Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Utara (Kaltara) Datu Iqro Ramadhan, menghimbau seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Himbauan tersebut disampaikan saat menghadiri Apel Operasi Ketupat Kayan 2026 di Lapangan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Kaltara, Kamis (12/3) sore.

Datu Iqro menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mendukung penuh upaya pengamanan arus mudik yang dilaksanakan oleh Kepolisian bersama instansi terkait.

Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat untuk tetap siaga selama masa mudik berlangsung.

“Saya berharap para pemudik mengikuti aturan yang ada. OPD terkait seperti Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah membantu pihak kepolisian agar mudik tahun ini bisa berjalan lancar,” ujar Datu Iqro.

Sementara itu, Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Kayan 2026 bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Ia memprediksi terdapat dua gelombang arus mudik. Gelombang pertama diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret dan gelombang kedua pada 18–19 Maret.

“Untuk arus balik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret untuk gelombang pertama dan 28–29 Maret untuk gelombang kedua,” jelasnya.

Djati menambahkan, mengingat sebagian besar wilayah Kaltara merupakan daerah perairan, pengamanan akan difokuskan di pelabuhan serta lokasi penyeberangan kapal ferry.

Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi kelebihan kapasitas penumpang pada kapal karena dapat membahayakan keselamatan. Petugas di pos penyeberangan akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar perjalanan mudik berjalan aman.

Dalam Operasi Ketupat Kayan 2026 ini, sebanyak 808 personel gabungan dilibatkan yang terdiri dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, BPBD, Damkar, Basarnas serta Senkom.

Selain itu, aparat juga mendirikan 44 pos pengamanan, terdiri dari 15 pos pengamanan, 26 pos pelayanan serta sejumlah pos terpadu untuk mendukung kelancaran arus mudik.(**)

MALINAU, MANDAUPOST – Suasana Ramadan terasa hangat di Masjid Agung Darul Jalal, Kabupaten Malinau, Rabu (11/3). Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, bersama Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, hadir bersilaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan.

Kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di bulan penuh berkah.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadan ini menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan,” kata Gubernur.

Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan merupakan bulan yang penuh rahmat dan ampunan sehingga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.

Pada kesempatan tersebut, Zainal juga menyerahkan Surat Keputusan Gubernur Kaltara tentang Penetapan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Daerah kepada Pemerintah Kabupaten Malinau.

Untuk tahun 2025, Kabupaten Malinau menerima DBH Pajak Daerah sebesar Rp52.092.351.491. Sementara pada tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp60.236.205.537, serta penyaluran kurang salur DBH Pajak Daerah tahun 2023–2025 sebesar Rp37.397.145.951.

Zainal berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dana bagi hasil ini diharapkan dapat dikelola dengan baik untuk mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian Safari Ramadan juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada Masjid Agung Darul Jalal dan Pondok Pesantren Al Khairat Malinau berupa Al-Qur’an, buku hadist, sarung, serta paket sembako.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara juga memberikan paket sembako kepada petugas kebersihan dan tenaga kerja bongkar muat sebagai bentuk perhatian atas kerja keras mereka sehari-hari.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta menjadi sarana berbagi berkah di bulan suci Ramadan.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Wakil Bupati (Wabup), Kilat, memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bulungan dalam rangka pengendalian inflasi (kenaikan harga-harga) menjelang Hari Raya Idul Fitri pada Kamis (12/3).

HLM berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Bupati Bulungan dihadiri unsur Forkopimda, TPID, serta perwakilan dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik yang turut memberikan paparan terkait perkembangan inflasi di daerah.

Dalam paparan yang disampaikan, kondisi rata-rata harga mingguan di Pasar Induk pada bulan Maret menunjukkan adanya kenaikan pada beberapa komoditas. Di antaranya beras naik 0,1 persen, daging ayam 5,37 persen, telur ayam ras 3,17 persen, minyak goreng 0,3 persen, cabai merah 1,87 persen, cabai rawit 14,89 persen, ikan bandeng 15,15 persen, serta daging sapi 12,87 persen. Kenaikan tersebut dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menanggapi hal tersebut, Pemkab bersama TPID menyusun sejumlah langkah strategis guna menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga. Di antaranya melakukan pemantauan rutin terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok di pasar, menggelar operasi pasar dan pasar murah, memperkuat koordinasi dengan distributor serta pelaku usaha guna menjaga kelancaran distribusi, serta memastikan ketersediaan stok pangan menjelang hari besar keagamaan.

Selain itu, TPID juga akan meningkatkan koordinasi lintas instansi untuk memantau potensi gangguan distribusi, mempercepat arus pasokan bahan pangan dari daerah penghasil, serta mendorong pemanfaatan produk lokal sebagai upaya menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar.

Dalam sambutannya, Wabup menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat. Ia mengingatkan agar seluruh instansi terkait terus melakukan langkah antisipatif dan responsif terhadap dinamika harga di lapangan.

“Saya juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga serta tidak melakukan praktik penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan inflasi di Kabupaten Bulungan tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik,” imbaunya.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Bupati Bulungan, Syarwani, bersama jajaran Pemkab, Forkopimda dan masyarakat petani mengikuti Gerakan Tanam Serentak di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di wilayah Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah pada Kamis (12/3).

Gerakan ini diselenggarakan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian serentak di lokasi CSR di seluruh Indonesia.

Diketahui, gerakan tanam serentak ini dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan melalui pencapaian Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutan. Untuk Kabupaten Bulungan, tanam serempak di 2 lokasi yaitu yang dilaksanakan oleh Brigade Pangan Budaya KK Desa Salimbatu dengan luas lahan kurang lebih 211,87 hektar, dengan luas tanam kurang lebih 17 hektar dan yang sudah ditanam kurang lebih 24 hektar.

Selanjutnya oleh Brigade Pangan Bintang Jaya Bulungan Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah, dengan luas lahan kurang lebih 97,95 hektar, luas tanam 6 hektar dan luas yang sudah ditanam kurang lebih 6 hektar.

Bupati juga menyampaikan, untuk luas CSR di Bulungan tahun 2025 yaitu 808 hektare dan saat ini total yang sudah ditanami seluas 120 hektare.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam merencanakan program pembangunan daerah tahun 2027.

Hal tersebut disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan, saat membuka “Forum Lintas Perangkat Daerah Rencana Kerja (Renja) Provinsi Kaltara Tahun 2027”, yang digelar di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, Rabu (11/3).

Datu Iqro menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan tidak dapat dilakukan oleh masing-masing OPD secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan koordinasi dan kerja sama yang kuat agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan saling mendukung.

“Melalui forum ini kita menyatukan dan menyelaraskan program antar OPD. Pembangunan tidak bisa direncanakan sendiri-sendiri, harus saling bersinergi agar program yang dibuat bisa berjalan lebih efektif,” kata Datu Iqro.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penggunaan data yang valid dalam proses perencanaan pembangunan. Dengan dukungan data yang akurat, program yang dirancang diharapkan dapat berjalan lebih tepat sasaran.

Dalam penyusunan Renja tahun 2027, arah pembangunan daerah juga diselaraskan dengan program prioritas pemerintah pusat. Langkah ini dilakukan agar kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan searah.

Ia menyebutkan beberapa prioritas pembangunan Kaltara yang tertuang dalam dokumen perencanaan daerah, di antaranya pemerataan pembangunan wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan sektor ekonomi daerah.

Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi fokus utama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh wilayah di Kaltara, termasuk daerah perbatasan.

Namun demikian, Datu Iqro juga mengakui adanya tantangan dalam pelaksanaan pembangunan, terutama terkait keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dan pengurangan dana transfer ke daerah.

Karena itu, komunikasi dengan pemerintah pusat dinilai penting agar dukungan anggaran tetap dapat diperoleh untuk mendukung program pembangunan daerah.

“Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kita perlu memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan tetap berjalan, baik melalui APBD provinsi maupun dukungan anggaran dari pusat,” pungkasnya.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Warga Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan menyambut hangat kedatangan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, dalam kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Mujahidin, Selasa (10/3).

Safari Ramadan menjadi momen silaturahmi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dengan masyarakat. Kehadiran gubernur disambut antusias oleh warga Desa Atap.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan untuk memperbanyak ibadah.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Semoga kita dapat meraih Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan,” kata Gubernur Zainal.

Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Ramadan dengan memperbanyak amalan seperti salat, tarawih, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta bersedekah kepada sesama.

Pada kesempatan itu, Zainal menyerahkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltara tentang Penetapan Definitif DBH Pajak Daerah Tahun Anggaran 2025 serta Alokasi Sementara Tahun 2026 kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Kabupaten Nunukan pada tahun 2025 menerima DBH Pajak Daerah sebesar Rp85.196.387.072. Sementara untuk tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp97.919.920.237. Selain itu, penyaluran kurang salur DBH Pajak Daerah tahun 2023–2025 sebesar Rp53.066.373.760.

“DBH ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Selain penyerahan DBH, Zainal juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan lembaga kemasyarakatan di Desa Atap.

Bantuan tersebut antara lain untuk Masjid Al Mujahidin berupa sarung, Al-Qur’an, baju muslim, serta paket sembako. Bantuan juga diberikan kepada Karang Taruna Desa Atap sebagai dukungan terhadap peran pemuda dalam kegiatan sosial dan pembangunan desa.

Pemprov Kaltara turut memberikan bantuan kepada petugas fardu kifayah sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam pelayanan sosial keagamaan di tengah masyarakat.

Selain itu, bantuan juga diserahkan kepada warga Desa Atap yang terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Zainal berharap Safari Ramadan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Safari Ramadan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momentum berbagi dan memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Bupati, Syarwani, menghadiri Upacara Penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 127 Kodim 0903 Bulungan Tahun 2026 di Lapangan Sepakbola Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah pada Rabu (11/3).

Upacara dipimpin Komandan Korem 092 Maharajalila, Brigjen TNI Mohammad Sjahroni yang membacakan amanat Panglima Kodam VI Mulawarman.

Diketahui, dalam program TMMD di Salimbatu selama 1 bulan terakhir, berbagai program pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat berhasil dilaksanakan. Salah satunya pembukaan badan jalan selebar 6 meter yang semula ditargetkan sepanjang 3.500 meter. Namun dalam pelaksanaannya, panjang jalan yang berhasil dibuka justru melebihi target.

Danrem membacakan amanat Pangdam mengungkapkan, TMMD merupakan salah satu bentuk operasi bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah, Polri, kementerian dan lembaga, serta masyarakat.

Program tersebut bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Melalui TMMD terjalin sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan dari desa,” ujarnya.

Dilanjutkan, pada pelaksanaan TMMD ke 127 tahun ini, Kodam VI Mulawarman menggelar kegiatan di 2 wilayah satuan, yakni Kodim 0912 Kutai Barat di bawah Korem 091 Aji Surya Natakesuma serta Kodim 0903 Bulungan di bawah Korem 092 Maharajalila.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Bupati Bulungan, Syarwani, bersama perangkat daerah Pemkab melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Pelabuhan Kayan II pada Selasa malam (10/3). Kegiatan ini untuk memastikan kenyamanan serta kesiapan fasilitas bagi para penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

Bupati meninjau langsung kondisi fasilitas pelabuhan, mulai dari ruang tunggu penumpang, area dermaga hingga lahan parkir kendaraan. Pembersihan dilakukan di berbagai titik untuk memastikan lingkungan pelabuhan tetap bersih, tertata dan nyaman digunakan oleh masyarakat.

Petugas dari Pemadam Kebakaran turut melakukan penyemprotan air di area lahan parkir guna membersihkan debu dan kotoran yang ada di sekitar kawasan pelabuhan. Sementara jajaran Dinas Perhubungan juga membantu dalam penataan area serta memastikan aktivitas di kawasan pelabuhan berjalan dengan tertib dan lancar.

“Kita ingin memastikan masyarakat yang akan berangkat mudik dapat merasa nyaman saat berada di pelabuhan. Karena itu kebersihan lingkungan serta penataan fasilitas perlu terus dijaga bersama,” ujarnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kaltara guna memperbaiki kebijakan dan memperkuat tata kelola pemerintahan dalam penyelesaian berbagai isu strategis daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, saat menerima audiensi Kepala Perwakilan BPKP Kaltara, Sindu Senjaya Aji beserta jajaran di Ruang Rapat Lantai 5 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (9/3).

Pertemuan ini sekaligus menjadi agenda penyampaian Laporan Eksekutif Daerah (LED) BPKP Kaltara Semester II Tahun 2025, yang memuat berbagai evaluasi dan rekomendasi terkait pembangunan di Kaltara.

Dalam kesempatan tersebut, Zainal menyampaikan salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah kondisi keuangan daerah akibat penurunan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Kaltara pada tahun 2026.

Menurutnya, penurunan tersebut membuat pemerintah daerah harus menyesuaikan rencana belanja serta melakukan evaluasi terhadap prioritas pembangunan daerah.

“Rencana pembangunan yang sudah disusun harus disesuaikan kembali karena adanya pemotongan TKD,” ujarnya.

Ia mencontohkan, kondisi tersebut berdampak pada lambannya peningkatan dan perbaikan jalan poros yang menghubungkan Tanjung Selor dengan desa-desa di Kecamatan Tanjung Palas Timur, termasuk akses menuju kawasan industri PT. KIPI di Tanah Kuning dan Mangkupadi.

Untuk mengatasi hal tersebut, Zainal berencana melibatkan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut agar turut berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Saya ingin mengundang perusahaan-perusahaan di kawasan itu untuk berpartisipasi membantu pembangunan jalan melalui CSR. Saya melihat di Berau hanya beberapa perusahaan diminta CSR dan berhasil menyelesaikan jembatan,” jelasnya.

Zainal menegaskan, keterlibatan semua pihak sangat penting agar pembangunan daerah tetap berjalan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kebijakan untuk terus memperkuat pengawasan serta kolaborasi dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan di Bumi Benuanta.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, menegaskan pentingnya pengendalian inflasi sebagai upaya menjaga stabilitas perekonomian daerah dan daya beli masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan “High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Kaltara” yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Senin (9/3).

Gubernur Zainal menyebutkan inflasi yang stabil dan terkendali menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga perekonomian daerah.

“Inflasi yang stabil sangat penting untuk menjaga kondisi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya Gubernur.

Ia menjelaskan perkembangan inflasi sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat serta pencapaian pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara bersama pemerintah kabupaten dan kota di Kaltara perlu untuk terus memberikan perhatian terhadap perkembangan angka inflasi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, pada Februari 2026 inflasi Kaltara secara bulanan (month to month) tercatat sebesar 0,47 persen, secara tahun kalender (year to date) 0,57 persen, dan secara tahunan (year on year) sebesar 4,75 persen.

“Angka tersebut merupakan agregat dari kondisi inflasi di kabupaten dan kota di Kaltara,” jelasnya.

Zainal berharap seluruh TPID se-Kaltara terus mencermati perkembangan inflasi baik dari Indeks Harga Konsumen (IHK) maupun Indeks Perkembangan Harga (IPH) agar langkah intervensi pengendalian inflasi dapat berjalan efektif.

Ia juga mengapresiasi capaian inflasi Kaltara pada tahun 2025 yang tercatat sebesar 2,57 persen, yang masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional sebesar 2,5 persen ± 1 persen.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi kita semua, khususnya TPID di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,” katanya.

Zainal berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan melalui koordinasi dan langkah strategis yang lebih terarah.

Selain itu, ia juga meminta para bupati dan wali kota se-Kaltara untuk menyampaikan laporan perkembangan pengendalian inflasi di daerah masing-masing, sekaligus memastikan kesiapan menghadapi arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.

Hal ini meliputi ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga di masyarakat.

“Saya berharap koordinasi kita semakin kuat agar pengendalian inflasi berjalan optimal, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi daerah terus meningkat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Andries Hermanto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltara Hasiando G. Manik, serta Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is, jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Kaltara dan Forkopimda.(**)

Scroll to Top