Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

BULUNGAN, MP – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si melaksanakan sholat Idul Adha di Masjid Jami Al-Kaf, Tanjung Selor pada Rabu pagi (27/5).

Bupati menyampaikan selamat merayakan Hari Raya Qurban kepada segenap umat Islam serta permohonan maaf lahir dan batin.

“Momentum Idul Adha kiranya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama melalui semangat berbagi dan pengorbanan,” ujar Bupati.

Bupati Syarwani mengatakan berkurban tidak hanya dimaknai dengan penyembelihan hewan kruban. Tapi juga bagaimana kita mampu mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan masyarakat yang lebih luas. Termasuk menjaga persatuan, memperkuat gotong royong serta membangun daerah dengan niat ibadah dan pengabdian.

Dalam momen Idul Adha ini, Bupati mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran.

Seluruh warga agar bersama-sama melakukan langkah pencegahan. Antara lain dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman dan layak. Kemudian tidak meninggalkan kompor atau sumber api tanpa pengawasan.

Menjaga lingkungan, menyiapkan alat pemadam sederhana di lingkungan rumah dan tempat usaha. Serta saliing mengingatkan dan segera melapor apabila melihat tanda-tanda kebakaran.(red)

TANJUNG SELOR, MP – Usai menunaikan Salat Iduladha, halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dipenuhi masyarakat yang menghadiri Open House Iduladha 1447 Hijriah yang digelar Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, Rabu (27/5/2026).

Warga dari berbagai kalangan tampak hadir untuk bersilaturahmi dan merayakan Hari Raya Iduladha bersama. Mereka saling berjabat tangan dan berbincang dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan open house kali ini dipusatkan di area terbuka sehingga mampu menampung lebih banyak masyarakat dan memberikan kenyamanan bagi para tamu yang hadir.

Didampingi Ketua TP PKK Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., serta keluarga, Gubernur Zainal menyambut langsung masyarakat yang datang. Tokoh agama, tokoh adat, pejabat daerah, hingga warga umum terlihat berbaur tanpa sekat.

Menurut Zainal, Hari Raya Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga momentum memperkuat tali silaturahmi, kebersamaan, dan rasa kepedulian antarsesama warga Kalimantan Utara,” ujarnya.

Suasana semakin hangat dengan sajian berbagai hidangan khas Nusantara. Momen tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk berbincang santai dan mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.

Zainal mengatakan, halaman Kantor Gubernur sengaja dibuka untuk masyarakat agar menjadi ruang bersama yang nyaman dan terbuka.

“Kami membuka ruang ini agar masyarakat merasa nyaman. Ini rumah rakyat dan kebersamaan seperti inilah yang ingin terus dijaga,” katanya.

Melalui perayaan Iduladha, ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan persaudaraan sebagai modal penting dalam membangun Kaltara yang maju dan sejahtera.

Menurutnya, hubungan antara pemerintah dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui program pembangunan, tetapi juga melalui ruang-ruang silaturahmi yang hangat dan penuh kebersamaan. (dkisp)

TANJUNG SELOR, MP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan 59 ekor sapi kurban untuk kebutuhan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota di Kaltara.

Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., mengatakan jumlah sapi kurban tahun ini menyesuaikan kondisi kemampuan keuangan daerah yang masih terdampak efisiensi anggaran.

“Karena kita juga lagi efisiensi, total yang diserahkan ada 24 ekor sapi kurban dari seluruh OPD yang sudah tersebar di beberapa kabupaten/kota,” kata Denny, Selasa (26/5).

Selain bantuan dari perangkat daerah, terdapat tambahan sumbangan yang dikonversi menjadi sapi kurban sehingga total keseluruhan mencapai 59 ekor.

Denny menjelaskan jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 106 ekor sapi kurban. Penyesuaian dilakukan seiring kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berbeda dari tahun lalu.

Meski demikian, ia berharap kondisi ekonomi dan APBD Kaltara dapat terus bertumbuh sehingga ke depan jumlah hewan kurban yang disalurkan meningkat.

Ia juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltara untuk mulai membiasakan berkurban secara pribadi maupun kelompok.

“Kami berharap ASN yang sudah berniat berkurban dapat melaksanakannya, baik sendiri maupun bersama minimal tujuh orang,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Denny menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas bantuan tujuh ekor sapi kurban untuk wilayah Kaltara.

“Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan tujuh ekor sapi dari Presiden RI yang seluruhnya berasal dari peternak lokal Kaltara,” katanya.

Bantuan sapi Presiden RI tersebut didistribusikan ke sejumlah daerah, di antaranya untuk Provinsi Kaltara di Masjid Al-Amin Desa Wonomulyo Tanjung di Kabupaten Bulungan, Masjid Al-Ukhuwah Islamiyah Juata Kerikil di Kota Tarakan, Masjid Jami’ Habib Ahmad Alkaf di Kabupaten Bulungan.

Kemudian Masjid Al-Jihad Tideng Pale di Kabupaten Tana Tidung, Masjid Wasiatul Islam di Kabupaten Malinau, serta dua ekor sapi untuk Kabupaten Nunukan di Masjid Al-Kautsar Tanjung Harapan.

Menurut Denny, sesuai arahan pemerintah pusat, seluruh sapi bantuan Presiden berasal dari peternak lokal sebagai bentuk dukungan terhadap sektor peternakan daerah.

Terkait distribusi, ia memastikan proses penyaluran dilakukan melalui seleksi usulan agar bantuan tidak tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah provinsi, kabupaten maupun pihak lain.

“Kita pilah agar tidak terjadi bantuan ganda pada lokasi yang sama,” pungkasnya. (dkisp)

TANJUNG SELOR, MP – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., menegaskan pembangunan pangan dan gizi menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia berkualitas saat membuka “Sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 32 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Daerah (RAD) Pangan dan Gizi Provinsi Kaltara Tahun 2025–2029” di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (26/5).

Denny menyampaikan ketahanan pangan nasional dibangun melalui penguatan empat pilar utama, yakni ketersediaan pangan, distribusi pangan, konsumsi pangan yang aman dan bergizi serta stabilitas pangan.

Menurutnya, ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan pangan dan gizi memerlukan keterlibatan seluruh sektor secara terpadu dan berkesinambungan,” kata Denny.

Ia menjelaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara telah menetapkan Peraturan Gubernur Nomor 32 Tahun 2025 tentang RAD Pangan dan Gizi Tahun 2025–2029 sebagai bentuk komitmen mendukung kebijakan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

RAD tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam menyusun program yang terarah, terukur, dan saling terintegrasi.

“Melalui rencana aksi daerah ini, saya berharap seluruh program dapat berjalan selaras untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat,” ujarnya.

Denny menilai Kaltara memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan pangan, mulai dari produksi padi, pangan lokal non beras, hingga komoditas hortikultura yang terus berkembang.

Namun demikian, kondisi geografis berupa wilayah pedalaman, perbatasan dan kepulauan masih menjadi tantangan dalam pemerataan distribusi pangan bergizi.

Karena itu, ia mendorong penguatan infrastruktur pangan, pengembangan produk pangan lokal, peningkatan keamanan pangan, serta percepatan penanganan persoalan gizi melalui sinergi seluruh pihak.

“Momentum sosialisasi ini penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam pembangunan pangan dan gizi di Kaltara,” tutupnya. (dkisp)

TARAKAN, MP – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., mengapresiasi penemuan kembali populasi Hiu Gangga (Glyphis gangeticus) di Sungai Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Senin (25/5).

Temuan 43 spesimen oleh tim peneliti dari Universitas Hasanuddin (Unhas), James Cook University Australia, dan Universitas Borneo Tarakan (UBT) dinilai menjadi pencapaian penting bagi upaya konservasi satwa langka dunia.

Gubernur Zainal menyebut temuan tersebut sebagai kabar membanggakan bagi Kaltara sekaligus bukti pentingnya kolaborasi riset dalam menjaga keanekaragaman hayati.

Menurutnya, keberadaan Hiu Gangga yang berstatus Critically Endangered atau sangat terancam punah menjadikan Sungai Sesayap memiliki peran strategis sebagai habitat penting bagi kelangsungan hidup spesies tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tana Tidung, untuk bangga atas temuan berharga ini,” kata Zainal.

Ia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian habitat Hiu Gangga agar keberadaan satwa tersebut tetap terjaga di masa mendatang.

“Mari kita satukan tekad menjaga eksistensi dan kelestarian predator sungai tropis yang sangat eksotis ini agar tidak punah dari muka bumi,” tegasnya.

Selain itu, Zainal juga mengingatkan nelayan di sekitar estuari Sungai Sesayap agar melepaskan kembali Hiu Gangga dengan hati-hati apabila tertangkap secara tidak sengaja saat menjaring atau memancing.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berencana memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan Sungai Sesayap.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mereka memiliki peran penting dalam menjaga salah satu satwa paling langka di dunia.

“Langkah preventif ini penting guna membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa mereka adalah penjaga garda depan bagi kelangsungan hidup satwa langka dunia ini,” pungkasnya. (dkisp)

BULUNGAN, MP – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si didampingi Wakil Bupati, Kilat, A.Md membuka Festival Takbir Sungai Kayan 2026 menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H pada Selasa malam (26/5).

Sebanyak 18 kapal besar dan kecil mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Bulungan. Panitia juga menyediakan hadiah total senilai Rp40 juta bagi para juara 1, 2 dan 3.

Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PHBI Bulungan, segenap panitia, sponsor, aparat keamanan dan semua pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan.

Kegiatan ini bukan sekedar perayaan malam Idul Adha. Tapi juga menjadi simbol syiar Islam, kebersamaan masyarakat sekaligus wujud pelestarian budaya Sungai yang menjadi identitas serta kebanggaan masyarakat Bulungan.

“Kehadiran pawai perahu hias di sepanjang Sungai Kayan malam ini menunjukkan semangat gotong royong, kreatifitas serta persatuan masyarakat kita yang luar biasa,” ujar Bupati.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi dan budaya daerah yang bernuansa Islami. Bupati pun berpesan agar peserta dapat menampilkan kreatifitas terbaik dengan tetap menjaga keamanan dan keselamatan.(**)

BULUNGAN, MP – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si, Wakil Bupati, Kilat, A.Md dan Sekretaris Daerah, Risdianto, S.Pi, M.Si memimpin rapat staf bersama para kepala perangkat daerah di Ruang Rapat Inspektorat Bulungan pada Senin (25/5).

Bupati memastikan pelayanan Pemkab tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan fasilitas paska musibah kebakaran kantor Bupati pada Rabu (20/5) lalu.

Bupati menegaskan agar seluruh OPD tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat meskipun aktivitas perkantoran sementara mengalami penyesuaian.

Sekretariat Daerah juga akan menyiapkan peta atau petunjuk lokasi sementara bagi masyarakat yang ingin mengurus administrasi maupun pelayanan pada OPD terkait di lingkungan Kantor Bupati Bulungan.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Meski dalam kondisi terbatas, seluruh perangkat daerah harus tetap bekerja maksimal dan memastikan masyarakat tetap terlayani dengan baik,” ujar Bupati.

Selain membahas penyesuaian pelayanan pemerintahan, rapat tersebut juga menyoroti upaya peningkatan kewaspadaan dan keamanan lingkungan.

Bupati meminta agar sistem keamanan lingkungan atau Siskamling kembali digerakkan di seluruh wilayah, mulai dari tingkat kecamatan, desa hingga RT, guna mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan.

Bupati mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Masyarakat diminta lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing serta memastikan penggunaan peralatan listrik dilakukan dengan aman guna mencegah terjadinya kebakaran.(**)

NUNUKAN, MP – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., meresmikan Unit Sekolah Baru (USB) beserta gedung sarana dan prasarana pendukung pada empat satuan pendidikan di Kabupaten Nunukan, Senin (25/5).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Nunukan oleh Gubernur Zainal.

Total anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan di empat sekolah tersebut mencapai Rp24.419.837.906, meliputi SMA Negeri 3 Nunukan, SMA Negeri 1 Sei Menggaris, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sembakung Atulai, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Nunukan.

Zainal menegaskan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memperluas akses dan mendongkrak mutu pendidikan, khususnya di wilayah perbatasan.

“Anak-anak Kalimantan Utara sebagai calon penerus pembangunan di masa depan tidak boleh tertinggal dalam memperoleh pendidikan yang layak,” kata Zainal.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya membentuk karakter, tetapi juga menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan.

SMA Negeri 3 Nunukan menerima alokasi anggaran Rp11.496.401.000 dengan fasilitas berupa delapan ruang belajar, ruang guru, kantor dan fasilitas pendukung lainnya yang mampu menampung 312 orang.

Sementara SMA Negeri 1 Sei Menggaris memperoleh anggaran Rp2.534.180.000 untuk pembangunan gedung kantor dan ruang kelas. Kemudian SMK Negeri 1 Sembakung Atulai menerima anggaran Rp3.226.953.576 untuk pembangunan ruang praktik agribisnis, laboratorium IPA serta fasilitas sanitasi.

Adapun SLB Negeri Nunukan memperoleh dukungan anggaran Rp7.162.303.330 guna memperkuat pendidikan inklusif dengan fasilitas 17 ruang kelas, perpustakaan, ruang terapi, ruang pembelajaran khusus hingga asrama.

Selain pembangunan fisik, Zainal juga menyoroti capaian Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan menengah atas di Nunukan yang telah mencapai 96,92 persen. Namun Angka Partisipasi Murni (APM) masih berada di angka 68,62 persen.

“Masih ada anak-anak kita yang terlambat memulai atau terhambat oleh keterbatasan. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan tersebut,” ujarnya.

Ia berharap sekolah-sekolah yang diresmikan dapat menjadi contoh dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. (dkisp)

TARAKAN, MP – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mendorong Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kaltara menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor pariwisata, jasa dan investasi daerah.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus IHGMA DPD Kaltara Periode 2026–2029 di Hotel Tarakan Plaza, Senin (25/5) pagi.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik dan berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin profesional serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan IHGMA menjadi energi positif bagi perkembangan industri perhotelan dan sektor ekonomi di Bumi Benuanta.

“Keberadaan IHGMA di Kalimantan Utara tentu menjadi energi positif bagi perkembangan sektor jasa, pariwisata dan ekonomi daerah,” kata Zainal.

Ia menegaskan industri perhotelan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan akomodasi, tetapi juga menjadi wajah pelayanan, keramahan dan citra daerah bagi wisatawan maupun investor yang datang.

Sebagai organisasi profesi yang menaungi General Manager hotel di Indonesia, IHGMA dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memperluas jejaring kerja sama menghadapi tantangan era digital dan globalisasi.

Zainal berharap kepengurusan periode 2026–2029 dapat menghadirkan program inovatif yang mendukung peningkatan kualitas layanan perhotelan di Kaltara.

Ia optimistis pengelolaan hotel yang profesional dan adaptif akan memperkuat promosi potensi wisata, budaya, serta investasi daerah agar semakin dikenal luas.

“Peran para pengelola hotel sangat penting dalam menciptakan pengalaman terbaik bagi setiap tamu yang datang ke daerah kita,” pungkasnya. (dkisp)

TANJUNG SELOR, MP – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan momentum kurban sebagai sarana membangun kerendahan hati dan mengendalikan sifat sombong dalam diri.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi gabungan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (25/5).

Di awal amanatnya, Sekprov Denny mengingatkan bahwa Hari Raya Iduladha 1447 H akan diperingati dalam beberapa hari ke depan. Ia menyampaikan apresiasi kepada ASN yang telah berkurban tahun ini dan memberi motivasi bagi yang belum berkesempatan.

“Terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah berkurban tahun ini. Bagi yang belum, niatkan dulu, mudah-mudahan tahun berikutnya diberi kemampuan untuk berkurban,” kata Denny.

Menurutnya, makna kurban tidak hanya sebatas penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengendalikan sifat negatif dalam diri.

“Kalau belum bisa berkurban, setidaknya kita bisa menyembelih rasa bangga dan sombong dalam diri kita,” ujarnya.

Di akhir amanat, Denny juga menyampaikan pesan motivasi agar ASN tidak takut memulai hal-hal baik dan terus berusaha berkembang.

“Jangan menunggu hebat untuk memulai. Mulai saja, maka kita akan menjadi hebat. Niatkan yang baik, insyaallah hal baik akan kembali kepada kita,” pungkasnya.

Pesan tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi ASN untuk terus menjaga semangat bekerja, integritas, serta nilai-nilai positif dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. (dkisp)

Scroll to Top