Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

BULUNGAN,  MANDAUPOST – Pentingnya legalitas lahan, tidak bermasalah, clean dan clear menjadi syarat utama dalam pembangunan Sekolah Rakyat di Wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). Ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Obed Daniel LT, saat peninjauan lahan Sekolah Rakyat bersama tim Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, Selasa (21/10).

Peninjauan ini dilakukan pada 2 daerah Kaltara yang telah terpilih sebagai kandidat dalam pembangunan sekolah tersebut, yakni Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor dengan luas 5 hektare dan Desa Ardi Mulyo Kecamatan Tanjung Palas Utara dengan luas 8 hektare.

Adapun tujuan dari peninjauan tersebut yakni untuk mendukung percepatan proses pelepasan tanah berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL).

Namun lahan yang ingin digunakan, masih tercatat sebagai milik Kementerian Transmigrasi. Oleh karena itu, proses pelepasan menjadi langkah penting agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Hasil dari kunjungan lapangan ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi Kementerian Transmigrasi dalam proses pelepasan lahan tersebut,” ujar Obed.

Adapun pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat di Kaltara direncanakan pada tahun 2026. Karena di tahun ini, Pemprov belum dapat merealisasikannya karena syarat legalitas lahan belum terpenuhi.

“Sebenarnya program ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Namun, karena legalitas lahan di Kaltara belum selesai, maka kita belum bisa masuk pada tahap pembangunan tahun ini. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita kejar,” pungkasnya.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Bupati Nunukan Irwan Sabri Melakukan launching Penerbangan Perdana Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Penumpang Udara dan SOA Barang Tahun Anggaran 2025 di Bandara Nunukan, Selasa (21/10).

Penerbangan SOA Penumpang kali ini akan melayani rute penerbangan Nunukan – Long Layu (PP), dan SOA Barang akan melayani rute Nunukan – Long Bawan.

Jajaran Forkopimda, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Jabbar, Kepala Bagian Ekonomi Rohadiansyah hadir dalam acara launching tersebut.

Bupati Irwan Sabri dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa anggaran SOA penumpang udara rute Nunukan – Long Layu (PP) sebesar 1 Milyar rupiah pada tahun ini berasal dari Bantuan Keuangan (BANKEU) Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dan telah masuk dalam APBD Perubahan Kabupaten Nunukan Tahun Anggaran 2025.

Selain SOA dengan anggaran Bankeu, pada awal tahun ini, pemerintah Kabupaten Nunukan juga telah memberikan SOA untuk masyarakat di wilayah Krayan yang anggaranya berasal dari APBD Kabupaten Nunukan Tahun 2025.

Pemberian SOA, kata bupati, merupakan upaya pemerintah untuk meringankan masyarakat di Krayan yang ingin bepergian dengan menggunakan pesawat, serta menekan harga – harga barang kebutuhan pokok di masyarakat.

“Seperti yang kita ketahui bersama, kita tahu bahwa pesawat merupakan satu-satunya akses untuk menjangkau wilayah Krayan. Sementara harga tiket relatif mahal, kadang tidak terjangkau oleh masyarakat kita,” kata Irwan Sabri.

Dengan adanya SOA, maka saat ini volume penerbangan Nunukan – Long Bawan sebanyak 18 kali penerbangan dengan pengiriman barang 21.600 kilogram, Rute Bandara Nunukan – Bandara Binuang sebanyak 5 kali penerbangan dengan pengiriman barang 3.000 kilogram dan Rute Bandara Nunukan – Bandara Long Layu sebanyak 5 kali penerbangan dengan pengiriman barang 3.000 kilogram.

Total SOA udara untuk barang yang bersumber dari APBD Kabupaten Nunukan ini sebesar Rp1.399.998.600.

Selain Subsidi Ongkos Angkut (SOA) udara di wilayah Krayan, Pemerintah Kabupaten Nunukan pada tahun ini juga telah memberikan SOA via sungai senilai Rp448.012.650 di Kecamatan Lumbis menuju beberapa titik desa di Kecamatan Lumbis Ogong, Kecamatan Lumbis Pansiangan, dan Kecamatan Lumbis Hulu dengan total barang pokok yang diangkut sebanyak 49.350 Kilogram.

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan PT. Smart Cakrawala Aviation, Bpk. Dela Widya Perdana menyampaikan bahwa penerbangan SOA akan menggunakan pesawat Cessna Caravan C208 EX dan Pilatus PC6 dengan kapasitas penumpang 6 orang atau 550 Kilogram.

“Jenis pesawat ini digunakan sesuai dengan kapasitas bandaranya,kalau landasannya kecil kita menggunakan pesawat Pilatus sedangka jika landasannya panjang kita gunakan pesawat yang caravan,” ungkapnya.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rahmawati Zainal, membuka kegiatan Operasi Katarak Gratis yang digelar di RSUD Kabupaten Nunukan, Senin (20/10) pagi.

‎Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara TP-PKK Kaltara dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Dinkes Kabupaten Nunukan, dan RSUD Nunukan.

‎Rahmawati menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya upaya peningkatan kesehatan masyarakat merupakan bagian penting dari visi besar PKK, yakni mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan mandiri.

‎Dia menyebutkan PKK Kaltara sebagai mitra pemerintah akan terus berkomitmen dalam mendukung terlaksananya program-program kesehatan yang pro rakyat.

“Kami percaya bahwa keluarga yang sehat adalah pondasi bagi masyarakat yang sejahtera. Melalui kegiatan ini, semoga masyarakat dapat kembali menikmati penglihatan yang baik dan hidup yang lebih produktif,” ucapnya.

‎Program ini menjadi langkah nyata PKK dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga penderita katarak yang membutuhkan layanan medis namun terkendala biaya.

‎Lebih jauh, Rahmawati juga menekankan bahwa penyakit katarak menjadi salah satu penyebab kebutaan yang umum terjadi di dunia, terutama pada usia lanjut sehingga perlu mendapatkan penanganan cepat dan tepat.

“Operasi katarak gratis diharapkan dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

‎Sementara itu Kepala Dinkes Kaltara Usman, SKM., M.Kes menyampaikan apresiasi atas peran aktif TP-PKK Kaltara yang selalu menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke daerah perbatasan seperti Nunukan,” terang Usman.

‎Senada dengan itu, Plt. Direktur RSUD Nunukan Andi Bau Tune Mangkau, menuturkan kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi pasien, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan mata.

‎“Kami siap mendukung dan melanjutkan kegiatan serupa di masa mendatang. Semoga semakin banyak masyarakat yang terbantu dan kualitas hidup mereka meningkat,” imbuhnya.

‎Menutup sambutannya, Rahmawati mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim dokter, tenaga medis, dan pihak terkait yang telah bekerja dengan penuh dedikasi demi kelancaran kegiatan ini.

“‎Kegiatan Operasi Katarak Gratis ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial TP-PKK Kaltara terhadap masyarakat dan diharapkan dapat terus berlanjut di kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Utara, demi terwujudnya Kaltara yang Tangguh, Sehat dan Sejahtera,” pungkasnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Percepatan realisasi Belanja Daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa.

Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara (Zainal A Paliwang, – Ingkong Ala,) selaku bagian dari Kaltara turut hadir dalam Rakor tersebut secara virtual, Senin (20/10).

Dalam arahannya, Tito menyampaikan pemerintah daerah (Pemda) memiliki peran strategis dalam memperkuat pondasi ekonomi nasional melalui optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, hingga September 2025 realisasi Pendapatan Daerah secara nasional sebesar 70,27 persen. Sedangkan realisasi Belanja Daerah secara nasional 56,07 persen, lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024.

“Belanja Daerah yang lambat dapat menahan perputaran ekonomi masyarakat. Pemda perlu mengakselerasi belanja yang berkualitas untuk menstimulus aktivitas ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik,” ujar Tito.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambahkan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, dengan stabilitas makroekonomi yang terjaga. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi 5,12 persen, inflasi 2,65 persen, dan neraca perdagangan yang tumbuh 45,8 persen.

“Untuk menjaga momentum pertumbuhan, tiga mesin ekonomi yakni fiskal, sektor keuangan, dan perbaikan iklim investasi terus digerakkan secara selaras dan saling mendukung. APBN dan APBD berfungsi sebagai katalis untuk memperkuat peran swasta sebagai motor penggerak utama perekonomian,” terangnya.

Purbaya memaparkan, realisasi transfer ke daerah tahun 2025 meningkat dan diharapkan dapat segera digunakan oleh Pemda untuk membiayai pembangunan. Namun, realisasi PAD mengalami kontraksi 10,86 persen akibat turunnya beberapa komponen pajak dan hasil pengelolaan kekayaan daerah.

Dari pengendalian harga, inflasi tahun 2025 tercatat di 37 provinsi (kecuali Maluku Utara), dengan 25 provinsi berada dalam rentang target nasional. Purbaya menekankan bahwa keterjangkauan harga didukung oleh kelancaran distribusi serta kerja sama perdagangan antar daerah.

“Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus diperkuat untuk menciptakan kebijakan pengendalian inflasi yang tepat dan terukur,” tutupnya.(**)

JAKARTA, MANDAUPOST – Wali Kota Tarakan, Khairul, melakukan kunjungan ke beberapa kementerian di Jakarta dalam rangka koordinasi dan konsultasi terkait Program Strategis Nasional tahun 2026 di Kota Tarakan, Senin (20/10).

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota menyambangi empat kementerian, yakni Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Perdagangan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Tarakan dan pemerintah pusat dalam pelaksanaan berbagai program prioritas nasional yang mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, laksanakan Silaturahmi bersama komunitas Ojol Guna Mewujudkan Kaltara Yang Aman Dan Kondusif, Bertempat di Kota Tarakan Prov. Kaltara, Minggu (19/10)

Kegiatan ini dihadiri oleh Dir Intelkam Polda Kaltara, Dirlantas Polda Kaltara, Kapolres Tarakan, Ketua Asosiasi Driver Online Kaltara, Ketua Serikat Pengemudi Online Tarakan, Ketua Komunitas Ojol & Maxim Tarakan serta Pengemudi Ojol lainnya.

Dalam kegiatan ini, Kapolda Kaltara menyampaikan bahwa para Ojol merupakan salah satu elemen kekuatan untuk menjaga keamanan di lingkungan masyarakat dan tentu ini akan membantu kami Polda Kaltara dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang ada di Kalimantan Utara.

“Penyampaian permasalahan-permasalahan merupakan hal yang sangat penting, yang harus Saya segera tindak lanjuti, Karena kalau tetap dibiarkan, ini akan berpotensi terjadi gesekan antara Bapak – Ibu sekalian dengan komunitas ojek yang ada di bandara maupun di pelabuhan”, Ujar Kapolda.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan berbagai keluh kesah seperti permasalahan adanya gesekan antar ojol dan penempatan Personel Polri pada perempatan atau area sekolahan untuk mengatur lalu lintas sehingga masyarakat dan anak- anak sekolah bisa beraktivitas dengan lancar.

“Secara pribadi saya berterima kasih kepada Pak Kapolda atas inisiatifnya untuk menyelesaikan permasalahan ini” Ucap salah satu Ojol.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan selain silaturahmi terjaga juga dapat memberikan ruang untuk menyampaikan keluh kesah yang di alami masyarakat Kota Tarakan.

Kapolda Kaltara juga menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi yang luar biasa kepada komunitas Ojol dengan harapan, Polda Kaltara dan Komunitas Ojol dapat bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST Wakil Bupati Nunukan Hermanus, melepas Pawai Budaya dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Nunukan ke-26 Tahun 2025 di desa Apas Kecamatan sebuku pada hari Sabtu (18/10).

Pawai budaya dalam rangka memeriahkan dan memperingati HUT Kabupaten Nunukan ke-26 Tahun 2025 di wilayah Kecamatan Sebuku diikuti ratusan siswa-siswi baik mulai tingkat SD, SMP dan SMA serta umum yang ada di wilayah Kecamatan Sebuku, Kecamatan Tulin Onsoi, Kecamatan Sembakung dan Kecamatan Seimenggaris.

Dalam sambutannya Wakil Bupati menyampaikan bahwa banyak sekali perubahan dan kemajuan yang diperoleh sejak terbentuknya Kabupaten Nunukan tahun 1999.

“Dibanding dari sebelum tahun 1999, sudah banyak prestasi yang kita dapatkan, banyak kemajuan yang kita peroleh. Sebelum tahun 1999 belum ada jalan, sekarang sudah ada jalan artinya selama 26 tahun otonomi daerah kita bergerak ada banyak sekali perubahan-perubahan.” Katanya.

Hermanus mengajak seluruh masyarakat mempertahankan kemajuan-kemajuan yang sudah ada, baik itu pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi dan lainnya dengan merawat apa yang sudah ada sehingga sampai kedepan generasi Gen Z dan generasi penerus bisa menikmati kemajuan yang ada.

“Mari kita pertahankan ini baik itu pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi dan lain sebagainya, kita pertahankan, kita rawat dan kita tingkatkan apa yang sudah ada, sementara yang belum ada kita perjuangkan sehingga ke depan generasi penerus atau Gen Z kita bisa sama-sama menikmatinya.” Imbuhnya.

Hermanus juga menambahkan Pawai Budaya ini merupakan momentum yang sangat baik untuk bisa terus-menerus memupuk memelihara persatuan kita kebersamaan agar kabupaten Nunukan semakin maju dan sejahtera.

“Mari kita jaga persatuan, jangan sampai daerah kita satu sama lain tidak aman, kita perkuat kebersamaan membangun karena tanpa kebersamaan, tanpa persatuan, tanpa gotong royong pembangunan tidak bisa berjalan dengan lancar,” Pesan Hermanus sebelum menutup sambutannya.(**)

JAKARTA, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang, menjelaskan bahwa Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah atau SAKIP adalah sebuah sistem yang fundamental untuk mengukur kinerja instansi pemerintah dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Hal itu Gubernur sampaikan saat membuka kegiatan Pendampingan Penyusunan Pohon Kinerja Provinsi dan Pendampingan Renstra Perangkat Daerah yang diselenggarakan oleh Biro Organisasi Setdaprov Kaltara di Yuan Garden Hotel, Jumat (17/10).

“Kita semua memahami bahwa SAKIP mencakup empat komponen utama yang harus terintegrasi dan saling mendukung, yaitu perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, dan evaluasi internal akuntabilitas kinerja,” jelas Gubernur Zainal.

Menjadi sorotan Gubernur Zainal, bahwa capaian kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam implementasi SAKIP sangat fluktuatif. Pada tahun 2023 nilainya 73,41 dan di tahun 2024 menjadi 71,05. Kemudian di triwulan II tahun 2025 capaiannya mengalami penurunan kembali menjadi 69,34 dengan predikat B.

Dengan pendampingan selama dua hari ini, ia berharap poin indikator SAKIP Kaltara bisa segera kembali naik.

“Hanya kita mencari satu dua poin kira-kira apa yang belum dapat kita penuhi dalam laporan itu, supaya masing-masing OPD ini aktif,” terang Gubernur.

Untuk itu, Gubernur Zainal mengajak agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat terus mendukung visi misi Gubernur Kaltata dengan melaksanakan SAKIP secara maksimal.

“Kehadiran saya bersama dengan saudara sekalian di ruangan ini menyatakan keseriusan dan komitmen saya sebagai kepala daerah, terhadap implementasi SAKIP Provinsi Kaltara untuk predikat SAKIP lebih baik lagi,” tutupnya.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Kegiatan Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio (SFR) Tanjung Selor resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tana Tidung, Mashuri, pada Jumat (18/10), bertempat di ruang CAT SMP Negeri 1 Tana Tidung.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kepala Loka Monitor Tanjung Selor, Faisal, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Tidung, Arief Prasetiawan, serta Ketua Organisasi Radio Amatir Lokal (Orlok) Tana Tidung Armansyah.

UNAR tahun ini berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 18 Oktober untuk pembekalan dan tanggal 19 Oktober untuk pelaksanaan ujian, dengan jumlah peserta sebanyak 23 orang, yang sebagian besar berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya dari Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Tidung.

Dalam sambutannya, Plt. Kadis Kominfo Mashuri menyampaikan bahwa pelaksanaan UNAR merupakan langkah penting dalam mengukur pengetahuan dan keterampilan calon amatir radio di bidang teknis dan etika penggunaan frekuensi.

“Pelaksanaan UNAR ini merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para amatir radio di bidang komunikasi dan teknologi informasi. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menilai kemampuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya etika dan tanggung jawab dalam penggunaan frekuensi,” ujar Mashuri.

Ia juga menambahkan bahwa di era digital seperti sekarang, kemampuan di bidang komunikasi dan teknologi informasi menjadi kunci kemajuan daerah.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memacu komunitas amatir radio agar makin tumbuh dan berkembang di Tana Tidung. Komunikasi dan teknologi informasi harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Kepala Loka Monitor SFR Tanjung Selor, Faisal, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam penyelenggaraan UNAR 2025.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, khususnya Dinas Kominfo dan Dinas Perhubungan, yang telah memfasilitasi pelaksanaan UNAR tahun ini. Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan para pengguna frekuensi radio memiliki izin resmi, memahami aturan penggunaan, serta mampu mengoperasikan perangkat komunikasi dengan benar,” ungkap Faisal.

Ia menambahkan bahwa Loka Monitor Tanjung Selor berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas para amatir radio di wilayah Kalimantan Utara.

“Harapan kami, setelah lulus ujian ini, para peserta dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menggunakan frekuensi secara tertib dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Tidung, Arief Prasetiawan, menegaskan pentingnya peran amatir radio dalam sistem komunikasi, terutama saat terjadi keadaan darurat atau gangguan jaringan komunikasi umum.

“Kami dari Dinas Perhubungan sangat mendukung pelaksanaan UNAR ini karena amatir radio memiliki peran penting dalam mendukung komunikasi, khususnya saat kondisi darurat. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menjadi operator radio yang tertib, berizin, dan berkompeten,” ujar Arief Prasetiawan.

Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat sumber daya manusia di bidang komunikasi publik dan kesiapsiagaan bencana.

“Amatir radio bukan sekadar hobi, tetapi juga aset komunikasi daerah yang dapat diandalkan saat jaringan lain terganggu. Ini sangat relevan dengan kondisi geografis dan tantangan komunikasi di wilayah kita,” tambahnya.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST B – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri secara resmi membuka Lomba Mancing Bupati Cup 2025 sekaligus Pemecahan Rekor MURI dengan partisipan 180 grup pemancing dengan peserta 1.200 lebih orang. Kegiatan itu berlangsung di Dermaga Penyeberangan Kapal Feri Sungai Jepun, Sabtu (18/10).

Kegiatan ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat terhadap even yang bersifat rekreatif dan sosial. Dengan jumlah peserta yang besar dan kegiatan berlangsung di laut terbuka, pengamanan dilaksanakan secara terpadu oleh Lanal Nunukan, Satpol Airud, KSOP, Basarnas, dan BPBD.

Melalui momentum lomba mancing ini, diharapkan dapat menjadi media interaksi antar sesama pemancing dan masyarakat, sehingga dapat melahirkan sinergitas yang positif untuk bersama – sama mengenalkan lebih luas potensi wisata mancing ikan yang ada di Nunukan.

Bupati Nunukan dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergitas antarwarga, budaya makan ikan, serta tanggung jawab menjaga ekosistem laut. Hal ini memperkuat citra pemerintah daerah sebagai penggerak nilai edukatif dan sosial dalam masyarakat.

“Kami berharap, melalui lomba mancing ini, secara tidak langsung kita dapat menggelorakan serta mengedukasi masyarakat untuk membudayakan gemar makan ikan sebagai sumber protein hewani yang berguna bagi keluarga, terutama dalam upaya ikut mendukung pencegahan stunting di daerah ini”, ucap Irwan.

Selain itu, Bupati Irwan melalui lomba mancing ini juga berharap kegiatan ini dapat menjadi media untuk mempererat silaturahmi, memperkuat komitmen bersama sebagai pionir – pionir yang mengajak seluruh lapisan masyarakat di daerah ini agar memiliki kesadaran dan tanggung jawab penuh untuk menjaga kelestarian ekosistem laut di Kabupaten Nunukan.

“Saya ucapkan selamat berlomba kepada seluruh peserta. Tetap semangat dan berprestasi, serta terus tumbuhkan rasa kebersamaan, sportivitas, menjunjung tinggi fair play, dan memperkokoh persatuan serta kesatuan. Yang terpenting, taati seluruh ketentuan dan peraturan lomba yang telah disepakati bersama”, tambahnya.(**)

Scroll to Top