Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) bersama Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor, resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Hal ini merupakan upaya Pemkab Tana Tidung untuk meningkatkan pelayanan publik. Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Bupati  KTT, pada Senin (17/11).

Kedatangan Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Selor disambut ramah oleh Bupati Tana Tidung. Bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, pertemuan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga peradilan. Dalam pertemuan itu, kedua pihak tak hanya melakukan penandatangan NPHD, tapi juga membahas berbagai isu terkait hukum dan administrasi, serta upaya dalam penguatan pelayanan hukum yang efektif dan berkeadilan bagi masyarakat.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, mengatakan bahwa kunjungan kerja ini memfasilitasi dalam berbagi informasi dan meningkatkan kerja sama untuk mendorong pembangunan daerah yang adil dan berbasis hokum.

“Dengan menjalin kerjasama bersama Pengadilan Negeri Tanjung Selor, kita dapat memperkuat pelayanan publik di sektor hukum yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat Tana Tidung,” ucap Bupati.

Kunjungan ini juga sekaligus menjadi kesempatan perkenalan Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Selor yang baru dilantik kepada Bupati Tana Tidung. Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Selor menghimbau agar lembaga-lembaga terkait terus meningkatkan sinergi.

“Melalui kerja sama yang baik antar lembaga, tentu akan membuat layanan hukum dapat berjalan efektif, profesional, dan berlandaskan keadilan,” ujarnya.

Melalui penandatanganan NPHD ini, diharapkan dukungan Pemerintah Daerah Tana Tidung terhadap sarana dan prasarana penunjang tugas peradilan semakin optimal. Agar lembaga peradilan di daerah ini dapat berfungsi lebih efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.(cda)

JAKARTA, MANDAUPOST – Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025, Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) memberikan penghargaan tertinggi kepada Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Ibrahim Ali. Bupati Ibrahim Ali, resmi menerima Anugerah Dwija Praja Nugraha, di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu (29/11).

Penghargaan itu diberikan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat, dedikasi tinggi, dan perhatian besar terhadap pembangunan pendidikan serta peningkatan kesejahteraan guru di wilayahnya. Dengan diraihnya penghargaan tertinggi itu, maka menjadi bukti bahwa Kabupaten Tana Tidung telah mendapatkan pengakuan nasional karena berhasil menerapkan program dan kebijakan pendidikan. Bahkan, Kabupaten Tana Tidung menjadi panutan dalam membangun kualitas pendidikan, pemerataan layanan, serta keberpihakan kepada guru.

Bupati Ibrahim Ali menyampaikan rasa syukur sekaligus penghargaan mendalam kepada seluruh guru di KTT. Ia juga mengatakan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi milik seluruh tenaga pendidik yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Tana Tidung.

“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya, tetapi untuk seluruh guru di Kabupaten Tana Tidung, yang telah mendedikasikan dalam mendidik anak bangsa tanpa pamrih. Kiranya dengan teraihnya penghargaan ini, memberikan semangat bagi kita semua untuk terus bersama-sama dalam memajukan SDM Tana Tidung ke yang lebih baik,” ungkap bangga Bupati.

Dengan meraih Anugerah Dwijaya Praja Nugraha 2025, Kabupaten Tana Tidung tetap menegaskan komitmennya sebagai daerah yang terus berupaya memajukan pendidikan.(cda)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Pertama Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Kaltara berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (1/12).

Turut hadir diantaranya Kabid Bimas Kristen, Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltara Okto Simon Tanduk, Wakil Ketua III Majelis Pendidikan Kristen Pusat (MPKP) Johan Tumanduk, Penasehat MPKW Kaltara Cheito Karno dan Ketua MPKW Kaltara Fredrick Ellia Gugkang.

Dalam sambutannya Wagub Ingkong mengucapkan selamat atas terselenggaranya Rakerwil pertama MPKW Kaltara.

“Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mengevaluasi pelayanan yang telah dilakukan setelah MPKW Provinsi Kaltara terbentuk tahun 2024, merumuskan program kerja tahun 2026,” kata Wagub.

“Serta memperkuat sinergi antara gereja, masyarakat dan Pemerintah dalam membangun Kalimantan Utara yang Maju dan Makmur,” sambungnya.

Majelis Pendidikan Kristen Wilayah sebagai perpanjangan tangan dari Majelis Pendidikan Kristen Indonesia (MPKI) di berbagai wilayah geografi termasuk di Provinsi Kaltara.

Wagub Ingkong berharap Rakerwil ini mampu mengembangkan pendidikan Kristen di Kaltara serta meningkatkan kompetensi para guru Kristen melalui berbagai kegiatan dan program.

“MPKW juga harus berkomitmen untuk menjalankan pelayanan dalam mencapai tujuannya secara efektif di tingkat regional,” ucapnya.

MPKW Kaltara harus hadir dan eksis guna mendukung misi Majelis Pendidikan Kristen Indonesia dalam mengembangkan pendidikan Kristiani yang berkualitas dan relevan di seluruh pelosok.

Rakerwil ini diharapkan menjadi ruang dialog yang produktif untuk memperkuat visi bersama dalam menghadapi tantangan zaman bagi Yayasan dan Sekolah Kristen di Provinsi Kaltara.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara memberikan atensi khusus mengenai Rencana Pengusulan Calon Pahlawan Nasional dari provinsi ke 34 ini.

Melalui Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan kegiatan Rapat Pembahasan Rencana Pengusulan Calon Pahlawan Nasional Kaltara digelar di Kantor Gubernur, Ruang Rapat Wagub Lt. 3, Senin (1/12). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala.

Wagub Ingkong menegaskan, Kaltara juga memiliki peluang yang sama untuk mengusulkan pahlawan nasional. Di mana harus memenuhi syarat dan dasar hukum yang masih berlaku, serta didukung dengan bukti sejarah yang kuat.

Ia juga mendorong tim kajian untuk melakukan penelusuran mendalam, termasuk mencari dokumentasi sejarah.

“Kita berharap tahun depan sudah ada pahlawan dari Kaltara yang layak untuk diusulkan. Pengaruh politik dan nilai sejarahnya sangat besar bagi daerah,” pungkasnya. Hadir mendampingi Wagub Ingkong Ala, Kepala Dinsos Obed Daniel LT.

Dari seluruh provinsi di Kalimantan, hanya Kaltara yang belum memiliki pahlawan nasional. Sementara di Kalimantan Barat (Kalbar) memiliki dua pahlawan nasional yakni; Raden Tumenggung Abdul Kadir Setia dan dr. Raden Rubini Natawisastra.

Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki empat pahlawan nasional yakni Pangeran Antasari, Brigjen TNI (Purn) Hasan Basry. KH Idham Chalid, dan Pangeran Mohammad Noor.

Kalimantan Tengah (Kalteng) memiliki satu pahlawan nasional yakni Tjilik Riwut, dan Kalimantan Timur memiliki satu pahlawan nasional yang penetapannya terbilang baru yakni Sultan Aji Muhammad Idris.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga Setda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Wahyuni Nuzband, membuka kegiatan Musik Alam Fest 2K25, digelar di Kebun Raya Bundayati, Sabtu (29/11) malam.

Wahyuni menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musik Alam Fest secara konsisten menjadi daya tarik nasional, serta berperan penting dalam upaya memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bumi Benuanta.

“Musik Alam Fest bukan hanya ruang berkumpulnya insan seni dan pencinta musik, tetapi wadah untuk menggali, mempromosikan dan memperkuat potensi lokal dari sisi seni budaya, ekonomi kreatif maupun pariwisata,” kata Wahyuni.

Acara ini berdampak positif mulai dari menggerakkan UMKM, menghidupkan industri kreatif, memperkuat identitas budaya, hingga memberikan ruang bagi generasi muda untuk tampil dan berkarya.

Dengan mengusung tema “Harmoni”, Wahyuni menilai tema tersebut sangat tepat karena menggambarkan seni dan budaya dapat menyatukan keberagaman.

“Kaltara memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dari musik, tarian dan ekspresi seni lainnya adalah warisan leluhur yang harus dilestarikan dan banggakan,” ujarnya.

Musik Alam Fest 2K25 diharapkan menjadi ajang promosi yang efektif bagi pariwisata dan budaya Kaltara, sehingga bisa menarik banyak wisatawan lokal maupun mancanegara untuk datang dan mengenal lebih dekat Bumi Benuanta.

Wahyuni mengajak para seniman, musisi dan budayawan untuk dapat menampilkan kreativitas terbaik sekaligus memperkenalkan pesona budaya Kaltara menjadi perhatian dunia.

“Tunjukkan bahwa Kaltara adalah daerah yang kaya akan seni, budaya, kreativitas serta masyarakat yang ramah dan penuh kehangatan,” pungkasnya.

Musik Alam Fest 2K25 bukan hanya sekadar festival musik. Ia adalah cermin yang merefleksikan semangat Kaltara dalam menjaga identitas budaya di tengah arus globalisasi.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Dalam rangka memeriahkan penutupan Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara oleh Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Charly Van Houten sebagai artis papan atas Indonesia, menghibur puluhan ribu penonton yang memadati lapangan RTH H. Joesoef Abdullah, Kabupaten Tana Tidung (KTT), pada Kamis (27/11) malam.

Setelah sukses menggelar Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara, sejak tanggal 21 – 27 November 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akhirnya menutup acara tersebut dengan megah. Malam penutupan itu dipenuhi oleh ribuan masyarakat KTT dan daerah sekitar mulai dari generasi Alpha, generasi Z, milenial,  hingga para boomers.

Demi menyaksikan penampilan Charly Van Houten, para pengunjung rela berdatangan sejak sore hari untuk menempati posisi dekat panggung. Sambil menunggu eks vokalis ST12 itu tampil, para penonton tak lupa untuk mengunjungi berbagai stand UMKM yang berada di lapangan RTH H. Joesoef Abdullah Tana Tidung.

Malam penutupan Festival Tari Kreasi itu ditutup oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali. Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara.

“Setelah melewati 6 hari pelaksanaan, malam penutupan ini lah yang ditunggu-tunggu, karena menjadi malam puncak acara kita. Maka, kami tampilkan artis besar Indonesia, Charly Van Houten untuk menyemarakkan acara dan menghibur seluruh masyarakat,” ujar Bupati.

Lanjut, Bupati Ibrahim mengatakan bahwa, pelaksanaan Festival Tari Kreasi ini tak semata-mata seremonial tapi juga sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

“Kami juga menyediakan stand UMKM gratis, yang dapat menggerakkan ekonomi Tana Tidung dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat KTT yang hadir. Malam ini ramai sekali, stand-stand UMKM dipenuhi oleh pembeli,” kata Ibrahim.

Menurut Bupati, festival ini telah menjadi ikon budaya Kabupaten Tana Tidung, yang menjadi ruang generasi muda untuk berkreasi dan melestarikan tari tradisional pesisir dan pedalaman. Ia menyebutkan, pelaksanaan Festival Tari Kreasi ini merupakan festival kedua.

“Kedepannya di tahun 2026, Inshaallah kami akan tetap melanjutkan festival tari kreasi yang ke-3. Tentu, harapannya akan diadakan lebih meriah lagi,” harap Bupati.

Penutupan Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara, ditutup dengan penampilan terbaik dari Charly Van Houten. Ia menghibur para penonton dengan menyanyikan 12 tembang hitsnya.(cda)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Hari Guru Nasional merupakan momentum peringatan untuk mengenang perjuangan dan pengabdian pahlawan tanpa tanda jasa. Setiap tahun, Bangsa Indonesia memperingati Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November. Rayakan Hari Guru Nasional, Tenaga Pendidik Kabupaten Tana Tidung (KTT) mengikuti Sosialisasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), di ruang rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tana Tidung, pada Selasa (25/11).

Sosialisasi GENCARKAN digelar oleh Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Tanjung Selor Unit Tideng Pale, berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kolaborasi tiga lembaga keuangan besar ini merupakan upaya untuk meningkatkan literasi finansial bagi para tenaga pendidik khususnya wilayah Tana Tidung. Sosialisasi tersebut, diikuti oleh sekitar 50 guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Tana Tidung.

Plt Kepala Disdikbud Tana Tidung, Arman Jauhari membuka sosialisasi tersebut dan menyambut hangat para guru yang telah hadir. Dalam sambutannya, Arman memberikan apresiasi kepada Bank BNI yang telah mengadakan sosialisasi GENCARKAN sebagai hadiah dalam peringatan Hari Guru Nasional 2025.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada Bank BNI, karena sudah berinisiatif memberikan edukasi kepada dunia pendidikan terkait pentingnya untuk menanamkan kesadaran literasi keuangan sejak dini,” ucapnya.

Ia menyebutkan bahwasannya kegiatan sosialisasi ini tidak hanya sebagai wadah pengembangan kapasitas guru, tapi juga menjadi pondasi untuk masa depan daerah. Ia juga menambahkan tentang adanya perubahan pola pengelolaan uang di era digitalisasi.

“Inisiatif ini menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan kabupaten/kota, ditambah lagi dengan terus majunya zaman yang membawa kita ke era digitalisasi, dan kecanggihan teknologi yang mengubah cara mengelola keuangan sehingga memberikan kemudahan dalam bertaransaksi,” tambah Arman.

Kegiatan Sosialisasi GENCARKAN diisi dengan pemberian materi oleh narasumber dan dilanjut diskusi bersama para guru yang hadir.(cda)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Setda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Robby Yuridi Hatman, menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kaltara 2025 yang digelar di Grand Pangeran Khar Hotel, Jumat (28/11).

Hadir dalam Rakerprov itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara sekaligus Ketua Umum KORMI Kaltara H. Achmad Djufrie, Wakil Ketua KORMI Kaltara Adinata Kusuma, serta ketua dan pengurus KORMI Kabupaten/Kota se-Kaltara.

“Olahraga masyarakat merupakan olahraga yang dilakukan berdasarkan kegemaran dan kemampuan masyarakat, tumbuh sesuai kondisi dan nilai budaya setempat, serta dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran dan kegembiraan,” kata Robby.

Staf Ahli Gubernur ini menjelaskan terkait olahraga masyarakat merupakan salah satu ruang lingkup olahraga yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan.

“Dalam undang-undang tersebut, ruang lingkup olahraga dibagi menjadi olahraga pendidikan, olahraga prestasi, dan olahraga masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa keberadaan KORMI menjadi mitra strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah dalam menggali, mengembangkan dan memajukan olahraga masyarakat.

Lebih dari itu, olahraga masyarakat juga berperan penting dalam membangun kesadaran hidup sehat serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Dijelaskannya terkait kebangkitan olahraga, khususnya olahraga masyarakat, tidak hanya memberikan dampak positif bagi upaya hidup sehat, namun juga berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai Sport Tourism, yang mampu menggairahkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Artinya jika kita mampu bersinergi dan berkolaborasi dalam memajukan serta memasyarakatkan olahraga, manfaatnya akan sangat luas, mulai dari meningkatkan kesehatan masyarakat, memperkuat interaksi sosial, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ucapnya.

Ia menambahkan, KORMI Kaltara memiliki ruang strategis untuk berperan dalam menyehatkan masyarakat sekaligus mendukung kemajuan pariwisata dan perekonomian.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan terus berupaya mendukung, bekerjasama dan terus bersinergi dengan KORMI Kabupaten/Kota, termasuk Kabupaten Bulungan, untuk memastikan program olahraga masyarakat berjalan efektif, inklusif dan berkelanjutan.

“Saya berharap Rapat Kerja Provinsi ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan KORMI Kaltara. Mari kita terus bersinergi mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Maju, Makmur, dan Berkelanjutan,” pungkasnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Capacity Building Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Kaltara,

Digelar di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (27/11), Rakor itu dibuka oleh Kepala Biro (Karo) Perekonomian Setda Provinsi Kaltara, Muhammad Gozali.

Turut hadir diantaranya Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Regional Kaltim dan Kaltara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Misyar Bonowisanto, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltara, Seno Indarto, Perbankan serta anggota TPAKD Kabupaten/Kota se-Kaltara.

Dalam sambutannya, Gozali menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait arah kerja TPAKD kedepan.

“Prinsip dasarnya adalah bagaimana posisi ini untuk ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Ada beberapa hal yang kita komitmen untuk dilaksanakan pada 2026, lebih kepada aksi di Kabupaten/Kota,” ucapnya.

Rakor ini sebagai upaya dalam memperkuat sinergi program kerja pemerintah, dan meningkatkan kapasitas pengelolaan akses keuangan di daerah. serta dasar dari seluruh program TPAKD adalah ketahanan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Karo Perekonomian ini menyebutkan mulai tahun 2026, struktur kepemimpinan TPAKD akan mengalami penyesuaian untuk memperkuat pelaksanaan program di daerah.

“Untuk 2026 ketuanya Pak Gubernur, Wakil Ketuanya dari OJK. Kemudian di Kabupaten/Kota, Ketua tetap Kepala Daerah, Wakil Ketua dari OJK, Koordinatornya Sekda dan Sekretariat dari Asisten Ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan menjadi kunci keberhasilan program TPAKD.

“Akses keuangan itu adalah perbankan, maka peran perbankan kita maksimalkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan ekonomi,” ujar Karo Perekonomian.

Hasil rakor ini menekankan pentingnya program yang dapat dirasakan langsung di masyarakat dan pelaku ekonomi di daerah, serta memanfaatkan seluruh program perbankan yang telah disiapkan dalam kerangka TPAKD.

“Penyelesaian rakor ini adanya komitmen bersama bahwa pelaksanaan lebih kepada aksi di lapangan. Program-program perbankan harus diketahui masyarakat dan lembaga ekonomi di Kabupaten/Kota,” tegasnya.

Gozali memastikan Rakor TPAKD di Kabupaten/Kota selanjutnya akan dilaksanakan pada bulan Maret 2025, dan setiap tiga bulan akan dilakukan evaluasi terkait kebutuhan dan perkembangan program.

Diharapkan komitmen bersama dalam rakor ini menjadi pendorong utama dalam peningkatan inklusif keuangan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Kaltara.

“Harapan besar kita, dengan TPAKD ini kesejahteraan masyarakat meningkat dan ketahanan ekonomi semakin kuat, karena didukung langsung oleh perbankan melalui akses keuangan daerah,” tutupnya.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Rombongan Kepala Desa, tokoh adat, pemuda, dan perwakilan masyarakat Desa Bebakung mengunjungi Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Ibrahim Ali untuk mempererat tali persaudaraan. Bupati Ibrahim Ali, menyambut secara ramah kedatangan rombongan Desa Bebakung di Ruang Rapat Bupati Tana Tidung, Senin (17/11).

Pertemuan itu menjadi wadah bagi masyarakat Desa Bebakung untuk menyampaikan aspirasi penting mereka terkait masa depan. Mereka ingin mengutarakan niat dan ambisi mengenai rencana yang telah lama menjadi harapan warga yaitu pemekaran Desa Bebakung. Sebagai pemimpin, Kepala Desa Bebakung menjelaskan bahwa kunjungan mereka bukan sekadar silaturahmi tapi juga membawa usulan strategis untuk perkembangan desa.

“Kedatangan kami disini bermaksud untuk bersilaturahmi dengan Pak Bupati sekaligus mengajukan permohonan pembentukan desa atau pemekaran Desa Bebakung,” pinta Kepala Desa.

Menyambut hangat kehadiran masyarakat Desa Bebakung, Bupati Ibrahim Ali, memberikan tanggapan baik dari rencana pemekaran tersebut. Ia menyatakan bahwa setiap proses harus mengikuti mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pemekaran Desa Bebakung mungkin saja dapat dilakukan, tetapi harus melalui kajian yang matang dan sesuai dengan ketentuan hukum. Silakan dikaji lebih dalam rencana ini,” ungkap Bupati.

Dengan ini, Bupati meminta kepada pemerintah desa dan masyarakat untuk melengkapi seluruh persyaratan teknis dan administratif agar mempermudah proses pemekaran.(cda)

Scroll to Top