Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Datu Iqro Ramadhan, memimpin Apel Gabungan di lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (8/12) pagi.

Dalam arahannya, Datu Iqro mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera merampungkan seluruh pekerjaan yang masih berjalan dan melakukan evaluasi program kegiatan.

“Ini bulan terakhir seluruh OPD itu berlomba-lomba untuk menyelesaikan programnya. Saya harap Surat Pertanggungjawaban (SPJ) kita bisa dibuat sebaik mungkin sehingga pemeriksaan tahun depan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” ucap Datu Iqro.

Datu Iqro mengatakan sebentar lagi akan memasuki tahun 2026 dan diketahui bahwa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltara mengalami penurunan.

Ia menyebutkan alokasi penurunan APBD ini dilakukan hampir di semua provinsi di Indonesia, terutamanya dalam hal Transfer Pusat ke Daerah (TKD).

“Jadi saya harapkan agar seluruh Perangkat Daerah dapat segera menginput program kegiatan untuk tahun 2026,” ujarnya.

Lebih jauh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menjelaskan dengan terjadinya penurunan alokasi APBD Kaltara 2026 ini juga akan berdampak terhadap program dan kegiatan-kegiatan di Kaltara

“Mau tidak mau harus kita anggarkan, menyesuaikan dengan anggaran kita yang ada. Jangan sampai kita memaksakan program kegiatan, akhirnya penghasilan kita yang pasti akan mengalami pengurangan,” tegasnya.

Datu Iqro meminta seluruh jajaran Perangkat Daerah dapat memprioritaskan kegiatan-kegiatan yang wajib seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM), kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Provinsi Kaltara.

“Kuncinya satu, Pemerintah Daerah (Pemda) yang bertahan itu Pemda yang PAD yang besar, jadi tidak terlalu mengharapkan dana transfer. Jadi tugas kita adalah bagaimana bisa menaikkan PAD kita,” pungkasnya.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Kegiatan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah secara resmi dibuka Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Jumadilriansyah, di ruang pertemuan Hotel Galaxy Tarakan pada Selasa, (02/11).

Dalam pidatonya, Jumadilriansyah menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah ketiga setelah dua tahap seleksi sebelumnya. Program ini melanjutkan rangkaian kegiatan terkait proses seleksi kepala sekolah yang dimulai beberapa bulan lalu.

“Awalnya, guru dan kepala sekolah yang memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Nomor 7 Tahun 2025 harus mengunggah lamaran mereka. Selanjutnya, peserta yang lulus seleksi administratif melanjutkan ke tes substansi daring. Terakhir, mereka yang berhasil dalam tes substansi mengikuti pelatihan Calon Kepala Sekolah selama sepuluh hari,” katanya.

Ia menambahkan bahwa proses yang mereka lalui lebih dari sekadar formalitas administratif, tetapi perjalanan pengembangan yang dimaksudkan untuk memperkuat kualitas mereka sebagai pemimpin.

“Setiap langkah bukan tentang memilih yang terpintar, tetapi tentang mengidentifikasi mereka yang paling siap untuk mengambil peran sebagai pemimpin pembelajaran,” tegas Jumadilriansyah.

Pada kesempatan ini, Jumadilriansyah menyampaikan tiga poin penting kepada para peserta.

“Pertama, jadikan pelatihan ini sebagai ruang untuk pembelajaran yang mendalam dan bermakna. Kedua, bangun jaringan dan kembangkan kolaborasi dengab sesama peserta, karena sinergi antar pemimpin sangat penting untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten kita. Ketiga, tetap fokus pada visi, setelah menyelesaikan program ini, pekerjaan Bapak/Ibu harus menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah dan memenuhi tolok ukur kualitas pendidikan nasional,” sarannya.

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 10 hari dan diikuti oleh 27 guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Tana Tidung sebagai bakal calon kepala sekolah. Acara itu memaparkan rangkaian materi yang mencakup manajemen, supervisi akademik, kewirausahaan, dan penguatan kepemimpinan, dan menghadirkan pemateri ahli antara lain Lela Foni Sulistiyowat (BPMP Banten), Purwaningsih Larasanti (BGTK Kaltim), Rita Purnama Sari (KSPSTK Kaltara), dan Josi Zefanya Karo Karo bersama Yorizal Syahputra (KGTK Kaltara).(cda)

TANA TIDUNG, MANDAUPOT – Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali mengadakan Rapat Koordinasi dengan kepala-kepala desa dari daerah pesisir Kabupaten Tana Tidung untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan pengelolaan pesisir.

Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten Bidang Pembangunan dan Administrasi Umum, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Urusan Sosial, Kepala Kecamatan Sesayap Hilir, Pelaksana Tugas Kepala Kecamatan Tana Lia, dan seluruh kepala desa dari daerah pesisir. Rapat Koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tana Tidung pada hari Kamis (04/12).

Dalam intruksinya, Bupati Tana Tidung menggarisbawahi peran penting kepala desa dalam memastikan keamanan dan ketertiban umum di wilayah masing-masing.

“Saya meminta semua kepala desa untuk meningkatkan pengawasan dan perlindungan terhadap lahan HPL (Hak Pengelolaan Tanah) di desa mereka untuk mencegah sengketa, penyalahgunaan lahan, atau kegiatan apa pun yang melanggar peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Beliau juga menekankan bahwa koordinasi yang lebih kuat antar desa, kecamatan, dan kabupaten sangat penting, terutama di daerah pesisir yang memiliki potensi besar namun juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan ruang, kegiatan masyarakat, dan pengembangan investasi.

Pertemuan berjalan efektif, menampilkan pertukaran terbuka antara kepala desa dan pejabat kecamatan mengenai prioritas pembangunan, pengawasan daerah, dan peningkatan pelayanan publik di desa masing-masing.

“Pemerintah Kabupaten Tana Tidung akan terus membantu desa-desa pesisir untuk memastikan pembangunan mereka aman dan berkelanjutan,” tutup Bupati.(cda)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Peresmian Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Tana Tidung berlangsung di Balai Pendopo Djaparudin pada hari Kamis (04/12).

Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali hadir dalam acara tersebut untuk secara resmi melantik Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu yang baru. Acara ini dilanjutkan dengan pelantikan pejabat Posyandu TP di tingkat kecamatan dan desa di seluruh Kabupaten Tana Tidung, dipimpin oleh Ketua TP, Vamelia Ibrahim.

Dihadirkan dengan dekorasi yang sederhana namun elegan, acara tersebut tidak hanya berfungsi sebagai upacara formal tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat peran penting Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat—khususnya bagi ibu, anak, balita, dan keluarga di masyarakat pedesaan.

Peresmian ini merupakan upaya penting untuk meningkatkan Posyandu sebagai penyedia utama layanan kesehatan dasar.

Dalam pidatonya, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali menyampaikan apresiasi tulusnya atas dedikasi yang ditunjukkan oleh para pemimpin yang baru dilantik.

“Saya mengucapkan selamat kepada semua Ketua TP Posyandu yang baru saja dilantik. Posyandu memainkan peran penting sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Saya percaya manajemen baru akan melayani dengan dedikasi dan inovasi,” katanya.

Lanjut, Bupati menyoroti perlunya kader Posyandu yang aktif dan terlatih dengan baik untuk memberikan layanan berkualitas, khususnya bagi ibu, balita, dan keluarga.

“Posyandu adalah garda terdepan layanan kesehatan dasar. Posyandu yang lebih kuat berarti kesadaran kesehatan masyarakat yang lebih baik,” ucap Ibrahim Ali.

Beliau juga menekankan bahwa TP Posyandu memegang peran penting sebagai mitra pemerintah daerah dalam memajukan kesehatan masyarakat. Dengan ini, Bupati meminta semua ketua yang baru dilantik untuk segera mulai bekerja dan memperkuat koordinasi hingga ke tingkat desa.

“Jangan menunggu. Mulai hari ini, saya meminta semua administrator TP Posyandu untuk mulai mengevaluasi, membimbing, dan mendukung Posyandu di seluruh wilayah. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat merasakan manfaat nyata,” tegasnya.

Peresmian tersebut dihadiri oleh pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan kader Posyandu dari desa-desa. Hadir sejak pagi hari, dengan membawa optimisme baru untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

Dengan pembentukan struktur kepemimpinan baru ini, pemerintah mengharapkan koordinasi yang lebih kuat antara kecamatan dan desa. Prioritas akan diberikan pada peningkatan keterampilan kader, pengembangan inovasi layanan, dan penyediaan fasilitas yang diperlukan untuk mengatasi tantangan kesehatan di tingkat desa.

Momen ini memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung terhadap program kesehatan nasional melalui pemberdayaan kader dan lembaga Posyandu yang lebih kuat untuk memastikan pelayanan yang adil dan berkualitas bagi seluruh keluarga.(cda)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama masyarakat menunjukkan kepedulian dengan memberikan bantuan keuangan tanggap bencana sebesar Rp1 milliar terhadap daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan kebijakan langsung Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, Rabu (3/12).

“Bencana yang menimpa korban disana adalah duka kita bersama, bencana ini kita rasakan bersama. Pak Gubernur sepakat untuk menyalurkan bantuan Rp1 miliar dari APBD 2025 untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” ucap Wagub.

Wagub menuturkan bantuan ini merupakan wujud perhatian dan empati Pemprov Kaltara dan masyarakat terhadap saudara setanah air yang tengah menghadapi bencana hidrometeorologi.

Bantuan tersebut diharapkan bisa disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran, sehingga bisa memberikan manfaat yang signifikan kepada korban yang membutuhkan bantuan secepat mungkin.

Ingkong juga mengajak seluruh masyarakat di Kaltara dan Indonesia untuk terus mendoakan para korban di Sumatera yang sedang mengalami musibah bencana ini agar diberikan ketabahan dan kekuatan.

“Bantuan ini dimaksudkan agar mereka tetap dikuatkan, karena telah banyak kehilangan harta benda, rumah tempat tinggal bahkan kehilangan anggota keluarganya,” ujarnya.

Selain dana pemerintah, ia juga mendorong penggalangan dana dari masyarakat dan dari berbagai pihak supaya bisa menambah dukungan bagi para korban.

“Kita berharap Tuhan memberikan keteguhan kepada mereka yang sedang mengalami kehilangan. Ini duka bersama bangsa Indonesia dan Kaltara mengambil bagian untuk menunjukkan solidaritas itu,” pungkasnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Dalam upaya mendorong peningkatan partisipasi politik dalam ranah demokrasi di Bumi Benuanta. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan “Pendidikan Politik dalam rangka Membangun Budaya Politik Partisipatif dan Berintegritas”.

Acara yang digelar di Hotel Grand Pangeran Khar, pada Kamis (4/12) tersebut, dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltara Jonilius.

Jonilius mengatakan pendidikan politik yang dilaksanakan ini menjadi momentum untuk menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serta peran seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan pesta demokrasi.

“Politik adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan kekuasaan, pemerintahan, proses penyelenggaraan negara serta bentuk organisasi dan lembaga pemerintahan dalam mencapai tujuan-tujuan kenegaraan,” kata Jonilius.

Ia menuturkan sistem politik Indonesia saat ini tengah mengalami proses demokratisasi yang membawa berbagai konsekuensi, tidak hanya terhadap dinamika politik juga pada sistem-sistem lain yang menunjang penyelenggaraan kehidupan bernegara.

Di kesempatan itu, Jonilius memaparkan tingkat partisipasi masyarakat Kaltara pada Pemilu tahun 2024 lalu, yaitu pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI sebesar 79,53 persen dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yakni sebesar 78,75 persen

Kemudian pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara sebesar 78,58 persen, sedangkan partisipasi Pilkada Serentak 27 November 2024 mencapai 68,05 persen.

“Data ini menunjukkan perlunya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas partisipasi politik masyarakat,”ujarnya.

Dilaksanakan kegiatan ini sebagai kontribusi nyata untuk membantu pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan di bidang politik.

Kepala Badan Kesbangpol Kaltara Jonilius mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan forum ini sebaik mungkin guna memperdalam pemahaman mengenai budaya politik.

Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi politik yang berintegritas dalam menentukan masa depan kehidupan berbangsa dan bernegara serta komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi.

“Saya berharap adanya komitmen dari seluruh unsur dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan. Sehingga tata kelola pemerintahan yang lebih baik dapat kita wujudkan bersama,” pungkasnya.(**)

TANA TIDUNGM, MANDAUPOST – Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Tana Tidung memberikan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di depan Pasar Imbayud Taka pada 27 November lalu. Peristiwa tersebut mengakibatkan hancurnya satu rumah, terutama bagian belakang bangunan.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PMD) Uus Rusmanda. Bantuan diterima oleh pemilik rumah, Salim Arifin, di kediaman kerabatnya di Jalan Manunggal, Tideng Pale Timur, pada Selasa (2/12).

Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial (Dinsos-PMD) Armansyah menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kasur, perlengkapan keluarga, tenda gulung, selimut, dan kebutuhan lainnya disediakan oleh Kementerian Sosial melalui APBN. Sedangkan untuk beras, gula, susu kental manis, kopi, dan kebutuhan lainnya disediakan oleh APBD,” jelas Armansyah.

Ia memperkirakan kebutuhan para korban akan terpenuhi dengan bantuan tersebut selama kurang lebih 15 hari.

“Selain bantuan logistik, Bupati juga menyalurkan bantuan uang tunai kepada para korban,” ujarnya.

Bantuan tersebut diberikan kepada dua rumah tangga, yang totalnya berjumlah sepuluh jiwa. Armansyah berharap dukungan ini akan meringankan beban para korban selama masa pemulihan.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi korban kebakaran,” harapnya.

Armansyah melanjutkan, Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung bersinergi dalam penyaluran bantuan bencana.

“Kami siap memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana, tidak hanya kebakaran, tetapi juga bencana lainnya,” tuturnya.(cda)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Utara resmi mengungkap kasus tindak pidana korupsi dalam pengajuan fasilitas kredit pada Bank Kaltimtara. Modus yang digunakan ialah pemakaian jaminan Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif untuk memperoleh kredit pada sejumlah kantor cabang.

Direktur Reskrimsus Polda Kaltara, Kombes Pol Dadan Wahyudi  menyebutkan, dalam penyelidikan, aparat menemukan 47 fasilitas kredit yang menggunakan SPK fiktif tersebut.

“Kami menemukan 25 fasilitas kredit berada di kantor wilayah kaltara, 17 di cabang Nunukan, dan 5 di cabang Tanjung Selor,” ungkapnya pada Rabu (3/12).

Polda Kaltara telah memeriksa hampir 100 saksi dari berbagai unsur, mulai dari pihak Bank Kaltimtara, pemberi kredit, hingga pihak perusahaan peminjam yaitu PT Indi daya grup, serta pihak yang bertindak sebagai penyedia kredit, yakni bouwheer.

“Timsus juga memeriksa keterangan dari sejumlah ahli, termasuk ahli keuangan negara, ahli pidana, serta ahli perbankan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ucap Kombes Pol Dadan.

 Berdasarkan hasil perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), negara mengalami kerugian sebesar Rp208 miliar akibat praktik ini. Dalam kasus tersebut, enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Empat tersangka berinisial DSM, SA, DA, dan RA kini ditahan di Polda Kaltara. Sementara dua lainnya, BS dan AD, telah lebih dulu ditahan di Lapas Cipinang dan Lapas Salemba.

“Dua tersangka masih ditahan di lapas berbeda karena sedang menjalani proses hukum atas perkara lain yang ditangani oleh APH yang berbeda,” ujar Dadan.

Dari keenam tersangka, terdapat dua kepala cabang Bank Kaltimtara di Tanjung Selor, seorang mantan kepala cabang Nunukan, serta seorang mantan kepala kantor wilayah.

Kombes Pol Dadan menambahkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan aset sekitar Rp30 miliar yang diduga terkait dengan kejahatan tersebut. Polda Kaltara menyatakan masih terus melakukan penelusuran untuk menemukan asset lain milik para pelaku.

“Kami juga turut mengamankan satu pucuk pistol Walther PPKS kaliber 22 LR,” tambahnya.

Polda Kaltara menegaskan bahwa proses pengungkapan kasus ini dilakukan melalui koordinasi intensif bersama OJK, KPK, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor), serta manajemen Bank Kaltimtara.

“Kasus ini menjadi pembelajaran penting bagi kita, dengan ini kami akan terus melakukan langkah-langkah pencegahan sehingga kasus serupa tidak kembali terjadi di wilayah Kalimantan Utara,” tutup Dadan.(cda)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Sosialisasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N Lapor) dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tana Tidung, Sabri di Ruang Rapat Wakil Bupati Tana Tidung. Kegiatan ini diikuti oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) dan para admin SP4N Lapor dari masing-masing OPD, Senin, (01/12).

Wakil Bupati KTT, Sabri menyampaikan dalam sambutannya bahwa SP4N Lapor merupakan platform strategis untuk meningkatkan standar pelayanan publik dengan menyediakan kanal pengaduan dan aspirasi yang terintegrasi, lugas, cepat, dan transparan. Beliau menggarisbawahi bahwa pendekatan ini bertujuan untuk memudahkan pemerintah dalam menangani pengaduan dan menciptakan kesempatan bagi masyarakat untuk memantau dan memberikan saran demi perbaikan pelayanan publik.

“Tujuan utama SP4N Lapor adalah untuk meningkatkan standar pelayanan publik dengan memastikan penyedia layanan dapat melakukan penyesuaian sesuai dengan peraturan dan masukan publik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa SP4N Lapor memudahkan masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan aspirasinya secara cepat melalui satu platform terpadu, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor instansi terkait.

“Dengan ini, lebih mudah bagi masyarakat KTT untuk melapor tanpa harus datang langsung,” tambah Wabup.

Sosialisasi tersebut mendatangkan Maria Ulfa, narasumber dari Kantor Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia di Provinsi Kalimantan Utara. Beliau memberikan presentasi komprehensif tentang prosedur pengaduan, standar pelayanan publik, dan peran penting pemerintah daerah dalam mendorong budaya pelayanan yang responsif dan bertanggung jawab.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung berharap dapat meningkatkan kualitas, daya tanggap, dan transparansi pelayanan publik dengan membantu seluruh aparatur daerah memahami dan memaksimalkan pemanfaatan SP4N Lapor. Dengan antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta, acara berlangsung lancar.(cda)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan pencairan Beasiswa Kaltara Unggul di pertengahan bulan ini. Hal ini disampaikan Analis Kebijakan Ahli Madya, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltara Basmar, Selasa (2/12).

“Sejatinya beasiswa ini tidak terlambat karena melihat dari Petunjuk Teknis (Juknis) yang sudah disebarkan, bahwa Beasiswa Kaltara Unggul dijadwalkan pencairan itu di akhir bulan November atau pertengahan bulan Desember,” kata Basmar.

“Kita sampaikan kepada calon penerima Beasiswa Kaltara Unggul, insyallah proses pencairan ini akan dilakukan di pertengahan bulan Desember tahun 2025,” ucapnya.

Basmar menyatakan bahwa seluruh tahapan proses Beasiswa Kaltara Unggul tahun 2025 ini sudah berjalan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

“Alhamdulillah sudah kami lakukan sesuai Prosedur Tetap (Protap) yang ada mulai dari pendaftaran, pendampingan, verifikasi dan validasi,” ujarnya.

Ia menegaskan sesuai jadwal yang ada bahwa di bulan November dan Desember 2025 sudah selesai semua validasinya dari calon penerima beasiswa di dalam Provinsi Kaltara maupun luar Provinsi Kaltara.

Untuk itu, Basmar meminta masyarakat dan calon penerima Beasiswa Kaltara Unggul memahami proses yang harus dilalui tersebut.

Menurutnya pelaksanaan Beasiswa Kaltara Unggul tahun ini tepat waktu dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang mengalami keterlambatan pencairan hingga di bulan Januari dan Februari tahun berikutnya.

“Jadi sekali lagi mohon kesabaran bagi calon penerima beasiswa, bahwa sambil menunggu atasan pimpinan Pak Gubernur yang sedang melaksanakan ibadah umrah di tanah suci,” ucap Basmar.

“Setelah Gubernur bertanda tangan, maka kami nanti dari tim yang mengawal Beasiswa Kaltara Unggul menyampaikan ke masyarakat terutama calon penerima beasiswa dan media sosial bahwa Beasiswa Kaltara Unggul akan kita segera cairkan di pertengahan bulan Desember tahun 2025,” jelasnya.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan kekhawatiran masyarakat mengenai Beasiswa Kaltara Unggul Tahun 2025 dapat terjawab dan proses pendidikan dapat berjalan lancar.(**)

Scroll to Top