Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

MALINAU, MANDAUPOST — Kegiatan makan siang bersama yang dilaksanakan di Aula Ruang Makan SPN Polda Kalimantan Utara, Kabupaten Malinau. Kegiatan ini menjadi moment penting bagi para Siswa Diktuk Bintara T.A. 2025 Angkatan 53, yang mendapatkan arahan langsung dari Kabidpropam Polda Kaltara, KOMBES POL Krishadi Permadi, Kamis (16/10)

Acara yang berlangsung mulai pukul 11.40 hingga 12.50 WITA ini dihadiri oleh 110 siswa yang hadir lengkap, para pengasuh dan staf SPN Polda Kaltara, serta AKP Ucok selaku Kakorsis SPN.

Dalam arahannya, Kabidpropam menekankan pentingnya rasa syukur atas kesempatan menjadi bagian dari keluarga besar Polri. Ia mengingatkan para siswa akan ketatnya proses seleksi yang telah mereka lalui, serta pentingnya menjaga integritas dan perilaku selama masa pendidikan.

“Jangan pernah melakukan kekerasan atau perundungan dalam bentuk apa pun. Jadilah anggota Polri yang berguna bagi institusi, pimpinan, dan masyarakat,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa saat ini Bidpropam tengah menangani sejumlah kasus pelanggaran disiplin oleh personel senior, yang berujung pada pemberhentian tidak dengan hormat. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi para siswa untuk menjaga sikap dan menjauhi pelanggaran.

Usai memberikan arahan kepada para siswa, Kabidpropam melanjutkan penyampaian pesan dalam apel kepada para pengasuh dan staf SPN Polda Kaltara. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan agar setiap indikasi pemotongan uang dinas segera dilaporkan untuk ditindaklanjuti. Ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah institusi dan menjauhi perilaku menyimpang seperti penyalahgunaan narkoba, perbuatan asusila, pungli, hingga judi online.

Kegiatan berakhir pada pukul 13.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan penuh makna. Arahan yang disampaikan diharapkan menjadi bekal moral dan etika bagi para siswa dan personel SPN dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Plt. Sekretaris Daerah Ir. Jabbar hadir pada acara Seminar Kebangsaan bersama Organisasi Masyarakat (Ormas) yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Nunukan dengan tema “Menangkal Radikalisme, Memperkokoh Persatuan di Perbatasan”. Acara tersebut dibuka secara resmi di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Kamis (16/10).

Kegiatan Seminar Kebangsaan ini merupakan upaya strategis Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Badan Kesbangpol dalam memperkuat ketahanan ideologi di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, karena wilayah ini memiliki potensi kerawanan tinggi terhadap penyebaran paham radikalisme dan terorisme karena faktor geografis, sosial, dan ekonomi.

Plt. Sekda Nunukan dalam membacakan sambutan Bupati Nunukan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam rangka membangun daya cegah, daya tangkal, dan daya lawan terhadap ideologi radikalisme dan terorisme.

“Semoga melalui kegiatan ini, apa yang menjadi harapan kita bersama yakni terciptanya strategi nasional dalam mewujudkan Indonesia yang sehat mental, keluarga cerdas, dan tangguh dalam pencegahan radikalisme dan terorisme dapat kita wujudkan”, ungkapnya.

Bupati Nunukan turut berpesan agar berhati-hati dalam pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme harus dilakukan secara masif, terutama melalui peran ibu-ibu, keluarga, dan sekolah.

Dalam kegiatan ini, beberapa pemateri menyampaikan paparannya diantaranya adalah materi pertama yang disampaikan oleh AKBP Wanggi Wantozy Praduga Satria., (Kasatgaswil Kaltara Densus 88 Anti Teror) dengan topik Memahami dan Menanggulangi Propaganda Terorisme. Materi kedua disampaikan oleh Suryadi Mas’ud (Mantan Napiter) dengan topik Mengejar Bayang Bayang Negara Islam. Dan materi ketiga disampaikan oleh Ust. Zahri Fadli (Ketua BAZNAS dan Sekretaris FKUB Nunukan) dengan topik Filosofi Piagam Madinah dalam menangkal radikalisme dan terorisme.(**)

JAKARTA, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum sukses meraih penghargaan pada kategori Kepala Daerah Pendukung Ekspor dalam ajang Primaniyarta dan Primaduta Awards 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso, kepada Gubernur Zainal pada pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Rabu (15/10).

Mendag Budi Santoso menyampaikan, bahwa Penghargaan Primaniyarta di peruntukkan kepada eksportir terbaik juga kepala daerah yang terus meningkatkan nilai ekspornya, meningkatkan brand awareness secara global.

Gubernur Zainal diakui menjadi satu-satunya Kepala Daerah yang mampu memberikan dukungan terhadap perdagangan Indonesia, hingga mampu meraih penghargaan ini di tahun 2025.

“Penghargaan juga diserahkan kepada para eksportir pelopor pasar baru yang memberikan inspirasi bagi eksportir Indonesia,” kata Mendag Budi Santoso.

Budi Santoso, mengungkapkan ajang penghargaan tahunan ini merupakan cerminan dari upaya Indonesia dalam memperkuat daya saing perdagangan, sekaligus menjadi langkah strategis menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Kita tidak hanya ingin menjadi penonton di pasar global, tetapi juga pemain utama yang menentukan arah perdagangan dunia,” ucapnya.

Pada Primaniyarta Awards 2025 ini, Mendag Budi Santoso memberikan penghargaan Primaduta kepada para buyer loyal, mitra ekspor Indonesia.

Tujuh kategori penghargaan Primaniyarta Awards yaitu Eksportir Pasar Prospektif PT Growth Asia, Eksportir Produk Industri Manufaktur PT Astra Otoparts Tbk, Eksportir Pemula CV Decorus, Eksportir Produk Halal dan Modest Fashion PT Sekar Laut Tbk.

Lalu Eksportir Jasa PT Agate Internasional, Eksportir Barang Digital PT Kinema Systrans Multimedia, Eksportir Produk Inovatif PT Lautan Natural Krimerindo.

Kemudian Kepala Daerah Pendukung Ekspor yaitu Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang, dan Bupati Lamongan Yuh Ronur, serta UMKM Bisa Ekspor Awards 2025 PT Azaki Food Internasional.

Sedangkan untuk penerima Primaduta Awards 2025 antara lain Dubes RI untuk Filipina, Agus Wijoyo; Dubes RI untuk Inggris, Desra Percaya; Konjen RI di Osaka: Jon Cahyanto Bustami.

Lanjutnya Importir produk UMKM (Jerman), Importir Produk Halal dan Modest Fashion (Turki), Importir Berkinerja (Sri Lanka), Importir Jasa dan Barang Digital (Taipei), Dispora Pendukung Ekspor (AS) dan Promotor Produk Indonesia (Tiongkok).

Adapun untuk Primaniyarta Lifetime Achievement Awards 2025 dianugerahkan kepada PT Biofarma Persero dan PT Toyota Manufacturing Indonesia yang telah memberikan kontribusi jangka panjang dalam mendukung ekspor nasional.

Ajang berskala internasional TEI 2025 mengusung tema “Discover Indonesia’s Excellence: Trade Beyond Boundaries”, diikuti 1.619 peserta dengan 8.045 buyers terdaftar dari 130 negara.

Pameran itu dibagi menjadi tiga zona utama, yaitu produk pangan dan pertanian, produk manufaktur, serta jasa dan gaya hidup, dengan target transaksi mencapai USD 16,5 miliar.

“TEI menjadi wujud nyata pelaksanaan Asta Cita Presiden dalam memperkuat hilirisasi dan industrialisasi nasional, serta memperluas peran Indonesia dalam rantai pasok global menuju Indonesia Emas,” ujar Mendag.

Lebih jauh Mendag Budi Santoso menuturkan penyelenggaraan TEI ke-40 juga menghadirkan rangkaian kegiatan pendukung seperti penjajakan kerja sama bisnis (business matching), konsultasi bisnis (business counseling), hingga berbagai forum bisnis.(**)

Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Beri Apresiasi Tinggi

BULUNGAN, MANDAUPOST – Pelaksanaan Birau Bulungan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati hari jadi kota Tanjung Selor ke-235 dan Kabupaten Bulungan ke-65 menjadi berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menjajakan barang dagangannya di stand pameran.

Dalam setiap harinya, hasil penjualan dagangan UMKM dikisaran dua hingga empat juta rupiah perhari, jika ditotal dari 201 stand UMKM yang ada, diperkirakan perputaran uang di hari ketiga lebih dari dua milyar rupiah.

Pendirian stand pameran dan UMKM yang berada di kebun raya Bunda Hayati Tanjung Selor ini menjual berbagai macam produk, mulai dari tas anyaman, kuliner hingga pernak pernik budaya masyarakat lokal.

Staf ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Kabupaten Bulungan, Muhammad  Zulkifli Salim mengatakan hadirnya UMKM memberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat setempat mengingat perputaran barang dan uang dalam satu hari cukup besar.

“Transaksi yang dilakukan masyarakat di semua instansi di kebun raya Bunda Hayati ini yang rata-rata berkisar antara 2 hingga 5 juta rupiah perhari dan berlangsung dengan sangat baik serta berdampak positif pada pergerakan ekonomi masyarakat”, terangnya.

Zulkifli mengapresiasi kepada pemerintah Kabupaten Bulungan dan seluruh desa yang ada di Kabupaten Bulungan yang turut andil dalam pelaksanaan Birau kali ini sekaligus memperkenalkan berbagai macam produk dari masing-masing desa.

“UMKM ini memberikan efek yang sangat positif terhadap perekonomian masyarakat setempat karena hampir dari seluruh desa di Kabupaten Bulungan hadir dengan satu desa satu produk hadir di tempat ini”, jelasnya.

Zulkifli yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala Badan Pendapan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bulungan berharap pelaksanaan Birau mendatang terus ditingkatkan dan waktu pelaksanaan lebih lama dibandingkan tahun ini.

“Birau ini kan tidak hanya sebagai ajang seremonial saja tapi yang terpenting adalah dampak positif terhadap para pelaku UMKM, meningkatkan perekonomian, juga sebagai ajang hiburan dan silaturrahmi masyarakat Bulungan sehingga kedepan waktu pelaksanaan bisa lebih lama”, pungkasnya. (rza/red)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Inspektur Inspektorat Wilayah Kabupaten Tana Tidung, Dimas Aditya, menegaskan bahwa paket pekerjaan Pembangunan Jembatan Sei Sebawang yang tengah mendapat sorotan publik tetap berada dalam pengawasan ketat dan terbuka. Pemeriksaan lapangan telah dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Berdasarkan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024, Inspektorat diminta melakukan pemeriksaan atas hasil pelaksanaan pembangunan Jembatan Sei Sebawang. Menindaklanjuti hal tersebut, Inspektorat Kabupaten Tana Tidung telah melaksanakan pemeriksaan fisik lapangan pada 18 Agustus 2025, dengan melibatkan tim teknis dan unsur pengawasan terkait.

“Kami telah melakukan audit langsung di lapangan dan memastikan seluruh dokumen administrasi sesuai prosedur. Kesesuaian antara pencatatan atau pengakuan aset pada laporan keuangan daerah, progres fisik, serta laporan administrasi di lapangan merupakan aspek teknis yang turut kami uji dan verifikasi,”ujar Inspektur Daerah Kabupaten Tana Tidung, Dimas Aditya.

Inspektorat memastikan tidak terdapat unsur penyimpangan yang disengaja dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut. Seluruh proses klarifikasi dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan BPK dan telah ditindaklanjuti sesuai rekomendasi resmi.

Menanggapi kritik yang disampaikan Ketua PPKLH Kalimantan Utara, Natalius Jhon, terkait dugaan kurangnya transparansi dari Dinas PUPRPKP Tana Tidung, Inspektur menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap pengawasan publik dan media.

“Kritik dan masukan masyarakat adalah bagian penting dari sistem pengawasan bersama. Kami tidak menutup diri. Justru kami memperkuat transparansi melalui sistem pelaporan berbasis digital agar publik dapat ikut memantau progres pembangunan,” tambahnya.

Inspektorat berharap masyarakat tetap memberikan kepercayaan bahwa penggunaan anggaran daerah selalu diawasi secara ketat oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, melalui Dinas PUPRPKP dan Inspektorat, berkomitmen menjaga integritas, akuntabilitas, serta keterbukaan dalam pelaksanaan pembangunan.

Proyek strategis seperti Jembatan Sei Sebawang diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tana Tidung.(**)

BALIKPAPAN, MANDAUPOST — Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, mengungkapkan jika pemerintah berkomitmen terus menjalankan program pembangunan rumah layak huni, rumah bagi korban bencana, serta penyediaan prasarana permukiman yang didukung oleh APBD Provinsi Kaltara. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinergi Program 1 Juta Rumah Perkotaan untuk Wilayah Kalimantan, yang digelar di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Rabu (15/10).

Dalam Rakor tersebut melibatkan pemerintah daerah dari tiga provinsi, yakni Kaltara, Kaltim, dan Kalsel.

Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman atas komitmen dan langkah konkret dalam mendorong penyediaan perumahan nasional. Ia mengungkapkan langkah ini selaras dengan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

“Program ini akan menempatkan sektor perumahan sebagai bagian penting dari pembangunan manusia Indonesia,” kata Wagub Ingkong.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan di wilayah Kalimantan, khususnya Kaltara. Wagub menjelaskan bahwa program prioritas pemerintah ini menekankan pentingnya menjamin ketersediaan rumah murah dan sanitasi untuk masyarakat desa serta warga yang membutuhkan.

Perlu diketahui, Kaltara sebagai salah satu provinsi termuda di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam sektor perumahan, di antaranya pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi,

“Berdasarkan data tahun 2021 Kaltara memiliki pertumbuhan penduduk yang cepat, dengan peningkatan jumlah penduduk dari 713.600 jiwa (2021) menjadi 749.400 jiwa pada 2025,” ujar Wagub.

Kedua, backlog perumahan yang cukup tinggi, yaitu backlog kepemilikan rumah mencapai 27.127 rumah tangga dan backlog penghuni sebanyak 17.752 rumah tangga per 2023; ketiga, terbatasnya rumah terjangkau, terutama di daerah perkotaan seperti Tarakan dan Tanjung Selor.

Keempat, keterbatasan infrastruktur pendukung seperti jalan, listrik, dan air bersih yang menjadi hambatan dalam pengembangan permukiman; kelima, banyak permukiman tidak terencana yang muncul secara informal dan berpotensi menimbulkan persoalan tata ruang dan pelayanan publik.

Keenam, hadirnya risiko lingkungan seperti banjir dan kebakaran hutan yang mengancam keberlanjutan hunian; dan terakhir ketujuh, tingginya arus migrasi dan urbanisasi, seiring dengan pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) berdampak pada meningkatnya permintaan perumahan.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Wagub mengatakan Kaltara juga memiliki potensi besar dalam pengembangan perumahan karena memiliki yang posisi geografis yang strategis sebagai gerbang utara Indonesia.

Selain itu, Kaltara memiliki ketersediaan lahan pengembangan seluas 222 hektare, khususnya di Kabupaten Malinau dan Bulungan.

“Kawasan strategis seperti Koridor Sungai Kayan, Sembakung, Sesayap, Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor, serta kawasan industri dan PLTA Mentarang yang siap menjadi pusat pertumbuhan baru,” jelasnya.

Wagub Ingkong menegaskan bahwa penyediaan hunian layak tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, namun diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, masyarakat, dan dunia usaha untuk memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan bermartabat.

“Mari kita perkuat kolaborasi lintas wilayah dalam semangat #KaltaraDiHati untuk mewujudkan pembangunan perumahan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Kalimantan,” pungkasnya.

Melalui forum ini, diharapkan tercipta sinergi nyata untuk menjawab berbagai tantangan perumahan dan menghadirkan solusi konkret demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, beserta istri menghadiri Malam Ramah Tamah dan Silaturahmi dalam rangka Syukuran Hari Jadi Kota Tanjung Selor ke-235 dan Kabupaten Bulungan ke-65 Tahun 2025, Senin (13/10).

Acara yang berlangsung di Panggung Kesenian Kebun Raya Bundayati ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat Bulungan.

Peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bulungan dan Tanjung Selor yang jatuh setiap tanggal 12 Oktober tahun ini mengusung tema “Bulungan Berdaulat, Unggul, dan Berkelanjutan.”(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, membuka resmi Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) dan Konferensi Kerja I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kaltara.

Dalam kegiatan yang digelar di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara pada Senin (13/10) malam, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada PGRI Kaltara yang telah melaksanakan ini.

“Kegiatan ini adalah momentum penting tidak hanya sebagai ajang silaturahmi di antara para guru tetapi sebagai wadah perkumpulan kalangan profesionalisme pendidik di Bumi Benuanta yang kita cintai,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal menekankan pada pelaksanaan Porsenijar bukan hanya sekedar peran navigasi saja, tetapi juga sebagai wadah untuk menumbuhkan sportivitas, kreativitas, kebersamaan dan karakter positif di kalangan pendidik untuk tetap ada.

Dengan mengusung tema “Mewujudkan Guru Sehat, Kreatif, Sportif, Profesional dan Berbudaya Menuju Indonesia Maju”, ia juga mengajak tenaga pendidik untuk menghadirkan semangat kompetensi yang sehat dan mempererat tali silaturahmi antar anggota PGRI Kaltara.

“Saya berharap ini menjadi ajang lahirnya prestasi dan batas-batas baru sekaligus memperkokoh semangat persatuan dan jadikan momen ini sebagai ruang ekspresi tempat menyelesaikannya positif dan menguatkan kecintaan terhadap dunia pendidikan,” ucapnya.

Selain itu juga, Gubernur menyatakan dukungannya atas pelaksanaan Konferensi Kerja pertama PGRI Kaltara, yakni sebagai sebuah forum untuk merumuskan arah kebijakan program kerja dan evaluasi organisasi Masa Bhakti IV Tahun 2024-2029.

Tegasnya konferensi ini memiliki peran penting dalam memperkuat peran PGRI sebagai mitra pemerintah dalam membangun pendidikan yang maju dan berkeadilan di Kaltara.

Melalui kegiatan ini Gubernur Zainal mengajak seluruh peserta untuk menghadirkan gagasan-gagasan inovatif memperkuat solidaritas organisasi dan serta menyusun program organisasi dalam meningkatkan kompetensi dan perlindungan bagi guru.

“Saya berharap terhadap rekomendasikan yang positif dalam mengembangkan organisasi PGRI dan dunia pendidikan, memperkuat persatuan, memperkaya wawasan dan memperkokoh semangat pengabdian kita sebagai pendidik dan pelayanan bangsa,” tutup Gubernur Zainal.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PGRI Kaltara Nanang Jahari dan seluruh pengurus PGRI kabupaten / kota se-Kaltara.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kantor Bea Cukai Nunukan beserta jajarannya atas usaha dan kerja kerasnya sehingga berhasil mengamankan pintu-pintu masuknya barang-barang yang tidak berijin atau ilegal ke wilayah kabupaten Nunukan.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri saat menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) Hasil Tegahan Kantor Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan, Selasa (14/10).

Lanjut dikatakannya, sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia, kabupaten Nunukan menjadi salah satu jalur yang cukup tinggi terjadinya aksi penyelundupan barang-barang ilegal dari Malaysia bahkan dari Philipina.

“Hal ini sangat merugikan negara karena tidak memberikan kontribusi bagi pendapatan negara yang bisa mengganggu sektor industri. Dan kegiatan ini adalah bentuk kerjasama dan kolaborasi serta komitmen pemerintah bersama stakeholder yang ada di Kabupaten Nunukan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan sehingga terciptanya pemerintahan yang bersih, tertib hukum dan melindungi masyarakat tambah”، Irwan Sabri.

Dalam rilis yang disampaikan KPPBC Nunukan, barang-barang yang dimusnahkan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan adalah :

  1. Hasil Tembakau berupa rokok sebanyak 3.240 batang
  2. Minuman mengandung Etil Alkohol sebanyak 1.212 botol dan 648.kaleng
  3. Ballpress yang berisi pakaian bekas sebanyak 147 Koli
  4. Kosmetik dengan berbagai jenis dan merk yang diimport tidak sesuai ketentuan dan tidak memiliki ijin BPOM sebanyak 12.064 package
  5. Makanan dan Pakan ternak yang diimpor tidak sesuai ketentuan dan tidak memiliki ijin BPOM sebanyak 275 bag
  6. Bahan Kimia untuk Pertanian sebanyak 25 package
  7. Oli dan Bahan Bakar Minyak sebanyak 1.260 botol dan 900 liter

Dari semua barang tangkapan ini, mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 968.581.400,- , tetapi setelah di lakukan penghitungan kembali maka potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari hasil penindakan barang-barang adalah sebesar Rp. 436.084.340,-..

Pada kesempatan ini juga diserahkan secara simbolis hibah 24 lembar karpet dengan perkiraan nilai barang besar Rp. 11.000.000,- kepada lembaga sosial dalam hal ini dinas sosial kabupaten Nunukan untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang kurang mampu.

Kegiatan ini digelar di halaman belakang kantor Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan dan dihadiri oleh Bupati Nunukan, forkopimda Nunukan dan beberapa kepala instansi vertikal serta beberapa tamu dari tokoh masyarakat yang datang untuk menghadiri acara tersebut.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Lapangan Kebun Raya Bunda Hayati menjadi saksi kemeriahan dan kekhidmatan Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulungan ke-65 dan Kota Tanjung Selor ke-235, Senin (13/10).
Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, dihadiri ribuan peserta dari berbagai unsur Forkopimda, pejabat daerah, ASN, pelajar, serta masyarakat umum.

Dalam amanatnya, Bupati Syarwani menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulungan, saya mengucapkan selamat hari ulang tahun kepada seluruh masyarakat Bulungan. Semoga semangat kebersamaan ini memperkuat tekad kita membangun daerah tercinta menuju masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Tahun ini, peringatan hari jadi mengusung tema “Bulungan Berdaulat, Unggul, dan Berkelanjutan.” Tema tersebut mencerminkan tekad seluruh masyarakat Bulungan untuk terus bersatu, memperkuat sinergi, serta berinovasi demi mewujudkan daerah yang mandiri dan berdaya saing.

Bupati juga mengenang perjalanan panjang Kota Tanjung Selor yang sejak abad ke-18 menjadi pusat pemerintahan dan peradaban di wilayah utara Kalimantan. Sementara Kabupaten Bulungan yang berdiri sejak tahun 1960 kini telah menunjukkan kemajuan nyata di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat.

“Perjalanan ini tak lepas dari peran besar para pendahulu dan seluruh komponen masyarakat yang berjuang memajukan Bulungan. Mari terus jaga persatuan, budaya, dan kearifan lokal demi kemajuan bersama,” tambahnya.

Rangkaian upacara turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala, Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Abadhy, Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Rifli, para pejabat tinggi daerah, tokoh masyarakat, hingga pelajar dari berbagai sekolah.

Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan pemotongan Nasi Rasul, tarian massal ASN dan pelajar, serta pameran budaya dan UMKM lokal yang menambah semarak peringatan hari bersejarah tersebut.(**)

Scroll to Top