Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

BANJAR BARU, MANDAUPOST – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, menghadiri peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi (STR) 9 Banjarbaru, digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).

Peresmian ini dilakukan serentak se-Indonesia langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto sebagai bagian dari program strategis nasional di bidang pendidikan.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan kehadiran 166 Sekolah Rakyat merupakan langkah awal dari target besar pemerintah hingga tahun 2029 mendatang. Ia menerangkan pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

“Hari ini kita berhasil melihat dan meresmikan 166 Sekolah Rakyat, Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029, insyaallah akan tercapai,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menegaskan cita-citanya untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia, dengan mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bersatu dan bekerja sama dalam menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia.

“Saya mengajak seluruh bangsa Indonesia, mari kita bersatu, mari kita kerja sama untuk menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa negara akan terus berjuang agar kekayaan nasional dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, melalui Sekolah Rakyat menjadi simbol kehadiran negara bagi anak-anak dari keluarga tertinggal.

Di kesempatan ini, Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi atas peluncuran program Sekolah Rakyat yang dinilai sangat relevan dengan kondisi Kaltara sebagai wilayah perbatasan.

Wagub menjelaskan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi solusi strategis untuk menjangkau anak-anak dari keluarga prasejahtera serta masyarakat di wilayah 3T (Terpencil, Terdepan, Terluar).

“Sekolah Rakyat di Kaltara diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas dan merata sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah perbatasan,” kata Ingkong.

Berdasarkan perintah Presiden Prabowo, Ingkong menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltara siap mendukung penuh implementasi Sekolah Rakyat, dari sisi penyediaan sarana dan prasarana, dukungan tenaga pendidik maupun penguatan sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan masyarakat.

“Dengan hadirnya Sekolah Rakyat di Kaltara diharapkan angka partisipasi sekolah dapat meningkat serta kesenjangan pendidikan antarwilayah dapat ditekan,” pungkasnya.

Program Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah dalam membangun generasi muda yang tangguh, mandiri dan siap bersaing di masa depan.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Bupati Bulungan melantik dan mengambil sumpah/janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan, bertempat di Aula BKPSDM, Senin (12/01). Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan upaya percepatan pelaksanaan program strategis daerah.

Bupati Bulungan, Syarwani menyampaikan keyakinannya terhadap para pejabat yang dilantik, khususnya mereka yang mengalami rotasi dan mutasi jabatan. Menurutnya, para pejabat tersebut telah memiliki pengalaman memadai, bahkan beberapa di antaranya sudah beberapa kali menjabat sebagai kepala dinas, sehingga diyakini mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja yang baru.

“Secara teknis dan administratif, saya yakin pejabat yang dilantik hari ini mampu lebih cepat menyesuaikan diri, terutama untuk melakukan langkah-langkah percepatan pelaksanaan program strategis daerah,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa penempatan pejabat telah melalui proses dan mekanisme yang sesuai ketentuan, termasuk uji kompetensi yang dilaksanakan oleh panitia, baik dari internal Pemerintah Kabupaten Bulungan maupun pihak eksternal.

“Hasil dari uji kompetensi itu, kemudian jadi bahan pertimbangan kami dalam penempatan jabatan mereka,” ucap Syarwani

Bupati juga menekankan pentingnya keberlanjutan pelayanan publik, terutama pada sektor-sektor strategis seperti infrastruktur jalan dan layanan dasar lainnya.

“Dengan ini, saya meminta bagi pejabat baru agar pekerjaan yang belum terselesaikan pada tahun sebelumnya dapat dituntaskan,” pintanya.

Selain pelantikan dan mutasi, Bupati Bulungan telah menginstruksikan Sekretaris Daerah dan BKPSDM untuk menyiapkan langkah lanjutan berupa pembentukan panitia seleksi jabatan melalui mekanisme lelang terbuka. Beberapa jabatan pimpinan perangkat daerah yang saat ini masih kosong direncanakan akan diisi melalui proses tersebut, dengan target pembentukan panitia seleksi pada Februari mendatang.

Melalui pelantikan ini, Bupati berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta berkomitmen penuh dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bulungan.(cda)

TARAKAN, MANDAUPOST – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, menegaskan pentingnya semangat kekompakan, persatuan dan kesatuan bersama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di Kaltara.

Hal itu diutarakan Wagub Ingkong dalam kegiatan Rapat Kerja (Raker) Pengurus Lembaga Adat Dayak Kenyah Provinsi Kaltara, yang digelar di Warung Toraja Kota Tarakan, Sabtu (10/1) siang.

Wagub Ingkong menjelaskan bahwa Lembaga Adat Dayak Kenyah memiliki peran penting sebagai wadah diskusi, menyatukan persepsi dan memecahkan berbagai persoalan terhadap konflik sosial yang terjadi di tengah masyarakat.

“Permasalahan sosial tidak dapat diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan kekompakan, kesatuan dan kerja bersama seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat,” kata Wagub Ingkong.

Selain menjadi wadah diskusi, Ingkong berharap dalam forum ini dapat melahirkan solusi nyata yang dapat diimplementasikan oleh masyarakat di Kaltara.

Ingkong menyampaikan bahwa semangat kebersamaan ini sangat relevan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari pengentasan kemiskinan, penguatan pendidikan, hingga penanggulangan stunting dan ketahanan pangan.

Ia juga mendorong pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, mendukung program pemerintah serta menciptakan suasana kota yang tertib, aman dan sejuk untuk semua kalangan.

“Saya harap, Raker ini dapat menjadi forum yang benar-benar solutif yang mampu merespons dan membantu menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Raker Pengurus Lembaga Adat Dayak Kenyah Provinsi Kaltara, Kepala Badan Kesatuan dan Politik (Kesbangpol) Kaltara Jonilius, dan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltara Njau Anau.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, mengapresiasi Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) atas peran aktif dan kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam penguatan ketahanan keluarga, pendidikan, kesehatan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hal ini disampaikan Wagub Ingkong dalam acara Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), yang digelar di Hotel Tarakan Plaza, Sabtu (10/1).

Mewakili Gubernur Kaltara dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Wagub Ingkong mengucapkan selamat hari lahir ke-80 kepada seluruh keluarga besar Muslimat NU.

“Delapan dekade bukanlah perjalanan singkat. Ini merupakan bukti nyata konsistensi, keteguhan dan pengabdian Muslimat NU dalam mendampingi umat, memperkuat ketahanan keluarga serta berkontribusi membangun bangsa dari akar rumput,” kata Wagub Ingkong.

Ingkong menuturkan Muslimat NU telah menunjukkan peran strategisnya sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya bergerak di bidang keagamaan tetapi berkiprah nyata di bidang sosial, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dan mendukung penuh organisasi kemasyarakatan termasuk Muslimat NU dengan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di Bumi Benuanta.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, organisasi keagamaan dan masyarakat dapat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI) Arifah Choiri Fauzi, menyebutkan perempuan memiliki peran strategis mendukung agenda pembangunan nasional khususnya dalam penguatan SDM, kesehatan, pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, serta kesetaraan gender.

“Kolaborasi antara Muslimat NU dan pemerintah dinilai penting dalam menyukseskan berbagai program nasional, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pemenuhan gizi anak, serta penguatan ketahanan keluarga,” ujarnya.

Memasuki usia ke-80 tahun Muslimat NU diharapkan akan semakin solid, adaptif dan responsif dalam menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai perjuangan dan jati diri organisasi.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Setda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Robby Yuridi Hatman, menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Provinsi Kaltara periode 2025-2029.

Digelar di Gedung Balai Diklat BKPSDM Kabupaten Bulungan pada Jum’at (9/1) pagi, turut dihadiri Ketua Umum FPPI Marlinda Irwanti,  Ketua DWP Kaltara Sipta Meylina, Dewan Pembina DPD FPPI Kaltara Sri Nurhandayani Syarwani, serta perwakilan organisasi wanita yang ada di provinsi dan kabupaten/kota.

Ketua Umum FPPI Marlinda Irwanti secara resmi melantik Sri Mulyanti, S.E, M.M., menjadi Ketua DPD FPPI Kaltara periode 2025-2029 beserta sejumlah pengurus inti DPD FPPI Kaltara.

FPPI didirikan pada 17 Agustus 2009 oleh Marlinda Irwanti dengan tujuan umum memperjuangkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam aspek hukum, sosial budaya, ekonomi, kesejahteraan dan meningkatkan harkat martabat perempuan dengan cara meningkatkan pendidikan, usaha dan pengembangannya.

FPPI sendiri adalah organisasi yang berkomitmen untuk memberdayakan perempuan Indonesia melalui berbagai program dan kegiatan yang inovatif dan berkelanjutan.

Robby membaca sambutan Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya pelantikan DPD FPPI Kaltara yang dirangkaikan Seminar Pendidikan Komunikasi Politik Bagi Perempuan Kaltara.

“Pelantikan pengurus DPD FPPI Kaltara menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus peningkatan kapasitas dan wawasan perempuan, khususnya di bidang komunikasi politik,” kata Robby.

Ia menuturkan dengan komunikasi politik yang baik membekali perempuan untuk menyampaikan aspirasi secara efektif, membangun jejaring serta berpartisipasi aktif dan bermartabat dalam pengambilan kebijakan publik.

Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia kaum perempuan menjadi sangat penting agar pembangunan dapat berjalan inklusif dan berkeadilan.

“Dengan pelantikan ini Pemprov Kaltara berharap agar perempuan Kaltara menjadi agen perubahan yang percaya diri, cerdas, bijak dan menjunjung nilai etika, keadilan serta kepedulian sosial,” lanjutnya.

Mengakhiri sambutannya Robby menegaskan kembali komitmen Pemprov Kaltara dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui kebijakan dan program pembangunan serta mengajak FPPI menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

“Saya berharap keberadaan dan kiprah DPD FPPI Kalimantan Utara dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah, sekaligus menjadi wadah perjuangan yang konstruktif dalam mewujudkan kesetaraan, keadilan dan kesejahteraan perempuan,” pungkasnya.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen mendukung kebijakan dan program nasional di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Komitmen itu ditegaskan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI) Arifah Choiri Fauzi, digelar di Swissbell Hotel Tarakan, Jumat (9/1).

Wagub Ingkong menyambut baik kedatangan Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi yang juga sekaligus menjadi narasumber rakor ini.

“Kehadiran ibu menteri beserta jajaran merupakan suatu kehormatan sekaligus bukti nyata perhatian dan komitmen pemerintah pusat terhadap penguatan pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, khususnya di Provinsi Kaltara,” kata Wagub Ingkong.

Ingkong menegaskan bahwa komitmen ini diwujudkan melalui penguatan regulasi, perencanaan dan penganggaran yang responsif gender dan ramah anak, serta peningkatan koordinasi lintas sektor dan lintas pemangku kepentingan.

“Kami meyakini melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusta, pemerintah daerah dan organisasi perempuan, berbagai tantangan di bidang pemberdayaan perempuan dan anak dapat dihadapi secara bersama-sama dan menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Melalui rakor ini, Ingkong berharap terbangun kesamaan persepsi, komitmen serta langkah-langkah nyata dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi.

Dalam forum ini, Arifah Fauzi turut menyoroti pentingnya percepatan pembentukan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di seluruh kabupaten/kota.

“UPTD menjadi salah satu strategi yang tepat untuk penguatan transformasi Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak menjadi Ruang Bersama Indonesia (RBI),” ujarnya

RBI diharapkan dapat menjadi wadah kolaboratif lintas sektor untuk menekan angka kekerasan, memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan.

Hadir mendampingi Wagub Kaltara, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setdaprov Kaltara  Wahyuni Nuzband, seluruh jajaran kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltara dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, menyambut kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI) Arifah Choiri Fauzi, di VIP Room Bandara Internasional Juwata Tarakan, Kamis (8/1).

Kedatangan Menteri PPPA Arifah Fauzi disambut hangat dengan prosesi adat daerah khas Bulungan yakni tarian Tepung Tawar. Tradisi ini biasa digunakan untuk menyambut tamu kehormatan yang memiliki makna doa keselamatan dan dijauhkan dari marabahaya.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Menteri PPPA Arifah Fauzi dengan Gubernur Zainal.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Zainal menyatakan dukungan penuh terhadap program-program prioritas Kementerian PPPA.

“Kami sangat berharap kehadiran Menteri PPPA dapat menghasilkan langkah konkret dan sinergis dalam mengembangkan strategi yang komprehensif untuk menjawab berbagai persoalan di daerah,” kata Gubernur Zainal.

Zainal mengatakan perlunya diterapkan pendekatan inovatif agar perempuan, anak dan kelompok inklusi menjadi bagian penting dalam pembangunan.

“Kami mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk menggerakkan OPD serta melibatkan semua lapisan masyarakat dalam menciptakan kesejahteraan, memastikan ruang yang aman bagi perempuan dan anak, serta mendukung program nasional pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” tegasnya.

Penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mempercepat pelaksanaan program-program strategis di seluruh wilayah Kaltara demi mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif serta ramah perempuan dan peduli anak.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan plakat dan cendera mata dari Gubernur Kaltara kepada Menteri PPPA. Sebaliknya, Menteri PPPA turut menyerahkan plakat kepada Gubernur Kaltara.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Setda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Robby Yuridi Hatman, membuka secara resmi program vaksinasi Demam Berdarah Dengue (DBD) perdana bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bulungan

Kick off vaksinasi dengeu ini dilaksanakan pada Kamis (8/1), pukul 09.00 WITA hingga selesai, di MI Salafiyah Syafiiyah, Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan.

Mewakili Gubernur Kaltara, Robby menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan aktif sehingga kick off pelaksanaan vaksinasi DBD ini dapat terlaksana dengan baik, tertib dan lancar.

“Kick Off Vaksinasi DBD hari ini merupakan pilot project di Kabupaten Bulungan, sekaligus wujud kesiapan daerah dalam mengadopsi inovasi pencegahan DBD,” kata Robby.

Berdasarkan data tahun 2024, tercatat sebanyak 1.346 kasus DBD di Kaltara dengan 8 kasus di antaranya meninggal dunia. Dan menjadi perhatian bersama hampir 46,81 persen kasus terjadi pada kelompok usia 5-14 tahun yaitu usia anak sekolah.

“Kabupaten Bulungan merupakan salah satu wilayah dengan kasus dengue yang cukup tinggi,” ujarnya.

Risiko penularan penyakit ini juga terus meningkat seiring dengan perubahan iklim, kepadatan penduduk, serta mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, ini menuntut langkah pencegahan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen kuat untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyakit menular serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat DBD.

“Salah satu upaya strategis yang kita lakukan hari ini adalah melalui pelaksanaan vaksinasi dengue sebagai bagian dari strategi nasional penanggulangan dengue,” tegas Robby.

Robby menjelaskan vaksinasi ini tidak menggantikan, melainkan melengkapi upaya PSN 3M-Plus (Program Pemberantasan Sarang Nyamuk untuk mencegah DBD yang mencakup Menguras, Menutup, Mendaur Ulang), sehingga pencegahan DBD dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan efektif.

Lanjutnya, ia menyebutkan sasaran vaksinasi DBD ini adalah anak sekolah kelas 3, 4, 6 dan 7. Didasarkan pertimbangan penting yang pertama, kelompok usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap infeksi dengue.

Lalu kedua, aktivitas anak yang tinggi di lingkungan sekolah dan rumah meningkatkan risiko paparan gigitan nyamuk serta yang ketiga, sekolah menjadi lokasi yang strategis untuk menjangkau secara merata dan terorganisir.

“Dengan memberikan perlindungan sejak usia sekolah, kita berharap dapat menekan kejadian DBD di masa mendatang dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif,” ucapnya.

Robby berharap melalui program vaksinasi dengeu ini dapat memberikan perlindungan optimal bagi anak-anak sekolah dan secara bertahap menurunkan bebas kasus DBD di Kabupaten Bulungan dan Provinsi Kaltara secara keseluruhan.

“Saya mengajak masyarakat untuk tetap konsisten menjalankan PSN 3M Plus di lingkungan masing-masing, karena pencegahan DBD adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar kegiatan “Sosialisasi Lintas Sektor dan Program Pemberian Vaksinasi DBD Provinsi Kaltara”, di Balai Pertemuan Umum Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Selasa (6/1).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinkes Kaltara yang diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Yuan Erenst Sukawatie, dan narasumber dari Kemenkes Direktorat Penyakit Menular Agus Handito, dan KOMDA KIPI dr. Nor Hamidah.

Dalam kesempatan tersebut, Yuan Erenst menyampaikan Sosialisasi Vaksinasi DBD (Demam Berdarah Dengue) merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan di Provinsi Kaltara.

“Ini menjadi yang pertama kali kita laksanakan di Provinsi Kalimantan Utara,” kata Yuan Erenst.

Yuan Erenst menjelaskan Angka Kesakitan atau Incidence Rate/IR DBD Provinsi Kaltara yang seharusnya IR=10 per 100.000 penduduk namun dari presentase data di lapangan yaitu sebesar IR=96 per 100.000 penduduk.

Menurutnya hal ini sangat kontras dari indikator yang ditetapkan, sehingga Dinkes Kaltara menggagas untuk dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan vaksinasi DBD tahun 2026 ini.

“Kami dengan ketersediaan dana yang ada, kita melakukan vaksinasi DBD di Kaltara. Jadi kita fokuskan dulu di Kabupaten Bulungan sebagai pilot projek kita,” ucapnya.

Ia menuturkan hal ini perlu dilakukan setelah mendapat banyak pelajaran dari Provinsi Kalimantan Timur di Kota Balikpapan yang telah berhasil menurunkan angka pesakitan DBD sebesar 99 persen.

Selanjutnya, Kabid P2P Yuan Erenst menyebutkan sasaran vaksinasi DBD ini terdiri dari siswa kelas 3, 4 dan 6 Sekolah Dasar (SD) serta kelas 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Sasarannya ini dilihat dari usia kasus yang banyak terjadi 40 persen di usia antara 5 sampai 15 tahun,” ujarnya.

Dia berharap melalui program vaksinasi ini dapat menurunkan angka penyakit DBD khususnya di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Dengan kegiatan vaksinasi ini akan menjadi acuan bersama untuk menurunkan angka penyakit DBD di kabupaten kota lainnya di Provinsi Kaltara

“Kami mengimbau masyarakat khususnya untuk orang tua dan dari berbagai narasumber tadi sudah dijelaskan bahwa vaksin DBD ini aman. Jadi jangan lagi ada keraguan dari orang tua atau penolakan terhadap pemberian vaksin ini,” kata Yuan Erenst.

“Vaksin DBD ini sangat membantu supaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh untuk anak-anak sehingga bisa terhindar dari penularan penyakit DBD,” jelasnya.

Dinkes Kaltara bersama Dinkes Kabupaten Bulungan dijadwalkan akan melaksanakan vaksinasi DBD pada hari Kamis 8 Januari 2025, pukul 08.00 WITA di Sekolah MI Salafiyah Syafiiyah, Desa Panca Agung, Tanjung Palas Utara, Bulungan.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Realisasi hasil panen padi tahun 2025 Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) khususnya pada Kabupaten Bulungan mengalami peningkatan signifikan sebesar 39,79 persen.

Hal itu diutarakan Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Serentak bersama Presiden Prabowo Subianto secara daring, yang dipusatkan di Desa Karang Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Rabu (7/1).

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ketahanan pangan Kaltara yang terus menunjukkan tren positif.

Berdasarkan data Luas Tambah Tanam (LTT) padi Kabupaten Bulungan tahun 2025, realisasi tanam hingga Desember 2025 berhasil mencapai 7.972,52 hektare atau 119,46 persen dari target 6.674 hektar.

“Tren realisasi bulanan menunjukkan peningkatan tajam pada September dan Oktober yang mencerminkan keberhasilan percepatan tanam dan sinergi program pertanian,” kata Gubernur.

Capaian ini didukung oleh kontribusi LTT padi reguler, oplah, csr dan padi gogo, dengan padi gogo menjadi penyumbang terbesar.

Zainal menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan prioritas nasional dan fondasi penting bagi stabilitas bangsa.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kaltara berkomitmen menunjukkan peran strategisnya dengan terus mengembangkan potensi lahan pertanian yang luas, memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang memadai serta memberikan dukungan kepada para petani.

“Capaian panen pada musim tanam Oktober 2025 hingga Maret 2026 menjadi bukti bahwa dengan perencanaan yang baik, dukungan sarana prasarana serta pendampingan yang tepat maka produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan,” jelasnya.

Ia menilai kegiatan ini berperan penting dalam menjaga kesinambungan dan percepatan produksi agar tidak terjadi jeda yang panjang antara panen dan tanam, sehingga ketersediaan pangan dapat terjaga sepanjang tahun.

“Di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika global, kegiatan Panen Raya ini menjadi simbol kesiapsiagaan dan ketangguhan daerah dalam menjaga stabilitas pangan,” ujarnya.

Kendati Kaltara menghadapi berbagai tantangan dari keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) teknis, perawatan alsintan dan sulitnya mobilitas antarwilayah, Zainal meyakini dengan peningkatan kapasitas SDM, penguatan koordinasi lintas sektor serta manajemen yang baik, tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap.

“Dengan potensi sumber daya yang dimiliki dan semangat kebersamaan yang terus terjaga, saya optimis Kalimantan Utara mampu menjadi salah satu lumbung pangan andalan di kawasan utara Indonesia,” pungkasnya.

Kegiatan dirangkaikan dengan Panen Raya Padi Musim Tanam Oktober 2025-Maret 2026 dan Gerakan Tanam Musim Tanam 2026 Provinsi Kaltara. Serta ditutup dengan penyerahan bantuan alat pertanian dan benih padi oleh Gubernur Kaltara kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Karang Agung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Bustan, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setda Kaltara, Wahyuni Nuzband, Bupati Bulungan, Syarwani,  dan Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.(**)

Scroll to Top