

Kegiatan menugal ini merupakan tradisi turun-temurun yang menandai dimulainya musim tanam padi ladang bagi masyarakat di wilayah pedalaman Mahulu. Tradisi ini tidak hanya memiliki makna pertanian, tetapi juga sarat nilai kebersamaan dan doa untuk hasil panen yang melimpah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Suhuk menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat yang masih mempertahankan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari.

“Tradisi menugal ini bukan sekadar menanam padi, tetapi juga simbol kebersamaan, kerja keras, dan harapan akan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah tentu mendukung kegiatan seperti ini karena menjadi bagian dari identitas dan budaya Mahulu,” ujar Wabup.

Wabup melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Mahulu menempatkan pelestarian tradisi seperti Menugal sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah.

“Sebab, pembangunan yang sejati bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun peradaban dan karakter manusia. Pembangunan yang kokoh harus bertumpu pada kebudayaan yang hidup dan memberi makna bagi rakyatnya,” ucapnya.

Wabup juga mengajak, melalui semangat Menugal, marilah perkuat tekad bersama untuk membangun ketahanan pangan daerah yang tangguh dan berkelanjutan.

“Pemerintah akan terus mendorong inovasi pertanian lokal, penguatan kelembagaan tani, serta pengelolaan lahan yang bijaksana agar kesejahteraan petani dan kelestarian alam berjalan seiring,” katanya.

Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan, bersama masyarakat setempat. Usai kegiatan menugal, seluruh peserta menikmati santapan bersama sebagai wujud syukur dan persaudaraan.

Dalam kesempatan ini hadir juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Teguh Santoso, sejumlah kepala OPD, Unsur Anggota Polri, TNI, Para Pastor, Suster, Petinggi dan Warga Kampung Ujoh Bilang.(**)

PASER, MANDAUPOST – Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari, melalui Sambutan Bupati yang dibacakannya menyatakan harapannya agar olahraga di Kabupaten Paser semakin berkembang, sejalan dengan digelarnya Kejuaraan Terbuka Panahan Dalam Ruangan (Indoor Open Archery Tournament) Bupati Paser Cup I di GOR Tapis. Senin, (13/10).
​Kejuaraan tersebut secara resmi dibuka oleh Wabup Ikhwan mewakili Bupati. Ia juga menyatakan komitmennya terhadap kemajuan olahraga di Paser dan bertekad menjadikan Paser sebagai Kota Wisata Olahraga di Kalimantan Timur (Kaltim).
​Dalam sambutan Bupati, Wabup Ikhwan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Paser terus mendorong semua cabang olahraga (cabor) untuk menyelenggarakan kejuaraan di Paser, didukung dengan pembangunan fasilitas gedung yang memadai.
“kami merharap semua canor dapat dipertandingkan di Paser, tentu dengan gasilitas yang memadai dimana saat ini sedang terus kamis kerjakan alhamdulillah berbagai kejuaraan baik itu tingkat kabupaten, regional dan nasional silih berganti dilaksanakan di kawasan olahraga Tapis. Ini menjadi penyemangat kami dan semoga dapat terus berlanjut,” terangnya.
Hal ini menjadi penyemangat, dan diharapkan kejuaraan seperti ini dapat menjadi rutinitas atau calendar events, bukan hanya saat menyambut Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV).
​Kabupaten Paser sendiri ditunjuk sebagai tuan rumah PORPROV Ke-8 Kaltim Tahun 2026, dengan panahan menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan. Wabup Ikhwan berharap turnamen ini akan melahirkan atlet-atlet profesional yang tidak hanya membanggakan di tingkat Kaltim, tetapi juga ke tingkat nasional dan internasional.
​Perkembangan panahan di Paser telah menunjukkan prestasi, meskipun pembentukan Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Paser tergolong sedikit terlambat. Atlet Panahan Paser pernah meraih medali emas pada Kejurnas Yunior di Jawa Barat tahun 2025, medali emas pada Pra Porprov di Samarinda tahun 2025, dan Medali Emas Compound Beregu pada kejuaraan Internasional Archery Tournament (Kerajaan Malaysia) di Johor Baru Tahun 2024.
​Turnamen ini semakin bergengsi karena dipimpin oleh Aparat Pertandingan bersertifikat Nasional, serta didukung Hakim, Result Manager, dan Field Crew yang ditunjuk oleh PERPANI Pengurus Provinsi Kalimantan Timur.
​Kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari luar Paser, di antaranya dari Samarinda, PPU, Balikpapan, dan Kutai Kertanegara. Wabup Ikhwan pun mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan ajang ini sebagai sarana silaturahmi, rekreasi, serta menikmati kuliner khas dan wisata Paser, seperti Gunung Boga atau yang biasa dikenal dengan sebutan Gunung Embun. ​Turnamen Panahan Indoor Open Archery Bupati Paser Cup I 2025 ini dibuka secara resmi.(**)

BONTANG, MANDAUPOST – Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat kualitas sumber daya manusianya melalui Pelatihan Manajemen Talenta Tahun 2025, yang digelar di Ruang Pirus Grand Equator Hotel, Senin (13/10) pagi. Kegiatan ini diikuti 65 peserta dari kalangan pejabat eselon III dan IV di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bontang.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlinawaty, mewakili Wali Kota Bontang. Dalam sambutannya, Aji menegaskan bahwa sumber daya manusia aparatur (ASN) merupakan aset strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Tidak ada kebijakan, program, maupun layanan publik yang dapat berjalan optimal tanpa dukungan ASN yang memiliki kompetensi, integritas, dan motivasi berprestasi,” ujar Aji.

Lebih lanjut, Sekda Aji mengajak seluruh peserta untuk menanamkan paradigma baru dalam memandang peran ASN di era reformasi birokrasi modern.

“Melalui kegiatan ini, saya mengajak kita semua untuk menanamkan pemahaman bahwa setiap ASN adalah talenta, bukan sekadar ‘pegawai yang digaji’. Mereka memiliki potensi, nilai, dan kapasitas yang jika dikelola dengan baik akan menjadi kekuatan transformasi birokrasi,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan SDM aparatur, Aji menyampaikan bahwa Pemkot Bontang melalui BKPSDM terus berproses menuju penerapan Sistem Terpadu Pengembangan Kompetensi ASN dan ASN Corporate University.

“Keduanya akan menjadi wadah untuk mengorkestrasi berbagai bentuk pembelajaran — mulai dari diklat, coaching, mentoring, knowledge sharing, hingga proyek inovasi — dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Inilah momentum kita untuk menyelaraskan pelatihan ini dengan arah besar reformasi birokrasi tematik, yaitu Birokrasi Berdampak, yang hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto, dalam laporannya menyoroti tantangan yang masih dihadapi dalam pengelolaan ASN. Mulai dari pola mutasi dan promosi yang belum sepenuhnya berbasis kompetensi, hingga minimnya sistem identifikasi dan pembinaan talenta unggul yang berkelanjutan.

“Diperlukan sistem manajemen talenta yang terstruktur agar potensi setiap ASN dapat dikenali, dikembangkan, dan ditempatkan sesuai kapasitasnya. Dengan begitu, pengisian jabatan akan lebih tepat sasaran dan berdampak pada peningkatan kinerja organisasi,” ucap Sudi.

Sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan Soni Sultana, Kepala Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarmasin, bersama jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Sekda Aji Erlinawaty dan Kakanreg Soni Sultana juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun dan SK Kenaikan Pangkat kepada tiga ASN, termasuk Kepala Dinas Perhubungan Kota Bontang, dr. Bahauddin.

Pelatihan ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata Pemkot Bontang dalam mencetak ASN unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan birokrasi masa depan.(**)

KUTAI KARTANEGARA, MANDAUPOST – Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan terpadu( Posyandu) Kabupaten Kutai Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman menerima rombongan Tim Verifikasi Lomba Posyandu 6 ( Standar Pelayanan Minimal ) SPM Provinsi Kaltim di Posyandu Anggrek Suka Damai Kecamatan Muara Badak, Senin(13/10).

Tampak mendampingi dalam acara tersebut Camat Muara Badak Arpan, Forkopimcam Muara Badak, Sekretaris DPMD Yusran, Ketua Tim Pembina Posyandu Muara Badak Valeria Arfan, para Perangkat Daerah Pemangku 6 SMP, para kades dan sejumlah undangan terkait lainnya.

Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman, mengucapkan selamat datang kepada rombongan Tim penilai Lomba Posyandu 6 SPM Provinsi Kaltim yang telah mempercayakan Posyandu Anggrek Desa Suka Damai masuk 3 (tiga) besar dalam lomba Posyandu SPM Tingkat Provinsi Kaltim. Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman mengapresiasi kerja keras Tim Pembina Posyandu Desa dan Pengurus Posyandu Anggrek sehingga masuk 3 (tiga) besar lomba Posyandu Tingkat Provinsi Kaltim semoga menjadi yang terbaik.

Andi Deezca Aulia Rahman juga melaporkan bahwa jumlah lembaga Posyandu di Kukar saat ini berjumlah 827 (delapan Ratus Dua Puluh Tujuh) lembaga Posyandu dengan jumlah kader sebanyak 8.620 kader dan pengurus berjumlah 7.359 orang.
Ia juga menambahkan bahwa struktur kelembagaan Posyandu 6 SPM sudah terbentuk di level kecamatan hingga desa. Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) adalah inovasi Posyandu yang memperluas layanannya tidak hanya kesehatan ibu dan anak menjadi enam bidang pelayanan dasar yang mencakup kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan, sosial, serta ketentraman dan ketertiban umum. Tujuannya adalah untuk menciptakan pusat layanan yang lebih komprehensif di tingkat kelurahan atau desa guna memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat. Program ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

Saat ini ketua Tim Pembina Posyandu sudah melakukan pendaftaran ke Direktorat Jendral Bina Pemerintahan Desa untuk mendapatkan nomor registrasi atau nomor induk Posyandu. Adapun tindak lanjut dalam rangka memperkuat pelaksanaan bagi Posyandu yang dilakukan oleh Tim Pembina Posyandu Kabupaten yaitu : penyamaan persepsi perangkat daerah pengampu 6 (enam) SPM . Melakukan rakor Tim Pembina Posyandu dan Penguatan Tim Pembina Posyandu, menyusun program kerja Tim Pembina Posyandu semua jenjang/tingkatan. Optimalisasi peran tim pembina Posyandu, pendanaan operasional Tim Pembina Posyandu, lokasi khusus (Lokus) Posyandu 6 SPM, melanjutkan penyelesaian Perbup bersama Perangkat daerah Pengampu 6 SPM, melakukan pembinaan, monitoring, supervisi pelaksanaan Posyandu 6 SPM, peningkatan kapasitas pengurus & kaderisasi Posyandu, pengembangan sarana dan prasarana Posyandu, serta penyiapan penganggaran pelaksana Posyandu ( pengurus dan kader)

Sementara itu, menurut Tim verifikasi lomba Posyandu Provinsi Kaltim Roslindawati berharap melalui penilaian ini dapat meningkatkan pemberdayaan Masyarakat disekitar kita, meningkatkan Kesehatan ibu,bayi dan balita, remaja serta para lansia. Sekaligus memberikan motivasi kepada kader kader posyandu Kabupaten/kota bagaimana untuk meningkatkan gizi dan Kesehatan bagi Masyarakat.Tim terdiri dari Dinas Pengampu 6 SPM Tingkat Provinsi yaitu DPMD Kaltim, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perkim dan Satpol PP, Kaltim
Acara dilanjutkan dengan mendengarkan paparan Ketua Tim Posyandu Selviani yang memaparkan tentang beberapa inovasi yang telah mereka lakukan diantaranya berfokus pada penjemputan lansia secara door-to-door (Ojek Lansia/Cap Jempol), penyediaan makanan tambahan (PMT) dari hasil kebun lokal (Kolam Balitaku), serta program penyuluhan remaja dan perayaan ulang tahun balita. Inovasi Makan Ati (Kolam ikan untuk pencegahan stunting), Kabar Hanaya (Gerakan tanaman obat keluarga sehat dan berdaya),Inovasi cemilan (cegah kehamilan dini).

Program-program ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, memastikan tidak ada warga yang terlewat dari layanan kesehatan, dan mempererat kedekatan emosional dengan posyandu. Alhamdulillah banyak prestasi yang sudah diraih dan berhasil meraih predikat posyandu terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2025 dan mewakili Kaltim ke tingkat nasional. Ini semua tidak terlepas dukungan dari Pemkab Kukar, Pemerintah Kecamatan Bersama dinas instansi terkait dan seluruh kader posyandu semangatnya luar biasa untuk mengedukasi lingkungan. Zaman dulu posyandu jadi kunci di masing-masing desa. Dari posyandu, informasi cepat, seperti anak dengan gizi buruk, dan lainnya,ujar Selviani. Acara dilanjutkan dengan penilaian dimasing masing kelompok kerja Pokja Posyandu.(**)

BERAU, MANDAUPOST – Wakil Bupati Berau, Gamalis, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 tingkat Kecamatan Tanjung Redeb, yang digelar di halaman Masjid Rayatul Ikhlas, Tanjung Redeb, Jumat (10/10).

Kegiatan keagamaan tahunan ini diikuti oleh kafilah dari seluruh kelurahan di Kecamatan Tanjung Redeb. Pembukaan berlangsung meriah dan khidmat, diwarnai dengan pawai taaruf, penampilan marawis, serta lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan suasana.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Berau Gamalis menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan MTQ. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai keislaman dan membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“MTQ ini diharapkan menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan berjiwa Qurani,” ujar Gamalis dalam sambutannya.

Sementara itu, lurah Tanjung Redeb dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ ke-55 ini akan berlangsung selama 5 hari dari tanggal 10 Oktober sampai dengan 14 Oktober 2025 dengan mempertandingkan sejumlah cabang, seperti tilawah, tahfidz, syarhil, dan qira’at Al-Qur’an. Ia juga berharap ajang ini dapat menjadi sarana pencarian bibit unggul untuk mewakili Tanjung Redeb pada MTQ tingkat kabupaten mendatang.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Tanjung Redeb.

Acara ditutup dengan penekanan tombol oleh Wakil Bupati  sebagai tanda resmi dimulainya MTQ ke-55 tingkat Kecamatan Tanjung Redeb tahun 2025.(**)

KUTAI TIMUR, MANDAUPOST – Momen hari jadi Kabupaten ke 26 di manfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) untuk memberikan penghargaan kepada para pegawai yang telah mengabdikan diri dengan penuh tanggung jawab dalam membantu keberlangsungan pemerintahan.

Bertempat di ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi (BP) Pusat Perkantoran Sangatta, Sabtu (11/10). Bupati Ardiansyah Sulaiman secara simbolis memberikan tanda penghargaan Satyalencana Karya Satya perwakilan pegawai yang telah memasuki mas kerja masing-masing 10, 20 hingga 30 tahun di linkup Pemkab Kutim.

Pemberian penghargaan yang turut di saksikan oleh Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. Ketua DPRD Kutim, Jimmi, unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda) serta tamu undangan  tersebut  mengacu terhadap Keputusan Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto nomor 60/TK/Tahun 2025 yang di tetapkan pada tanggal 29 Juli tahun 2025.

Dalam Sambutannya. Bupati Ardiansyah menjelaskan Penghargaan itu merupakan bentuk pengakuan dari negara atas pengabdian, kesetiaan, kejujuran, kecakapan serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara sekaligus abdi masyarakat.

“Tanda kehormatan ini bukan hanya sekadar simbol atau tanda jasa, melainkan pengingat bagi kita semua tentang pentingnya integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam bekerja. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh PNS untuk terus berkinerja lebih baik, berinovasi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kutai Timur,” ujarnya.

Orang nomor satu di Pemkab Kutim itu menyebut, bahwa penghargaan ini menjadi tonggak awal pembuktian dedikasi dalam mengabdi kepada bangsa dan daerah. Selain simbol keuletan, loyalitas, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara. Terutama bagi mereka yang sudah mengabdi selama 10 dan 20 tahu.

Sedangkan untuk pegawai yang telah mengabdi selama 30 tahun. Bupati ardiansyah yang hadir mengenakan stelan kemeja hitam dan berdasi biru navy itu menyampaikan, Tiga dekade bukan sekadar waktu, tetapi perjalanan penuh pengabdian, tantangan dan pengorbanan serta menjadi saksi sekaligus pelaku dalam pembangunan daerah dari ke masa.

“Saya ingin menegaskan kembali bahwa ASN adalah tulang punggung birokrasi, ujung tombak pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik. Oleh karena itu, penganugerahan harus dimaknai sebagai motivasi untuk memperkuat komitmen bekerja dengan penuh integritas, disiplin, dan profesionalisme,” tuturnya.

Sebelumnya. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Misliansyah menjelaskan. Penerima tanda kehormatan diberikan kepada PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan pemerintahan dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan dan disiplin secara terus-menerus paling singkat 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Adapaun jumlah pegawai yang menerima penghargaan sebanyak 200 orang

“Penghargaan SLKS 30 tahun berjumlah 24 orang dan SLKS 20 tahun berjumlah 51 orang serta penghargaan SLKS 10 tahun, berjumlah 125 orang,” paparnya.(**)

Scroll to Top