Berita Populer

Berita Terbaru

IKN

NUSANTARA, mandaupost – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Kali ini, dua konsorsium investor dari Amerika Serikat dan Korea Selatan turut bergabung sebagai pemrakarsa proyek KPBU untuk pembangunan rumah susun di IKN.

Konsorsium asal Amerika Serikat, yang terdiri dari PJ-IC International, Bee-Invest, Ozturk Holdings, dan Promec Joint Venture, bersama dengan mitra dari Brunei, Turki, dan Spanyol, memiliki estimasi nilai investasi sebesar Rp 6 triliun. Komitmen tersebut akan digunakan untuk pembangunan 20 tower rumah susun.


Sementara itu, dari Korea Selatan, konsorsium yang terdiri dari Samsung C&T dan PT Brantas Abipraya, memperkirakan nilai investasinya mencapai Rp 6,3 triliun guna membangun 21 tower rumah susun.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menyampaikan bahwa bergabungnya konsorsium internasional ini merupakan sinyal positif terhadap pembangunan IKN.

“Masuknya konsorsium dari Amerika, Korea Selatan, bersama negara-negara mitra lainnya merupakan bukti nyata kepercayaan dunia internasional terhadap pembangunan IKN. Ini menunjukkan bahwa strategi pembiayaan pembangunan melalui skema KPBU telah mendapatkan respons positif dari pasar global,” ujar Agung.

Partisipasi aktif dari para investor internasional ini menjadi penanda kepercayaan global terhadap potensi pembangunan infrastruktur di Indonesia serta efektivitas skema KPBU. Sebuah model pembiayaan alternatif yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.(**)

NUSANTARA, mandaupost – Sejumlah proyek pembangunan dipastikan terus berjalan, salah satunya proyek pembangunan Gedung Wing 2 dan Kawasan Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Proyek strategis ini merupakan bagian dari Paket Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun yang memiliki skema pekerjaan JO (joint operation) dengan proporsi PT PP (Persero) Tbk atau PTPP sebagai leader 65 persen.

Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp1,39 triliun dan masa pelaksanaan mulai 29 Desember 2023 hingga 17 Desember 2025. Hingga Mei 2025, progres fisik proyek telah mencapai 54,77 persen.

“Sebagai proyek vital di kawasan inti pemerintahan IKN, Gedung Wing 2 PUPR tidak hanya mengusung desain modern dan fungsional, namun juga menghadirkan berbagai inovasi konstruksi,” ucap Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 23 Mei 2025.

Inovasi konstruksi

Adapun inovasi konstruksi yang dimaksud antara lain, inovasi Adjustable decking untuk efisiensi bekisting kolom dan pemanfaatan embung sebagai sumber air kerja proyek, serta sistem QR Code Check & Defect List untuk meningkatkan pengendalian mutu.

Selain itu, proyek ini menampilkan keunikan arsitektural berupa kolom beton berbentuk ‘V’ sebagai elemen struktural utama Gedung Menteri yang dan kolom berbentuk V ini adalah satu-satunya yang ada di IKN saat ini.

“Selain itu, terdapat jembatan penghubung antar Gedung Wing 1 dan Gedung Wing 2, serta gedung ini dilengkapi dengan sertifikasi BGH (bangunan gedung hijau) utama dan sertifikasi Bangunan cerdas menargetkan Sertifikasi Bangunan Gedung Hijau,” papar Joko.(**)

SAMARINDA, MP – Pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berlangsung hingga saat ini di Benua Etam Provinsi Kaltim. Untuk itu, Pemprov Kaltim mengajak seluruh pengembang properti atau perumahan khususnya yang tergabung dalam organisasi Real Estate Indonesia (REI) Kaltim, agar turut serta mengembangkan usahanya di Kaltim, sehingga turut juga berdampak pada pembangunan IKN.

Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud (Harum) menjelaskan, melalui pengembangan pembangunan IKN saat ini diharapkan dapat menguji atau menantang seluruh pengusaha atau entrepreneur untuk menjadikan kesempatan emas dalam mengembangkan usaha pembangunan perumahan di Kaltim.

“Menurut hemat saya, ini kesempatan bagi entrepreneur di Kaltim, terutama pengusaha perumahan atau properti yang tergabung di REI dapat mengembangkan usaha di Kaltim. Karena itu, pemprov meminta dan mengajak semua pengembang properti turut mendukung pengembangan pembangunan di daerah, dengan harapan IKN juga bisa maju,” pesan Gubernur Harum saat memberikan arahan kepada ratusan pengusaha properti yang tergabung di REI, di Odah Etam Kantor Gubernur Kaltim.

Apalagi, sambung Gubernur Harum, Presiden RI Prabowo Subianto sudah menjelaskan, bahwa ke depan pusat pemerintahan juga diarahkan ke IKN. Bahkan, saat ini pengembangan IKN sedang pada proses pembangunan infrastruktur eksekutif dan yudikatif.

Gubernur Harum juga menyarankan, agar para pengusaha bisa menginap di IKN. Apalagi, akses menuju IKN juga tidak terlalu jauh, baik dari Balikpapan maupun dari Samboja, Tenggarong, hingga Jembatan Pulau Balang.

“Yang jelas Kaltim memberikan kemudahan untuk berinvestasi. Begitu juga Otorita IKN berupaya memberikan kemudahan-kemudahan untuk berinvestasi. Selanjutnya, harapan saya, ketika Pemprov Kaltim siap membangun sejumlah infrastruktur di daerah, masa anggota REI tak mendukung,” jelas Gubernur Harum.(**)

NUSANTARA, mandaupostEnam perusahaan swasta tandatangani perjanjian kerja sama untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), dengan total nilai investasi mencapai Rp3,65 triliun. Penandatanganan ini berlangsung di Kantor Otorita IKN yang baru beroperasi 3 bulan ini di Nusantara, pada Rabu (21/05/2025).

Keenam perusahaan yang menandatangani kerja sama berasal dari sektor kuliner, perhotelan, pendidikan, ritel, konstruksi, hingga properti komersial dan residensial.

Di bidang kuliner, PT Solusi Harapan Nusantara, yang dikenal melalui brand seperti Bakoel Bamboe dan Katta Coffee & Kitchen, akan membangun pusat kuliner di atas lahan seluas ±1.800 m². Sementara itu, PT Makmur Berkah Hotel (MBH), anak usaha dari perusahaan publik PT Makmur Berkah Amanda Tbk yang telah mengelola hotel internasional seperti Element by Westin dan Four Points by Sheraton, akan menghadirkan hotel bintang lima di bawah jaringan Marriott International di atas lahan ±2,04 hektare.

Dari sektor pendidikan, hadir PT Australia Independent School (AIS) Nusantara, yang berpengalaman lebih dari 28 tahun dalam pengelolaan sekolah bertaraf internasional di Jakarta dan Bali. AIS akan membangun sekolah berkapasitas 750 siswa dengan kurikulum International Baccalaureate (IB) di lahan seluas ±7.900 m², dengan luas bangunan yang direncanakan mencapai 10.000 m².

Di sektor ritel modern, PT Maxi Nusantara Raya, pelaku utama ritel lokal Kalimantan Timur dengan jaringan swalayan seperti Maxi Swalayan dan Maxi Lux, akan membangun supermarket modern lengkap dengan area kuliner Food & Beverage di atas lahan ±0,21 hektare.

Sementara itu, dua perusahaan nasional di bidang konstruksi turut berpartisipasi dalam pembangunan ruang komersial dan residensial. PT Kreasibeton Nusapersada, perusahaan asal Medan dengan portofolio proyek ikonik seperti JW Marriott Hotel Medan dan Jalan Tol Medan–Kualanamu, akan mengembangkan apartemen, perkantoran swasta, dan supermarket di lahan ±9.342 m². Adapun PT Daya Mulia Turangga, yang telah berkecimpung dalam pembangunan jalan, jembatan, dan gedung komersial di seluruh Indonesia selama lebih dari 35 tahun, akan membangun kawasan perkantoran dan area komersial di atas lahan ±2,88 hektare.

Dalam sambutannya, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa sampai dengan April 2025, investasi yang telah berjalan di IKN mencapai Rp62,08 triliun dari 42 perusahaan. Hari ini, jumlah tersebut bertambah dengan kehadiran enam perusahaan baru.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan kepercayaan bapak-ibu sekalian untuk berinvestasi di IKN,”ujar Basuki.

Ia juga menegaskan bahwa saat ini tengah menunggu pengumuman lelang untuk pembangunan jalan yang akan mendukung aksesibilitas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). “Sekarang ini kita mulai pada bulan Mei ini menunggu pengumuman lelang, insyaallah tidak ada sanggahan, kita bisa tandatangan kontrak untuk membangun jalan dan fasilitas yang bisa melayani bapak-ibu investor. Setelah itu kita mulai tender lagi untuk legislatif dan yudikatif,” ungkap Basuki.

“Bapak-ibu dulu bertemu saya sebagai Menteri, tapi sekarang bertemu saya sebagai marketing officer, Jadi apapun yang bapak butuhkan tim kami akan melayani bapak ibu sekalian. Kami tidak menjual tanah, kami ingin investasi datang ke sini,” pungkas Basuki.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, turut menegaskan peran aktif Otorita IKN dalam mengakselerasi realisasi investasi, “Sesuai peran Kepala Otorita IKN sebagai ‘Marketing’, hari ini juga langsung terwujud dengan investor yang tanda tangan kerja sama. Jadi lahan di IKN ini semakin laris dengan investor yang akan membangun,” ujar Agung.

Menutup pernyataannya, Agung menyampaikan optimisme bahwa kolaborasi ini akan membawa dampak jangka panjang yang positif.

“Otorita IKN optimistis kerja sama ini akan memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan berkelanjutan Nusantara serta membuka banyak peluang bagi masyarakat dan dunia usaha.” pungkasnya. (**)

PONTIANAK, MP – Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud (Harum) didaulat menjadi narasumber pada Seminar Nasional Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) dan Pelantikan Dewan Pengurus Nasional ICDN Periode 2025-2030 di Ballroom Hotel Mercure Pontianak, Senin 19/05.

Di hadapan para cendekiawan Dayak dari seluruh Tanah Borneo, Gubernur Harum mengajak masyarakat Dayak bergandeng tangan untuk turut andil membangun Indonesia dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kalimantan harus bersama-sama, bergandeng tangan. Masyarakat Dayak bukan hanya turut serta, tapi harus ikut menentukan masa depan bangsa,” seru Gubernur Harum memberi semangat.

Lebih jauh dijelaskan, luasnya Borneo dan potensi besar Pulau Kalimantan harus terus dirawat dan dijaga. Menurut Gubernur Harum kondisi ini bukan hanya dipandang sebagai tantangan, tapi juga peluang bagi warga Dayak Kalimantan.

“Kita harus kompak bagaimana membangun Tanah Borneo ke depan semakin berakselerasi,” ajak Gubernur disambut aplaus peserta seminar.

Dalam kesempatan yang baik itu, Gubernur Harum juga mengulas kebijakan yang diambil saat memimpin Kalimantan Timur bersama Wagub Seno Aji.

Diakuinya, Kalimantan Timur meski kaya sumber daya alam, kemiskinan masih terjadi. Angkanya mencapai 5,7 persen. Keyakinannya, satu kebijakan yang akan mampu memutuskan rantai kemiskinan itu adalah pendidikan.

“Makanya kita buat Program Gratispol. Bukan hanya gratis biaya pendidikan dari SMA, S1 hingga S3, tapi gratis juga seragam sekolahnya. Saya harap semua provinsi di Kalimantan segera berakselerasi,” harap Gubernur Harum lagi.

Terakhir, Gubernur Harum juga menegaskan pembangunan inklusif tidak boleh meninggalkan siapapun, termasuk warga Dayak.

Apalagi dengan tema seminar nasional “Empowering the Generation, No Dayak Left Behind”, Gubernur Harum menegaskan pembangunan sejati adalah pembangunan yang inklusif, yang tidak boleh meninggalkan siapapun.(**)

NUSANTARA, mandaupost – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dalam kegiatan peninjauan ke sejumlah lokasi pembangunan hunian di kawasan IKN. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan infrastruktur hunian yang telah dibangun di IKN, (Sabtu, 17 Mei 2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa Kementerian PKP akan mengambil langkah progresif untuk menyediakan hunian bagi masyarakat umum di IKN.

“Kunjungan Pak Menteri PKP membawa inovasi bahwa beliau akan membangun rusun tidak hanya untuk ASN Hankam, tapi juga untuk masyarakat. Walaupun satu tower, ini akan membawa kemajuan bahwa IKN juga menyediakan hunian untuk masyarakat,” ujar Basuki.

Senada dengan hal tersebut, Menteri PKP, Maruarar Sirait menegaskan bahwa kebijakan pembangunan hunian harus mencerminkan arahan Presiden untuk inklusif terhadap seluruh lapisan masyarakat.

“Arahan Presiden harus juga ada hunian buat masyarakat, terutama masyarakat kecil. Memang penting TNI, Polri, dan ASN, tapi tentu rakyat kita juga penting untuk mendapatkan kesempatan,” ujar Maruarar.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan IKN sebagai kota yang inklusif dan berkeadilan sosial, dengan memberikan akses terhadap hunian yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat.(**)

NUSANTARA, mandaupost – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-53 Real Estat Indonesia (REI), Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, mengajak para anggota REI untuk terus berinvestasi di Ibu Kota Nusantara.

Ajakan ini disampaikan secara langsung oleh Basuki saat menerima kunjungan para pengurus dan anggota REI di Gedung Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Ada sekitar 1000 orang peserta perwakilan anggota REI dari seluruh Indonesia yang berkunjung ke IKN sebagai bagian dari kegiatan perayaan HUT REI yang digelar di IKN pada Jumat, 16 Mei 2025.

Basuki menyampaikan bahwa IKN terbuka bagi seluruh pihak, termasuk bagi asosiasi pengusaha properti seperti REI, untuk berpartisipasi dalam pembangunan berbagai sektor strategis, khususnya hunian dan kawasan komersial. Ia menekankan bahwa keterlibatan sektor swasta memiliki peran sangat penting dalam pembangunan IKN.

“Ini merupakan kehormatan bagi kami, terlebih dalam momentum istimewa peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia yang ke-54. Kami berharap, kehadiran Bapak dan Ibu semua di sini dapat memberikan gambaran nyata, keyakinan, serta semangat terhadap visi pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai ibu kota masa depan Indonesia menuju Kota Dunia untuk Semua,” ujar Basuki (16/05/2025).

Lebih lanjut, Basuki menyampaikan bahwa peluang investasi di IKN masih terbuka luas, khususnya dalam pengembangan ekosistem hunian. Ia mendorong REI untuk mengambil bagian dalam penyediaan beragam jenis hunian, baik hunian komersial maupun bersubsidi, termasuk yang dikembangkan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Saya kira potensi pasar di IKN sangat jelas dan pasti karena pembangunan ini diarahkan untuk mendukung kebutuhan aparatur sipil negara dan pejabat negara yang akan bertugas di Nusantara, khususnya mendukung ekosistem kantor Yudikatif dan Legislatif yang akan segera dibangun,” tambah Basuki.

 

Dalam kesempatan tersebut, Otorita IKN menawarkan 16 peluang investasi di sektor hunian dan komersial yang tersebar di Sub Wilayah Perencanaan (SWP) 1A, 1B, dan 1C yang berada dalam kawasan KIPP. Kehadiran REI diharapkan dapat menandai peran aktif sektor swasta dalam membangun sejarah baru bangsa Indonesia di Nusantara.

Sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, pemerintah juga memberikan berbagai insentif menarik bagi investor yang berinvestasi di IKN. Di antaranya adalah pembebasan 100% Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), skema kepemilikan tanah yang kompetitif, serta fasilitas fiskal seperti tax holiday untuk investasi di atas Rp10 miliar maupun untuk sektor UMKM.

Selain itu, pemerintah juga menanggung PPh 21 bagi seluruh karyawan yang berdomisili di IKN, membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk properti dan layanan rental properti, serta memberikan insentif super tax deduction hingga 200% dari penghasilan bruto bagi investor yang memberikan donasi. Tidak hanya itu, pembebasan bea masuk juga diberikan untuk jangka waktu 4 hingga 6 tahun guna mendukung kelancaran pembangunan.

Menanggapi ajakan tersebut, Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, menyampaikan apresiasi dan antusiasme atas peluang investasi yang terbuka di IKN.

“Kami dari REI menyambut baik ajakan dan dukungan dari Otorita IKN. Ini adalah kesempatan bersejarah bagi para pelaku usaha properti untuk turut membangun wajah baru Indonesia. Kami siap bersinergi dan berkontribusi aktif dalam menjadikan Nusantara sebagai kota masa depan yang berkelanjutan dan inklusif,” pungkas Joko.(**)

NUSANTARA, MP – Minat investasi internasional untuk berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bergulir, termasuk komitmen investasi dari perusahaan asal Uni Emirat Arab, Ayedh Dejem Group yang disampaikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerahasiaan (Non-Disclosure Agreement/NDA) dengan Otorita IKN.

Penandatanganan NDA ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dan delegasi Ayedh Dejem Group  yang dipimpin oleh Chairman Ayedh Dejem Group, Ayedh Dejem  pada 8 Mei 2025 lalu.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, dan CEO Dejem Group, Zed Ayesh serta turut disaksikan oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.

Dejem Group menyatakan minat untuk berinvestasi di atas lahan seluas 10 hektare di wilayah IKN. Lahan tersebut direncanakan untuk dikembangkan menjadi pusat perbelanjaan dan kawasan campuran (mixed-use) yang terletak secara strategis di area tanpa pusat perbelanjaan lain dalam radius 5 kilometer. Pembangunan ini akan dikembangkan secara bertahap seiring pertumbuhan kawasan IKN.

 

 

Sebagai bagian dari komitmen sosial, Dejem Group juga menyampaikan rencana untuk mengakuisisi lahan tambahan seluas 4 hektare, di mana 2 hektare di antaranya akan dialokasikan untuk pembangunan masjid demi mendukung kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Nusantara.

“Kami melihat IKN sebagai simbol masa depan Indonesia yang progresif dan inklusif. Kami sangat percaya bahwa investasi di Nusantara bukan hanya keputusan bisnis, tetapi juga kontribusi nyata dalam membangun pusat peradaban. Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal dari perjalanan jangka panjang kami di Indonesia,” ujar CEO Dejem Group, Zed Ayesh.

Optimisme tersebut tentunya disambut baik oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, ia mengatakan  menyambut baik niat investasi dari Dejem Group yang sejalan dengan visi pembangunan IKN sebagai kota berkelanjutan, dan saya perlu sampaikan bahwa ini adalah saat yang tepat untuk berinvestasi di IKN.

Selepas penandatanganan tersebut Basuki mengajak delegasi Dejem Group untuk meninjau langsung lokasi persil yang direncanakan untuk pembangunan investasi, sekaligus berkeliling menikmati bentang alam Nusantara yang asri sebagai bentuk sambutan hangat dan perkenalan langsung terhadap potensi kawasan yang akan menjadi pusat pertumbuhan baru Indonesia.(**)

NUSANTARA, MP – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menerima kunjungan dari delegasi Taipei Economic and Trade Office (TETO) yang dipimpin oleh Representative H.E. Bruce Hung di Kantor Otorita IKN, pada Rabu (15/05).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara TETO dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia pada November 2024, yang membahas potensi kerja sama dan minat investasi sejumlah perusahaan asal Taiwan di Ibu Kota Nusantara.

Dalam pertemuan tersebut, TETO menyampaikan bahwa berbagai perusahaan Taiwan menunjukkan ketertarikan kuat untuk terlibat dalam pembangunan IKN sebagai smart city, khususnya dalam sektor transportasi, infrastruktur, teknologi, dan energi. Perusahaan-perusahaan tersebut meliputi China Airlines, Starlux Airlines, Sinotech Engineering Consultants, CECI Engineering Consultants, CTCI Construction Engineering Company, CPC Corporation, The Export-Import Bank of ROC (Taiwan), CTBC Bank, PT ACER Indonesia, ASUS, hingga Nam Liong Global Corporation.

 

 

Representative TETO, H.E. Bruce Hung, menyampaikan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara yang mengusung konsep kota pintar dan berkelanjutan sejalan dengan arah pengembangan teknologi dan kapasitas industri Taiwan.

“Kami melihat peluang kerja sama investasi yang sangat positif di IKN. Banyak perusahaan Taiwan tertarik untuk mendukung pembangunan infrastruktur, energi bersih, dan teknologi smart city di Nusantara. Taiwan siap menjadi mitra strategis bagi Indonesia dalam merealisasikan visi IKN sebagai kota masa depan yang inklusif dan hijau,” ujar Bruce Hung.

Pertemuan ini juga mencerminkan ketertarikan investor global terhadap IKN sebagai pusat pertumbuhan baru di Indonesia. Selain menjajaki peluang investasi, TETO juga menunjukkan komitmen dalam mempererat hubungan ekonomi dan teknologi yang berbasis pada nilai keberlanjutan dan inovasi.

Menanggapi hal tersebut, Basuki menyambut baik kunjungan TETO dan menyatakan kesiapan pihaknya dalam menjalin kolaborasi jangka panjang. Ia menyampaikan, “Kami terbuka dan sangat menyambut baik minat dari para investor Taiwan. Semoga TETO dan para calon investor bisa segera membangun di sini (IKN).”

Selepas pertemuan tersebut, delegasi TETO diajak berkeliling kawasan Ibu Kota Nusantara. Mereka menikmati langsung panorama alam yang asri dan potensi lahan yang sedang dikembangkan, termasuk berbagai zona inti dan kawasan prioritas pembangunan. Kegiatan ini menjadi bagian dari sambutan hangat Otorita IKN sekaligus memperkenalkan secara langsung kawasan yang menjadi pusat pemerintahan baru.(**)

NUSANTARA, MP – Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud (Harum) dan Ketua TP PKK Kaltim Hj Sarifah Suraidah Harum, mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Hj Arifatul Choiri Fauzi serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Senin 12 Mei 2025.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan diterima langsung Kepala OIKN Mochamad Basuki Hadimoeljono berserta jajarannya dan langsung melakukan penanaman bibit pohon Maja di Plaza Bhinneka Tunggal Ika (lokasi titik nol IKN).

“Selamat datang di OIKN, kedatangan Ibu Menteri PPPA dan Gubernur Kaltim serta Gubernur Jawa Timur merupakan tamu spesial bagi kami. Dan di depan itu adalah kantor OIKN,” ungkap Basuki Hadimoeljono.

Dalam kunjungan ke OIKN, Gubernur Harum bersama Menteri PPPA dan Gubernur Jatim ingin melihat langsung progres pembangunannya berjalan sesuai targetnya, bahkan selesai lebih awal.

“Kita bersama-sama menanam bibit pohon Maja. Dimana pohon Maja inilah cikal bakal Nusantara dan hari ini Nusantaranya ada di OIKN Provinsi Kaltim dan Jawa Timur adalah gerbangnya, gerbang baru nusantara. Tentu dua provinsi ini tidak mungkin terpisahkan,” kata Gubernur Harum.

Gubernur Harum menambahkan plaza di IKN memiliki makna dari Sabang sampai Merauke, serta dari Pulau Miangas sampai Rote bahwa Bhinneka Tunggal Ika adalah rumah bersama.

“Kita jaga kebersamaan dan IKN, insyaallah akan beroperasi selambat-lambatnya tahun 2028,” tutup Gubernur Harum.

Guberbur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi OIKN yang telah memberikan penjelasan progres IKN. Dan saat ini sedang berada di plaza Bhinneka Tunggal Ika di IKN.

“Kita tanam adalah semangat nusantara dengan menanam pohon Maja,” ujarnya.

Menurut Khofifah, pohon Maja atau pohon Majapahit, karena sesungguhnya terminologi Bhinneka Tunggal Ika dan Nusantara terlahir dari Kerajaan Majapahit.

“Kalau disini Ibu Kota Nusantara, maka gerbang baru nusantaranya adalah Jawa Timur. Meski IKN di Kaltim, gerbang barunya Jatim,” paparnya.(**)

Scroll to Top