Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TARAKAN, MANDAUPOST – Kota Tarakan kembali menorehkan prestasi dengan meraih Anugerah Cita Negeri kategori Cita Daerah Sehat dan Sejahtera pada Malam Puncak Anugerah Cita Negeri yang diselenggarakan oleh Kompas TV, Sabtu (15/11).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Tarakan, Khairul, dan diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada Senin, (10/11) di Studio 1 Kompas TV, Jakarta.

Kota Tarakan bersama empat daerah lainnya dikategori yang sama berhasil mendapatkan apresiasi ini berkat komitmen dan keberhasilan dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang inklusif, serta kepemimpinan kepala daerah yang dinilai mampu mendorong realisasi program menuju Indonesia Emas 2045.

Wali Kota di kesempatan tersebut mengungkapkan, melalui penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Tarakan dan masyarakat untuk terus berprestasi dalam berbagai hal untuk mewujudkan Tarakan sebagai kota maju dan sejahtera.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Kabut tipis masih menggantung di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Tana Tidung ketika rombongan Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, tiba untuk melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev), pada Sabtu (15/11) pagi.

Suasana itu terasa tenang, namun denyut aktivitas pekerja telah terdengar. Gemerincing alat konstruksi, suara mesin bor, dan teriakan koordinasi para mandor menciptakan atmosfer pembangunan yang terus bergerak.

Dipandu Sekretaris Daerah Hersonsyah, Kepala Dinas PUPR Hadi, Kepala Bappeda, serta Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Bupati Ibrahim turun langsung menyusuri area demi area pembangunan sambil memastikan bahwa setiap pekerjaan berjalan sesuai kontrak dan standar teknis.

Rangkaian monitoring dimulai dari jalan utama kawasan Puspem—poros yang nantinya menjadi nadi mobilitas antar-gedung pemerintahan. Bupati meninjau kondisi pengerasan badan jalan, kualitas drainase, hingga penataan lanskap awal.

Dari sana, rombongan bergerak menuju Jalan Islamic Center, yang ke depannya akan menjadi akses penting menuju kawasan religi. Selanjutnya, peninjauan berlanjut ke cagar budaya dan Auditorium, bangunan representatif yang kelak menjadi pusat kegiatan seni, budaya, dan pertemuan besar daerah.

Pada area Gedung DPRD, Bupati tampak lama berdiri memperhatikan struktur bangunan. Sesekali ia berdialog dengan pelaksana pekerjaan dan mencatat masukan yang perlu ditindaklanjuti.

Rute ditutup dengan peninjauan ke Gedung Utama B dan C, dua bangunan administrasi yang kelak menjadi pusat layanan publik sekaligus kantor strategis pemerintahan.

Di tengah kesibukan pekerja yang hilir mudik, Bupati Ibrahim memberikan penilaian objektif mengenai progres proyek multimiliar tersebut. Ia mengakui bahwa cuaca belakangan ini menjadi faktor yang cukup menghambat percepatan.

“Progres masih dalam kewajaran. Kalaupun terjadi keterlambatan, ini karena faktor cuaca yang tidak menentu. Malam hujan, siang hujan. Itu tentu mempengaruhi beberapa item pekerjaan yang harusnya dikerjakan lebih cepat,” ucapnya.

Meski begitu, nada suaranya tegas. Sikap optimis tetap menjadi pegangan.

“Kita tetap optimis untuk mengejar itu. Semua bisa diselesaikan sesuai waktu dan kontrak kerja. Kami terus mendorong kontraktor agar meningkatkan ritme pekerjaan tanpa mengabaikan kualitas,” tambah Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati memberi perhatian khusus pada progres Gedung DPRD dan Gedung Kantor Bupati. Setelah membandingkan data progres dengan kondisi lapangan, ia menegaskan bahwa deviasi pekerjaan masih tergolong rendah.

“Kalau kita lihat tadi kantor DPRD atau kantor Bupati, deviasinya tidak terlalu besar. Masih bisa kita kejar. Yang penting ritme kerja tetap dijaga dan ditingkatkan,” jelasnya.

Keyakinan itu diperkuat dengan target yang telah lama dicanangkan.

“InsyaAllah tahun 2026 kita sudah bisa pindah ke Puspem. Ini harapan besar kita agar pelayanan pemerintahan lebih efektif dan terpusat,” ujarnya.

Di balik pengerjaan yang tampak teknis dan struktural, kawasan Puspem menyimpan cerita tentang harapan dan perubahan. Saat rombongan menyusuri lorong-lorong yang masih rangka baja, beberapa pekerja sedang mengaduk semen di bawah payung terpal biru. Ada rasa lelah yang terpancar, tapi juga kebanggaan karena mereka sedang membangun ikon baru Tana Tidung.

Langit yang tertutup awan kelabu seakan menambah dramatis suasana pembangunan besar ini. Namun, ketegasan langkah Bupati dan para pejabat daerah menunjukkan bahwa mereka tidak mundur kendati cuaca kerap tak bersahabat.

Di sisi lain kawasan, tampak siluet Gedung DPRD yang mulai menjulang. Meskipun  belum sepenuhnya rampung, bangunan itu seperti memberikan gambaran masa depan: sebuah pusat pemerintahan yang lebih teratur, modern, dan menyatukan berbagai pelayanan dalam satu kawasan terpadu.

Pembangunan Puspem bukan hanya soal infrastruktur. Ia adalah narasi tentang transformasi, tentang komitmen pemerintah daerah memberikan pelayanan yang lebih cepat, lebih dekat, dan lebih berkualitas kepada masyarakat.

Dengan ritme pekerjaan yang terus dipantau, koordinasi lintas OPD yang solid, serta komitmen kontraktor di lapangan, optimisme itu bukan sekadar janji—tetapi sebuah proses nyata yang setiap harinya terus membangun masa depan Tana Tidung.(**)

MAKASSAR, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, mengajak seluruh anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) menjadi garda terdepan menjaga stabilitas ekonomi dan kerukunan antar etnis di Kaltara.

Hal itu diutarakan Gubernur Zainal ketika menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) KKSS Tahun 2025 di Ballroom Hotel Claro, Makassar, Jumat (14/11).

Kegiatan tersebut juga dibuka langsung oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS, Andi Amran Sulaiman sekaligus dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-49 KKSS.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa KKSS di Kaltara adalah bagian integral dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

“Kami berharap hasil Mukernas ini bisa melahirkan program yang benar-benar bisa disinergikan dengan pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga kerukunan dan stabilitas investasi di Kaltara. Perantau adalah aset,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur menuturkan dalam perkembangannya, KKSS di Kaltara telah banyak memberikan kontribusi kepada masyarakat dan daerah, terutamanya di kawasan yang menjadi fokus investasi besar seperti Kaltara.

Ia menjelaskan salah satu dukungan KKSS tersebut seperti hibah lahan untuk Sekolah Unggulan KKSS di Kabupaten Bulungan.

“Sekolah ini bertujuan melatih pemuda-pemudi terbaik KKSS agar bisa berkontribusi secara nasional dan internasional,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen mendukung organisasi masyarakat termasuk KKSS. Menurutnya kehadiran KKSS di Kaltara memiliki peran yang sangat strategis di Bumi Benuanta.

Lebih lanjut, Gubernur Zainal yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Makassar itu mengungkapkan rasa syukur atas dukungan Ketua Umum BPP KKSS yang juga Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, dalam mempersatukan warga Sulawesi Selatan di berbagai daerah termasuk di Provinsi Kaltara.

“Kehadiran beliau pada Mukernas memperkuat sinergi antara KKSS dan pemerintah daerah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan yang tersebar di perantauan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman, dalam sambutannya menekankan agar Mukernas tidak hanya menjadi ajang diskusi, melainkan harus menghasilkan program yang dapat dieksekusi dengan cepat dan berdampak besar pada penguatan ekonomi rakyat.

“Kita sudah 49 tahun. Sekarang bukan lagi waktunya wacana, tapi aksi nyata. Jadikan KKSS organisasi yang berdaulat secara ekonomi,” tegas Amran Sulaiman.

Mukernas KKSS ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 16 November 2025, dengan salah satu agenda utama yang menarik perhatian adalah inisiasi program pasar murah sebagai wujud nyata KKSS Peduli terhadap kondisi ekonomi masyarakat.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Dengan melakukan Service pertama, Bupati Nunukan, Irwan Sabri secara resmi membuka Open Tournament Bupati Cup Tenis Lapangan Tahun 2025 Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) di Lapangan Tennis Rumah Jabatan Bupati, Jl. Ujang Dewa, Kamis (13/11).

Dalam sambutannya, Irwan Sabri memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panita penyelenggara turnamen, ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung pada tahun ini saja, namun akan terus berlanjut untuk masa – masa yang akan datang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyambut baik dan apresiasi setinggi – tingginya kepada seluruh panita penyelenggara turnamen ini. kami dari Pemerintah Daerah sangat mendukung sekali pelaksanaan acara ini, terima kasih kepada seluruh jajaran panitia dan tentunya terima kasih pula yang tidak terhingga kepada para peserta tournament atas partisipasinya turut serta meramaikan acara ini. semoga acara ini tidak hanya untuk tahun ini tapi bisa berlanjut untuk masa-masa yang akan datang ini,” ungkapnya.

Bupati juga mengatakan bahwa Tenis Lapangan merupakan salah satu olahraga yang sangat populer dan banyak digemari masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Nunukan.

“Dengan tema “Tempat Para Juara Bersinar” maka dimulai dari arena lapangan yang sangat sederhana ini, besar harapan saya dapat terlahir bibit-bibit petenis yang berbakat dan berprestasi, yang nantinya akan mengharumkan nama Nunukan di Kancah Dunia,” ujar orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Nunukan.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, olahraga juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian seseorang. melalui olahraga, mengajarkan tentang disiplin, kerja keras, sportivitas, dan kerjasama tim. nilai-nilai inilah yang perlu ditanamkan kepada generasi muda, agar mereka tidak hanya menjadi atlet yang berprestasi, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh.

“Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada para peserta turnamen, bahwa dalam setiap kompetisi, menang atau kalah adalah hal yang biasa. yang terpenting adalah bagaimana setiap peserta menunjukkan semangat juang dan sportivitas dalam setiap pertandingan, maka jadikanlah turnamen ini sebagai ajang untuk belajar dan mengembangkan diri serta mempererat tali persaudaraan di antara kita,” ucapnya

Di akhir sambutannya, Bupati Irwan Sabri mengajak seluruh atlet agar turnamen ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk terus mengembangkan potensi dan prestasi di bidang olahraga.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya berharap turnamen ini dapat berlangsung dengan sukses, aman, dan lancar. semoga acara ini dapat memberikan pengalaman yang berharga, serta menjadi langkah awal yang baik untuk kemajuan olahraga tenis lapangan di Kabupaten Nunukan. Mari kita jadikan turnamen ini sebagai momentum untuk terus mengembangkan potensi dan prestasi di bidang olahraga, demi kemajuan dan kejayaan Daerah kita tercinta,” tutupnya

Dalam Laporan Ketua Panitia Pelaksana, Sudirman, SS jumlah Atlet yang mengikuti turnamen tersebut sebanyak 149 pasang/Atlet, yang berasal dari :

  1. Kabupaten Nunukan
  2. Kota Makassar
  3. Kota Samarinda
  4. Kabupaten Tanah Tidung
  5. Kota Tarakan
  6. Kabupaten Malinau
  7. Kabupaten Bulungan
  8. Sebatik
  9. Tawau (Malaysia)

Dengan kategori pertandingan, terdiri dari Tunggal Prestasi SD, Tunggal putri junior, Tunggal putra junior, Ganda putra junior, Ganda putra KU 100 (50 up), Ganda putra prestasi, Ganda putri prestasi, Ganda Mix Double dan Bergu prestasi.

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif, serta dihadiri unsur Forkopimda, KONI, dan berbagai instansi terkait lainnya.

Semangat sportivitas dan persaudaraan mewarnai turnamen ini yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakatnya, Bupati Irwan Sabri, didampingi oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan, Raden Iwan Kurniawan , mengunjungi salah satu pasien yang bernama Muh. Ahkimi Riswan, anak usia 11 Tahun yang tinggal bersama ibunya di Tanjung Harapan RT 06, Seimangkadu, Nunukan Selatan, yang sedang di rawat di RSUD Nunukan, Kamis (13/11).

Kunjungan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakatnya dengan memantau langsung kondisi pasien, memberikan dukungan, dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang layak.

Plt. Direktur RSUD Nunukan, Andi Bau Tune Mangkau,  menjelaskan secara singkat kepada Bupati dan rombongan terkait dengan penyakit yang diderita oleh anak tersebut.

“Pasien anak laki-laki usia 11 tahun masuk ke RSUD Nunukan dengan keluhan nyeri di bagian perut, awal penemuan tersebut 2 bulan yang lalu dengan benjolan yang sudah mulai membesar, kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut ternyata itu adalah kanker dari jaringan otot ganas atau Rabdomiosarkoma. Hasil dari pemeriksaan kami benjolan tersebut semakin membesar maka kami sarankan untuk dilakukan tindakan selanjutnya yaitu di rumah sakit yang bisa menangani kasus tersebut, untuk saat ini kami akan merujuk ke Rumah Sakit Tarakan dengan BPJS yang masih berlaku, Insyaallah BPJS akan menanggung biaya dengan optimal,”jelasnya.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati memberikan semangat kepada Ibu Murni dan keluarga agar tetap semangat mendampingi putranya hingga mendapatkan pengobatan yang lebih optimal.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah turut prihatin atas sakit yang anakda alami. Semoga lekas diberikan kesembuhan, dan bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala, tetap semangat, Yakinlah bahwa penyakit ini adalah ujian dari Tuhan, dan kami semua mendoakan yang terbaik untuk kesembuhan putra Ibu, Pihak rumah sakit sudah saya pesankan untuk memberikan pelayanan terbaik, Ini ada sedikit bantuan dari Pemerintah Daerah, semoga bisa meringankan beban keluarga. Kami akan terus memantau perkembangannya, Jaga kesehatan ya Bu, Keluarga juga harus kuat mendampingi. Insya Allah segera pulih,” ucap Bupati saat menyerahkan bantuan.(**)

MALINAU, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) Kaltara kembali melaksanakan Sosialisasi Literasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) berlokasi di Aula SMK Negeri 2 Kabupaten Malinau, Rabu (12/11).

Mewakili Kepala Dinas KISP, Kepala Bidang (Kabid) Aplikasi Informatika (Aptika) Deddy Haryadi, S.Kom membuka Sosialisasi yang dihadiri ratusan siswa dari berbagai sekolah tingkat SMA, SMK dan sederajat di Kabupaten Malinau.

Pada Sosialisasi Literasi SPBE itu turut hadir langsung Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara wilayah Malinau dan Nunukan H. Joko Suprapto, M.PD.

“Teknologi informasi berkembang sangat cepat, maka dari itu di pemerintahan juga dilakukan perubahan ke arah digital dengan menetapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai fondasi utama guna mewujudkan Tata Pemerintahan Bersih dan Baik (Good and Clean Governance),” ucap Deddy Haryadi dalam sambutannya.

Ia mengatakan diterapkannya SPBE dengan memanfaatkan teknologi dan komunikasi, maka tata kelola pemerintahan akan menjadi bersih, efektif dan bisa dipertanggungjawabkan, serta layanan publik akan menjadi lebih baik dan mudah diakses.

Deddy meyakini dengan dilaksanakannya SPBE yang berhasil, maka kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah akan meningkat.

“Dan perlu diingat, SPBE bukan hanya tentang perangkat keras maupun aplikasi canggih, namun yang terpenting adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan mengoperasikan serta mengelola sistemnya,” jelasnya.

Deddy menekankan pentingnya pemahaman literasi SPBE ini, karena bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dasar tentang SPBE, sekaligus membangun kesadaran digitalisasi adalah tanggung jawab bersama.

“Dan pembekalan dengan kemampuan digital yang cukup agar kedepannya para peserta sosialisasi bukan hanya menjadi pengguna, namun juga menjadi agen perubahan digital,” lanjut Deddy.

Sosialisasi Literasi SPBE kali ini diharapkan dapat mengedukasi para siswa-siswi SMA/SMK dan sederajat di Kabupaten Malinau agar secara bersama-sama dapat berkomitmen untuk menjalankan dan menjaga sistem SPBE ini agar dapat diterapkan secara baik dan efisien.

Dalam acara ini, para siswa siswi mendapat materi dari berbagai narasumber yang berasal dari DKISP Kaltara, guna mengedukasi tentang memanfaatkan internet secara bijak dan tepat, dan cara menangkal agar tidak terjebak kearah negatif, serta dapat mengawal SPBE sebagai agen perubahan kedepannya.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) bekerja sama dengan Pusat Pembinaan Pustakawan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI menggelar fasilitasi pelaksanaan sertifikasi pustakawan.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu (11-12/11) kemarin. Bertempat di Aula Perpustakaan Dewantara SMAN 1 Tarakan.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala DPK Kaltara Ilham Zain, dan dihadiri oleh Ketua Kelompok Kerja Standarisasi Kompetensi dan Pengendalian Mutu Tenaga Perpustakaan Ardita Dwi Anggraeni, tim dari pusat pembinaan Perpustakaan Nasional RI.

Kepada wartwan, Ilham Zain mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tenaga kerja perpustakaan yang kompeten dan profesional.

“Di samping juga untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan masyarakat serta penyelenggaraan perpustakaan sesuai standar nasional khususnya di Kaltara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa sertifikasi kompetensi merupakan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kepustakawanan.

Proses sertifikasi ini mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan uji kompetensi pustakawan.

“Sertifikasi kali ini mencakup 6 klaster kompetensi. Yakni, layanan dasar perpustakaan, layanan anak, layanan pengataloqan diskriptif, layanan pengembangan koleksi perpustakaan, promosi perpustakaan, serta pengembangan kemampuan literasi informasi,” jelas Ilham.

Ditambahkan, potensi pustakawan di Kalimantan Utara cukup baik. Namun demikian, masih terus ditingkatkan, baik kompetensinya maupun sertifikasinya.

Ilham menyampaikan, pustakawan yang telah lulus sertifikasi akan memperoleh sejumlah manfaat. Di antaranya Kepastian Kinerja Harian, Pustakawan yang dinyatakan kompeten dianggap mampu melaksanakan tugas sesuai standar profesional.

Selain itu juga bedampak pada citra dan kinerja Instansi, instansi memiliki jaminan bahwa pustakawan yang dimiliki benar-benar ahli di bidangnya, sehingga berdampak positif terhadap produktivitas dan kinerja lembaga.

Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kaltara dalam meningkatkan profesionalisme pustakawan di Kalimantan Utara.

“Fasilitasi sertifikasi ini diikuti sebanyak 20 peserta, terdiri atas pustakawan dari DPK provinsi dan kabupaten/kota, serta pengelola perpustakaan sekolah, serta perguruan tinggi,” ujarnya.

Ilham berharap, seluruh peserta dapat mengikuti proses uji kompetensi berhasil lulus sertifikasi dengan baik.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Seorang Ketua Kelompok Tani berinisial AS (38), menjadi korban pengeroyokan di salah satu cafe di Jalan Sengkawit, Tanjung Selor. Menurut pengakuan korban, kronologi terjadi pada Rabu, (12/11) saat dirinya diajak bertemu oleh Sekretaris Kelompok Tani Telaga Bukit Bulungan berinisial DA, setibanya di lokasi, korban terheran karena melihat banyak orang telah berkumpul di dalam cafe tersebut. Ia mengira hanya akan bertemu oleh sekretaris kelompok tani.

“Saat masuk ke cafe, saya langsung dimarah-marahi, saya pun bingung kenapa,” ungkap korban saat ditemui di rumahnya, Kamis (13/11).

Setelah itu, korban diarahkan untuk duduk di sebelah salah satu pelaku. Tak lama kemudian, ia lanjut dimarahi dan diceramahi tanpa diberi kesempatan berbicara untuk bertanya ataupun membela diri. Lalu, secara tiba-tiba kepala korban dipegang dari belakang oleh salah satu pelaku, dan langsung mendapatkan pukulan dari pelaku lainnya.

Korban mengaku dikeroyok oleh lima orang, termasuk dua anggota DPRD Kabupaten Bulungan. Pengeroyokan tersebut baru berhenti setelah korban dilerai oleh orang-orang yang berada di lokasi.

Tak sampai situ, ketika ingin meninggalkan tempat tersebut, korban kembali mendapat pukulan di bagian belakang kepala dari salah satu pelaku. Ia kemudian berlari ke arah mobilnya untuk berlindung, namun tetap menerima pukulan dari luar mobil disertai teriakan untuk turun.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka pada bagian bibir bawah dan lebam di kepala yang disertai rasa nyeri.

“Yang saya sesalkan, dua anggota DPRD ikut memukul saya. Padahal kami sebelumnya kenal baik. Saya tidak tahu kenapa mereka ikut terlibat,” kata korban.

Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polda Kalimantan Utara dengan didampingi oleh teman-teman yang mendukungnya. Ia juga mengatakan terdapat tiga orang saksi yang berada di lokasi kejadian untuk dapat memberikan keterangan.

Pihak kepolisian disebut telah menerima laporan dan akan menindaklanjuti kasus tersebut. Korban berharap laporannya segera diproses secara hukum.

“Saya ingin permasalahan ini segera ditangani oleh pihak kepolisian dan menuntut kebenaran permasalahan yang terjadi, karena saya benar-benar tidak tahu apa penyebabnya. Jika laporan ini dilalaikan, kemungkinan saya akan menurunkan massa dari aliansi adat karena masalah ini sudah tersebar ke seluruh Kalimantan,” harap korban.

Berdasarkan Laporan Polisi dengan nomor: LP/B/32//XI/2025/SPKT/ Tanggal 12 November 2025 dengan terlapor 5 orang, dua diantaranya oknum anggota DPRD Bulungan, hingga berita ini di turunkan masih menunggu konfirmasi dari pihak Polda Kaltara terkait proses hukum lebih lanjut.(cda/red)

JAKARTA, MANDAUPOST – Senyum bahagia terpancar dari wajah Vamelia Ibrahim, Bunda PAUD Kabupaten Tana Tidung, saat namanya diumumkan sebagai peringkat 1 kategori Wiyata Darma Utama dalam ajang Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional 2025 yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (13/11).

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Ibu Selvi Ananda Gibran Rakabuming, Pembina Seruni Kabinet Merah Putih sekaligus istri Wakil Presiden Republik Indonesia. Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, hadir pula Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Wakil Menteri, serta para pejabat Eselon I dan II Kementerian.

Penghargaan bergengsi ini diberikan kepada Bunda PAUD Tana Tidung atas kontribusi dan dedikasi luar biasa dalam mensukseskan program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah. Di bawah kepemimpinannya, berbagai inovasi pendidikan usia dini lahir dan berkembang—mulai dari gerakan “Tana Tidung Kids Got Talent” hingga penguatan peran orang tua sebagai mitra belajar anak.

Berbuah manis, upaya tersebut berhasil meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 5–6 tahun dari 59% pada tahun 2021 menjadi 91,81% di tahun 2024. Capaian ini menempatkan Tana Tidung sebagai salah satu daerah dengan kemajuan PAUD tercepat di Kalimantan Utara.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tapi untuk seluruh pendidik, orang tua, dan masyarakat Tana Tidung yang bersama-sama mencintai pendidikan anak usia dini,” ujar Vamelia dengan mata berkaca-kaca usai menerima penghargaan.

Dalam ajang yang dihadiri para Bunda PAUD Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa se-Indonesia, Kementerian juga menyerahkan apresiasi untuk berbagai kategori, mulai dari Wiyata Darma Pratama, Muda, Madya, hingga yang tertinggi Wiyata Darma Utama—kategori yang diraih oleh Bunda PAUD Tana Tidung.

Kebahagiaan Tana Tidung semakin lengkap ketika Bunda PAUD Desa Tengku Dacing juga ikut menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Bunda PAUD Desa Inovatif 3 Nasional. Sebuah bukti bahwa semangat mencerdaskan anak bangsa di Bumi Upun Taka terus menyala dari tingkat desa hingga kabupaten.

Penghargaan ini menjadi inspirasi bahwa dengan ketulusan dan kolaborasi, pendidikan usia dini bukan sekadar pondasi, melainkan awal dari masa depan gemilang bagi generasi Tana Tidung dan Indonesia.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST — Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, kembali turun langsung ke lapangan untuk melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap sejumlah proyek pembangunan yang berada di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung, termasuk Gedung Perpustakaan dan SDN 013 Tana Tidung. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (12/11).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Ibrahim Ali didampingi oleh Sekretaris Daerah, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta perwakilan dari Dinas PUPRKP. Mereka bersama-sama meninjau progres pembangunan gedung perpustakaan dan sarana pendidikan guna memastikan pengerjaannya berjalan sesuai rencana, baik dari segi kualitas, anggaran, maupun ketepatan waktu.

Bupati Ibrahim Ali menegaskan pentingnya kegiatan monitoring dan evaluasi sebagai bentuk pengawasan yang memastikan setiap pembangunan dilakukan secara efisien, transparan, dan akuntabel.

“Langkah pengawasan seperti ini penting agar kita bisa memastikan bahwa setiap pembangunan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran. Kita ingin hasilnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat, terutama di sektor pendidikan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Ibrahim Ali menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan dan perpustakaan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan serta mendorong literasi di kalangan pelajar.

“Dengan adanya gedung baru ini, kita harapkan kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman, dan minat baca anak-anak semakin meningkat. Semua ini untuk menyiapkan generasi Tana Tidung yang cerdas dan unggul,” tambahnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung, Arman Jauhari, menyampaikan apresiasinya atas perhatian Bupati terhadap sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proyek dapat diselesaikan sesuai target dan mutu yang diharapkan.

“Kami memastikan bahwa setiap pembangunan di bidang pendidikan mengedepankan kualitas dan manfaatnya bagi peserta didik. Dukungan dan arahan Bupati menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan layanan pendidikan di Tana Tidung,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, keberadaan gedung perpustakaan baru akan menjadi sarana penting untuk meningkatkan literasi dan minat baca di kalangan siswa.

“Perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi juga ruang tumbuhnya ide dan kreativitas anak-anak kita,” tambahnya.

Suasana di lapangan tampak penuh semangat. Para pekerja terus melanjutkan pengerjaan proyek, sementara tim teknis memaparkan progres terkini kepada rombongan Bupati. Di sela kunjungan, Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan pihak sekolah dan tenaga teknis, menanyakan langsung kendala yang mungkin dihadapi di lapangan.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai perencanaan serta memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan peningkatan literasi daerah.

Suasana di lapangan tampak penuh semangat. Para pekerja terus melanjutkan pengerjaan proyek, sementara tim teknis memaparkan progres terkini kepada rombongan Bupati. Di sela kunjungan, Bupati juga menyempatkan diri berdialog singkat dengan pihak sekolah dan tenaga teknis, menanyakan langsung kendala yang mungkin dihadapi di lapangan.

Monitoring dan evaluasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan literasi daerah.(**)

Scroll to Top