Berita Populer

Berita Terbaru

KALTIM

PPU, mandaupost — Jajaran Unit Reskrim Polsek Penajam, Polres Penajam Paser Utara (PPU), berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh seorang karyawan warung makan terhadap majikannya sendiri. 

Pelaku berinisial IAF (23), warga Kelurahan Gunung Seteleng, kini resmi ditahan setelah kedapatan mencuri uang tunai senilai total Rp59.300.000.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kapolsek Penajam AKP Ridwan Harahap, mengonfirmasi bahwa pelaku merupakan tukang masak yang sudah bekerja di warung makan milik korban sejak April 2025. Modusnya, memanfaatkan kepercayaan majikan dan kelengahan saat rumah dalam kondisi sepi.

“Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat masuk ke kamar pribadi korban dan mengambil uang dari dalam laci lemari. Setelah dicek, aksi itu ternyata sudah dilakukan sebanyak lima kali dalam satu bulan terakhir,” ujar AKP Ridwan.

Kecurigaan korban bermula ketika ia memeriksa rekaman CCTV melalui ponsel dan mendapati pelaku sedang beraksi. Tak menunggu lama, korban bersama anggota Polsek Penajam langsung mendatangi tempat tinggal pelaku yang masih berada di sekitar lokasi usaha, dan menangkapnya tanpa perlawanan.

Dari hasil interogasi awal, IAF mengaku menggunakan uang curian untuk membeli barang-barang pribadi seperti sepatu, pakaian, celana, hingga alat vape. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni uang tunai Rp300.000, sepasang sepatu merek Adidas, empat potong kaos, satu celana panjang merek Volcom, satu unit vaporizer, serta rekaman CCTV yang memperkuat dugaan terhadap pelaku.

Kasat Reskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan, menyatakan tersangka telah ditetapkan secara resmi dan kini ditahan di Rutan Polsek Penajam.

“Saat ini, tersangka masih dalam pemeriksaan dan tengah mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana lain”, pungkasnya. (**)

SAMARINDA. mandaupost –  Walikota Samarinda Dr. H. Andi Harun menerima Kunjungan DPC Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI)  Kota Samarinda di Teras Anjungan Karang Mumus Kantor Balai Kota Samarinda. Senin (26/5/2025).

Turut mendampingi Plh. Asisten II, Perwakilan BPKAD Kota Samarinda, Ketua TWAP kota Samarinda.

Ketua DPC PPDI Rica Rahim mengutarakan tujuannya, selain bersilaturahmi dengan  Andi Harun Walikota Samarinda, juga menyampaikan beberapa program DPC PPDI Kota Samarinda.

Rica rahim juga menyampaikan program kerja Para Disabilitas kota Samarinda guna menjembatani teman -teman Disabilitas yang telah mengikuti berbagai pelatihan-pelatihan.

Oleh karena itu DPC PPDI kota Samarinda akan membuka berbagai program diantaranya Pertanian Organik (hidroponik), Pertenakan Madu Kelulut dan Ikan, Industri Makanan, Usaha Cuci Motor dan Usaha Cafe Edukasi.

“Program ini bertujuan untuk mendukung Perekonomian masing-masing keluarga dan juga untuk mengurangi tingkat kemiskinan di kota Samarinda. “ucap Rica.

“DPC PPDI kota Samarinda juga telah mempunyai Unit layanan Disabilitas Ketenagakerjaan, dan telah menyalurkan lebih kurang 25 orang penyandang disabilitas kebeberapa perusahaan serta DPC PPDI juga telah Mengapokasi 12 perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas.”tambahnya.

Andi Harun Walikota Samarinda menyambut baik kedatangan anggota DPC PPDI Kota Samarinda dan mendukung penuh dengan segala Program-program yang telah dilaksanakan.

“Andi Harun juga akan berencana membantu mencarikan lahan Pemkot yang mungkin bisa di pakai oleh Anggota Penyandang Disabilitas untuk berusaha Pertanian Hidroponik dan Pertenakan Ikan, usaha industri makanan serta akan membantu melibatkan tenaga teknis.”pungkasnya.(**)

SAMARINDA, mandaupost – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait sengketa lahan antara warga bernama H. Sutarno dan PT Insani Bara Perkasa (IBP), di Ruang Rapat Lantai 1 Gedung E, Kantor DPRD Kaltim, Senin (26/05).

Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltim, Ir. H. Agus Suwandy, didampingi Anggota Komisi I, Safuad dan Didik Agung Eko Wahono. Hadir pula perwakilan dari Kantor Pertanahan Kota Samarinda dan Kantor Pertanahan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dalam rapat, H. Sutarno menjelaskan bahwa lahan miliknya seluas 4 hektar di RT 27, Kelurahan Handil Bhakti, Kecamatan Palaran, telah digarap oleh PT IBP tanpa adanya proses jual beli. Ia menyebut lahan tersebut memiliki sertifikat hak milik (SHM) sejak 1992.

“Sejak Juni 2023 saya sudah coba berkomunikasi dengan PT Insani, tapi tidak ada respons positif. Sehingga saya melapor ke DPRD Kaltim untuk dimediasi agar ada solusi,” ungkap Sutarno.

Ia juga menyampaikan, perusahaan mengklaim bekerja sama dengan seseorang bernama Effendi, yang mengantongi SPPT tahun 2012 atas lahan tersebut. PT IBP bahkan telah memberikan kompensasi sebesar Rp 4 miliar kepada Effendi.

Pihak PT IBP yang diwakili oleh Joni Peter dari Divisi Legal & Mitigasi menjelaskan bahwa, perusahaan melakukan penambangan di lokasi berdasarkan perjanjian kerja sama tertulis dengan Effendi pada 15 Desember 2022.

“Kami menggarap berdasarkan kerja sama, dan kami minta Pak Sutarno menunjukkan titik koordinat. Setelah dicek, lokasinya masuk dalam wilayah kerja sama kami dengan Pak Effendi,” ujarnya.

Agus Suwandy berharap agar persoalan sengketa lahan tersebut dapat diselesaikan secara musyawarah atau mediasi.(**)

SAMARINDA, mandaupost – Banyaknya Aduan, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 14 Samarinda mengalami kerusakan infrastruktur. Akibatnya proses belajar mengajar tidak dapat berjalan secara maksimal.

Kondisi inipun mendapat sorotan dari Komisi IV DPRD Kaltim. Pihaknya pun melakukan Sidak ke SMAN 14 Samarinda, Sidak dipimpin langsung Ketua Komisi IV H.baba didampingi Anggota Komisi IV Agus Aras dan Agusriansyah Ridwan, Senin (26/5/25) siang.

Kunjungan ini mengungkap kondisi infrastruktur sekolah yang memprihatinkan, bahkan membahayakan keselamatan siswa. Sangat perlu untuk mendapatkan perhatian pemerintah daerah.

Pembangunan gedung tiga lantai ini memiliki daya tampung untuk 736 siswa, dengan fasilitas 21 ruang kelas, 4 laboratorium, ruang guru, ruang rapat, ruang Kepala Sekolah, dan sejumlah fasilitas lainnya.

Saat meninjau langsung kondisi fisik sekolah, Baba menemukan beberapa fasilitas yang mengalami kerusakan, di antaranya Dinding sekolah yang retak, serta lantai keramik yang rusak. Menurutnya, kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan proses belajar-mengajar di sekolah.

“Kami melihat langsung beberapa titik kerusakan yang cukup serius. Dinding sekolah yang retak bisa berisiko Runtuh karna terjadinya pergeseran tanah berpotensi membahayakan siswa. Ini harus segera diperbaiki agar lingkungan sekolah menjadi lebih aman,” ujar Baba.(**)

BALIKPAPAN, mandaupost – Dalam rangka meningkatkan literasi digital dan kesadaran hukum di kalangan mahasiswa, Bidhumas Polda Kaltim menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Bijak Bermedia Sosial” di Ballroom Universitas Mulia Balikpapan, Senin (26/5/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, narasumber dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Mulia Balikpapan, Sumardi dan perwakilan dari Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Kaltim, IPDA Ibrahim serta ratusan mahasiswa Universitas Mulia.

Dalam sambutannya, Kabid Humas menyampaikan pentingnya menanamkan budaya serta etika dalam penggunaan media sosial di era digital saat ini. Kombes Pol Yuliyanto menekankan bahwa media sosial merupakan hak setiap individu, namun dalam penggunaannya harus disertai dengan batasan dan tanggung jawab moral.

“Media sosial memiliki berbagai fungsi positif seperti sebagai sumber informasi, hiburan, komunikasi daring, hingga sarana penggerak masyarakat dan berbagi konten yang bermanfaat. Namun, semua itu harus dijalankan dengan kesadaran etika dan tanggung jawab,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.

Sementara itu, IPDA Ibrahim memberikan penjelasan dari sudut pandang hukum dan keamanan siber. Ia memaparkan bahwa kejahatan siber merupakan tindak pidana yang memanfaatkan perangkat elektronik dan jaringan internet, yang dapat melintasi batas negara dalam waktu yang sangat singkat.(**)

Foto: Ilustrasi

BALIKPAPAN, mandaupost – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan kini meningkatkan pengawasan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dengan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah jalan protokol. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Sudirman, saat diwawancarai di Balai Kota, Senin (26/5/2025).

Sudirman menjelaskan, pemasangan CCTV ini bertujuan untuk memantau kepatuhan masyarakat dalam membuang sampah sesuai aturan.

 

“CCTV sudah terpasang di jalan-jalan protokol. Ini untuk melihat sejauh mana masyarakat taat membuang sampah di TPS sesuai waktu dan tempat yang ditentukan,” ujarnya.

Pengawasan ini, kata Sudirman, merupakan bagian dari upaya DLH menciptakan kota yang bersih dan tertib. Selain sebagai alat pengawasan, kehadiran CCTV juga diharapkan dapat menjadi alat edukasi masyarakat agar lebih disiplin dalam mengelola sampah.

Sementara itu, untuk pengawasan di TPS yang berada di wilayah kelurahan, Sudirman menyebutkan peran aktif lurah dan ketua RT sangat diperlukan.

“Untuk TPS di kelurahan, kami mendorong agar ke depan lurah dan RT bisa ikut berkontribusi dalam pengawasan. Kami di DLH tentu tidak bisa mengawasi semua titik secara langsung, tapi dengan kolaborasi bersama masyarakat, pengawasan akan lebih efektif,” jelasnya.

DLH menekankan, fokus utama saat ini adalah memastikan TPS di jalan-jalan protokol diawasi dengan baik sebagai langkah awal membangun budaya bersih di tengah masyarakat Balikpapan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Sudirman

Dengan pemasangan CCTV ini, diharapkan masyarakat Balikpapan dapat lebih sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

“Pemasangan CCTV ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap masyarakat dapat menjadi lebih disiplin dalam membuang sampah dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan,” tambah Sudirman.

DLH Balikpapan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan dan menciptakan kota yang bersih dan nyaman bagi warganya. Dengan adanya CCTV, DLH dapat memantau dan mengawasi TPS secara lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membuang sampah.

Ia tegaskan lagi, manfaat pemasangan CCTV ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membuang sampah serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“CCTV ini juga membantu DLH dalam mengawasi TPS secara lebih efektif, dan meningkatkan kualitas lingkungan dan menciptakan kota yang bersih dan nyaman,” pungkasnya.(**)

BALIKPAPAN, mandaupost – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan Tahun 2025–2029 resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus, Senin (26/5/2025).

Acara yang berlangsung di Aula Balai Kota Pemkot Balikpapan ini dihadiri berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah pusat, provinsi, DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan Bagus, menyampaikan RPJMD 2025–2029 merupakan dokumen strategis yang menjadi panduan pembangunan kota lima tahun ke depan. Sekaligus menjadi tahap awal dari pelaksanaan RPJPD 2025–2045.

Bagus menegaskan, RPJMD ini disusun dengan memperhatikan tujuh isu strategis seperti pembangunan ekonomi inklusif, penguatan SDM, ketahanan lingkungan, hingga penguatan peran Balikpapan sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).

“RPJMD ini merupakan cetak biru pembangunan kota Balikpapan yang akan menjadi acuan bagi seluruh stakeholder dalam melaksanakan pembangunan,” kata Bagus.

Selain itu, masukan DPRD turut memperkuat fokus pada kualitas pendidikan, layanan kesehatan, infrastruktur, serta pemberdayaan UMKM. Visi pembangunan lima tahunan kali ini adalah “Balikpapan Kota Global Nyaman untuk Semua dalam Bingkai Madinatul Iman” yang dijabarkan dalam lima misi utama dan sembilan prioritas pembangunan.

Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah kota untuk membangun pemerintahan yang bersih, masyarakat yang sehat, lingkungan yang lestari, serta ekonomi yang inklusif.

“Kami pemerintah Balikpapan mengajak seluruh peserta berkontribusi aktif memberikan masukan demi mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang modern, inklusif, dan nyaman dihuni,” ujarnya.

Musrenbang ini menjadi forum penting untuk memastikan aspirasi masyarakat tertuang dalam rencana pembangunan. Diharapkan, RPJMD 2025-2029 dapat menjadi panduan yang efektif bagi pembangunan kota Balikpapan.

“Melalui musrenbang ini, kita dapat menyerap aspirasi masyarakat dan memasukkan ide-ide kreatif untuk pembangunan kota yang lebih baik,” tambah Bagus.

Acara ditutup dengan pembacaan pantun khas Balikpapan, menandai semangat kolaborasi dalam membangun masa depan kota. Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan Balikpapan dapat menjadi kota yang lebih baik dan nyaman untuk dihuni. (**)

SAMARINDA, mandaupost – Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., menerima kunjungan dari organisasi masyarakat (Ormas) Dayak-Kutai-Banjar Provinsi Kalimantan Timur (Dakuba Kaltim) di ruang rapat Wakil Wali Kota, lantai II Gedung Balai Kota Samarinda, pada Senin (26/05/2025) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Dakuba menyampaikan rencana untuk memperluas jangkauan organisasi agar lebih terbuka, tidak hanya terfokus pada tiga suku. Seiring dengan visi tersebut, Dakuba juga berencana mengubah nama menjadi Pemuda Kesatuan Bangsa.

Wawali Saefuddin Zuhri menyambut baik gagasan tersebut. Ia menilai bahwa Kalimantan Timur, khususnya Kota Samarinda, merupakan daerah yang dihuni oleh masyarakat dari beragam suku, agama, dan latar belakang budaya. Posisi geografis yang strategis, ditambah dengan kedekatannya dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), membuat keberagaman ini semakin terasa penting untuk dikelola dengan baik.

Menurut Saefuddin Zuhri, kehadiran ormas di tengah masyarakat harus memberikan dampak positif. Karena berasal dari masyarakat, ormas dinilai memiliki pemahaman yang lebih dekat terhadap persoalan-persoalan sosial yang terjadi di lapangan.

“Melalui ormas, masyarakat bisa membangun koordinasi yang baik, baik secara internal antaranggota maupun secara eksternal dengan pihak di luar organisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, ormas juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan. Selain itu, kolaborasi dalam hal pembinaan anggota juga penting untuk ditingkatkan. Sebagai contoh, ormas dapat mendorong anggotanya mengikuti pelatihan atau kursus keterampilan yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) maupun melalui program dari dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Lebih lanjut, Saefuddin Zuhri menekankan pentingnya peran ormas dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah. Banyaknya jumlah ormas, baik besar maupun kecil, perlu dijembatani dengan komunikasi dan koordinasi yang baik. Dengan demikian, apabila terjadi potensi gejolak, dapat diselesaikan secara tertib, aman, dan damai.

Ia juga mengingatkan bahwa posisi strategis Kota Samarinda sebagai ibu kota provinsi dan daerah penyangga IKN akan menarik banyak pendatang, baik pencari kerja maupun pengusaha. Oleh karena itu, masyarakat setempat, termasuk ormas, harus siap menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.(**)

TENGGARONG, mandaupost -Kabupaten Kutai Kartanegera (Kukar) akan melakukan kerja cepat dalam pembentukan koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih agar bisa mecapai target yang telah ditentukan tepatnya tanggal 28 Mei 2025.

“Kami akan secepatnya lakukan kerja cepat agar bisa sesuai target pada tanggal 29 Mei 2025, dimana Kukar sendiri masih 191 Desa/Kelurahan yang belum melakukan pembentukan Kopdes/Kel,” kata Sekda H Sunggono setelah menghadiri peluncuran Percepatan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus (Musdesus) Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih se-Kaltim yang digelar di Pendopo Odah Etam Kantor Gubernur Kaltim Samarinda, Sabtu (24/5/2025).

Dalam acara yang dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono memacu pembentukan 1.038 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di Kalimantan Timur, sebagai upaya pemerintah untuk optimalkan potensi ekonomi perdesaan, kurangi kemiskinan ekstrem, dan ciptakan lapangan kerja. Sekda Sunggono juga menekankan akan segera membentuk kelompok percepatam agar segera merampungkan yang masih belumn dibentuk, hal tersebut akan segera dilakukan disetiap kecamatan.

“Para camat nanti akan kita kumpulkan dan membentuk kelompok kerja cepat disetiap kecamatan dan semoga ini bisa selesai tepat pada waktnya,”ungkapnya.

Seperti yang dikatakan Wamen Koperasi Ferry Julianto Kopdes/Kel Merah Putih bertujuan mengatasi masalah seperti kesulitan akses permodalan, praktik tengkulak, pinjaman online ilegal, dan lemahnya ekonomi lokal. Lahir dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, menargetkan pembentukan 80.000 koperasi di seluruh Indonesia, melibatkan lintas kementerian dan lembaga, serta diawasi oleh Satuan Tugas yang dipimpin oleh Presiden.

Selanjutnya Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menegaskan kesiapan daerahnya, Kaltim dalam menyelaraskan program Kopdes/Kel Merah Putih.

“Di Kaltim sendiri sudah menyelesaikan hampir separuh (Musdesus), dan sisanya kami sepakat dengan Bupati/Walikota akan selesai pada 28 Mei,” sebut Seno Aji.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Deputi Bidang Usaha Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Pangan Widiastuti, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPP SDMP) Kementerian Pertanian Idha, Direktur Utama LPDB Supomo, serta para Wali Kota dan Bupati se-Provinsi Kalimantan Timur.(**)

TENGGARONG, mandaupost – Peluang ekonomi baru Kaltim terhampar dari kebun kopi. Dari Kampung Kopi Luwak Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara asa tinggi itu terhampar.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji yang berkunjung ke lokasi yang berada di Km 60 Jalan  Samarinda-Bontang itu mengaku sangat kagum.

“Saya sangat senang dan sangat tertarik. Mudah-mudahan ke depan, Kopi Luwak Prangat Baru ini bisa menjadi identifikasi salah satu kopi di Indonesia, setidaknya membanggakan Kutai Kartanegara,” puji Wagub Seno Aji usai meninjau kebun dan menikmati seduhan Kopi Luwak Prangat Baru, Minggu 25 Mei 2025.

Melihat potensi yang luar biasa, Wagub Seno Aji menyarankan segera dibentuk satu komunitas dan klaster perkebunan kopi di Kalimantan Timur.

Klaster baru ini akan menjadi brand image bagi Kaltim sebagai penghasil kopi liberika terbaik di Indonesia. Wagub sangat optimis dengan pengelolaan yang baik, kopi Kalimantan Timur akan mampu dikembangkan menjadi raja kopi nasional.

“Hasil buahnya lebih besar dan rasanya lebih bagus. Mudahan ini bisa terus dikembangkan dan disempurnakan agar menjadi kopi identik Kaltim, sehingga bisa kita pasarkan ke luar Kaltim hingga ke luar negeri,” harap Wagub.

 

 

Untuk pengembangan perkebunan kopi liberika ini, Wagub Seno Aji sangat berharap dukungan perusahaan-perusahaan pertambangan untuk berkontribusi melalui CSR.

“Sementara Pemprov Kaltim akan bantu mungkin untuk penyiapan bibit kopi dari sini dan pemupukannya,” kata Wagub.

“Kami siap bersama-sama dengan petani untuk memastikan petani kopi bisa benar-benar digdaya mendapatkan hasil yang maksimal dari panennya,” tegas Wagub lagi.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara Sunggono mengakui Marangkayu merupakan wilayah pengembangan industri Kukar yang sudah disiapkan dalam RTRW kabupaten.(**)

Scroll to Top