Berita Populer

Berita Terbaru

KALTIM

SAMARINDA, MANDAUPOST — Pemerintah Kota Samarinda melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Draft Rancangan Awal (Ranwal) RKPD Kota Samarinda Tahun 2027, di Arutala Ballroom, Jalan Dahlia No. 81 Samarinda, Rabu (15/10).
Kegiatan yang dihadiri seluruh perangkat daerah, camat se-Kota Samarinda, serta jajaran Bapperida ini membahas arah kebijakan dan prioritas pembangunan tahun 2027 sebagai tindak lanjut dari visi dan misi RPJMD 2025–2029, yaitu “Samarinda Maju untuk Kaltim Maju — Mandiri, Adil, Berjaya, dan Unggul.”
Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bapperida Samarinda, Narulita Haidinawati Ibay, menjelaskan bahwa penyusunan Ranwal RKPD 2027 tidak lepas dari visi-misi kepala daerah serta berorientasi pada kesinambungan program pembangunan yang inovatif dan partisipatif.
“Rancangan awal ini berpijak pada visi-misi kepala daerah dan mengacu pada RPJMD. Arah pembangunan tahun 2027 disusun dengan prinsip kesinambungan, inovasi, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujar Narulita dalam paparannya.
Tema pembangunan tahun 2027 ditetapkan “Penguatan Ekonomi dan Tata Kelola Pemerintahan yang Didukung oleh SDM dan Infrastruktur yang Inovatif, Inklusif, dan Berkelanjutan untuk Samarinda Maju.” Tema ini menitikberatkan pada diversifikasi ekonomi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan budaya inovasi, transparansi pelayanan publik, serta penyediaan infrastruktur kota dan layanan dasar yang lebih merata.
Narulita menambahkan, Ranwal RKPD 2027 juga memuat enam program unggulan daerah yang menjadi fokus pembangunan. Program tersebut mencakup kelanjutan dan penyempurnaan Probebaya sebagai program pemberdayaan warga berbasis lingkungan RT, pembangunan sekolah terpadu bertaraf internasional, peningkatan pengendalian banjir, penanggulangan masalah sosial, penguatan Badan Usaha Milik RT, serta penataan tepian sungai dan ruang publik berbasis kewilayahan.
“Probebaya tetap menjadi program prioritas karena terbukti efektif memberdayakan masyarakat di tingkat akar rumput. Pemerintah berkomitmen memperkuat pelaksanaannya agar manfaatnya semakin luas,” tegasnya Narulita dalam kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Bapperida Samarinda Susy Sukmawati.
Ia menjelaskan proses penyusunan Ranwal RKPD dilakukan secara partisipatif, teknokratis, dan bottom-up, dengan mengakomodasi hasil Musrenbang, pokok pikiran DPRD, serta masukan dari konsultasi publik. Selanjutnya, tahapan akan berlanjut ke forum lintas perangkat daerah, penyusunan rancangan akhir, hingga penetapan dokumen RKPD oleh Wali Kota Samarinda pada pertengahan 2026.
“Kami berharap setiap perangkat daerah dapat menyelaraskan rencana kerja masing-masing agar RKPD 2027 menjadi dokumen perencanaan yang implementatif dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Samarinda,” pungkas Narulita.(**)

BONTANG, MANDAUPOST – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang meluncurkan program beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebagai kado istimewa bagi masyarakat di momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kota Bontang. Program ini resmi diluncurkan di Ballroom Hotel Grand Mutiara, Bontang Barat, Selasa (14/10) malam.

Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol secara simbolis oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, didampingi Ketua Komite 1 DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlinawaty, serta Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni Moerniaeni menyebut program ini sebagai kado ulang tahun bagi masyarakat Bontang.

“Di usia ke-26 ini, sudah semestinya Pemkot Bontang berbenah dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas SDM. Investasi pendidikan adalah pondasi awal menuju kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Program beasiswa ini terdiri atas beberapa kategori. Sebanyak 10 penerima beasiswa tuntas akan dibiayai hingga lulus, terdiri dari 5 mahasiswa program S1 Kedokteran, 2 mahasiswa sarjana Tafsir, dan 3 mahasiswa Tahfiz.

Selain itu, 734 mahasiswa akan menerima beasiswa UKT dengan nilai Rp10 juta per tahun. Bantuan tersebut digunakan untuk pembayaran UKT selama dua semester.

Tak hanya itu, Pemkot juga menyiapkan beasiswa stimulan luar daerah bagi 1.123 mahasiswa, yang akan diseleksi berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi.

Secara simbolik, bantuan beasiswa UKT diserahkan langsung kepada perwakilan mahasiswa penerima di sela acara peluncuran.

Wali Kota Neni berharap, program ini mampu membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda Bontang.

“Harapan kami, anak-anak Bontang bisa kuliah tanpa beban biaya. Karena masa depan kota ini bergantung pada kualitas sumber daya manusianya,” tutupnya.

Peluncuran program UKT ini menjadi rangkaian menuju puncak peringatan HUT ke-26 Kota Bontang yang jatuh pada Rabu (15/10/2025), ditandai dengan pelaksanaan upacara resmi di Lapangan Langlang Besai Berinta.(**)

KUTAI TIMUR, MANDAUPOST Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan ada 4 faktor penyebab kurang berkembangnya usaha ekonomi masyarakat melalui Koperasi. Tidak hanya sulit berkembang, namun banyak dari Koperasi yang mengalami kesulitan dan berakhir bangkrut.

“Pertama adalah trust (kepercayaan),Inovasi, permodalan dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,”ujar Wabup Mahyunadi saat memberikan sambutan sosialisasi perundang-undangan peraturan koperasi dan sistem informasi gerak cepat dan tepat (Sigap) Koperasi Kutai Timur, di ruang Tempudau, kantor Bupati, Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Sangatta Selasa (14/10).

Mengacu pada Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 yang mengatur sistem ekonomi Indonesia pada Ayat (1) menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Secara eksplisit bisa di gambarkan bahwa usaha yang di maksud di terjemahkan melalui usaha Koperasi. Namun pada kenyataanya, saat ini usaha waralaba mendominasi pasar ekonomi nasional.

Untuk itu, menurut orang nomor dua di Kutim ini, perlu langkah kongkret untuk menghidupkan kembali Koperasi agar bisa menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat.

“Saya juga sudah mengintruksikan kepada beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait untuk bisa mengkaji kerjasama antara pemerintah dengan Bank yang berafiliasi dengan kita (pemerintah) yakni BPR dan Bankaltimtara agar bisa memberikan modal yang cukup untuk para pengusaha kita yang lemah untuk kita dorong bisa bangkit,” bebernya.

Berkaitan dengan kegiatan yang juga menghadirkan narasumber dari Dinas Perindustrian dan Koperasi Kaltim ini, Wabup Mahyunadi berharap mampu menjadi semangat baru untuk terus memajukan perekonomian masyarakat melalui Koperasi.

Sementaa itu, Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengembangan Dinas Koperasi Kutim, Firman Wahyudi mengatakan, Sigap merupakan sebuah layanan informasi berbasis website yang menyajikan penjelasan secara rinci terkait Koperasi yang ada di Kutim dan bisa di akses secara luas oleh masyarakat.

“Dalam website tersebut akan menampilkan secara lengkap informasi terkait Koperasi mulai jumlah pengurus dan anggota, jenis kelamin, jenis usaha termasuk melihat aktifitas perputaran ekonomi yang sedang berlangsung di Koperasi tersebut. Hal ini memudahkan bagi siapun untuk melihat perkembangan maupun informasi yang di butuhkan di Koperasi tersebut,” ujar Firman.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Diskop Kutim Teguh Budi Santoso, perwakilan beberapa Koperasi di Kutim dan undangan lainya.(**)

KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono, mendampingi Anggota DPD-MPR RI Adji Mawarni mengunjungi Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) Jl. Mayjend Panjaitan Kelurahan Panji Kecamatan Tenggarong, Selasa (14/10) pagi.

Adji Mawarni yang juga Wakil Ketua Panitia Perancang Undang Undang (PPU) di Senayan Nusantara Jakarta, mengatakan kedatangannya ke Kabupaten Kukar dalam rangka mengunjungi dapur MBG, dan Sekolah sekolah yang sudah mendapatkan program MBG dari pemerintah.

“Harapan kita ingin terus mendukung pemerintah dalam program ini, karena memang ini adalah program kerakyatan yang harus terus didukung,” ujarnya.

Namun, kata putri asli Kukar tersebut ketika banyak pemberitaan pemberitaan yang miring terkait program MBG ini, salah satunya keracunan makanan dan ini sangat mempengaruhi program pemerintah.

Oleh sebab itu, sebagai perwakilan daerah (rakyat) turun kelapangan dalam rangka memperkuat pengawasan, agar tidak terjadi hal hal seperti keracunan makanan, dan segala macamnya.

Kemudian, disisi lain juga ingin menyusun penguat regulasi untuk program MBG ini, supaya lebih baik lagi kedepannya dan masyarakat semua bisa menerima MBG.

“Setelah kita mengunjungi dapur MBG dan sekolah dasar 003 dan 001 Tenggarong, program MBG ini harus di dukung dengan keberadaan Koperasi Merah Putih.yang juga program pemerintah,” harap anggota DPD RI Dapil Kaltim tersebut.

Yang nantinya sebagai pemasok agar perputaran ekonomi kerakyatan, akan terus berjalan. Artinya hulunya dari Koperasi Merah Putih memasok bahan MBG, dan anak anak yang menerima manfaatnya dari bahan bahan lokal.

Sunggono, atas nama pemerintah daerah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Adji Mawarni dan tim yang hari ini, mengadakan evaluasi/monitoring terhadap pelaksanaan program MBG di Kukar.

Ia menegaskan, bahwa di Kabupaten Kukar alhamdulillah sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG sampai ke tingkat Kecamatan, yang esensinya berharap agar pelaksanaan program ini benar benar bisa terkawal secara masif dan struktural.

Kemudian yang lain, yang bisa di informasikan bahwa di Kukar saat ini sudah 10 dapur MBG yang sudah berjalan, termasuk dalam proses persetujuan dan akan segera beroperasi sekitar ada 4 atau 6 dapur MBG.

Meskipun dari hasil diskusi dengan koordinator wilayah wilayah, Kukar masih perlu beberapa kebijakan wilayah, yang secara khusus perlu penanganan karena Kukar sangat luas.

“Yang perlu kita adakan kebijakan khusus dan mudah mudahan pada saatnya nanti, bisa kita formulasikan bersama dengan Satgas di tingkat kecamatan.

Karena Satgas di kecamatan di ketuai oleh Camat yang juga nanti membawahi tingkat desa, seperti apa distribusi, dan kebijakan terhadap MBG ini bisa kita realisasikan dan kita koordinasikan bersama.(**)

BONTANG, MANDAUPOST – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Sosialisasi dan Workshop Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 29 Tahun 2023 tentang Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Daerah, Selasa (14/10) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Equator ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM, Lukman.

Dalam sambutannya, Lukman menegaskan bahwa Perwali Nomor 29 Tahun 2023 merupakan fondasi utama dan pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam berkomunikasi kedinasan secara tertulis. Ia menekankan pentingnya kesadaran bahwa naskah dinas bukan hanya sekadar kebutuhan administratif, melainkan cerminan langsung dari profesionalisme dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Harus disadari bersama, sebuah naskah dinas yang disusun dengan kaidah dan format yang baik bukan hanya sekadar administrasi. Naskah dinas yang tertata rapi merupakan cerminan langsung dari profesionalisme, kredibilitas, dan tata kelola yang baik dalam sebuah organisasi. Kualitas surat-menyurat kita menunjukkan kualitas kerja kita,” katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pedoman tata naskah dinas harus dijadikan acuan bersama agar penyelenggaraan administrasi kedinasan di lingkungan Pemkot Bontang dapat berjalan seragam, terstandar, dan akuntabel.

“Tujuan utama dari penetapan Perwali ini jelas, yaitu untuk menciptakan kelancaran komunikasi tulis yang efektif dan efisien dalam rangka mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang optimal di Kota Bontang,” ucap Lukman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang Retno Febri Aryanti dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri atas staf, sekretaris kelurahan, hingga kasubag dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bontang.

Retno berharap sosialisasi ini dapat memperkuat pemahaman dan penerapan Perwali 29/2023 di setiap unit kerja, sehingga seluruh proses surat-menyurat pemerintahan menjadi lebih tertib dan sesuai standar.

“Kami berharap agar setiap pencipta surat di lingkungan OPD, mulai dari staf hingga pimpinan, dapat memperhatikan dan menjadikan Peraturan Wali Kota Nomor 29 Tahun 2023 sebagai acuan utama dalam menciptakan setiap naskah dinas,” ujarnya. Mari kita pastikan, lanjut Retno, semua korespondensi kita sudah sesuai dengan standar yang berlaku.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi paparan teknis dan praktik penyusunan tata naskah dinas, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas peserta dalam menerapkan prinsip administrasi pemerintahan yang profesional, efektif, dan akuntabel di Kota Bontang.(**)

MAHAKAM ULU, MANDAUPOST – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi PA/KPA, PPK, dan Pejabat Pengadaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, yang diselenggarakan di ruang ballroom Kantor Bupati Lt.3. Selasa (14/10).

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Turut hadir, Wakil Bupati (Wabup) Mahulu, Suhuk, Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu, Stephanus Madang, Narasumber, Yeffri Purnama, serta Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Mahulu.

Dalam sambutannya, Bupati Angela Idang Belawan menyampaikan bahwa pengadaan barang dan jasa bukan hanya persoalan administrasi atau belanja anggaran, tetapi menjadi instrumen strategis yang menentukan keberhasilan pembangunan.

“Melalui proses pengadaan, visi pembangunan dan program pelayanan masyarakat diwujudkan dalam bentuk nyata. Karena itu, setiap aparatur harus memahami tanggung jawab besarnya dalam memastikan pengadaan berjalan bersih, efisien, dan berdampak bagi rakyat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa di tengah perubahan regulasi dan perkembangan teknologi, aparatur harus adaptif, profesional, dan berintegritas. Proses pengadaan harus mampu menjawab tuntutan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas, sekaligus menjadi contoh praktik pemerintahan yang bersih.

Lebih lanjut, Angela Idang Belawan menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan LKPP Nomor 7 Tahun 2021 tentang Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Regulasi tersebut menegaskan pentingnya kompetensi dan sertifikasi bagi seluruh aparatur pengadaan agar sistem yang dijalankan kredibel dan berdaya saing.

Selaras dengan Visi Mahulu Melaju, Angela Idang Belawan menegaskan bahwa Maju, melalui peningkatan kapasitas SDM pengadaan yang kompeten dan profesional, Merata, dengan pemerataan kompetensi di seluruh perangkat daerah agar kualitas layanan publik seragam, dan Berkelanjutan, melalui penerapan sistem pengadaan yang bersih, digital, dan adaptif terhadap perkembangan regulasi.

“Kegiatan ini juga merupakan wujud pelaksanaan Misi Kelima Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, yaitu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, responsif, kolaboratif, dan berintegritas,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi kepada Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setkab Mahulu yang telah memprakarsai kegiatan ini. Ia juga berterima kasih kepada narasumber yang telah berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam bidang pengadaan.

“Semoga kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh aparatur Mahulu untuk terus belajar, memperbaiki sistem kerja, dan memahami makna integritas dalam setiap proses pengadaan,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Angela Idang Belawan mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pelatihan ini sebagai pijakan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Mari kita wujudkan Mahulu yang melaju dengan semangat kerja sama, inovasi, dan pelayanan publik yang berkeadilan. Pengadaan yang bersih adalah fondasi pemerintahan yang dipercaya rakyat,” pungkas Bupati.(**)

BERAU, MANDAUPOST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui jajaran terkait bergerak cepat menindaklanjuti musibah kebakaran yang melanda SMP Negeri 1 Segah. Wakil Bupati Berau, H. Gamalis, bersama Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappelitbang, dan perwakilan BPKAD meninjau langsung lokasi sekolah yang terdampak, pada Senin (13/10).

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, sekaligus memastikan proses belajar mengajar tetap dapat berjalan pasca peristiwa kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati H. Gamalis menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa sekolah dan para siswa.

“Pertama, tentu kita turut berduka atas terjadinya musibah kebakaran ini. Baik kepada masyarakat terdampak, maupun khususnya kepada anak-anak kita yang sedang menimba ilmu di SMPN 1 Segah,” ujar Gamalis.

Kebakaran tersebut menghanguskan delapan ruang kelas dan berdampak pada sekitar 575 siswa. Meski kondisi ini mengganggu aktivitas belajar, langkah cepat telah diambil oleh Dinas Pendidikan, Bappelitbang, dan BPKAD untuk memastikan kegiatan belajar tetap berlangsung.

“Dinas terkait langsung bergerak cepat agar ini bisa segera diatasi, karena menyangkut nasib anak-anak kita yang sedang belajar,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Gamalis menjelaskan bahwa pembangunan ulang gedung sekolah belum dapat dilaksanakan tahun ini. Waktu yang tersisa dalam tahun anggaran 2025 tidak memungkinkan untuk memulai pembangunan melalui perubahan APBD, sehingga perencanaan pembangunan akan dialihkan ke APBD murni tahun 2026.

“Insyaallah perencanaannya segera dimatangkan. Kalau lelang dini bisa dilakukan, maka proses pembangunan bisa cepat berjalan. Targetnya, dalam enam bulan pembangunan bisa selesai,” jelasnya

Sambil menunggu pembangunan baru, pihak sekolah mengambil langkah inisiatif agar proses belajar tetap berjalan dengan memanfaatkan empat ruang kosong yang masih tersisa. Setiap ruang digunakan untuk dua kelas dengan sistem belajar lesehan.

“Anak-anak belajar lesehan karena kita belum punya fasilitas meja dan kursi. Kami berharap pihak perusahaan bisa membantu, misalnya menyumbangkan meja lesehan atau karpet belajar, agar anak-anak tetap nyaman mengikuti pelajaran,” tutur Gamalis.

Adapun estimasi kebutuhan anggaran untuk pembangunan kembali SMPN 1 Segah mencapai sekitar Rp7 miliar, mencakup pembangunan ruang kelas baru (RKB), pagar sekolah, laboratorium, WC, serta perlengkapan mebel.

Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses pembangunan agar para siswa dapat kembali belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan representatif.(**)

KUTAI TIMUR, MANDAUPOST – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi membuka lomba memasak yang di ikuti oleh seluruh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) yang berasl dari 18 Kecamatan.

Lomba memasak yang menggunakan bahan dasar ikan tersebut menjadi bagian dari peringatan hari jadi Kabupaten Kutim ke 26. Berlangsung di Gedung Wanita (GW) kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Sangatta Utara. Senin (13/10).

Wabup Mahyunadi yang hadir mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman yang berhalangan hadir mengatakan, lomba bukan hanya sebatas ajang kompetisi mencari gelar juara , namun, lebih adri itu, kegiatan ini jua bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingya mengkonsumsi ikan yang di kenal sebagai sumber protein yang baik bagi tubuh.

“Kegiatan ini juga merupakan sarana edukasi dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan,” jelasnya.

Wabup Mahyunadi juga berharap kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kreativitas, minat dan kebiasaan masyarakat dalam mengkonsumsi ikan yang di ketahui mampu membantu meminimalisir permasalahan gizi, seperti Stunting.

“Selain memiliki kandungan yang baik. Kalau kita bisa kreatif. Makanan olahan ikan juga memiliki nilai ekonomis, apabila kita bisa mengolah dengan baik dan benar, saya yakin ibu-ibu pasti sudah ahli dan paham bagaimana mengolah makanan berbahan dasar ikan ini,” paparnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kutim, Siti Robiah Ardiansyah melalui Ketua Bidang I TIP PKK, Masriati Mahyunadi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari program utama TP PKK Kutim dalam untuk membantu meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui konsumsi pangan bergizi dan aman. Salah satunya dengan mengkonsumsi ikan yang di kenal sebagai sumber protein yang sangat penting dan kaya akan omega 3 yang sangat bermanfaat untuk kecerdasan dan kesehatan tubuh.

“Kami berharap hasil dari lomba ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk mengkonsumsi ikan secara rutin. Semakin sering ikan diolah di rumah semakin baik pula gizi keluarga kita,” pungkasnya.

Diketahui, lomba tersebut di bagi menajdi dua sesi yakni memasak secara langsung dan kudapan berbahan dasar ikan. Dengan menghadirkan tiga dewan juri yang berasal dari Royal Victoria Sangatta, Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahan Pangan Kutim.(**)

MAHAKAM ULU, MANDAUPOST – Dalam upaya melestarikan budaya dan memperkuat nilai gotong royong masyarakat, Wakil Bupati (Wabup) Mahakam Ulu (Mahulu), Suhuk, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu, Stephanus Madang, turut serta dalam kegiatan Menugal Menanam Padi Gunung bersama masyarakat Kampung Ujoh Bilang, yang berlangsung di Ladang Paroki Ujoh Bilang, Senin (13/10) pagi.

Kegiatan menugal ini merupakan tradisi turun-temurun yang menandai dimulainya musim tanam padi ladang bagi masyarakat di wilayah pedalaman Mahulu. Tradisi ini tidak hanya memiliki makna pertanian, tetapi juga sarat nilai kebersamaan dan doa untuk hasil panen yang melimpah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Suhuk menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat yang masih mempertahankan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari.

“Tradisi menugal ini bukan sekadar menanam padi, tetapi juga simbol kebersamaan, kerja keras, dan harapan akan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah tentu mendukung kegiatan seperti ini karena menjadi bagian dari identitas dan budaya Mahulu,” ujar Wabup.

Wabup melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Mahulu menempatkan pelestarian tradisi seperti Menugal sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah.

“Sebab, pembangunan yang sejati bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun peradaban dan karakter manusia. Pembangunan yang kokoh harus bertumpu pada kebudayaan yang hidup dan memberi makna bagi rakyatnya,” ucapnya.

Wabup juga mengajak, melalui semangat Menugal, marilah perkuat tekad bersama untuk membangun ketahanan pangan daerah yang tangguh dan berkelanjutan.

“Pemerintah akan terus mendorong inovasi pertanian lokal, penguatan kelembagaan tani, serta pengelolaan lahan yang bijaksana agar kesejahteraan petani dan kelestarian alam berjalan seiring,” katanya.

Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan, bersama masyarakat setempat. Usai kegiatan menugal, seluruh peserta menikmati santapan bersama sebagai wujud syukur dan persaudaraan.

Dalam kesempatan ini hadir juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Teguh Santoso, sejumlah kepala OPD, Unsur Anggota Polri, TNI, Para Pastor, Suster, Petinggi dan Warga Kampung Ujoh Bilang.(**)

PASER, MANDAUPOST – Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari, melalui Sambutan Bupati yang dibacakannya menyatakan harapannya agar olahraga di Kabupaten Paser semakin berkembang, sejalan dengan digelarnya Kejuaraan Terbuka Panahan Dalam Ruangan (Indoor Open Archery Tournament) Bupati Paser Cup I di GOR Tapis. Senin, (13/10).
​Kejuaraan tersebut secara resmi dibuka oleh Wabup Ikhwan mewakili Bupati. Ia juga menyatakan komitmennya terhadap kemajuan olahraga di Paser dan bertekad menjadikan Paser sebagai Kota Wisata Olahraga di Kalimantan Timur (Kaltim).
​Dalam sambutan Bupati, Wabup Ikhwan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Paser terus mendorong semua cabang olahraga (cabor) untuk menyelenggarakan kejuaraan di Paser, didukung dengan pembangunan fasilitas gedung yang memadai.
“kami merharap semua canor dapat dipertandingkan di Paser, tentu dengan gasilitas yang memadai dimana saat ini sedang terus kamis kerjakan alhamdulillah berbagai kejuaraan baik itu tingkat kabupaten, regional dan nasional silih berganti dilaksanakan di kawasan olahraga Tapis. Ini menjadi penyemangat kami dan semoga dapat terus berlanjut,” terangnya.
Hal ini menjadi penyemangat, dan diharapkan kejuaraan seperti ini dapat menjadi rutinitas atau calendar events, bukan hanya saat menyambut Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV).
​Kabupaten Paser sendiri ditunjuk sebagai tuan rumah PORPROV Ke-8 Kaltim Tahun 2026, dengan panahan menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan. Wabup Ikhwan berharap turnamen ini akan melahirkan atlet-atlet profesional yang tidak hanya membanggakan di tingkat Kaltim, tetapi juga ke tingkat nasional dan internasional.
​Perkembangan panahan di Paser telah menunjukkan prestasi, meskipun pembentukan Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Paser tergolong sedikit terlambat. Atlet Panahan Paser pernah meraih medali emas pada Kejurnas Yunior di Jawa Barat tahun 2025, medali emas pada Pra Porprov di Samarinda tahun 2025, dan Medali Emas Compound Beregu pada kejuaraan Internasional Archery Tournament (Kerajaan Malaysia) di Johor Baru Tahun 2024.
​Turnamen ini semakin bergengsi karena dipimpin oleh Aparat Pertandingan bersertifikat Nasional, serta didukung Hakim, Result Manager, dan Field Crew yang ditunjuk oleh PERPANI Pengurus Provinsi Kalimantan Timur.
​Kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari luar Paser, di antaranya dari Samarinda, PPU, Balikpapan, dan Kutai Kertanegara. Wabup Ikhwan pun mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan ajang ini sebagai sarana silaturahmi, rekreasi, serta menikmati kuliner khas dan wisata Paser, seperti Gunung Boga atau yang biasa dikenal dengan sebutan Gunung Embun. ​Turnamen Panahan Indoor Open Archery Bupati Paser Cup I 2025 ini dibuka secara resmi.(**)
Scroll to Top