Berita Populer

Berita Terbaru

KALTIM

BALIKPAPAN, mandaupost – Dalam rangka meningkatkan literasi digital dan kesadaran hukum di kalangan mahasiswa, Bidhumas Polda Kaltim menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Bijak Bermedia Sosial” di Ballroom Universitas Mulia Balikpapan, Senin (26/5/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, narasumber dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Mulia Balikpapan, Sumardi dan perwakilan dari Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Kaltim, IPDA Ibrahim serta ratusan mahasiswa Universitas Mulia.

Dalam sambutannya, Kabid Humas menyampaikan pentingnya menanamkan budaya serta etika dalam penggunaan media sosial di era digital saat ini. Kombes Pol Yuliyanto menekankan bahwa media sosial merupakan hak setiap individu, namun dalam penggunaannya harus disertai dengan batasan dan tanggung jawab moral.

“Media sosial memiliki berbagai fungsi positif seperti sebagai sumber informasi, hiburan, komunikasi daring, hingga sarana penggerak masyarakat dan berbagi konten yang bermanfaat. Namun, semua itu harus dijalankan dengan kesadaran etika dan tanggung jawab,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.

Sementara itu, IPDA Ibrahim memberikan penjelasan dari sudut pandang hukum dan keamanan siber. Ia memaparkan bahwa kejahatan siber merupakan tindak pidana yang memanfaatkan perangkat elektronik dan jaringan internet, yang dapat melintasi batas negara dalam waktu yang sangat singkat.(**)

Foto: Ilustrasi

BALIKPAPAN, mandaupost – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan kini meningkatkan pengawasan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dengan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah jalan protokol. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Sudirman, saat diwawancarai di Balai Kota, Senin (26/5/2025).

Sudirman menjelaskan, pemasangan CCTV ini bertujuan untuk memantau kepatuhan masyarakat dalam membuang sampah sesuai aturan.

 

“CCTV sudah terpasang di jalan-jalan protokol. Ini untuk melihat sejauh mana masyarakat taat membuang sampah di TPS sesuai waktu dan tempat yang ditentukan,” ujarnya.

Pengawasan ini, kata Sudirman, merupakan bagian dari upaya DLH menciptakan kota yang bersih dan tertib. Selain sebagai alat pengawasan, kehadiran CCTV juga diharapkan dapat menjadi alat edukasi masyarakat agar lebih disiplin dalam mengelola sampah.

Sementara itu, untuk pengawasan di TPS yang berada di wilayah kelurahan, Sudirman menyebutkan peran aktif lurah dan ketua RT sangat diperlukan.

“Untuk TPS di kelurahan, kami mendorong agar ke depan lurah dan RT bisa ikut berkontribusi dalam pengawasan. Kami di DLH tentu tidak bisa mengawasi semua titik secara langsung, tapi dengan kolaborasi bersama masyarakat, pengawasan akan lebih efektif,” jelasnya.

DLH menekankan, fokus utama saat ini adalah memastikan TPS di jalan-jalan protokol diawasi dengan baik sebagai langkah awal membangun budaya bersih di tengah masyarakat Balikpapan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Sudirman

Dengan pemasangan CCTV ini, diharapkan masyarakat Balikpapan dapat lebih sadar akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

“Pemasangan CCTV ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap masyarakat dapat menjadi lebih disiplin dalam membuang sampah dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan,” tambah Sudirman.

DLH Balikpapan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan dan menciptakan kota yang bersih dan nyaman bagi warganya. Dengan adanya CCTV, DLH dapat memantau dan mengawasi TPS secara lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membuang sampah.

Ia tegaskan lagi, manfaat pemasangan CCTV ini tidak hanya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membuang sampah serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“CCTV ini juga membantu DLH dalam mengawasi TPS secara lebih efektif, dan meningkatkan kualitas lingkungan dan menciptakan kota yang bersih dan nyaman,” pungkasnya.(**)

BALIKPAPAN, mandaupost – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan Tahun 2025–2029 resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus, Senin (26/5/2025).

Acara yang berlangsung di Aula Balai Kota Pemkot Balikpapan ini dihadiri berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah pusat, provinsi, DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan Bagus, menyampaikan RPJMD 2025–2029 merupakan dokumen strategis yang menjadi panduan pembangunan kota lima tahun ke depan. Sekaligus menjadi tahap awal dari pelaksanaan RPJPD 2025–2045.

Bagus menegaskan, RPJMD ini disusun dengan memperhatikan tujuh isu strategis seperti pembangunan ekonomi inklusif, penguatan SDM, ketahanan lingkungan, hingga penguatan peran Balikpapan sebagai mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).

“RPJMD ini merupakan cetak biru pembangunan kota Balikpapan yang akan menjadi acuan bagi seluruh stakeholder dalam melaksanakan pembangunan,” kata Bagus.

Selain itu, masukan DPRD turut memperkuat fokus pada kualitas pendidikan, layanan kesehatan, infrastruktur, serta pemberdayaan UMKM. Visi pembangunan lima tahunan kali ini adalah “Balikpapan Kota Global Nyaman untuk Semua dalam Bingkai Madinatul Iman” yang dijabarkan dalam lima misi utama dan sembilan prioritas pembangunan.

Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah kota untuk membangun pemerintahan yang bersih, masyarakat yang sehat, lingkungan yang lestari, serta ekonomi yang inklusif.

“Kami pemerintah Balikpapan mengajak seluruh peserta berkontribusi aktif memberikan masukan demi mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang modern, inklusif, dan nyaman dihuni,” ujarnya.

Musrenbang ini menjadi forum penting untuk memastikan aspirasi masyarakat tertuang dalam rencana pembangunan. Diharapkan, RPJMD 2025-2029 dapat menjadi panduan yang efektif bagi pembangunan kota Balikpapan.

“Melalui musrenbang ini, kita dapat menyerap aspirasi masyarakat dan memasukkan ide-ide kreatif untuk pembangunan kota yang lebih baik,” tambah Bagus.

Acara ditutup dengan pembacaan pantun khas Balikpapan, menandai semangat kolaborasi dalam membangun masa depan kota. Dengan semangat kolaborasi ini, diharapkan Balikpapan dapat menjadi kota yang lebih baik dan nyaman untuk dihuni. (**)

SAMARINDA, mandaupost – Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., menerima kunjungan dari organisasi masyarakat (Ormas) Dayak-Kutai-Banjar Provinsi Kalimantan Timur (Dakuba Kaltim) di ruang rapat Wakil Wali Kota, lantai II Gedung Balai Kota Samarinda, pada Senin (26/05/2025) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Dakuba menyampaikan rencana untuk memperluas jangkauan organisasi agar lebih terbuka, tidak hanya terfokus pada tiga suku. Seiring dengan visi tersebut, Dakuba juga berencana mengubah nama menjadi Pemuda Kesatuan Bangsa.

Wawali Saefuddin Zuhri menyambut baik gagasan tersebut. Ia menilai bahwa Kalimantan Timur, khususnya Kota Samarinda, merupakan daerah yang dihuni oleh masyarakat dari beragam suku, agama, dan latar belakang budaya. Posisi geografis yang strategis, ditambah dengan kedekatannya dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), membuat keberagaman ini semakin terasa penting untuk dikelola dengan baik.

Menurut Saefuddin Zuhri, kehadiran ormas di tengah masyarakat harus memberikan dampak positif. Karena berasal dari masyarakat, ormas dinilai memiliki pemahaman yang lebih dekat terhadap persoalan-persoalan sosial yang terjadi di lapangan.

“Melalui ormas, masyarakat bisa membangun koordinasi yang baik, baik secara internal antaranggota maupun secara eksternal dengan pihak di luar organisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, ormas juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan. Selain itu, kolaborasi dalam hal pembinaan anggota juga penting untuk ditingkatkan. Sebagai contoh, ormas dapat mendorong anggotanya mengikuti pelatihan atau kursus keterampilan yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) maupun melalui program dari dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Lebih lanjut, Saefuddin Zuhri menekankan pentingnya peran ormas dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah. Banyaknya jumlah ormas, baik besar maupun kecil, perlu dijembatani dengan komunikasi dan koordinasi yang baik. Dengan demikian, apabila terjadi potensi gejolak, dapat diselesaikan secara tertib, aman, dan damai.

Ia juga mengingatkan bahwa posisi strategis Kota Samarinda sebagai ibu kota provinsi dan daerah penyangga IKN akan menarik banyak pendatang, baik pencari kerja maupun pengusaha. Oleh karena itu, masyarakat setempat, termasuk ormas, harus siap menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.(**)

TENGGARONG, mandaupost -Kabupaten Kutai Kartanegera (Kukar) akan melakukan kerja cepat dalam pembentukan koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih agar bisa mecapai target yang telah ditentukan tepatnya tanggal 28 Mei 2025.

“Kami akan secepatnya lakukan kerja cepat agar bisa sesuai target pada tanggal 29 Mei 2025, dimana Kukar sendiri masih 191 Desa/Kelurahan yang belum melakukan pembentukan Kopdes/Kel,” kata Sekda H Sunggono setelah menghadiri peluncuran Percepatan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus (Musdesus) Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih se-Kaltim yang digelar di Pendopo Odah Etam Kantor Gubernur Kaltim Samarinda, Sabtu (24/5/2025).

Dalam acara yang dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono memacu pembentukan 1.038 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di Kalimantan Timur, sebagai upaya pemerintah untuk optimalkan potensi ekonomi perdesaan, kurangi kemiskinan ekstrem, dan ciptakan lapangan kerja. Sekda Sunggono juga menekankan akan segera membentuk kelompok percepatam agar segera merampungkan yang masih belumn dibentuk, hal tersebut akan segera dilakukan disetiap kecamatan.

“Para camat nanti akan kita kumpulkan dan membentuk kelompok kerja cepat disetiap kecamatan dan semoga ini bisa selesai tepat pada waktnya,”ungkapnya.

Seperti yang dikatakan Wamen Koperasi Ferry Julianto Kopdes/Kel Merah Putih bertujuan mengatasi masalah seperti kesulitan akses permodalan, praktik tengkulak, pinjaman online ilegal, dan lemahnya ekonomi lokal. Lahir dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, menargetkan pembentukan 80.000 koperasi di seluruh Indonesia, melibatkan lintas kementerian dan lembaga, serta diawasi oleh Satuan Tugas yang dipimpin oleh Presiden.

Selanjutnya Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menegaskan kesiapan daerahnya, Kaltim dalam menyelaraskan program Kopdes/Kel Merah Putih.

“Di Kaltim sendiri sudah menyelesaikan hampir separuh (Musdesus), dan sisanya kami sepakat dengan Bupati/Walikota akan selesai pada 28 Mei,” sebut Seno Aji.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Deputi Bidang Usaha Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Pangan Widiastuti, Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPP SDMP) Kementerian Pertanian Idha, Direktur Utama LPDB Supomo, serta para Wali Kota dan Bupati se-Provinsi Kalimantan Timur.(**)

TENGGARONG, mandaupost – Peluang ekonomi baru Kaltim terhampar dari kebun kopi. Dari Kampung Kopi Luwak Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara asa tinggi itu terhampar.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji yang berkunjung ke lokasi yang berada di Km 60 Jalan  Samarinda-Bontang itu mengaku sangat kagum.

“Saya sangat senang dan sangat tertarik. Mudah-mudahan ke depan, Kopi Luwak Prangat Baru ini bisa menjadi identifikasi salah satu kopi di Indonesia, setidaknya membanggakan Kutai Kartanegara,” puji Wagub Seno Aji usai meninjau kebun dan menikmati seduhan Kopi Luwak Prangat Baru, Minggu 25 Mei 2025.

Melihat potensi yang luar biasa, Wagub Seno Aji menyarankan segera dibentuk satu komunitas dan klaster perkebunan kopi di Kalimantan Timur.

Klaster baru ini akan menjadi brand image bagi Kaltim sebagai penghasil kopi liberika terbaik di Indonesia. Wagub sangat optimis dengan pengelolaan yang baik, kopi Kalimantan Timur akan mampu dikembangkan menjadi raja kopi nasional.

“Hasil buahnya lebih besar dan rasanya lebih bagus. Mudahan ini bisa terus dikembangkan dan disempurnakan agar menjadi kopi identik Kaltim, sehingga bisa kita pasarkan ke luar Kaltim hingga ke luar negeri,” harap Wagub.

 

 

Untuk pengembangan perkebunan kopi liberika ini, Wagub Seno Aji sangat berharap dukungan perusahaan-perusahaan pertambangan untuk berkontribusi melalui CSR.

“Sementara Pemprov Kaltim akan bantu mungkin untuk penyiapan bibit kopi dari sini dan pemupukannya,” kata Wagub.

“Kami siap bersama-sama dengan petani untuk memastikan petani kopi bisa benar-benar digdaya mendapatkan hasil yang maksimal dari panennya,” tegas Wagub lagi.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara Sunggono mengakui Marangkayu merupakan wilayah pengembangan industri Kukar yang sudah disiapkan dalam RTRW kabupaten.(**)

BALIKPAPAN, mandaupost – Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Kalimantan Timur melalui Subdit Binpolmas menggelar kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) dengan mengunjungi organisasi masyarakat Laskar Mandau Adat Dayak Kutai Banjar (LMADKB) di Gg. Halmahera, Jl. Tesoro, RT.01, No.84 Kel.Sepinggan, Kec.Balikpapan Selatan, pada Sabtu, (24/05/25).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKBP Windia Nugraha, S.H., M.H., yang disambut langsung secara hangat oleh Ketua DPD Ormas LMADKB, H. Sarfani, beserta sejumlah anggota ormas.

Dalam kunjungan tersebut, personel Ditbinmas memberikan penyuluhan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta edukasi mengenai pencegahan penyebaran berita hoaks, perbuatan anarkis, penyalahgunaan narkoba, judi online, pinjaman online ilegal, dan ajakan untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., juga ikut menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri dengan masyarakat adat dan ormas dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu meningkatkan kesadaran hukum dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas, terlebih saat ini marak isu-isu hoaks dan tindak kejahatan digital. Keterlibatan ormas adat seperti LMADKB sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan ketertiban sosial,” ujar Kombes Yuliyanto.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman gangguan keamanan di lingkungan sekitar.(**)

BERAU, mandaupost – Kecamatan Tanjung Redeb berhasil meraih gelar juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-55 Tingkat Kabupaten Berau yang diselenggarakan di Kecamatan Gunung Tabur. Tanjung Redeb memperoleh total 112 poin, unggul jauh dari peserta lainnya.

Posisi kedua diraih oleh Kecamatan Sambaliung dengan perolehan 52 poin, disusul tuan rumah Kecamatan Gunung Tabur di peringkat ketiga dengan raihan 37 poin.

Piala bergilir juara umum diserahkan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, M. Hendratno, yang mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas. Penyerahan dilakukan kepada Camat Tanjung Redeb, Toto Marjito, pada malam penutupan, Sabtu (17/5/2025).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya mengucapkan selamat kepada seluruh kafilah yang telah berjuang dan meraih prestasi terbaik,” ujar Hendratno dalam sambutannya.

Ia berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk terus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan MTQ ke-55 ini turut menjadi ajang seleksi untuk persiapan MTQ tingkat provinsi dan nasional, sekaligus sarana mempererat ukhuwah islamiyah di antara masyarakat Berau.(**)

BERAU, mandaupost — Setelah berlangsung selama sepekan, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Berau yang digelar di Kecamatan Gunung Tabur, secara resmi ditutup pada Sabtu malam, 17 Mei 2024.

Penutupan kegiatan tersebut dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, M. Hendratno, yang hadir mewakili Bupati Berau. Penutupan secara simbolis ditandai dengan penekanan sirine di panggung utama yang berlokasi di halaman Museum Batiwakkal, Gunung Tabur.

Dalam sambutannya yang mewakili Bupati Berau, M. Hendratno menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ, mulai dari jajaran kecamatan, kelurahan, LPTQ, dewan juri, hingga panitia pelaksana.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan kolaborasi yang telah ditunjukkan oleh seluruh pihak,” ujarnya.

Secara khusus, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kerabat Kesultanan Gunung Tabur atas dukungan dan partisipasi dalam menyediakan lokasi pelaksanaan kegiatan, serta kepada seluruh masyarakat Gunung Tabur yang turut menyukseskan penyelenggaraan MTQ tahun ini.

“Ini merupakan bentuk sinergi dan kebersamaan yang patut diapresiasi. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun kehidupan beragama dan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Berau,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Berau agar terus melakukan pembinaan berkelanjutan terhadap para peserta dari seluruh cabang lomba, guna meningkatkan kualitas dan kesiapan dalam menghadapi ajang MTQ di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

“Saya kira ini penting untuk menjadi perhatian bersama, agar Kabupaten Berau dapat terus mencetak prestasi yang membanggakan di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Kegiatan MTQ ke-55 ini diharapkan dapat menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat Kabupaten Berau.(**)

SAMARINDA, mandaupost.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan musyawarah desa/kelurahan pada 28 Mei ini dari jadwal sebelumnya 31 Mei sudah selesai 100 persen.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Seno Aji saat Peluncuran dan Dialog Percepatan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Provinsi Kalimantan Timur, di Lamin Etam Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Sabtu 24 Mei 2025.

Dari 1.038 desa/kelurahan se Kalimantan Timur, hingga saat ini sekitar 50 persen lebih telah melaksanakan musyawarah desa/kelurahan khusus pembentukkan Koperasi Merah Putih.

“Tanggal 28 Mei, pukul 23.30 Wita, semua musyawarah desa/kelurahan sudah selesai,” katanya.

Wagub Seno mengapresiasi komitmen kepala daerah hingga camat dan lurah/kepala desa yang telah melaksanakan musyawarah desa/kelurahan lebih cepat.

“Saya apresiasi Bontang sudah seratus persen. Samarinda juga menyusul ya. Nah, kabupaten dan kota lainnya, silahkan Pak Bupati dan Wali Kota dipercepat,” ungkapnya.

Sesuai program pembentukkan Koperasi Merah Putih yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk segera terbentuk di seluruh desa dan kelurahan seantero nusantara.

Dijelaskan Wagub Seno bahwa setelah musyawarah desa/kelurahan, pemerintah akan mendatangkan notaris di setiap desa/kelurahan guna pembuatan akte (badan hukum) Koperasi Merah Putih di Kementerian Hukum dan HAM dan diserahkan ke Kementerian Koperasi.

“Tanggal 12 Juli, insyaallah Pak Prabowo akan melaunching koperasi desa/kelurahan serentak se Indonesia. Dan tanggal 28 Oktober sudah akan operasional,” sebutnya.

Wakil Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyebutkan pemerintah akan menyubsidi (dana awal/modal) operasional koperasi desa/kelurahan Merah Putih sebesar Rp3 miliar per koperasi.

“Tenor (masa pengembalian) selama 6 tahun dengan standard perbankan. Namun tetap dengan bunga rendah,” sebutnya.(**)

Scroll to Top