Berita Populer

Berita Terbaru

KALTIM

BALIKPAPAN, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan dan kehidupan beragama dengan meluncurkan program peningkatan insentif bagi guru sekolah umum, guru, serta penjaga rumah ibadah.

Program ini menjadi salah satu prioritas Pemprov Kaltim dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik maupun para penjaga tempat ibadah yang selama ini berperan penting dalam membina masyarakat.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan bahwa perhatian terhadap guru dan penjaga rumah ibadah merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

“Sudah sepantasnya mereka mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah,” ujar Gubernur Harum pada penyerahan  penerimaan penghargaan JosPol insentif guru, marbot dan penjaga rumah ibadah non muslim di Dome Balikpapan, Rabu (17/9).

Insentif ini diberikan secara bertahap melalui mekanisme yang diatur dalam APBD Kaltim. Tidak hanya menyasar guru sekolah umum dan pesantren, tetapi juga penjaga masjid, gereja, pura, dan vihara. Dengan demikian, seluruh elemen masyarakat dari berbagai latar belakang agama dapat merasakan manfaat program ini.

“Wujud janji pemerintah provinsi, melalui program JosPol dan GratisPol, hari ini kami dedikasikan sebagian insentif kepada para tenaga pendidik yang telah mengabdi dengan penuh ketulusan, khususnya di Kota Balikpapan,” tegas Gubernur Harum.

Ada sekitar 2.388 guru penerima insentif, masing-masing mendapatkan Rp 1,5 juta. Insentif ini tidak sebanding dengan jasa-jasa guru, namun inilah bentuk penghargaan nyata dari pemerintah. Insentif ini adalah dorongan semangat agar guru semakin produktif mendidik generasi emas Kaltim.

“Pendidikan tetap menjadi prioritas utama pembangunan Kaltim, yang mampu memutus rantai kemiskinan hanyalah pendidikan. Karena itu, pendidikan bagi kami tetap nomor satu,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin, menyampaikan bahwa peningkatan insentif ini diharapkan dapat mendorong semangat para guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah maupun pesantren.

Lebih jauh, program ini tidak hanya dilihat sebagai kebijakan administratif, tetapi sebagai investasi peradaban. Selain pendidikan gratis hingga jenjang S3, Pemprov Kaltim juga terus memberikan dukungan berupa insentif bagi guru dan penjaga rumah ibadah.

“Program ini langsung menyentuh masyarakat, manfaatnya nyata, dan tentu luar biasa,” pungkas Gubernur Harum.(**)

BONTANG, MANDAUPOST – Pemerintah Kota Bontang kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Atas komitmennya dalam memberikan akses keadilan bagi masyarakat, Kota Bontang berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia atas keberhasilannya membentuk Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di seluruh kelurahan. Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Timur, pada hari Rabu (17/9).

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menerima langsung penghargaan bergengsi ini sebagai pengakuan atas pencapaian Kota Taman yang telah berhasil mendirikan Posbakum di 15 kelurahan yang ada di wilayahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Bontang, Andi Kurniawansah, yang turut hadir mendampingi, memberikan keterangan. Ia menyatakan rasa syukurnya dan menyebut pencapaian ini sebagai hasil kerja kolektif.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras kita bersama. Ini bukan tujuan akhir, melainkan sebuah amanah dan motivasi bagi kami untuk terus memastikan bahwa setiap warga Bontang, tanpa terkecuali, mendapatkan akses yang mudah terhadap bantuan hukum,” ujar Andi Kurniawansah.

Ia menambahkan bahwa keberadaan Posbakum di setiap kelurahan merupakan langkah strategis pemerintah dalam melakukan pembinaan dan peningkatan kesadaran hukum di tengah masyarakat.

Dengan adanya Posbakum, warga diharapkan tidak lagi merasa ragu atau kesulitan saat menghadapi persoalan hukum, karena dapat berkonsultasi dan mendapatkan pendampingan awal secara gratis.

“Ini adalah langkah awal kita dalam membangun masyarakat Bontang yang cerdas dan sadar hukum. Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga yang hak-haknya terabaikan karena ketidaktahuan. Pemerintah hadir untuk melayani hingga ke tingkat paling dasar,” tegasnya.

Pihak Kanwil Kementerian Hukum Kaltim turut mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan oleh Pemkot Bontang, dan berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Timur untuk mereplikasi program serupa guna menjamin akses keadilan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.(**)

PASER, MANDAUPOST – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025. Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Ruang Rapat Baling Seloloi, Rabu (17/9).

Bupati Paser Fahmi Fadli dalam sambutannya mengatakan penyusunan P-APBD 2025 telah disesuaikan dengan arah kebijakan pokok pembangunan daerah yang tertuang dalam Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

“Pembahasan dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan memperhatikan indikator dan tolak ukur kinerja dari setiap kegiatan, dalam suasana saling memahami tugas dan fungsi antara DPRD dan pemerintah daerah,” kata Fahmi.

Bupati Fahmi mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah untuk mengoptimalkan intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan asli daerah agar target penerimaan dapat tercapai.

Ia juga meminta agar pelaksanaan belanja daerah berpedoman pada prinsip efektif, efisien, ekonomis, serta mematuhi ketentuan peraturan yang berlaku.

“Anggaran yang ditetapkan dalam Perubahan APBD adalah anggaran maksimal. Karena itu, kedisiplinan dalam pengelolaan keuangan daerah harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Tahun ini, APBD Kabupaten Paser ditetapkan sebesar Rp4,952 triliun, sedikit lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Fahmi menegaskan, penurunan tersebut harus diimbangi dengan pencapaian kinerja dan target program prioritas yang mendukung terwujudnya visi Paser TUNTAS (Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera).(**)

KUTAI KARTANEGARA, MANDAUPOST – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, secara resmi meluncurkan aplikasi Gerakan Menata Arsip Berbasis Digital Perjalanan Dinas (Gemari Dina) di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Selasa (16/09).

Peluncuran ini ditandai dengan penekanan tombol digital oleh Sekda, didampingi Kepala Pelaksana BPBD, Setianto Aji Nugroho. Setianto Aji menjelaskan, aplikasi ini merupakan inisiatif dari Kasubbag Umum/Kepegawaian BPBD, Vera Azuari, sebagai aksi perubahan dalam program Diklat Kepemimpinan.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mewujudkan tertib administrasi dalam pelaksanaan perjalanan dinas, memudahkan kontrol bagi pimpinan, dan juga memudahkan dalam merespons permintaan data kepada pemeriksa,” jelasnya.

Sekda Sunggono mengapresiasi peluncuran aplikasi ini sebagai langkah penting untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab. Ia menegaskan, penggunaan anggaran harus dilakukan dengan sebaik-baiknya untuk menghindari tindakan korupsi.

Namun, Sunggono juga memberikan catatan penting. Ia meminta agar aplikasi ini segera diintegrasikan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar. Tujuannya adalah untuk memastikan semua aplikasi yang dibangun di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki “benang merah” atau terintegrasi dalam satu Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

“Semua aplikasi yang dibangun di Kabupaten Kukar harus ada garis benang merahnya dengan kepentingan pemerintah daerah secara luas dalam strukturnya,” tegas Sekda Sunggono.

Ia berharap semua pihak memiliki kepentingan yang sama untuk memanfaatkan aplikasi ini secara maksimal.(**)

BALIKPAPAN, MANDAUPOST – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur menggelar konferensi pers pengungkapan tindak pidana narkotika di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Selasa (16/9).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dirresnarkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Arif Bastari, didampingi Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim, AKBP Musliadi Mustafa, serta dihadiri para Pejabat Utama Ditresnarkoba, perwakilan Bidpropam, staf Bidhumas, dan sejumlah media mitra Polda Kaltim.

Dalam paparannya, Kombes Pol Arif Bastari menjelaskan bahwa pihaknya berhasil mengungkap 7 kasus tindak pidana narkotika dengan total barang bukti yang diamankan berupa 3.598 gram sabu dan 3.035 butir ekstasi. Dari pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan 10 tersangka.

Dari barang bukti tersebut, Ditresnarkoba memperkirakan jumlah jiwa yang berhasil diselamatkan mencapai 21.025 orang, dengan rincian Sabu seberat 3.598 gram setara menyelamatkan 17.990 jiwa dan Ekstasi sebanyak 3.035 butir setara menyelamatkan 3.035 jiwa.

“Seluruh pengungkapan kasus ini dilakukan secara terbuka dan transparan dengan melibatkan media, agar masyarakat mengetahui upaya serius Polda Kaltim dalam memberantas peredaran narkoba,” ujar Kombes Pol Arif Bastari.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 10 tahun penjara hingga maksimal pidana seumur hidup.

Lebih lanjut, Kombes Pol Arif Bastari menegaskan bahwa mayoritas kasus yang diungkap didominasi oleh barang bukti jenis sabu. Polda Kaltim akan terus melakukan langkah-langkah tegas dan konsisten guna melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika.(**)

SAMARINDA, MANDAUPOST – Polresta Samarinda berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan bahan peledak berupa bom molotov yang diduga akan digunakan dalam aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers oleh Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, di Aula Rupatama Polresta Samarinda pada Senin (15/9).

Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial S.E.L alias E (39), warga Kutai Timur. Dari tangan tersangka, petugas menyita 27 botol bom molotov siap pakai, dua petasan, kain perca, jerigen berisi BBM, serta sejumlah barang lain yang digunakan untuk perakitan. Selain itu, turut diamankan satu unit mobil Toyota Avanza, satu unit sepeda motor Yamaha Mio, dan beberapa telepon genggam.

Kapolresta Samarinda menjelaskan bahwa kasus ini berawal dari pertemuan sejumlah orang pada 29 Agustus 2025, yang merencanakan pembuatan bom molotov untuk kepentingan aksi unjuk rasa.

“Tersangka bersama rekan-rekannya membeli bahan-bahan peledak dan menyimpannya di satu lokasi. Rencananya, bom molotov tersebut akan dirakit dan digunakan sebelum aksi digelar,” ungkap Kombes Pol Hendri Umar.

Ia menegaskan, keberhasilan jajaran Satreskrim Polresta Samarinda menggagalkan rencana ini merupakan langkah preventif dalam mencegah potensi kerusuhan yang bisa mengancam keselamatan masyarakat.

“Tindakan cepat aparat telah mencegah terjadinya gangguan serius terhadap keamanan dan ketertiban umum,” ujarnya.

Saat ini, kepolisian masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk memburu pihak lain yang diduga turut terlibat, baik dalam perencanaan maupun pendanaan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 serta Pasal 187 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.

Kapolresta Samarinda menegaskan komitmen pihaknya untuk menindak tegas setiap upaya yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi melakukan tindakan melawan hukum. Polresta Samarinda bersama TNI dan pemerintah daerah akan terus menjaga agar Kota Samarinda tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.(**)

KUTAI TIMUR, MANDAUPOST – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman melantik Pejabat Kepala Desa Persiapan Sembulo Mandiri serta mengambil sumpah/janji dua Anggota BPD antar waktu Desa Bangun Jaya dan Desa Bukit Harapan, Kecamatan Kaliorang. Hendra Ciptadi resmi ditunjuk sebagai Pejabat Kepala Desa Persiapan Sembulo Mandiri, yang sudah ditetapkan sejak tanggal 22 Juli 2025, pelantikan tersebut berlangsung di Lapangan Bola Desa Bukit Makmur pada Senin (15/9).

Sementara itu, untuk Anggota BPD antar waktu, Susanti dari Desa Bangun Jaya digantikan oleh Zainal Abidin. Sedangkan dari Desa Bukit Harapan, Rustam digantikan oleh Supian Hadi Kusuma.

Dalam sambutannya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah ada 11 desa persiapan dan 4 di antaranya telah dikukuhkan, salah satunya Desa Sembulo Mandiri di Kecamatan Kaliorang.

“Mudah-mudahan Desa Sembulo Mandiri tidak lama lagi bisa menjadi desa definitif. Kita berharap ke depan dapat segera melengkapi seluruh persyaratan dengan baik. Harapan masyarakat tentu sangat besar, namun dari sisi pemerintah baik pusat maupun daerah, pembentukan desa baru harus dipikirkan matang-matang karena menyangkut pembiayaan dan perencanaan anggaran,” ucap Ardiansyah.

Ia juga memberikan arahan khusus kepada Pejabat Kepala Desa Persiapan Sembulo Mandiri untuk segera bekerja dengan baik, menjaga koordinasi bersama masyarakat, serta mengingatkan bahwa anggaran masih berada dalam desa induk, yakni Desa Bukit Makmur.

“Saudara harus terus membangun komunikasi, bagaimana membangun Desa Sembulo Mandiri, karena saat ini anggarannya masih ada di desa induk, belum bisa mendapatkan ADD maupun DD. Untuk itu, koordinasi dengan Desa Bukit Makmur sangat penting,” tegasnya.

Bupati juga menitipkan harapan kepada Desa Bukit Makmur agar turut memperhatikan dan mendukung proses perjalanan Desa Persiapan Sembulo Mandiri. Selain itu, ia juga memberikan arahan kepada Anggota BPD yang baru saja diambil sumpah janjinya, agar menjalankan amanah dengan baik sebagai representasi masyarakat.

“Anggota BPD bertanggung jawab menjadi corong masyarakat, menyampaikan aspirasi dalam pembangunan, sosial, ekonomi, pendidikan, dan lainnya. Saudara bukan mewakili diri sendiri, melainkan masyarakat. Aspirasi itu dibawa ke musyawarah desa, kemudian ditetapkan dalam APBDes atau Peraturan Desa. Ini pekerjaan yang tidak mudah, namun harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para pejabat publik agar berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu di ruang publik. Menurutnya, saat ini ruang publik semakin terbuka, sehingga pejabat dituntut bijak dalam berkomunikasi. Bupati menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi antar semua pihak demi kemajuan Kutai Timur, sejalan dengan visi daerah yakni tangguh, mandiri, dan berdaya saing. Tak lupa ia menyampaikan selamat atas peringatan HUT ke-28 Desa Bukit Makmur.

“InsyaAllah saya akan hadir dalam penutupan HUT Desa Bukit Makmur malam ini, bersama masyarakat merayakan puncak acara,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Kaliorang Rusnomo mengatakan gagasan pembentukan Desa Sembulo Mandiri telah muncul sejak 2008, kembali dibicarakan pada 2015, dan akhirnya terealisasi pada 2025 ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Tata Pemerintahan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemekaran.

“Dengan adanya Desa Sembulo Mandiri, kini Kecamatan Kaliorang yang semula terdiri dari 7 desa, menjadi 8 desa. Ini tentu tugas besar bagi Pejabat Desa Sembulo Mandiri, namun saya yakin pembangunan akan berjalan pesat karena desa ini terletak di poros Sangkuliran menuju Sangatta, banyak perusahaan di sekitar, dan banyak pendatang. Artinya, banyak potensi yang bisa digarap,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rusnomo menjelaskan pembangunan infrastruktur terus digencarkan, salah satunya kantor desa persiapan, termasuk pembangunan sarana pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar hingga menengah pertama dan akan segera difungsikan. Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengapresiasi dukungan perusahaan di sekitar Kaliorang yang turut membantu pembangunan desa.

“Kolaborasi dan kerja sama ini harus tetap dijaga agar masyarakat Kaliorang bisa semakin sejahtera,” tambahnya.

Sebagai penutup, kegiatan tersebut ditandai dengan penyerahan bibit pohon ulin oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kepada warga Desa Bukit Makmur yang menjadi simbol wajah baru Kaliorang. Kegiatan yang dirangkai dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Desa Bukit Makmur yang dimeriahkan dengan pesta rakyat serta ditutup dengan malam puncak perayaan pada malam harinya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setkab Kutim Trisno, Kepala DPMDes Muhammad Basuni, Camat Kaliorang beserta Forkopimcam, Ketua PPK Kutim Kecamatan Kaliorang, Kepala Desa Bukit Makmur serta tamu undangan lainnya.(**)

PASER, MANDAUPOST – Dalam rangka mengurangi pengangguran dan kemiskinan guna mewujudkan visi PASER TUNTAS, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Paser menggelar Pelatihan sertifikasi kejuruan mekanik alat berat yang diikuti 60 orang peserta.

Dengan mengandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT. Edukasi Reksa Manjemen sebagai mitra kerja, Pemkab Paser menggelar pelatihan tersbut selama 3 bulan untuk dua angkatan.

Dalam sambutannya, Kepala Disnakertrans Paser, Rizky Noviar, mengatakan peningkatan sumber daya manusia melalui program pelatihan ketrampilan merupakan program prioritas sebagai langkah serius pemerintah daerah menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

Pelatihan ini difokuskan pada pelatihan siap kerja dan berwirausaha. Peserta diupayakan dapat disalurkan untuk bisa langsung kerja, dan siap berwirausaha pasca dibekali ketrampilan.

Menurut Rizky profesi mekanik ini memiliki prospek cerah dan penuh tantangan.

“Jangan jago kendang, setelah selesai pelatihan ada peluang kerja di luar Kabupaten Paser jangan ditolak,” kata Rizky saat membuka pelatihan yang digelar di hotel Zurich Balikpapan, Senin (25/08).

Karena profesi ini cukup menjanjikan, Rizky meminta kepada peserta untuk tidak menolak peluang jika ada tawaran kerja di luar daerah.

 “Ambil kesempatan yang ada untuk mencari pengalaman, kalau sudah memiliki skill dan pengalaman kerja mudah mencari pekerjaan yang diinginkan,” ungkap Rizky.

Selain bisa langsung kerja setelah pelatihan, peserta juga akan diberikan modal usaha dari Pemkab Paser agar bisa berwirausaha.

“Pemerintah daerah bekerjasama dengan Bankaltimtara Tanah Grogot akan memberikan bantuan modal awal bunga nol persen untuk merintis usaha melalui kelompok usaha dan UMKM,” ucap Rizky.

Langkah itu, kata dia, merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah memberikan atensi penuh masalah pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Paser. Ditambahkan Rizky, sedikitnya ada  9 pelatihan sertifikasi kejuruan yang dilaksanakan Disnakertrans Paser pada tahun 2025.

Pelatihan itu, baik yang digelar BLKP Paser maupun dikerjasamakan dengan mitra kerja meliputi pelatihan, sekuriti, mekanik alat berat, teknisi komputer, operator komputer, telepon selular, pengolahan rumput laut, servis sepeda motor sistem injeksi,  dan pemasangan instalasi listrik bangunan biasa.

Pelatihan ini dihadiri Direktur LPK. PT. ERM Adhitia Rakmani Fauzi, Direktur PT. Equitment Reiability Manajemen Dimas Adiiya, Advidsor LPK. PT. ERM Bahrudin Noor dan Komisaris LPK. PT. ERM Helmi Iskandar, dan Direktur Bankaltimtara Kota Balikpapan Yudhi Susatyo.

Sementara Advidsor LPK PT. ERM Bahrudin Noor, meminta kepada peserta untuk mengikuti kegiatan pelatihan dengan serius manfaatkan kesempatan ini untuk memulai karier menjadi calon mekanik yang handal.

“Profesi mekanik memiliki jenjang karier yang jelas dan peluang kerja strategis baik lokal, regional bahkan luar negeri,” katanya.

Ia berpesan kepada peserta pelatihan, untuk gigih belajar dan bekerja agar menjadi mekanik alat berat yang handal dan profesional.

“Sepanjang ada kemauan, kalian bisa mewujudkannya. Karena dengan kriteria itu, akan membuat pekerjaan yang mencari kalian, bukan kalian yang mencari pekerjaan,” ujar Bahrudin.(**)

SAMARINDA, MANDAUPOST – Program rumah subsidi di Kalimantan Timur kini semakin terbuka bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai merealisasikan program bebas biaya administrasi perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Program ini menanggung biaya notaris, balik nama, hingga provisi bank, dengan nilai maksimal Rp 10 juta per unit rumah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda menjelaskan, pemohon hanya perlu melengkapi berkas administrasi rumah dan menyerahkannya ke bank penyalur.

Jadi, mekanisme pengajuan dimulai dari kesepakatan dengan pengembang, lalu calon debitur mengajukan berkas ke bank.

“Bank yang menentukan kelayakan kredit. Kalau sudah disetujui, baru biaya administrasinya ditanggung pemerintah,” jelas Nanda sapaan akrabnya saat diwawancara awak media, Rabu (20/8).

Program ini berjalan berdampingan dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari pemerintah pusat dengan bunga maksimal 5 persen. Batas penghasilan MBR juga naik dari Rp 7 juta menjadi Rp 11 juta per bulan.

“Kalau penghasilannya kecil, bukan berarti tidak bisa. Asal disiplin menabung, misalnya sejuta per bulan, tetap bisa mencicil rumah,” tambah Nanda.

Menurutnya, pihak bank menjadi penentu utama kelayakan kredit, sementara Pemprov akan menanggung biaya administrasi setelah pengajuan disetujui. Saat ini, sejumlah bank yang sudah bermitra dengan program ini antara lain BTN, BTN Syariah, Mandiri, dan Bank Kaltimtara.

“Selama ada bank-bank itu di kota atau kabupaten, program ini bisa berjalan,” tegas Fitra.

Pembebasan biaya administrasi rumah ini merupakan salah satu dari Enam Program Gratispol Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur, Seno Aji yang mulai terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh warga Benua Etam.(**)

KUTAI KARTANEGARA, MANDAUPOST – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri membuka kegiatan Lanjong Art Festival (LAF) ke-6 Tahun 2025, bertempat di Ladaya Tenggarong, Jumat (22/8).

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, rangkaian kegiatan LAF ke-6 yang dihelat selama sepekan (22-28 Agustus 2025) mencakup kegiatan Eksibisi, Workshop, Sarasehan, Kolaborasi, hingga Kompetisi Teater tingkat Nasional, tentunya dirancang untuk memberikan dampak spesifik, yaitu terciptanya karya-karya pertunjukan yang inovatif dan berkualitas, serta sebagai ruang eksperimentasi dan kolaborasi, dimana proses dan kreatifitas dihargai setinggi hasil akhirnya.

“Festival ini menjadi momentum penguatan kembali ekosistem seni peran dan pertunjukan di Kukar, yang merupakan manifestasi komitmen Yayasan Seni Lanjong Indonesia untuk memantik semangat para seniman untuk terus berkarya, selain itu melalui wadah ini dimana pertemuan antara maestro senior dengan para seniman muda menjadi agenda krusial, yang mana nilai-nilai, filosofi, dan keahlian dapat diwariskan secara langsung, tentu proses ini memastikan bahwa mata rantai kreativitas tidak terputus dan ekosistem seni pertunjukan Kukar terus melahirkan talenta-talenta baru yang siap menjawab tantangan zaman dengan karya-karya yang berakar kuat pada tradisi,” katanya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kukar memiliki komitmen penuh dalam mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif. Festival seni ini, lanjutnya, menjadi wadah representatif bagi seniman lokal untuk bertukar ide, berinteraksi, dan menjalin kolaborasi, baik dengan pegiat seni dari tingkat nasional maupun internasional.

“Atas nama pemerintah daerah, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan mendukung penuh terselenggaranya LAF. Harapannya, Kukar dapat semakin dikenal sebagai episentrum kreativitas seni pertunjukan yang diperhitungkan, baik di kancah nasional maupun internasional,” jelasnya.

Tambah Aulia mengatakan penyelenggaraan LAF dapat semakin memperkuat posisi Kukar sebagai destinasi budaya, yang pada gilirannya, hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para seniman serta masyarakat secara keseluruhan.

Turut mendampingi Bupati Kukar, Plt Kadis Pariwisata Kukar Arianto, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar dan stakeholder terkait.(**)

Scroll to Top