Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

NUNUKAN, MANDAUPOST – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kunjungan Kerja (Kunker) ke SMK Negeri 1 Sembakung Atulai, Kabupaten Nunukan, pada Rabu (19/11).

‎Dalam kunjungannya, Wagub Ingkong meninjau langsung progres pembangunan sejumlah fasilitas sekolah, diantaranya Ruang Praktik Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta toilet sekolah.

‎Wagub menyampaikan bahwa pembangunan sarana dan prasarana pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam meningkatkan kualitas mutu pembelajaran, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia.

‎“Pemerintah provinsi terus berupaya memastikan bahwa fasilitas pendidikan di seluruh wilayah Kaltara, termasuk di daerah terpencil seperti Sembakung Atulai, dapat menunjang kegiatan belajar mengajar dengan baik,” kata Wagub.

Wagub menekankan pentingnya pemeliharaan fasilitas pendidikan yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa dan tenaga pendidik.

‎Selain meninjau fasilitas pembangunan, ia juga menyempatkan diri untuk melihat langsung praktik pembuatan minyak kayu putih yang dilakukan oleh para siswa bersama guru SMKN 1 Sembakung Atulai.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis keterampilan yang dikembangkan sekolah dalam mendukung peningkatan kompetensi siswa di bidang kejuruan.

‎Wagub Ingkong mengapresiasi kreativitas dan semangat para siswa serta tenaga pendidik dalam mengembangkan inovasi lokal tersebut.

“Saya sangat bangga melihat progres pendidikan di sekolah ini yang memanfaatkan potensi alam sekitar untuk kegiatan pembelajaran. Hal ini perlu terus dikembangkan agar siswa dapat memiliki pengalaman nyata yang bisa menjadi bekal di dunia kerja,” ucapnya.

‎”Kami ingin memastikan bahwa investasi pembangunan di bidang pendidikan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas SDM Kaltara di masa depan,” sambungnya.

‎Selanjutnya Wagub Ingkong menyerahkan bantuan berupa bola dan baju olahraga kepada siswa-siswi SMKN 1 Sembakung Atulai.

‎Kunker ini menjadi bagian dari agenda rutin Pemprov Kaltara dalam melakukan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan pendidikan di seluruh kabupaten dan kota se-Kaltara.(**)

JAKARTA, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2025 yang digelar oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Ballroom Hotel Pullman Jakarta Central Park, Rabu (19/11).

Rakornas tahun ini mengusung tema “ASN Bergerak Bersama Wujudkan Asta Cita”, merupakan forum strategis yang mempertemukan seluruh pemangku kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari pusat hingga daerah.

Dalam arahannya, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan poin penting dari reformasi birokrasi itu bisa lebih efektif dan berdampak langsung pada pelayanan masyarakat, apabila reformasi birokrasi sebagai fondasi utama dalam peningkatan kinerja aparatur negara.

“Peningkatan kualitas pelayanan publik oleh ASN, pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan, serta adaptasi ASN terhadap perkembangan teknologi, demi menjawab tuntutan digitalisasi dan perubahan zaman,” kata Prof. Zudan.

Untuk itu, Prof. Zudan menegaskan melalui forum ini dapat menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memastikan bahwa manajemen ASN berjalan berbasis data, lincah, dan responsif terhadap tantangan sektor publik, mulai dari pangan, pelayanan sosial, hingga transformasi digital.

“Rakornas Kepegawaian tahun ini akan menekankan urgensi kolaborasi lintas sektor dan daerah, serta akselerasi reformasi manajemen ASN dalam mendukung prioritas pembangunan nasional,” ucapnya.

BKN akan terus menekankan pemanfaatan data talenta ASN sebagai basis pengambilan keputusan. “Khususnya dalam percepatan mobilitas talenta yang adaptif, responsif, dan mampu memenuhi kebutuhan program prioritas bangsa,” jelasnya.

Dalam Rakornas ini berlangsung pula penyerahan BKN Award 2025 kepada instansi pemerintahan terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen instansi dalam meningkatkan kualitas manajemen ASN dan kinerja nasional.

Selain itu, terdapat pula penyampaian paparan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Sosial K.H. Saifullah Yusuf, Ketua DPR RI Komisi II M. Rifqinizamy Karsayuda, dan Ignasius Jonan,.(**)

JAKARTA, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui implementasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Hal ini disampaikan Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara Bustan, yang hadir dalam acara Presentasi Uji Publik, rangkaian dari Monitoring dan Evaluasi (Monev) KIP Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia (KIP RI) di Grand Mercure Kemayoran Jakarta, Rabu (19/11).

Pj. Sekprov Kaltara Bustan yang hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) Kaltara Iskandar, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan pilar utama good governance.

“Beberapa strategi yang kami jalankan adalah penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola informasi dan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang KIP yang telah disetujui Gubernur dan DPRD pada September lalu,” papar Bustan dalam sesi presentasi.

Kegiatan Monev ini menjadi platform strategis bagi Pemprov Kaltara untuk memaparkan capaian dan strategi dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Bustan menjelaskan komitmen ini telah diimplementasikan dalam berbagai kegiatan konkret, termasuk pelayanan informasi publik, sosialisasi, bimbingan teknis, uji konsekuensi, dan program mentoring bersama KIP RI dan Komisi Informasi Daerah.

Lanjutnya, dukungan terhadap good governance tersebut bahkan diwujudkan melalui penganggaran yang memadai.

Senada dengan hal itu, Kepala DKISP Kaltara Iskandar menyatakan bahwa dukungan anggaran dari Pemprov Kaltara kepada Komisi Informasi Daerah menunjukkan komitmen dan keseriusan yang kuat dalam membangun ekosistem keterbukaan informasi di Bumi Benuanta.

“Selain dukungan anggaran, kami terus berupaya meningkatkan ketersediaan dan kualitas informasi publik sesuai dengan Peraturan Keterbukaan Informasi (PerKI) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik,” ucap Iskandar.

Komitmen pimpinan daerah menjadi penguat implementasi good governance di Kaltara, dukungan itu dibuktikan melalui tayangan video, Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan fondasi pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Kami meyakini bahwa hak masyarakat untuk mengetahui adalah fondasi good governance. Komitmen kami adalah mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” tegas Gubernur Zainal.

Melalui partisipasi dalam Monev KIP 2025 ini, Kaltara menunjukkan peningkatan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai provinsi yang serius dalam mewujudkan prinsip-prinsip good governance melalui keterbukaan informasi.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Semilir angin sore di Tana Tidung membawa aroma persiapan besar. Di lapangan utama yang akan menjadi pusat perhelatan Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman Se- Kaltara, suara dentingan palu, uji mikrofon, dan riuh koordinasi panitia saling bertaut, membentuk irama yang justru semakin memompa antusiasme.

Tinggal dua hari jelang pembukaan—tanggal 21 November 2025—persiapan terus dimatangkan tanpa henti. Panggung megah mulai berdiri tegas, hiasan estetis berwarna etnik Tidung dan Dayak perlahan terpasang, dan deretan tenda UMKM berjumlah puluhan tampak rapi menghiasi sisi area.

Di antara kesibukan itu, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali datang meninjau langsung dengan kemeja sederhana dan langkah sigap, ia mengamati satu per satu detail teknis kualitas sound system, kekuatan panggung, hingga komposisi stand pedagang. Tatapannya penuh kehati-hatian, namun juga menyiratkan optimisme besar, Rabu (19/11).

“Persiapan sudah sekitar 70 persen. Tinggal finishing saja,” ujarnya usai memeriksa keliling arena.

Panitia mencatat angka yang cukup fantastis untuk sebuah festival tingkat provinsi. Tahun ini, sebanyak 88 grup tari akan tampil memeriahkan kompetisi. Dengan  kategori live yang bisa mencapai 8-16 orang jumlah total peserta diperkirakan tembus hampir 1.100 penari.

“Peserta datang dari seluruh penjuru Kaltara: Nunukan, Tarakan, Bulungan, Malinau, dan Tana Tidung sendiri. Ini luar biasa. Artinya minat dan apresiasi terhadap festival ini semakin besar,” ucap Bupati.

Deretan kendaraan peserta sudah mulai terlihat memasuki Tana Tidung. Beberapa grup tampak melakukan latihan ringan di area sekitar, memadukan hentakan kaki dan gerakan tangan yang menggambarkan identitas budaya masing-masing. Pakaian berwarna cerah, motif batik Tidung dan Manik-manik khas Dayak, mulai menghiasi ruang publik.

Festival ini lahir dari identitas budaya Tana Tidung yang unik—lahir dari dua poros utama:  Tidung (pesisir) dan Dayak (Pedalaman). Dua budaya besar yang bertemu, tumbuh, dan kemudian memberi warna khas bagi kehidupan masyarakat.

Ibrahim Ali menegaskan bahwa esensi festival bukan sebatas hiburan, tetapi momentum untuk meneguhkan jati diri daerah.

“Kita ingin melestarikan adat istiadat budaya Tana Tidung. Karena kita punya dua etnis asli pesisir yang lekat dengan suku Tidung, dan pedalaman yang identik dengan suku Dayak. Tema festival kita dibuat untuk menyatukan dua kekuatan itu,” jelasnya.

Festival Tari Pesisir dan Pedalaman merupakan salah satu program kebudayaan unggulan dan kini telah menjadi agenda tahunan kabupaten.

Untuk menyemarakkan pembukaan dan penutupan, Pemkab Tana Tidung menghadirkan artis nasional. Malam pembukaan tanggal 21 November akan dimeriahkan oleh Budi Doremi, penyanyi dengan deretan lagu-lagu lembut yang digemari semua kalangan. Kemudian, pada malam penutupan tanggal 27 November, giliran Charli yang mengambil alih panggung dengan performa khasnya.

Atmosfer kemeriahan ini dipastikan akan menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai daerah sekitar.

Tidak hanya seni yang digelorakan, tetapi juga ekonomi kerakyatan. Tahun ini, pemerintah menyediakan 99 tenda UMKM yang dibagikan secara gratis kepada para pelaku usaha lokal. Mulai dari pedagang kuliner, kerajinan tangan, pakaian tradisional, hingga produk kreatif khas Kaltara.

“Tadi saya cek semuanya. Stand UMKM sudah berdiri rapi. Semua kita gratiskan agar UMKM bisa mendapatkan ruang yang layak. Selain itu, pasar malam juga kita siapkan. Kita ingin perputaran ekonomi benar-benar hidup,” ujar Bupati.

Di sekitar lokasi, aroma makanan khas mulai tercium—ada jajanan tradisional, kopi khas daerah, hingga kuliner pesisir yang mulai ditata oleh para pedagang.

Ibrahim Ali berharap festival ini menjadi simbol bahwa budaya dan ekonomi dapat berjalan beriringan. Seni tari dapat mengangkat identitas daerah, sementara pergerakan masyarakat dan UMKM diharapkan mampu mendongkrak ekonomi lokal.

“Kita ingin acara ini meriah, bermanfaat, dan tentu membawa dampak ekonomi bagi masyarakat Tana Tidung. Ini ruang bagi UMKM kita untuk naik kelas,” tutupnya.

Semua mata kini tertuju pada tanggal 21 hari ketika Tana Tidung akan menjadi pusat perhatian Kaltara, dan ribuan pengunjung diperkirakan memadati arena. Panggung hampir siap. Penari sudah bersiap. Tana Tidung pun bersiap menari.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Staf Ahli bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setda Kaltara, Wahyuni Nuzband, menyebutkan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) memiliki wewenang untuk menyediakan layanan dan dukungan untuk mencegah, mengelola, dan menangani insiden keamanan informasi.

Hal ini disampaikannya saat membuka acara Penguatan Tim Tanggap Insiden Siber Se-Kalimantan Utara. Digelar di Kantor Gubernur, Ruang Serbaguna Lt. 1, Selasa (18/11).

“Tim ini diisi oleh para spesialis yang bekerja berdasarkan prosedur dan kebijakan, dengan tujuan merespon setiap insiden secara cepat, tepat, dan efektif, serta mengurangi risiko serangan siber,” kata Wahyuni.

Dengan kolaborasi Kaltaraprov-csirt antar Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Wahyuni berharap, dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Lebih lanjut Wahyuni mengungkapkan, dari berbagai platform digital dapat memberikan peluang bagi tindak kejahatan. Seperti manipulasi informasi, serangan politik, serangan psikologis, propaganda, hoax, maupun penyebaran paham radikal.

“Maka dari itu, melalui kegiatan ini, kita dapat meningkatkan kompetensi teknis dalam deteksi, analisis, dan penanganan insiden siber, sesuai dengan standar nasional,” terang Wahyuni.

Wahyuni juga mengajak seluruh anggota tim untuk terus memperkuat kolaborasi dan berbagi informasi dengan berbagai pihak, termasuk sesama CSIRT di Indonesia.

“Sinergi yang kuat adalah kunci dalam menangani dan memulihkan insiden siber secara lebih cepat dan efisien,” pungkasnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Acara Bincang Santai bersama Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, dengan tema Merajut Gagasan Menuju Kaltara Maju, Makmur dan Berkelanjutan”, berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan yang digelar di Kediaman Wagub Kaltara pada Senin (17/11) malam.

Seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, sejumlah organisasi kemasyarakatan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara turut hadir dalam acara ini.

Wagub Ingkong hadir didampingi Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara Bustan, dan Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Riyanto, tampak berbincang dan menyimak berbagai masukan.

Pada kesempatan itu, Wagub Ingkong mendengarkan satu per satu keluhan, masukan dan usulan masyarakat terkait berbagai persoalan, mulai dari lingkungan, pendidikan, serapan tenaga kerja, infrastruktur, anggaran dan masalah lainnya.

Wagub mengatakan sudah mendapatkan izin dan arahan Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, untuk menyerap aspirasi, menggali potensi, dan menemukan permasalahan kemasyarakatan untuk diintegrasikan menjadi sebuah kebijakan.

“Jadi niat kita itu membawa tokoh masyarakat, tokoh pemuda supaya bisa melakukan sharing masukan-masukan dan saran,” kata Wagub Ingkong.

Ia menuturkan bahwa acara diskusi bersama masyarakat sudah lama ingin dilakukannya, namun karena berbagai kegiatan setelah pelantikan Gubernur dan Wagub Kaltara baru bisa dilaksanakan hari ini.

Dalam sesi tanya jawab tersebut, berbagai hal penting disampaikan seperti pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan, ide pengembangan daerah wisata di Kaltara khususnya di ibu kota Provinsi Tanjung Selor, hingga pengelolaan hutan adat yang tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal tanpa merusak alam itu sendiri.

“Kita mengucapkan rasa syukur karena sudah 9 bulan bekerja merasakan kesehatan yang sangat baik dan aktivitas yang dilakukan belum tercapai dengan baik. Saya yakin bahwa itulah yang diberikan Tuhan kepada kami, dan kami akan tetap berusaha bertanggung jawab dan melayani membuat yang terbaik bagi masyarakat Kaltara,” jelasnya.

“Dan kehadiran bapak ibu sekalian dalam kesempatan ini sekaligus dalam perayaan hari ulang tahun saya adalah doa dan wujud syukur yang meyakini bahwa keberadaan yang mengendalikan kita ini adalah yang Maha Kuasa,” sambungnya.

Wagub Ingkong berharap pertemuan ini dapat menjadi berkah dan doa untuk kemajuan Provinsi Kaltara sesuai dengan visi Kaltara yaitu Terwujudnya Fondasi Transformasi Kalimantan Utara yang Kokoh Sebagai Beranda Depan NKRI yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Wakil Bupati Hermanus Pimpin Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati. Senin,(17/11).

kegiatan ini dihadiri langsung Plt. Sekretaris Daerah kabupaten Nunukan, Para Asisten Kabupaten Nunukan, Para Staf ahli, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan ratusan ASN.

Dalam Sambutannya Wakil Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi kepada pejabat yang baru saja dilantik maupun yang mengalami pergeseran tugas serta kepala OPD yang tidak mengalami pegeseran.

Hermanus menyampaikan selamat kepada Plt. Sekretaris Daerah Nunukan serta para kepala OPD yang tetap melanjutkan tugas maupun yang bergeser sesuai penugasan yang telah dilakukan baru-baru ini.

“Bahwa waktu pelaksanaan anggaran semakin singkat. Tanggung jawab kita besar. Kurang lebih 48 hari tersisa untuk memastikan pelaksanaan anggaran berjalan maksimal,” kata Hermanus.

Ia menambahkan bahwa sebagai bentuk pengingat dan motivasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara (ASN), kita memiliki komitmen yang sangat besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.pelayanan publik harus tetap optimal bagi semua Kecamatan, desa maupun kelurahan di Kabupaten Nunukan.

Hermanus berharap semoga apel kali ini dapat memperkokoh kebersamaan serta kekompakan dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab dan kewajiban kita dalam melayani masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah dan pelayanan publik harus menjadi perhatian kita semua,” tegasnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Hermanus juga memberikan apresiasi khusus dan terima kasih kepada Kecamatan Nunukan Selatan dan Lurah yang bertugas hari ini atas tugas yang telah diberikan dalam apel Korpri kali ini.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Tim analisa potensi pajak daerah melakukan kunjungan lapangan ke  Desa Mangkupadi Tanjung Palas Timur untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi pajak daerah dari berbagai sektor usaha,  baik usaha  rumah makan, cottage/penginapan termasuk kegiatan usaha penambangan galian C, Selasa (18/11).

Kunjungan lapangan yang dipimpin Plt Kaban Bapenda Zulkifli ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait usaha masyarakat yang potesial untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui peningkatan pajak.

“Tujuan kita adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi pajak daerah dari berbagai sektor usaha,  baik usaha  rumah makan, cottage/penginapan termasuk kegiatan usaha penambangan galian C”, terangnya.

Selama kunjungan, Kabid Mashuri melakukan survei dan sesi wawancara dengan para pelaku usaha untuk mengumpulkan data dan informasi tentang kegiatan usaha mereka.

“Dari data yang dikumpulkan akan digunakan untuk menganalisis potensi pajak daerah dan mengidentifikasi peluang peningkatan pendapatan daerah”, ungkapnya.

Zulkifli menjelaskan kunjungan ini  dilakukan sebagian kecil  bagi daerah yang masih bisa terjangkau dan bertahap dalam melakukan observasi dan monitoring  secara real kegiatan usaha dilapangan.

“Kita mengenal dua metode dalam menghitung nilai pajak yakni Self assessment system, yaitu Wajib Pajak melaporkan sendiri jumlah pajaknya. Lalu ada metode kedua yakni Official assessment Syatem yakni penghitungan yg dilakukan petugas/aparat pajak” tutur Zulkifli yang juga Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, keuangan dan Pembangunan.

Melalui kegiatan ini Zulkifli berharap dapat meningkatkan kesadaran para pelaku usaha tentang pentingnya membayar pajak dan retribusi daerah, serta meningkatkan kepatuhan mereka dalam memenuhi kewajiban pajak.

“Sebagaimana diketahui bahwa Analisa  dan Uji potesi pajak ada mekanisme yg  harus dilewati sebelum dilakukan penetapan status Wajib Pajak”, pungkasnya.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual melalui zoom meeting,di Ruang Rapat Bupati Tana Tidung, Senin (17/11).

Rakor nasional tersebut menjadi forum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat langkah percepatan pelaksanaan anggaran. Pemerintah pusat menekankan agar setiap daerah mampu bergerak cepat dalam memastikan program-program pembangunan berjalan tepat waktu, terukur, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Bupati Ibrahim Ali menyampaikan bahwa percepatan realisasi APBD merupakan hal krusial untuk menggerakkan pembangunan di berbagai sektor. Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas OPD harus semakin diperkuat agar tidak ada kegiatan yang tertunda atau terlambat dieksekusi.

“Arahan dari Kemendagri sangat jelas. Kita diminta mempercepat dan memastikan setiap rupiah anggaran yang kita miliki benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, saya minta semua OPD bergerak lebih cepat, lebih efektif, dan memperbaiki proses kerja yang masih lamban,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa percepatan realisasi anggaran bukan hanya soal serapan, tetapi juga menyangkut kualitas pembangunan.

“Percepatan tidak berarti tergesa-gesa. Kita ingin cepat, tetapi tetap terukur. Program pembangunan harus selesai tepat waktu, namun kualitasnya tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Selama jalannya rakor, para kepala OPD tampak mencatat poin-poin penting yang disampaikan Kemendagri, mulai dari identifikasi hambatan teknis, percepatan proses pengadaan, hingga mekanisme monitoring realisasi keuangan di awal tahun. Suasana ruang rapat berlangsung serius namun komunikatif, mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk menindaklanjuti seluruh arahan pusat.

Melalui rakor ini, Pemkab Tana Tidung berharap dapat menguatkan koordinasi internal sehingga seluruh kegiatan prioritas daerah dapat dimulai lebih awal. Hal ini penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, dan program strategis lainnya berjalan mulus sepanjang 2025.

“Tahun 2025 harus menjadi tahun percepatan. Kita ingin masyarakat merasakan langsung hasil pembangunan tanpa menunggu lama,” tutup Bupati.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST — Embun pagi masih menempel di dedaunan ketika para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tana Tidung mulai memenuhi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Joesoef Abdullah, Senin (17/11).

Suasana hangat menyelimuti apel Korpri yang dipimpin langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, sebagai bentuk penyegaran semangat pengabdian bagi seluruh jajaran aparatur daerah.

Di barisan depan tampak hadir Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, Sekretaris Daerah Hersonsyah, para asisten, kepala OPD, serta ratusan ASN yang mengikuti apel dengan penuh khidmat.

Barisan yang rapi dan wajah-wajah yang serius mencerminkan komitmen kuat dalam menjalankan roda pemerintahan menuju pelayanan publik yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Bupati Ibrahim Ali membuka dengan ungkapan apresiasi kepada seluruh ASN yang, menurutnya, telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN Kabupaten Tana Tidung yang telah menunjukkan dedikasi dan komitmen dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat. Apel Korpri ini menjadi momentum penting untuk kita evaluasi kinerja, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan semangat pengabdian,” tuturnya.

Bupati juga menegaskan kembali peran besar ASN sebagai lokomotif birokrasi yang harus terus menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, dan inovasi. Ia mengingatkan bahwa perubahan zaman menuntut aparatur untuk adaptif dan terbuka terhadap perkembangan teknologi.

“Sebagai aparatur sipil negara, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik dengan penuh integritas dan profesionalisme. Mari kita jadikan Korpri sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan disiplin, dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Ibrahim Ali juga mengajak seluruh anggota Korpri untuk terus meningkatkan kompetensi, etos kerja, serta menjadi bagian dari percepatan pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas sektor.

Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya kebersamaan dan sinergi.

“Mari kita jaga kebersamaan, tingkatkan sinergi antar OPD, dan terus berkontribusi positif demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, efektif, dan responsif,” pesan Bupati.

Apel Korpri kali ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang refleksi dan penyemangat bagi seluruh ASN Tana Tidung untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Di tengah semangat pagi yang sejuk, terselip harapan besar agar pengabdian yang tulus mampu membawa Kabupaten Tana Tidung melangkah semakin maju.(**)

Scroll to Top