NUNUKAN, MP – Pemerintah Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan, mendorong peningkatan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan melalui kegiatan edukasi langsung di kawasan konservasi.
Salah satunya diwujudkan melalui kunjungan siswa-siswi SMA Negeri 1 Lumbis ke Kantor Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Long Bawan, Balai Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM), Selasa (13/10/2026).
Rombongan yang didampingi Camat Lumbis Hulu, Justinus, S.Sos., M.A.P., beserta jajaran tersebut mengikuti kegiatan Pendidikan Lingkungan Hidup untuk mengenal fungsi hutan, keanekaragaman hayati, serta pentingnya menjaga kelestarian kawasan konservasi.
Kegiatan ini menjadi salah satu kesempatan bagi para pelajar untuk memperoleh pengetahuan langsung dari petugas pengelola kawasan, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.
Selain mengikuti kegiatan edukasi lingkungan, rombongan Kecamatan Lumbis Hulu bersama siswa-siswi SMA Negeri 1 Lumbis juga turut menghadiri rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Nunukan di Nunukan.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor SPTN Wilayah I tersebut, para siswa mendapatkan materi bertajuk “Mengenal Hutan dan Taman Nasional Kayan Mentarang”.
Materi disampaikan oleh petugas SPTN Wilayah I Long Bawan, yakni Anggi selaku Polisi Kehutanan (Polhut), Rahmi selaku Pengendali Ekosistem Hutan (PEH), dan Rizki selaku Penyuluh.
Para siswa diperkenalkan dengan pengertian hutan, perbedaan antara hutan dan kawasan hutan, serta pembagian fungsi hutan yang meliputi hutan produksi, hutan lindung, dan hutan konservasi.
Mereka juga memperoleh penjelasan mengenai Taman Nasional Kayan Mentarang yang memiliki luas sekitar 1.271.700 hektare dan secara administratif berada di Kabupaten Nunukan serta Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.
Dalam pemaparan tersebut, petugas menjelaskan berbagai upaya pengelolaan TNKM, mulai dari perlindungan dan pengamanan kawasan, pemantauan keanekaragaman hayati, hingga pemberdayaan masyarakat.
Para pelajar turut diperkenalkan dengan sejumlah satwa yang ditemukan di kawasan TNKM, seperti beruang madu, rusa sambar, kijang, kucing hutan, beruk, dan puyuh sengayan.
Selain itu, mereka melihat dokumentasi flora, termasuk anggrek dan Rafflesia, serta potensi wisata alam berupa lanskap perbukitan dan hamparan awan.
Pengenalan tersebut diharapkan memberikan gambaran kepada para siswa mengenai kekayaan alam yang dimiliki Kalimantan Utara sekaligus pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem hutan.
Camat Lumbis Hulu, Justinus, S.Sos., M.A.P., menyampaikan apresiasi kepada pihak SPTN Wilayah I Long Bawan yang telah memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk belajar langsung mengenai Taman Nasional Kayan Mentarang.
“Kami berterima kasih kepada pihak SPTN Wilayah I atas kesempatan ini. Kami ingin anak-anak kita mengenal langsung Taman Nasional Kayan Mentarang yang menjadi kebanggaan kita bersama. Harapan kami, setelah kunjungan ini mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli dan ikut menjaga hutan, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di kampung masing-masing. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ujar Justinus.
Menurutnya, pengenalan lingkungan sejak usia sekolah menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kekayaan alam di daerahnya.
Dengan mengenal langsung kawasan konservasi dan memahami manfaat hutan, para pelajar diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mempelajari fungsi hutan dan keanekaragaman hayati, para siswa diajak memahami pentingnya menjaga bumi melalui kebiasaan sederhana, seperti mengelola sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menerapkan pola konsumsi yang bertanggung jawab.
Petugas juga memperkenalkan prinsip 3R, yaitu reduce atau mengurangi sampah, reuse atau menggunakan kembali barang yang masih layak pakai, dan recycle atau mendaur ulang sampah agar dapat dimanfaatkan kembali.
Penyampaian materi berlangsung interaktif. Para siswa mengikuti pemaparan dengan antusias dan aktif bertanya dalam sesi diskusi mengenai hutan, kawasan TNKM, dan upaya pelestarian lingkungan.
Salah seorang siswa, Viona, mengaku mendapatkan pengetahuan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Sebelumnya saya hanya tahu nama Taman Nasional Kayan Mentarang. Hari ini saya jadi tahu bahwa hutan punya banyak manfaat dan harus kita jaga bersama. Senang sekali bisa belajar langsung dan mendengar cerita petugas yang menjaga hutan,” ungkap Viona.
Sementara itu, Desmas menyampaikan bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten.
“Ternyata menjaga alam bisa dimulai dari hal kecil, seperti mengurangi plastik sekali pakai dan tidak membuang sampah sembarangan,” tuturnya.
Kepala Seksi SPTN Wilayah I Long Bawan, Hery Gunawan, S.Hut., menyambut baik kunjungan rombongan Kecamatan Lumbis Hulu beserta para pelajar, ia berharap kegiatan edukasi lingkungan dapat memperkuat pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menjaga kawasan konservasi.
“Kami menyambut baik kedatangan adik-adik pelajar dan Bapak Camat beserta jajaran. Taman Nasional Kayan Mentarang adalah warisan alam yang harus kita jaga bersama untuk anak cucu kita, dan generasi muda memegang peran penting untuk meneruskannya. Kami berharap kunjungan ini menambah pemahaman adik-adik tentang pentingnya menjaga hutan, sehingga mereka dapat menjadi teladan dalam pelestarian lingkungan di sekolah maupun di tempat tinggal masing-masing,” ujar Hery.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Lumbis Hulu dan SPTN Wilayah I diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.
Para pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, dan kampung masing-masing dengan menerapkan perilaku ramah lingkungan serta ikut menjaga kekayaan alam yang menjadi warisan Bersama, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. (**)

