Berita Populer

Berita Terbaru

KALTIM

PENAJAM, MP – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kalimantan Timur pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kaltim Tahun Anggaran 2024 melaksanakan peninjauan lapangan terhadap sejumlah proyek pembangunan sektor pendidikan di wilayah Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser, kamis (8/5/2025).

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan infrastruktur pendidikan. Dalam agenda tersebut, rombongan Pansus LKPj DPRD Kaltim meninjau progres pembangunan SMK Negeri 3 PPU, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Tanah Grogot Kabupaten Paser, serta SMK Negeri 3 Tanah Grogot Kabupaten Paser.

Ketua Pansus LKPj DPRD Kaltim Agus Suwandi menyampaikan, bahwa kunjungan ini penting untuk memastikan bahwa proyek-proyek pendidikan berjalan sesuai dengan rencana, baik dari segi waktu, kualitas, maupun pemanfaatan anggaran.

“Sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah, sehingga perlu diawasi secara ketat”, ungkapnya.

Dalam peninjauan tersebut, Pansus juga berdialog langsung dengan pihak pelaksana proyek dan perwakilan sekolah untuk mendalami berbagai kendala maupun kebutuhan yang masih harus ditindaklanjuti.

Hasil dari kunjungan ini akan menjadi bagian dari laporan dan rekomendasi Pansus kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur demi perbaikan kinerja di tahun anggaran berikutnya. (cda/red)

SANGATTA, MP – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian dan modernisasi sektor pertanian daerah dengan menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada sejumlah Brigade Pangan dari lima kecamatan di wilayah Kutim. Penyerahan ini dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kutai Timur, yang dihadiri langsung oleh para perwakilan brigade, Kepala Dinas Dyah Ratnaningrum serta jajaran DTPHP Kutim.

 

Adapun Brigade Pangan yang menerima bantuan antara lain Brigade Maju Bersama dari Kecamatan Kaliorang, Brigade Bravo Sejahtera dari Kecamatan Long Mesangat, Brigade Maju Berkarya dari Kecamatan Kaubun Brigade Bengalon dari Kecamatan Bengalon, Brigade Gumus Sejahtera dari Kecamatan Kaubun, Brigade Nermal Urip dari Kecamatan Kongbeng Masing-masing brigade menerima satu paket bantuan alsintan yang terdiri dari Hand Tractor, Tractor Crawler, Traktor Roda 4, Rice Transplanter (mesin tanam padi otomatis), Pompa Air.

 

Diwawancarai usai penyerahan, Wabup Mahyunadi menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Kutim memperoleh bantuan dari Kementerian Pertanian RI. Padahal, menurutnya, pada awalnya Kutai Timur tidak masuk daftar kabupaten penerima.

 

“Alhamdulillah hari ini kita bisa menyerahkan alat mesin pertanian yang canggih-canggih kepada para brigade pangan. Kita apresiasi kerja keras dari Kepala Dinas DTPHP Kutim yang sigap menyusun proposal. Awalnya kita tidak dapat, karena memang jatah terbatas. Tapi karena ada kabupaten lain yang belum siap, kita ambil kesempatan itu,” ungkap Mahyunadi.

 

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas kepercayaan yang diberikan kepada Kutai Timur, dan berjanji akan memaksimalkan pemanfaatan bantuan tersebut.

 

“Insyaallah alat ini akan kita maksimalkan. Kami tidak akan mengecewakan. Kutai Timur menargetkan pencetakan 100 ribu hektar sawah dalam satu periode. Ini adalah langkah konkret yang kita perjuangkan bersama untuk kemandirian pangan dan kesejahteraan petani di daerah,” tambahnya.

Sebelum penyerahan bantuan, Wabup Mahyunadi juga terlibat dalam diskusi intensif bersama para perwakilan brigade pangan yang dipimpin oleh Kadis DTPHP Kutim,Dyah Ratnaningrum. Diskusi tersebut membahas sejumlah persoalan teknis di lapangan, salah satunya adalah masalah sedimentasi saluran irigasi yang menghambat distribusi air ke lahan pertanian.

 

“Irigasi itu ada yang menjadi tanggung jawab pusat, provinsi, dan kabupaten. Untuk jaringan tersier, itu kewenangan Pemkab Kutim. Dan itulah yang saat ini mengalami sedimentasi cukup parah. Kita sudah jadwalkan rapat bersama Dinas PU pada tanggal 14 Mei nanti untuk membahas langkah teknisnya. Fokusnya ada di Kecamatan Long Mesangat, Kongbeng, dan Kaubun,” jelas Mahyunadi.

 

Ia menegaskan bahwa perbaikan jaringan irigasi menjadi prioritas demi keberhasilan program perluasan lahan sawah di Kutim. Dalam kesempatan yang sama, Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum , menjelaskan bahwa nilai bantuan yang diberikan kepada masing-masing brigade pangan mencapai kurang lebih Rp2,5 miliar. Menurutnya, bantuan tersebut mencakup alsintan dengan teknologi mutakhir yang sangat dibutuhkan dalam era pertanian modern.

 

“Awalnya, dalam rapat bersama Menteri Pertanian pada November 2024 lalu, Kutim tidak masuk sebagai penerima bantuan. Tapi kami tidak menyerah. Kami siapkan proposal lengkap. Begitu ada kabupaten lain yang tidak siap, Kutim langsung menyatakan siap menerima bantuan tersebut,” terang Diah.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, drone pertanian juga akan segera diterima oleh Pemkab Kutim. Drone ini akan digunakan untuk pemupukan dan penyemprotan hama secara cepat dan efisien.

 

“Drone ini bisa menyemprot satu hektar lahan hanya dalam waktu 8 menit. Tanpa modernisasi seperti ini, sangat sulit untuk mencapai target 100 ribu hektar sawah. Dengan alat canggih, peluang kita mendapat dukungan APBN juga akan semakin besar,” ujar Dyah Ratnaningrum.

Tak hanya itu, Diah juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutim dalam menjalankan program Petani Milenial. Program ini bertujuan menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian dengan dukungan bibit, pupuk, dan pelatihan.

 

Perlu diketahui realisasi tanah oplah tahun 2025 sebesar luas lahan 1200 Hektar diantaranya , long masengat Luas lahan 151 Hektar, Bengalon Luas Lahan 150 Hektar, Kaliurang 165 Hektar, Kaubun 489 Hektar, Kongbeng 245 Hektar. (**)

BERAU, MP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun Anggaran 2024 kepada 358 orang, Penyerahan SK berlangsung di Ruang RPJPD Bapelitbang dan dilakukan langsung oleh Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, Kamis (8/5/).

Sebanyak 358 CPNS yang menerima SK pengangkatan ini terdiri dari berbagai formasi, yaitu 128 tenaga kesehatan, 48 penyuluh pertanian, dan 182 tenaga teknis lainnya. Mereka dinyatakan lulus dalam proses seleksi CPNS yang dilaksanakan sebelumnya dan kini resmi bergabung dalam jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Berau.

Bupati Sri Juniarsih dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para CPNS yang telah berhasil lolos dan menerima SK pengangkatan.

“Keberhasilan kalian merupakan awal dari tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung pembangunan daerah,” ungkap Sri Juniarsih.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan tiga pesan penting kepada para CPNS, yaitu pentingnya menjaga profesionalisme dalam bekerja, menumbuhkan loyalitas terhadap tugas dan instansi, serta terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri.

“Pegang teguh ketiga hal tersebut, ini merupakan pondasi utama dalam membentuk ASN yang berkualitas dan berdedikasi.” Terangnya.

Sri Juniarsih juga mengingatkan bahwa status sebagai CPNS bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan titik awal untuk menunjukkan kinerja, integritas, dan kontribusi nyata dalam membangun Kabupaten Berau.

“Saya berharap para CPNS dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan menunjukkan etos kerja yang baik,” harapnya.

Penyerahan SK ini menjadi momentum penting dalam perjalanan karier para CPNS di lingkungan Pemkab Berau. Diharapkan, dengan tambahan tenaga baru dari berbagai bidang ini, pelayanan publik di Kabupaten Berau dapat semakin optimal dan merata di seluruh wilayah.(**)

BONTANG, MP – Musyawarah Nasional VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2025 menyelenggarakan acara Gala Dinner, salah satu rangkaian kegiatan musyawarah nasional. Acara ini berlangsung di Taman Surya Halaman Bali Kota Surabaya, Rabu 7 Mei 2025.

Gala Dinner dihadiri oleh para tokoh perwakilan Kota, Wali Kota, Ketua TP PKK Kota, Sekda, dan lainnya, yang berkumpul menikmati santapan malam santai sambil merasakan kehangatan suasana Kota Surabaya di malam hari.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang hadir juga sebagai Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) 5 Kalimantan disambut oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi selaku tuan rumah dengan pertukaran cenderamata khas kota masing-masing.

 

 

Turut hadir pula Ketua TP PKK Kota Bontang, Nur Kalbi Agus Haris, Sekretaris Daerah, Asisten, dan Staf Ahli.

Forum Musyawarah Nasional Apeksi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah strategis untuk menyampaikan aspirasi serta berbagi inovasi dalam pembangunan kot seluruh Indonesia.

Acara diawali dengan sambutan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebagai tuan rumah dan selaku Ketua Dewan Pengurus Apeksi, dalam sambutannya Wali Kota Surabaya menyampaikan.

“Pertemuan malam ini adalah pembuka Munas ke-VII yang kita mulai dengan rasa kekeluargaan. Tidak ada kota yang lebih menonjol dari yang lain. Keberhasilan Apeksi adalah ketika seluruh kota di bawah naungannya berdiri sama tegak,” ujar Eri Cahyadi. (**)

BERAU, MP – Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, melakukan peninjauan langsung ke wilayah terdampak banjir di Kampung Tumbit Melayu dan Kampung Meraang pada Rabu (7/5/2025).
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak musibah banjir akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Sri Juniarsih menyampaikan rasa prihatin atas kondisi yang dialami warga. Ia juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan keluhan serta kebutuhan yang paling mendesak di lapangan.

“Pemerintah Kabupaten Berau akan terus berupaya memberikan bantuan dan dukungan yang dibutuhkan hingga kondisi kembali pulih”, ungkapnya. 

 

Sebagai wujud nyata kepedulian, Bupati turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada para korban banjir. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari selama masa pemulihan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan disambut hangat oleh masyarakat setempat.

 

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan kepada dinas terkait untuk melakukan langkah cepat dalam penanganan bencana, termasuk mempercepat proses evakuasi, pembersihan lingkungan, dan pemulihan infrastruktur yang terdampak.

 

“Sinergi antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi situasi darurat seperti ini”, tegangnya.

 

Ia juga berharap agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang.

 

“Seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu membahu dalam menghadapi dan mengatasi dampak dari bencana alam yang terjadi”, pungkasnya.(**)

BERAU, MP – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang berlangsung di Odah Etam Komplek Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda. Musrenbang digelar dalam rangka menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, Senin (5/5/2025).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, hadir dan menyampaikan usulan prioritas Pemerintah Kabupaten Berau pada musrenbang yang dipimpin langsung Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, bersama Wakil Gubernur, Seno Aji, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalimantan Timur.
Delapan program prioritas Pemkab Berau diusulkan untuk bisa mendapat dukungan dan tertuang dalam RKPD Kaltim tahun 2026. Diantaranya dukungan pemenuhan sarana dan prasarana di rumah sakit umum yang baru selesai dibangun Pemkab Berau di Tanjung Redeb. Penanganan stunting, penuntasan batas wilayah Kabupaten Berau dan Kutai Timur. Dukungan sarana pariwisata dan event wisata nasional maupun Internasional di Kabupaten Berau.
Kepada Gubernur Kaltim, Bupati Sri Juniarsih Mas, melaporkan kondisi jalan poros menuju pesisir selatan Berau yang saat ini terputus akibat musibah longsor. Ruas jalan yang merupakan kewenangan provinsi inj diharapkan bisa segera ditangani karena menjadi akses utama kelima kecamatan di pesisir Berau dan juga merupakan akses ke destinasi pariwisata.  “Saat ini sudah dilakukan penanganan sementara, Kami berharap ini bisa ditindaklanjuti karena jalan ini akses utama masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut bupati mengusulkan pemenuhan jaringan listrik wilayah pedesaan, lanjutan pembangunan pengaman pantai guna menghindari dehidrasi. Serta dukungan pembangunan sistem penyediaan air minum, hingga pembangunan tempat pembuangan akhir sampah di Kabupaten Berau.
“Prinsipnya rancangan RKPD Berau telah selaras dengan RKPD Kaltim, sebagai mana highlight indikasi kebijakan Kaltim, bahwa Berau  diarahkan untuk mendorong pertumbuhn sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang diiringi dengan pengembangan sektor pertanian, pangan, perkebunan dan perikanan,” jelasnya.
Sementara itu dalam mendukung penyusunan RPJMD 2025-2029, Bupati Sri Juniarsih menyampaikan masukan diantaranya dukungan terhadap pemerataan akses dan kualitas kesehatan dan pendidikan,  pembangunan sektor pariwisata, dukungn pengembangan kawasan sentra produksi pertanian terpadu, modern, dan berkelanjutan, serta dukungan pengembangan infrastruktur dan konektivitas serta layanan transportasi.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak, khususnya Pemprov Kaltim dalam mencapai target pembangunan di Kabupaten Berau,” tandasnya.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dalam arahannya menegaskan RPJMD Kaltim disusun dengan visi Kaltim sukses menuju generasi emas. Poin penting dalam pembahasan musrenbang adalah menginternalisasikan dua program unggulan, yakni gratispol dan jospol. gubernur berharap dukungan dari seluruh pihak agar program ini berjalan dengan baik:
“Musrenbang ini adalah merupakan pertemuan para pemangku kepentingan untuk bersama merumuskan substansi rancangan pembangunan daerah,” ungkapnya
Gubernur Rudy Mas’ud juga merespon langsung usulan yang disampaikan kepala daerah se Kaltim, termasuk usulan dari Bupati Berau. Pengembangan pariwisata Berau mendapat dukungan provinsi, termasuk pembangunan jalan provinsi di pesisir Berau yang terhubung hingga Kaubun di Kutai Timur.
“Untuk jalan pesisir Berau yang terputus sudah ditangani dan saat ini dalam pembenahan,” tandasnya. (**)

Penajam Paser Utara, 2 Mei 2025 – Proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur terus menunjukkan progres signifikan, dengan fokus pada konsep kota hijau, berkelanjutan, dan berbasis digital. Pemerintah menargetkan tahap pertama pembangunan infrastruktur dasar, istana negara, dan perumahan ASN rampung pada Agustus 2025.

Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, menyatakan bahwa kawasan inti pemerintahan (KIPP) seluas 6.671 hektare telah menyelesaikan lebih dari 75% konstruksi infrastruktur dasar, termasuk jaringan air, listrik, jalan, dan smart city command center.

“IKN bukan hanya pemindahan fisik ibu kota, tapi perwujudan kota masa depan Indonesia, yang bersih, hijau, dan efisien secara energi,” ujar Bambang dalam konferensi pers, Jumat (2/5).


Pembangunan Berbasis Ekonomi Hijau

Konsep “Forest City” menjadi dasar desain IKN, dengan target 65% wilayah tetap berupa ruang hijau dan hutan. Otorita IKN telah menanam lebih dari 1 juta pohon endemik sejak 2022, dan menggandeng mitra dari Korea Selatan, Jerman, dan Singapura dalam pengembangan kota pintar beremisi rendah.

Sejumlah investor energi terbarukan telah menanamkan modal di sektor pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), biomassa, dan sistem pendingin distrik hemat energi.


Dampak Ekonomi ke Kalimantan Timur

Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, mengungkapkan bahwa proyek IKN telah mendorong pertumbuhan ekonomi provinsi mencapai 7,2% pada kuartal I 2025, tertinggi di Kalimantan. Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara menjadi pusat pertumbuhan baru.

“IKN memberi efek ganda ke sektor konstruksi, logistik, properti, UMKM, hingga pendidikan vokasi,” katanya.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran Rp1,2 triliun untuk peningkatan infrastruktur pendukung, seperti Pelabuhan Kariangau dan Bandara APT Pranoto Samarinda, guna mengakomodasi peningkatan aktivitas logistik dan mobilitas pekerja.


Transformasi Pendidikan dan Tenaga Kerja

IKN turut mendorong pembangunan politeknik teknologi hijau dan pusat pelatihan kerja (BLK) digital untuk menyiapkan SDM lokal yang kompeten. Hingga April 2025, lebih dari 12.000 tenaga kerja lokal telah terserap dalam proyek IKN, dengan prioritas warga Kaltim.


Tantangan dan Solusi

Meski pembangunan berlangsung cepat, tantangan seperti keterbatasan air baku, akses transportasi, dan pemukiman penduduk masih jadi perhatian. Pemerintah tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dan Tol IKN-Balikpapan sepanjang 47 km yang akan selesai pertengahan 2025.


Rencana Masa Depan:

  • Pindahnya Presiden dan ASN tahap pertama: Agustus 2025

  • Pusat Ekonomi Digital Nusantara: 2026

  • Kawasan Inovasi & Startup Teknologi: 2027

  • Target 100% energi terbarukan di KIPP: 2030

SAMARINDA, MP – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menerima kunjungan audiensi dari PT Pelabuhan Samudera Palaran di Teras Anjungan Karang Mumus Balai Kota Samarinda, Senin (10/2/2025) sore.

Pertemuan ini membahas terkait pengembangan fasilitas PT Pelabuhan Samudera Palaran, dalam hal ini Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran. Terutama dalam mengantisipasi lonjakan permintaan peti kemas yang terus meningkat setiap tahun.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ajang perkenalan jajaran baru PT Pelabuhan Samudera Palaran, di mana Harun Gemilang sendiri baru menjabat sebagai Direktur Utama sejak November 2024 lalu menggantikan Buyung Pramitra. Disaat yang sama, Wali Kota Samarinda menyambut baik rencana pengembangan TPK Palaran.

“Prinsipnya makin cepat, makin bagus. Jika perencanaannya sudah tersusun, tinggal kita tindak lanjuti. Pemkot siap berkolaborasi agar pengembangan fasilitas ini bisa segera dilakukan,” ungkap Andi Harun.

 

Walikota Samarinda, Andi Harun

Sementara itu, Harun Gemilang menegaskan pentingnya strategi pengembangan guna mengantisipasi pertumbuhan volume aktivitas pelabuhan di masa mendatang dan memohon dukungan dalam hal fasilitas, sarana dan prasarana, serta perizinan.

“Kami telah menyusun rencana strategis, termasuk penambahan sarana untuk memperlancar arus barang dan kapal. Dukungan dari Pemkot Samarinda sangat kami harapkan, baik dalam pengembangan fasilitas maupun aspek perizinan,” jelasnya.

Dengan adanya sinergi dan koordinasi antara Pemkot Samarinda dan PT Pelabuhan Samudera Palaran, diharapkan pengembangan fasilitas pelabuhan dapat berjalan dengan baik dan semakin meningkatkan kualitas layanan, fasilitas terminal peti kemas, serta sektor logistik bagi masyarakat di Kota Samarinda dan sekitarnya.

Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun saat menerima kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Hero Mardanus Satyawan, Asisten II Marnabas Patiroy, Kepala Dinas Perhubungan Hotmarulitua Manalu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ibrohim, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Ananta Fathurrozi, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Syaparudin, dan pejabat tinggi lainnya di lingkungan Pemkot Samarinda. (**)

SAMARINDA, MANDAUPOST – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda secara resmi menetapkan pasangan calon nomor urut 2, Andi Harun dan Saefuddin Zuhri sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda terpilih periode 2025-2030. Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Pleno Terbuka yang berlangsung di Ballroom Lantai V Hotel Harris Samarinda, Kamis (9/1/2025) siang.

Ketua KPU Kota Samarinda, Firman Hidayat dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 telah berjalan lancar tanpa kendala hukum.

“Kami telah menerima kepastian bahwa tidak ada gugatan hukum terkait pemilihan di Kota Samarinda. Proses ini berjalan baik berkat kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Firman juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan Pilkada hingga tahap penetapan ini.

Pasangan Andi Harun-Saefuddin Zuhri berhasil memenangkan pemilihan dengan perolehan suara telak. Berdasarkan Keputusan KPU Kota Samarinda Nomor 618 Tahun 2024, pasangan tersebut meraih 306.392 suara atau 88,12 persen dari total suara sah, mengungguli kolom kosong. Proses penetapan ini juga dapat disaksikan secara daring melalui akun YouTube resmi KPU Samarinda untuk memberikan akses kepada masyarakat yang tidak hadir langsung di lokasi.

Sementara dalam sambutannya, Wali Kota terpilih Andi Harun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya Pilkada.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak, mulai dari proses pendaftaran hingga penetapan ini. Insyaallah, kami siap menghadapi tantangan pemerintahan dan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Samarinda,” ujar Andi Harun.

Rapat pleno ini menjadi penutup rangkaian panjang Pilkada serentak 2024 di Samarinda. Selanjutnya, tahap pelantikan pasangan terpilih masih menunggu jadwal resmi dari pemerintah pusat.

Pasangan Andi Harun-Saefuddin Zuhri yang juga didampingi partai pengusung dan tim pemenangan menyatakan komitmen mereka untuk menjalankan roda pemerintahan dengan penuh tanggung jawab. Masyarakat Samarinda pun diharapkan terus mendukung upaya pembangunan yang berkelanjutan demi kemajuan kota tercinta.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pimpinan instansi. Di antaranya Dandim 0901, Kapolresta Samarinda, Kejari, Sekretaris Dewan DPRD, perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).(**)

Scroll to Top