Berita Populer

Berita Terbaru

OLAHRAGA

JAKARTA, MP – Qarrar Firhand tahu balapan British Formula 4 tidaklah mudah. Oleh karenanya, pebalap muda Indonesia itu akan mencari pengalaman sebanyak-banyaknya dulu sebelum ke sana.

Qarrar akan tampil di ajang British F4 bersama Hitech yang merupakan balapan perdananya di sana. Tentu saja persiapan yang dilakukan tidak main-main karena persaingan makin ketat.

Salah satunya dengan lebih dulu memperkuat tim Argenti Motorsport pada putaran Thruxton, Inggris, 25-26 Juli lalu. Keikutsertaan itu menjadi bagian dari proses transisinya dari karting menuju balap mobil formula.

Qarrar sudah mempelajari karakter sirkuit, tingkat persaingan, serta cara bekerja bersama tim dalam setiap kesempatan turun ke lintasan. Oleh karenanya, hasil bukanlah prioritas utama Qarrar karena fokusnya adalah membiasakan diri dengan ajang tersebut.

“Tahun ini saya ingin belajar sebanyak mungkin dan mendapatkan pengalaman untuk musim depan. Kalau bisa berada di depan tentu menjadi bonus, tetapi yang terpenting adalah mendapat bekal sebanyak mungkin,” kata Qarrar dalam jumpa pers, Kamis (20/8).

Menurut Qarrar, pengalaman mengikuti balapan F4 memberikan pelajaran berbeda dibandingkan sekadar menjalani sesi pengujian.

Dia mengaku sudah terbiasa dengan karakter mobil karena sebelumnya beberapa kali mengikuti tes, tetapi situasi perlombaan menuntut pemahaman lebih jauh mengenai racecraft.

“Tes dan balapan itu berbeda. Dalam balapan saya harus memahami racecraft, menghadapi pembalap lain, melakukan race start, dan banyak hal lain yang tidak sepenuhnya didapat saat tes,” sambungnya,

“Setiap balapan selalu memberikan pelajaran. Saya bisa semakin mengenal trek, kompetisi, dan mobil. Tahun ini saya ingin memahami semuanya dengan lebih baik,” kata dia.

Setelah melalui fase adaptasi tersebut, Qarrar berencana meningkatkan target pada musim penuh 2027.

“Tahun depan targetnya tentu mencoba memenangi balapan. Kalau ada kesempatan untuk memenangi kejuaraan, itu juga yang akan kami kejar,” demikian dia.(**)

JAKARTA, MP – Punya sosok inspiratif di daerah yang konsisten menjaga eksistensi olahraga tradisional? Hari ini merupakan kesempatan terakhir untuk mendaftarkan pahlawan budaya dan olahraga daerah tersebut dalam ajang DPD RI Awards 2026 melalui laman resmi awards.dpd.go.id/nominasi. Pendaftaran dibuka hingga malam ini, 21 Agustus 2026, pukul 23.59 WIB.

Kehadiran olahraga tradisional dan permainan rakyat di berbagai penjuru Nusantara bukan sekadar sarana hiburan, melainkan aset budaya yang membentuk identitas bangsa. Di tengah gempuran olahraga modern dan gim digital, keberadaan tokoh-tokoh lokal yang mendedikasikan waktunya untuk menghidupkan kembali pencak silat tradisional, egrang, hingga festival olahraga daerah menjadi benteng penting pelestarian warisan leluhur.

Guna memberikan panggung penghormatan atas dedikasi tersebut, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengajak seluruh masyarakat untuk merekomendasikan para penggerak daerah dalam ajang DPD RI Awards 2026.

Bagi masyarakat yang mengetahui sosok dengan kiprah tersebut, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengajak publik untuk merekomendasikan pahlawan daerah dalam ajang DPD RI Awards 2026. Kehadiran ajang penghargaan ini menjadi harapan agar semakin banyak apresiasi yang diberikan kepada masyarakat dan menjadi sebuah inspirasi bagi daerah lainnya.

“Melalui DPD RI Awards 2026, DPD RI berharap semakin banyak sosok yang telah bekerja dan berkarya bagi masyarakat mendapatkan apresiasi sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lainnya,” Ujar Sultan dalam DPD Awards 2025.

Ada 4 kategori penerima DPD RI Awards 2026. Berikut penjelasannya:

1. Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah

Kategori pertama adalah bidang pendidikan. Penghargaan ini diberikan kepada individu yang memiliki dedikasi dan berkontribusi dalam pendidikan nonformal.

“Penghargaan diberikan kepada Inovator Pendidikan Nonformal/Pendidikan Luar Sekolah yang berdedikasi dalam mengembangkan pendidikan nonformal dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat,” tulis DPD RI.

2. Inovator Teknologi Kesehatan

DPD RI Awards 2026 juga memberikan penghargaan kepada tokoh yang menghadirkan inovasi di bidang kesehatan. Penghargaan ini ditujukan kepada mereka yang menghasilkan inovasi teknologi kesehatan.

“Diberikan kepada individu, profesional atau akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan melalui riset klinis maupun laboratorium, termasuk penemuan obat, terapi, atau alat kesehatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas DPD.

Kategori ini dapat menjadi ruang bagi para inovator yang mengembangkan teknologi kesehatan sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat di daerah.

3. Penggerak Desa Mandiri Pangan

Selanjutnya adalah bidang ketahanan pangan. Penghargaan diberikan kepada tokoh yang menjadi penggerak dalam membangun desa mandiri pangan.

“Ditujukan kepada Penggerak Desa Mandiri Pangan yang mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan,” katanya.

4. Pelestari Budaya Daerah

Kategori terakhir adalah bidang seni dan budaya. Penghargaan diberikan kepada individu yang melestarikan hingga mempromosikan budaya daerah.

“Diberikan kepada individu yang memiliki inovasi dalam pengembangan dan pelestarian budaya daerah serta berperan aktif dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional maupun internasional,” jelas DPD.

DPD RI juga akan menghadirkan Special Recognition Awards bagi tokoh, individu, maupun kelompok yang telah memberikan kontribusi secara konsisten dan berkelanjutan bagi daerah.

Angkat Kiprah Tokoh Daerah ke Nasional

Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin mengatakan DPD Awards digelar untuk memberikan panggung penghormatan kepada figur-figur inspiratif dari berbagai daerah yang selama ini bekerja dan berkontribusi secara nyata tanpa sorotan publik nasional.

“Melalui ajang ini, DPD RI ingin mempertegas bahwa kekuatan pembangunan Indonesia bertumpu pada inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh wilayah Nusantara, bukan hanya pada pusat pemerintahan dan kota-kota besar,” ucap Sultan dalam DPD Awards tahun 2025 lalu.

Sultan juga menjelaskan bahwa penghargaan ini sekaligus mencerminkan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan DPD RI di tingkat pusat. Ia mengingatkan bahwa anggota DPD RI merupakan representasi langsung dari kepentingan daerah yang membawa suara rakyat agar hadir dalam kebijakan nasional.

Menurutnya, masih banyak tokoh masyarakat yang sesungguhnya menjadi penggerak perubahan dan pendorong kemajuan daerah di berbagai sektor strategis, namun belum mendapat apresiasi yang memadai.

“Beberapa kategori pantas diberikan kepada orang daerah atau tokoh-tokoh daerah yang memang kontribusinya cukup signifikan,” katanya.

Kontribusi para kandidat dan finalis, lanjut Sultan, mencakup sektor pendidikan, sosial, kesehatan, pariwisata, ekonomi kreatif, kebudayaan, hingga pelestarian lingkungan.

DPD Awards diharapkan dapat memperkuat semangat bagi para tokoh tersebut untuk terus menginspirasi dan memperluas dampak perjuangannya di masyarakat.

Bagi Anda yang memiliki rekomendasi tokoh penggerak di daerah, batas pendaftaran nominasi DPD RI Awards 2026 akan ditutup malam ini. Jangan lewatkan kesempatan mengusulkannya dalam DPD RI Awards 2026 melalui laman resmi awards.dpd.go.id/nominasi batas akhir pukul 23.59 WIB.(**)

JAKARTA, MP – Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dirayakan SARGA.CO melalui ajang olahraga dan hiburan bertajuk Indonesia’s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2026. Kejuaraan pacuan kuda ini akan digelar pada Minggu, 23 Agustus 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh, Sumatera Barat.

Sebagai perusahaan ekosistem olahraga dan hiburan sekaligus promotor pacuan kuda profesional pertama dan satu-satunya di Indonesia, SARGA.CO kembali menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat melalui perpaduan kompetisi olahraga, hiburan, dan budaya lokal. IHR Merdeka Cup 2026 menjadi bagian dari rangkaian kalender IHR 2026 yang bekerja sama dengan PP PORDASI.

Mengusung tema “Race to the World Stage”, IHR Merdeka Cup 2026 menjadi bagian dari komitmen SARGA.CO dalam membawa ekosistem pacuan kuda Indonesia menuju standar internasional. Tidak hanya menghadirkan kompetisi, ajang ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan pacuan kuda sebagai olahraga sekaligus warisan budaya kepada masyarakat luas.

CEO SARGA.CO Nugdha Achadie mengatakan Sumatera Barat memiliki tradisi pacuan kuda yang kuat dan telah menjadi bagian dari budaya masyarakat. Kehadiran kembali IHR di Payakumbuh merupakan bagian dari komitmen untuk mengembangkan pacuan kuda sebagai olahraga kompetisi, warisan budaya, dan sportainment yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan daerah.

“Sumatera Barat memiliki tradisi pacuan kuda yang kuat dan telah menjadi bagian dari budaya masyarakat. Kehadiran kembali IHR di Payakumbuh merupakan bagian dari komitmen kami untuk mengembangkan pacuan kuda tidak hanya sebagai olahraga kompetisi, tetapi juga sebagai warisan budaya dan sportainment yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).

CEO SARGA.CO Nugdha Achadie mengatakan Sumatera Barat memiliki tradisi pacuan kuda yang kuat dan telah menjadi bagian dari budaya masyarakat. Kehadiran kembali IHR di Payakumbuh merupakan bagian dari komitmen untuk mengembangkan pacuan kuda sebagai olahraga kompetisi, warisan budaya, dan sportainment yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan daerah.

“Sumatera Barat memiliki tradisi pacuan kuda yang kuat dan telah menjadi bagian dari budaya masyarakat. Kehadiran kembali IHR di Payakumbuh merupakan bagian dari komitmen kami untuk mengembangkan pacuan kuda tidak hanya sebagai olahraga kompetisi, tetapi juga sebagai warisan budaya dan sportainment yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).(**)

BOGOR, MP – Terjadi pergantian di pucuk klasemen hari kedua The Indonesia Pro-Am. Di nomor individual, pegolf China kini menguasai klasemen.

Pada hari kedua The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura di lapangan Gunung Geulis Country Club, Kamis (20/8), pemain China Andy Xu membukukan skor terendah.

Pegolf berusia 24 tahun tersebut membukukan skor 64 (7-di bawah-par). Hasil ini langsung mendongkrak alumnus University of San Diego, AS, tersebut ke puncak leaderboard. Xu yang mulai berstatus pegolf profesional pada 2024 ini memimpin dengan total 130 (12-di bawah-par).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Saya bermain di West Course hari ini. Kondisinya (lapangan) memang tidak mudah. Tentu saja ada banyak kesempatan untuk birdie, tapi greennya cukup sulit. Saya melakukan 2-3 putt hari ini. Tapi saya tetap menjaga, memasukkan banyak putt, dan mendapatkan speed yang tepat. Hal utama adalah jangan terlalu agresif, dan tetap menjaga kecepatan. Itu sangat membantu saya hari ini,” kata Xu

Meski memimpin klasemen, posisi Xu memang belum aman. Ia hanya unggul satu pukulan dari dari dua pegolf, Khavish Varadan (Malaysia) dan Darcy Brereton (Aaustralia), yang sama-sama mengumpulkan total 11-di bawah-par.

Selain itu, Nitithorn Thippong (Thailand) dan pegolf tuan rumah Kevin C. Akbar yang berada di T4 pun bisa memberikan ancaman dengan total 10-di bawah-par.

Kevin bahkan mengincar gelar juara keduanya di The Indonesia Pro-Ama setelah di edisi perdana tahun 2023.
Baca juga:
Indonesia Pro-Am: Dua Tim Puncaki Klasemen Putaran Pertama

Selain Kevin, ada dua wakil Indonesia yang juga lolos di nomor profesional rookie, Amadeus Christian Sutanto dan Peter Gunawan, ketika batas cut ditetapkan pada total 139 (3-di bawah-par).

Amadeus membukukan skor total 136 (6-di bawah-par), sedangkan Peter mencetak 3-di bawah-par. Bagi Amadeus, ini merupakan pencapaian apik pada debutnya di Asian Development Tour Tour sebagai pemain profesional.

Sementara dari kategori tim, pasangan Parathakorn Suyasri (Indonesia) dan Luke Evan Moore (am) berbagi tempat dengan Waris Manthorn (Thailand)/Steven Dirga Setya (am.) setelah sama-sama membukukan skor total 119.

Namun, keduanya hanya unggul tipis satu pukulan dari pasangan Khavish Varadan (Malaysia)/Yosia Raja Simarmata (am.), Michele Ortolani (Italia)/Maureen Shavelle Yose (am.), serta Jazz Janewattananond (Thailand)/Matthew Wanandi (am.), yang telah mengumpulkan skor total 120.

Sebanyak 20 tim berhasil meloloskan diri ke putaran final, Jumat (21/8). Batas cut ditetapkan pada skor total 125.

Selain itu, Nitithorn Thippong (Thailand) dan pegolf tuan rumah Kevin C. Akbar yang berada di T4 pun bisa memberikan ancaman dengan total 10-di bawah-par.

Kevin bahkan mengincar gelar juara keduanya di The Indonesia Pro-Ama setelah di edisi perdana tahun 2023.

Selain Kevin, ada dua wakil Indonesia yang juga lolos di nomor profesional rookie, Amadeus Christian Sutanto dan Peter Gunawan, ketika batas cut ditetapkan pada total 139 (3-di bawah-par).

Amadeus membukukan skor total 136 (6-di bawah-par), sedangkan Peter mencetak 3-di bawah-par. Bagi Amadeus, ini merupakan pencapaian apik pada debutnya di Asian Development Tour Tour sebagai pemain profesional.

Sementara dari kategori tim, pasangan Parathakorn Suyasri (Indonesia) dan Luke Evan Moore (am) berbagi tempat dengan Waris Manthorn (Thailand)/Steven Dirga Setya (am.) setelah sama-sama membukukan skor total 119.

Namun, keduanya hanya unggul tipis satu pukulan dari pasangan Khavish Varadan (Malaysia)/Yosia Raja Simarmata (am.), Michele Ortolani (Italia)/Maureen Shavelle Yose (am.), serta Jazz Janewattananond (Thailand)/Matthew Wanandi (am.), yang telah mengumpulkan skor total 120.

Sebanyak 20 tim berhasil meloloskan diri ke putaran final, Jumat (21/8). Batas cut ditetapkan pada skor total 125.(**)

JAKARTA, MP – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung penuh proses hukum terhadap mantan pelatih kepala Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) berinisial HB yang menjadi tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap lima atlet putri.

Penetapan HB sebagai tersangka dilakukan Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pidana Perdagangan Orang (PPO) Bareskrim Polri. Berdasarkan keterangan kepolisian, dugaan kekerasan seksual tersebut terjadi secara berulang dalam rentang 2022 hingga Desember 2025.

Erick menyampaikan sikap Kemenpora melalui unggahan di media sosial pribadinya pada Jumat (21/8/2026). Ia menegaskan perlindungan terhadap atlet menjadi perhatian utama pemerintah, terutama bagi mereka yang menjalani pembinaan untuk mengharumkan nama Indonesia.

“Kami di Kemenpora selalu tegas berpihak kepada perlindungan atlet. Kemenpora memastikan atlet yang berjuang untuk Indonesia harus dilindungi dan bisa bertumbuh dengan rasa aman,” tegas Erick.

Ia juga mengapresiasi langkah kepolisian yang menetapkan mantan pelatih Pelatnas panjat tebing tersebut sebagai tersangka. Menurut Erick, proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengapresiasi pihak kepolisian yang menetapkan eks pelatih Pelatnas panjat tebing sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual,” ungkapnya.

Kemenpora Perkuat Perlindungan Atlet

Erick juga memastikan bahwa Kemenpora tidak hanya mendukung proses hukum, tetapi juga berkomitmen memperkuat sistem perlindungan atlet. Hal tersebut dilakukan melalui pendampingan dan penguatan mekanisme pengaduan.

“Kami akan terus memperkuat perlindungan, pendampingan, dan sistem pengaduan agar setiap atlet bisa berlatih dan berprestasi dengan aman,” tambah Erick.

Menurut Erick, lingkungan yang aman menjadi bagian penting dalam pembinaan olahraga nasional. Atlet harus mendapatkan ruang untuk berkembang tanpa mengkhawatirkan keselamatan dan martabat mereka.

“Prestasi penting, tapi keselamatan dan martabat atlet adalah yang utama,” pungkasnya.

Kasus yang menyeret mantan pelatih kepala Pelatnas panjat tebing tersebut menjadi perhatian dalam upaya memperkuat perlindungan atlet di Indonesia. Kemenpora menegaskan proses pembinaan olahraga harus berjalan beriringan dengan jaminan keamanan dan perlindungan bagi atlet.

(Muhammad Zaidan Rizky)

JAKARTA, MP – Sebanyak 432 atlet Indonesia siap membawa nama Merah Putih untuk berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menetapkan para atlet tersebut untuk bertanding pada 35 cabang olahraga (cabor) dalam ajang yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Jumlah tersebut menjadi bagian dari kontingen Indonesia yang juga diperkuat 148 pelatih dan ofisial serta 32 anggota tim Chef de Mission (CdM).

Dilansir melalui laman resmi Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), komposisi kontingen Indonesia ditetapkan setelah melalui evaluasi tim review Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komisi Sport NOC Indonesia, serta federasi masing-masing cabor.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan penetapan Tim Indonesia merupakan hasil proses evaluasi yang dilakukan secara objektif dan profesional demi memastikan atlet yang berangkat benar-benar memiliki kesiapan untuk bersaing di level Asia.

“Kemenpora bersama NOC Indonesia dan seluruh cabang olahraga berkomitmen mengirimkan atlet-atlet terbaik yang memiliki kesiapan dan peluang prestasi. Setiap nama yang masuk dalam kontingen telah melalui proses review yang ketat, sehingga kami optimistis Tim Indonesia mampu tampil kompetitif di Asian Games Aichi-Nagoya 2026,” ujar Erick pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

 

15.000 Atlet dari 45 Negara Siap Bersaing

Mengusung slogan Imagine One Asia yang membawa semangat bagi negara-negara Asia untuk tumbuh bersama melalui olahraga.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan mempertemukan sekitar 15.000 atlet dari 45 negara. Mereka akan bersaing dalam 41 cabang olahraga yang terdiri dari berbagai disiplin olahraga.

Selain cabang olahraga yang umum dipertandingkan di Olimpiade, Asian Games 2026 juga menghadirkan olahraga yang berkembang di era modern, seperti esports dan padel.

Asian Games Hadirkan Desa Atlet Terapung

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 juga menghadirkan konsep berbeda dalam penyelenggaraan desa atlet. Untuk pertama kalinya, sebagian atlet dan ofisial akan tinggal di kapal pesiar yang difungsikan sebagai perkampungan atlet.

Kapal pesiar Costa Serena akan menjadi desa atlet terapung selama kompetisi berlangsung. Kapal dengan panjang sekitar 290 meter itu memiliki ribuan kabin yang akan digunakan sebagai tempat tinggal atlet dan ofisial.

Panitia menargetkan sekitar 4.000 atlet dan ofisial menempati Costa Serena selama Asian Games berlangsung. Sementara itu, delegasi lainnya akan tinggal di hotel dan sejumlah fasilitas akomodasi yang tersebar di Prefektur Aichi.(**)

JAKARTA, MP –  MotoGP 2026 akan kembali bergulir setelah jeda musim panas. Seri ke-13 musim ini berlangsung di MotorLand Aragon, Spanyol, pada 28-30 Agustus 2026. Jadwal tersebut tercantum dalam kalender resmi MotoGP.

GP Aragon menjadi seri penting karena persaingan menuju papan atas klasemen MotoGP 2026 kembali memanas. Marc Marquez juga memiliki catatan kuat di sirkuit tersebut dengan delapan kemenangan sepanjang kariernya.

Jadwal MotoGP Aragon 2026

Rangkaian GP Aragon dimulai Jumat (28/8) dengan sesi latihan bebas dan practice. Kualifikasi serta Sprint Race kemudian berlangsung pada Sabtu (29/8), sebelum balapan utama digelar Minggu (30/8).

Berikut jadwal lengkapnya dalam waktu Indonesia:
Jumat, 28 Agustus 2026

14.00-14.35 WIB: Moto3 Free Practice 1
14.50-15.30 WIB: Moto2 Free Practice 1
15.45-16.30 WIB: MotoGP Free Practice 1
18.15-18.50 WIB: Moto3 Practice
19.05-19.45 WIB: Moto2 Practice
20.00-21.00 WIB: MotoGP Practice

Sabtu, 29 Agustus 2026

13.40-14.10 WIB: Moto3 Free Practice 2
14.25-14.55 WIB: Moto2 Free Practice 2
15.10-15.40 WIB: MotoGP Free Practice 2
15.50-16.05 WIB: MotoGP Qualifying 1
16.15-16.30 WIB: MotoGP Qualifying 2
17.45-18.00 WIB: Moto3 Qualifying 1
18.10-18.25 WIB: Moto3 Qualifying 2
18.40-18.55 WIB: Moto2 Qualifying 1
19.05-19.20 WIB: Moto2 Qualifying 2
20.00 WIB: MotoGP Sprint Race

Minggu, 30 Agustus 2026

14.40-14.50 WIB: MotoGP Warm Up
16.00 WIB: Moto3 Race
17.15 WIB: Moto2 Race
19.00 WIB: MotoGP Race

Marc Marquez Punya Catatan Kuat di Aragon

GP Aragon menjadi salah satu sirkuit yang memiliki sejarah positif bagi Marc Marquez. Pembalap Ducati tersebut telah meraih delapan kemenangan di Aragon dan kembali akan menghadapi persaingan perebutan gelar pada paruh kedua musim 2026.

Persaingan di klasemen membuat hasil Sprint Race dan balapan utama menjadi penting. Setiap poin yang diraih di MotorLand Aragon dapat memengaruhi posisi pembalap dalam perebutan gelar juara dunia.

Veda Ega Pratama Juga Tampil

Selain persaingan MotoGP, perhatian penggemar Indonesia juga tertuju kepada Veda Ega Pratama yang tampil di kelas Moto3.

Balapan Moto3 Aragon dijadwalkan berlangsung Minggu pukul 16.00 WIB. Seri ini menjadi salah satu kesempatan Veda untuk kembali meraih hasil positif di kelas Moto3.

(Mohammad ALthaf Musyaffa)

NEW DELHI, MP –  Raymond Indra/Nikolaus Joaquin angkat koper lebih dini dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah disingkirkan wakil Malaysia, Junaidi Arif/Yap Roy King. Raymond/Joaquin kalah dua game langsung dari Junaidi/Roy dengan skor 16-21 dan 19-21.

Meskipun harus angkat koper lebih dini, Raymond mengaku bersyukur dapat menyelesaikannya tanpa kendala fisik, meski tak memungkiri rasa kecewanya atas hasil tersebut. Ia menegaskan bahwa persiapan selama sesi latihan sebenarnya sudah berjalan maksimal.

“Puji Tuhan tidak ada cedera apapun tapi memang belum dikasih kemenangan. Pastinya kami tidak puas dengan hasil ini, kami merasa kami belum menemukan lagi performa terbaiknya,” ujar Raymond.

Hilang Fokus di Momen Krusial

Kekalahan ini menyoroti satu kendala utama yang tengah dihadapi Raymond/Joaquin, yakni konsistensi saat berada dalam posisi unggul. Pada gim pertama, pasangan Indonesia ini sebenarnya sempat memegang kendali permainan hingga memimpin 16-13.

Namun, hilangnya momentum membuat lawan berhasil mencetak delapan angka beruntun dan membalikkan keadaan. Joaquin mengakui bahwa penurunan fokus di poin-poin kritis menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan.

“Tadi sudah unggul 16-13 di gim pertama tapi mereka langsung dapat 8 poin beruntun, kami seringkali seperti ini dan belum ketemu formula untuk memperbaikinya,” ungkap Joaquin.

Komitmen untuk Bangkit

Meski tren performa di beberapa turnamen terakhir sedang mengalami penurunan, Raymond/Joaquin enggan patah semangat. Keduanya berkomitmen untuk terus berbenah demi mengembalikan level permainan terbaik mereka di arena internasional.

“Tapi kami yakin kami bisa dan akan menemukan jalan keluarnya. Di beberapa turnamen terakhir ini hasilnya kurang baik, menurun drastis tapi kami mau pelan-pelan naik lagi,” tambah Joaquin optimis.

Kekalahan di Kejuaraan Dunia BWF 2026 ini diharapkan menjadi bahan evaluasi berharga bagi Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin untuk kembali lebih kuat pada turnamen-turnamen mendatang.(**)

NEW DELHI, MP – Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani membidik medali di Kejuaraan Dunia 2026. Namun, mereka sadar tak ada lawan yang gampang di ajang ini.

Pernyataan itu disampaikan mereka setelah melewati ujian pertama Kejuaraan Dunia pada Rabu (19/8/2026). Mereka menaklukkan ganda putra Hong Kong Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai dalam pertandingan ketat tiga gim 22-20, 14-21, 21-15.

Reza bersyukur akhirnya bisa memenangkan pertandingan babak 32 besar, meski di awal gim sempat mencari-cari pola permainan yang pas dengan lawan.

“Tadi dari saya banyak belum dapat touchnya, banyak mati sendiri karena masih agak mencari-cari ritme dan strategi yang pas dengan pola permainan mereka,” kata Reza dalam keterangannya melalui federasi.

“Ini pertemuan pertama dan mereka langsung selalu menekan kami jadi agak kesusahan,” lanjutnya.

Sabar juga merasakan hal sama. Menurutnya, ia dan Reza masih membutuhkan lebih banyak adaptasi karena baru pertandingan pertama. Tapi ia bersyukur akhirnya berhasil.

“Tekanan bermain di Kejuaraan Dunia kali ini nggak ada ya, tadi mungkin lebih belum adaptasi banyak saja, ini pertandingan pertama juga jadi belum menemukan sentuhan terbaik. Tadi kami terus berusaha dari gim pertama, kedua sampai ketiga. Alhamdulillah membawa hasil yang baik,” ujar Sabar.

Kemenangan ini tentu menjadi bekal positif bagi Sabar/Reza dalam menatap babak berikutnya. Tapi mereka tak mau lengah dan tetap mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Di 16 besar, mereka akan melawan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan dari Taiwan.

“Harapannya ingin dapat medali tapi kami sadar lawan di sini enggak gampang juga. Besok kami harus lawan Lee/Yang dari Taipei, pernah menang-kalah juga jadi banyak yang perlu disiapkan untuk besok dan seterusnya,” kata Reza.(**)

JAKARTA, MP – Emiliano Martinez sempat diincar Manchester United dan Juventus dalam tiga musim terakhir. Namun sang kiper nggak kemana-mana, masih di Aston Villa.

Juventus dapatkan kiper Tottenham Guglielmo Vicario. Sementara Manchester United, musim lalu punya kiper baru Senne Lammens.

Mulanya, dua klub besar itu membidik Emiliano Martinez dari Aston Villa. Martinez adalah kiper juara Piala Dunia bersama Argentina, jam terbangnya tinggi.

Berjalannya waktu, Emiliano Martinez tidak ke mana-mana. Sempat beri salam perpisahan sambil menangis di 2025 kemarin kepada para suporter, dirinya kini tetap di Aston Villa!

Dirangkum dari berbagai sumber, MU dan Juve batal merekrut Emi Martinez karena nilai transfer yang dirasa terlalu tinggi. Faktor usia yang mana sang kiper sudah di atas 30 tahun lebih turut jadi perhatian.

MU dan Juve butuh kiper yang masih muda, agar bisa terus bermain dalam jangka waktu lama. Lammens masih berusia 24 tahun dan Vicario berusia 29 tahun.

Selain itu, Villa juga tidak mau ditinggal Martinez. Jadilah Martinez tidak ke mana-mana, kontraknya juga masih tersisa tiga musim.

Aston Villa tidak tutup mata. Mereka mau ada regenerasi kiper, Zion Suzuki yang berusia 23 tahun dibidik. Dinilai, Suzuki bisa jadi kompetitor Emi Martinez dan penerusnya di masa mendatang.(**)

Scroll to Top