Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengadakan rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan optimal menjelang liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru), dengan fokus pada keamanan, pelayanan publik, dan kebutuhan pokok di tengah meningkatnya mobilitas akhir tahun, rapat berlangsung di ruang pertemuan bupati, pada hari Rabu (10/12).

Dalam diskusi tersebut, pemerintah daerah bersama pejabat TNI dan Polri membahas berbagai tindakan strategis, mulai dari pengamanan tempat ibadah dan pusat-pusat yang ramai hingga mengatur arus transportasi agar mobilitas masyarakat tetap lancar.

Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali menekankan bahwa koordinasi yang efektif antar sektor sangat penting untuk memastikan keamanan dan pelayanan publik yang optimal selama musim liburan.

“Sinergi yang baik antar lembaga sangat penting agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Pertemuan tersebut juga membahas persiapan untuk barang-barang kebutuhan pokok. Dinas terkait juga mempresentasikan langkah-langkah untuk memantau harga pasar dan menjaga pasokan logistik yang stabil menjelang nataru. Layanan kesehatan juga ditekankan, dengan tim medis dan ambulans disiagakan untuk menanggapi keadaan darurat apa pun.

Sebagai penutup pertemuan, Bupati Ibrahim Ali mendorong masyarakat untuk membantu menjaga stabilitas dan ketertiban, menekankan bahwa keamanan Nataru bergantung pada upaya bersama.

“Semangat persatuan dan saling menghormati adalah kekuatan Tana Tidung. Mari kita jaga keharmonisan ini agar setiap keluarga dapat menikmati perayaan Natal dan Tahun Baru dengan sukacita,” tutup Bupati.(cda)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), melaksanakan program Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) sebagai inisiatif strategis untuk secara sistematis mengidentifikasi potensi dan kompetensi pegawai negeri sipil. Kegiatan ini dilaksanakan di Bandiklat Malinau, pada Selasa (09/12).

Sebanyak 300 ASN berpartisipasi dalam proses profiling, terdiri dari pejabat eselon II, III, dan IV, petugas fungsional, dan staf tingkat eksekutif. Hasil dari inisiatif ini diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam merumuskan program pengembangan kapasitas dan melaksanakan manajemen talenta yang lebih terarah di dalam pemerintahan daerah.

Kepala BKPSDM Tana Tidung, Munawir, menggarisbawahi bahwa program ProASN bukan hanya mekanisme penilaian tetapi evaluasi komprehensif yang dirancang untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang kemampuan setiap ASN.

“Profiling ini dilakukan untuk memetakan potensi dan kompetensi setiap pegawai negeri sipil. Hasilnya akan jadi rujukan kami dalam pengembangan karier, penguatan kapasitas, dan penempatan personel yang lebih akurat,” ujarnya.

Ia lebih lanjut menegaskan bahwa pemetaan komprehensif tersebut sangat penting untuk membangun birokrasi yang profesional dan adaptif yang mampu menanggapi tuntutan pelayanan publik di masa depan.

“Dengan data yang andal, manajemen talenta dapat diimplementasikan secara lebih efektif, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan,” tambahnya.

Inisiatif ProASN juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung untuk memperkuat tata kelola personel dan memastikan bahwa pegawai negeri sipil menerima kesempatan pengembangan yang selaras dengan kompetensi mereka.

Pemerintah daerah berharap hasil profiling ini dapat memberikan arahan yang lebih jelas untuk pengembangan ASN, peningkatan kinerja, dan penguatan kualitas sumber daya manusia di seluruh instansi daerah.(cda)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kalimantan Utara (Kaltara) Bertius, membuka secara resmi Thought Leader Forum (TLF) Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) yang digelar di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (9/12).

Mewakili Gubernur Kaltara, Bertius menyampaikan apresiasi kepada YKAN atas konsistensinya dalam menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, khususnya dalam upaya pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) secara berkelanjutan.

Bertius mengatakan forum ini merupakan agenda tindaklanjut dari nota kesepakatan bersama antara Pemprov Kaltara dan YKAN yang dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2021, tentang Kerjasama Pengelolaan Sumber Daya Alam Secara Berkelanjutan di Provinsi Kaltara.

“Melalui kerjasama ini kita menegaskan komitmen untuk membangun tata kelola lingkungan yang lebih baik, berbasis ilmu pengetahuan, kolaborasi multipihak dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang,” kata Bertius.

Mengusung tema “Peranan Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Perkebunan Berkelanjutan Dan Area Dengan Nilai Konservasi Tinggi,” tema ini sebut Bertius, sangat relevan dengan situasi dan tantangan pembangunan saat ini.

Ia menuturkan pada sektor perkebunan merupakan salah satu pilar penting ekonomi Kaltara, namun pertumbuhan ekonomi itu juga harus berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan.

“Kita tidak boleh mengulangi kesalahan yang terjadi di berbagai wilayah lain ketika ekspansi perkebunan menyebabkan hilangnya hutan, berkurangnya keanekaragaman hayati serta menurunnya kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

“Dalam konteks inilah, Area dengan Nilai Konservasi Tinggi (ANKT) memiliki peranan penting,” sambungnya.

ANKT bukan hanya tentang menjaga kawasan yang memiliki nilai ekologis tinggi, tetapi juga tentang memastikan keberlanjutan jasa lingkungan seperti penyediaan air, penyerapan karbon, pelestarian satwa liar dan perlindungan fungsi lindung lainnya.

Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola perkebunan yang lebih hijau, transparan dan berkelanjutan.

Bertius berharap melalu Thought Leader Forum ini dapat menghasilkan rekomendasi konkret, ide-ide inovatif dan rencana tindak lanjut yang dapat dijalankan bersama demi masa depan Provinsi Kaltara.

“Rekomendasi tersebut harus mampu menjawab tantangan di lapangan demi terwujudnya perkebunan yang produktif secara ekonomi, namun tetap lestari secara ekologi,” pungkasnya.

Turut hadir diantaranya Direktur Eksekutif YKAN Herlina Hartanto, Ketua Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kalimantan Timur (Kaltim) Prof. Daddy Ruhiyat, Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) Prof. Yahya Ahmad Zein, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kaltara Supaad Hadiyanto, beserta seluruh jajaran kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltara.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Meisa Ruslina Bustan, menegaskan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP ke-26 menjadi momentum refleksi dan penguatan peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Hal ini diutarakannya dalam acara yang digelar di Aula Gedung Gadis Lantai 1, Selasa (9/12).

Tema HUT DWP kali ini yaitu “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan Dalam Pendidikan Anak Bangsa Untuk Indonesia Emas 2045” dengan sub tema “DWP Mengajar: Mendidik dengan Hati, Menginspirasi Negeri”.

Meisa Ruslina menegaskan bahwa masa depan Indonesia khususnya cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan teknologi tetapi juga oleh kekuatan keluarga, karakter generasi dan ketangguhan perempuan.

“Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 setiap anak harus tumbuh dalam keluarga yang memberikan asih (kasih sayang), asuh (nutrisi dan perawatan) dan asah (stimulasi dan pendidikan yang cukup),” ucap Meisa.

Ia juga mengingatkan bahwa perempuan sebagai peran sentral dalam keluarga menjadi kunci penting untuk memastikan setiap anak tumbuh sesuai potensinya.

Dan Indonesia Emas 2045 tidak akan lahir dari proses instan, melainkan dibangun oleh kesabaran, kerja keras dan ketulusan hari ini.

“Apa yang kita tanam dalam keluarga dan organisasi saat ini, itulah yang akan kita tuai oleh negeri ini 20 tahun mendatang. Sesungguhnya kita yang sedang menyiapkan generasi emas Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh Meisa menuturkan DWP memiliki posisi yang sangat strategis dalam membentuk fondasi masa depan Indonesia.

“Peran kita sebagai istri, ibu dan anggota organisasi bukanlah peran kecil. Justru dari tangan perempuanlah karakter bangsa ditempa. Dari rumah yang harmonis lahir anak-anak yang berintegritas,” ucap Meisa.

“Dan dari ibu yang cerdas dan berdaya, tumbuh generasi yang siap bersaing secara global,” sambungnya.

Meisa Ruslina mengajak seluruh anggota untuk tidak hanya mendampingi tetapi juga memberi makna. Tidak sekadar hadir tetapi turut mengambil peran. Tidak hanya mengikuti zaman tetapi membentuk arah peradaban.

“Perjalanan DWP telah menunjukkan bahwa perempuan adalah kekuatan besar. Dengan kerjasama, gotong royong dan semangat melayani, DWP terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kualitas keluarga Indonesia,” tutupnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) Bustan, membuka kegiatan Forum Satu Data Daerah (SSD) Provinsi Kaltara, digelar di Balroom Hotel Luminor, Selasa (9/12) pagi.

Di kesempatan itu, Bustan mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen untuk memperkuat tata kelola SDD melalui serangkaian pembenahan yang dilakukan secara bertahap dan terstruktur dalam beberapa tahun terakhir.

Upaya penguatan SSD tersebut meliputi dari penguatan kelembagaan, penyempurnaan metadata hingga peningkatan pemahaman terhadap standar pengelolaan data di lingkungan perangkat daerah.

“Langkah-langkah penataan ini tidak hanya bersifat administratif tetapi menjadi fondasi penting untuk memastikan tersedianya data yang akurat, valid dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan,” kata Bustan.

Ia menjelaskan Pemprov Kaltara tahun ini memasuki tahap krusial berupa penataan Daftar Data 2026. Namun dalam proses tersebut masih ditemukan belum terintegrasinya data geospasial di sejumlah produsen data daerah.

Kondisi ini sebut Bustan, menjadi perhatian bersama mengingat data geospasial merupakan elemen penting dalam penyusunan perencanaan infrastruktur, penataan kewilayahan, dan pengelolaan sumber daya.

Pemprov Kaltara menyediakan portal resmi data daerah melalui situs data.kaltaraprov.go.id atau SIDARA Cantik 2.0., memuat berbagai data yang dihasilkan perangkat daerah dan menjadi sarana resmi penyebarluasan data untuk publik serta pemangku kepentingan pembangunan.

“Kehadiran portal ini tidak hanya berfungsi sebagai etalase data, tetapi juga pusat integrasi dan aksesibilitas data daerah,” ujarnya.

Pj. Sekprov Kaltara ini menyatakan bahwa seluruh data yang dikonsolidasikan dalam kerangka SSD juga telah dimanfaatkan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Mulai dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) hingga penyusunan Rencana Aksi (Renaksi) Kaltara 2025–2029.

Tidak hanya berhenti di ranah pemerintah, Bustan menyebutkan peningkatan literasi data juga diperluas hingga ke lingkungan akademik melalui program Campus Data Insight (CDI).

“Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membaca, menganalisis dan memanfaatkan data statistik. Melalui CDI, sejumlah mahasiswa terpilih telah ditetapkan sebagai Duta Data yang berperan sebagai agen literasi data di kampus dan masyarakat,” katanya.

Pemprov Kaltara juga aktif dalam melakukan pembinaan dan harmonisasi kebijakan SDD pada kabupaten/kota bertujuan untuk memperkuat integrasi data lintas wilayah di Kaltara.

Bustan mengajak seluruh peserta forum dan pemangku kepentingan untuk terus berkontribusi aktif dalam memberikan masukan, berbagi pengalaman serta memperkuat komitmen dalam penyelenggaraan Satu Data Daerah.

“Sinergi yang kuat diharapkan mampu mewujudkan tata kelola data yang berkualitas, terbuka dan mendukung transformasi pembangunan Kaltara menuju daerah yang maju dan berdaya saing,” pungkasnya.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, bersama istrinya Martha, menyambut hangat Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Inspektur Jenderal Djati Wiyoto Abadhy, dan timnya selama kunjungan kerja mereka ke Markas Besar Kepolisian Tana Tidung pada hari Senin (8/12).

Meskipun menyambut delegasi saat kedatangan, Wabup Sabri tidak dapat mendampingi Kepala Kepolisian sepanjang agenda yang direncanakan karena kewajiban yang tidak terduga.

“Saya harus melakukan perjalanan ke ibu kota provinsi, Tanjung Selor, untuk rapat yang telah dijadwalkan. Saya mohon maaf karena tidak dapat mendampingi Kapolda selama kegiatannya,” jelas Wabup.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas nama Bupati Ibrahim Ali, yang juga tidak dapat hadir karena komitmen yang tidak terduga.

Dengan ini, Wabup Sabri mengkonfirmasi bahwa ia akan melewatkan beberapa bagian dari agenda Kepala Kepolisian, termasuk pelepasan benih ikan di kolam setempat, kegiatan program SPPG, penyerahan simbolis tiga sepeda motor operasional, dan peresmian fasilitas layanan SIM baru di Polsek Tana Tidung.

Kunjungan Inspektur Jenderal Djati bertujuan untuk mengamati langsung kinerja layanan kepolisian dan memperkuat dukungan untuk peningkatan fasilitas umum dan kualitas pelayanan di Kabupaten Tana Tidung.(cda)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Datu Iqro Ramadhan, memimpin Apel Gabungan di lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (8/12) pagi.

Dalam arahannya, Datu Iqro mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera merampungkan seluruh pekerjaan yang masih berjalan dan melakukan evaluasi program kegiatan.

“Ini bulan terakhir seluruh OPD itu berlomba-lomba untuk menyelesaikan programnya. Saya harap Surat Pertanggungjawaban (SPJ) kita bisa dibuat sebaik mungkin sehingga pemeriksaan tahun depan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” ucap Datu Iqro.

Datu Iqro mengatakan sebentar lagi akan memasuki tahun 2026 dan diketahui bahwa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltara mengalami penurunan.

Ia menyebutkan alokasi penurunan APBD ini dilakukan hampir di semua provinsi di Indonesia, terutamanya dalam hal Transfer Pusat ke Daerah (TKD).

“Jadi saya harapkan agar seluruh Perangkat Daerah dapat segera menginput program kegiatan untuk tahun 2026,” ujarnya.

Lebih jauh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menjelaskan dengan terjadinya penurunan alokasi APBD Kaltara 2026 ini juga akan berdampak terhadap program dan kegiatan-kegiatan di Kaltara

“Mau tidak mau harus kita anggarkan, menyesuaikan dengan anggaran kita yang ada. Jangan sampai kita memaksakan program kegiatan, akhirnya penghasilan kita yang pasti akan mengalami pengurangan,” tegasnya.

Datu Iqro meminta seluruh jajaran Perangkat Daerah dapat memprioritaskan kegiatan-kegiatan yang wajib seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM), kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Provinsi Kaltara.

“Kuncinya satu, Pemerintah Daerah (Pemda) yang bertahan itu Pemda yang PAD yang besar, jadi tidak terlalu mengharapkan dana transfer. Jadi tugas kita adalah bagaimana bisa menaikkan PAD kita,” pungkasnya.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Kegiatan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah secara resmi dibuka Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Jumadilriansyah, di ruang pertemuan Hotel Galaxy Tarakan pada Selasa, (02/11).

Dalam pidatonya, Jumadilriansyah menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah ketiga setelah dua tahap seleksi sebelumnya. Program ini melanjutkan rangkaian kegiatan terkait proses seleksi kepala sekolah yang dimulai beberapa bulan lalu.

“Awalnya, guru dan kepala sekolah yang memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Nomor 7 Tahun 2025 harus mengunggah lamaran mereka. Selanjutnya, peserta yang lulus seleksi administratif melanjutkan ke tes substansi daring. Terakhir, mereka yang berhasil dalam tes substansi mengikuti pelatihan Calon Kepala Sekolah selama sepuluh hari,” katanya.

Ia menambahkan bahwa proses yang mereka lalui lebih dari sekadar formalitas administratif, tetapi perjalanan pengembangan yang dimaksudkan untuk memperkuat kualitas mereka sebagai pemimpin.

“Setiap langkah bukan tentang memilih yang terpintar, tetapi tentang mengidentifikasi mereka yang paling siap untuk mengambil peran sebagai pemimpin pembelajaran,” tegas Jumadilriansyah.

Pada kesempatan ini, Jumadilriansyah menyampaikan tiga poin penting kepada para peserta.

“Pertama, jadikan pelatihan ini sebagai ruang untuk pembelajaran yang mendalam dan bermakna. Kedua, bangun jaringan dan kembangkan kolaborasi dengab sesama peserta, karena sinergi antar pemimpin sangat penting untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten kita. Ketiga, tetap fokus pada visi, setelah menyelesaikan program ini, pekerjaan Bapak/Ibu harus menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah dan memenuhi tolok ukur kualitas pendidikan nasional,” sarannya.

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 10 hari dan diikuti oleh 27 guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Tana Tidung sebagai bakal calon kepala sekolah. Acara itu memaparkan rangkaian materi yang mencakup manajemen, supervisi akademik, kewirausahaan, dan penguatan kepemimpinan, dan menghadirkan pemateri ahli antara lain Lela Foni Sulistiyowat (BPMP Banten), Purwaningsih Larasanti (BGTK Kaltim), Rita Purnama Sari (KSPSTK Kaltara), dan Josi Zefanya Karo Karo bersama Yorizal Syahputra (KGTK Kaltara).(cda)

TANA TIDUNG, MANDAUPOT – Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengadakan Rapat Koordinasi dengan kepala-kepala desa dari daerah pesisir Kabupaten Tana Tidung untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan pengelolaan pesisir.

Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten Bidang Pembangunan dan Administrasi Umum, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Urusan Sosial, Kepala Kecamatan Sesayap Hilir, Pelaksana Tugas Kepala Kecamatan Tana Lia, dan seluruh kepala desa dari daerah pesisir. Rapat Koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tana Tidung pada hari Kamis (04/12).

Dalam intruksinya, Bupati Tana Tidung menggarisbawahi peran penting kepala desa dalam memastikan keamanan dan ketertiban umum di wilayah masing-masing.

“Saya meminta semua kepala desa untuk meningkatkan pengawasan dan perlindungan terhadap lahan HPL (Hak Pengelolaan Tanah) di desa mereka untuk mencegah sengketa, penyalahgunaan lahan, atau kegiatan apa pun yang melanggar peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Beliau juga menekankan bahwa koordinasi yang lebih kuat antar desa, kecamatan, dan kabupaten sangat penting, terutama di daerah pesisir yang memiliki potensi besar namun juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan ruang, kegiatan masyarakat, dan pengembangan investasi.

Pertemuan berjalan efektif, menampilkan pertukaran terbuka antara kepala desa dan pejabat kecamatan mengenai prioritas pembangunan, pengawasan daerah, dan peningkatan pelayanan publik di desa masing-masing.

“Pemerintah Kabupaten Tana Tidung akan terus membantu desa-desa pesisir untuk memastikan pembangunan mereka aman dan berkelanjutan,” tutup Bupati.(cda)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Peresmian Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Tana Tidung berlangsung di Balai Pendopo Djaparudin pada hari Kamis (04/12).

Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali hadir dalam acara tersebut untuk secara resmi melantik Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu yang baru. Acara ini dilanjutkan dengan pelantikan pejabat Posyandu TP di tingkat kecamatan dan desa di seluruh Kabupaten Tana Tidung, dipimpin oleh Ketua TP, Vamelia Ibrahim.

Dihadirkan dengan dekorasi yang sederhana namun elegan, acara tersebut tidak hanya berfungsi sebagai upacara formal tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat peran penting Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat—khususnya bagi ibu, anak, balita, dan keluarga di masyarakat pedesaan.

Peresmian ini merupakan upaya penting untuk meningkatkan Posyandu sebagai penyedia utama layanan kesehatan dasar.

Dalam pidatonya, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali menyampaikan apresiasi tulusnya atas dedikasi yang ditunjukkan oleh para pemimpin yang baru dilantik.

“Saya mengucapkan selamat kepada semua Ketua TP Posyandu yang baru saja dilantik. Posyandu memainkan peran penting sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Saya percaya manajemen baru akan melayani dengan dedikasi dan inovasi,” katanya.

Lanjut, Bupati menyoroti perlunya kader Posyandu yang aktif dan terlatih dengan baik untuk memberikan layanan berkualitas, khususnya bagi ibu, balita, dan keluarga.

“Posyandu adalah garda terdepan layanan kesehatan dasar. Posyandu yang lebih kuat berarti kesadaran kesehatan masyarakat yang lebih baik,” ucap Ibrahim Ali.

Beliau juga menekankan bahwa TP Posyandu memegang peran penting sebagai mitra pemerintah daerah dalam memajukan kesehatan masyarakat. Dengan ini, Bupati meminta semua ketua yang baru dilantik untuk segera mulai bekerja dan memperkuat koordinasi hingga ke tingkat desa.

“Jangan menunggu. Mulai hari ini, saya meminta semua administrator TP Posyandu untuk mulai mengevaluasi, membimbing, dan mendukung Posyandu di seluruh wilayah. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat merasakan manfaat nyata,” tegasnya.

Peresmian tersebut dihadiri oleh pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan kader Posyandu dari desa-desa. Hadir sejak pagi hari, dengan membawa optimisme baru untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

Dengan pembentukan struktur kepemimpinan baru ini, pemerintah mengharapkan koordinasi yang lebih kuat antara kecamatan dan desa. Prioritas akan diberikan pada peningkatan keterampilan kader, pengembangan inovasi layanan, dan penyediaan fasilitas yang diperlukan untuk mengatasi tantangan kesehatan di tingkat desa.

Momen ini memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung terhadap program kesehatan nasional melalui pemberdayaan kader dan lembaga Posyandu yang lebih kuat untuk memastikan pelayanan yang adil dan berkualitas bagi seluruh keluarga.(cda)

Scroll to Top