BONTANG, MANDAUPOST — Suasana religius dan penuh semangat membalut Aula Gedung SLB Bontang Kuala, Kamis (9/10) malam, saat ratusan peserta dan kafilah dari enam kelurahan memadati lokasi pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kecamatan Bontang Utara ke-19. Ajang tahunan yang menjadi simbol syiar Islam ini resmi dibuka, menandai dimulainya rangkaian lomba yang akan berlangsung selama enam hari ke depan.
Pemerintah Kota Bontang melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dasuki, hadir mewakili Wali Kota untuk memberikan dukungan penuh. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang mencari suara terbaik, melainkan wadah pembinaan iman dan moral masyarakat.
“Melalui MTQ ini, kami berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin dekat dengan Al-Qur’an dan mampu menerapkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dasuki.
Tak hanya memberi semangat, Dasuki juga membawa kabar gembira bagi para pelaku dakwah. Pemerintah Kota Bontang, katanya, akan menaikkan insentif penyuluh agama sebesar 100 persen mulai tahun 2025, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam memperkuat kehidupan beragama di masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Supriadi melaporkan bahwa tahun ini terdapat 229 peserta yang akan berkompetisi dalam berbagai cabang tilawah, tahfiz, dan cabang-cabang seni baca Al-Qur’an lainnya. Dengan mengusung tema “Menghidupkan Nilai-Nilai Qurani dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara,” MTQ menjadi momentum sinergi antara pemerintah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), dan seluruh lapisan masyarakat.
Suasana semakin meriah saat pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine dan defile kafilah, diiringi lantunan shalawat dan gema takbir. Sorak dan tepuk tangan peserta menambah semangat, seolah menegaskan bahwa dari Bontang Utara akan lahir qari dan qariah terbaik yang bukan hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia dan menjadi teladan di lingkungannya.(**)





