Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga Setda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Wahyuni Nuzband, membuka kegiatan Musik Alam Fest 2K25, digelar di Kebun Raya Bundayati, Sabtu (29/11) malam.

Wahyuni menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musik Alam Fest secara konsisten menjadi daya tarik nasional, serta berperan penting dalam upaya memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Bumi Benuanta.

“Musik Alam Fest bukan hanya ruang berkumpulnya insan seni dan pencinta musik, tetapi wadah untuk menggali, mempromosikan dan memperkuat potensi lokal dari sisi seni budaya, ekonomi kreatif maupun pariwisata,” kata Wahyuni.

Acara ini berdampak positif mulai dari menggerakkan UMKM, menghidupkan industri kreatif, memperkuat identitas budaya, hingga memberikan ruang bagi generasi muda untuk tampil dan berkarya.

Dengan mengusung tema “Harmoni”, Wahyuni menilai tema tersebut sangat tepat karena menggambarkan seni dan budaya dapat menyatukan keberagaman.

“Kaltara memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dari musik, tarian dan ekspresi seni lainnya adalah warisan leluhur yang harus dilestarikan dan banggakan,” ujarnya.

Musik Alam Fest 2K25 diharapkan menjadi ajang promosi yang efektif bagi pariwisata dan budaya Kaltara, sehingga bisa menarik banyak wisatawan lokal maupun mancanegara untuk datang dan mengenal lebih dekat Bumi Benuanta.

Wahyuni mengajak para seniman, musisi dan budayawan untuk dapat menampilkan kreativitas terbaik sekaligus memperkenalkan pesona budaya Kaltara menjadi perhatian dunia.

“Tunjukkan bahwa Kaltara adalah daerah yang kaya akan seni, budaya, kreativitas serta masyarakat yang ramah dan penuh kehangatan,” pungkasnya.

Musik Alam Fest 2K25 bukan hanya sekadar festival musik. Ia adalah cermin yang merefleksikan semangat Kaltara dalam menjaga identitas budaya di tengah arus globalisasi.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Dalam rangka memeriahkan penutupan Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara oleh Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Charly Van Houten sebagai artis papan atas Indonesia, menghibur puluhan ribu penonton yang memadati lapangan RTH H. Joesoef Abdullah, Kabupaten Tana Tidung (KTT), pada Kamis (27/11) malam.

Setelah sukses menggelar Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara, sejak tanggal 21 – 27 November 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akhirnya menutup acara tersebut dengan megah. Malam penutupan itu dipenuhi oleh ribuan masyarakat KTT dan daerah sekitar mulai dari generasi Alpha, generasi Z, milenial,  hingga para boomers.

Demi menyaksikan penampilan Charly Van Houten, para pengunjung rela berdatangan sejak sore hari untuk menempati posisi dekat panggung. Sambil menunggu eks vokalis ST12 itu tampil, para penonton tak lupa untuk mengunjungi berbagai stand UMKM yang berada di lapangan RTH H. Joesoef Abdullah Tana Tidung.

Malam penutupan Festival Tari Kreasi itu ditutup oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali. Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara.

“Setelah melewati 6 hari pelaksanaan, malam penutupan ini lah yang ditunggu-tunggu, karena menjadi malam puncak acara kita. Maka, kami tampilkan artis besar Indonesia, Charly Van Houten untuk menyemarakkan acara dan menghibur seluruh masyarakat,” ujar Bupati.

Lanjut, Bupati Ibrahim mengatakan bahwa, pelaksanaan Festival Tari Kreasi ini tak semata-mata seremonial tapi juga sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

“Kami juga menyediakan stand UMKM gratis, yang dapat menggerakkan ekonomi Tana Tidung dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat KTT yang hadir. Malam ini ramai sekali, stand-stand UMKM dipenuhi oleh pembeli,” kata Ibrahim.

Menurut Bupati, festival ini telah menjadi ikon budaya Kabupaten Tana Tidung, yang menjadi ruang generasi muda untuk berkreasi dan melestarikan tari tradisional pesisir dan pedalaman. Ia menyebutkan, pelaksanaan Festival Tari Kreasi ini merupakan festival kedua.

“Kedepannya di tahun 2026, Inshaallah kami akan tetap melanjutkan festival tari kreasi yang ke-3. Tentu, harapannya akan diadakan lebih meriah lagi,” harap Bupati.

Penutupan Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman se-Kalimantan Utara, ditutup dengan penampilan terbaik dari Charly Van Houten. Ia menghibur para penonton dengan menyanyikan 12 tembang hitsnya.(cda)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Hari Guru Nasional merupakan momentum peringatan untuk mengenang perjuangan dan pengabdian pahlawan tanpa tanda jasa. Setiap tahun, Bangsa Indonesia memperingati Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November. Rayakan Hari Guru Nasional, Tenaga Pendidik Kabupaten Tana Tidung (KTT) mengikuti Sosialisasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), di ruang rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tana Tidung, pada Selasa (25/11).

Sosialisasi GENCARKAN digelar oleh Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Tanjung Selor Unit Tideng Pale, berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kolaborasi tiga lembaga keuangan besar ini merupakan upaya untuk meningkatkan literasi finansial bagi para tenaga pendidik khususnya wilayah Tana Tidung. Sosialisasi tersebut, diikuti oleh sekitar 50 guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Tana Tidung.

Plt Kepala Disdikbud Tana Tidung, Arman Jauhari membuka sosialisasi tersebut dan menyambut hangat para guru yang telah hadir. Dalam sambutannya, Arman memberikan apresiasi kepada Bank BNI yang telah mengadakan sosialisasi GENCARKAN sebagai hadiah dalam peringatan Hari Guru Nasional 2025.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada Bank BNI, karena sudah berinisiatif memberikan edukasi kepada dunia pendidikan terkait pentingnya untuk menanamkan kesadaran literasi keuangan sejak dini,” ucapnya.

Ia menyebutkan bahwasannya kegiatan sosialisasi ini tidak hanya sebagai wadah pengembangan kapasitas guru, tapi juga menjadi pondasi untuk masa depan daerah. Ia juga menambahkan tentang adanya perubahan pola pengelolaan uang di era digitalisasi.

“Inisiatif ini menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan kabupaten/kota, ditambah lagi dengan terus majunya zaman yang membawa kita ke era digitalisasi, dan kecanggihan teknologi yang mengubah cara mengelola keuangan sehingga memberikan kemudahan dalam bertaransaksi,” tambah Arman.

Kegiatan Sosialisasi GENCARKAN diisi dengan pemberian materi oleh narasumber dan dilanjut diskusi bersama para guru yang hadir.(cda)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Setda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Robby Yuridi Hatman, menghadiri sekaligus membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kaltara 2025 yang digelar di Grand Pangeran Khar Hotel, Jumat (28/11).

Hadir dalam Rakerprov itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara sekaligus Ketua Umum KORMI Kaltara H. Achmad Djufrie, Wakil Ketua KORMI Kaltara Adinata Kusuma, serta ketua dan pengurus KORMI Kabupaten/Kota se-Kaltara.

“Olahraga masyarakat merupakan olahraga yang dilakukan berdasarkan kegemaran dan kemampuan masyarakat, tumbuh sesuai kondisi dan nilai budaya setempat, serta dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran dan kegembiraan,” kata Robby.

Staf Ahli Gubernur ini menjelaskan terkait olahraga masyarakat merupakan salah satu ruang lingkup olahraga yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan.

“Dalam undang-undang tersebut, ruang lingkup olahraga dibagi menjadi olahraga pendidikan, olahraga prestasi, dan olahraga masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa keberadaan KORMI menjadi mitra strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah dalam menggali, mengembangkan dan memajukan olahraga masyarakat.

Lebih dari itu, olahraga masyarakat juga berperan penting dalam membangun kesadaran hidup sehat serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Dijelaskannya terkait kebangkitan olahraga, khususnya olahraga masyarakat, tidak hanya memberikan dampak positif bagi upaya hidup sehat, namun juga berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai Sport Tourism, yang mampu menggairahkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Artinya jika kita mampu bersinergi dan berkolaborasi dalam memajukan serta memasyarakatkan olahraga, manfaatnya akan sangat luas, mulai dari meningkatkan kesehatan masyarakat, memperkuat interaksi sosial, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ucapnya.

Ia menambahkan, KORMI Kaltara memiliki ruang strategis untuk berperan dalam menyehatkan masyarakat sekaligus mendukung kemajuan pariwisata dan perekonomian.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan terus berupaya mendukung, bekerjasama dan terus bersinergi dengan KORMI Kabupaten/Kota, termasuk Kabupaten Bulungan, untuk memastikan program olahraga masyarakat berjalan efektif, inklusif dan berkelanjutan.

“Saya berharap Rapat Kerja Provinsi ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan KORMI Kaltara. Mari kita terus bersinergi mewujudkan Provinsi Kalimantan Utara yang Maju, Makmur, dan Berkelanjutan,” pungkasnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Capacity Building Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Kaltara,

Digelar di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (27/11), Rakor itu dibuka oleh Kepala Biro (Karo) Perekonomian Setda Provinsi Kaltara, Muhammad Gozali.

Turut hadir diantaranya Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Regional Kaltim dan Kaltara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Misyar Bonowisanto, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltara, Seno Indarto, Perbankan serta anggota TPAKD Kabupaten/Kota se-Kaltara.

Dalam sambutannya, Gozali menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait arah kerja TPAKD kedepan.

“Prinsip dasarnya adalah bagaimana posisi ini untuk ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Ada beberapa hal yang kita komitmen untuk dilaksanakan pada 2026, lebih kepada aksi di Kabupaten/Kota,” ucapnya.

Rakor ini sebagai upaya dalam memperkuat sinergi program kerja pemerintah, dan meningkatkan kapasitas pengelolaan akses keuangan di daerah. serta dasar dari seluruh program TPAKD adalah ketahanan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Karo Perekonomian ini menyebutkan mulai tahun 2026, struktur kepemimpinan TPAKD akan mengalami penyesuaian untuk memperkuat pelaksanaan program di daerah.

“Untuk 2026 ketuanya Pak Gubernur, Wakil Ketuanya dari OJK. Kemudian di Kabupaten/Kota, Ketua tetap Kepala Daerah, Wakil Ketua dari OJK, Koordinatornya Sekda dan Sekretariat dari Asisten Ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan menjadi kunci keberhasilan program TPAKD.

“Akses keuangan itu adalah perbankan, maka peran perbankan kita maksimalkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan ekonomi,” ujar Karo Perekonomian.

Hasil rakor ini menekankan pentingnya program yang dapat dirasakan langsung di masyarakat dan pelaku ekonomi di daerah, serta memanfaatkan seluruh program perbankan yang telah disiapkan dalam kerangka TPAKD.

“Penyelesaian rakor ini adanya komitmen bersama bahwa pelaksanaan lebih kepada aksi di lapangan. Program-program perbankan harus diketahui masyarakat dan lembaga ekonomi di Kabupaten/Kota,” tegasnya.

Gozali memastikan Rakor TPAKD di Kabupaten/Kota selanjutnya akan dilaksanakan pada bulan Maret 2025, dan setiap tiga bulan akan dilakukan evaluasi terkait kebutuhan dan perkembangan program.

Diharapkan komitmen bersama dalam rakor ini menjadi pendorong utama dalam peningkatan inklusif keuangan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Kaltara.

“Harapan besar kita, dengan TPAKD ini kesejahteraan masyarakat meningkat dan ketahanan ekonomi semakin kuat, karena didukung langsung oleh perbankan melalui akses keuangan daerah,” tutupnya.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Rombongan Kepala Desa, tokoh adat, pemuda, dan perwakilan masyarakat Desa Bebakung mengunjungi Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Ibrahim Ali untuk mempererat tali persaudaraan. Bupati Ibrahim Ali, menyambut secara ramah kedatangan rombongan Desa Bebakung di Ruang Rapat Bupati Tana Tidung, Senin (17/11).

Pertemuan itu menjadi wadah bagi masyarakat Desa Bebakung untuk menyampaikan aspirasi penting mereka terkait masa depan. Mereka ingin mengutarakan niat dan ambisi mengenai rencana yang telah lama menjadi harapan warga yaitu pemekaran Desa Bebakung. Sebagai pemimpin, Kepala Desa Bebakung menjelaskan bahwa kunjungan mereka bukan sekadar silaturahmi tapi juga membawa usulan strategis untuk perkembangan desa.

“Kedatangan kami disini bermaksud untuk bersilaturahmi dengan Pak Bupati sekaligus mengajukan permohonan pembentukan desa atau pemekaran Desa Bebakung,” pinta Kepala Desa.

Menyambut hangat kehadiran masyarakat Desa Bebakung, Bupati Ibrahim Ali, memberikan tanggapan baik dari rencana pemekaran tersebut. Ia menyatakan bahwa setiap proses harus mengikuti mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pemekaran Desa Bebakung mungkin saja dapat dilakukan, tetapi harus melalui kajian yang matang dan sesuai dengan ketentuan hukum. Silakan dikaji lebih dalam rencana ini,” ungkap Bupati.

Dengan ini, Bupati meminta kepada pemerintah desa dan masyarakat untuk melengkapi seluruh persyaratan teknis dan administratif agar mempermudah proses pemekaran.(cda)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pelatihan Fardu Kifayah yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dibuka oleh Kepala Biro (Karo) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltara Muhammad Rosyit, digelar di Ruang Serbaguna Lantai 1 Gedung Gabungan Dinas pada Kamis (27/11) pagi.

Turut hadir mendapingi Karo Kesra, Ketua Baznas Kaltara Ubid Hadruni, perwakilan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kaltara, perwakilan Baznas Bulungan, unsur pimpinan Muslimat NU Kaltara dan para pelatih Fardu Kifayah yang akan membimbing 54 peserta yang berasal dari berbagai daerah di wilayah Provinsi Kaltara.

“Pemprov Kaltara mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan Fardu Kifayah ini. Fardu Kifayah tidak hanya menjalankan perintah agama sesuai syariat, tetapi juga para personelnya diharapkan dapat berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat” kata Karo Kesra.

Menurut Rosyit, di tengah fokus pembangunan secara fisik yang terus berkembang saat ini, tidak boleh melupakan perintah agama. Salah satunya adalah dengan pelatihan Farhu Kifayah yang tergolong vital dan berperan sangat penting di tengah masyarakat.

“Empat komponen utama dalam Fardu Kifayah yaitu memandikan, mengafani, menshalatkan hingga menguburkan sesuai syariat Islam dapat menjadi tonggak penting dalam kehidupan bermasyarakat secara luas,” tegasnya.

Ia meyakini, peserta yang hadir disini tidak hanya ingin menambah ilmu, tetapi juga memiliki niat tulus untuk mengabdi di tengah masyarakat. Kehadiran para pengurus jenazah yang terlatih akan sangat membantu keluarga yang berduka.

Maka dari itu, kolaborasi yang terjalin antara Pemprov Kaltara dengan Baznas ini dapat terus berlanjut dan berkesinambungan.

“Harapannya, dengan kompetensi para Fardu Kifayah yang semakin meningkat ini dapat membantu masyarakat secara luas,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kaltara Ubid Hadruni juga menyatakan bahwa pelatihan ini dikhususkan bagi mereka yang jauh dari kota, terutama dari wilayah terpencil.

“Pelatihan ini dikhususkan bagi komunitas dari wilayah yang jauh dari kota maupun terpencil. Total peserta yang berjumlah 50an orang ini tidak hanya berasal dari Tanjung Selor, tetapi juga dari desa atau kecamatan yang ada di Kabupaten Bulungan maupun wilayah lainnya di Provinsi Kaltara” jelas Ketua Baznas ini.

Pelatihan ini akan berlangsung selama 1 hari, dan diikuti oleh 54 peserta yang dibagi menjadi 2 klaster, yaitu klaster pria dan wanita. Yang masing-masing klaster akan dipandu oleh 1 pelatih.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, menghimbau kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Instansi Vertikal Provinsi Kaltara dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bulungan untuk menggunakan jasa penerbangan melalui Bandar Udara Juwata Tarakan.

Himbauan ini disampaikan melalui Surat Edaran Gubernur Kalimantan Utara Nomor 500.11.1/5135/DISHUB/GUB tanggal 26 November 2025, tentang Penggunaan Jasa Penerbangan Melalui Bandar Udara Juwata Tarakan, Rabu (26/11).

Gubernur Zainal dalam himbauan tersebut dalam rangka mendukung peningkatan konektivitas wilayah, efisiensi mobilitas barang dan penumpang, serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas transportasi udara di Provinsi Kaltara.

“Bandar Udara Juwata Tarakan yang merupakan Bandara utama di Kaltara telah memiliki fasilitas dan layanan penerbangan yang memadai, baik dan untuk rute domestik maupun antar wilayah di kawasan wilayah perbatasan,” kata Gubernur dalam Surat Edarannya.

Selanjutnya melalui Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2025, Bandar Udara Juwata Tarakan telah resmi ditetapkan menjadi Bandara Internasional.

Terkait meningkatnya jasa penerbangan melalui Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan, Gubernur menghimbau untuk dilakukan hal penting diantaranya, pertama meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan transportasi udara di wilayah Kaltara.

Lalu kedua, mendukung kelancaran distribusi logistik dan mobilitas sumber daya manusia; ketiga, mendorong dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah; keempat memperkuat sinergi antar sektor swasta dan pemerintah daerah.

Lanjutnya kelima, keberlanjutan layanan transportasi udara di wilayah Kaltara dan keenam yakni mendukung Bandar Udara Juwata yang telah kembali menjadi Bandar Udara Internasional.

“Kami mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah , Instansi Vertikal Provinsi Kalimantan Utara dan perusahaan untuk turut serta berkontribusi dalam pengembangan sektor transportasi dan ekonomi daerah melalui pemanfaatan Bandar Udara Juwata Tarakan,” tutup Gubernur Zainal.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Robby Yuridi Hatman, membuka kegiatan “Evaluasi Program Kesehatan Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025”, digelar di Hotel Lotus Panaya, Rabu (26/11).

Di kesempatan itu, Robby menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan evaluasi ini, sebagai bentuk perhatian untuk mengukur capaian, dan mengidentifikasi kendala pada program sebelumnya

Staf Ahli Gubernur ini mengingatkan bahwa pada tanggal 12 November lalu, telah memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-61 Tahun 2025.

“Selamat Hari Kesehatan Nasional 2025 kepada seluruh insan kesehatan di Provinsi Kaltara,” ucap Robby.

Mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, Robby menegaskan kualitas kesehatan generasi muda saat ini akan menentukan arah dan kemajuan bangsa Indonesia. Tema ini juga memberikan inspirasi untuk mewujudkan Kaltara yang lebih maju, lebih sehat, dan lebih sejahtera.

Ia menyebutkan saat ini masih terdapat berbagai tantangan, diantaranya seperti masih adanya permasalahan stunting, gizi buruk, dan anemia pada remaja dan masih tingginya penyakit tidak menular serta risiko kesehatan lingkungan.

Selain itu juga masih diperlukannya peningkatan akses layanan kesehatan yang merata, terutama di wilayah perbatasan, pedalaman, dan kepulauan.

“Namun disisi lain, kita memiliki komitmen yang kuat dan modal sosial yang besar untuk terus mempercepat perbaikan layanan kesehatan kinerja jajaran kesehatan di Provinsi Kaltara,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus menunjukkan peningkatan, mulai dari aspek pelayanan, inovasi, pemanfaatan data kesehatan, maupun kolaborasi lintas sektor.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen ini untuk saling bertukar pengalaman, melakukan evaluasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kesehatan masyarakat demi masa depan Kaltara yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, Robby berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, sehingga dapat lebih fokus meningkatkan capaian program yang masih berada di bawah target nasional, serta mempertahankan capaian yang telah berhasil mencapai target.

“Mari kita jadikan kegiatan evaluasi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi benar-benar menjadi ruang untuk memperbaiki, memperkuat, dan menyempurnakan setiap langkah pembangunan kesehatan di Provinsi Kaltara yang kita cintai ini,” pungkasnya.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Staf Ahli Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Robby Yuridi Hatman, membuka Sosialisasi Revitalisasi Pengarusutamaan Gender (PUG), Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pembangunan Kesetaraan Gender (RAD-PKG) 2025-2029, dan Penyediaan Data Gender Provinsi Kaltara Tahun 2025.

Digelar di Ruang Pertemuan Hotel Tarakan Plaza, Senin (24/11), Robby menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kaltara.

Robby mengatakan kegiatan hari ini bukanlah sekadar pertemuan rutin semata, tetapi merupakan tonggak penting bagi dalam upaya mengokohkan komitmen pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

“Ini sebuah langkah nyata untuk memastikan bahwa cita-cita pembangunan Kalimantan Utara tidak meninggalkan siapapun,” kata Robby.

Pemprov Kaltara telah menetapkan komitmen untuk memperkuat Pengarusutamaan Gender sebagai strategi pembangunan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh perangkat daerah.

Menurutnya, komitmen ini merupakan kebutuhan yang fundamental agar setiap kebijakan, program dan kegiatan pembangunan dapat memberikan manfaat yang setara bagi seluruh masyarakat, baik laki-laki, perempuan, anak, penyandang disabilitas, maupun kelompok rentan lainnya.

Ia menuturkan bahwa masih terdapat berbagai kesenjangan gender dalam aspek akses, partisipasi, kontrol maupun manfaat pembangunan. Pada sektor ekonomi perempuan masih menghadapi hambatan dalam kesempatan wirausaha dan akses pembiayaan.

Kemudian di sektor pendidikan, sejumlah daerah masih menunjukkan ketimpangan angka partisipasi, di sektor kesehatan ibu dan anak masih memerlukan perhatian berkelanjutan.

“Sementara dalam sektor politik, representasi perempuan masih berada pada level yang belum optimal,” ujarnya.

Robby mengungkapkan kapasitas perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender masih beragam. Sementara data terpilih gender belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan.

“Koordinasi lintas sektor ini yang menjadi kunci utama keberhasilan PUG, masih perlu terus kita perkuat,” ujarnya.

Menurutnya melalui dokumen ini nantinya akan berfungsi sebagai pedoman yang komprehensif dan operasional dalam mengarahkan implementasi PUG selama lima tahun kedepan.

Oleh sebab itu, Robby meminta kepada seluruh perangkat daerah agar dapat berkomitmen penuh dalam mengikuti proses ini dari awal hingga akhir, serta memastikan bahwa setiap data, strategi dan program yang dirumuskan mencerminkan keadilan, kesetaraan dan inklusi sosial.

“Tidak ada pembangunan yang benar-benar maju ketika sebagian kelompok masyarakat tertinggal. Karena itu, mari kita bekerja sama memperkuat kolaborasi, dan memastikan bahwa prinsip keseteraan gender hadir dalam seluruh kebijakan dan program pembangunan di Kaltara,” tutupnya.(**)

Scroll to Top