Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

NUNUKAN, MANDAUPOST – Wakil Bupati Hermanus Pimpin Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati. Senin,(17/11).

kegiatan ini dihadiri langsung Plt. Sekretaris Daerah kabupaten Nunukan, Para Asisten Kabupaten Nunukan, Para Staf ahli, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan dan ratusan ASN.

Dalam Sambutannya Wakil Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi kepada pejabat yang baru saja dilantik maupun yang mengalami pergeseran tugas serta kepala OPD yang tidak mengalami pegeseran.

Hermanus menyampaikan selamat kepada Plt. Sekretaris Daerah Nunukan serta para kepala OPD yang tetap melanjutkan tugas maupun yang bergeser sesuai penugasan yang telah dilakukan baru-baru ini.

“Bahwa waktu pelaksanaan anggaran semakin singkat. Tanggung jawab kita besar. Kurang lebih 48 hari tersisa untuk memastikan pelaksanaan anggaran berjalan maksimal,” kata Hermanus.

Ia menambahkan bahwa sebagai bentuk pengingat dan motivasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara (ASN), kita memiliki komitmen yang sangat besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.pelayanan publik harus tetap optimal bagi semua Kecamatan, desa maupun kelurahan di Kabupaten Nunukan.

Hermanus berharap semoga apel kali ini dapat memperkokoh kebersamaan serta kekompakan dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab dan kewajiban kita dalam melayani masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah dan pelayanan publik harus menjadi perhatian kita semua,” tegasnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Hermanus juga memberikan apresiasi khusus dan terima kasih kepada Kecamatan Nunukan Selatan dan Lurah yang bertugas hari ini atas tugas yang telah diberikan dalam apel Korpri kali ini.(**)

BULUNGAN, MANDAUPOST – Tim analisa potensi pajak daerah melakukan kunjungan lapangan ke  Desa Mangkupadi Tanjung Palas Timur untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi pajak daerah dari berbagai sektor usaha,  baik usaha  rumah makan, cottage/penginapan termasuk kegiatan usaha penambangan galian C, Selasa (18/11).

Kunjungan lapangan yang dipimpin Plt Kaban Bapenda Zulkifli ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait usaha masyarakat yang potesial untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui peningkatan pajak.

“Tujuan kita adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi pajak daerah dari berbagai sektor usaha,  baik usaha  rumah makan, cottage/penginapan termasuk kegiatan usaha penambangan galian C”, terangnya.

Selama kunjungan, Kabid Mashuri melakukan survei dan sesi wawancara dengan para pelaku usaha untuk mengumpulkan data dan informasi tentang kegiatan usaha mereka.

“Dari data yang dikumpulkan akan digunakan untuk menganalisis potensi pajak daerah dan mengidentifikasi peluang peningkatan pendapatan daerah”, ungkapnya.

Zulkifli menjelaskan kunjungan ini  dilakukan sebagian kecil  bagi daerah yang masih bisa terjangkau dan bertahap dalam melakukan observasi dan monitoring  secara real kegiatan usaha dilapangan.

“Kita mengenal dua metode dalam menghitung nilai pajak yakni Self assessment system, yaitu Wajib Pajak melaporkan sendiri jumlah pajaknya. Lalu ada metode kedua yakni Official assessment Syatem yakni penghitungan yg dilakukan petugas/aparat pajak” tutur Zulkifli yang juga Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, keuangan dan Pembangunan.

Melalui kegiatan ini Zulkifli berharap dapat meningkatkan kesadaran para pelaku usaha tentang pentingnya membayar pajak dan retribusi daerah, serta meningkatkan kepatuhan mereka dalam memenuhi kewajiban pajak.

“Sebagaimana diketahui bahwa Analisa  dan Uji potesi pajak ada mekanisme yg  harus dilewati sebelum dilakukan penetapan status Wajib Pajak”, pungkasnya.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual melalui zoom meeting,di Ruang Rapat Bupati Tana Tidung, Senin (17/11).

Rakor nasional tersebut menjadi forum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat langkah percepatan pelaksanaan anggaran. Pemerintah pusat menekankan agar setiap daerah mampu bergerak cepat dalam memastikan program-program pembangunan berjalan tepat waktu, terukur, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Bupati Ibrahim Ali menyampaikan bahwa percepatan realisasi APBD merupakan hal krusial untuk menggerakkan pembangunan di berbagai sektor. Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas OPD harus semakin diperkuat agar tidak ada kegiatan yang tertunda atau terlambat dieksekusi.

“Arahan dari Kemendagri sangat jelas. Kita diminta mempercepat dan memastikan setiap rupiah anggaran yang kita miliki benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Untuk itu, saya minta semua OPD bergerak lebih cepat, lebih efektif, dan memperbaiki proses kerja yang masih lamban,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa percepatan realisasi anggaran bukan hanya soal serapan, tetapi juga menyangkut kualitas pembangunan.

“Percepatan tidak berarti tergesa-gesa. Kita ingin cepat, tetapi tetap terukur. Program pembangunan harus selesai tepat waktu, namun kualitasnya tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Selama jalannya rakor, para kepala OPD tampak mencatat poin-poin penting yang disampaikan Kemendagri, mulai dari identifikasi hambatan teknis, percepatan proses pengadaan, hingga mekanisme monitoring realisasi keuangan di awal tahun. Suasana ruang rapat berlangsung serius namun komunikatif, mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk menindaklanjuti seluruh arahan pusat.

Melalui rakor ini, Pemkab Tana Tidung berharap dapat menguatkan koordinasi internal sehingga seluruh kegiatan prioritas daerah dapat dimulai lebih awal. Hal ini penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, dan program strategis lainnya berjalan mulus sepanjang 2025.

“Tahun 2025 harus menjadi tahun percepatan. Kita ingin masyarakat merasakan langsung hasil pembangunan tanpa menunggu lama,” tutup Bupati.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST — Embun pagi masih menempel di dedaunan ketika para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tana Tidung mulai memenuhi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Joesoef Abdullah, Senin (17/11).

Suasana hangat menyelimuti apel Korpri yang dipimpin langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, sebagai bentuk penyegaran semangat pengabdian bagi seluruh jajaran aparatur daerah.

Di barisan depan tampak hadir Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, Sekretaris Daerah Hersonsyah, para asisten, kepala OPD, serta ratusan ASN yang mengikuti apel dengan penuh khidmat.

Barisan yang rapi dan wajah-wajah yang serius mencerminkan komitmen kuat dalam menjalankan roda pemerintahan menuju pelayanan publik yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Bupati Ibrahim Ali membuka dengan ungkapan apresiasi kepada seluruh ASN yang, menurutnya, telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN Kabupaten Tana Tidung yang telah menunjukkan dedikasi dan komitmen dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat. Apel Korpri ini menjadi momentum penting untuk kita evaluasi kinerja, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan semangat pengabdian,” tuturnya.

Bupati juga menegaskan kembali peran besar ASN sebagai lokomotif birokrasi yang harus terus menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, dan inovasi. Ia mengingatkan bahwa perubahan zaman menuntut aparatur untuk adaptif dan terbuka terhadap perkembangan teknologi.

“Sebagai aparatur sipil negara, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik dengan penuh integritas dan profesionalisme. Mari kita jadikan Korpri sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan disiplin, dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Ibrahim Ali juga mengajak seluruh anggota Korpri untuk terus meningkatkan kompetensi, etos kerja, serta menjadi bagian dari percepatan pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas sektor.

Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya kebersamaan dan sinergi.

“Mari kita jaga kebersamaan, tingkatkan sinergi antar OPD, dan terus berkontribusi positif demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, efektif, dan responsif,” pesan Bupati.

Apel Korpri kali ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang refleksi dan penyemangat bagi seluruh ASN Tana Tidung untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Di tengah semangat pagi yang sejuk, terselip harapan besar agar pengabdian yang tulus mampu membawa Kabupaten Tana Tidung melangkah semakin maju.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Kota Tarakan kembali menorehkan prestasi dengan meraih Anugerah Cita Negeri kategori Cita Daerah Sehat dan Sejahtera pada Malam Puncak Anugerah Cita Negeri yang diselenggarakan oleh Kompas TV, Sabtu (15/11).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Tarakan, Khairul, dan diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada Senin, (10/11) di Studio 1 Kompas TV, Jakarta.

Kota Tarakan bersama empat daerah lainnya dikategori yang sama berhasil mendapatkan apresiasi ini berkat komitmen dan keberhasilan dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang inklusif, serta kepemimpinan kepala daerah yang dinilai mampu mendorong realisasi program menuju Indonesia Emas 2045.

Wali Kota di kesempatan tersebut mengungkapkan, melalui penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Tarakan dan masyarakat untuk terus berprestasi dalam berbagai hal untuk mewujudkan Tarakan sebagai kota maju dan sejahtera.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Kabut tipis masih menggantung di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Tana Tidung ketika rombongan Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, tiba untuk melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev), pada Sabtu (15/11) pagi.

Suasana itu terasa tenang, namun denyut aktivitas pekerja telah terdengar. Gemerincing alat konstruksi, suara mesin bor, dan teriakan koordinasi para mandor menciptakan atmosfer pembangunan yang terus bergerak.

Dipandu Sekretaris Daerah Hersonsyah, Kepala Dinas PUPR Hadi, Kepala Bappeda, serta Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Bupati Ibrahim turun langsung menyusuri area demi area pembangunan sambil memastikan bahwa setiap pekerjaan berjalan sesuai kontrak dan standar teknis.

Rangkaian monitoring dimulai dari jalan utama kawasan Puspem—poros yang nantinya menjadi nadi mobilitas antar-gedung pemerintahan. Bupati meninjau kondisi pengerasan badan jalan, kualitas drainase, hingga penataan lanskap awal.

Dari sana, rombongan bergerak menuju Jalan Islamic Center, yang ke depannya akan menjadi akses penting menuju kawasan religi. Selanjutnya, peninjauan berlanjut ke cagar budaya dan Auditorium, bangunan representatif yang kelak menjadi pusat kegiatan seni, budaya, dan pertemuan besar daerah.

Pada area Gedung DPRD, Bupati tampak lama berdiri memperhatikan struktur bangunan. Sesekali ia berdialog dengan pelaksana pekerjaan dan mencatat masukan yang perlu ditindaklanjuti.

Rute ditutup dengan peninjauan ke Gedung Utama B dan C, dua bangunan administrasi yang kelak menjadi pusat layanan publik sekaligus kantor strategis pemerintahan.

Di tengah kesibukan pekerja yang hilir mudik, Bupati Ibrahim memberikan penilaian objektif mengenai progres proyek multimiliar tersebut. Ia mengakui bahwa cuaca belakangan ini menjadi faktor yang cukup menghambat percepatan.

“Progres masih dalam kewajaran. Kalaupun terjadi keterlambatan, ini karena faktor cuaca yang tidak menentu. Malam hujan, siang hujan. Itu tentu mempengaruhi beberapa item pekerjaan yang harusnya dikerjakan lebih cepat,” ucapnya.

Meski begitu, nada suaranya tegas. Sikap optimis tetap menjadi pegangan.

“Kita tetap optimis untuk mengejar itu. Semua bisa diselesaikan sesuai waktu dan kontrak kerja. Kami terus mendorong kontraktor agar meningkatkan ritme pekerjaan tanpa mengabaikan kualitas,” tambah Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati memberi perhatian khusus pada progres Gedung DPRD dan Gedung Kantor Bupati. Setelah membandingkan data progres dengan kondisi lapangan, ia menegaskan bahwa deviasi pekerjaan masih tergolong rendah.

“Kalau kita lihat tadi kantor DPRD atau kantor Bupati, deviasinya tidak terlalu besar. Masih bisa kita kejar. Yang penting ritme kerja tetap dijaga dan ditingkatkan,” jelasnya.

Keyakinan itu diperkuat dengan target yang telah lama dicanangkan.

“InsyaAllah tahun 2026 kita sudah bisa pindah ke Puspem. Ini harapan besar kita agar pelayanan pemerintahan lebih efektif dan terpusat,” ujarnya.

Di balik pengerjaan yang tampak teknis dan struktural, kawasan Puspem menyimpan cerita tentang harapan dan perubahan. Saat rombongan menyusuri lorong-lorong yang masih rangka baja, beberapa pekerja sedang mengaduk semen di bawah payung terpal biru. Ada rasa lelah yang terpancar, tapi juga kebanggaan karena mereka sedang membangun ikon baru Tana Tidung.

Langit yang tertutup awan kelabu seakan menambah dramatis suasana pembangunan besar ini. Namun, ketegasan langkah Bupati dan para pejabat daerah menunjukkan bahwa mereka tidak mundur kendati cuaca kerap tak bersahabat.

Di sisi lain kawasan, tampak siluet Gedung DPRD yang mulai menjulang. Meskipun  belum sepenuhnya rampung, bangunan itu seperti memberikan gambaran masa depan: sebuah pusat pemerintahan yang lebih teratur, modern, dan menyatukan berbagai pelayanan dalam satu kawasan terpadu.

Pembangunan Puspem bukan hanya soal infrastruktur. Ia adalah narasi tentang transformasi, tentang komitmen pemerintah daerah memberikan pelayanan yang lebih cepat, lebih dekat, dan lebih berkualitas kepada masyarakat.

Dengan ritme pekerjaan yang terus dipantau, koordinasi lintas OPD yang solid, serta komitmen kontraktor di lapangan, optimisme itu bukan sekadar janji—tetapi sebuah proses nyata yang setiap harinya terus membangun masa depan Tana Tidung.(**)

MAKASSAR, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, mengajak seluruh anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) menjadi garda terdepan menjaga stabilitas ekonomi dan kerukunan antar etnis di Kaltara.

Hal itu diutarakan Gubernur Zainal ketika menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) KKSS Tahun 2025 di Ballroom Hotel Claro, Makassar, Jumat (14/11).

Kegiatan tersebut juga dibuka langsung oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS, Andi Amran Sulaiman sekaligus dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-49 KKSS.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa KKSS di Kaltara adalah bagian integral dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

“Kami berharap hasil Mukernas ini bisa melahirkan program yang benar-benar bisa disinergikan dengan pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga kerukunan dan stabilitas investasi di Kaltara. Perantau adalah aset,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur menuturkan dalam perkembangannya, KKSS di Kaltara telah banyak memberikan kontribusi kepada masyarakat dan daerah, terutamanya di kawasan yang menjadi fokus investasi besar seperti Kaltara.

Ia menjelaskan salah satu dukungan KKSS tersebut seperti hibah lahan untuk Sekolah Unggulan KKSS di Kabupaten Bulungan.

“Sekolah ini bertujuan melatih pemuda-pemudi terbaik KKSS agar bisa berkontribusi secara nasional dan internasional,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen mendukung organisasi masyarakat termasuk KKSS. Menurutnya kehadiran KKSS di Kaltara memiliki peran yang sangat strategis di Bumi Benuanta.

Lebih lanjut, Gubernur Zainal yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Makassar itu mengungkapkan rasa syukur atas dukungan Ketua Umum BPP KKSS yang juga Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, dalam mempersatukan warga Sulawesi Selatan di berbagai daerah termasuk di Provinsi Kaltara.

“Kehadiran beliau pada Mukernas memperkuat sinergi antara KKSS dan pemerintah daerah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan yang tersebar di perantauan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman, dalam sambutannya menekankan agar Mukernas tidak hanya menjadi ajang diskusi, melainkan harus menghasilkan program yang dapat dieksekusi dengan cepat dan berdampak besar pada penguatan ekonomi rakyat.

“Kita sudah 49 tahun. Sekarang bukan lagi waktunya wacana, tapi aksi nyata. Jadikan KKSS organisasi yang berdaulat secara ekonomi,” tegas Amran Sulaiman.

Mukernas KKSS ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 16 November 2025, dengan salah satu agenda utama yang menarik perhatian adalah inisiasi program pasar murah sebagai wujud nyata KKSS Peduli terhadap kondisi ekonomi masyarakat.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Dengan melakukan Service pertama, Bupati Nunukan, Irwan Sabri secara resmi membuka Open Tournament Bupati Cup Tenis Lapangan Tahun 2025 Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) di Lapangan Tennis Rumah Jabatan Bupati, Jl. Ujang Dewa, Kamis (13/11).

Dalam sambutannya, Irwan Sabri memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panita penyelenggara turnamen, ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung pada tahun ini saja, namun akan terus berlanjut untuk masa – masa yang akan datang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyambut baik dan apresiasi setinggi – tingginya kepada seluruh panita penyelenggara turnamen ini. kami dari Pemerintah Daerah sangat mendukung sekali pelaksanaan acara ini, terima kasih kepada seluruh jajaran panitia dan tentunya terima kasih pula yang tidak terhingga kepada para peserta tournament atas partisipasinya turut serta meramaikan acara ini. semoga acara ini tidak hanya untuk tahun ini tapi bisa berlanjut untuk masa-masa yang akan datang ini,” ungkapnya.

Bupati juga mengatakan bahwa Tenis Lapangan merupakan salah satu olahraga yang sangat populer dan banyak digemari masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Nunukan.

“Dengan tema “Tempat Para Juara Bersinar” maka dimulai dari arena lapangan yang sangat sederhana ini, besar harapan saya dapat terlahir bibit-bibit petenis yang berbakat dan berprestasi, yang nantinya akan mengharumkan nama Nunukan di Kancah Dunia,” ujar orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Nunukan.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, olahraga juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian seseorang. melalui olahraga, mengajarkan tentang disiplin, kerja keras, sportivitas, dan kerjasama tim. nilai-nilai inilah yang perlu ditanamkan kepada generasi muda, agar mereka tidak hanya menjadi atlet yang berprestasi, tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh.

“Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada para peserta turnamen, bahwa dalam setiap kompetisi, menang atau kalah adalah hal yang biasa. yang terpenting adalah bagaimana setiap peserta menunjukkan semangat juang dan sportivitas dalam setiap pertandingan, maka jadikanlah turnamen ini sebagai ajang untuk belajar dan mengembangkan diri serta mempererat tali persaudaraan di antara kita,” ucapnya

Di akhir sambutannya, Bupati Irwan Sabri mengajak seluruh atlet agar turnamen ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk terus mengembangkan potensi dan prestasi di bidang olahraga.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya berharap turnamen ini dapat berlangsung dengan sukses, aman, dan lancar. semoga acara ini dapat memberikan pengalaman yang berharga, serta menjadi langkah awal yang baik untuk kemajuan olahraga tenis lapangan di Kabupaten Nunukan. Mari kita jadikan turnamen ini sebagai momentum untuk terus mengembangkan potensi dan prestasi di bidang olahraga, demi kemajuan dan kejayaan Daerah kita tercinta,” tutupnya

Dalam Laporan Ketua Panitia Pelaksana, Sudirman, SS jumlah Atlet yang mengikuti turnamen tersebut sebanyak 149 pasang/Atlet, yang berasal dari :

  1. Kabupaten Nunukan
  2. Kota Makassar
  3. Kota Samarinda
  4. Kabupaten Tanah Tidung
  5. Kota Tarakan
  6. Kabupaten Malinau
  7. Kabupaten Bulungan
  8. Sebatik
  9. Tawau (Malaysia)

Dengan kategori pertandingan, terdiri dari Tunggal Prestasi SD, Tunggal putri junior, Tunggal putra junior, Ganda putra junior, Ganda putra KU 100 (50 up), Ganda putra prestasi, Ganda putri prestasi, Ganda Mix Double dan Bergu prestasi.

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif, serta dihadiri unsur Forkopimda, KONI, dan berbagai instansi terkait lainnya.

Semangat sportivitas dan persaudaraan mewarnai turnamen ini yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakatnya, Bupati Irwan Sabri, didampingi oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan, Raden Iwan Kurniawan , mengunjungi salah satu pasien yang bernama Muh. Ahkimi Riswan, anak usia 11 Tahun yang tinggal bersama ibunya di Tanjung Harapan RT 06, Seimangkadu, Nunukan Selatan, yang sedang di rawat di RSUD Nunukan, Kamis (13/11).

Kunjungan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakatnya dengan memantau langsung kondisi pasien, memberikan dukungan, dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang layak.

Plt. Direktur RSUD Nunukan, Andi Bau Tune Mangkau,  menjelaskan secara singkat kepada Bupati dan rombongan terkait dengan penyakit yang diderita oleh anak tersebut.

“Pasien anak laki-laki usia 11 tahun masuk ke RSUD Nunukan dengan keluhan nyeri di bagian perut, awal penemuan tersebut 2 bulan yang lalu dengan benjolan yang sudah mulai membesar, kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut ternyata itu adalah kanker dari jaringan otot ganas atau Rabdomiosarkoma. Hasil dari pemeriksaan kami benjolan tersebut semakin membesar maka kami sarankan untuk dilakukan tindakan selanjutnya yaitu di rumah sakit yang bisa menangani kasus tersebut, untuk saat ini kami akan merujuk ke Rumah Sakit Tarakan dengan BPJS yang masih berlaku, Insyaallah BPJS akan menanggung biaya dengan optimal,”jelasnya.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati memberikan semangat kepada Ibu Murni dan keluarga agar tetap semangat mendampingi putranya hingga mendapatkan pengobatan yang lebih optimal.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah turut prihatin atas sakit yang anakda alami. Semoga lekas diberikan kesembuhan, dan bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala, tetap semangat, Yakinlah bahwa penyakit ini adalah ujian dari Tuhan, dan kami semua mendoakan yang terbaik untuk kesembuhan putra Ibu, Pihak rumah sakit sudah saya pesankan untuk memberikan pelayanan terbaik, Ini ada sedikit bantuan dari Pemerintah Daerah, semoga bisa meringankan beban keluarga. Kami akan terus memantau perkembangannya, Jaga kesehatan ya Bu, Keluarga juga harus kuat mendampingi. Insya Allah segera pulih,” ucap Bupati saat menyerahkan bantuan.(**)

MALINAU, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) Kaltara kembali melaksanakan Sosialisasi Literasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) berlokasi di Aula SMK Negeri 2 Kabupaten Malinau, Rabu (12/11).

Mewakili Kepala Dinas KISP, Kepala Bidang (Kabid) Aplikasi Informatika (Aptika) Deddy Haryadi, S.Kom membuka Sosialisasi yang dihadiri ratusan siswa dari berbagai sekolah tingkat SMA, SMK dan sederajat di Kabupaten Malinau.

Pada Sosialisasi Literasi SPBE itu turut hadir langsung Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara wilayah Malinau dan Nunukan H. Joko Suprapto, M.PD.

“Teknologi informasi berkembang sangat cepat, maka dari itu di pemerintahan juga dilakukan perubahan ke arah digital dengan menetapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai fondasi utama guna mewujudkan Tata Pemerintahan Bersih dan Baik (Good and Clean Governance),” ucap Deddy Haryadi dalam sambutannya.

Ia mengatakan diterapkannya SPBE dengan memanfaatkan teknologi dan komunikasi, maka tata kelola pemerintahan akan menjadi bersih, efektif dan bisa dipertanggungjawabkan, serta layanan publik akan menjadi lebih baik dan mudah diakses.

Deddy meyakini dengan dilaksanakannya SPBE yang berhasil, maka kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah akan meningkat.

“Dan perlu diingat, SPBE bukan hanya tentang perangkat keras maupun aplikasi canggih, namun yang terpenting adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan mengoperasikan serta mengelola sistemnya,” jelasnya.

Deddy menekankan pentingnya pemahaman literasi SPBE ini, karena bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dasar tentang SPBE, sekaligus membangun kesadaran digitalisasi adalah tanggung jawab bersama.

“Dan pembekalan dengan kemampuan digital yang cukup agar kedepannya para peserta sosialisasi bukan hanya menjadi pengguna, namun juga menjadi agen perubahan digital,” lanjut Deddy.

Sosialisasi Literasi SPBE kali ini diharapkan dapat mengedukasi para siswa-siswi SMA/SMK dan sederajat di Kabupaten Malinau agar secara bersama-sama dapat berkomitmen untuk menjalankan dan menjaga sistem SPBE ini agar dapat diterapkan secara baik dan efisien.

Dalam acara ini, para siswa siswi mendapat materi dari berbagai narasumber yang berasal dari DKISP Kaltara, guna mengedukasi tentang memanfaatkan internet secara bijak dan tepat, dan cara menangkal agar tidak terjebak kearah negatif, serta dapat mengawal SPBE sebagai agen perubahan kedepannya.(**)

Scroll to Top