Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan peran vital komunitas sosial dalam menjaga keamanan daerah dan memerangi ancaman yang merusak generasi muda.

Hal itu disampaikan Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang,  yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Datu Iqro Ramadhan, dalam acara Syukuran dan Pelantikan Pengurus Grup Lintas Sahabat Provinsi Kaltara yang digelar di Ruang Serbaguna Lantai 1 Gedung Gadis, Minggu, (09/11).

Datu Iqro menyampaikan apresiasi tinggi atas peran komunitas ini dalam mendukung terciptanya suasana damai dan kondusif.

“Selamat ulang tahun ke-2 kepada Grup Lintas Sahabat dan berharap komunitas yang mayoritas anggotanya adalah kaum wanita ini terus menjadi wadah yang membawa semangat positif bagi masyarakat Kaltara,” ucap Datu Iqro.

Datu Iqro menuturkan komunitas yang digagas oleh Andi Nurhasanah ini disebut sebagai mitra strategis Pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sejalan dengan visinya untuk membangun komunikasi cerdas dan sehat.

Ia juga menggarisbawahi betapa pentingnya peran komunitas dalam menjaga kondusifitas daerah khususnya terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda.

Datu Iqro menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah ancaman narkoba yang mengintai generasi muda penerus bangsa. Untuk itu ia mengajak Grup Lintas Sahabat agar dapat bersama-sama melawan narkoba yang menjadi musuh bagi generasi muda Indonesia.

“Narkoba adalah musuh terbesar kita semua yang dapat merusak masa depan anak-anak kita, yang seharusnya menjadi estafet pembangunan Kaltara yang maju, damai, dan sejahtera,” tegasnya.

“Saya meyakini Grup Lintas Sahabat, melalui kegiatan sosial, budaya, dan kerohaniannya, bisa menjadi benteng terdepan yang menebarkan energi positif, menumbuhkan kesadaran, dan mengajak pada kebaikan agar generasi muda kita terhindar dari bahaya ini,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Kaltara akan selalu mendukung gerakan sosial dan komunitas yang membawa manfaat bagi masyarakat luas, seperti Grup Lintas Sahabat ini. Komunitas ini diharapkan terus menjaga semangat persatuan, kebaikan, dan kedamaian.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, menjadi Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Kaltara

Menurutnya ini merupakan salah satu kehormatan yang diperoleh untuk membawa sepak bola mini menjadi ekosistem olahraga yang sehat, inklusif dan berprestasi.

“Melalui sepakbola mini, kita bisa menanamkan nilai-nilai sportivitas sejak dini, membangun karakter generasi muda yang tangguh, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan persaudaraan antarwarga,” kata Gubernur Zainal saat membuka kegiatan Pelantikan Pengurus Provinsi Komite Sepakbola Mini Kalimantan Utara Periode 2025–2030 di Gedung Gadis I, Aula Serbaguna Lt. 1, Jum’at (7/11).

Sebagai pengurus yang baru dilantik, Gubernur Zainal menegaskan pentingnya memiliki rasa tanggung jawab guna menata organisasi ini dengan profesional.

“Kita akan memperkuat struktur di daerah, membangun sistem pembinaan atlet, dan menciptakan kompetisi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, Gubernur menekankan komite sepak bola mini bukan hanya tentang olahraga semata, tetapi juga bagian dari pembangunan manusia seutuhnya.

“Melalui olahraga, kita membangun kedisiplinan, solidaritas, dan kebanggaan daerah,” terangnya.

Ia optimis dengan kerja keras, semangat pantang menyerah, dan dukungan semua pihak, Kaltara akan mampu melahirkan atlet sepakbola mini yang membanggakan dan mengharumkan negeri Benuanta ini.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Dengan semangat kebersamaan yang penuh khidmat, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XX tingkat Kecamatan Sebatik Barat di Halaman Sekolah SDN 006 Desa persimpangan Tembaring. Jum’at (07/11).

Acara ini mengangkat tema “Kita Tingkatkan SDM yang Cerdas, Sehat, Berkarakter, untuk Menciptakan Tata Kehidupan yang Harmonis Dengan Menjaga Budaya dan Kearifan Lokal”.

Kegiatan keagamaan tahunan ini diikuti oleh kafilah dari seluruh Desa di Kecamatan sebatik Barat. Dimeriahkan dengan pawai taaruf serta lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan suasana.

Dalam sambutannya, Iwan menyampaikan MTQ adalah kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan setiap tahun. Melalui MTQ diberharapkan Al-Quran bisa semakin membumi dan semakin lekat dalam kehidupan umat muslim.

“Berharap, MTQ jangan hanya dijadikan ajang untuk mencari qori – qoriah dan hafid-hafidzah terbaik. namun lebih dari itu, MTQ harus menjadi sarana bagi umat, terutama bagi generasi muda untuk kembali membaca, menghafal, dan memahami isi kandungan Al-Quran, serta yang paling penting mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari”، ungkap Iwan.

Lanjut dikatakannya Al-Quran sudah menceritakan ilmu-ilmu kedokteran, ilmu geologi, perdagangan, bahkan ilmu-ilmu tentang antariksa yang pada awalnya semua itu dianggap janggal oleh manusia. semua yang terjadi di alam raya ini akan menjadi bukti tak terbantahkan dari apa yang sudah dijelaskan di dalam Al-Quran.

Di akhir sambutannya, kepada para dewan hakim yang sudah dilantik sebanyak 46 orang, Bupati meminta untuk menilai penampilan para peserta dengan seadil-adilnya, dan sejujur-jujurnya.

Pemukulan drum oleh Plt Sekda didampingi Forkopimcam, Camat Sebatik Barat, Anggota DPRD kabupaten Nunukan, dan Ketua PLTQ Sebatik barat, para kepala desa se-kecamatan Sebatik Barat.menandai MTQ Ke-XX Tahun 2025 resmi dibuka.

Sementara itu, ketua panitia menyampaikan tujuan pelaksanaan Tilawatil Quran adalah sebagai wahana pengembangan syariat Islam di tengah masyarakat sebagai wahana silaturahim dan persatuan dan kesatuan umat khususnya umat Islam di wilayah kecamatan Sebatik barat.

Dilaporkan bahwa MTQ ke-XX ini akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 7 November sampai dengan 9 November 2025 dengan diikuti sebanyak 154 orang peserta terdiri dari 68 orang laki-laki dan 86 orang perempuan dari 5 desa.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Bupati Nunukan Irwan Sabri menghadiri acara pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2025-2029 bertempat Aula Serbaguna Lantai 1 Kantor Gadis Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Jumat (7/11).

Adapun Pengurus KSMI Kaltara yang dilantik, sebagai Ketua Umum Zainal Arifin Paliwang (Gubernur Provinsi Kaltara), Ketua Harian Irwan Sabri, Wakil ketua Umum Muhammad Yusuf Ramlan, Sekretaris Umum Wanna Imanda, Wakil Sekretaris Umum Adama, Ramlan dan Bendahara Umum Juanda Lesmana, Wakil Bendahara Umum Batto, Denny Harianto, Muhammad Sadriansyah. Kepengurusan ini dilantik langsung oleh Ketua Umum KSMI Pusat, Yan Mulia Abidin.

Dalam wawancaranya Bupati Nunukan Irwan Sabri menyampaikan dirinya pada Jum’at ini bersama Gubernur Zainal Arifin Paliwang selaku ketua umum KSMI Provinsi Kalimantan Utara baru saja dilantik.

Irwan Sabri berharap KSMI di provinsi Kalimantan Utara bisa melahirkan atlet-atlet sepak bola mini soccer yang bisa membanggakan Provinsi Kalimantan Utara, bahkan bisa bermain di kancah nasional.

“Semoga KSMI di Provinsi Kalimantan Utara ini semakin jaya, sukses dan bisa melahirkan atlet-atlet bola mini soccer Indonesia yang di Provinsi Kalimantan Utara”, ungkapnya.

Dalam Sambutannya, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan momentum yang sangat bermakna.

Menurutnya kehormatan untuk memimpin Komite Sepak Bola Indonesia (KSMI) Provinsi Kalimantan Utara merupakan amanah besar sekaligus tantangan untuk ikut membangun ekosistem olahraga yang sehat, inklusif, dan berprestasi.

“Sebagai pengurus yang baru di lantik kita memiliki tanggung jawab untuk menata organisasi ini dengan profesiona”, ungkap Gubernur.

Selain itu, lebih lanjut Gubernur juga menegaskan bahwa komite sepak bola mini ini bukan hanya tentang olahraga semata, tetapi juga bagian dari pembangunan manusia seutuhnya.

“Melalui olahraga kita membangun kedisiplinan, solidaritas dan kebanggaan derah bahkan kegiatan olahraga juga dapat mendukung sektor lain seperti parawisata dan ekonomi kreatif, karena setiap event dapat menjadi magnet bagi masyarakat dan pelaku usaha local”, tambahnya.

Diakhir sambutannya Gubernur Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan rasa percayanya bahwa dengan kerja keras semangat pantang menyerah dan dukungan semua pihak Kalimantan Utara akan mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola mini yang membanggakan, bahkan mungkin mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali meningkatkan sinergi dengan Pemprov Jawa Barat (Jabar) dalam mempercepat transformasi digital di bidang pelayanan perizinan.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang ketiga, antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kedua provinsi yang dihadiri Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara Bustan, berlangsung di Hotel Tarakan Plaza, Sabtu (8/11).

Penandatanganan kesepakatan bersama ini adalah terhadap replikasi sistem pelayanan perizinan andalan Kaltara, yaitu aplikasi Perizinan Sistem Online Kalimantan Utara (PESONA).

Dalam sambutan Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, yang dibacakan Pj. Sekprov Bustan, mendukung penuh atas kerja sama Pemprov Kaltara dan Pemprov Jabar ini, serta menekankan pentingnya meninggalkan pola pelayanan konvensional.

“Sudah saatnya kita meninggalkan pola pelayanan lama yang lambat dan berbelit menuju birokrasi yang modern, responsif, dan terbuka,” pesannya.

Bustan menggaris bawahi dengan semangat pembaruan dalam tata kelola pemerintahan yang baik, Pemprov Kaltara terus berkomitmen untuk mengedepankan transparansi, efisien dan efektif dalam mendukung iklim investasi, serta kemudahan berusaha melalui inovasi digital.

Ia menegaskan bahwa aplikasi ini menjadi simbol komitmen Pemprov Kaltara dalam mewujudkan layanan digital yang cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat serta pelaku usaha.

Sebelum dilaksanakan penandatanganan, Kepala DPMTSP Kaltara, Ferry Ferdinand Bohoh,. yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas, Rahman Putrayani, MM., turut juga menyoroti landasan hukum dari reformasi ini.

Ia menyampaikan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko telah menjadi regulasi kunci yang mendorong efisiensi, transparansi, dan keadilan dalam pelayanan perizinan.

“Hal ini sejalan dengan misi Gubernur Kaltara untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan inovatif,” jelas Ferry Ferdinand.

Sementara itu, Sekretaris DPMPTSP Jabar, Deni Rusyana, menyambut hangat atas kerja sama berkelanjutan ini. Dia menegaskan bahwa sistem pelayanan perizinan Jabar ini bersifat inklusif dan terbuka untuk bisa diadopsi daerah lain.

“Kami berprinsip, sebisa mungkin sistem ini dapat dirasakan manfaatnya tidak hanya untuk warga Jabar, tapi juga untuk masyarakat seluruh Indonesia,” ujar Deni, menekankan semangat gotong royong digital antar daerah.

Acara penandatanganan kerja sama ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kaltara, Komarudin, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Seno Indarto, dan Kepala Seksi Sektor Primer dan Tersier Direktorat Wilayah I Kementerian Investasi/BKPM, R. Andre Himawan Wibisono.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) merespon cepat bencana gempa tektonik berkekuatan 4,8 Magnitudo di Kota Tarakan yang terjadi pada pukul 17.37 WIB, Rabu (5/11) kemarin.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang, didampingi Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Bustan, pada Kamis (6/11), langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak gempa, termasuk diantaranya rumah warga dan RSUD dr. Jusuf SK yang mengalami rusak akibat bencana gempa.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltara, Gubernur Zainal menyiapkan bantuan sejumlah Rp 10 juta per rumah yang diperuntukkan bagi korban terdampak bencana gempa.

“Kami langsung salurkan ke rekening korban dan tidak bisa langsung tunai, Rp 10 juta untuk satu rumah dan ini kita data semua mulai rusak ringan, sedang hingga berat,” katanya.

Usai peninjauan, Gubernur Zainal mengatakan, guncangan akibat gempa yang terjadi sempat membuat panik masyarakat yang turut dirasakan hingga di luar Kota Tarakan, seperti Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Bulungan.

“Saya tahu bahwa di Tarakan, kemudian di Nunukan, Bulungan, tadi malam terjadi goncangan gempa 4,8 magnitudo. Ada beberapa rumah yang terkena, sebagian roboh, meski tidak seluruhnya,” ujar orang nomor satu di Kaltara.

Terlepas dari sejumlah kerusakan material, Gubernur Zainal bersyukur tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. Ia menambahkan, berdasarkan laporan pihaknya korban gempa hanya ada di Tarakan.

“Syukur tidak ada korban jiwa kejadian tadi malam. Kita semua melihat sejauh mana kerugian yang diderita oleh masyarakat terkena gempa tadi malam. Kementerian juga sudah hadir langsung mendata. InsyaAllah akan memberikan bantuan juga kepada korban,” bebernya.

Pemprov Kaltara memiliki dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang penggunanya dapat digunakan untuk pelaksanaan simulasi gempa kepada masyarakat.

“Kita di Pemprov Kaltara ada dana BTT yang siap pakai untuk melaksanakan kegiatan sifatnya emergency, mendadak tidak masalah,” sampainya.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST — Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan beserta rombongan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Tana Tidung dan diterima langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, pada Selasa (4/11).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan turut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Tidung.

Pertemuan berlangsung hangat di ruang kerja Bupati. Suasana akrab terlihat saat Bupati Ibrahim Ali menyambut kedatangan Kepala BPOM Tarakan yang baru menjabat. Pertemuan ini menjadi ajang perkenalan sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dengan instansi pengawas obat dan makanan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Ibrahim Ali menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan BPOM Tarakan.

“Kami menyambut baik kehadiran Kepala BPOM Tarakan yang baru. Semoga ke depan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dan BPOM semakin kuat dalam memastikan keamanan serta kualitas produk yang beredar di masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, kerja sama ini sangat penting terutama dalam hal pengawasan obat, makanan, dan produk konsumsi lainnya, agar masyarakat Tana Tidung mendapatkan jaminan kesehatan dan keamanan dari produk yang digunakan sehari-hari.

Ia menegaskan, kerja sama antara kedua pihak menjadi hal penting untuk menjamin perlindungan masyarakat terhadap produk konsumsi yang beredar, baik dari sisi kesehatan maupun keamanan.

“Kami berharap BPOM dapat terus hadir di tengah masyarakat Tana Tidung, tidak hanya dalam pengawasan tetapi juga dalam edukasi dan pembinaan terhadap para pelaku usaha lokal agar mereka mampu menghasilkan produk yang sehat, aman, dan berkualitas,” tambahnya.

Kepala BPOM Tarakan pun menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku usaha di daerah, khususnya di Tana Tidung, guna mewujudkan masyarakat yang sehat dan terlindungi dari produk berisiko.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST — Bupati Kabupaten Tana Tidung, Ibrahim Ali, Rabu (5/11) meninjau progres pembangunan Rumah Sakit Akhmad Berahim yang dibangun melalui program Kementerian Kesehatan dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk peningkatan layanan rumah sakit madya di seluruh Indonesia.

“Kita hari ini berkunjung ke pembangunan rumah sakit yang memang diprogram oleh Kementerian Kesehatan untuk mendukung Asta Cita Pak Presiden Prabowo dalam peningkatan rumah sakit madya,” ujar Bupati Ibrahim Ali di lokasi pembangunan.

Menurutnya, dari seluruh daerah di Kalimantan Utara, Kabupaten Tana Tidung menjadi satu-satunya yang mendapatkan program pembangunan rumah sakit madya
tersebut.

“Alhamdulillah progresnya luar biasa. Pekerjaannya cukup bagus, dan saat ini progres pembangunan telah mencapai 61,47 persen dengan deviasi 0 persen,” jelasnya.

Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan diskusinya dengan Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) dari Kementerian Kesehatan, target penyelesaian proyek ini ditetapkan pada 16 Desember 2025, sesuai batas kontrak yang berlaku.

“Insya Allah pembangunannya selesai tepat waktu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Ibrahim Ali menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Kesehatan RI atas dukungan pembangunan rumah sakit ini.

“Ini adalah pemberian yang luar biasa bagi kita. Masyarakat Tana Tidung patut bersyukur karena telah terpilih menerima pembangunan rumah sakit dengan anggaran yang cukup besar. Tahun ini saja, untuk fisiknya mencapai Rp164 miliar, di luar pengadaan sarana dan prasarana,” ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan ke depan bagi Pemerintah Kabupaten Tana Tidung adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk mengelola rumah sakit tersebut.

“Rumah sakit ini akan menjadi salah satu yang termegah di Kalimantan Utara, dengan fasilitas yang sangat lengkap — mulai dari layanan cuci darah, pasang ring jantung, hingga perawatan stroke dan serangan jantung. Jadi, masyarakat kita tidak perlu lagi jauh-jauh untuk rujukan,” terang Ibrahim Ali.

Saat ini, Pemkab Tana Tidung telah mulai menyekolahkan beberapa dokter umum untuk mengambil pendidikan dokter spesialis, sebagai bentuk kesiapan menghadapi pengoperasian rumah sakit tersebut.

“Pak Menteri Kesehatan juga sudah menyampaikan pentingnya menyiapkan dokter spesialis dari daerah sendiri, karena kalau dari luar bisa saja minta pindah. Karena itu, kita dorong anak-anak daerah untuk mengambil spesialisasi,” jelasnya.

Selain tenaga medis, Bupati juga menekankan perlunya menyiapkan SDM bidang teknis dan perawatan untuk menunjang operasional rumah sakit.

“Tadi saya minta dengan Pak Sekda, di tahun 2026 kita petakan kebutuhan SDM, bukan hanya dokter spesialis tapi juga tenaga mekanikal, perawatan, dan lainnya,” tambahnya.

Bupati memastikan bahwa Pemkab Tana Tidung siap memelihara aset rumah sakit tersebut setelah resmi menjadi milik pemerintah daerah.

“Bangunan rumah sakit ini nantinya menjadi aset daerah, dan PR kita adalah kesiapan maintenance. Tapi saya pastikan, Insya Allah kita siap untuk itu,” tutupnya.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Wakil Bupati Nunukan Hermanus menghadiri kegiatan Media Gathering antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dengan insan media, yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Nunukan.

Acara itu dibuka secara resmi oleh Wabup Hermanus, di ruang serbaguna lantai V Kantor Bupati Nunukan, Kamis (06/11).

Media massa merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan yang aktual, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat sehingga mendorong Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Diskominfo melaksanakan kegiatan Media Gathering.

Mengangkat tema “Bersama Media, Menyalakan Energi Baru Menuju Nunukan Maju”, memiliki makna mendalam yang mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan media untuk menyalakan energi positif, membangun optimisme, serta memperkuat komunikasi publik yang transparan dan informatif.

Maksud kegiatan ini sebagai wadah untuk membangun komunikasi dan kemitraan antara pemerintah daerah dengan media dalam mendukung keterbukaan informasi dan semangat Energi Baru Nunukan Maju.

Selain menjadi ajang silaturahmi, media gathering ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan media, membuka ruang dialog terbuka, serta menyalakan semangat baru untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan Nunukan yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

“Harapan saya, media dan wartawan di Kabupaten Nunukan tidak hanya menyajikan berita – berita yang bombastis, kritis dan tajam kepada pemerintah, namun sajikan juga berbagai prestasi dan kemajuan yang sudah dicapai oleh pemerintah maupun masyarakat”, tutur Hermanus.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil masuk dari empat provinsi dalam kriteria pengukuran indikator oleh Indeks Harmoni Indonesia (IHAI) Tahun 2025.

Hal itu disampaikan Gubernur Kaltara yang diwakilkan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltara Jonilius, ketika membuka kegiatan Sosialisasi Indeks Harmoni Indonesia (IHAI) Provinsi Kaltara Tahun 2025 digelar di Ballroom Hotel Luminor, Kamis (6/11).

Jonilius menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam memperkuat nilai-nilai harmoni sosial, budaya, ekonomi, dan keberagamaan di tengah masyarakat Kaltara.

“Kegiatan ini menegaskan posisi Kaltara sebagai salah satu dari empat provinsi di Indonesia yang berhasil memenuhi kriteria pengukuran IHAI tahun 2025,” ucap Jonilius.

Ia menyebutkan pada pengukuran IHAI tahun 2025 dilakukan melalui pengumpulan data di 353 kabupaten/kota pada 24 provinsi di seluruh Indonesia, yang telah dilaksanakan dari tanggal 3-24 Maret 2025 melalui pengisian Link E-Survei.

Namun, hanya empat provinsi yang berhasil memenuhi kriteria pelaporan tingkat provinsi, di mana seluruh kabupaten/kotanya mencapai target minimal 1.250 responden.

“Dari 24 Provinsi, Kaltara berhasil menembus jajaran elit ini, bersanding dengan Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, dan DKI Jakarta,” jelasnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kaltara, Jonilius menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Badan Kesbangpol kabupaten/kota se-Kaltara yang telah melaksanakan pengukuran dan mencapai target responden yang ditetapkan.

“Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten/Kota serta partisipasi masyarakat yang menjadi responden dalam survei IHAI pada bulan Maret lalu,” sambungnya.

Dia menjelaskan bahwa IHAI merupakan ukuran komposit yang menggambarkan tingkat harmoni masyarakat melalui empat dimensi utama. Yang pertama dimensi dkonomi yaitu menggambarkan kesejahteraan dan keberlanjutan pembangunan yang inklusif.

Yang kedua dimensi sosial yaitu menunjukkan interaksi sosial yang sehat, partisipatif, dan penuh toleransi; ketiga dimensi budaya ialah menilai bagaimana nilai budaya lokal dan keberagaman dapat hidup berdampingan secara harmonis.

Lalu keempat adalah dimensi keberagamaan, adalah menjamin kebebasan beragama serta memperkuat nilai-nilai spiritual dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan IHAI 2025, sebutnya memiliki urgensi besar bagi arah pembangunan Kaltara, di antaranya memantau kondisi harmoni masyarakat secara berkala, IHAI menjadi alat penting untuk memahami dinamika sosial serta faktor mempengaruhi keharmonisan di masyarakat,

Selain itu juga untuk mendukung implementasi visi dan misi pemerintah, khususnya yang sejalan denga Astacita Presiden Prabowo yang menekankan pada pembangunan sosial berkelanjutan, stabilitas dan kesejahteraaan berbasis keadilan.

Mengakhiri sambutan, Kepala Kesbangpol Jonilius mengingatkan bahwa keberagaman etnis, budaya, dan agama di Kaltara merupakan kekayaan sekaligus kekuatan besar yang harus dijaga bersama.

“Mari kita terus memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan harmoni, Kaltara akan terus menjadi daerah yang damai, toleran, dan berkeadaban,” pungkasnya.(**)

Scroll to Top