Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Inspektur Inspektorat Wilayah Kabupaten Tana Tidung, Dimas Aditya, menegaskan bahwa paket pekerjaan Pembangunan Jembatan Sei Sebawang yang tengah mendapat sorotan publik tetap berada dalam pengawasan ketat dan terbuka. Pemeriksaan lapangan telah dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Berdasarkan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024, Inspektorat diminta melakukan pemeriksaan atas hasil pelaksanaan pembangunan Jembatan Sei Sebawang. Menindaklanjuti hal tersebut, Inspektorat Kabupaten Tana Tidung telah melaksanakan pemeriksaan fisik lapangan pada 18 Agustus 2025, dengan melibatkan tim teknis dan unsur pengawasan terkait.

“Kami telah melakukan audit langsung di lapangan dan memastikan seluruh dokumen administrasi sesuai prosedur. Kesesuaian antara pencatatan atau pengakuan aset pada laporan keuangan daerah, progres fisik, serta laporan administrasi di lapangan merupakan aspek teknis yang turut kami uji dan verifikasi,”ujar Inspektur Daerah Kabupaten Tana Tidung, Dimas Aditya.

Inspektorat memastikan tidak terdapat unsur penyimpangan yang disengaja dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut. Seluruh proses klarifikasi dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan BPK dan telah ditindaklanjuti sesuai rekomendasi resmi.

Menanggapi kritik yang disampaikan Ketua PPKLH Kalimantan Utara, Natalius Jhon, terkait dugaan kurangnya transparansi dari Dinas PUPRPKP Tana Tidung, Inspektur menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap pengawasan publik dan media.

“Kritik dan masukan masyarakat adalah bagian penting dari sistem pengawasan bersama. Kami tidak menutup diri. Justru kami memperkuat transparansi melalui sistem pelaporan berbasis digital agar publik dapat ikut memantau progres pembangunan,” tambahnya.

Inspektorat berharap masyarakat tetap memberikan kepercayaan bahwa penggunaan anggaran daerah selalu diawasi secara ketat oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, melalui Dinas PUPRPKP dan Inspektorat, berkomitmen menjaga integritas, akuntabilitas, serta keterbukaan dalam pelaksanaan pembangunan.

Proyek strategis seperti Jembatan Sei Sebawang diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tana Tidung.(**)

BALIKPAPAN, MANDAUPOST — Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, mengungkapkan jika pemerintah berkomitmen terus menjalankan program pembangunan rumah layak huni, rumah bagi korban bencana, serta penyediaan prasarana permukiman yang didukung oleh APBD Provinsi Kaltara. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinergi Program 1 Juta Rumah Perkotaan untuk Wilayah Kalimantan, yang digelar di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Rabu (15/10).

Dalam Rakor tersebut melibatkan pemerintah daerah dari tiga provinsi, yakni Kaltara, Kaltim, dan Kalsel.

Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman atas komitmen dan langkah konkret dalam mendorong penyediaan perumahan nasional. Ia mengungkapkan langkah ini selaras dengan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

“Program ini akan menempatkan sektor perumahan sebagai bagian penting dari pembangunan manusia Indonesia,” kata Wagub Ingkong.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan di wilayah Kalimantan, khususnya Kaltara. Wagub menjelaskan bahwa program prioritas pemerintah ini menekankan pentingnya menjamin ketersediaan rumah murah dan sanitasi untuk masyarakat desa serta warga yang membutuhkan.

Perlu diketahui, Kaltara sebagai salah satu provinsi termuda di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam sektor perumahan, di antaranya pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi,

“Berdasarkan data tahun 2021 Kaltara memiliki pertumbuhan penduduk yang cepat, dengan peningkatan jumlah penduduk dari 713.600 jiwa (2021) menjadi 749.400 jiwa pada 2025,” ujar Wagub.

Kedua, backlog perumahan yang cukup tinggi, yaitu backlog kepemilikan rumah mencapai 27.127 rumah tangga dan backlog penghuni sebanyak 17.752 rumah tangga per 2023; ketiga, terbatasnya rumah terjangkau, terutama di daerah perkotaan seperti Tarakan dan Tanjung Selor.

Keempat, keterbatasan infrastruktur pendukung seperti jalan, listrik, dan air bersih yang menjadi hambatan dalam pengembangan permukiman; kelima, banyak permukiman tidak terencana yang muncul secara informal dan berpotensi menimbulkan persoalan tata ruang dan pelayanan publik.

Keenam, hadirnya risiko lingkungan seperti banjir dan kebakaran hutan yang mengancam keberlanjutan hunian; dan terakhir ketujuh, tingginya arus migrasi dan urbanisasi, seiring dengan pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) berdampak pada meningkatnya permintaan perumahan.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Wagub mengatakan Kaltara juga memiliki potensi besar dalam pengembangan perumahan karena memiliki yang posisi geografis yang strategis sebagai gerbang utara Indonesia.

Selain itu, Kaltara memiliki ketersediaan lahan pengembangan seluas 222 hektare, khususnya di Kabupaten Malinau dan Bulungan.

“Kawasan strategis seperti Koridor Sungai Kayan, Sembakung, Sesayap, Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor, serta kawasan industri dan PLTA Mentarang yang siap menjadi pusat pertumbuhan baru,” jelasnya.

Wagub Ingkong menegaskan bahwa penyediaan hunian layak tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, namun diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, masyarakat, dan dunia usaha untuk memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan bermartabat.

“Mari kita perkuat kolaborasi lintas wilayah dalam semangat #KaltaraDiHati untuk mewujudkan pembangunan perumahan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Kalimantan,” pungkasnya.

Melalui forum ini, diharapkan tercipta sinergi nyata untuk menjawab berbagai tantangan perumahan dan menghadirkan solusi konkret demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, beserta istri menghadiri Malam Ramah Tamah dan Silaturahmi dalam rangka Syukuran Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-235 dan Kabupaten Bulungan ke-65 Tahun 2025, Senin (13/10).

Acara yang berlangsung di Panggung Kesenian Kebun Raya Bundayati ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat Bulungan.

Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bulungan dan Tanjung Selor yang jatuh setiap tanggal 12 Oktober tahun ini mengusung tema “Bulungan Berdaulat, Unggul, dan Berkelanjutan.”(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, membuka resmi Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) dan Konferensi Kerja I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kaltara.

Dalam kegiatan yang digelar di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara pada Senin (13/10) malam, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada PGRI Kaltara yang telah melaksanakan ini.

“Kegiatan ini adalah momentum penting tidak hanya sebagai ajang silaturahmi di antara para guru tetapi sebagai wadah perkumpulan kalangan profesionalisme pendidik di Bumi Benuanta yang kita cintai,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal menekankan pada pelaksanaan Porsenijar bukan hanya sekedar peran navigasi saja, tetapi juga sebagai wadah untuk menumbuhkan sportivitas, kreativitas, kebersamaan dan karakter positif di kalangan pendidik untuk tetap ada.

Dengan mengusung tema “Mewujudkan Guru Sehat, Kreatif, Sportif, Profesional dan Berbudaya Menuju Indonesia Maju”, ia juga mengajak tenaga pendidik untuk menghadirkan semangat kompetensi yang sehat dan mempererat tali silaturahmi antar anggota PGRI Kaltara.

“Saya berharap ini menjadi ajang lahirnya prestasi dan batas-batas baru sekaligus memperkokoh semangat persatuan dan jadikan momen ini sebagai ruang ekspresi tempat menyelesaikannya positif dan menguatkan kecintaan terhadap dunia pendidikan,” ucapnya.

Selain itu juga, Gubernur menyatakan dukungannya atas pelaksanaan Konferensi Kerja pertama PGRI Kaltara, yakni sebagai sebuah forum untuk merumuskan arah kebijakan program kerja dan evaluasi organisasi Masa Bhakti IV Tahun 2024-2029.

Tegasnya konferensi ini memiliki peran penting dalam memperkuat peran PGRI sebagai mitra pemerintah dalam membangun pendidikan yang maju dan berkeadilan di Kaltara.

Melalui kegiatan ini Gubernur Zainal mengajak seluruh peserta untuk menghadirkan gagasan-gagasan inovatif memperkuat solidaritas organisasi dan serta menyusun program organisasi dalam meningkatkan kompetensi dan perlindungan bagi guru.

“Saya berharap terhadap rekomendasikan yang positif dalam mengembangkan organisasi PGRI dan dunia pendidikan, memperkuat persatuan, memperkaya wawasan dan memperkokoh semangat pengabdian kita sebagai pendidik dan pelayanan bangsa,” tutup Gubernur Zainal.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PGRI Kaltara Nanang Jahari dan seluruh pengurus PGRI kabupaten / kota se-Kaltara.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kantor Bea Cukai Nunukan beserta jajarannya atas usaha dan kerja kerasnya sehingga berhasil mengamankan pintu-pintu masuknya barang-barang yang tidak berijin atau ilegal ke wilayah kabupaten Nunukan.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri saat menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) Hasil Tegahan Kantor Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan, Selasa (14/10).

Lanjut dikatakannya, sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia, kabupaten Nunukan menjadi salah satu jalur yang cukup tinggi terjadinya aksi penyelundupan barang-barang ilegal dari Malaysia bahkan dari Philipina.

“Hal ini sangat merugikan negara karena tidak memberikan kontribusi bagi pendapatan negara yang bisa mengganggu sektor industri. Dan kegiatan ini adalah bentuk kerjasama dan kolaborasi serta komitmen pemerintah bersama stakeholder yang ada di Kabupaten Nunukan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan sehingga terciptanya pemerintahan yang bersih, tertib hukum dan melindungi masyarakat tambah”، Irwan Sabri.

Dalam rilis yang disampaikan KPPBC Nunukan, barang-barang yang dimusnahkan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan adalah :

  1. Hasil Tembakau berupa rokok sebanyak 3.240 batang
  2. Minuman mengandung Etil Alkohol sebanyak 1.212 botol dan 648.kaleng
  3. Ballpress yang berisi pakaian bekas sebanyak 147 Koli
  4. Kosmetik dengan berbagai jenis dan merk yang diimport tidak sesuai ketentuan dan tidak memiliki ijin BPOM sebanyak 12.064 package
  5. Makanan dan Pakan ternak yang diimpor tidak sesuai ketentuan dan tidak memiliki ijin BPOM sebanyak 275 bag
  6. Bahan Kimia untuk Pertanian sebanyak 25 package
  7. Oli dan Bahan Bakar Minyak sebanyak 1.260 botol dan 900 liter

Dari semua barang tangkapan ini, mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 968.581.400,- , tetapi setelah di lakukan penghitungan kembali maka potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari hasil penindakan barang-barang adalah sebesar Rp. 436.084.340,-..

Pada kesempatan ini juga diserahkan secara simbolis hibah 24 lembar karpet dengan perkiraan nilai barang besar Rp. 11.000.000,- kepada lembaga sosial dalam hal ini dinas sosial kabupaten Nunukan untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang kurang mampu.

Kegiatan ini digelar di halaman belakang kantor Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan dan dihadiri oleh Bupati Nunukan, forkopimda Nunukan dan beberapa kepala instansi vertikal serta beberapa tamu dari tokoh masyarakat yang datang untuk menghadiri acara tersebut.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Lapangan Kebun Raya Bunda Hayati menjadi saksi kemeriahan dan kekhidmatan Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulungan ke-65 dan Kota Tanjung Selor ke-235, Senin (13/10).
Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, dihadiri ribuan peserta dari berbagai unsur Forkopimda, pejabat daerah, ASN, pelajar, serta masyarakat umum.

Dalam amanatnya, Bupati Syarwani menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulungan, saya mengucapkan selamat hari ulang tahun kepada seluruh masyarakat Bulungan. Semoga semangat kebersamaan ini memperkuat tekad kita membangun daerah tercinta menuju masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Tahun ini, peringatan hari jadi mengusung tema “Bulungan Berdaulat, Unggul, dan Berkelanjutan.” Tema tersebut mencerminkan tekad seluruh masyarakat Bulungan untuk terus bersatu, memperkuat sinergi, serta berinovasi demi mewujudkan daerah yang mandiri dan berdaya saing.

Bupati juga mengenang perjalanan panjang Kota Tanjung Selor yang sejak abad ke-18 menjadi pusat pemerintahan dan peradaban di wilayah utara Kalimantan. Sementara Kabupaten Bulungan yang berdiri sejak tahun 1960 kini telah menunjukkan kemajuan nyata di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat.

“Perjalanan ini tak lepas dari peran besar para pendahulu dan seluruh komponen masyarakat yang berjuang memajukan Bulungan. Mari terus jaga persatuan, budaya, dan kearifan lokal demi kemajuan bersama,” tambahnya.

Rangkaian upacara turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala, Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Abadhy, Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Rifli, para pejabat tinggi daerah, tokoh masyarakat, hingga pelajar dari berbagai sekolah.

Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan pemotongan Nasi Rasul, tarian massal ASN dan pelajar, serta pameran budaya dan UMKM lokal yang menambah semarak peringatan hari bersejarah tersebut.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Hampir 10 ribu peserta ramaikan Pawai Budaya 2025 yang digelar pada hari ini, Sabtu, 11 Oktober 2025.  Pawai Budaya dilaksanakan sebagai bagian dari pelaksanaan Festival Iraw Tengkayu XIV. Pawai Budaya menjadi salah satu momen paling dinantikan oleh masyarakat Tarakan, karena selain menampilkan keindahan ragam seni dan tradisi dari berbagai budaya, juga mencerminkan harmoni dan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan utama Kota Tarakan sebagai kota multikultural

Wali Kota Tarakan, Khairul, yang melepas secara resmi pawai tersebut, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini, Lebih lanjut, beliau juga berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menjaga keselamatan dan ketertiban selama berada di rute pawai. Para peserta diimbau untuk berhati-hati, menjaga kebersihan, serta tidak merusak fasilitas umum yang dilewati.

Kegiatan Pawai Budaya, yang terdiri dari kategori Pejalan Kaki, Sepeda Hias dan Kendaraan Hias ini,  ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan dan kebanggaan bersama, tetapi juga sebagai sarana memperkuat identitas budaya, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan semangat yang selalu hidup dalam keseharian masyarakat di Bumi Paguntaka.

Dalam Pawai Budaya, turut dihadirkan Padaw Tuju Dulung, yang akan dihantarkan menuju Kawasan Wisata Ratu Intan Pantai untuk prosesi penurunan yang menjadi puncak kegiatan Festival Iraw Tengkayu esok hari. Melalui momen ini, Wali Kota mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyaksikan dan meramaikan prosesi sakral tersebut sebagai wujud kecintaan dan komitmen dalam melestarikan warisan budaya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, menghadiri Upacara dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-235 dan ke-65 Kabupaten Bulungan, digelar di Kebun Raya Bundayati, Senin (13/10) pagi.

Turut hadir dalam upacara tersebut Bupati Bulungan Syarwani, Wakil Bupati Bulungan Kilat, Bupati Bulungan periode 2005-2015 Budiman Arifin, Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati Zainal, DPD RI dapil Kaltara, Marthin Billa, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara Muhammad Nasir, beserta anggota DPRD Provinsi Kaltara, Bupati Walikota dan Wakil Bupati, Wakil Walikota se-Kaltara, jajaran Forkopimda, DPRD Kabupaten Bulungan, Raja Muda Datu Dissan Hasanuddin beserta Kerabat Kesultanan Bulungan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat.

Peringatan hari jadi Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momen penting untuk mengenang perjalanan sejarah, meneladani semangat para pendahulu, serta memperkuat tekad bersama dalam mewujudkan Bulungan yang Berdaulat, Inklusif, Sinergi dan Adaptif.

Acara dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani yang bertindak sebagai pembina upacara dan disaksikan para tamu undangan serta peserta upacara.

Dalam momen yang spesial itu, seluruh tamu undangan yang hadir dalam upacara ini diwajibkan untuk mengenakan pakaian adat tradisional daerah masing-masing sebagai bentuk kebanggaan akan keragaman budaya daerah di Kaltara.

Acara ini dirangkaikan dengan prosesi pemotongan tumpeng dan nasi rasul sebagai simbol peringatan hari jadi Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan, kemudian ditutup dengan tari massal Aparatur Sipil Negara (ASN) serta kunjungan stand Desa dan UMKM, juga diberikan makan gratis 2000 porsi kepada masyarakat yang berkunjung.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Setelah pagi hari digelar Rapat Paripurna DPRD, acara dilanjutkan pada malam harinya dengan agenda Pembukaan Festival Budaya Daerah dan Paras Fest dalam rangka Resepsi Hari Jadi Kabupaten Nunukan ke 26 Tahun 2025, Minggu (12/10).
Tampak hadir Bupati Nunukan Irwan Sabri, Wakil Bupati Nunukan Hermanus, jajaran Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan oragnisasi perempuan, dan undangan memadati GOR Dwikora Nunukan.
Malam resepsi dan ramah tamah yang digelar di GOR adalah bentuk syukur pemerintah kabupaten Nunukan kepada Tuhan Sang Pencipta untuk anugerahnya sehingga kabupaten Nunukan bisa mencapai usia 26 tahun. Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam sambutannya mengatakan bahwa segala rangkaian gelaran kemeriahan HUT kabupaten Nunukan yang sudah, sedang dan akan terus berlanjut adalah bentuk komitmen pemerintah untuk memberi hiburan dan kemeriahan kepada masyarakat.
Bupati pun kembali menyampaikan bahwa untuk HUT kabupaten Nunukan tahun ini tidak dimeriahkan secara besar-besaran seperti tahun-tahun sebelumnya dengan mengundang artis ibukota tetapi untuk tahun ini pemerintah kabupaten Nunukan lebih kepada kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu. Pemerintah mengalihkan dana HUT tahun ini untuk pemberian sembako kepada masyarakat yang kurang mampu.
Irwan Sabri juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kapada seluruh anggota ASN, TNI, Polri, para pengusaha, petani, nelayan, para pedagang-pedagang di pasar, para supir dan buruh, karyawan, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh penuda dan wanita bahkan kepada seluruh pelajar di kabupaten Nunukan untuk kontribusi dan sumbangsih terbaiknya dalam pembangunan di semua aspek kehidupan di kabupaten Nunukan.
Menjadi harapannya agar kolaborasi dan sinergitas antar pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan semakin baik dengan energi baru sehingga tercapai Nunukan semakin maju.(**)
NUNUKAN, MANDAUPOST – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri melepas secara resmi para peserta Pawai Budaya Tahun 2025 dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Nunukan ke-26 di depan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Sabtu (11/10).
Turut hadir Wakil Ketua DPRD II, Plt. Sekretaris Daerah, para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Nunukan, Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan, serta para Asisten.
Pawai Budaya merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan dalam menyemarakkan hari ulang tahun Kabupaten Nunukan juga momen yang paling ditunggu oleh masyarakat Nunukan, karena menampilkan keindahan beragam suku budaya yang ada di Kabupaten Nunukan.
Masyarakat Nunukan begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut, terpantau mempadati setiap ruas jalan untuk datang menonton dan mendukung langsung para peserta yang mengikuti pawai budaya.
Di garis start, Bupati Irwan Sabri melepas para peserta Pawai Budaya dengan berharap kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahunnya karena dapat menampilkan berbagai tradisi suku budaya yang rukun di Kabupaten Nunukan.
“Saya harap kegiatan seperti ini dapat terus kita gaungkan, dengan mengucapkan Bismillahirrohmanirrohim pawai budaya dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kabupaten Nunukan ke-26 secara resmi saya lepas”, ujarnya.
Tak sekedar melepas, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Nunukan Andi Annisa Muthia Irwan beserta Ibu Susanti turut berjalan kaki di barisan paling depan bersama peserta dari Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan.
Setiba di garis Finish Bupati Nunukan H. Irwan Sabri Ketua TP PKK Anri Annisa Muthia Irwan, beserta، Ibu Susanti Hermanus dan segenap asisten setda yang mendampingi dan undur Forkopimda langsung menempati tenda undangan untuk selanjutnya menerima para peserta lain yang akan masuk ke garis finish.
Banyak ragam budaya dan kesenian yang ditampilkan oleh para peserta karnaval pawai budaya kali ini, dari etnis suku Dayak, suku Bugis, suku Toraja, suku Jawa, suku Tidung. suku Timor dan masih banyak lagi ragam budaya yang ada di kabupaten Nunukan.
Penampilan-penampilan dan atraksi-atraksi yang cukup unik bahkan menantang nyali pun turut di tampilkan dalam pagelaran karnaval pawai budaya kali ini.
Sebagai informasi untuk kategori SD diikuti sebanyak 27 peserta, SMP 12 peserta, SMA 11 peserta, serta umum 46 peserta dengan rute start Pelabuhan Tunon Taka – Jl. Tien Soeharto – Jl. Patimura – Jl. Ahmad Yani Alun-alun – Jl. Yos Sudarso – finish Jl. Bahari Tanah Merah.(**)
Scroll to Top