Berita Populer

Berita Terbaru

KALTIM

SANGATTA, MP – Ratusan orang yang didominasi oleh kalangan anak muda memadati Gedung Serba Guna (GSG) yang berada di Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Sangatta pada Jumat (09/5/2025) pagi.

Kehadiran mereka ternyata ingin mencoba peruntungan untuk melamar pekerjaan, dari belasan perusahaan yang mengikuti event Job Fair atau bursa kerja yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kutim tersebut.

Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari mulai tanggal 9 hingga 10 Mei 2025 itu, seakan tak ingin dilewatkan begitu saja kalangan usaha atau perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten yang memiliki slogan Tua Bumi Untung Banua ini. Baik yang bergerak dibidang pertambangan hingga perkebunan dengan menghadirkan berbagai lowongan pekerjaan yang cukup beragam.

Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau menyebut Job Fair ini menjadi jawaban yang dihadirkan oleh pemerintah daerah bagi masyarakat terutama para pencari kerja yang kesulitan untuk mendapatkan informasi terkait lowongan pekerjaan terutama di perusahaan.

dihadirkan program penyediaan lapangan kerja menjadi bagian dari 50 program unggulan yang diusung oleh Bupati (Ardiansyah Sulaiman) dan Wakil Bupati (Mahyunadi) selama lima tahun kedepan, makanya kami hadirkan kegiatan ini,” tutur Roma.

Kegiatan yang dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim, Sudirman Latief mewakili Bupati yang berhalangan hadir tersebut karena sedang melaksanakan tugas diwaktu yang sama, menerangkan, bahwa hal itu, merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai kualifikasi yang dimiliki.

“Nah yang perlu digaris bawahi adalah. Saya minta perusahaan untuk bisa saling bersinergi dengan kami (pemerintah). Nantinya saat membuka lowongan pekerjaan jangan hanya menyediakan bagi yang berpengalaman saja. Terus anak-anak yang baru lulus mau kemana. Tolong ini jadi atensi,” pinta Roma Malau.

Selain itu, sebagai daya dukung untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan data ketenaga kerjaan. Pihaknya juga telah menghadirkan aplikasi sistem informasi data tenaga kerja. Dimana aplikasi tersebut mewajibkan perusahaan untuk melampirkan jenis dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan.

“Sistem ini juga akan terintegrasi dengan pemerintah pusat. Tujuannya agar program yang dilakukan oleh pemerintah masyarakat harus tau, salah satunya melalui Job Fair ini,” pungkasnya.(**)

PENAJAM, MP – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) serius menatap masa depan. Lewat agenda Sinkronisasi Penyusunan RPJMD 2025–2029 dan Renstra Perangkat Daerah, PPU menyiapkan arah kebijakan strategis lima tahun ke depan sebagai fondasi menuju daerah unggul dan berdaya saing terutama sebagai gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan ini diikuti seluruh kepala SKPD dan melibatkan kolaborasi strategis antara Bapelitbang PPU, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Tim Penyusun Pemda.

Bupati PPU, Mudyat Noor, menegaskan pentingnya RPJMD bukan sebagai dokumen administratif biasa, melainkan sebagai peta jalan masa depan daerah.

“RPJMD ini akan menentukan wajah PPU lima tahun ke depan, bahkan berdampak jangka panjang jika dirancang dengan konsisten dan kuat,” tegasnya.

Visi besar yang diusung: “Berkolaborasi Membangun Penajam Paser Utara yang Unggul, Berkeadilan, Sejahtera, dan Berdaya Saing sebagai Gerbang Ibu Kota Nusantara.” Untuk mewujudkannya, enam misi strategis telah dirumuskan mulai dari SDM unggul, tata kelola pemerintahan yang bersih, ekonomi berkeadilan, ketahanan pangan, pembangunan sosial-budaya, hingga pemerataan pembangunan wilayah.

Tak kalah penting, Mudyat menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah wajib menyusun Renstra yang bukan hanya formalitas, tapi benar-benar outcome-oriented dan berbasis prinsip SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).

“Setiap rupiah dari APBD adalah amanah rakyat. Tidak boleh ada program tumpang tindih. Semua harus sejalan dengan visi besar PPU,” tandasnya.

Ia pun meminta Sekda, para Asisten, dan Bapelitbang untuk mengawal penuh arah kebijakan ini hingga menjadi Peraturan Daerah.

“Kita hanya punya satu kesempatan. RPJMD ini harus menjadi cetak biru masa depan PPU. Saya yakin dengan kerja keras dan kolaborasi, kita bisa wujudkan PPU yang unggul dan jadi penyangga utama IKN,” pungkas Mudyat.(**)

PENAJAM PASER UTARA, MP — Dalam rangka mendukung program nasional Swasembada Pangan, Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol. Dr. M. Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si., turut mendampingi kunjungan kerja Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (9/5/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari program Akselerasi Swasembada Pangan Nasional yang digagas oleh Kementerian Pertanian RI. Kabupaten PPU dipilih sebagai lokasi kunjungan karena dinilai berhasil mendukung program ketahanan pangan daerah secara signifikan.

Turut hadir dalam rombongan tersebut Gubernur Kalimantan Timur, Bupati PPU, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Timur, sebagai bentuk sinergi antara pusat dan daerah dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan alat dan sarana pertanian senilai total Rp149 miliar kepada kelompok tani dan brigade pangan se-Kabupaten PPU. Bantuan itu meliputi traktor roda 2 dan 4, rice transplanter, pompa air, serta benih unggul padi dan jagung.

Menteri Pertanian RI dalam arahannya menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk meningkatkan produksi pertanian lokal. Ia juga memastikan bahwa pemerintah pusat terus mendukung penuh upaya swasembada pangan di daerah dengan menyediakan berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan para petani.

“Dengan semangat kolaborasi, kita dorong produksi pangan nasional lebih optimal, sehingga Indonesia mampu mandiri secara pangan tanpa harus bergantung pada impor,” ujar Mentan Andi Amran Sulaiman dalam sambutannya.

Setelah kegiatan selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Balikpapan melalui Helipad Gunung Intan.

Kehadiran Wakapolda Kaltim dalam kunjungan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan strategis pemerintah di sektor pertanian, serta menunjukkan sinergi aktif dalam menjaga stabilitas dan kelancaran program-program pembangunan nasional, khususnya ketahanan pangan.

Balikpapan — Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari manajemen PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Ruang Kerja Kapolda Kaltim, Jumat (9/5/2025). Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengamanan objek vital nasional (Obvitnas) sektor migas di wilayah Kalimantan Timur.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Kaltim didampingi oleh Kepala Biro Operasi (Karo Ops) dan Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Kaltim. Sementara dari pihak PT Pertamina Hulu Indonesia, hadir General Manager Zona 9/PHSS, Julfrinson Alfredo Sinaga, beserta jajaran.

Audiensi ini membahas upaya peningkatan koordinasi pengamanan terhadap wilayah operasional migas yang dikelola oleh PHI, serta memperkuat kemitraan strategis antara sektor kepolisian dan industri energi nasional.

Irjen Pol Endar Priantoro menyambut positif audiensi tersebut dan menegaskan bahwa Polda Kaltim berkomitmen menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan operasi migas, mengingat pentingnya sektor energi dalam mendukung ketahanan nasional.

“Kami siap mendukung pengamanan setiap kegiatan operasional yang dilakukan oleh PHI. Komunikasi yang baik dan koordinasi berkelanjutan sangat penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan,” tegas Kapolda Kaltim.

Julfrinson Alfredo Sinaga mewakili manajemen PT Pertamina Hulu Indonesia menyampaikan apresiasi atas peran aktif Polda Kaltim dalam menjaga keamanan wilayah operasi mereka. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin ditingkatkan untuk menjamin keberlangsungan dan kelancaran produksi migas di Kalimantan Timur.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keamanan, kelancaran investasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor energi. (Hms/red)

SAMARINDA, MP – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah menyempatkan berkunjung dan menyapa korban kasus kekerasan Samarinda, di UPTD PPA Provinsi Dinas PPA Provinsi Kaltim. Juga didampingi Kepala DP3A Kaltim Hj Noryani Sorayalita.

“Alhamdulillah, kunjungan ke Kaltim dalam rangka silaturahmi dengan DP3A Kaltim. Termasuk, mendukung dan memberikan semangat anak-anak kita di Kaltim yang menjadi korban kekerasan,” kata Menteri PPPA RI Arifah Fauzi, Jumat 9 Mei 2025.

Menurut Menteri Arifah Fauzi, setelah mendengar dan melihat kondisi anak-anak korban kekerasan di Kaltim yang dibina DP3A Provinsi, ternyata anak-anak semangat untuk belajar dan sekolah. Meski saat ini melalui luring.

“Alhamdulillah anak-anak saya lihat sangat semangat untuk sekolah. Bahkan, salah satunya bercita-cita menjadi Polisi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kaltim Hj Sarifah Suraidah Harum (Bunda Harum) bersama Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menyambut kunjungan kerja (kunker) Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah Fauzi yang juga dihadiri Istri Wapres RI 2019-2024 Hj Wuri Ma’ruf Amin, di Bandara APT Pranoto Samarinda.

“Selamat datang Ibu Menteri, semoga kunjungannya nyaman dan lancar di Samarinda,” ucap Istri Gubernur Kaltim Bunda Harum yang juga Ketua TP PKK Kaltim bersama Sekda Sri Wahyuni.

Bunda Harum menjelaskan kegiatan Menteri PPPA dilaksanakan di Lamin Etam Kompleks Kantor Gubernur Kaltim.

“Bagaimana kabarnya Ibu Menteri, semoga selalu sehat ya ibu,” sapanya lagi di sela-sela menerima kunjungan.

Setelah menerima kunjungan Menteri PPPA RI, rombongan Bunda Harum dan Sekda Sri Wahyuni istirahat makan di Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda.

Selain itu, Kunker Menteri Arifah Fauzi dalam rangka menghadiri dan membuka Pelantikan dan Rakernas Pengurus PP Muslimat NU di Lamin Etam, Sabtu 10 Mei 2025.

Hadir mendampingi, ⁠Istri Mensos RI, ⁠Istri Menteri ATR/BPN, Deputi PHA, dan ombongan Ibu Nyai PP Muslimat NU. (cda/red)

BALIKPAPAN, MP – Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan Melalui Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah di Provinsi Kalimantan Timur bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, Kamis (8/5/2025)

Acara yang digelar di Auditorium Markas Komando Daerah Militer VI/Mulawarman, Balikpapan, dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Kodam VI/Mulawarman, Polda Kaltim, Forkompinda Kaltim, Perangkat Daerah terkait, Kepala Daerah Kabupaten dan Kota se Kaltim, serta sejumlah pejabat daerah se Kaltim.

Kehadiran Mentan RI ke Kaltim disambut baik DPRD Kaltim. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud mengatakan, atas arahan dari Presiden Republik Indonesia, Mentan RI diminta untuk bagaimana meningkatkan pangan di Indonesia, salah satunya di Kaltim.

“Maka itu, dilakukan akselerasi menuju swasembada pangan, dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada. Salah satu ialah cetak sawah,” ujarnya. (cda/red)

PENAJAM, MP – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kalimantan Timur pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kaltim Tahun Anggaran 2024 melaksanakan peninjauan lapangan terhadap sejumlah proyek pembangunan sektor pendidikan di wilayah Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser, kamis (8/5/2025).

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan infrastruktur pendidikan. Dalam agenda tersebut, rombongan Pansus LKPj DPRD Kaltim meninjau progres pembangunan SMK Negeri 3 PPU, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Tanah Grogot Kabupaten Paser, serta SMK Negeri 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser.

Ketua Pansus LKPj DPRD Kaltim Agus Suwandi menyampaikan, bahwa kunjungan ini penting untuk memastikan bahwa proyek-proyek pendidikan berjalan sesuai dengan rencana, baik dari segi waktu, kualitas, maupun pemanfaatan anggaran.

“Sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah, sehingga perlu diawasi secara ketat”, ungkapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Pansus juga berdialog langsung dengan pihak pelaksana proyek dan perwakilan sekolah untuk mendalami berbagai kendala maupun kebutuhan yang masih harus ditindaklanjuti.

Hasil dari kunjungan ini akan menjadi bagian dari laporan dan rekomendasi Pansus kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur demi perbaikan kinerja di tahun anggaran berikutnya. (cda/red)

SANGATTA, MP – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian dan modernisasi sektor pertanian daerah dengan menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada sejumlah Brigade Pangan dari lima kecamatan di wilayah Kutim. Penyerahan ini dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutai Timur, yang dihadiri langsung oleh para perwakilan brigade, Kepala Dinas Dyah Ratnaningrum serta jajaran DTPHP Kutim.

 

Adapun Brigade Pangan yang menerima bantuan antara lain Brigade Maju Bersama dari Kecamatan Kaliorang, Brigade Bravo Sejahtera dari Kecamatan Long Mesangat, Brigade Maju Berkarya dari Kecamatan Kaubun Brigade Bengalon dari Kecamatan Bengalon, Brigade Gumus Sejahtera dari Kecamatan Kaubun, Brigade Nermal Urip dari Kecamatan Kongbeng Masing-masing brigade menerima satu paket bantuan alsintan yang terdiri dari Hand Tractor, Tractor Crawler, Traktor Roda 4, Rice Transplanter (mesin tanam padi otomatis), Pompa Air.

 

Diwawancarai usai penyerahan, Wabup Mahyunadi menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Kutim memperoleh bantuan dari Kementerian Pertanian RI. Padahal, menurutnya, pada awalnya Kutai Timur tidak masuk daftar kabupaten penerima.

 

“Alhamdulillah hari ini kita bisa menyerahkan alat mesin pertanian yang canggih-canggih kepada para brigade pangan. Kita apresiasi kerja keras dari Kepala Dinas DTPHP Kutim yang sigap menyusun proposal. Awalnya kita tidak dapat, karena memang jatah terbatas. Tapi karena ada kabupaten lain yang belum siap, kita ambil kesempatan itu,” ungkap Mahyunadi.

 

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas kepercayaan yang diberikan kepada Kutai Timur, dan berjanji akan memaksimalkan pemanfaatan bantuan tersebut.

 

“Insyaallah alat ini akan kita maksimalkan. Kami tidak akan mengecewakan. Kutai Timur menargetkan pencetakan 100 ribu hektar sawah dalam satu periode. Ini adalah langkah konkret yang kita perjuangkan bersama untuk kemandirian pangan dan kesejahteraan petani di daerah,” tambahnya.

Sebelum penyerahan bantuan, Wabup Mahyunadi juga terlibat dalam diskusi intensif bersama para perwakilan brigade pangan yang dipimpin oleh Kadis DTPHP Kutim,Dyah Ratnaningrum. Diskusi tersebut membahas sejumlah persoalan teknis di lapangan, salah satunya adalah masalah sedimentasi saluran irigasi yang menghambat distribusi air ke lahan pertanian.

 

“Irigasi itu ada yang menjadi tanggung jawab pusat, provinsi, dan kabupaten. Untuk jaringan tersier, itu kewenangan Pemkab Kutim. Dan itulah yang saat ini mengalami sedimentasi cukup parah. Kita sudah jadwalkan rapat bersama Dinas PU pada tanggal 14 Mei nanti untuk membahas langkah teknisnya. Fokusnya ada di Kecamatan Long Mesangat, Kongbeng, dan Kaubun,” jelas Mahyunadi.

 

Ia menegaskan bahwa perbaikan jaringan irigasi menjadi prioritas demi keberhasilan program perluasan lahan sawah di Kutim. Dalam kesempatan yang sama, Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum , menjelaskan bahwa nilai bantuan yang diberikan kepada masing-masing brigade pangan mencapai kurang lebih Rp2,5 miliar. Menurutnya, bantuan tersebut mencakup alsintan dengan teknologi mutakhir yang sangat dibutuhkan dalam era pertanian modern.

 

“Awalnya, dalam rapat bersama Menteri Pertanian pada November 2024 lalu, Kutim tidak masuk sebagai penerima bantuan. Tapi kami tidak menyerah. Kami siapkan proposal lengkap. Begitu ada kabupaten lain yang tidak siap, Kutim langsung menyatakan siap menerima bantuan tersebut,” terang Diah.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, drone pertanian juga akan segera diterima oleh Pemkab Kutim. Drone ini akan digunakan untuk pemupukan dan penyemprotan hama secara cepat dan efisien.

 

“Drone ini bisa menyemprot satu hektar lahan hanya dalam waktu 8 menit. Tanpa modernisasi seperti ini, sangat sulit untuk mencapai target 100 ribu hektar sawah. Dengan alat canggih, peluang kita mendapat dukungan APBN juga akan semakin besar,” ujar Dyah Ratnaningrum.

Tak hanya itu, Diah juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutim dalam menjalankan program Petani Milenial. Program ini bertujuan menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian dengan dukungan bibit, pupuk, dan pelatihan.

 

Perlu diketahui realisasi tanah oplah tahun 2025 sebesar luas lahan 1200 Hektar diantaranya , long masengat Luas lahan 151 Hektar, Bengalon Luas Lahan 150 Hektar, Kaliurang 165 Hektar, Kaubun 489 Hektar, Kongbeng 245 Hektar. (**)

BERAU, MP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun Anggaran 2024 kepada 358 orang, Penyerahan SK berlangsung di Ruang RPJPD Bapelitbang dan dilakukan langsung oleh Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, Kamis (8/5/).

Sebanyak 358 CPNS yang menerima SK pengangkatan ini terdiri dari berbagai formasi, yaitu 128 tenaga kesehatan, 48 penyuluh pertanian, dan 182 tenaga teknis lainnya. Mereka dinyatakan lulus dalam proses seleksi CPNS yang dilaksanakan sebelumnya dan kini resmi bergabung dalam jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Berau.

Bupati Sri Juniarsih dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para CPNS yang telah berhasil lolos dan menerima SK pengangkatan.

“Keberhasilan kalian merupakan awal dari tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung pembangunan daerah,” ungkap Sri Juniarsih.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan tiga pesan penting kepada para CPNS, yaitu pentingnya menjaga profesionalisme dalam bekerja, menumbuhkan loyalitas terhadap tugas dan instansi, serta terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri.

“Pegang teguh ketiga hal tersebut, ini merupakan pondasi utama dalam membentuk ASN yang berkualitas dan berdedikasi.” Terangnya.

Sri Juniarsih juga mengingatkan bahwa status sebagai CPNS bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan titik awal untuk menunjukkan kinerja, integritas, dan kontribusi nyata dalam membangun Kabupaten Berau.

“Saya berharap para CPNS dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan menunjukkan etos kerja yang baik,” harapnya.

Penyerahan SK ini menjadi momentum penting dalam perjalanan karier para CPNS di lingkungan Pemkab Berau. Diharapkan, dengan tambahan tenaga baru dari berbagai bidang ini, pelayanan publik di Kabupaten Berau dapat semakin optimal dan merata di seluruh wilayah.(**)

Scroll to Top