Berita Populer

Berita Terbaru

OLAHRAGA

JAKARTA, MP – Pengamat sepak bola Haris Pardede menilai kehadiran Ole Romeny menjadi sesuatu yang krusial. Apalagi, Timnas Indonesia tidak punya target man yang tampil konsisten.

Ya, jelang lawan Tiongkok dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia kehilangan dua pilar penting yakni Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan. Ragnar diketahui sedang sakit dan Marselino terkena akumluasi kartu.

Tak ayal, kondisi tersebut membuat nama Ole menjadi tumpuan bagi Indonesia. Striker Oxford United itu memang tampil apik ketika diberikan kesempatan bermain.

“Secara umum kita bandingkan pertemuan pertama, kita banyak improve, yang paling signifikan adalah kehadiran Joel Pelupessy dan Ole Romeny. Kita membutuhkan target man, Ole mencetak dua gol, ketika lawan Australia, meskipun kita kalah, Ole tampil baik,” ujar Haris Jumat 23 Mei 2025.

“Kemudian lawan Bahrain bisa menciptakan gol kemeangan, kehadiran Joel juga penting. Kekurangan kita ssaat serangan balik dari lini tengah. Adanya Joel kita berharap counter dari lawan bisa dicegah sedini mungkin,” sambungnya.

“Kehadiran Ole sedikit banyak terpecahkan untuk masalah lini depan, namun kita tidak boleh 100 persen mengandalkan Ole, meskipun datang dari second line, maka siapaun yang akan ditampilkan ini tetap menjadi alternatif. Dari bola mati bisa kita maksimalkan,” papar Haris.

Ole Romeny diketahui sudah tiba di Bali. Namun, sebelum mengikuti training camp, Ole dikabarkan akan berlibur sejenak.

“Bali tempat yang bagus, ini pertama kalinya saya ke sini. Bali lebih panas dan sedikit lebih lembab dari Jakarta,” kata Ole.

“Pertandingan (lawan Tiongkok) ini penting, Indonesia harus memenangkan pertandingan untuk menjaga peluang ke Piala Dunia, kami selalu ingin menang dan tidak ada yang berubah,” papar Ole.(**)

ROMA, MP – Bologna berhasil menyegel gelar Coppa Italia 2024–2025 usai mengalahkan AC Milan dengan skor 0-1 pada final yang digelar di Stadion Olimpico, Roma, Kamis 15 Mei 2025 dini hari WIB.

Satu-satunya gol kemenangan I Rossoblu dihasilkan Dan Assane Ndoye pada menit ke-53 memanfaatkan kemelut di mulut gawang Rossonerri, julukan AC Milan.

Ini menjadi gelar Coppa Italia ketiga bagi Bologna setelah meraihnya tahun 1970 dan 1974 silam. Sementara bagi AC Milan yang meraih gelar Piala Super Italia Januari lalu, kalah di final membuat tim kota mode ini puasa gelar Coppa. Terakhir kali Milan juara Coppa pada 2003 lalu, setelah meraihnya juga pada 1967, 1972, 1973 dan 1977.

Sementara bagi AC Milan, kekalahan ini membuat peluang mereka untuk tampil di kejuaraan Eropa berangsur sirna. Memang belum menutup kemungkinan bagi Milan, hanya saja Serie A tinggal menyisakan dua laga lagi.

Anak asuh Sergio Coenceicao kini berada di peringkat delapan klasemen sementara Liga Italia dengan poin 60 dari 36 laga. AC Milan mesti finish di posisi ketujuh, dengan catatan Bologna juga finish di peringkat 5 atau 6

Jika Bologna tetap finish di peringkat tujuh, sudah pasti tim peringkat keenam yang bakal ikut play-off Liga Konferensi Eropa, sementara Bologna yang berada di peringkat tujuh akan tampil di Liga Europa.

Susunan pemain kedua tim:

AC Milan: 16-M. Maignan, 31-S. Pavlovic, 46-M. Gabbia,  23-F. Tomori, 19-T. Hernandez, 14-T. Reijnders, 29-Y. Fofana, 20-Alex Jimenez, 10-Rafael Leao, 11-C. Pulisic, 9-L. Jovic. Pelatih: Sergio Conceicao.

Bologna: 1- Skorupski, 33-Juan Miranda, 26-J. Lucumi, 31-S. Beukema, 2-E. Holm, 80-G. Fabbian, 19-L. Ferguson, 8-R. Freuler, 11-D. Ndoye, 9-S. Castro. Pelatih: V. Italiano.(**)

BANJARBARU, MP –  Nasib PS Barito Putera di ujung tanduk hingga pekan ke-32 Liga 1 2024 — 2025. Sebab saat ini tim kebanggaan warga Kalimantan Selatan itu masih tertahan di zona degradasi, tepatnya di posisi ke-16 klasemen sementara dengan perolehan 31 poin.

Situasi makin genting karena dari 7 laga terakhir, Barito belum pernah meraih kemenangan. Hanya tiga kali bermain imbang dan empat kali kalah, termasuk dua hasil seri dalam dua pertandingan terakhir.

Tim asuhan pelatih Vitor Tinoco ini mencicipi kemenangan adalah saat tandang melawan PSS Sleman pada awal Maret lalu.

Di tengah tekanan tersebut, CEO klub, Hasnuryadi Sulaiman memberikan motivasi keras kepada pemain dan jajaran pelatih.

“Tinggal dua pertandingan lagi. Ayo tunjukkan kalau memang kita bisa dua kali menang, bukan cuma amin tapi kita harus fight, harus berjuang. Kalo kamu hanya berdoa tidak berjuang percuma. Kalau kamu tidak konsen percuma,” tuturnya.

Dia juga menegaskan agar pelatih hanya menurunkan pemain yang siap tempur, bukan yang hanya mengandalkan nama besar.

“Coach saya minta pasang yang mau fight saja. Konsentrasi, tidak main-main bola kesana-kemari. Ayo kapan lagi sudah 32 pertandingan masa kayak gini terus,” kata Hasnuryadi Sulaiman.

Baginya dua laga terakhir ini bukan sekadar laga biasa tapi soal pembuktian dan pertarungan terakhir untuk bertahan.

“And just dream about it, do this, do your best. So it prove it and tell my brother. We are family together. Come on let’s fight together, this is war,” pungkasnya.(**)

BONTANG, MP – Pemerintah Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sektor olahraga dan promosi kota melalui pelaksanaan Turnamen Pickleball Bontang Open 2025, yang secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, pada Sabtu, 10 Mei 2025 di Lapangan Tenis Wali Kota, Jalan Awang Long.

Dalam sambutannya, Agus Haris menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang rekreasi dan hiburan bagi masyarakat. Selain itu, turnamen ini diharapkan mampu meningkatkan suasana hati dan menurunkan tingkat stres masyarakat melalui aktivitas fisik yang menyenangkan.

“Ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bontang melalui Dispopar untuk memberikan kesempatan kepada para pemain untuk berkompetisi, bersenang-senang, dan menikmati olahraga. Jangan lupa pula untuk mencicipi jajanan dan kuliner khas Bontang,” ucapnya.

Hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, yang juga menjabat sebagai Ketua Indonesia Pickleball Federation (IPF) Kalimantan Timur periode 2025–2029, Ketua IPF Kota Bontang, serta jajaran penyelenggara dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang.

Turnamen ini diikuti oleh 695 peserta dari berbagai kategori umur dan kelompok, mencakup peserta lokal dari kabupaten/kota di Kalimantan Timur, serta peserta dari luar daerah seperti Sulawesi Selatan, Surabaya, dan Bali. Bahkan, beberapa atlet berasal dari mancanegara, seperti Kanada dan Amerika Serikat.

Turnamen ini sebagai bagian dari program peningkatan daya saing olahraga dan pembinaan prestasi di tingkat provinsi. Lebih jauh, Agus Haris menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang terpilih periode 2025–2030, yang menitikberatkan pada penguatan kesehatan mental dan pengembangan olahraga masyarakat.

“Melalui ajang ini, kita berharap muncul atlet-atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Bontang di tingkat nasional maupun internasional. Lebih dari itu, kita ingin menanamkan nilai-nilai sportivitas yang kokoh di tengah masyarakat,” pungkasnya. (**) 

Samarinda, 2 Mei 2025 – Kalimantan bersatu untuk menampilkan kekuatan barunya di bidang olahraga dengan ditunjuknya Kalimantan Timur sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera dan Kalimantan 2025. Ajang ini menjadi momentum strategis untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam pembinaan atlet dan penyelenggaraan event olahraga berskala nasional.

Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara telah menyatakan kesiapan untuk menurunkan kontingen terbaiknya dalam berbagai cabang olahraga seperti atletik, renang, sepak bola, pencak silat, panahan, dan angkat besi.


Persiapan Infrastruktur dan Venue Bertaraf Nasional

Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim tengah mengebut renovasi beberapa venue utama seperti:

  • Gelanggang Olahraga Segiri Samarinda (cabor atletik, voli, basket)

  • Stadion Batakan Balikpapan (cabor sepak bola)

  • GOR Aji Imbut Tenggarong (cabor bela diri dan senam)

  • Aquatic Center Kaltim di Sepinggan Balikpapan (renang dan polo air)

Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menegaskan bahwa Porwil bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga panggung untuk menunjukkan kesiapan Kalimantan sebagai calon tuan rumah PON 2032.

“Kami tak hanya fokus pada prestasi, tapi juga warisan olahraga: fasilitas, pelatih, dan sistem pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.


Peningkatan Pembinaan Atlet Lokal

Pemerintah daerah mendorong pembinaan atlet usia dini dengan mendirikan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) di setiap provinsi Kalimantan. Atlet-atlet muda dari desa dan kecamatan kini mendapatkan kesempatan lebih luas untuk mengikuti pelatihan terstruktur.

Contohnya, Kalimantan Utara telah menelurkan atlet panahan muda, Rizky Aulia (17), yang baru-baru ini meraih medali emas di Kejuaraan Nasional Remaja di Yogyakarta.


Anggaran dan Dukungan Swasta

Total anggaran untuk penyelenggaraan Porwil 2025 diperkirakan mencapai Rp145 miliar, dengan sebagian besar didukung oleh APBD dan kerja sama sponsor dari BUMN dan perusahaan tambang serta kehutanan di Kalimantan, seperti Pupuk Kaltim, Pertamina, dan BRI.

Keterlibatan perusahaan dalam program CSR olahraga makin meningkat, termasuk pembangunan lapangan sepak bola mini di daerah pedalaman seperti Mahakam Ulu dan Kapuas Hulu.


Dampak Sosial dan Ekonomi

Event olahraga besar ini juga diperkirakan akan mendorong sektor pariwisata dan UMKM. Kota-kota tuan rumah akan menerima ribuan atlet, ofisial, dan pendukung, mendorong okupansi hotel, kuliner, transportasi lokal, dan penjualan produk kerajinan.

“Kami libatkan UMKM lokal dalam penyediaan konsumsi, cinderamata, dan pameran ekonomi kreatif,” kata Kadispora Kalteng, Iwan Suparno.


Kalender Event Olahraga Kalimantan 2025

  • Mei – Festival Olahraga Tradisional Kalbar 2025

  • Juli – Kejuaraan Panjat Tebing Nasional di Kaltim

  • September – Porwil 2025 (Balikpapan – Samarinda – Kukar)

  • November – Lomba Dayung Tradisional Kalteng

Scroll to Top