Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TANJUNG SELOR, MK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berada pada urutan ke 2  Nasional dalam urusan penyelesaian SK CPNS Formasi 2024. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara Andi Amriampa, S.Sos, M.Si menjelaskan, hal ini terungkap setelah digelarnya acara BKN Menyapa yang digelar secara daring pada Rabu (14/5).

“Dalam rapat yang disampaikan Kepala BKN, bahwa dalam catatan BKN ternyata provinsi Kalimantan Utara tercatat sebagai provinsi tercepat kedua di dalam penyelesaian SK CPNS formasi tahun 2024,” ujar Andi Amriampa.

BKN Menyapa merupakan salah satu kegiatan yang diprakasai oleh BKN dan sekaligus menjadi kegiatan pertama dalam rapat koordinasi seluruh Indonesia yang dilakukan secara virtual. Dari data 12 Mei 2025, terdapat 6 provinsi yang melakukan penyelesaian SK CPNS, salah satunya Pemprov Kaltara.

“Jadi grup Whatapps BKN Regional VIII Banjarmasin merupakan wadah koordinasi sehari – harinya, dan BKN mengembangkannya.  Ini bisa menjadi bahan evaluasi, yang jelas sebenarnya termasuk PPPK Tahap 1 juga,” jelasnya.

Andi menyebutkan, kinerja jajaran di dalam Pemprov Kaltara dibawah kepemimpinan Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum dinilai mempunyai atensi yang kuat, dalam rangka implementasi manajemen ASN, dalam hal ini pengangkatan CPNS.

Ia berpesan kepada seluruh staf jajaran di BKD Kaltara agar tetap bekerja, dengan profesional dan penuh totalitas sesuai amanat dari fungsi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi itu berjalan on the track.

“Harapannya layanan – layanan kepegawaian yang ada di Provinsi Kalimantan Utara bisa dengan optimal dapat dijalankan, dan seluruh ASN di Pemprov Kaltara khususnya dan kabupaten/kota dilayani BKD Pemprov Kaltara dapat maksimal dan merasakan di dalam pelayanan kepegawaiannya,” pungkasnya. (dkisp)

TANJUNG SELOR, MP –  Dua oknum polisi dari Polres Tana Tidung, Kalimantan Utara, ditahan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Utara (Kaltara) karena diduga terlibat dalam kasus narkoba. Keduanya berinisial Bripka MA dan Bripda RS.

Penangkapan ini berkaitan dengan pengungkapan peredaran sabu di Kecamatan Sesayap Hilir yang dilakukan oleh Polsek setempat pada 7 Mei 2025.

Kepala Bidpropam Polda Kaltara, Kombes Pol Krishadi Permadi, membenarkan bahwa kedua oknum polisi itu telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.

“Keduanya sudah kami tahan sejak 7 Mei. Pemeriksaan masih berlangsung,” kata Krishadi di kantornya, Selasa 13 Mei.

Ia menambahkan, pihaknya juga tengah menelusuri barang bukti berupa ponsel milik kedua oknum. Pemeriksaan dilakukan bersama tim ahli dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polri di Surabaya.

“Percakapan dan transaksi di dalam ponsel sedang diperiksa. Status mereka masih sebagai saksi, namun bila terbukti, pasti akan kami proses sesuai hukum,” tegas Krishadi.

 

Oknum Polisi Saat di gelandang ke mobil Polisi

 

Sementara itu, Kapolsek Sesayap Hilir, Ipda Dedy Timang, menyampaikan bahwa tiga warga sipil yang ditangkap dalam operasi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah SR (37) dari Desa Sesayap Selor, serta RD (29) dan IS (32) dari Desa Sepala Dalung.

“Ketiga tersangka sudah ditahan dan proses hukum berjalan di Polsek Sesayap Hilir,” kata Dedy.

Dedy menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat tentang aktivitas mencurigakan di Jalan Kuburan, RT 003, Desa Sepala Dalung. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus ketiga pelaku di lokasi.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain 10 paket sabu dengan berbagai ukuran, uang tunai Rp1.825.000, dua ponsel, satu motor Honda Beat putih, serta sejumlah alat isap sabu.(**)

TARAKAN, MP — Dalam suasansa penuh haru dan semangat, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si resmi melepas sebanyak 416 Calon Jemaah Haji (CJH) dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltara diberangkatkan menuju Tanah Suci, di VIP Room Bandar Udara Juwata Tarakan, Sabtu (10/5/25) malam.

 

Di momen ini, Datu Iqro memberikan semangat para jamaah, serta menyampaikan pesan Gubernur agar para jemaah selalu menjaga kondisi fisik, memperbanyak ibadah, dan tidak lupa mendoakan Kaltara serta Indonesia di tempat – tempat mustajab.

 

“Ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang mulia. Tapi jangan lupakan bahwa kalian juga membawa nama daerah. Jagalah sikap, saling tolong – menolonglah, dan jadikan keberangkatan ini sebagai bentuk rasa syukur yang nyata,” ucap Datu Iqro.

 

Kemudian, ia juga berpesan kepada para petugas haji dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Pembimbing Ibadah (TPIHI), hingga Tim Kesehatan agar mengedepankan pelayanan yang tulus, penuh tanggung jawab, dan menjauhi ego sektoral.

 

Sementara itu, diantara para CJH yang hadir nampak tak sedikit terlihat mata berkaca – kaca menunggu keberangkatan. Banyak harapan dan doa keluarga mereka, serta amanah untuk mendoakan kampung halaman agar senantiasa diberi perlindungan dan kesejahteraan.

 

Acara pelepasan ditutup dengan lantunan doa dan takbir yang menggetarkan, mengiringi langkah 416 tamu Allah yang akan menapaki jejak spiritual ke Baitullah. Semoga seluruh jemaah diberi kesehatan, kemudahan, dan kembali sebagai haji yang mabrur.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Kanwil Kemenag Provinsi Kaltara, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara H. Muh. Rosyit, S.IP, MM., BPHI Kaltara, dan CJH beserta keluarga. (dkisp)

Tarakan, MP – Suara sirene darurat menggema di Fuel Terminal (FT) Tarakan pagi ini saat Pertamina FT Tarakan menggelar simulasi penanggulangan kebakaran dan huru-hara berskala besar. Kegiatan ini dirancang untuk menguji kesiapan dan respons cepat Organisasi Keadaan Darurat (OKD) dalam menghadapi potensi insiden kebakaran, evakuasi massal, serta gangguan keamanan di lingkungan operasional.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan melalui Pertamina FT Tarakan dalam menjaga aspek keselamatan kerja dan lingkungan. Melalui simulasi ini, kami memastikan seluruh tim dapat merespons secara cepat, terkoordinasi, dan sesuai prosedur saat menghadapi kondisi darurat,” ujar Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan.

Simulasi melibatkan berbagai pihak internal dan eksternal. Dari internal FT Tarakan, hadir tim OKD lengkap dengan komando lapangan seperti Incident Commander, General Commander, serta tim HSSE, security, paramedis, dan fire brigade. Pihak eksternal yang terlibat di antaranya Damkar Kota Tarakan, Dit Pamobvit Polda Kaltara, RS Pertamina Tarakan, dan PT Pertamina EP Tarakan.

Edi menambahkan, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam latihan ini adalah bagian dari upaya Pertamina membangun sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi situasi kritis.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak hanya internal kami yang siap, tapi juga seluruh mitra eksternal dapat berkoordinasi dengan baik. Ini penting untuk menjamin keselamatan masyarakat dan keberlanjutan operasi,” tambahnya.

Titik evakuasi telah ditentukan dengan rapi, yakni di depan kantor utama FT Tarakan dan area parkir mobil tangki untuk pekerja, serta di Posyandu RT 1 RW 1 Kelurahan Gunung Lingkas untuk evakuasi warga. Seluruh proses berjalan lancar dan sesuai standar operasi darurat.

Simulasi ini juga menjadi wujud nyata dari pelaksanaan budaya HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) di lingkungan Pertamina yang terus digalakkan sebagai bagian dari sistem manajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang baik.

Sebagai subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menyalurkan energi kepada masyarakat secara optimal. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui https://pertaminapatraniaga.com atau Pertamina Call Center (PCC) 135.(rls/red)

Scroll to Top