Berita Populer

Berita Terbaru

OLAHRAGA

JAKARTA, MP – Kabar baik buat kamu para runner yang masih ingin mengikuti Merdeka Run 2026. Pendaftaran kuota tambahan kembali dibuka hari ini, Rabu, 19 Agustus 2026.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) @kemenpora. Dalam unggahannya, Kemenpora mengumumkan satu kesempatan tambahan bagi masyarakat untuk ikut merayakan 81 tahun kemerdekaan Indonesia melalui ajang lari sejauh 8 kilometer.

Pendaftaran Dibuka Hari Ini

Pendaftaran kuota tambahan Merdeka Run 2026 dibuka pada Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB.

Calon peserta dapat melakukan registrasi melalui situs resmi www.merdekarun.id. Kemenpora mengingatkan masyarakat untuk mencatat jadwal tersebut agar tidak melewatkan kesempatan mengikuti ajang lari dalam rangka HUT ke-81 RI.

Bagi yang berminat, sebaiknya sudah mempersiapkan diri sebelum waktu pendaftaran dibuka. Informasi mengenai registrasi juga dapat dipantau melalui akun Instagram @kemenpora dan @merdekarun_indonesia.

Merdeka Run Ajak Masyarakat Lari 8 Kilometer

Merdeka Run 2026 menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia. Dalam ajang ini, peserta akan mengikuti lari dengan jarak 8 kilometer.

Selain menjadi kegiatan olahraga, Merdeka Run juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan momentum kemerdekaan dengan cara yang berbeda dan dilakukan bersama-sama.

Kemenpora mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari perayaan tersebut dan tidak melewatkan pembukaan kuota tambahan yang tersedia.

Catat Jadwal Pendaftarannya

Berikut informasi pendaftaran kuota tambahan Merdeka Run 2026:

Tanggal: Rabu, 19 Agustus 2026
Waktu: 17.00 WIB
Jarak: 8 kilometer
Pendaftaran: www.merdekarun.id

Masyarakat juga dapat memantau perkembangan informasi melalui Instagram @kemenpora dan @merdekarun_indonesia.

Jadi, buat kamu yang masih ingin ikut Merdeka Run 2026, jangan lupa pasang alarm. Kuota tambahan dibuka hari ini pukul 17.00 WIB.(**)

JAKARTA, MP – Dengan Asian Games 2026 di depan mata, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) terus menggeber persiapan. Salah satunya melalui tes fisik atlet Pelatnas Taekwondo Indonesia.

Tes fisik tersebut menjadi bagian dari pemantauan kondisi atlet sebelum menghadapi berbagai agenda kompetisi, termasuk Asian Games 2026 yang menjadi salah satu sasaran utama.

Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon meninjau langsung pelaksanaan tes fisik di Stadion Atang Sutresna, Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (19/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Richard didampingi Sekjen PBTI Rafael Siagian, Manajer Pelatnas Adhy, Pelatih Nasional Lia Karina Mansyur, Korsmin Kolonel Inf. Marlon, serta Kajas Kopassus Letkol Inf. Emrizal.

Tes dilakukan untuk memantau tingkat kebugaran dan kondisi fisik dasar atlet secara berkala. Pengukuran tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi standar fisik yang dibutuhkan untuk menghadapi ajang multievent.

Sejumlah aspek yang diuji meliputi antropometri, keseimbangan, lari jarak pendek untuk mengukur kemampuan gerak cepat dan kelincahan, serta kelenturan otot kaki dan pinggul yang penting dalam menunjang teknik tendangan.

Pemantauan kondisi fisik menjadi bagian dari program persiapan Pelatnas Taekwondo Indonesia untuk meningkatkan kesiapan atlet menghadapi kompetisi.

Dengan Asian Games 2026 sebagai salah satu target utama, hasil tes fisik tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan kondisi atlet sekaligus menentukan aspek yang masih perlu ditingkatkan sebelum bertanding. Asian Games ke-20 akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September-4 Oktober 2026. (krs/aff)

BOGOR, MP – Selesai sudah putaran pertama ajang golf The Indonesia Pro-Am 2026. Dua tim bersaing sengit di puncak klasemen, siapa saja?

Putaran pertama turnamen yang bernama lengkap The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura itu digelar, Rabu (19/8) di Gunung Geulis Country Club. Ada 98 tim yang ikut (profesional dan amatir) untuk beradu skill di dua lapangan, West & East Course.

Pegolf profesional Jazz Janewattananond (Thailand) yang berpasangan dengan pemain amatir Indonesia Matthew Wanandi bersaing sengit dengan Waris Manthorn (Thailand) yang berduet dengan pegolf amatir Steven Dirga Setya. Mereka menduduki posisi teratas klasemen beregu (pro-am) dengan 13 di bawah par.

Dua tim tersebut mengungguli empat tim yaitu Ayoub Lguirati (Maroko)/Alvin Wahyudi, Nguyen Nhat Long (Vietnam)/Agus Budiman, Kelvin Si (Makau)/Gani Arieldi, dan Liu Yung Hua (Korea)/John Baey yang berada di posisi T3 dengan 11-di bawah par.

Ayoub Lguirati memimpin klasemen nomor individual. Pegolf berusia 32 tahun itu bahkan mencetak course record untuk satu putaran pergelaran Asian Development Tour (ADT) di East Course dengan skor 62 (9 di bawah par).

“Saya sangat senang dengan cara saya bermain, dan terutama dengan cara kami menangani course ini. Saya membukukan 9 birdie dan tanpa bogey. Ini adalah skor terbaik saya di pertandingan. Ini pun merupakan event pertama saya dengan kedi Mohsen. Ia melakukan pekerjaan yang luar biasa hari ini. Jadi, saya sangat senang,” kata Lguirati dalam keterangan kepada detikSport.

Dua wakil Amerika Serikat membuntuti Lguirati, yakni Tim Nielsen dengan skor 63 (8 di bawah par) dan Nathan Han dengan skor 64 (7 di bawah par).

Sementara itu, tujuh pegolf berada di T4 dengan skor 65 (6 di bawah par), salah satunya asal Indonesia Kevin Caesario Akbar.

Juara The Indonesia Pro-Am edisi 2023 tersebut membuka harapan untuk tuan rumah setelah berhasil menyodok ke Top 5. Titik balik Kevin terjadi di back nine (sembilan hole kedua) setelah membuat 3 birdie dan 1 eagle, melengkapi 1 birdie di front nine.

“Permainan hari ini alhamdulillah solid. Banyak sabar saja sih di West Course. Karena kalau salah sedikit kan bisa agak bahaya. Bisa meledak skornya. Jadi tadi sih lebih main sabar aja. Yang penting bisa on track terus bolanya, on the fairway, dan green,” kata Kevin.(**)

JAKARTA, MP – Islam Makhachev baru mempertahankan sabuk juara kelas welter UFC. Islam sudah 17 pertarungan menang terus, siapa lawan selanjutnya?

Islam Makhachev kalahkan Ian Garry pada UFC 330, Minggu (16/8). Islam pertahankan sabuk kelas welter dan bikin sejarah.

Petarung asal Dagestan itu jadi petarung UFC pertama yang capai 17 kemenangan beruntun. Islam lewati capaian Anderson Silva dengan 16 kali.

“Shavkat tidak sedang bertarung. Prates masih bertarung, masih aktif. Morales juga bagus, tapi saya tidak ingat kapan terakhir kali dia bertarung. Jika Anda bertanya kepada saya siapa yang lebih layak, menurut saya Carlos Prates,” jawabnya seperti dilansir dari MMA Junkie.

Di kelas welter UFC, Prates ada di nomor satu klasemen. Michael Morales di nomor tiga.

“Atau mereka berdua bertarung saja, yang menang lawan saya,” tambah Islam.

Islam Makhachev siap bertarung di octagon lagi secepatnya. Islam mau bertarung sebelum bulan Ramadan tiba di Februari 2027 mendatang.

“Saya siap 100 persen bertarung lagi, kalau bisa sebelum Ramadan tiba. Paling tidak di akhir tahun 2026 atau di Januari nanti,” tutupnya.(**)

JAKARTA, MP – Alvin Bahar selangkah lagi menuju gelar juara nasional. Sebab, pebalap Honda Racing Indonesia itu baru saja merajai Mandalika Festival of Speed (MFos) akhir pekan kemarin.

Alvin turun di putaran ketiga dan keempat kelas Indonesia Touring Car Race (ITCR) 3600 Mandalika di Sirkuit Internasional Mandalika, Sabtu-Minggu (16-17 Agustus).

Menggunakan mobil Honda Civic Type R, Alvin berhasil menyapu bersih dua putaran itu dengan kemenangan. Alvin menyudahi total 12 lap balapan dengan catatan waktu 23 menit 01, 055 detik. Sekaligus juga ia mencatat fastest lap dengan catatan waktu impresif 1 menit 53,162 detik di putaran keempat.

Hasil sempurna ini membuat Alvin makin kukuh di puncak klasemen ITCR 3600 dan berpotensi meraih gelar juara nasional ke-15. Dua kemenangan ini makin menegaskan dominasi Alvin selama akhir pekan kemarin ketika dia menguasai sesi latihan sebelum merebut pole position.

“Alhamdulillah kemenangan di dua Round akhir pekan ini membuat persaingan meraih gelar juara nasional (ke-15) makin terbuka lebar. Tentu saya dan tim Honda Racing Indonesia jadi makin bersemangat,” tutur Alvin dalam rilis kepada detikSport.

Alvin berpotensi mengunci gelar juara itu pada putaran kelima dan keenam 17-18 Oktober. Dia akan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa mengunci gelar juara di sana.

“Jelas kepercayaan diri saya makin tinggi dan rasanya sudah tak sabar menanti Round berikut pada Oktober nanti,” tutur Alvin.(**)

JAKARTA MP –  Timnas Basket Putri Indonesia terus mematangkan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalani try out ke Korea Selatan dengan agenda empat pertandingan uji coba menghadapi tim-tim kuat dari Negeri Ginseng.

Mengacu pada rilis Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), skuad Garuda Putri berada di Korea Selatan pada 17-23 Agustus 2026. Program ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan setelah tim menjalani pemusatan latihan di GOR CLS Kertajaya sejak awal Mei 2026.

Manajer Timnas Basket Putri Indonesia, Handoyo, mengatakan agenda uji coba tersebut bukan sekadar mencari hasil pertandingan, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkuat strategi dan membangun kekompakan tim.

“Tujuan try out tentu mempertajam strategi pelatih dan mempersolid tim menuju Asian Games 2026,” ujar Handoyo.

Bawa Kombinasi Pemain Senior dan Talenta Muda

Timnas Basket Putri Indonesia membawa 15 pemain ke Korea Selatan dengan komposisi yang memadukan pengalaman dan regenerasi.

Beberapa pemain yang masuk dalam skuad merupakan bagian dari tim yang berhasil membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja, seperti Agustin Gredita Retong, Ayu Sriartha, Kimberley Pierre-Louis, Nathania Oville, dan Priscilla Karen.

Selain itu, terdapat pula pemain yang memiliki pengalaman internasional seperti Angelique Aritonang dan Faizzatus Shoimah. Keduanya menjadi bagian dari skuad yang membawa Indonesia promosi ke Divisi A FIBA Women’s Asia Cup 2023.

Sementara itu, sejumlah pemain muda juga mendapat kesempatan untuk berkembang dan menjadi bagian dari masa depan Timnas Basket Putri Indonesia, di antaranya Valencia Callistan, Kezia Setiawan, Erinindita Madafa, Kartika Hatta, dan Anggita Yuliani Putri.

Empat Uji Coba Menanti di Korea Selatan

Selama berada di Korea Selatan, Timnas Basket Putri Indonesia akan menghadapi empat pertandingan uji coba dengan lawan yang memiliki karakter permainan berbeda. Laga pertama akan berlangsung pada 18 Agustus 2026 menghadapi Cheongju KB Stars Basketball.

Setelah jeda satu hari, Indonesia kembali turun ke lapangan melawan Incheon Shinhan Bank S-Birds pada 20 Agustus 2026.

Berikutnya, skuad Garuda Putri akan menghadapi Yongin Samsung Life Blueminx pada 21 Agustus 2026, sebelum menutup rangkaian uji coba melawan Dankook University Basketball pada 22 Agustus 2026.

Rangkaian pertandingan tersebut diharapkan memberikan gambaran mengenai perkembangan tim, sekaligus menjadi evaluasi bagi jajaran pelatih sebelum tampil di ajang multievent terbesar Asia.

Hadapi Tiongkok dan Thailand di Asian Games 2026

Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Timnas Basket Putri Indonesia tergabung di Pool A bersama dua lawan yang memiliki karakter berbeda, yakni Tiongkok dan Thailand.

Handoyo menyebut hasil undian grup cukup menarik karena Indonesia akan menghadapi salah satu kekuatan terbesar basket putri Asia sekaligus rival regional yang sudah cukup dikenal.

“Ya, hasil drawing Asian Games menurut kami menarik. Di mana kita satu grup dengan tim kuat China dan negara tetangga Thailand. Kita persiapkan semaksimal mungkin untuk bisa lolos dari grup,” kata Handoyo.

Menurutnya, China menjadi perhatian utama karena memiliki tradisi kuat dan dihuni banyak pemain berkualitas.

“Sementara Thailand, kita terakhir bertemu di SEA Games jadi kita sudah tahu sama tahu,” tambahnya.

Daftar Pemain Timnas Basket Putri Indonesia ke Korea Selatan

1. Agustin Gredita Retong
2. Angelique Aritonang
3. Valencia Callistan
4. Kezia Setiawan
5. Erinindita Madafa
6. Faizzatus Shoimah
7. Lea Kahol
8. Kezia Supit
9. Kartika Hatta
10. Anggita Putri
11. Ayu Sriartha
12. Kimberley Pierre-Louis
13. Nathania Oville
14. Priscilla Karen
15. Yualita Rency

Jadwal Uji Coba Timnas Basket Putri Indonesia di Korea Selatan

18 Agustus 2026
Indonesia vs Cheongju KB Stars Basketball

20 Agustus 2026
Indonesia vs Incheon Shinhan Bank S-Birds

21 Agustus 2026
Indonesia vs Yongin Samsung Life Blueminx

22 Agustus 2026
Indonesia vs Dankook University Basketball

(**)

NEW DELHI, MP – Ganda campuran Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, berhasil menembus babak kedua Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah mengalahkan wakil Serbia, Mihajlo Tomic/Andjela Vitman. Marwan/Aisyah menang dua game langsung atas Mihajlo/Andjela dengan skor  21-16 dan 21-14.

Fokus Benahi Mental

Meski meraih kemenangan meyakinkan, Marwan/Aisyah mengaku belum puas dengan performa yang mereka tampilkan di lapangan. Evaluasi mendalam tetap menjadi catatan penting untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.

“Alhamdulillah bisa melewati pertandingan hari ini dengan kemenangan tanpa cedera apapun. Tapi kami merasa masih kurang mainnya. Menuju ke sini persiapan kami meningkatkan kualitas permainan dan menguatkan pola pikir,” ungkap Marwan selepas pertandingan.

Marwan menyoroti aspek mental dan kepercayaan diri yang menurutnya masih perlu ditingkatkan agar permainan terbaik mereka bisa keluar secara maksimal.

“Masih harus dikembalikan lagi kepercayaan diri kami, masih harus diyakinkan lagi dari segi mental, segi kepercayaan diri. Kami merasa di latihan sudah oke dari persiapan dan kesiapan tapi tadi di lapangan terutama saya hawanya belum terlalu baik,” tambah Marwan.

Nothing to Lose Hadapi Unggulan 3

Sementara itu, Aisyah Salsabila Putri Pranata tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya dapat berlaga di ajang bergengsi sebesar Kejuaraan Dunia BWF. Sempat terkejut dengan kesempatan ini, Aisyah kini fokus memberikan yang terbaik di setiap laga.

“Kaget dan tidak menyangka bisa main di Kejuaraan Dunia tapi kami senang tadi turun ke lapangan. Besok bertemu pasangan Denmark, kami mau nothing to lose saja karena mereka lebih diunggulkan,” tutur Aisyah optimis.

Pada babak kedua Kejuaraan Dunia BWF 2026 besok, tantangan lebih berat sudah menanti Marwan/Aisyah. Mereka dijadwalkan bakal berhadapan dengan unggulan ketiga asal Denmark, mathias Christiansen/Alexandra Boje, untuk memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.(**)

NEW DELHI, MP – Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran berhasil menyingkirkan wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo, untuk menembus babak kedua Kejuaraan Dunia BWF 2026. Bimo/Arlya menang rubber game atas Julien/Lea dengan skor 21-12, 13-21, dan 22-20.

Kemenangan ini diraih dengan perjuangan ekstra keras, terutama di game penentuan. Bimo/Arlya sempat berada di posisi terdesak saat tertinggal jauh 16-20 dari ganda Prancis. Namun, mental baja dan fokus tinggi membuat wakil Indonesia ini sukses meraih enam poin beruntun untuk membalikkan keadaan sekaligus memastikan langkah ke babak kedua.

Keluar dari Tekanan

Arlya mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil dramatis ini. Kunci utama keberhasilan mereka keluar dari tekanan di poin-poin kritis adalah bermain tanpa beban.

“Alhamdulillah masih diberikan kemenangan hari ini, tadi sudah tertinggal 16-20 di game penentuan tapi kami coba main nothing to lose saja, yakin dengan apa yang kami punya, tidak usah memikirkan menang atau kalah,” tutur Arlya.

Sebagai penampil perdana di panggung sebesar Kejuaraan Dunia, Arlya mengakui ketegangan sempat memengaruhi permainan mereka di lapangan. Evaluasi ketat pun langsung disiapkan untuk laga berikutnya.

“Ini pertandingan pertama kami di Kejuaraan Dunia, pasti tegang tapi sangat excited. Itu jadi sedikit berpengaruh ke lapangan tadi. Kami harus bisa lebih mengontrol emosi dan menjaga konsistensi di match selanjutnya,” kata Arlya.

Kembalikan Fokus

Di sisi lain, Bimo Prasetyo membeberkan dinamika laga yang sempat membuat mereka kewalahan pascamenang mudah di game pertama. Lawan mampu mengubah pola permainan yang membuat Bimo/Arlya sempat kehilangan kendali di game kedua dan ketiga.

“Setelah kami menang di game pertama, lawan mainnya lebih jalan, lebih hidup, kami jadi yang kebingungan di game kedua dan ketiga sampai poin 16-20 itu. Akhirnya kami berpikir untuk fokus satu poin ini tidak boleh mati sendiri akhirnya pelan-pelan bisa mengejar,” ucap Bimo.

Atmosfer megah Kejuaraan Dunia BWF 2026 memberikan kesan mendalam bagi Bimo. Ia menegaskan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas ini dan bertekad tampil maksimal di setiap laga.

“Rasanya senang bisa main di Kejuaraan Dunia, luar biasa atmosfernya, berbeda dengan turnamen yang kami ikuti sebelumnya. Kami tidak tahu apakah akan punya kesempatan seperti ini lagi jadi kami mau maksimalkan sekarang,” ungkap Bimo.(**)

LONDON, MP – Chelsea membanderol mahal Pedro Neto andai ada klub yang tertarik. Winger asal Portugal itu dihargai 100 juta paun atau Rp 2,4 triliun!

Melansir BBC, harga mahal itu dibanderol Chelsea di tengah ketertarikan klub lain pada Neto. Sejauh ini, raksasa Arab Saudi, Al Hilal, serius mengincarnya.

Harga Rp 2,4 triliun dibanderol Chelsea bukan tanpa sebab. Harga pasaran transfer yang gila-gilaan saat ini jadi pemicunya.

Sebelumnya pemain seperti Morgan Rogers dibeli The Blues seharga 117 juta paun atau Rp 2,8 trilun. Sementara winger Prancis, Bradley Barcola, juga dihargai Paris Saint-Germain 170 juta Euro atau setara Rp 3,5 triliun di tengah ketertarikan Liverpool.

Pedro Neto menjadi sosok yang posisinya belum aman di Chelsea. Pemain berusia 26 tahun itu bisa saja dilepas andai ada harga yang cocok.

Sebelumnya Neto sempat dikaitkan dengan Manchester City. Manajer Enzo Maresca dikabarkan tertarik membawanya ke Etihad musim panas ini, namun harga mahal bikin The Citizens mundur.

Kini Al Hilal serius mengincar Neto. Raksasa Arab Saudi itu ingin membangun skuad lagi, usai gagal juara liga musim lalu.

Persaingan di posisi sayap Chelsea makin panas saat ini. Pedro Neto harus bersaing dengan Cole Palmer dan Morgan Rogers, yang juga bisa diplot di sisi kanan, serta ada Estevao.

Didatangkan dari Wolverhampton Wanderers pada 2024, Pedro Neto sudah bermain 103 kali, dan mencetak 19 gol dan 19 assist. Ia membantu Chelsea memenangkan trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub 2025.(**)

JAKARTA, MP – Aprilia punya tiga pebalap memimpin persaingan juara MotoGP 2026. MotoGP Aragon bakal bantu mereka melihat peta persaingan lebih dalam.

Jorge Martin saat ini memimpin persaingan juara dunia MotoGP dengan 240 poin. Marco Bezzecchi dan Ai Ogura mengikuti di posisi 2-3 dengan selisih cuma 37 poin.

Ketiganya merupakan penunggang Aprilia. Ducati punya Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio sebagai pembesut di posisi empat dan lima, keduanya berada di dalam jarak 41 poin.

Masih ada 10 seri tersisa dan CEO Aprilia Massimo Rivola percaya gambaran persaingan lebih jelas akan terlihat di MotoGP Aragon. Ia secara khusus menyebut Marc Marquez sebagai potesi ancaman terbesar.

“Masih ada 370 poin yang diperebutkan, tapi Aragon bisa memberi kami sebuah gambaran siapa yang akan jadi pesaing juara sesungguhnya ke depannya,” imbuhnya.

Marc Marquez merupakan penguasa Aragon dengan catatan delapan kemenangan, termasuk di 2024 dan 2025. Di kelas MotoGP, pebalap dengan kemenangan terbanyak berikutnya adalah Case Stoner dan Jorge Lorenzo dengan masing-masing meraih dua kemenangan.(**)

Scroll to Top