Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0914/Tana Tidung terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan. Hingga Sabtu (11/10), pekerjaan fisik berupa penimbunan badan jalan di Desa Limbu Sedulun, Kecamatan Sesayap, terus dilanjutkan secara intensif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran utama TMMD ke-126 tahun 2025, yang difokuskan untuk membuka akses transportasi dan memperlancar konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah terpencil Kabupaten Tana Tidung.

Di lapangan, suasana kebersamaan tampak jelas. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu menimbun badan jalan menggunakan material tanah pilihan. Suara mesin alat berat berpadu dengan semangat gotong royong warga yang antusias membantu tanpa kenal lelah.

“Penimbunan jalan terus kami lanjutkan demi kelancaran pembangunan dan suksesnya pelaksanaan TMMD ke-126 Kodim 0914/Tana Tidung. Kami juga berterima kasih atas dukungan dan partisipasi aktif masyarakat,” ujar Dansatgas TMMD ke-126 Letkol Arm R. Florensius Ferdian Ricarda, di sela kegiatan.

Menurutnya, pembangunan jalan ini memiliki arti strategis bagi masyarakat Desa Limbu Sedulun. Selain membuka keterisolasian, akses transportasi yang lebih baik akan menjadi pondasi peningkatan ekonomi lokal dan mempercepat pergerakan hasil pertanian maupun kebutuhan sehari-hari warga.

Salah seorang warga, Ismanto (35), mengaku sangat senang melihat semangat TNI membantu membangun jalan di desanya.

“Dulu jalan ini susah dilewati, apalagi kalau hujan, becek dan licin. Sekarang sudah mulai rata dan nanti pasti lebih mudah kalau mau ke pasar atau sekolah,” ungkapnya penuh harap.

Hingga saat ini, progres penimbunan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Material terus didatangkan ke lokasi, sementara anggota Satgas secara bergantian melakukan pemerataan dan pemadatan agar badan jalan siap dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Selain aspek pembangunan fisik, kegiatan TMMD juga menjadi wadah mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Setiap hari, selepas bekerja, personel Satgas berbaur bersama warga, berbincang santai sambil menyiapkan logistik atau membantu kegiatan sosial lainnya di desa.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, TMMD ke-126 diharapkan dapat membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Limbu Sedulun, sekaligus memperkuat komitmen TNI dalam membangun negeri dari pelosok.(**)

PALEMBANG, MANDAUPOST – Akhirnya untuk pertama kalinya Kontingen Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dari cabang olahraga (cabor) Tenis Lapangan berhasil mencatatkan sejarah meraih medali emas perdana dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Tahun 2025 di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/10).

Pasangan atlet cabor Tenis Lapangan, Denny Harianto dan Abiagail Tulak berhasil membuktikan kelasnya dengan sukses menyumbangkan medali emasnya di partai puncak final Tenis Lapangan.

Bahkan pada babak penyisihan sebelumnya, pasangan ganda ini berhasil menaklukkan tim kuat dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan skor telak 8–0. Kemenangan yang diraih ini menegaskan dominasi permainan Denny dan Abiagail yang tampil solid dan penuh percaya diri sejak awal pertandingan.

Di babak perempat final, Denny Harianto dan Abiagail juga berhasil menorehkan kemenangan meyakinkan atas perlawanan dari tim Kementerian Pertanian dengan skor 8–2. Kerja sama yang solid di keduanya membuat langkah Kaltara tidak terhentikan hingga menuju partai puncak.

Denny Harianto dengan penuh semangat usai laga mengungkapkan rasa syukur dan bangganya bisa berhasil membawa nama Kaltara menuju ke babak final.

“Ini bukan hanya kemenangan kami berdua, tapi kemenangan untuk seluruh masyarakat Kalimantan Utara. Terima kasih atas doa dan dukungannya. Semoga kami bisa menuntaskan perjuangan ini dengan membawa pulang medali emas,” ucap Denny.

Turut berpartisipasinya Kaltara dalam ajang Pornas Korpri 2025 menjadi bukti nyata bahwa kesungguhan, semangat sportivitas dan persaudaraan Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah paling muda di Indonesia ini akan terus berkembang pesat.

Dengan semangat “Mengabdi, Berprestasi, dan Mewujudkan ASN Tangguh”, kehadiran Denny dan Abiagail di laga final diharapkan bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi para pegawai dan seluruh generasi muda di Kaltara untuk terus berprestasi dan berkarya di bidang apa pun dalam membangun Bumi Benuanta.

Hingga hari keenam Pornas Kopri XVII 2025 Palembang, berdasarkan raihan medali saat ini Kontingen Kaltara telah meraih 1 medali emas dari cabor Tenis Lapangan dan 4 medali perunggu dari cabor Bulu Tangkis.(**)

JAKARTA, MANDAUPOST – Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, mengikuti Rapat Kerja CityNet National Chapter Indonesia (NCI) yang digelar di Jakarta, Kamis (9/10).

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Tarakan hadir sekaligus dalam kapasitasnya sebagai Wakil Presiden II CityNet NCI periode 2025-2029.

Rapat kerja ini merupakan tindak lanjut dari hasil Kongres NCI yang sebelumnya telah diselenggarakan di Kota Tomohon. Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda strategis, di antaranya persiapan pelaksanaan 2025 CityNet Executive Meeting di Denpasar, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) kepengurusan baru, serta rencana kolaborasi dan program kerja NCI 2025-2029.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Pasca memperoleh kepastian hukum dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), PT Borneo Agro Sakti (BAS) menegaskan komitmennya untuk fokus pada pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung.

Perusahaan berencana melibatkan warga lokal dalam seluruh tahapan operasional perkebunan kelapa sawit, termasuk dalam pembibitan (nursery) yang akan segera dimulai setelah proses sosialisasi di empat desa selesai.

Manager PT BAS, Warisman, mengatakan pihaknya kini berfokus pada pembangunan ekonomi masyarakat setelah semua gugatan dari PT Sanjung Makmur resmi ditolak oleh pengadilan.

“Dengan putusan PTUN, status PT BAS sudah jelas dan sah secara hukum. Sekarang kami bergerak untuk memastikan masyarakat mendapat manfaat langsung dari kegiatan perusahaan,” ujar Warisman.

Menurutnya, sosialisasi yang telah dimulai dari Desa Mendupo pada 8 Oktober 2025 menjadi langkah awal memperkenalkan rencana kerja perusahaan kepada masyarakat.

“Desa Mendupo menjadi titik pertama sosialisasi kami. Kehadiran masyarakat, tokoh adat, dan aparat desa menunjukkan antusiasme yang besar terhadap kegiatan ini,” jelasnya.

Ia menuturkan, masyarakat memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung, dengan catatan agar perusahaan turut memperhatikan keberadaan situs-situs penting seperti makam dan kawasan bersejarah.

“Warga meminta agar dilakukan identifikasi area agar situs-situs budaya tetap terjaga. Kami akan turun langsung bersama tokoh masyarakat untuk memastikan hal itu,” katanya.

Warisman menambahkan, perusahaan akan membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal dengan porsi minimal 70 persen dari total tenaga kerja yang dibutuhkan.

“Kami berpegang pada aturan ketenagakerjaan. Paling sedikit 70 persen tenaga kerja berasal dari warga lokal, kecuali untuk posisi teknis yang memerlukan keahlian khusus,” ujarnya.

Selain membuka lapangan kerja, PT BAS juga akan menjalankan kewajiban membangun kebun plasma sebesar 20 persen dari total area konsesi.

Program ini diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat Betayau.

“Kami sudah meminta setiap desa membentuk koperasi agar program plasma bisa berjalan tertib. Setelah koperasi terbentuk, CPCL-nya akan disahkan oleh Pak Bupati,” terangnya.

Ia menegaskan tidak ada tumpang tindih lahan antara wilayah PT BAS dengan perusahaan lain, mengingat seluruh batas sudah ditetapkan berdasarkan hasil verifikasi dan keputusan pengadilan.

“Sebelumnya memang ada PT Intraka, dan mereka justru memberikan rekomendasi kepada kami untuk melanjutkan kegiatan di area APL. Jadi statusnya sudah bersih,” kata Warisman.

Dalam sosialisasi di Desa Mendupo, turut hadir perwakilan Bupati Tana Tidung, Dinas Pertanian, Camat Betayau, serta tokoh adat dan masyarakat. Berdasarkan daftar hadir, sekitar 80 orang terdata, namun yang datang langsung mencapai lebih dari 100 peserta.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Mereka berharap kegiatan ini membawa dampak ekonomi yang nyata, terutama lewat kesempatan kerja dan kebun plasma,” ungkapnya.

Warisman menegaskan, seluruh proses akan dijalankan secara bertahap dan terbuka, dengan mengedepankan prinsip kemitraan antara perusahaan dan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat Betayau ikut tumbuh bersama PT BAS. Setelah sosialisasi rampung, kami akan mulai dari pembibitan dan semua prosesnya melibatkan warga lokal,” pungkasnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Mimpi besar Indonesia memiliki pusat pendidikan unggulan di wilayah terdepan kini terwujud. Kalimantan Utara (Kaltara) resmi menjadi tuan rumah pembangunan SMA Unggul Garuda Baru bersama dengan tiga daerah lainnya di Indonesia, Rabu (8/10).

Dalam groundbreaking dan pengenalan yang sakral di Kota Baru Mandiri Tanjung Selor, Bulungan, Pemerintah menegaskan komitmen mencetak generasi emas dari perbatasan.

Kegiatan bersejarah ini ditandai dengan penanaman Pohon Ulin—kayu besi khas Kalimantan—sebagai simbol ketahanan dan dimulainya pembangunan.

Momen menarik lainnya adalah ketika Keiko Tanaya Matu, siswi berprestasi dari SMPN 1 Tanjung Selor, memaparkan cita-citanya, menegaskan bahwa talenta unggul di Kaltara siap menguasai ilmu pengetahuan.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyebut momen ini sebagai hari bersejarah. Ia menekankan bahwa Sekolah Garuda Kaltara akan menjadi magnet baru yang memutus ketergantungan inspirasi dari negara tetangga.

“Di hari yang cerah ini, kita membangun dambaan masyarakat di perbatasan. Kita tidak ingin anak-anak kita mengagumi tetangga (Malaysia), tapi mengagumi dirinya sendiri,” tegas Menteri Agama.

“Sekolah ini bukan sekolah biasa. Ini adalah pusat yang didedikasikan untuk melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa masa depan,” tambah Menag.

Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang, menyatakan apresiasi mendalam kepada Presiden dan Pemerintah Pusat atas penunjukan Kaltara.

“Kami berterima kasih karena Kaltara, sebagai provinsi perbatasan yang berhadapan langsung dengan Malaysia, dipercaya menjadi lokasi strategis ini. Sekolah Garuda ini membuka akses luar biasa bagi anak-anak Kaltara untuk mengasah diri dan menjadi master dalam Saintek,” ujarnya.

Ahmad Najib Burhani, Direktur Jenderal Saintek Kemdikti Saintek RI, mengungkapkan detail teknis. Proyeksi pembangunan ini akan selesai pada Juni 2026, siap menerima siswa pada tahun ajaran baru berikutnya.

“Sekolah Garuda ini akan menggabungkan kurikulum nasional yang kaya dengan pengayaan global. Semua fasilitas, terutama laboratorium, dirancang dengan standar internasional,” jelas Prof. Najib.

Meskipun berlokasi di Tanjung Selor, konsep penerimaan siswanya adalah Nusantara. Artinya, siswa dari seluruh provinsi di Indonesia akan diseleksi secara nasional, menciptakan lingkungan belajar yang kaya budaya.

“Kami memastikan kuota yang adil bagi anak-anak berprestasi dari Kaltara di samping menyatukan berbagai elemen suku bangsa,” tambahnya.

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, menyoroti dampak global Sekolah Garuda ini.

“Kami menangani ratusan ribu anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Hadirnya Sekolah Garuda di perbatasan ini menjadi kesempatan emas. Ini adalah jembatan pendidikan yang sangat baik bagi pemuda Indonesia, khususnya yang berada di Malaysia, untuk kembali dan melanjutkan pendidikan formal unggulan di tanah air,” tutup Wamenlu.

Acara diakhiri dengan penulisan puluhan mimpi dan aspirasi di post-it notes oleh para pejabat tersebut, forkopimda, dan pelajar, yang ditempelkan di lokasi pembangunan, menandai dukungan penuh elemen Tanjung Selor terhadap Sekolah Garuda sebagai landmark pendidikan dan kebanggaan Kaltara.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Wali Kota Tarakan, Khairul, bersama Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Kementerian Dalam Negeri, Yudia Ramli, meninjau infrastruktur PDAM Tirta Alam Tarakan, Kamis (9/10).

Didampingi jajaran PDAM Tirta Alam, peninjauan diawali ke kantor PDAM Tirta Alam untuk melihat proses operasional kemudian dilanjutkan ke Embung Binalatung di Kampung 1 guna meninjau kondisi sumber air dan sistem distribusi.

Rombongan juga meninjau proses pemasangan pipa di Jalan Kusuma Bangsa, yang merupakan salah satu proyek strategis guna meningkatkan kapasitas jaringan distribusi air bersih ke masyarakat.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Pelaksanaan Pekan Pelayanan Publik dan Job Fair Tahun 2025 menandai dibukanya rangkaian Hari Ulang Tahun Kabupaten Nunukan ke 26. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Nunukan Irwan Sabri di GOR Dwikora Nunukan, Rabu (08/10).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Sabri menyampaikan bahwa pelaksanaan Pekan Layanan Publik serta Job Fair Kabupaten Nunukan Tahun 2025 ini adalah wujud komitmen dan keseriusan dari pemerintah Kabupaten Nunukan, khususnya kepada generasi muda untuk mendapatkan pekerjaan. Kegiatan Job Fair ini dilakukan dengan menghadirkan beberapa perusahaan dan  BUMN untuk membuka lowongan pekerjaan untuk memberikan kesempatan bekerja di wilayah kabupaten Nunukan.

Lanjut menurut Bupati Irwan selain job fair, pekan pelayanan publik adalah juga wujud upaya pemerintah unruk memberikan pelayanan yang cepat, mudah,  akuntabel, transparan dan bermanfaat seperti pelayanan kesehatan, kependudukan, perijinan serta pelayanan sosial lainnya kepada seluruh masyarakat kabupaten Nunukan.

Lanjut dikatakannya, kegiatan HUT Kabupaten Nunukan Tahun 2025 ini tidak dilaksanakan secara meriah seperti tahun-tahun sebelumnya, namun anggaran yang ada dipergunakan untuk hal hal yang lebih meyentuh masyarakat seperti memberikan 10.000 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu serta juga  mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Nunukan untuk membuka lowongan pekerjaan yang banyak diprioritaskan bagi pencari kerja dari masyarakat Nunukan.

Lebih lanjut dalam laporannya sebagai Ketua Panitia HUT Kabupaten Nunukan ke 26 Tahun,  Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukqn Jabbar menyampaikan  bahwa dalam pelaksanaan Nunukan Job Fair Tahun 2026 ini tersedia 349 lowongan pekerjaan yang terbagi dalam 2 sektor,  yaitu Sektor Formal yang menyediakan 159 lowongan pekerjaan di bidang Perbankan, Perkebunan, Perikanan, dan Kehutanan,  serta sektor informal yang didominasi oleh tenaga kerja perkebunan, asisten rumah tangga dan pekerja ke luar negeri.

Pada kesempatan ini, Bupati Nunukan Irwan Sabri memberi sertifkat penghargaan kepada perusahaan-perusahaan swasta dan BUMN pemberi lowongan pekerjaan serta juga pemberian santunan dari BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan yang diserahkan langsung oleh Bupati Nunukan kepada penerima santunan.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Komando Distrik Militer (Kodim) 0914/Tana Tidung resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-126 Tahun 2025, Rabu (8/10), yang dipusatkan di halaman Rumah Adat Desa Limbu Sedulun, Kecamatan Sesayap.

Dengan mengusung tema “Dengan semangat TMMD mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional di wilayah Tana Tidung desa limbu sedulun,” kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan sekaligus mempererat kebersamaan di wilayah pedesaan.

Dandim: TMMD Wujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Komandan Kodim 0914/Tana Tidung, Letkol Arm Raden Florensius Ferdian Richarda, ST., M.I.P, menegaskan bahwa TMMD adalah wujud nyata pengabdian TNI kepada bangsa dan negara melalui kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

“Tujuan kegiatan ini untuk mewujudkan ruang, alat, dan kondisi juang serta kemanunggalan TNI-Rakyat. Kami hadir membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat stabilitas keamanan di wilayah,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan TMMD bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun kesadaran dan karakter masyarakat.

“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh semangat gotong royong, rasa kekeluargaan, serta kesadaran bela negara yang tercermin dalam sikap hidup sehari-hari,” ujarnya.

30 Hari Kolaborasi TNI, Pemerintah, dan Masyarakat TMMD ke-126 ini akan berlangsung selama 30 hari, berfokus di Desa Limbu Sedulun dan beberapa titik tambahan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“TMMD ini momentum bagi kita semua untuk menyatukan karya dan karsa dalam wujud nyata. Dengan mengedepankan semangat persatuan dan gotong royong, kami ingin memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri,” kata Dandim.

Selain kegiatan fisik, TMMD juga melibatkan kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan tentang kesehatan, pertanian, bela negara, dan pencegahan radikalisme, bekerja sama dengan berbagai instansi di wilayah Kabupaten Tana Tidung.

Pemkab Beri Dukungan Penuh

Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri, yang hadir dalam pembukaan, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kodim 0914/Tana Tidung dan seluruh personel TNI atas terlaksananya kegiatan TMMD di wilayahnya.

“Pemerintah Daerah sangat mendukung kegiatan ini karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. Pembukaan badan jalan, pembuatan sumur bor, hingga rehab rumah layak huni akan memberikan dampak nyata bagi warga,” ujarnya.

Ia menegaskan, TMMD menjadi mitra strategis Pemda dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

“Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas daerah. Melalui TMMD, beban pemerintah daerah terbantu, dan masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari hasil kerja bersama,” terang Sabri.

Kades dan Warga Sambut Antusias

Kepala Desa Limbu Sedulun, Herman Krismanto, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dipilihnya Desa Limbu Sedulun sebagai lokasi kegiatan TMMD tahun ini.

“Kami sangat bersyukur, sebab kegiatan ini benar-benar membantu percepatan pembangunan di wilayah kami. Pembukaan jalan baru akan mempermudah akses antar-desa dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dani, salah satu warga Desa Limbu Sedulun, mengaku senang dengan kehadiran program TMMD. Ia menilai kegiatan tersebut bukan hanya membantu pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan semangat warga untuk bergotong royong.

“Sekarang sudah mulai dibuka dan diratakan. Kami juga senang karena banyak penyuluhan yang membuka wawasan, terutama tentang pertanian dan kesehatan,” tuturnya dengan wajah gembira.

Bangun Bersama, Majukan Desa

TMMD ke-126 di Tana Tidung menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang efektif dan berkelanjutan. Melalui semangat “Manunggal TNI dengan Rakyat,” kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa persaudaraan, gotong royong, dan kemandirian di tengah masyarakat pedesaan.

“TMMD bukan sekadar program, tapi gerakan bersama untuk membangun negeri dari desa,” pungkas Letkol Florensius.

Dalam acara tersebut dihadiri juga Sekda, Camat, Kepala OPD, Wakapolres, Kepala Desa, Dishub, BPBD,Satpol PP,PMK,Brimob dan para tamu undangan lainya.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Wali Kota Tarakan, Khairul, turut melakukan penanaman jagung serentak Kuartal IV Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Polres Tarakan, Rabu (8/10).

Kegiatan ini dilaksanakan di lahan seluas 1,5 hektare yang berlokasi di kawasan Sabindo, Kelurahan Juata Laut, dengan total bibit jagung sebanyak 2 kilogram.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif Polres Tarakan dalam mendukung program ketahanan pangan daerah. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan swasembada pangan, mengendalikan inflasi, serta menstimulasi masyarakat untuk ikut serta dalam bertanam.(**)

MALINAU, MANDAUPOST Wakil Gubernur Ingkong Ala, menghadiri acara Pembukaan Festival Budaya Irau Ke-11 dan Hari Jadi Ke-26 Kabupaten Malinau Tahun 2025, Selasa (7/10).

Festival Budaya Irau memiliki makna yang sangat mendalam. Irau bukan sekadar pesta budaya, melainkan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur dan perayaan atas keberagaman yang menyatukan.

Mengusung tema “Malinau: Negeri Sang Pengendali Air, Kaltara Terang, No Indonesia Gelap” dan subtema “Dari Malinau Menyala Harapan Menuju Menyala Harapan Menuju Kaltara Maju, Indonesia Emas”. Festival ini mengandung pesan semangat bahwa dari Malinau, lahir cahaya harapan untuk masa depan Kalimantan Utara yang maju dan Indonesia yang gemilang.

“Festival ini bukan hanya sekadar ajang perayaan, tetapi juga wujud nyata semangat masyarakat Malinau dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal yang telah menjadi identitas kuat masyarakat di Bumi Intimung ini,” ujar Wagub Ingkong.

Kegiatan ini juga menjadi ruang promosi potensi wisata dan kekayaan budaya daerah, serta memperkenalkan Malinau ke tingkat nasional bahkan internasional sebagai wilayah perbatasan yang kaya dengan harmoni dan nilai-nilai luhur budaya.

Ia menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-26 kepada Kabupaten Malinau.

“Dua puluh enam tahun bukan waktu yang singkat. Malinau telah tumbuh menjadi kabupaten yang maju, mandiri, dan berdaya saing di wilayah perbatasan, serta menjadi bagian penting dalam pembangunan Kalimantan Utara,” ucapnya.

“Mari kita jadikan festival Budaya Irau ini sebagai ajang pemersatu masyarakat lintas suku, agama, dan budaya, memperkuat tali persaudaraan, serta menumbuhkan semangat gotong royong. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan kedamaian di Kabupaten Malinau dan di seluruh Provinsi Kalimantan Utara. Kita semua adalah bagian dari keluarga besar Kalimantan Utara, tanah yang damai, rukun, dan penuh persaudaraan,” tutup Wagub.(**)

Scroll to Top