TANJUNG SELOR, mandaupost.com – Kenaikan harga bahan kemasan plastik mulai memengaruhi harga minyak goreng di sejumlah wilayah. Meski demikian, harga Minyakita di Kabupaten Bulungan masih terjaga dan tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pimpinan Perum Bulog Cabang Bulungan, Oktavianur, memastikan bahwa distribusi Minyakita dari Bulog ke para pedagang mitra masih sesuai ketentuan harga yang ditetapkan pemerintah.
“Penyaluran Minyakita dari Bulog ke mitra pedagang tetap mengikuti HET, yakni Rp15.700 per liter,” jelasnya, Rabu (15/4).
Ia menerangkan, penyaluran dilakukan melalui 13 mitra yang beroperasi di Pasar Induk Tanjung Selor. Skema ini diterapkan untuk menjaga ketersediaan minyak goreng di tingkat masyarakat tetap aman dan merata.
Saat ini, stok Minyakita yang tersedia mencapai sekitar 10.000 liter. Jumlah tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir April.
Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan, Bulog juga telah mengajukan tambahan pasokan dalam waktu dekat.
“Kami sudah mengusulkan penambahan minimal 20.000 liter sebelum akhir April,” ujarnya.
Selain minyak goreng, Bulog turut memastikan kondisi stok beras di wilayah Bulungan dalam keadaan aman. Ketersediaan beras saat ini tercatat sekitar 2.500 ton, yang diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.
Sebagai langkah antisipasi, Bulog juga merencanakan penambahan stok beras sekitar 1.000 hingga 1.500 ton. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kestabilan pasokan di tengah fluktuasi harga bahan pokok di pasaran.
Dengan berbagai langkah tersebut, Bulog berupaya memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dan harga tetap terkendali.(cda)





