Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TULIN ONSOI, MP – Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi data Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Tulin Onsoi tersebut dihadiri oleh para pejabat dan perangkat desa dari wilayah Kecamatan Tulin Onsoi. Verifikasi dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan data anak tidak sekolah yang tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan pemeriksaan dan pencocokan data ATS, termasuk memastikan identitas serta status pendidikan anak. Proses verifikasi ini penting untuk memperoleh data yang akurat sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan dan intervensi bagi anak-anak yang belum atau tidak lagi mengenyam pendidikan.

Keterlibatan pemerintah desa menjadi salah satu bagian penting dalam proses tersebut. Pemerintah desa dinilai memiliki informasi yang lebih dekat dengan kondisi masyarakat dan dapat membantu memastikan keberadaan serta kondisi anak yang masuk dalam pendataan ATS.

Selain melakukan verifikasi data, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan dengan pemerintah desa di Kecamatan Tulin Onsoi dalam mendukung upaya penanganan anak tidak sekolah.

Melalui data yang telah diverifikasi dan divalidasi, diharapkan pemerintah dapat memiliki gambaran yang lebih akurat mengenai jumlah dan kondisi ATS di wilayah Kecamatan Tulin Onsoi. Data tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan perencanaan program pendidikan dan upaya mendorong anak-anak untuk kembali mendapatkan akses pendidikan.

Kegiatan verifikasi data ATS ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa dalam memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.(**)

TANA TIDUNG, MP – Peresmian Balai Adat dan Kantor Desa Sedulun sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Desa Sedulun berlangsung di Desa Sedulun, Kabupaten Tana Tidung, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala, S.E., M.Si., beserta rombongan, Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, S.Pd., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tana Tidung, Ketua Adat Dayak Belusu Provinsi Kalimantan Utara, perwakilan Dandim 0914/TNT dan Polres Tana Tidung, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Sedulun.

Momentum peresmian Balai Adat dan Kantor Desa Sedulun menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Desa Sedulun. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas pemerintahan desa sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk melestarikan adat, budaya, serta mempererat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tana Tidung Sabri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wakil Gubernur Kalimantan Utara beserta rombongan yang telah hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-85 Desa Sedulun.

Usia 85 tahun menjadi gambaran panjangnya perjalanan Desa Sedulun dalam membangun kehidupan masyarakat, mempertahankan adat dan budaya, menghadapi berbagai perubahan zaman, serta mewariskan nilai-nilai kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Peringatan HUT ke-85 diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan perjuangan masyarakat Desa Sedulun pada masa lalu, mensyukuri berbagai capaian yang telah diraih, sekaligus menyusun langkah dan harapan untuk pembangunan desa yang lebih baik pada masa mendatang.

Pemerintah Kabupaten Tana Tidung juga berharap Desa Sedulun dapat terus berkembang menjadi desa yang semakin maju dengan tingkat kesejahteraan masyarakat yang meningkat. Pembangunan di berbagai sektor diharapkan terus berkembang, diiringi dengan peningkatan kualitas generasi muda serta kesehatan dan kesejahteraan seluruh masyarakat.

Semangat kebersamaan antara pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan Desa Sedulun yang berkelanjutan. Nilai-nilai adat dan budaya yang telah diwariskan selama puluhan tahun diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Gubernur, Wakil Bupati, serta tamu undangan lainnya sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan berbagai capaian Desa Sedulun selama 85 tahun.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan upacara adat peresmian Balai Adat yang dikenal dengan prosesi Madong Utok Tabai. Prosesi tersebut menjadi bagian penting dalam peresmian sekaligus mencerminkan kuatnya nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Dayak Belusu yang terus dijaga dan dilestarikan.

Acara kemudian ditutup dengan makan bersama yang menyajikan berbagai menu khas adat Dayak Belusu. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat Desa Sedulun.

Dengan peresmian Balai Adat dan Kantor Desa serta peringatan HUT ke-85, Desa Sedulun diharapkan semakin mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, menjaga identitas budaya, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan menuju Desa Sedulun yang semakin maju dan Kabupaten Tana Tidung yang semakin sejahtera.(**)

TARAKAN, MP – Pemerintah Kota Tarakan bersama Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan beras bagi masyarakat sebagai upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., secara simbolis menyerahkan bantuan pangan beras sekaligus menandai dimulainya penyaluran periode Juli hingga September 2026 , Jumat (28/8/2026).

Dalam penyaluran periode ini, setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram.Khusus di wilayah Kelurahan Karang Anyar Pantai, bantuan pangan beras disalurkan kepada 2.962 penerima manfaat. Sementara itu, secara keseluruhan di Kota Tarakan terdapat 30.267 penerima manfaat dengan total bantuan beras yang disalurkan mencapai lebih dari 908 ton.

Wali Kota di kesempatan ini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bulog atas kolaborasi dalam penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat Kota Tarakan. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.(**)

TARAKAN, MP – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, Jumat (28/8/2026).

Sidak dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Tarakan dalam memantau stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok, serta mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun penimbunan yang dapat memengaruhi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas seperti beras, minyak goreng, cabai, ayam, telur, dan daging relatif stabil. Harga cabai yang sebelumnya berada di kisaran Rp100 ribu per kilogram, kini terpantau sekitar Rp80 ribu, sementara cabai yang berasal dari Sulawesi berada di kisaran Rp70 ribu per kilogram.

Selain harga, ketersediaan stok bahan pangan juga dalam kondisi aman dan cukup tersedia. Sejumlah pedagang menyampaikan bahwa kondisi saat ini bukan disebabkan oleh keterbatasan stok, melainkan masih minimnya jumlah pembeli.

Dalam sidak tersebut, Wali Kota turut menyoroti kondisi kebersihan kawasan pasar. Pemkot Tarakan akan kembali berkoordinasi dengan pihak pengelola, termasuk PT Guser, terkait pengangkutan sampah secara rutin. Menurutnya, pasar yang bersih, nyaman, dan tertata dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berbelanja sekaligus mendukung aktivitas perdagangan di kawasan pasar.(**()

TANJUNG SELOR, MP – Cahaya hias mulai menyala di Kebun Raya Bundayati. Deretan stan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tertata di sepanjang kawasan, sementara warga Tanjung Selor berdatangan melihat berbagai produk kreatif yang ditampilkan. Kamis (27/8) malam, tempat itu berubah menjadi ruang pertemuan antara kreativitas, budaya dan harapan ekonomi masyarakat Kaltara melalui Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2026.

Sebelum menuju panggung utama, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., memilih berjalan menyusuri stan-stan UMKM. Ia melihat berbagai kerajinan khas Benuanta, berbincang dengan pengrajin, serta mendengarkan cerita para pelaku usaha tentang produk yang mereka hasilkan.

Gubernur Zainal menyampaikan, kehadiran para pelaku UMKM dalam KKB bukan sekadar untuk memajang produk. Ada potensi ekonomi yang lebih besar yang ingin terus didorong agar tumbuh dari tangan masyarakat Kaltara sendiri.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan diri mencintai dan menggunakan produk lokal.

“Kalau kita membeli produk lokal, kita bukan hanya membeli barang. Kita juga ikut menghargai kreativitas dan membantu usaha masyarakat kita. Bangga menggunakan produk Benuanta berarti ikut serta secara nyata membangun masa depan Kalimantan Utara,” kata Zainal.

KKB 2026 yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kaltara bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Bulungan.

Mengusung tema “Kreasi Benuanta Merajut Warisan, Menggerakkan Ekonomi Masa Depan”, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan kreativitas, budaya, dan potensi ekonomi lokal.

Zainal menilai kekayaan budaya daerah dapat terus dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tanpa kehilangan identitas lokal. Karena itu, penguatan UMKM perlu dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas, standardisasi, pengemasan, pemasaran digital hingga akses pembiayaan.

Pemprov Kaltara juga terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem UMKM. Sinergi tersebut melibatkan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, instansi vertikal, akademisi, dunia usaha, dan media.

“Kita ingin UMKM Kaltara tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan memiliki daya saing. Karena itu, pembinaan dan akses pasar harus terus kita perluas,” ujarnya.

Melalui KKB 2026, pemerintah berharap pengusaha UMKM memperoleh peluang yang lebih besar untuk memperkenalkan produknya, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus meningkatkan kapasitas usaha.

Dengan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, KKB diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pameran, tetapi menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Turut hadir dalam kemeriahan KKB 2026 diantaranya, Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kasad Bidang Pembinaan Teritorial (Binter) Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E., Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara, H. Muhammad Nasir, S.E., M.M., CSL., Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kaltara, Agus Taufik, Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si. Kepala OJK Kaltim-Kaltara, Misran Pasaribu, Perwakilan BI Korwil Kalimantan, Erwin Syafii, jajaran Forkopimda Kaltara dan Kabupaten Bulungan, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh masyarakat. (dkisp)

TANJUNG SELOR, MP – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui penguatan kepatuhan wajib pajak. Salah satunya dengan sosialisasi yang dilakukan Tim Satuan Tugas (Satgas) PAD kepada PT. Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI).

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Tim Satgas PAD Kaltara sekaligus Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., sebagai bagian dari langkah mendorong kepatuhan wajib pajak sekaligus menyampaikan tugas dan fungsi Satgas PAD.

“Kami datang untuk menyampaikan pentingnya kepatuhan pajak sekaligus menjelaskan tugas dan fungsi Tim Satgas PAD,” ujar Datu Iqro, Rabu (26/8).

Ia menjelaskan, salah satu tugas Satgas PAD adalah mengingatkan wajib pajak agar memenuhi kewajibannya tepat waktu sesuai ketentuan. Kepatuhan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan PAD yang nantinya digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan daerah.

Selain itu, Tim Satgas PAD juga melakukan pemantauan dan pencermatan terhadap data yang disampaikan wajib pajak. Apabila ditemukan ketidaksesuaian antara data yang dilaporkan dengan kondisi sebenarnya, pemerintah akan mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

“Wajib pajak kami harapkan dapat memenuhi kewajibannya tepat waktu dan menyampaikan data secara benar. Kalau ditemukan ketidaksesuaian, tentu akan ada tindak lanjut sesuai aturan,” tegasnya.

Datu Iqro menambahkan, keberadaan Satgas PAD bukan semata-mata untuk melakukan pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi dan sinergi dengan para wajib pajak. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan kepatuhan pajak dapat terus meningkat dan potensi PAD di Kaltara dapat dioptimalkan.

Kedatangan Tim Satgas PAD Kaltara disambut Caroline dan Dwi Ratna selaku tim proyek PT. KIPI. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai hal terkait kewajiban perpajakan sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha.

Tim Satgas PAD yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri atas Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setdaprov Kaltara, dr. Rustan Samsuddin, M.M., Bapenda Kaltara, Kejaksaan Tinggi Kaltara, Direktorat Kriminal Khusus, Polairud, Direktorat Lalu Lintas Kaltara, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Disperindagkop, UPT. Bapenda Bulungan, serta Komisi II DPRD Provinsi Kaltara.

Melalui sosialisasi dan pengawasan yang dilakukan secara terpadu, Pemprov Kaltara berharap kesadaran dan kepatuhan wajib pajak semakin meningkat. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mengoptimalkan PAD dan memperkuat kapasitas fiskal daerah. (dkisp)

TARAKAN, MP – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., memimpin Rapat Koordinasi terkait Surat Permohonan dari PT Juata Karya Sentosa (JKS) mengenai Pemanfaatan Wilayah Laut di Ruang Rapat Wali Kota Tarakan pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Rapat ini membahas permohonan pemanfaatan wilayah laut yang diajukan oleh pihak perusahaan. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh perwakilan dari PT Juata Karya Sentosa, yang terdiri dari Direktur PT JKS Paul Norman, serta dua konsultan pendamping, Encik Weliyadi dan M. Gandri.Selain pihak perusahaan, rapat koordinasi ini juga diikuti oleh para kepala dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan untuk mencermati aspek teknis, regulasi, dan perizinan yang berkaitan dengan pemanfaatan wilayah laut tersebut.(**)

TARAKAN, MP – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., memberikan arahan kepada sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan, Kamis (27/8/2026).

Bertempat di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tarakan, Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah, Sekretaris BKPSDM, dan Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Tarakan. Arahan diberikan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Perhubungan, Inspektorat, serta Bappeda Litbang.

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan pentingnya penerapan manajemen talenta ASN sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme aparatur. Kota Tarakan menjadi daerah pertama di Provinsi Kalimantan Utara yang menerapkan manajemen talenta ASN.

Selain itu, sejumlah hal turut menjadi perhatian, di antaranya peningkatan kinerja dan kompetensi ASN, penerapan prosedur kerja yang tepat, serta penguatan tata kelola pemerintahan agar pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat semakin efektif.

Pertemuan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian safari arahan Wali Kota kepada seluruh perangkat daerah di Kota Tarakan yang telah dilaksanakan sejak minggu pertama Agustus 2026.

TARAKAN, MP – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menyerahkan bantuan stimulan pasca bencana dan hibah bantuan sosial pendanaan kebijakan kesejahteraan rakyat kepada warga terdampak bencana sebagai wujud kepedulian.

Penyerahan simbolis diserahkan langsung Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes kepada warga terdampak di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Tarakan, Kamis (27/8/2026).

Pemkot Tarakan menyerahkan bantuan berupa bahan meterial kepada 30 warga terdampak tanah longsor yang terjadi beberapa bulan terakhir dengan total anggaran Rp150 juta. Selain itu, Pemkot Tarakan juga menyerahkan bantuan sosial berupa uang tunai kepada 19 warga korban kebakaran. Setiap warga menerina Rp1,5 juta. Total anggaran yang disiapkan Rp31 juta.

Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul menyampaikan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga meski tidak bisa menggantikan sepenuhnya kerugian yang dialami.

“Dan juga mungkin tidak bisa menggantikan, tapi mengurangi kesulitan Bapak-Ibu semua. Dan tentu kami berharap dan berdoa, mempertahankan tindakan yang lebih banyak lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan, Yonsep menjelaskan, bantuan stimulan senilai Rp150 juta ini khusus diberikan kepada penyintas bencana longsor. Bentuk bantuan berupa material bangunan seperti papan, belok dan paku.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pemasangan turap dinilai efektif menekan potensi longsor berulang. “Yaitu bantuan stimulan ini diberikan kepada penyintas terhadap longsor. Penerimanya 30. Bahan-bahannya terdiri dari kayu, papan, balok dan paku. Digunakan masyarakat untuk memasang turap supaya menghambat lajunya longsor, ” jelas Yonsep.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya efektif, malah longsornya menurun. Yang biasanya berulang-ulang sekarang berkurang,” imbuhnya.

Yonsep juga menyampaikan, Pemkot Tarakan telah menganggarkan dana tambahan sebesar Rp300 juta dalam anggaran perubahan akhir tahun untuk mengantisipasi bencana serupa.

“Karena kita nanti ada lagi di akhir tahun, disediakan juga dalam anggaran perubahan oleh Pak Wali senilai 300 juta untuk mengantisipasi. Kalau sekarang ini Rp150 juta,” pungkas Yonsep. (Rajab)

TANJUNG SELOR, MP – Bupati, Syarwani, S.Pd, M.Si menerima audiensi Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Penugasan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Misran Pasaribu, SE, M.Si di Ruang Rapat Bupati Bulungan, Kamis siang (27/8). Kegiatan bertujuan silaturrahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi antara Pemkab dengan OJK, khususnya dalam mendukung pengembangan serta penguatan sektor jasa keuangan di daerah.
Diketahui, Misran Pasaribu, SE dilantik sebagai Kepala OJK Penugasan Kaltim-Kaltara sekitar 3 bulan lalu untuk mendorong penguatan akses dan inklusi keuangan masyarakat. Bupati menyambut baik audiensi tersebut di mana keberadaan OJK memiliki peran penting dalam memastikan sektor jasa keuangan dapat tumbuh secara sehat dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Diterangkan, Pemkab terus mendorong penguatan sektor ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah, pelaku usaha lokal, serta berbagai sektor produktif yang membutuhkan dukungan akses pembiayaan dan layanan keuangan.
Karena itu, sinergi dengan OJK diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sekaligus mendorong masyarakat agar semakin bijak dalam memanfaatkan berbagai produk dan layanan jasa keuangan.
Dalam pertemuan tersebut, koordinasi antara pemerintah daerah dan OJK juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas sektor keuangan di daerah, termasuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan yang legal, aman dan sesuai dengan kebutuhan.
Bupati menegaskan, kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu kunci dalam memperkuat pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Bulungan membuka ruang kerja sama dengan OJK dalam berbagai program yang dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat(**)

Scroll to Top