Berita Populer

Berita Terbaru

KALTARA

TANA TIDUNG, MANDAUPOST — Malam pembukaan Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman se-Kaltara, Jumat (21/11), berubah menjadi salah satu malam paling meriah di RTH Tana Tidung. Meski cuaca diguyur hujan sejak petang, antusiasme warga tak surut sedikit pun. Ribuan penonton tetap bertahan dengan payung, jas hujan, bahkan sebagian memilih menikmati rintik air begitu saja—semua demi menyaksikan penampilan Budi Doremi, artis Ibukota yang mereka tunggu.

Begitu lampu panggung menyala dan sosok Budi muncul dengan baju adat khas Tana Tidung pemberian Vamelia Ibrahim, istri Bupati, sorak penonton langsung membahana. Hujan tak lagi terasa; yang ada hanya semangat yang menghangatkan seluruh area.

“Apa kabar Tana Tidung? Luar biasa sekali malam ini meski hujan tetap ramai! Terima kasih untuk Ibu Bupati atas baju khas Tana Tidung ini,” sapa Budi, disambut teriakan penuh energi dari penonton yang basah namun bahagia.

Sejak dentingan gitar pertama, penonton yang berpayung maupun yang tak peduli lagi dengan basahnya pakaian ikut bernyanyi bersama. Lagu-lagu seperti Mesin Waktu, Melukis Senja, Tolong, dan Takkan Hilang mengalun lembut, menyatu dengan suara hujan yang jatuh di sekitar panggung.

Dari balik payung berwarna-warni, sorot lampu ponsel tetap mengudara—menciptakan pemandangan indah yang tak biasa: lautan cahaya yang berkedip di tengah hujan.

Tak hanya masyarakat yang menikmati malam itu. Bupati Ibrahim Ali, Vamelia Ibrahim, Wakil Bupati Sabri dan Istri Martha Sabri, sejumlah pejabat Sekda Hersonsyah, PLT Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Arman Jauhari, OPD, hingga tamu undangan lainnya tampak ikut merasakan meriahnya suasana. Meski sesekali harus mengusap tetesan hujan, mereka tetap tersenyum dan ikut bergoyang kecil mengikuti alunan musik.

Budi bahkan sempat turun dari panggung untuk menyapa para pejabat satu per satu, menciptakan interaksi hangat yang membuat penonton bersorak lebih keras.

Puncak kejutan terjadi saat Budi membawakan Kopi Dangdut. Ritme ceria lagu itu seolah menghapus lelah dan dingin yang dibawa hujan. Penonton—termasuk beberapa pejabat—ikut bergoyang, tertawa, dan bersorak mengikuti gerakan lucu Budi yang khas.

Hujan tak lagi jadi penghalang; ia justru menjadi bagian dari kemeriahan malam itu.

Menjelang akhir, Budi mengajak seluruh penonton menyanyikan lagu fenomenalnya, Doremi. Suara ribuan orang menggema bersama, menciptakan momen yang membuat siapa pun yang hadir akan sulit melupakannya.

Sebelum turun panggung, Budi melambaikan tangan sambil berkata:

“Terima kasih Tana Tidung! Kalian luar biasa, bahkan di tengah hujan!”

Di tengah kerumunan, Nora, warga Tarakan yang datang khusus untuk acara ini, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.

“Basah kuyup pun enggak masalah. Penampilan Budi seru banget. Suaranya bagus, lucu, dan interaksinya bikin kita lupa sama hujan,” tutupnya sambil tertawa.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyambut baik atas diresmikannya Gedung Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltara oleh Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti.

Peresmian berlangsung di halaman Gedung Kantor BPS Kaltara pada Sabtu (22/11), ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, bersama Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, didampingi Kepala BPS Kaltara Mas’ud Rifai.

Mewakili Gubernur Kaltara, Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi kepada Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti atas selesainya pembangunan gedung kantor BPS Kaltara.

“Gedung baru ini mencerminkan kesungguhan BPS dalam memperkuat kualitas data statistik yang menjadi rujukan utama Pemerintah Daerah,” kata Wagub Ingkong.

Wagub menjelaskan hadirnya gedung baru BPS Kaltara ini merupakan manifestasi nyata komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam memastikan perencanaan daerah didukung oleh data statistik yang kredibel dan berkualitas tinggi.

Pemprov menempatkan data resmi BPS sebagai dasar acuan dalam perencanaan program prioritas daerah. Mulai dari penanganan kemiskinan, pengendalian inflasi, hingga penguatan perekonomian regional, dan seluruh kebijakan diarahkan berdasarkan data yang valid dan terverifikasi.

“Perencanaan tanpa data adalah perencanaan tanpa arah. BPS hadir sebagai penentu koordinat bagi pembangunan Kaltara,” ucapnya.

Data BPS ini menjadi perangkat kunci dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kaltara 2025–2045, untuk memastikan arah pembangunan jangka panjang provinsi disusun berdasarkan fakta dan proyeksi yang terukur.

Pemprov telah mengimplementasikan Satu Data Daerah (SDD) untuk menjamin konsistensi dan integrasi data lintas sektor, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 5 tahun 2024 Tentang Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri.

Langkah strategis selanjutnya menetapkan Data Statistik Sektoral Tahun 2024 melalui Surat Keputusan Gubernur Kaltara Nomor 100.3.3.1.220/2024 dan memanfaatkan perencanaan tahun 2025 melalui platform E-DATAKU Sidara Cantik 2.0.

Ia menuturkan kolaborasi sistematis dengan BPS dalam Musrenbang, Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltara 2025–2029, serta Survei Kepuasan Masyarakat sejak tahun 2021, yang menjadi sangat penting dalam mengukur kualitas layanan publik di berbagai sektor.

“Upaya ini bertujuan memastikan anggaran dan kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran, efisien, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelas Wagub.

Menindaklanjuti kebijakan nasional, Pemprov Kaltara bersiap dalam mengimplementasikan pendekatan targeting berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memperkuat program penanganan kemiskinan dan stunting.

Kebijakan ini, sebut Wagub menuntut sinergi yang semakin solid antara Perangkat Daerah dan BPS agar setiap intervensi tepat pada sasaran yang benar.

Wagub Ingkong berharap peresmian gedung BPS Kaltara dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola statistik daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kerjasama antara Pemprov Kaltara dengan BPS akan terus diperkuat sejalan dengan agenda pembangunan jangka panjang.

“BPS dan Pemerintah Provinsi berjalan searah, membangun Kaltara yang semakin maju, akurat, dan terukur,” pungkasnya.(**)

TARAKAN, MANDAUPOST – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, secara resmi membuka kegiatan “Benuanta Investment and Economic Summit 2025”’, yang digelar di Kayan Hall Hotel Tarakan Plaza, pada Jumat (21/11).

Menyusung tema “Kalimantan Utara Sebagai Episentrum Pertumbuhan Baru: Menakar Peran Hilirisasi, Industrialisasi, Dan Konektivitas Global Terhadap Perekonomian Daerah”, turut menghadirkan narasumber Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara Hasiando G. Manik, Lead Adviser Revenue at PROSPERA Rubino Sugana, dan Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal.

Mewakili Gubernur Kaltara, Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kaltara, yang secara konsisten terus mengawal keberlanjutan perekonomian Kaltara.

“Terima kasih atas asesmen komprehensif yang selalu disajikan dalam laporan perekonomian provinsi, yang menjadi referensi kredibel dalam menggambarkan dinamika ekonomi daerah sekaligus arah kebijakan pembangunan ekonomi di Kaltara,” kata Wagub Ingkong.

Wagub menuturkan saat ini tengah dihadapkan berbagai tantangan nasional maupun global yang tidak mudah. Dari perang tarif dagang, disrupsi rantai pasok global, hingga ketidakpastian geopolitik turut memberikan andil tekanan terhadap perekonomian nasional, termasuk di provinsi Kaltara.

“Namun kita percaya bahwa setiap tantangan selalu membawa peluang jika kita mampu mengelolanya dengan tepat,” tegasnya.

Kaltara memiliki posisi geografis yang sangat strategis, yaitu berbatasan langsung dengan negara jiran Malaysia. Kondisi ini, sebut Wagub menjadikan Kaltara sebagai gerbang interaksi ekonomi, perdagangan, dan logistik yang memiliki potensi besar dalam menjangkau pasar internasional.

Ia meyakini dengan penguatan konektivitas serta pembangunan infrastruktur yang saling terintegrasi, Kaltara memiliki peluang nyata dan kuat untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan utara Indonesia.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata melalui berbagai langkah strategis antara lain peningkatan kualitas infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah.

“Juga dukungan bagi UMKM dan sektor informal agar dapat naik kelas, pengembangan kawasan industri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta penguatan kerja sama regional dan internasional dalam mendorong investasi produktif,” sambungnya.

Terangnya, langkah ini juga memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, otoritas moneter dan fiskal, pelaku usaha, akademisi, serta seluruh elemen masyarakat.

Wagub Ingkong berharap Forum Benuanta Investment And Economic ini bisa menjadi momentum untuk dapat dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya sebagai bahan kajian akademis, juga sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, berorientasi pada keberlanjutan, serta adaptif terhadap dinamika global.

“Marilah kita terus memperkuat kolaborasi dan bergotong royong membangun Kaltara yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan global,” pungkasnya.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Menjelang pelaksanaan Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman se-Kaltara, suasana Pada Kamis (20/11) pagi di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tana Tidung tampak lebih hidup dari biasanya. Sejak pagi, puluhan pedagang kaki lima (PKL) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlihat bahu-membahu membersihkan area yang selama ini menjadi lokasi berjualan.

Area tersebut nantinya akan dialihfungsikan sementara menjadi lahan parkir utama selama festival berlangsung. Kesadaran kolektif para PKL untuk menata dan membersihkan lokasi memberikan warna berbeda gotong royong yang bukan hanya sekadar kerja bakti, tetapi simbol dukungan terhadap pesta budaya terbesar di Tana Tidung itu.

Plt Kasat Pol PP Tana Tidung, Arief Prasetiawan, mengapresiasi semangat para pedagang yang ikut terlibat langsung dalam aksi tersebut.

“PKL RTH bersama Satpol PP melaksanakan kerja bakti di sekitar lokasi festival untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan. Total PKL di RTH kurang lebih 30 orang, dan Alhamdulillah semuanya sudah diakomodir oleh Disperindagkop untuk stand UMKM di area festival,” ujarnya.

Arief menjelaskan, area yang dibersihkan merupakan tempat parkir festival yang sebelumnya dipakai PKL sebagai lokasi berjualan. Untuk mendukung kelancaran event, para pedagang pun bersedia pindah sementara ke stand UMKM yang telah disiapkan pemerintah.

Suasana gotong royong semakin terasa ketika Ketua PKL RTH, Bejo, yang dikenal dengan usaha mie ayamnya, turut memimpin rekan-rekannya.

“Kami bersama para pedagang PKL melakukan pembersihan ini demi mensukseskan Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman,” ungkap Paklek Bejo, yang tak ragu turun tangan membersihkan sisa-sisa dagangan para pedagang.

Di sela kegiatan, tampak para pedagang saling membantu, mulai dari mengangkat peralatan, membersihkan lantai, hingga merapikan area yang selama ini menjadi tempat menggantungkan rezeki.

Meski harus berpindah lokasi sementara, raut wajah mereka justru menunjukkan semangat dan antusiasme menyambut festival besar yang tinggal menghitung hari itu.

Kerja sama Satpol PP dan para PKL ini menjadi gambaran kecil betapa masyarakat Tana Tidung memiliki rasa memiliki dan kebersamaan dalam menyukseskan agenda budaya daerah.

Festival Tari Kreasi tahun ini tak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan seni, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan bagi seluruh elemen masyarakat.

Dengan pembersihan ini, area parkir dipastikan siap digunakan, sementara para pedagang kini menata stand di dalam area festival—siap menyambut ribuan pengunjung yang akan datang.(**)

NUNUKAN, MANDAUPOST – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kunjungan Kerja (Kunker) ke SMK Negeri 1 Sembakung Atulai, Kabupaten Nunukan, pada Rabu (19/11).

‎Dalam kunjungannya, Wagub Ingkong meninjau langsung progres pembangunan sejumlah fasilitas sekolah, diantaranya Ruang Praktik Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta toilet sekolah.

‎Wagub menyampaikan bahwa pembangunan sarana dan prasarana pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam meningkatkan kualitas mutu pembelajaran, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia.

‎“Pemerintah provinsi terus berupaya memastikan bahwa fasilitas pendidikan di seluruh wilayah Kaltara, termasuk di daerah terpencil seperti Sembakung Atulai, dapat menunjang kegiatan belajar mengajar dengan baik,” kata Wagub.

Wagub menekankan pentingnya pemeliharaan fasilitas pendidikan yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa dan tenaga pendidik.

‎Selain meninjau fasilitas pembangunan, ia juga menyempatkan diri untuk melihat langsung praktik pembuatan minyak kayu putih yang dilakukan oleh para siswa bersama guru SMKN 1 Sembakung Atulai.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis keterampilan yang dikembangkan sekolah dalam mendukung peningkatan kompetensi siswa di bidang kejuruan.

‎Wagub Ingkong mengapresiasi kreativitas dan semangat para siswa serta tenaga pendidik dalam mengembangkan inovasi lokal tersebut.

“Saya sangat bangga melihat progres pendidikan di sekolah ini yang memanfaatkan potensi alam sekitar untuk kegiatan pembelajaran. Hal ini perlu terus dikembangkan agar siswa dapat memiliki pengalaman nyata yang bisa menjadi bekal di dunia kerja,” ucapnya.

‎”Kami ingin memastikan bahwa investasi pembangunan di bidang pendidikan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas SDM Kaltara di masa depan,” sambungnya.

‎Selanjutnya Wagub Ingkong menyerahkan bantuan berupa bola dan baju olahraga kepada siswa-siswi SMKN 1 Sembakung Atulai.

‎Kunker ini menjadi bagian dari agenda rutin Pemprov Kaltara dalam melakukan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan pendidikan di seluruh kabupaten dan kota se-Kaltara.(**)

JAKARTA, MANDAUPOST – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2025 yang digelar oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Ballroom Hotel Pullman Jakarta Central Park, Rabu (19/11).

Rakornas tahun ini mengusung tema “ASN Bergerak Bersama Wujudkan Asta Cita”, merupakan forum strategis yang mempertemukan seluruh pemangku kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari pusat hingga daerah.

Dalam arahannya, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan poin penting dari reformasi birokrasi itu bisa lebih efektif dan berdampak langsung pada pelayanan masyarakat, apabila reformasi birokrasi sebagai fondasi utama dalam peningkatan kinerja aparatur negara.

“Peningkatan kualitas pelayanan publik oleh ASN, pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan, serta adaptasi ASN terhadap perkembangan teknologi, demi menjawab tuntutan digitalisasi dan perubahan zaman,” kata Prof. Zudan.

Untuk itu, Prof. Zudan menegaskan melalui forum ini dapat menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memastikan bahwa manajemen ASN berjalan berbasis data, lincah, dan responsif terhadap tantangan sektor publik, mulai dari pangan, pelayanan sosial, hingga transformasi digital.

“Rakornas Kepegawaian tahun ini akan menekankan urgensi kolaborasi lintas sektor dan daerah, serta akselerasi reformasi manajemen ASN dalam mendukung prioritas pembangunan nasional,” ucapnya.

BKN akan terus menekankan pemanfaatan data talenta ASN sebagai basis pengambilan keputusan. “Khususnya dalam percepatan mobilitas talenta yang adaptif, responsif, dan mampu memenuhi kebutuhan program prioritas bangsa,” jelasnya.

Dalam Rakornas ini berlangsung pula penyerahan BKN Award 2025 kepada instansi pemerintahan terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen instansi dalam meningkatkan kualitas manajemen ASN dan kinerja nasional.

Selain itu, terdapat pula penyampaian paparan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Sosial K.H. Saifullah Yusuf, Ketua DPR RI Komisi II M. Rifqinizamy Karsayuda, dan Ignasius Jonan,.(**)

JAKARTA, MANDAUPOST – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui implementasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Hal ini disampaikan Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara Bustan, yang hadir dalam acara Presentasi Uji Publik, rangkaian dari Monitoring dan Evaluasi (Monev) KIP Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia (KIP RI) di Grand Mercure Kemayoran Jakarta, Rabu (19/11).

Pj. Sekprov Kaltara Bustan yang hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) Kaltara Iskandar, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan pilar utama good governance.

“Beberapa strategi yang kami jalankan adalah penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola informasi dan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang KIP yang telah disetujui Gubernur dan DPRD pada September lalu,” papar Bustan dalam sesi presentasi.

Kegiatan Monev ini menjadi platform strategis bagi Pemprov Kaltara untuk memaparkan capaian dan strategi dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Bustan menjelaskan komitmen ini telah diimplementasikan dalam berbagai kegiatan konkret, termasuk pelayanan informasi publik, sosialisasi, bimbingan teknis, uji konsekuensi, dan program mentoring bersama KIP RI dan Komisi Informasi Daerah.

Lanjutnya, dukungan terhadap good governance tersebut bahkan diwujudkan melalui penganggaran yang memadai.

Senada dengan hal itu, Kepala DKISP Kaltara Iskandar menyatakan bahwa dukungan anggaran dari Pemprov Kaltara kepada Komisi Informasi Daerah menunjukkan komitmen dan keseriusan yang kuat dalam membangun ekosistem keterbukaan informasi di Bumi Benuanta.

“Selain dukungan anggaran, kami terus berupaya meningkatkan ketersediaan dan kualitas informasi publik sesuai dengan Peraturan Keterbukaan Informasi (PerKI) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik,” ucap Iskandar.

Komitmen pimpinan daerah menjadi penguat implementasi good governance di Kaltara, dukungan itu dibuktikan melalui tayangan video, Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan fondasi pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Kami meyakini bahwa hak masyarakat untuk mengetahui adalah fondasi good governance. Komitmen kami adalah mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” tegas Gubernur Zainal.

Melalui partisipasi dalam Monev KIP 2025 ini, Kaltara menunjukkan peningkatan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai provinsi yang serius dalam mewujudkan prinsip-prinsip good governance melalui keterbukaan informasi.(**)

TANA TIDUNG, MANDAUPOST – Semilir angin sore di Tana Tidung membawa aroma persiapan besar. Di lapangan utama yang akan menjadi pusat perhelatan Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman Se- Kaltara, suara dentingan palu, uji mikrofon, dan riuh koordinasi panitia saling bertaut, membentuk irama yang justru semakin memompa antusiasme.

Tinggal dua hari jelang pembukaan—tanggal 21 November 2025—persiapan terus dimatangkan tanpa henti. Panggung megah mulai berdiri tegas, hiasan estetis berwarna etnik Tidung dan Dayak perlahan terpasang, dan deretan tenda UMKM berjumlah puluhan tampak rapi menghiasi sisi area.

Di antara kesibukan itu, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali datang meninjau langsung dengan kemeja sederhana dan langkah sigap, ia mengamati satu per satu detail teknis kualitas sound system, kekuatan panggung, hingga komposisi stand pedagang. Tatapannya penuh kehati-hatian, namun juga menyiratkan optimisme besar, Rabu (19/11).

“Persiapan sudah sekitar 70 persen. Tinggal finishing saja,” ujarnya usai memeriksa keliling arena.

Panitia mencatat angka yang cukup fantastis untuk sebuah festival tingkat provinsi. Tahun ini, sebanyak 88 grup tari akan tampil memeriahkan kompetisi. Dengan  kategori live yang bisa mencapai 8-16 orang jumlah total peserta diperkirakan tembus hampir 1.100 penari.

“Peserta datang dari seluruh penjuru Kaltara: Nunukan, Tarakan, Bulungan, Malinau, dan Tana Tidung sendiri. Ini luar biasa. Artinya minat dan apresiasi terhadap festival ini semakin besar,” ucap Bupati.

Deretan kendaraan peserta sudah mulai terlihat memasuki Tana Tidung. Beberapa grup tampak melakukan latihan ringan di area sekitar, memadukan hentakan kaki dan gerakan tangan yang menggambarkan identitas budaya masing-masing. Pakaian berwarna cerah, motif batik Tidung dan Manik-manik khas Dayak, mulai menghiasi ruang publik.

Festival ini lahir dari identitas budaya Tana Tidung yang unik—lahir dari dua poros utama:  Tidung (pesisir) dan Dayak (Pedalaman). Dua budaya besar yang bertemu, tumbuh, dan kemudian memberi warna khas bagi kehidupan masyarakat.

Ibrahim Ali menegaskan bahwa esensi festival bukan sebatas hiburan, tetapi momentum untuk meneguhkan jati diri daerah.

“Kita ingin melestarikan adat istiadat budaya Tana Tidung. Karena kita punya dua etnis asli pesisir yang lekat dengan suku Tidung, dan pedalaman yang identik dengan suku Dayak. Tema festival kita dibuat untuk menyatukan dua kekuatan itu,” jelasnya.

Festival Tari Pesisir dan Pedalaman merupakan salah satu program kebudayaan unggulan dan kini telah menjadi agenda tahunan kabupaten.

Untuk menyemarakkan pembukaan dan penutupan, Pemkab Tana Tidung menghadirkan artis nasional. Malam pembukaan tanggal 21 November akan dimeriahkan oleh Budi Doremi, penyanyi dengan deretan lagu-lagu lembut yang digemari semua kalangan. Kemudian, pada malam penutupan tanggal 27 November, giliran Charli yang mengambil alih panggung dengan performa khasnya.

Atmosfer kemeriahan ini dipastikan akan menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai daerah sekitar.

Tidak hanya seni yang digelorakan, tetapi juga ekonomi kerakyatan. Tahun ini, pemerintah menyediakan 99 tenda UMKM yang dibagikan secara gratis kepada para pelaku usaha lokal. Mulai dari pedagang kuliner, kerajinan tangan, pakaian tradisional, hingga produk kreatif khas Kaltara.

“Tadi saya cek semuanya. Stand UMKM sudah berdiri rapi. Semua kita gratiskan agar UMKM bisa mendapatkan ruang yang layak. Selain itu, pasar malam juga kita siapkan. Kita ingin perputaran ekonomi benar-benar hidup,” ujar Bupati.

Di sekitar lokasi, aroma makanan khas mulai tercium—ada jajanan tradisional, kopi khas daerah, hingga kuliner pesisir yang mulai ditata oleh para pedagang.

Ibrahim Ali berharap festival ini menjadi simbol bahwa budaya dan ekonomi dapat berjalan beriringan. Seni tari dapat mengangkat identitas daerah, sementara pergerakan masyarakat dan UMKM diharapkan mampu mendongkrak ekonomi lokal.

“Kita ingin acara ini meriah, bermanfaat, dan tentu membawa dampak ekonomi bagi masyarakat Tana Tidung. Ini ruang bagi UMKM kita untuk naik kelas,” tutupnya.

Semua mata kini tertuju pada tanggal 21 hari ketika Tana Tidung akan menjadi pusat perhatian Kaltara, dan ribuan pengunjung diperkirakan memadati arena. Panggung hampir siap. Penari sudah bersiap. Tana Tidung pun bersiap menari.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Staf Ahli bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setda Kaltara, Wahyuni Nuzband, menyebutkan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) memiliki wewenang untuk menyediakan layanan dan dukungan untuk mencegah, mengelola, dan menangani insiden keamanan informasi.

Hal ini disampaikannya saat membuka acara Penguatan Tim Tanggap Insiden Siber Se-Kalimantan Utara. Digelar di Kantor Gubernur, Ruang Serbaguna Lt. 1, Selasa (18/11).

“Tim ini diisi oleh para spesialis yang bekerja berdasarkan prosedur dan kebijakan, dengan tujuan merespon setiap insiden secara cepat, tepat, dan efektif, serta mengurangi risiko serangan siber,” kata Wahyuni.

Dengan kolaborasi Kaltaraprov-csirt antar Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Wahyuni berharap, dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Lebih lanjut Wahyuni mengungkapkan, dari berbagai platform digital dapat memberikan peluang bagi tindak kejahatan. Seperti manipulasi informasi, serangan politik, serangan psikologis, propaganda, hoax, maupun penyebaran paham radikal.

“Maka dari itu, melalui kegiatan ini, kita dapat meningkatkan kompetensi teknis dalam deteksi, analisis, dan penanganan insiden siber, sesuai dengan standar nasional,” terang Wahyuni.

Wahyuni juga mengajak seluruh anggota tim untuk terus memperkuat kolaborasi dan berbagi informasi dengan berbagai pihak, termasuk sesama CSIRT di Indonesia.

“Sinergi yang kuat adalah kunci dalam menangani dan memulihkan insiden siber secara lebih cepat dan efisien,” pungkasnya.(**)

TANJUNG SELOR, MANDAUPOST – Acara Bincang Santai bersama Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, dengan tema Merajut Gagasan Menuju Kaltara Maju, Makmur dan Berkelanjutan”, berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan yang digelar di Kediaman Wagub Kaltara pada Senin (17/11) malam.

Seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, sejumlah organisasi kemasyarakatan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara turut hadir dalam acara ini.

Wagub Ingkong hadir didampingi Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara Bustan, dan Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Riyanto, tampak berbincang dan menyimak berbagai masukan.

Pada kesempatan itu, Wagub Ingkong mendengarkan satu per satu keluhan, masukan dan usulan masyarakat terkait berbagai persoalan, mulai dari lingkungan, pendidikan, serapan tenaga kerja, infrastruktur, anggaran dan masalah lainnya.

Wagub mengatakan sudah mendapatkan izin dan arahan Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang, untuk menyerap aspirasi, menggali potensi, dan menemukan permasalahan kemasyarakatan untuk diintegrasikan menjadi sebuah kebijakan.

“Jadi niat kita itu membawa tokoh masyarakat, tokoh pemuda supaya bisa melakukan sharing masukan-masukan dan saran,” kata Wagub Ingkong.

Ia menuturkan bahwa acara diskusi bersama masyarakat sudah lama ingin dilakukannya, namun karena berbagai kegiatan setelah pelantikan Gubernur dan Wagub Kaltara baru bisa dilaksanakan hari ini.

Dalam sesi tanya jawab tersebut, berbagai hal penting disampaikan seperti pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan, ide pengembangan daerah wisata di Kaltara khususnya di ibu kota Provinsi Tanjung Selor, hingga pengelolaan hutan adat yang tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal tanpa merusak alam itu sendiri.

“Kita mengucapkan rasa syukur karena sudah 9 bulan bekerja merasakan kesehatan yang sangat baik dan aktivitas yang dilakukan belum tercapai dengan baik. Saya yakin bahwa itulah yang diberikan Tuhan kepada kami, dan kami akan tetap berusaha bertanggung jawab dan melayani membuat yang terbaik bagi masyarakat Kaltara,” jelasnya.

“Dan kehadiran bapak ibu sekalian dalam kesempatan ini sekaligus dalam perayaan hari ulang tahun saya adalah doa dan wujud syukur yang meyakini bahwa keberadaan yang mengendalikan kita ini adalah yang Maha Kuasa,” sambungnya.

Wagub Ingkong berharap pertemuan ini dapat menjadi berkah dan doa untuk kemajuan Provinsi Kaltara sesuai dengan visi Kaltara yaitu Terwujudnya Fondasi Transformasi Kalimantan Utara yang Kokoh Sebagai Beranda Depan NKRI yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan.(**)

Scroll to Top