Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

BULUNGAN, mandaupost.com – Kasus suspek campak di Kabupaten Bulungan mengalami peningkatan pada awal tahun 2026. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes), sepanjang Januari hingga Maret tercatat sebanyak 25 kasus yang dilaporkan dari berbagai fasilitas layanan kesehatan.

Kepala Dinkes Bulungan, Imam Sujono, menyampaikan bahwa data tersebut dihimpun dari laporan puskesmas serta Rumah Sakit Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor.

“Saat ini tercatat 25 kasus suspek campak untuk periode Januari sampai Maret, berdasarkan laporan dari puskesmas dan rumah sakit,” ujarnya, Selasa (31/3).

Meningkatnya jumlah kasus ini mendorong Dinkes untuk mengingatkan seluruh fasilitas kesehatan agar lebih waspada dan sigap dalam melakukan penanganan. Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi, khususnya bagi anak-anak sebagai kelompok yang rentan.

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.7.8/348/DINKES tertanggal 13 Maret 2026. Dalam edaran itu disebutkan, sebelumnya terdapat 20 kasus suspek campak dan 4 kasus positif pertusis yang telah dikonfirmasi melalui uji laboratorium.

Dinkes juga mengingatkan bahwa pada tahun 2025 lalu, Bulungan sempat mengalami kejadian luar biasa (KLB) campak di wilayah kerja Puskesmas Sekatak Buji. Sementara itu, cakupan imunisasi dasar lengkap di daerah ini baru mencapai 70,4 persen, masih berada di bawah target nasional yang ditetapkan sebesar 85 persen.

Melihat kondisi tersebut, seluruh kepala puskesmas diminta untuk mempercepat penguatan program imunisasi rutin. Upaya ini dinilai krusial dalam mencegah penyebaran penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

Sejumlah langkah pun ditekankan, mulai dari peningkatan edukasi kepada masyarakat, pemerataan layanan imunisasi, hingga penguatan sistem surveilans agar deteksi dan pelaporan kasus dapat dilakukan secara cepat dan akurat.

Selain itu, fasilitas kesehatan diharapkan dapat mempererat koordinasi, menggencarkan sosialisasi, serta memastikan setiap kasus ditangani sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Dinkes berharap langkah-langkah ini mampu menekan penyebaran campak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan bersama.(cda)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Bupati Bulungan, Syarwani, Wakil Bupati, Kilat, dan Sekretaris Daerah, Risdianto, dan segenap pejabat Pemkab melaksanakan apel gabungan OPD sekaligus halal bi halal Idul Fitri 1447 di halaman Kantor Bupati pada Senin pagi (30/3). Bupati dalam arahannya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin sekaligus mengajak segenap ASN untuk tetap semangat beraktifitas.

“Terkait wacana Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFH) kita di daerah tentunya mendukung dan siap melaksanakan 4 hari kerja. Dan sampai hari ini menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat,” ungkap Bupati.

Terkait situasi dan kondisi selama bulan Ramadhan beberapa waktu lalu, Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada segenap perangkat daerah yang telah melaksanakan berbagai upaya menjaga ketersediaan maupun fluktuasi harga barang kebutuhan pokok.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada segenap tenaga kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit yang tetap melaksanakan pelayanan. Serta kepada segenap unsur yang menjaga situasi kondusif selama bulan Ramadhan di Bulungan.

“Alhamdulillah selama bulan Ramadhan kita tetap dapat melaksanakan aktifitas pelayanan maupun pembangunan. Saya berpesan agar semangat ini tetap kita pertahankan setelah Ramadhan untuk terus beraktifitas dalam rangka membangun Bulungan serta melaksanakan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Sekretaris Daerah (Sekda), H Risdianto, menutup Forum Perangkat Daerah penyusunan rencana kerja 2027 di Ruang Tenguyun Lantai II Kantor Bupati pada Jumat (26/3). Sekda mengungkapkan, berdasarkan situasi terkini secara nasional dan global, keuangan APBD Kabupaten Bulungan tahun depan diproyeksikan sekitar Rp2,1 triliun hingga Rp2,3 triliun.

“Kita perlu mencermati kondisi nasional. Hingga Februari, APBN mengalami defisit sekitar Rp135 triliun. Hal ini berpotensi berdampak pada kebijakan efisiensi di daerah,” ujar Sekda.

Segenap perangkat daerah pun diajak melakukan efisiensi belanja. Khususnya pada:belanja operasional, perjalanan dinas, penggunaan listrik, air, dan BBM, ATK serta kegiatan seremonial.

“Fokuskan anggaran pada hal-hal prioritas seperti infrastruktur, pelayanan dasar serta program yang berdampak langsung kepada masyarakat. Kita harus menjaga keseimbangan APBD agar tetap sehat dan berkelanjutan,” pesannya.

Berdasarkan hasil inventarisasi penyusunan renja 2027, terdapat kurang lebih 2.555 usulan masyarakat yang telah diinput dalam SIPD. Selain itu, terdapat sekitar 1.001 usulan pokok pikiran DPRD, serta 41 usulan dari kelompok rentan sebagai bagian dari komitmen pembangunan inklusif.

Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan di Bulungan telah melibatkan berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix, yaitu pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media. Sekda menyampaikan, tidak semua usulan dapat diakomodasi karena harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Sekda juga mendorong setiap perangkat daerah untuk menghadirkan minimal satu inovasi unggulan yang memiliki daya ungkit besar bagi pembangunan daerah. Kemudian aktif membangun komunikasi dan jejaring untuk menarik sumber pendanaan dari luar, baik dari APBN, provinsi, maupun sumber lainnya.

“Kita juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan pembangunan yang merata dan berkeadilan, terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pedalaman,” tandasnya.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Pemkab Bulungan melalui Bappeda dan Litbang menggelar Forum Perangkat Daerah 2026 berisi penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2027 selama 2 hari pada 26 – 27 Maret 2026. Kegiatan diikuti segenap perangkat daerah dibagi 3 kelompok, di Ruang Tenguyun dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, di Ruang Rapat Sekda dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta di Ruang Rapat Bappedalitbang dipimpin Plt Asisten Administrasi Umum.

Dalam kegiatan dijelaskan, Forum Perangkat Daerah menjadi tindaklanjut dari Musrenbang Kecamatan berisi penajaman, penyelarasan, serta penyepakatan terhadap usulan-usulan yang telah disampaikan. Dalam forum ini ditentukan mana usulan yang dapat disetujui, mana usulan yang perlu ditunda dan mana usulan yang tidak dapat ditindaklanjuti (ditolak). Tentunya, setiap keputusan tersebut harus memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dicontohkan, usulan pembangunan sekolah yang belum dapat direalisasikan karena lahan belum clean and clear. Atau usulan lainnya yang belum memenuhi persyaratan teknis maupun administratif. Apabila suatu usulan disetujui maupun ditunda maka dijelaskan alasan dan pertimbangannya secara transparan, sehingga menjadi catatan bersama.

Dilanjutkan, output utama dari forum ini adalah Berita Acara Kesepakatan Bersama yang memuat daftar usulan prioritas yang disetujui, usulan yang ditunda serta usulan yang tidak dapat diterima.

Selain itu, dalam rentang waktu antara Musrenbang Kecamatan hingga forum ini apabila terdapat perubahan kondisi atau muncul prioritas baru yang lebih mendesak maka hal tersebut dapat disampaikan sebagai catatan tambahan. Forum juga memberikan ruang kepada perangkat daerah apabila terdapat program atau kegiatan di suatu kecamatan amun belum diusulkan oleh pihak kecamatan. Maka dapat dapat menyampaikan rencana kegiatan tersebut sebagai bagian dari sinkronisasi program.

Diingatkan pula, agar seluruh usulan dan pembahasan tetap mengacu pada RPJMD Kabupaten, termasuk pembagian Koridor Barat, Koridor Selatan, Koridor Utara. Koridor Pesisir dan Koridor Perkotaan.

Serta 15 Program Prioritas Daerah, yang telah ditetapkan sebagai arah pembangunan bersama. Hal ini penting agar seluruh usulan yang disepakati benar-benar selaras dengan perencanaan jangka menengah daerah dan mendukung pencapaian target pembangunan.(**)

MALINAU, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyambut hangat kunjungan Wakil Menteri Digital Sarawak, Malaysia, di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Long Nawang, Rabu (25/3), sebagai upaya memperkuat kerja sama di kawasan perbatasan.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Bustan, mewakili Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, menerima langsung kedatangan Timbalan atau Wakil Menteri Digital Sarawak, Datuk Wilson Ugak Anak Kumbong bersama istri, Datin Lita.

Kunjungan tersebut juga diikuti sejumlah pejabat Sarawak, di antaranya Residen Bahagian Kapit Elvis Anak Didit, Residen Bahagian Miri Galong Anak Luan, serta rombongan peserta Borneo Exploration 4×4 dari Malaysia, Brunei Darussalam dan Singapura.

Dalam kesempatan itu, Bustan bersama rombongan meninjau langsung fasilitas di PLBN Terpadu Long Nawang.

Bustan menyampaikan bahwa Indonesia telah siap dalam mendukung peningkatan layanan lintas batas negara dan konektivitas di wilayah perbatasan.

“Indonesia sudah siap dengan PLBN. Kita berharap pihak Sarawak dapat mempercepat pembangunan agar kerja sama semakin kuat, baik di bidang perdagangan maupun sosial budaya,” ujar Bustan.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur, termasuk akses jalan yang menghubungkan Long Nawang ke Malinau hingga ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Menurutnya, konektivitas tersebut penting agar akses tidak hanya menuju ibu kota Provinsi Kaltara, tetapi juga terhubung hingga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Bapperida Bertius, serta Kepala Dinas PUPR-PERKIM Helmi.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, Risdianto, melaksanakan pemantauan hari pertama kerja di sejumlah perangkat daerah pelayanan publik di lingkup Pemkab pada Rabu pagi (25/3). Pemkab Bulungan diketahui tidak menerapkan WFA (Work From Anywhere) maupun WFH (Work From Home) paska cuti bersama Idul Fitri 1447 H 2026 M.

Pemantauan dilakukan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Puskesmas Tanjung Selor,serta Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Bulungan.

Dari kunjungan di lapangan, Sekda menemukan masih terdapat beberapa ASN yang belum hadir di tempat kerja. Sebagian di antaranya diketahui masih dalam perjalanan kembali usai libur Lebaran, sementara lainnya tidak hadir tanpa keterangan yang jelas. Diungkapkan, ada sanksi sesuai ketentuan yang berlaku bagi ASN yang tidak hadir tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini merupakan bagian dari upaya memastikan kedisiplinan ASN sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal paska libur panjang. Kami mengapresiasi ASN yang telah kembali dan langsung menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya.

Diingatkan, kehadiran ASN di hari pertama kerja menjadi indikator penting dalam menjaga komitmen pelayanan publik. Oleh karena itu, seluruh ASN diharapkan dapat menunjukkan tanggung jawab dan profesionalisme dalam melayani masyarakat di unit kerja masing-masing.(**)

MALINAU, MANDAUPOST – Kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan Apau Kayan masih memerlukan perhatian serius. Hal ini terlihat saat Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung ke sejumlah fasilitas penting di Kecamatan Kayan Selatan dan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, Selasa (24/3).

Tiba di Bandar Udara Long Ampung pukul 11.05 WITA, Wagub Ingkong didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bustan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara Bertius, S.Hut., serta Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kaltara Ferdy Manurun Tanduklangi, langsung melakukan penjunjauan.

Peninjauan difokuskan pada infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, hingga Rumah Sakit Kelas D Pratama Long Ampung.

Saat meninjau Jembatan Long Ampung, Ingkong menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi jembatan yang belum mengalami peremajaan sejak dibangun pada 2008.

“Ini cukup mengkhawatirkan karena menjadi akses utama masyarakat menuju bandara. Kondisi jalannya sudah berlubang dan bagian jembatan juga berisiko,” ujar Ingkong.

Selanjutnya, rombongan meninjau RS Pratama Long Ampung. Ditemukan sejumlah kerusakan, terutama pada bagian plafon yang jebol akibat rembesan air.

Ia menilai kondisi tersebut perlu segera ditangani, terlebih ada bagian gedung baru yang belum dapat dimanfaatkan.

“Beberapa plafon rusak, padahal ada beberapa bagian gedung baru yang belum digunakan. Ini perlu menjadi perhatian, termasuk tanggung jawab kontraktor,” jelasnya.

Kunjungan dilanjutkan ke Jembatan Nawang yang menghubungkan Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Selatan. Kondisinya juga dinilai memprihatinkan meski telah dibangun sejak 2006.

Ingkong menegaskan bahwa infrastruktur di wilayah perbatasan harus menjadi perhatian serius agar aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar.

“Jembatan ini saya yang membangunnya, perlu perhatian khusus. Infrastruktur perbatasan harus diperbaiki agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman,” tegasnya.

Selain monev, kunjungan ini juga berkaitan dengan agenda lawatan muhibah rombongan Timbalan Menteri Digital Malaysia Sarawak yang dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Maret 2026 di Desa Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu.(**)

MALINAU, MANDAUPOST – Upaya memperkuat kerja sama di wilayah perbatasan terus dilakukan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau dan perwakilan Malaysia akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Desa Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, pada 25 Maret 2026.

Kepala Adat Besar Apau Kayan, Ibau Ala, menjelaskan bahwa pertemuan ini akan dihadiri berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tokoh adat, hingga perwakilan dari Malaysia, pada Senin (23/3).

Dari Indonesia, hadir Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, dan Bupati Malinau Wempi W. Mawa. bersama Lembaga Adat Besar Apau Kayan dan masyarakat adat.

Sementara dari Malaysia, dijadwalkan hadir Wakil Menteri Digital Malaysia, Datuk Wilson Uga Anak Kumbong, serta perwakilan Lab Pacuan Empat Roda L4xN4 Bahagian Ketujuh Kapit, Petrus Tomas Disos beserta rombongan bersama rombongan dari Sarawak.

Menurut Ibau Ala, pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat hubungan bilateral di wilayah perbatasan, khususnya dalam aspek sosial budaya, ekonomi hingga pengelolaan kawasan perbatasan yang melibatkan masyarakat adat di kedua negara.

“Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatannya di wilayah adat Long Nawang. Kehadiran para pemangku kepentingan lintas negara menjadi peluang penting untuk memperkuat peran masyarakat adat dalam menjaga harmoni dan stabilitas kawasan perbatasan,” kata Ibau Ala.

Ia menuturkan, hubungan masyarakat Dayak di Indonesia dan Malaysia sudah terjalin lama sebagai satu rumpun. Karena itu, pertemuan ini juga menjadi ajang mempererat kembali silaturahmi lintas batas.

“Warga Perbatasan berharap, pertemuan ini dapat menghasilkan kesepahaman bersama dalam mendorong pembangunan kawasan perbatasan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil seperti Apau Kayan,” jelasnya.

Ibau Ala juga menekankan pentingnya pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia dan khususnya dari pihak Malaysia, agar segera direalisasikan.

“PLBN dari Malaysia agar bisa segera dibangun, karena ini penting menjadi pintu resmi bagi masyarakat perbatasan. Kami berharap pemerintah Malaysia bisa memberikan perhatian,” ujarnya.

Lebih dari itu, kehadiran PLBN diyakini akan membawa dampak besar, mulai dari peningkatan ekonomi hingga percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil seperti Apau Kayan.

“Kalau PLBN sudah ada, ekonomi pasti ikut bergerak dan pembangunan infrastruktur juga akan menyusul,” tambahnya.

Di Long Nawang, harapan itu kini menggantung. Pertemuan ini diharapkan bukan sekadar diskusi, tetapi menjadi langkah nyata menuju perbatasan yang lebih maju dan sejahtera.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Momen Hari Raya Idul Fitri 1447 H 2026 M digunakan Bupati, Syarwani, dan keluarga untuk bersilaturrahmi bersama segenap masyarakat Bulungan. Open house di kediaman pribadi Bupati di Kelurahan Tanjung Palas Tengah, Kecamatan Tanjung Palas ini berlangsung selama 2 hari pada Sabtu dan Minggu (21-22/3).

Bupati dan keluarga menerima kedatangan para tamu yang hadir. Selain jajaran DPRD, Forkopimda dan perangkat daerah Pemkab, para tokoh masyarakat serta warga masyarakat dijamu di rumah pribadi. Bupati juga menyampaikan kebahagiaannya karena tahun ini meski situasi global cukup bergejolak namun kondisi di Bulungan masih kondusif.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga juga menyampaikan selamat merayakan Idul Fitri serta memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Bulungan. Semoga momen hari raya ini semakin meningkatkan kebersamaan di antara kita,” ujar Bupati.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Seiring pengumuman pemerintah pusat yang menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada Sabtu (21/3), Pengurus Besar Hari Islam (PHBI) Bulungan menggelar Pawai Takbir Keliling Mobil Hias pada Jumat malam (20/3) dengan start di Lapangan Agathis, Tanjung Selor. Bupati Bulungan, Syarwani, Wakil Bupati, Kilat, dan Sekretaris Daerah, Risdianto, turut hadir dan mengikuti pawai yang berlangsung di sejumlah jalan protokol.

“Saya atas nama pribadi, keluarga dan keluarga besar Pemerintah Kabupaten Bulungan mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat. Mari kita bersama-sama menjadikan momentum ini untuk memperkuat kerukunan, bersama-sama kita membangun Bulungan,” ujar Bupati.

Tercatat sedikitnya 27 kendaraan hias mengikuti Pawai Takbir Keliling yang juga dilombakan ini. Bupati tidak ketinggalan menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada segenap jajaran Pemprov Kaltara.(**)

Scroll to Top