Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

BULUNGAN, MANDAUPOST – Bupati Bulungan, Syarwani, Wakil Bupati, Kilat, bersama jajaran Pemkab, DPRD dan Forkopimda serta BPS dan Bulunngan meninjau langsung kondisi Pasar Induk Tanjung Selor di hari pertama Ramadhan (19/2). Secara umum ketersediaan bahan pokok dinilai masih aman namun terdapat beberapa bahan mengalami kenaikan Harga.

Dalam peninjauan ditemukan untuk cabai lokal harganya saat ini mencapai kurang lebih Rp80 ribu per kilogram. Sementara cabai yang didatangkan dari Sulawesi berada di kisaran Rp50 ribu – 60 ribu per kilogram sehingga masih dapat membantu mengimbangi harga pasar.

Kemudian harga daging sapi lokal mencapai Rp180 ribu per kilogram padahal biasanya berada di kisaran Rp150 ribu. Untuk komoditas beras, program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) masih berjalan dengan harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi), yakni sekitar Rp13 ribu per kilogram atau Rp65 ribu per 5 kilogram untuk beras medium. Namun, terdapat kecenderungan kenaikan pada beras premium.

“Kita berencana mengaktifkan kembali Toko TPID Kabupaten Bulungan yang berada di Pasar Induk, bekerjasama dengan Bulog. Melalui toko ini, pemerintah dapat melakukan intervensi apabila terjadi lonjakan harga pada komoditas tertentu dengan menyediakan barang serupa dari Bulog guna menjaga keseimbangan harga pasar,” ungkap Bupati.

Dilanjutkan, dari sisi fasilitas pasar, pada 2025 telah dilakukan beberapa perbaikan menggunakan APBD murni, termasuk pengaspalan area dan pembangunan sentra kuliner yang saat ini memasuki tahap finishing.

“Insya Allah setelah Lebaran akan segera difungsikan. Fasilitas ini dirancang untuk menampung kurang lebih 24 pedagang kuliner yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan, sehingga lebih tertata, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun konsumen,” imbuhnya.

Pemkab juga akan memastikan ketersediaan air bersih dengan berkoordinasi bersama PDAM, termasuk kemungkinan penggunaan meter tersendiri agar tidak mengganggu suplai ke kios lainnya. Selain itu, akan ditambahkan fasilitas seperti kipas angin untuk meningkatkan kenyamanan di area kuliner.

Untuk 2026, direncanakan pembangunan pagar keliling pasar yang saat ini masih dalam proses perencanaan. Targetnya, paling lambat Oktober 2026 pagar sudah terbangun. Akses jalan darurat yang menghubungkan area aspal menuju ruko bagian belakang juga akan disiapkan.

“Kami juga meminta UPT Pasar melakukan verifikasi ulang terhadap pedagang, khususnya untuk memastikan tidak ada satu orang yang menguasai lebih dari satu lapak sehingga kesempatan berusaha dapat lebih merata,” ujar Bupati.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Usai libur panjang perayaan Imlek, aktivitas di Gedung Gabungan Dinas (Gadis) kembali berjalan normal. Di tengah suasana bulan suci Ramadan, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Denny Harianto, hadir langsung menyapa jajaran perangkat daerah, Kamis (19/2).

Safari Perangkat Daerah yang dilaksanakannya bukan sekadar kunjungan rutin. Sekprov Denny memanfaatkan momen ini untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Sekprov membuka kunjungannya di lantai lima mendatangi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Di sana, ia berbincang dengan pegawai, menanyakan aktivitas pelayanan dan memastikan pekerjaan berjalan normal.

Turun ke lantai empat, Denny mengunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM). Ia memberi perhatian pada pelayanan perizinan, capaian pendapatan daerah, hingga dukungan terhadap sektor kepemudaan dan energi.

Perjalanan berlanjut ke lantai tiga. Di sini, Denny menyapa jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pariwisata (Dispar) serta Dinas Kehutanan (Dishut).

Pelayanan administrasi kependudukan menjadi salah satu fokus peninjauan, mengingat langsung bersentuhan dengan masyarakat. Ia juga menanyakan perkembangan program sektor kelautan, kehutanan dan promosi pariwisata daerah.

Turun lagi ke lantai dua, ia mendatangi Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Komisi Informasi Provinsi Kaltara serta Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans). Di lantai ini, perhatian diberikan pada pengawasan lingkungan, keterbukaan informasi publik serta pelayanan tenaga kerja.

Terakhir, Denny menyambangi lantai satu, yang menjadi titik pelayanan langsung kepada masyarakat melalui unit layanan DPMPTSP. Ia memastikan proses pelayanan berjalan tertib, disiplin, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Baginya, safari ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan momen memperkuat kebersamaan dan konsolidasi antar perangkat daerah.

“Walaupun sedang puasa, saya lihat semangatnya tetap bagus. Kehadiran dan pelayanan sudah berjalan dengan baik,” kata Sekprov Denny.

Denny berharap momentum bulan suci Ramadan dapat menjadi dorongan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kaltara.

Selain itu, Denny yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara menyoroti beberapa fasilitas kantor yang masih kurang memadai. Hal tersebut menjadi perhatian serius demi kenyamanan kerja dan pelayanan publik.

“Dengan kondisi APBD yang semakin baik, ini menjadi tanggung jawab kami sebagai pengelola gedung. Mudah-mudahan ke depan akan kita perbaiki,” ujarnya.

Ia menilai kinerja perangkat daerah di Gedung Gadis sudah berjalan baik, namun perlu terus ditingkatkan, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat, lembaga, instansi, akademisi dan pemerintah daerah.

Di akhir kunjungan, Denny menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadan serta mengajak seluruh ASN untuk tetap menjaga disiplin kerja.

“Jam kerja sudah diatur, jadi harus ditepati. Yang terpenting, terus jaga dan tingkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KISP) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) melalui penguatan koordinasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, Kamis (19/2).

Komitmen tersebut disampaikan Kepala DKISP Kaltara, Iskandar, saat menerima kunjungan Kepala BPS Kaltara, Mustaqim, beserta jajaran di Ruang Command Center DKISP Kaltara.

Kegiatan ini merupakan sosialisasi dan koordinasi awal dalam rangka persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt). Sekretaris DKISP Kaltara Kiki Amelia, para kepala bidang serta seluruh jajaran staf DKISP Kaltara.

Iskandar menyampaikan apresiasi atas kehadiran BPS Kaltara, serta menegaskan bahwa DKISP sebagai perangkat daerah yang membidangi statistik dan penyebarluasan informasi memiliki peran penting dalam mendukung agenda nasional tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa hadir mengikuti sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dari BPS Kaltara,” ujar Iskandar.

Ia menegaskan bahwa DKISP Kaltara sebagai mitra strategis siap mendukung penyebarluasan informasi pembangunan, termasuk memastikan masyarakat memahami pentingnya sensus ekonomi.

“Kami berharap penjelasan ini bisa memperkuat pemahaman kami, agar informasi tentang Sensus Ekonomi 2026 dapat kami sampaikan dengan benar kepada masyarakat,” jelasnya.

Iskandar juga menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memperhatikan paparan yang disampaikan agar narasi yang dibangun akurat dan mudah dipahami publik.

“Saya harap semuanya menyimak dengan baik. Tugas kita memastikan masyarakat paham pentingnya Sensus Ekonomi 2026. Terima kasih kepada Kepala BPS Kaltara atas kesempatan berdiskusi bersama demi kemajuan daerah,” tutupnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari BPS Kaltara mengenai tahapan pelaksanaan serta urgensi Sensus Ekonomi 2026 dalam mendukung perencanaan pembangunan ekonomi di Kaltara.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (PW BKMT) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi dilantik di Aula Serbaguna Kantor BKPSDM Kabupaten Bulungan, Senin (16/2). Pelantikan ini tindak lanjut dari Musyawarah Wilayah (Muswil) perdana BKMT yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Mewakili Gubernur Kaltara, Staf Ahli bidang Hukum, Kesatuan Bangsa dan Pemerintahan Setdaprov Kaltara, Robby Yuridi Hatman, menghadiri pelantikan PW BKMT menuturkan bahwa BKMT bukan sekedar organisasi, namun ia merupakan gerakan hati.

“BKMT tumbuh dari majelis-majelis kecil dan doa-doa yang dipanjatkan dengan tulus. Dari majelis taklim, lahir kekuatan moral yang seringkali tidak terlihat, tetapi sangat terasa dampaknya di masyarakat,” bukanya saat menyampaikan sambutan Gubernur Kaltara.

Menurutnya, peran BKMT dalam pembangunan daerah yang berlandasan akhlak menjadi sangat strategis, karena hal ini menjadi sangat mendasar dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Saya percaya, ketika majelis taklim hidup, maka nilai-nilai kebaikan juga hidup,” jelasnya.

Oleh karena itu, Pemprov Kaltara siap bersanding bersama BKMT Provinsi Kaltara guna membangun serta merawat Bumi Benuanta yang ditopang oleh nilai spiritual dan kebersamaan sosial yang diiringi dengan doa maupun keteladanan.

“Kepada para pengurus yang baru dilantik, saya ucapkan selamat mengemban amanah. Bekerjalah dengan hati, bergeraklah dengan niat ibadah, dan jadikan setiap langkah sebagai ladang pahala,” tutupnya.(**)

JAKARTA, MANDAUPOST – Langkah mempercepat pembangunan Kalimantan Utara (Kaltara) terus dilakukan. Di sela agenda di Jakarta, Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, memanfaatkan pertemuan bersama pengusaha nasional, H.M. Aksa Mahmud, di Hotel Darmawangsa, Minggu (15/2) malam, untuk membahas peluang investasi strategis bagi Bumi Benuanta.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Aksa Mahmud menyampaikan niatnya untuk menghadirkan investasi yang tidak sekadar berorientasi bisnis, tetapi juga berdampak sosial. Fokusnya jelas yakni pendidikan, perhotelan dan kesehatan.

Salah satu rencana utama adalah pembangunan International Boarding School di Nunukan. Sekolah ini diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan pendidikan berkualitas, khususnya bagi anak-anak pekerja migran di wilayah perbatasan. Dengan sekolah ini, generasi muda Kaltara diharapkan memiliki daya saing yang lebih kuat di masa depan.

Tak hanya itu, Tanjung Selor juga masuk dalam peta pengembangan. Hotel representatif dan rumah sakit swasta modern direncanakan berdiri di ibu kota provinsi tersebut. Untuk urusan layanan kesehatan, Bosowa akan menggandeng manajemen Primaya Hospital, yang telah berpengalaman mengelola rumah sakit di Makassar.

Pertemuan itu bukan hanya sekadar wacana. Kedua tokoh sepakat segera turun langsung meninjau lokasi di Kaltara. Pembahasan teknis bersama jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dijadwalkan pada awal Maret 2026.

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi atas rencana investasi tersebut. Ia berharap pembangunan sekolah internasional di Nunukan serta fasilitas hotel dan rumah sakit di Tanjung Selor dapat segera terealisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya mendukung kebebasan dan profesionalisme pers pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Hotel Galaxy Tarakan, Sabtu (14/2) malam.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) Kaltara, Iskandar, saat membacakan sambutan Gubernur Kaltara di hadapan puluhan jurnalis dan organisasi pers se-Kaltara.

Iskandar menyampaikan apresiasi dan dukungan pemerintah terhadap insan pers, khususnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kaltara.

“Momentum Hari Pers Nasional ini harus semakin memperkuat komitmen kita menjaga kebebasan pers, bekerja profesional dan menyampaikan informasi yang mencerdaskan masyarakat,” kata Iskandar membaca sambutan Gubernur Kaltara.

Menurutnya, pemerintah memandang pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Terlebih Kaltara merupakan wilayah perbatasan dan Beranda Terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga informasi yang disampaikan media memiliki peran besar dalam membangun optimisme dan identitas daerah.

Apresiasi juga diberikan kepada SIWO PWI Kaltara yang konsisten mengangkat dunia olahraga. Wartawan olahraga dinilai tidak hanya memberitakan skor, tetapi juga menyemangati atlet daerah dan mendorong gaya hidup sehat.

Iskandar menegaskan, Pemprov Kaltara membuka ruang sinergi yang kuat dengan insan pers demi mewujudkan Kaltara yang maju, mandiri dan berkelanjutan.

“Mari kita perkuat sinergi antara pemerintah dan pers. Dengan kolaborasi yang baik, pembangunan daerah akan semakin efektif dan transparan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PWI Kaltara, Aswar Halim, menyampaikan bahwa tujuan utama pers adalah mendukung kesejahteraan rakyat, sejalan dengan tema HPN tahun ini yaitu “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.

Ia menjelaskan, berdasarkan arahan PWI Pusat, PWI daerah diharapkan mendukung program-program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

“HPN ini jadi momentum evaluasi dan diskusi. Kami ingin pers di daerah ikut mendukung program pemerintah, termasuk program makan bergizi gratis,” jelasnya.

Aswar Halim menambahkan, pers di Kaltara terus berkembang tanpa meninggalkan fungsi kontrol sosial. Profesionalisme wartawan juga meningkat, dibuktikan dengan semakin banyaknya jurnalis yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Dalam rangkaian HPN 2026, PWI Kaltara menggelar lomba domino dan PlayStation (PS) antarwartawan untuk mempererat silaturahmi. Selain itu, PWI Kaltara juga mengirimkan kontingen untuk mengikuti peringatan HPN di Serang, Banten.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Persaudaraan Pemuda Kampung Arab di Tanjung Selor kembali menggelar Pawai Obor menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H pada Jumat malam (13/2).

Bupati Bulungan, Syarwani, turut menyampaikan selamat dan terima kasih sekaligus mengajak masyarakat meramaikan Kampung Ramadhan yang akan digelar di seberang Mushola At-Taqwa Kampung Arab.

“Semoga ibadah yang kita laksanakan selama bulan suci Ramadhan berjalan dengan lancar, penuh kekhusyukan dan segala amaliah yang kita kerjakan diterima serta bernilai pahala di sisi Allah SWT,” ujar Bupati.

Dilanjutkan, Pawai Obor yang telah menjadi tradisi tahunan menjadi bentuk sinergi serta kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan generasi muda dalam mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Bupati pun mengajak semua warga untuk senantiasa menjaga ketertiban, keamanan, dan kedamaian, khususnya selama penyelenggaraan kegiatan dan sepanjang bulan Ramadhan.

“Insya Allah, akan ada satu momentum lagi yang akan kita laksanakan di tempat ini, yaitu kegiatan Beduk Sahur. Kepada panitia, Insya Allah dari saya akan menyiapkan satu tiket umrah sebagai bentuk dukungan dan apresiasi untuk kegiatan Beduk Sahur yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Pemuda Kampung Arab,” ungkap Bupati.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperluas akses listrik bagi masyarakat prasejahtera. Pada tahun anggaran 2025, sebanyak 1.878 rumah tangga di lima kabupaten/kota telah menerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis dari pemerintah pusat dan daerah.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Yosua Batara Payangan, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian ESDM, PT PLN (Persero) dan Pemprov Kaltara.

“Untuk bantuan dari APBD, ada 271 rumah yang sudah terpasang sambungan listriknya melalui PLN. Ini tersebar di lima kabupaten/kota,” kata Yosua Batara, Sabtu (14/2).

Dari APBD Kaltara, bantuan diberikan kepada 62 rumah di Kabupaten Bulungan, 73 rumah di Kabupaten Nunukan, 63 rumah di Kabupaten Tana Tidung dan 73 rumah di Kota Tarakan.

Sementara itu, bantuan dari Kementerian ESDM melalui APBN menjangkau 1.516 rumah, terdiri dari 454 rumah di Kabupaten Bulungan, 344 rumah di Kabupaten Nunukan, 570 rumah di Kabupaten Malinau dan 148 rumah di Kota Tarakan.

Dengan demikian, total penerima manfaat BPBL tahun 2025 mencapai 1.787 rumah tangga.

Meski capaian cukup signifikan, Yosua mengakui masih ada kendala di lapangan, terutama di wilayah yang belum memiliki jaringan listrik dasar.

“Masih ada rumah yang belum ada jaringan atau tiang listriknya belum terbangun,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan PLN untuk mendorong perluasan jaringan agar masyarakat yang belum terjangkau bisa mendapatkan sambungan listrik pada tahun berikutnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, Anggota Komisi VII DPR RI Rahmawati Zainal Kementerian ESDM, pemerintah kabupaten/kota se-Kaltara, PT PLN, serta seluruh pihak yang telah mendukung program ini.

Yosua berharap bantuan listrik gratis ini tidak hanya menjadi penerangan semata, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami harapkan listrik ini bisa membantu ekonomi warga. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman dan masyarakat bisa mengembangkan usaha kecil di rumah,” pungkasnya.

Pemprov Kaltara optimistis program ini akan memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Benuanta.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kaltara Tahun 2027, sebagai langkah strategis menyusun arah pembangunan yang lebih merata dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Mewakili Gubernur Kaltara, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setdaprov Kaltara, Wahyuni Nuzband, membuka kegiatan yang digelar di Ruang Serbaguna Gedung Gadis 1, Jumat (13/2).

Wahyuni menjelaskan bahwa RKPD Kaltara tahun 2027 merupakan turunan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Dokumen ini akan menjadi panduan seluruh perangkat daerah dalam menjalankan program dan kegiatan pada tahun anggaran 2027.

Menurutnya, konsultasi publik bukan sekadar agenda formalitas, melainkan ruang bersama untuk menyampaikan gagasan dan menyamakan arah pembangunan.

“Forum ini memberi kesempatan bagi kita semua untuk memahami rencana pembangunan dan menyampaikan masukan agar lebih tepat sasaran,” kata Wahyuni.

Tahun 2027 sendiri merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kaltara 2025–2029. Tema pembangunan yang diusung adalah “Pembangunan Wilayah yang Merata, Sumber Daya Manusia Berkarakter dan Ekonomi Bernilai Tambah menuju Kaltara sebagai Beranda Depan NKRI yang Makmur”.

“Tema ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong pertumbuhan berkualitas melalui peningkatan produktivitas, investasi, dan penguatan industri,” ujarnya.

Untuk mewujudkannya, pemerintah daerah menetapkan delapan program unggulan. Mulai dari penguatan SDM yang sehat dan cerdas, pembangunan kawasan perbatasan, peningkatan ekonomi kerakyatan, pengembangan sektor pangan dan agribisnis, hingga ekonomi hijau dan biru berkelanjutan.

Selain itu, pariwisata dan budaya, konektivitas antarwilayah, serta tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan inovatif juga menjadi fokus utama.

“Delapan program ini sudah diselaraskan dengan visi dan misi daerah serta menjadi dasar dalam rancangan awal RKPD 2027,” jelasnya.

Wahyuni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan aktif memberikan masukan agar program yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

“Mari bersama mendukung dan mengawal penyusunan RKPD 2027 dengan berperan aktif dalam diskusi,” tutupnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Upaya meningkatkan literasi masyarakat terus didorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Utara (Kaltara). Dalam waktu dekat, instansi tersebut akan mengundang perwakilan perusahaan-perusahaan di Kalimantan Utara untuk mengikuti diskusi bersama.

Diskusi ini bertujuan merajut sinergi antara perpustakaan daerah, dengan menggandeng pihak perusahaan dalam mendukung penguatan literasi masyarakat.

Kepala DPK Kaltara, Ilham Zain, mengungkapkan pertemuan tersebut akan menekankan pentingnya kolaborasi nyata melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurutnya, perusahaan dapat berperan membantu perpustakaan daerah melalui berbagai program yang berfokus pada penyediaan sarana, infrastruktur, hingga kegiatan edukatif.

“Bentuknya bisa beragam, seperti penambahan fasilitas ramah anak, donasi buku dan bahan pustaka, pengembangan perpustakaan digital, hingga penyediaan kendaraan perpustakaan keliling,” kata Ilham saat memimpin rapat staf bersama seluruh pegawai di lingkup DPK Kaltara, Kamis (12/02/2026).

Ia memastikan sinergi ini bersifat saling menguntungkan. Perpustakaan daerah akan memperoleh peningkatan fasilitas dan layanan, sementara perusahaan dapat memenuhi komitmen CSR sekaligus meningkatkan citra positif di tengah masyarakat.

Dalam rapat staf tersebut, juga disepakati sejumlah langkah internal untuk meningkatkan kualitas lingkungan kerja. Salah satunya kegiatan bersih-bersih lingkungan kantor yang akan dilaksanakan dua kali dalam sepekan.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kebersihan, kerapian, dan kenyamanan lingkungan kerja, sekaligus mempererat kekompakan, kerja sama tim, serta kepedulian antarpegawai.

Selain itu, tak kalah menarik, DPK Kaltara juga merencanakan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di lingkungan kantor, seperti jahe, kunyit, sereh, dan lidah buaya.

“Program ini diharapkan dapat menciptakan ruang hijau yang asri, meningkatkan kualitas udara, sekaligus memperindah estetika kantor,” imbuh Ilham.(**)

Scroll to Top