Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

BULUNGAN, MANDAUPOST – Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras premium dan medium sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) di wilayah Kalimantan Utara, Tim Satgas Pangan Pusat menggelar rapat koordinasi penting bersama para pemangku kepentingan daerah. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Intimung, Lantai 3 Kantor Gubernur Lama, Jl. Agatis, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, pada Rabu (22/10).

Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari Badan Pangan Nasional, yakni Bapak Bambang Hariyanto dan Ibu Figuria Dinandar Putri, serta jajaran dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Kepala Kantor Cabang Bulog Wilayah Kaltara, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltara yg diwakili oleh Bapak AKP M. Harry Raden Arsa, serta Unit Tipidter Satreskrim Polresta Bulungan, dan para distributor beras se-Kaltara.

Rapat ini bertujuan untuk mendengar langsung permasalahan di lapangan serta melakukan koordinasi lintas sektor guna menjamin distribusi dan harga beras tetap sesuai dengan HET yang berlaku di zona II, yakni maksimal Rp15.400 per kilogram.

Sebelumnya, tim dari Badan Pangan Nasional telah melakukan inspeksi langsung ke sejumlah distributor dan menemukan masih banyak beras medium dan premium yang dijual di atas HET. Dalam forum terbuka, para distributor diminta memberikan penjelasan terkait penyebab kenaikan harga tersebut. Hasil dari diskusi ini akan digunakan untuk melakukan pelacakan dan penanganan lebih lanjut agar harga beras di wilayah Kalimantan Utara kembali sesuai ketentuan.

Selain itu, seluruh peserta rapat menyepakati komitmen bersama untuk mencegah praktik penimbunan beras yang dapat memicu kelangkaan dan lonjakan harga. Koordinasi dengan Bulog juga diperkuat agar pasokan beras ke masyarakat tetap terjaga.

Langkah-langkah strategis juga dirancang untuk mengantisipasi lonjakan harga, termasuk edukasi kepada para distributor mengenai larangan dalam peraturan perundang-undangan serta konsekuensi hukum, baik secara administratif maupun pidana, bagi pelanggar.

Rapat ini menjadi langkah konkret pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan melindungi daya beli masyarakat Kalimantan Utara di tengah dinamika harga pangan nasional.(**)

TANJUNG SELOR, mandaupost.com – Pegiat dan pelaku penyiaran di Kalimantan Utara menyampaikan apresiasi kepada Tim Seleksi (Pansel) Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Utara yang bekerja profesional dalam menjalankan tahapan seleksi calon anggota KPID periode 2026-2029.

Hal itu disampaikan Direktur Kaltaratv, Muhammad Reza, ia menilai proses yang telah berjalan hingga tahap uji Computer Assisted Test (CAT) yang berlangsung pagi tadi, Rabu (22/10/2025) sangat transparan. Sebab disiarkan langsung secara streaming laman youtube. Hal ini  menunjukkan komitmen pansel untuk melahirkan komisioner yang berintegritas, kompeten, dan memahami dunia penyiaran.

“Sampai sejauh ini kita melihat tahapan seleksi dilakukan dengan baik dan terukur. Kami mengapresiasi kerja keras tim pansel yang telah membuka ruang bagi publik untuk mengikuti dan memantau proses ini,” ujarnya.

Menurutnya, keterbukaan dan transparansi menjadi kunci agar KPID Kaltara ke depan diisi oleh figur-figur yang benar-benar memiliki visi memperkuat lembaga penyiaran daerah serta mendorong penyiaran yang sehat dan berkualitas.

“Kaltara berada di wilayah perbatasan, yang tentunya akan bersinggungan dengan siaran dari luar khususnya siaran televisi dan siaran radio dari Tawau dan Kota Kinabalu Sabah, Malaysia. Hal ini bisa merongrong patriotisme masyarakat perbatasan”, jelasnya.

Reza yang juga CEO Radio Kaltara FM berharap agar tahapan berikutnya tes kesehatan psikologi, termasuk uji publik dan wawancara akhir hingga Fit and proper test di DPRD Kaltara, dapat dilakukan secara terbuka transparan.

“Harapan kami, hasil seleksi nanti bisa melahirkan komisioner yang punya komitmen kuat terhadap pengawasan isi siaran, perlindungan publik, serta pengembangan ekosistem penyiaran lokal di Kalimantan Utara,” harapnya.

 

Dari 54 peserta yang mengikuti tes CAT, 30 orang dinyatakan lulus dan lima orang diantaranya memperoleh nilai tertinggi yakni Aras (skor 95), Borohim Harahap (skor 93), Hj. Musdalifah (skor 92), Rendy Aditya Paraja (skor 90), dan Martinus Namphur (skor 86). (rfy/red)

 

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, resmi mengukuhkan Sindu Senjaya Aji, sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltara digelar di Gedung Gadis, Selasa (21/10).

“Selamat atas dikukuhkannya Bapak Sindu Senjaya Aji. Harapan semoga bapak dapat mengawal gerak langkah pembangunan di Kalimantan Utara dan ke depan BPKP Perwakilan Kaltara semakin maju dalam menjalankan tugasnya di bidang Pengawasan Keuangan dan Pembangunan,” buka Gubernur Zainal dalam sambutannya.

Gubernur Zainal menyebutkan pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Kaltara ini adalah menindaklanjuti Surat Keputusan Kepala BPKP Nomor KP.01.03/KEP-400/K/SU/2025 tanggal 19 September 2025, Tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan BPKP.

Ia menjelaskan Provinsi Kaltara terbagi dalam 5 wilayah administrasi yang terdiri atas satu kota dan empat kabupaten, yakni Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Tana Tidung.

Dikatakannya, sebagai provinsi yang baru berdiri tiga belas tahun, Kaltara harus terus berjuang untuk dapat tumbuh dan berkembang sejajar dan bersaing dengan provinsi-provinsi lainnya.

“Hal itu demi Terwujudnya Fondasi Transformasi Kaltara yang Kokoh sebagai Beranda Depan NKRI yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan,” sambungnya.

Lebih jauh Gubernur menuturkan di tahun 2026 nanti, Provinsi Kaltara memiliki program prioritas pembangunan daerah yang mencakup 8 Program Unggulan yang berfokus pada konektivitas perbatasan, ekonomi hijau dan peningkatan kebutuhan dasar.

“Kami berharap Perwakilan BPKP Kaltara dapat melakukan pengawalan untuk menjadmin akuntabilitas program prioritas pembangunan provinsi Kaltara, sesuai yang tertuang dalam kesepakatan bersama Pemerintah Provinsi Kaltara dan BPKP Perwakilan Kaltara,” ucapnya.

Dalam momen itu, ia meminta BPKP Perwakilan Kaltara untuk bisa berpindah kantor di Tanjung Selor. Ia menilai hal tersebut harus dilakukan guna mendukung pelaksanaan pemerintahan yang akuntabel dan transparan sekaligus meningkatkan perekonomian di pusat ibu kota Provinsi Kaltara.

Gubernur Zainal berharap kerja sama semakin memperkokoh dan menajamkan peran BPKP, khususnya Perwakilan BPKP Kaltara dalam melalukan pengawalan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dan terutamanya proses program prioritas pembangunan di Kaltara.

“Sekali lagi kami mengucapkan selamat telah dikukuhakn sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Utara. Kami berharapa pengawalan dan dapat meninkatkan kerja sama yang terjalin selama ini,” pungkasnya.

Turut hadir diantaranya, Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian, Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan BPKP Aryanto Wibowo, CA, CGCAE, CIAE, CREL, FRMP., Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie, Wakil Walikota Tarakan Ibnu Saud, mantan Kepala Perwakilan BPKP Kaltara Totok Prihantoro, dan jajaran kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kaltara.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Dalam upaya memperkuat tata kelola informasi hukum yang transparan dan terintegrasi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tana Tidung melakukan kunjungan kerja ke Bidang Hukum Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, pada Selasa (21/10).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Bawaslu dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), sekaligus mempererat koordinasi antarinstansi dalam bidang dokumentasi hukum.

Rombongan Bawaslu yang dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Tana Tidung, Dika Ramdhani, selaku pengampu Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, turut didampingi oleh Tim JDIH Bawaslu Kabupaten Tana Tidung.

Setibanya di Kantor Bupati, mereka disambut hangat oleh Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Yuniar Metrijanti, beserta jajaran Tim JDIH Pemerintah Kabupaten Tana Tidung.

Dalam suasana santai namun penuh makna, kunjungan tersebut diisi dengan sesi diskusi interaktif antara kedua belah pihak.

Yuniar Metrijanti dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bawaslu yang telah meluangkan waktu untuk berkoordinasi dan belajar bersama mengenai pengelolaan JDIH.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bawaslu yang sudah datang ke Kantor Bidang Hukum Setda Tana Tidung. Ini menunjukkan semangat kolaborasi dan komitmen bersama dalam membangun sistem dokumentasi hukum yang baik,” ujarnya.

Yuniar menekankan bahwa di era digital saat ini, pengelolaan informasi hukum menuntut ketelitian dan konsistensi tinggi. Ia mengingatkan pentingnya verifikasi dan akurasi setiap dokumen hukum yang diunggah agar tidak menimbulkan kesalahan informasi di ruang publik.

“Teknologi informasi sangat membantu pekerjaan kita, tapi juga rentan terhadap kesalahan. Karena itu penting untuk memastikan setiap dokumen yang kita sajikan kepada publik sudah terverifikasi dan sesuai dengan ketentuan hukum,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yuniar mengakui masih ada tantangan dalam upaya mempromosikan keberadaan JDIH di tengah masyarakat.

“Sebenarnya kekurangan kita itu di sisi promosi JDIH, baik melalui media sosial maupun media massa. Karena itu memang dibutuhkan SDM khusus yang fokus pada pengelolaan konten dan publikasi,” tambahnya.

Sementara itu, Dika Ramdhani menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu untuk memperkuat tata kelola dokumentasi hukum di internal lembaga mereka.
Menurutnya, JDIH bukan hanya sarana penyimpanan dokumen hukum, tetapi juga instrumen penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas publik.

“Kunjungan ini kami maksudkan untuk belajar dan berbagi pengalaman, terutama bagaimana cara mengisi postingan, mengoperasikan sistem JDIH, hingga menyajikan informasi dokumen hukum secara terbuka kepada masyarakat,” ungkap Dika.

Ia menambahkan bahwa Bawaslu Tana Tidung berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem JDIH mereka agar lebih mudah diakses oleh publik dan menjadi referensi terpercaya dalam bidang hukum pemilihan.

“Harapan kami, dari kunjungan ini kami bisa mendapatkan banyak pelajaran dari Bidang Hukum Pemkab Tana Tidung agar pengelolaan JDIH Bawaslu bisa lebih optimal ke depannya,” ujarnya.

Selain sesi sambutan, kegiatan juga diisi dengan diskusi teknis terkait pengelolaan JDIH, mulai dari struktur basis data, tata cara pengunggahan dokumen, standar metadata, hingga strategi publikasi melalui kanal digital. Kedua belah pihak juga membahas kemungkinan kerja sama ke depan, seperti pelatihan teknis bersama, pendampingan pengelolaan JDIH, serta pertukaran informasi hukum antarinstansi.

Suasana diskusi berlangsung akrab dan produktif, ditandai dengan saling bertukar pandangan serta pengalaman dalam membangun sistem informasi hukum yang efisien dan berdaya guna.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan agar sinergi antara lembaga daerah semakin kuat. Dengan begitu, masyarakat dapat memperoleh informasi hukum yang akurat, mudah, dan cepat,” pungkas Dika.


Kunjungan kerja ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata sederhana sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat sistem informasi hukum di Kabupaten Tana Tidung.

Kolaborasi antara Bawaslu dan Bidang Hukum Pemkab Tana Tidung diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun JDIH yang profesional, informatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang transparan.(**)

BULUNGAN,  MANDAUPOST – Pentingnya legalitas lahan, tidak bermasalah, clean dan clear menjadi syarat utama dalam pembangunan Sekolah Rakyat di Wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). Ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Obed Daniel LT, saat peninjauan lahan Sekolah Rakyat bersama tim Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, Selasa (21/10).

Peninjauan ini dilakukan pada 2 daerah Kaltara yang telah terpilih sebagai kandidat dalam pembangunan sekolah tersebut, yakni Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor dengan luas 5 hektare dan Desa Ardi Mulyo Kecamatan Tanjung Palas Utara dengan luas 8 hektare.

Adapun tujuan dari peninjauan tersebut yakni untuk mendukung percepatan proses pelepasan tanah berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL).

Namun lahan yang ingin digunakan, masih tercatat sebagai milik Kementerian Transmigrasi. Oleh karena itu, proses pelepasan menjadi langkah penting agar lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Hasil dari kunjungan lapangan ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi Kementerian Transmigrasi dalam proses pelepasan lahan tersebut,” ujar Obed.

Adapun pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat di Kaltara direncanakan pada tahun 2026. Karena di tahun ini, Pemprov belum dapat merealisasikannya karena syarat legalitas lahan belum terpenuhi.

“Sebenarnya program ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Namun, karena legalitas lahan di Kaltara belum selesai, maka kita belum bisa masuk pada tahap pembangunan tahun ini. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita kejar,” pungkasnya.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Bupati Nunukan Irwan Sabri Melakukan launching Penerbangan Perdana Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Penumpang Udara dan SOA Barang Tahun Anggaran 2025 di Bandara Nunukan, Selasa (21/10).

Penerbangan SOA Penumpang kali ini akan melayani rute penerbangan Nunukan – Long Layu (PP), dan SOA Barang akan melayani rute Nunukan – Long Bawan.

Jajaran Forkopimda, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Jabbar, Kepala Bagian Ekonomi Rohadiansyah hadir dalam acara launching tersebut.

Bupati Irwan Sabri dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa anggaran SOA penumpang udara rute Nunukan – Long Layu (PP) sebesar 1 Milyar rupiah pada tahun ini berasal dari Bantuan Keuangan (BANKEU) Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dan telah masuk dalam APBD Perubahan Kabupaten Nunukan Tahun Anggaran 2025.

Selain SOA dengan anggaran Bankeu, pada awal tahun ini, pemerintah Kabupaten Nunukan juga telah memberikan SOA untuk masyarakat di wilayah Krayan yang anggaranya berasal dari APBD Kabupaten Nunukan Tahun 2025.

Pemberian SOA, kata bupati, merupakan upaya pemerintah untuk meringankan masyarakat di Krayan yang ingin bepergian dengan menggunakan pesawat, serta menekan harga – harga barang kebutuhan pokok di masyarakat.

“Seperti yang kita ketahui bersama, kita tahu bahwa pesawat merupakan satu-satunya akses untuk menjangkau wilayah Krayan. Sementara harga tiket relatif mahal, kadang tidak terjangkau oleh masyarakat kita,” kata Irwan Sabri.

Dengan adanya SOA, maka saat ini volume penerbangan Nunukan – Long Bawan sebanyak 18 kali penerbangan dengan pengiriman barang 21.600 kilogram, Rute Bandara Nunukan – Bandara Binuang sebanyak 5 kali penerbangan dengan pengiriman barang 3.000 kilogram dan Rute Bandara Nunukan – Bandara Long Layu sebanyak 5 kali penerbangan dengan pengiriman barang 3.000 kilogram.

Total SOA udara untuk barang yang bersumber dari APBD Kabupaten Nunukan ini sebesar Rp1.399.998.600.

Selain Subsidi Ongkos Angkut (SOA) udara di wilayah Krayan, Pemerintah Kabupaten Nunukan pada tahun ini juga telah memberikan SOA via sungai senilai Rp448.012.650 di Kecamatan Lumbis menuju beberapa titik desa di Kecamatan Lumbis Ogong, Kecamatan Lumbis Pansiangan, dan Kecamatan Lumbis Hulu dengan total barang pokok yang diangkut sebanyak 49.350 Kilogram.

Pada kesempatan yang sama, Perwakilan PT. Smart Cakrawala Aviation, Bpk. Dela Widya Perdana menyampaikan bahwa penerbangan SOA akan menggunakan pesawat Cessna Caravan C208 EX dan Pilatus PC6 dengan kapasitas penumpang 6 orang atau 550 Kilogram.

“Jenis pesawat ini digunakan sesuai dengan kapasitas bandaranya,kalau landasannya kecil kita menggunakan pesawat Pilatus sedangka jika landasannya panjang kita gunakan pesawat yang caravan,” ungkapnya.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rahmawati Zainal, membuka kegiatan Operasi Katarak Gratis yang digelar di RSUD Kabupaten Nunukan, Senin (20/10) pagi.

‎Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara TP-PKK Kaltara dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Dinkes Kabupaten Nunukan, dan RSUD Nunukan.

‎Rahmawati menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya upaya peningkatan kesehatan masyarakat merupakan bagian penting dari visi besar PKK, yakni mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan mandiri.

‎Dia menyebutkan PKK Kaltara sebagai mitra pemerintah akan terus berkomitmen dalam mendukung terlaksananya program-program kesehatan yang pro rakyat.

“Kami percaya bahwa keluarga yang sehat adalah pondasi bagi masyarakat yang sejahtera. Melalui kegiatan ini, semoga masyarakat dapat kembali menikmati penglihatan yang baik dan hidup yang lebih produktif,” ucapnya.

‎Program ini menjadi langkah nyata PKK dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga penderita katarak yang membutuhkan layanan medis namun terkendala biaya.

‎Lebih jauh, Rahmawati juga menekankan bahwa penyakit katarak menjadi salah satu penyebab kebutaan yang umum terjadi di dunia, terutama pada usia lanjut sehingga perlu mendapatkan penanganan cepat dan tepat.

“Operasi katarak gratis diharapkan dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

‎Sementara itu Kepala Dinkes Kaltara Usman, SKM., M.Kes menyampaikan apresiasi atas peran aktif TP-PKK Kaltara yang selalu menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke daerah perbatasan seperti Nunukan,” terang Usman.

‎Senada dengan itu, Plt. Direktur RSUD Nunukan Andi Bau Tune Mangkau, menuturkan kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi pasien, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan mata.

‎“Kami siap mendukung dan melanjutkan kegiatan serupa di masa mendatang. Semoga semakin banyak masyarakat yang terbantu dan kualitas hidup mereka meningkat,” imbuhnya.

‎Menutup sambutannya, Rahmawati mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim dokter, tenaga medis, dan pihak terkait yang telah bekerja dengan penuh dedikasi demi kelancaran kegiatan ini.

“‎Kegiatan Operasi Katarak Gratis ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial TP-PKK Kaltara terhadap masyarakat dan diharapkan dapat terus berlanjut di kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Utara, demi terwujudnya Kaltara yang Tangguh, Sehat dan Sejahtera,” pungkasnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Percepatan realisasi Belanja Daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal (Purn) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa.

Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara (Zainal A Paliwang, – Ingkong Ala,) selaku bagian dari Kaltara turut hadir dalam Rakor tersebut secara virtual, Senin (20/10).

Dalam arahannya, Tito menyampaikan pemerintah daerah (Pemda) memiliki peran strategis dalam memperkuat pondasi ekonomi nasional melalui optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, hingga September 2025 realisasi Pendapatan Daerah secara nasional sebesar 70,27 persen. Sedangkan realisasi Belanja Daerah secara nasional 56,07 persen, lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024.

“Belanja Daerah yang lambat dapat menahan perputaran ekonomi masyarakat. Pemda perlu mengakselerasi belanja yang berkualitas untuk menstimulus aktivitas ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik,” ujar Tito.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambahkan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, dengan stabilitas makroekonomi yang terjaga. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi 5,12 persen, inflasi 2,65 persen, dan neraca perdagangan yang tumbuh 45,8 persen.

“Untuk menjaga momentum pertumbuhan, tiga mesin ekonomi yakni fiskal, sektor keuangan, dan perbaikan iklim investasi terus digerakkan secara selaras dan saling mendukung. APBN dan APBD berfungsi sebagai katalis untuk memperkuat peran swasta sebagai motor penggerak utama perekonomian,” terangnya.

Purbaya memaparkan, realisasi transfer ke daerah tahun 2025 meningkat dan diharapkan dapat segera digunakan oleh Pemda untuk membiayai pembangunan. Namun, realisasi PAD mengalami kontraksi 10,86 persen akibat turunnya beberapa komponen pajak dan hasil pengelolaan kekayaan daerah.

Dari pengendalian harga, inflasi tahun 2025 tercatat di 37 provinsi (kecuali Maluku Utara), dengan 25 provinsi berada dalam rentang target nasional. Purbaya menekankan bahwa keterjangkauan harga didukung oleh kelancaran distribusi serta kerja sama perdagangan antar daerah.

“Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus diperkuat untuk menciptakan kebijakan pengendalian inflasi yang tepat dan terukur,” tutupnya.(**)

JAKARTA, MANDAUPOST – Wali Kota Tarakan, Khairul, melakukan kunjungan ke beberapa kementerian di Jakarta dalam rangka koordinasi dan konsultasi terkait Program Strategis Nasional tahun 2026 di Kota Tarakan, Senin (20/10).

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota menyambangi empat kementerian, yakni Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Perdagangan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Tarakan dan pemerintah pusat dalam pelaksanaan berbagai program prioritas nasional yang mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, laksanakan Silaturahmi bersama komunitas Ojol Guna Mewujudkan Kaltara Yang Aman Dan Kondusif, Bertempat di Kota Tarakan Prov. Kaltara, Minggu (19/10)

Kegiatan ini dihadiri oleh Dir Intelkam Polda Kaltara, Dirlantas Polda Kaltara, Kapolres Tarakan, Ketua Asosiasi Driver Online Kaltara, Ketua Serikat Pengemudi Online Tarakan, Ketua Komunitas Ojol & Maxim Tarakan serta Pengemudi Ojol lainnya.

Dalam kegiatan ini, Kapolda Kaltara menyampaikan bahwa para Ojol merupakan salah satu elemen kekuatan untuk menjaga keamanan di lingkungan masyarakat dan tentu ini akan membantu kami Polda Kaltara dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang ada di Kalimantan Utara.

“Penyampaian permasalahan-permasalahan merupakan hal yang sangat penting, yang harus Saya segera tindak lanjuti, Karena kalau tetap dibiarkan, ini akan berpotensi terjadi gesekan antara Bapak – Ibu sekalian dengan komunitas ojek yang ada di bandara maupun di pelabuhan”, Ujar Kapolda.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan berbagai keluh kesah seperti permasalahan adanya gesekan antar ojol dan penempatan Personel Polri pada perempatan atau area sekolahan untuk mengatur lalu lintas sehingga masyarakat dan anak- anak sekolah bisa beraktivitas dengan lancar.

“Secara pribadi saya berterima kasih kepada Pak Kapolda atas inisiatifnya untuk menyelesaikan permasalahan ini” Ucap salah satu Ojol.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan selain silaturahmi terjaga juga dapat memberikan ruang untuk menyampaikan keluh kesah yang di alami masyarakat Kota Tarakan.

Kapolda Kaltara juga menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi yang luar biasa kepada komunitas Ojol dengan harapan, Polda Kaltara dan Komunitas Ojol dapat bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.(**)

Scroll to Top