Berita Populer

Berita Terbaru

JAKARTA

JAKARTA, MP –  Ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 tak hanya menjadi panggung bagi para desainer ternama, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar.

Tahun ini, PT Pertamina Patra Niaga membawa 11 UMKM binaannya dari berbagai daerah di Indonesia untuk memamerkan karya sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di industri fesyen nasional.

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga mendorong UMKM naik kelas melalui akses ke pasar yang lebih luas, peningkatan branding, hingga peluang kolaborasi bisnis.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan, UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi sekaligus melestarikan kekayaan budaya Indonesia. Karena itu, perusahaan terus membuka ruang bagi para mitra binaannya untuk tampil di ajang berskala nasional maupun internasional.

“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia. Melalui keikutsertaan di IFW 2026, kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih besar, memperkuat branding, serta memperluas peluang kolaborasi dan pengembangan usaha,” ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Juli 2026.

11 UMKM dari Berbagai Daerah Ikut Indonesia Fashion Week 2026

Sebanyak 11 UMKM binaan Pertamina Patra Niaga yang mengikuti IFW 2026 berasal dari berbagai wilayah operasional perusahaan, meliputi Jawa Bagian Barat, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Sumatera Bagian Selatan, hingga Sumatera Bagian Utara.

Mereka adalah Dara Baro, Guns Leather, Ramiza Boutique, Vite, Narita Sibori, Dimas Batik, Meeta Fauzan, UD Tenun Sumber Rejeki, Jokotole, Besolek, dan Mahacinta Jewelry.

Tidak hanya membuka booth pameran, tiga UMKM binaan yakni Meeta Fauzan, Dimas Batik, dan Dara Baro juga mendapat kesempatan menampilkan koleksi terbaiknya di runway Indonesia Fashion Week 2026. Kesempatan tersebut menjadi pengakuan atas kualitas produk sekaligus hasil pembinaan yang telah dilakukan secara berkelanjutan.

UMKM Akui IFW Jadi Kesempatan Perluas Pasar

Salah satu peserta, Meeta Fauzan, mengaku bangga dapat tampil dalam salah satu ajang fesyen terbesar di Indonesia. Mitra binaan Pertamina Patra Niaga sejak 2020 itu membawa koleksi busana modern yang memadukan motif batik dari berbagai daerah di Indonesia.

“Luar biasa senang, karena ini salah satu event fashion terbesar di Indonesia, bahkan cakupannya tidak hanya nasional tetapi juga internasional. Kesempatan ini membuka peluang yang lebih besar bagi kami untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Respons positif juga dirasakan Dimas Batik, UMKM asal Tasikmalaya yang telah menjadi mitra binaan sejak 2019. Pada hari pertama pameran, koleksi batik tulis yang dibawa langsung mendapat sambutan pengunjung.

“Saya senang sekali karena respons pengunjung sangat baik. Mereka menyukai motif dan kualitas kain batik yang kami tampilkan. Bahkan pada hari pertama pameran, produk kami sudah terjual sebanyak 10 buah,” ungkap pemilik Dimas Batik, Aisyah Nadia.

Program Pembinaan UMKM Tak Hanya Kejar Penjualan

Keikutsertaan para UMKM di Indonesia Fashion Week merupakan bagian dari implementasi program Community Involvement & Development (CID) Pertamina Patra Niaga yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan usaha berkelanjutan. Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sebagai penyelenggara IFW.

Menurut Kitty, konsep “naik kelas” yang diusung Pertamina Patra Niaga tidak hanya diukur dari peningkatan omzet, tetapi juga dari kemampuan UMKM membangun bisnis yang lebih kuat dan kompetitif.

“Bagi kami, mendorong UMKM naik kelas berarti membantu mereka memiliki kapasitas bisnis yang lebih kuat, akses pasar yang lebih luas, serta daya saing yang semakin tinggi. Kami ingin UMKM Indonesia mampu tumbuh secara berkelanjutan dan menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi kreatif nasional,” tambah Kitty.(**)

JAKARTA, MP – Presiden Prabowo Subianto resmi menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia pada hari Minggu, 26 Juli 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Bank Indonesia, Senin, 27 Juli 2026.

Presiden menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi Perry Warjiyo yang memimpin Bank Indonesia selama kurang lebih tujuh tahun dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional. Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan memproses penerbitan Keputusan Presiden mengenai pemberhentian secara hormat Perry Warjiyo sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang tentang Bank Indonesia.

Sesuai Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur Indonesia untuk sementara akan dijalankan secara otomatis oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, hingga ditetapkannya Gubernur Bank Indonesia yang definitif melalui mekanisme yang berlaku.

Masyarakat dan pelaku pasar diharapkan tetap tenang menyikapi proses transisi ini, mengingat seluruh tahapan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai koridor hukum yang berlaku. Kesinambungan tugas Bank Indonesia juga akan tetap berjalan baik sehingga proses pergantian kepemimpinan tidak akan mengganggu keberlangsungan kebijakan moneter maupun stabilitas perekonomian nasional secara keseluruhan.

Dalam hal ini, Bank Indonesia tetap menjalankan peran menjaga stabilitas moneter, sementara Kementerian Keuangan menjalankan fungsi menjaga kesehatan fiskal, dengan koordinasi yang erat di antara keduanya. (HDK)

JAKARTA, MP – Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah menteri kabinet Merah Putih untuk melakukan rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 27 Juli 2026. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa pembahasan dalam rapat tersebut terkait dengan industri perkapalan Indonesia.

“Jadi kami diminta menyiapkan karena kan kebutuhan kapal Indonesia ini sebenarnya besar sekali. Harapannya ke depan industri kapal kita tumbuh,” ucap Mendiktisaintek.

Dalam hal ini, menurut Brian, perguruan tinggi diminta memfokuskan pengembangan teknologi dan penelitian agar mampu menjawab kebutuhan industri nasional. Kolaborasi antara perguruan tinggi dengan PT PAL diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas industri dalam negeri.

“Bersama PT PAL nanti riset-riset, kajian-kajian, guru besar-guru besar yang terkait bidang perkapalan bisa menumbuhkan industri kapal kita, sehingga membuka lapangan kerja dan juga kebutuhan kita bisa dipenuhi dalam industri dalam negeri,” lanjutnya.

Mendiktisaintek menambahkan, kebutuhan kapal di Indonesia mencakup berbagai sektor, mulai dari angkutan penumpang hingga logistik domestik. Menurutnya, besarnya permintaan tersebut menjadi potensi pasar yang perlu dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan industri perkapalan nasional.

“Kita ingin agar penelitian-penelitian itu juga membantu PT PAL supaya industri kita di bidang sektor perkapalan ini bangkit,” kata Brian.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa pemerintah juga berupaya memperkuat kapasitas industri galangan kapal nasional. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan industri dalam negeri.

“Kita juga ada galangan-galangan kapal baik itu BUMN maupun swasta nasional yang selama ini kita ingin coba tingkatkan. Kita ingin coba majukan sehingga penerapan pembuatan kapal-kapal itu bisa dilakukan Indonesia, tetapi juga sesuai dengan standar yang baik, yang standar internasional,” kata Rosan.

Dengan menghubungkan kekuatan riset perguruan tinggi, kapasitas industri nasional, dan dukungan pemerintah, Presiden Prabowo menargetkan industri perkapalan Indonesia tumbuh menjadi sektor strategis yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat kemandirian industri, serta menjadikan Indonesia sebagai kekuatan maritim yang semakin berdaya saing. (BPMI Setpres)

JAKARTA, MP – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat bersama jajaran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada Senin, 27 Juli 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. Usai mengikuti rapat, Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyampaikan komitmen KSSK untuk terus memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

“Intinya adalah ke depan bagaimana KSSK terus, di dalam KSSK-nya juga terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama, khususnya terkait dengan kebijakan-kebijakan di mana masing-masing kita ada kebijakan yang bisa, harus, kita koordinasikan,” ucap Destry dalam keterangannya.

Selain itu, Destry turut menyampaikan dukungan KSSK terhadap arah kebijakan pemerintah. Koordinasi antarotoritas, menurutnya, akan terus ditingkatkan guna menyelaraskan kebijakan yang menjadi kewenangan dari masing-masing otoritas.

“Intinya tadi seperti itu, peningkatan dari masing-masing, dari Bank Indonesia apa yang bisa dilakukan, dari OJK, dari LPS, dan kemudian juga dari Kementerian Keuangan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Destry turut menegaskan arah kebijakan moneter Bank Indonesia dengan stabilitas nilai tukar rupiah sebagai prioritas utama. Untuk menjaga hal tersebut, Destry mengatakan bahwa BI akan terus hadir di pasar melalui berbagai instrumen.

“Kami juga akan terus berada di pasar, baik dengan melalui intervensi di spot, DNDF, ataupun NDF. Dan juga tentunya di satu sisi juga kebijakan kami yang bersifat untuk pro-growth akan kami teruskan melalui kebijakan makroprudensial kami,” kata Destry.

Selain menjaga stabilitas, Bank Indonesia juga akan melanjutkan berbagai kebijakan untuk mendorong arus masuk modal asing. Sesuai keputusan rapat dewan gubernur (RDG) bulan Juli lalu, Destry menuturkan bahwa BI tetap memberikan insentif bagi aliran modal masuk, antara lain melalui penurunan biaya hedging.

“Jadi kami berlima dengan ADG (anggota dewan gubernur) yang lain akan terus komitmen dan terus melanjutkan keberlangsungan tugas kami sesuai dengan amanah yang telah dimandatkan kepada kami di Bank Indonesia,” tuturnya.

Melalui penguatan koordinasi KSSK yang dipimpin langsung Presiden Prabowo, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas sistem keuangan nasional sebagai fondasi penting untuk mempertahankan kepercayaan pasar, memperkuat ketahanan ekonomi, dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. (BPMI Setpres). (**)

JAKARTA, MP – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan pihaknya telah menjatuhkan sanksi suspensi permanen terhadap ratusan dapur penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terbukti melakukan pelanggaran.

Sudaryono menyebutkan, hingga saat ini terdapat 833 dapur yang disuspensi. Jumlah tersebut terdiri atas 98 dapur di Wilayah 1 (Sumatra), 311 dapur di Wilayah 2 (Jawa dan Madura), serta 424 dapur di Wilayah 3.

“Kami menemukan ada 833 dapur yang kami suspend per hari ini, yang terdiri dari 98 di Wilayah 1 Sumatra, 311 di Wilayah 2 Jawa dan Madura, serta 424 di Wilayah 3,” kata Sudaryono.

Ia menegaskan, kebijakan suspensi kali ini berbeda dengan sebelumnya. Jika pada kebijakan terdahulu dapur yang disuspensi masih memperoleh pembayaran, kini dapur yang dikenai sanksi langsung dihentikan operasionalnya dan tidak lagi menerima pembayaran dari pemerintah.

“Dapur yang disuspensi secara permanen ini bukan seperti yang lalu. Dulu disuspensi tetapi tetap dibayar. Kalau sekarang sudah disuspensi, tutup dan tidak dibayar,” ujar Sudaryono.

Menurut dia, langkah tersebut diambil sebagai bentuk penegakan disiplin terhadap mitra penyelenggara Program MBG yang terbukti melanggar ketentuan.

“Ini betul-betul merupakan suspensi karena pelanggaran,” tegas Sudaryono.(**)

JAKARTA, MP – Distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara terus dipercepat agar kembali normal.

Untuk memastikan pasokan energi tetap lancar hingga ke masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) menggandeng Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dalam pengamanan dan pengawalan mobil tangki BBM menuju SPBU.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kelancaran distribusi energi, khususnya di Kota Medan dan wilayah sekitarnya.

Selain pengawalan armada, koordinasi juga terus diperkuat agar proses penyaluran berlangsung aman, tertib, dan tepat waktu.

Polda Sumut Kawal Distribusi BBM hingga SPBU

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan dukungan Polda Sumut berperan penting dalam memastikan proses distribusi BBM berlangsung aman, lancar, dan tepat waktu hingga ke SPBU.

“Kami mengapresiasi dukungan penuh Polda Sumatera Utara yang terus bersinergi bersama Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kelancaran distribusi BBM. Pengamanan dan pengawalan yang diberikan membantu mempercepat proses penyaluran sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Fahrougi dalam keterangan tertulis, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam pelaksanaannya, Polda Sumut melakukan pengawalan mobil tangki BBM menuju SPBU serta pengamanan di lokasi lembaga penyalur sehingga proses distribusi berlangsung aman, tertib, dan tepat waktu.

Koordinasi juga dilakukan secara intensif bersama jajaran kepolisian di berbagai wilayah guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Dwi Tunggal Jaladri, S.H., S.I.K., M.Hum., menegaskan komitmen Polda Sumut untuk terus mendukung kelancaran distribusi energi sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Polda Sumatera Utara berkomitmen mendukung kelancaran distribusi energi melalui pengamanan dan pengawalan agar penyaluran BBM berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kami akan terus bersinergi dengan Pertamina Patra Niaga serta seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga situasi tetap kondusif sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Dwi Tunggal Jaladri.

Selain memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus mengoptimalkan berbagai langkah percepatan distribusi melalui operasional Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam.

Lalu, pihak Pertamina juga menambah armada mobil tangki melalui skema spot charter, penguatan personel Awak Mobil Tangki (AMT), serta optimalisasi suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.(**)

JAKARTA, MP – Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela pada Kamis, 16 Juli 2026. Acara tersebut dilakukan secara hybrid melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta dan lokasi groundbreaking di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

Dalam laporannya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa acara hari ini menjadi tonggak penting bagi proyek abadi Masela. Bahlil mengatakan bahwa groundbreaking ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat kemandirian energi sebagai pilar strategis pembangunan nasional.

“Proyek ini sejak tahun 1998, dan ini sangat berdampak besar terhadap perekonomian kita. Atas arahan dan dukungan Presiden, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan proyek Abadi Masela, berhasil mencapai tonggak penting pada hari ini,” kata Menteri ESDM.

Pengembangan proyek abadi Masela mencakup pembangunan fasilitas hulu hingga hilir secara terintegrasi. Dengan nilai investasi sekitar USD20,9 miliar, Menteri ESDM mengatakan bahwa proyek abadi Masela akan memiliki kapasitas sebesar 9,5 juta ton LNG per tahun yang dapat memperkuat ketahanan energi nasional.

“Ini menghasilkan 9,5 juta ton LNG per tahun, atau setara dengan 120 MM dan 35 ribu barel kondensat per hari. Ini dalam rangka meningkatkan lifting kita. Dan saya pikir ini nanti gasnya yang sudah kita lakukan, Bapak Presiden, 60 persen minimal untuk memenuhi kebutuhan domestik dan 40 persen maksimal untuk kita melakukan ekspor,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan suatu bangsa adalah upaya kerja keras yang membutuhkan persatuan semua elemen bangsa. Oleh karena itu, Presiden menegaskan bahwa pembangunan proyek abadi Masela yang telah ditunggu hampir 3 (tiga) dekade lamanya ini harus segera terselesaikan.

“Proyek ini hampir 3 dekade 3 dasawarsa kita tunggu, 3 dekade 3 dasawarsa rakyat menunggu. Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan dan pembangunan tidak boleh terhambat, harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya,” kata Presiden.

Bagi pemerintah, dimulainya pembangunan LNG Abadi Masela bukan sekadar memulai sebuah proyek energi berskala besar, tetapi juga menjadi simbol percepatan hilirisasi, penguatan ketahanan energi, peningkatan nilai tambah sumber daya alam, serta komitmen untuk menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia, khususnya bagi masyarakat Maluku dan kawasan timur Indonesia. (BPMI Setpres)

JAKARTA, MP –  Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 di SDN Srengreng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan kembali berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan digelar pasca teror bom pada Senin, 13 Juli 2026.

Ada yang spesial dalam MPLS hari kedua dengan kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Sejak pagi, Mu’ti mengikuti kegiatan Pagi Ceria yang diisi senam anak Indonesia hebat hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam kesempatan itu, Mu’ti juga berdialog dengan sejumlah siswa baru SDN Srengreng Sawah 15 Pagi. Dia juga menyemangati para siswa setelah kejadian teror bom.

“Anak-anak gembira tidak ada ketakutan sama sekali. Ini yang ini kita tumbuhkan terus tentang semangat juga sesuai kegiatan MPLS Ramah,” kata Mu’ti di lokasi, Selasa, 14 Juli 2026.

Direktur PPA-PPO Polda Metro, Kombes Pol Rita Wulandari Wibowo, mengungkapkan pihak kepolisian dari Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polda Metro Jaya memberikan penyuluhan khususnya kepada para orang tua murid dan guru. Hal ini untuk  memastikan tidak ada perundungan maupun penyebaran konten negatif yang bisa mengganggu tumbuh kembang anak.

“Sehingga punya spirit dan semangat yang sama bagimana kita mengamankan sekolah agar aman, nyaman, dan ramah anak,” ujar Rita.

Sebelumnya, polisi menangkap seorang pria berinisial MY terkait ancaman teror bom di SDN Srengreng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku sedang diperiksa penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk didalami tujuan dan motif di balik ancaman tersebut, termasuk menelusuri latar belakang serta rangkaian peristiwa yang terjadi.

Aksi teror bom terjadi di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin, 13 Juli 2026. Teror bom dikirim ke nomor telepon seorang guru dan pegawai tata usaha dari nomor telepon tidak dikenal.

Pihak sekolah langsung melaporkan ancaman teror bom ke aparat kepolisian. Setelah penyisiran selama empat jam, petugas gabungan tidak menemukan barang berbahaya di lingkungan sekolah.

Petugas memastikan seluruh area sekolah steril dan aman untuk beraktivitas dan kepentingan penyelidikan. Akibat kejadian itu, pihak sekolah memulangkan seluruh murid di hari pertama tahun ajaran baru. (**)

BOGOR, MP – Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, beserta jajaran Dewan Ekonomi Nasional di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa petang, 14 Juli 2026.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa pertemuan tersebut membahas perkembangan terkini perekonomian nasional serta langkah-langkah strategis untuk memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

“DEN juga melaporkan perkembangan penyempurnaan GovTech sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pemerintahan,” ujar Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyebut penyempurnaan layanan pemerintahan berbasis digital tersebut diarahkan untuk meningkatkan akurasi data sehingga berbagai program pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

“Sehingga meminimalkan kesalahan sasaran, memperkuat efektivitas penyaluran bantuan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern, efisien, dan transparan,” imbuh Seskab Teddy.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta anggota Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu, Chatib Basri, Firman Hidayat, Tubagus Nugraha, dan Pantro Pander Silitonga. Hadir pula Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar. (BPMI Setpres)

BOGOR, MP – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemberian harga khusus bahan bakar minyak (BBM) bagi pengusaha nelayan yang memiliki kapal berukuran 30 hingga 200 gross ton (GT). Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selepas mengikuti rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Kediaman Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Senin, 13 Juli 2026.

Dalam keterangannya, Menko Airlangga menjelaskan bahwa sebelumnya harga BBM non-subsidi sempat melonjak hingga Rp21.300 per liter. Sementara itu, BBM untuk nelayan di bawah 30 GT telah diberikan dengan harga Rp6.800 per liter. Oleh karena itu, Presiden memberikan arahan agar pengusaha nelayan dengan kapal 30–200 GT turut mendapatkan harga kekhususan.

“Karena pengusaha nelayan ini perlu diberikan harga kekhususan, tadi dibahas bahwa harga yang disepakati adalah di harga Rp15.000 per liter,” ungkapnya.

Menko Airlangga menambahkan bahwa harga BBM non-subsidi berdasarkan harga rata-rata produksi solar di dalam negeri dapat dipatok pada angka Rp18.600 per liter. Dengan demikian, selisih dukungan sebesar sekitar Rp3.600 per liter akan dibiayai melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), bukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Oleh karena itu, Pak Menteri ESDM akan membuat, mengeluarkan, regulasi terkait dengan subsidi tersebut, yang besarnya subsidi kira-kira Rp3.600 itu akan dibiayai oleh BPDP,” jelas Menko Airlangga.

Menurut Menko Airlangga, penggunaan dana BPDP dimungkinkan karena saat ini lembaga tersebut memiliki kecukupan dana untuk membiayai dukungan tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan harga khusus BBM bagi pengusaha nelayan ini akan diberikan dengan kuota sebesar 400.000 ton untuk enam bulan ke depan.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan upaya pemerintah memberikan kepastian bagi pelaku usaha di sektor perikanan. Menurutnya, harga Rp15.000 per liter diharapkan dapat membantu operasional nelayan dengan kapal berukuran 30 GT ke atas.

“Ini semua dalam rangka bagaimana memberikan rasa kepastian bagi saudara-saudara kita pelaku usaha di sektor perikanan karena memang kan harganya agak tinggi sekarang. Nah dengan harga Rp15 ribu ini diharapkan dapat membantu proses operasional bagi nilai yang 30 GT ke atas,” ujar Menteri Bahlil.

Menteri Bahlil menyampaikan bahwa Kementerian ESDM akan segera menindaklanjuti arahan Presiden dengan menerbitkan surat keputusan. Ia juga menegaskan bahwa pembiayaan dukungan harga tersebut menggunakan dana non-APBN.

“Kami segera akan membuat surat keputusan dari ESDM untuk ditindaklanjuti,” ucapnya.

Lebih lanjut, Menteri Bahlil menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan tepat sasaran. Penentuan titik-titik penyaluran akan dikoordinasikan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan agar tidak terjadi penyalahgunaan.

“Ini nanti agar tidak disalahgunakan, nanti kita akan minta titik-titiknya akan ditentukan oleh, koordinasikan dengan Menteri Perikanan. Supaya apa? Jangan sampai niat baik pemerintah untuk membantu nelayan kemudian salah lagi dipergunakan,” tegas Menteri Bahlil. (BPMI Setpres)

Scroll to Top