Berita Populer

Berita Terbaru

JAKARTA

JAKARTA, MP – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Pekanbaru, Riau, pada Senin pagi, 24 Agustus 2026, untuk kembali meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Kepala Negara untuk memastikan penanganan karhutla berjalan hingga tuntas, sekaligus memperkuat langkah pencegahan agar kebakaran serupa tidak terus berulang.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa Presiden ingin memastikan langsung kondisi terkini di lapangan setelah sebelumnya memimpin penanganan karhutla di Kalimantan.

“Bapak Presiden ingin memastikan penanganan berjalan sampai tuntas, tidak hanya menerima laporan, tetapi melihat dan mendengar langsung sendiri kondisi di lapangan, memastikan titik api benar-benar padam, dan seluruh keputusan yang telah diambil dilaksanakan dengan cepat, terpadu, dan tepat,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya, Senin, 24 Agustus 2026.

Menurut Seskab Teddy, perhatian Presiden tidak berhenti pada upaya pemadaman. Kepala Negara juga menekankan pentingnya kordinasi antara pejabat lingkungan Pemerintah Daerah, khususnya Gubernur, Pangdam dan Kapolda harus padu dalam mencegah kebakaran berulang. Bangun sistem pencegahan yang lebih kuat dan permanen sehingga pemerintah tidak terus menghadapi persoalan yang sama setiap musim kemarau.

“Arahan Bapak Presiden sudah jelas, bahwa kita tidak boleh setiap tahun hanya sibuk memadamkan api. Sistem pencegahannya harus diperkuat. Mulai dari sumur bor dan embung atau sumber air, pengawasan permanen, deteksi dini hotspot, hingga kesiapan desa-desa rawan Karhutla. Pencegahan harus dilakukan jauh sebelum api muncul,” kata Seskab Teddy.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kali ini yaitu Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnivian, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala BIN Muhammad Herindra.

Selain memastikan pemadaman dan pencegahan, Seskab Teddy menegaskan bahwa pemerintah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab kebakaran. Apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum, pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku. (BPMI SETPRES)

JAKARTA, MP – Seekor orang utan koleksi Solo Safari bernama Didi sempat membuat warga di sekitar kawasan Jurug, Solo, terkejut setelah keluar dari kandang pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Orang utan tersebut lepas dari kandang menjelang sore dan kemudian bergerak menuju area permukiman di sisi barat Solo Safari, tidak jauh dari kawasan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Orang Utan Bergerak ke Area Permukiman

Setelah keluar dari area Solo Safari, Didi bergerak melewati kawasan pertokoan hingga menuju lingkungan yang beraktivitas seperti biasa.

Warga yang melihat keberadaan orang utan tersebut memilih untuk tidak mendekati maupun mengusirnya. Kondisi tersebut membuat situasi tetap terkendali meski satwa berada cukup dekat dengan aktivitas masyarakat.

Didi kemudian melanjutkan pergerakannya hingga tiba di sebuah warung makan di kawasan Jurug.

Sempat Masuk Warung Makan

Orang utan tersebut kemudian masuk ke halaman Warung Ayam Tulang Lunak Bengawan yang saat itu sedang dipenuhi pengunjung.

Kehadirannya sempat menimbulkan kerusakan pada sejumlah kendaraan yang berada di lokasi. Didi dilaporkan merobohkan beberapa sepeda motor yang terparkir di sekitar warung.

Petugas Langsung Lakukan Evakuasi

Setelah mendapatkan laporan mengenai orang utan yang keluar dari kandang, manajemen Taman Safari Indonesia (TSI) Group langsung mengerahkan tim untuk menangani situasi tersebut.

Petugas kemudian berhasil mengamankan Didi. Orang utan tersebut akhirnya dikembalikan ke area exhibit Solo Safari dalam kondisi terkendali.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena Didi sempat bergerak cukup jauh dari area Solo Safari hingga memasuki kawasan yang menjadi tempat aktivitas masyarakat.(**)

JAKARTA, MP – Pemerintah terus mempercepat penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pada hari kelima pascabencana kembali memberangkatkan lima pesawat yang membawa bantuan logistik bagi masyarakat terdampak, Rabu, 19 Agustus 2026.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa lima pesawat tersebut membawa total 65 ton logistik menuju NTT. Dengan pengiriman pada hari kelima tersebut, total bantuan yang telah diangkut sejak hari pertama mencapai 253 ton.

“Jadi, sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik, baik itu makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan oleh warga terdampak di NTT,” ujar Seskab dalam keterangannya di Posko Bantuan NTT di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, pada Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 04.00 WIB.

Pemerintah menyiapkan dua posko utama sebagai pusat distribusi bantuan, yakni di Labuan Bajo dan Maumere. Dari posko Labuan Bajo, bantuan logistik akan didistribusikan ke sejumlah wilayah, antara lain Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara itu, dari posko Maumere, bantuan akan disalurkan ke Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Seskab menjelaskan bahwa pemerintah mengoptimalkan berbagai jalur untuk memastikan bantuan dapat segera menjangkau masyarakat terdampak. Distribusi melalui jalur udara dilakukan menggunakan helikopter, pesawat Cassa, serta pesawat berukuran lebih kecil untuk menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan.

Selain jalur udara, distribusi juga didukung melalui jalur laut dengan pengerahan tiga kapal perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut. Satu kapal rumah sakit juga telah berada di lokasi untuk mendukung penanganan bencana.

Sementara itu, akses melalui jalur darat telah kembali dapat dilalui. “Laporan dari Menteri PU, seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua,” ungkap Seskab.

Seskab menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan penanganan bencana di NTT. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan dan distribusi bantuan dapat berlangsung dengan cepat sehingga seluruh kebutuhan masyarakat terdampak segera terpenuhi.

“Pemerintah terus memantau penanganan bencana di sana sehingga diharapkan pelaksanaan penanganan dapat berjalan cepat, seluruh logistik dapat secepat mungkin diterima oleh masyarakat,” tutur Seskab.

Pada kesempatan tersebut, Seskab juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari aparat, warga, relawan, hingga berbagai unsur lainnya.

“Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, kepada warga, kepada relawan, kepada siapapun yang turut membantu penanganan bencana ini sehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh warga yang terdampak,” pungkas Seskab. (AIT)

JAKARTA, MP – Danantara Indonesia bersama BUMN Peduli bergerak cepat merespons korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini dilakukan melalui dengan mendistribusikan bantuan secara langsung ke sejumlah titik bencana.

Hal ini disampaikan Danantara Indonesia melalui unggahan di akun Instagram @danantara.indonesia, Minggu (16/09/2026) malam. “Sebagai wujud kepedulian, Danantara Indonesia bersama BP BUMN bergerak cepat merespons situasi di Nusa Tenggara Timur dengan mengordinasikan langkah pemulihan melalui BUMN Peduli,” terang manajemen Danantara Indonesia.

Aksi gerak cepat membantu korban bencana ini merupakan sinergi dari sejumlah BUMN, yang mencakup PT PLN, Telkom Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Dalam aksi tanggap ini, PT PLN menyediakan penerangan darurat dan berhasil memulihkan 88 persen pelanggan serta 98,3 persen jaringan listrik di lokasi bencana NTT. Sementara itu, Telkom Indonesia mempercepat pemulihan jaringan untuk menjaga komunikasi dan koordinasi di lapangan.

Selain pemulihan jaringan listrik dan komunikasi oleh PT PLN dan Telkom Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bahu-membahu menyalurkan bantuan berupa berbagai kebutuhan dasar, mulai dari bahan makanan, obat-obatan, kebutuhan bayi, air bersih, hingga genset.

Kehadiran relawan ini difokuskan untuk menjangkau titik-titik krusial tempat masyarakat berlindung di beberapa titik, meliputi posko terpadu, area pengungsian lapangan, hingga fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Sikka, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Manggarai.

“Langkah tanggap darurat hingga pascabencana ini menjadi bukti komitmen Danantara Indonesia untuk terus hadir, mendampingi dan menguatkan masyarakat terdampak,” tulis manajemen Danantara Indonesia dalam unggahannya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga telah mengirimkan bantuan berupa 50 ribu paket sembako. Presiden juga menugaskan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kepala Basarnas, Bulog, Pertamina, dan Telkom Indonesia dalam tanggap bencana NTT.

Sebagaimana diketahui, gempa bumi tektonik M7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi (15/8) pukul 04.58 WIB. Bencana ini menimbulkan setidaknya 47 korban jiwa, mengungsinya 5.000 warga, serta kerusakan tempat tinggal dan infrastruktur lainnya. Untuk itu, Pemerintah Provinsi NTT telah menetapkan status tanggap darurat bencana.(**)

JAKARTA, MP – Nilai tukar rupiah bergerak variatif terhadap sejumlah mata uang utama pada perdagangan pagi ini. Rupiah tercatat melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sementara sejumlah mata uang Asia justru menguat.

Mengacu pada data perdagangan Senin 17 Agustus 2026, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah (USD/IDR) naik 0,09 persen atau 16,2 poin ke level Rp17.813,9. Pergerakan tersebut menunjukkan rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah juga terlihat dari pergerakan sejumlah mata uang lainnya. Won Korea Selatan menguat 0,29 persen terhadap rupiah ke posisi Rp12,6132. Ringgit Malaysia turut menguat 0,12 persen ke level Rp4.368,29. Sementara yen Jepang naik 0,10 persen menjadi Rp112,02.Baht Thailand juga menguat tipis 0,02 persen ke posisi Rp538,103.

Di sisi lain, rupiah relatif stabil terhadap eur yang tercatat tidak mengalami perubahan dan berada di level Rp20.578. Rupiah juga sedikit menguat terhadap dolar Singapura dan yuan Tiongkok. Mata uang dolar Singapura turun tipis 0,00 persen ke Rp13.941,07, sedangkan mata uang Yuan Tiongkok terkoreksi 0,08 persen ke level Rp2.642,38.

Pergerakan tersebut menunjukkan rupiah masih menghadapi tekanan yang beragam di pasar valuta asing. Dolar AS menjadi salah satu mata uang yang menguat terhadap rupiah, sementara pergerakan rupiah terhadap mata uang kawasan Asia cenderung bervariasi.(**)

JAKARTA, MP – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini seharusnya menjadi hari yang berbeda bagi Yuyun Sari. Sebagai seorang guru, warga Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), ia telah menyiapkan berbagai atraksi bersama murid-muridnya untuk memeriahkan 17 Agustus. Namun, semua rencana itu berubah setelah gempa mengguncang tempat tinggalnya pada Sabtu subuh, 15 Agustus 2026 lalu.

“Sebenarnya kami, saya sebagai guru, saya rindu sekali dengan anak. Karena banyak sekali atraksi yang sudah saya persiapkan. Untuk anak-anak seperti atraksi goyang daerah semuanya. Sudah saya latih anak-anak saya,” tutur Yuyun saat ditemui di lokasi pengungsian Kecamatan Reok, Senin, 17 Agustus 2026.

Saat gempa terjadi, Yuyun masih berada di kamar. Suaminya baru selesai melaksanakan salat subuh. Dalam sekejap, lemari di rumahnya roboh dan menghalangi pintu. Yuyun hampir tertindih dan akhirnya menyelamatkan diri melalui bagian tembok rumah yang telah runtuh.

“Saya hampir tertindas lemari, tapi saya keluarnya bukan lewat pintu karena pintu sudah terhalang lemari. Saya keluarnya lewat tembok yang roboh,” kisahnya.

Tidak banyak yang sempat dipikirkan saat itu. Yuyun dan keluarganya meninggalkan rumah tanpa membawa apa pun. Kekhawatiran akan tsunami membuat mereka segera menuju tempat yang lebih aman. Rumah yang ditinggalkan kini telah rusak dan tertimpa pohon besar. Trauma membuat Yuyun belum berani kembali.

“Langsung ke sini tanpa membawa satu apa pun. Langsung lari. Uang apa pun tidak ada kami ingat. Langsung lari saja,” ujarnya. “Kami mau pulang ke mana? Karena rumah kami sudah roboh.”

Di tengah situasi tersebut, kedatangan bantuan dari Presiden Prabowo menjadi penguat bagi Yuyun dan warga lainnya. Beras, ikan sarden, dan berbagai kebutuhan pokok mulai diterima para pengungsi. Bagi Yuyun, bantuan yang datang bukan sekadar barang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi tanda bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit.

“Alhamdulillah sangat terbantu sekali dalam keadaan sekarang. Ini yang namanya keadaan darurat. Dapat bantuan ini sangat membantu,” katanya. “Terima kasih banyak Bapak Presiden Prabowo. Karena kami masih trauma untuk pulang ke rumah.”

Cerita serupa disampaikan Destria, warga Reok yang juga harus meninggalkan tempat tinggalnya. Ia masih mengingat kuatnya guncangan yang terjadi ketika sebagian warga masih terlelap pada waktu subuh. Setelah keluar rumah, bunyi alarm di sekitar tempat tinggalnya yang berada di pinggir kali membuat warga segera berlari menyelamatkan diri.

“Itu susah diceritakan, tapi luar biasa bagaimana guncangannya,” ujar Destria.

Di tengah keadaan tersebut, ia mengaku lega ketika bantuan mulai berdatangan. “Alhamdulillah senang. Walaupun kami yang orang bilang NTT ini kadang sering dilupakan, apalagi khususnya yang di Manggarai, khususnya di Kecamatan Reok ini. Tapi alhamdulillah tahun ini, bencana kali ini, kami langsung dapat dari Bapak Presiden. Terima kasih banyak.”

Sementara itu, Hendrik, seorang mekanik asal Kupang yang berada di Reok saat bencana terjadi, memilih berlari menuju bukit setelah warga mengingatkan kemungkinan tsunami. Baru setelah situasi memungkinkan, ia menuju lokasi pengungsian. Menurutnya, bantuan yang diterima telah membantu meringankan beban warga selama berada di pengungsian.

“Kalau bantuan ini cukup membantu,” ujar Hendrik. Ia berharap perhatian kepada masyarakat NTT terus berlanjut. “Semoga ke depan Bapak Presiden lebih memperhatikan masyarakat di NTT supaya lebih maju dan sejahtera.”

Bagi para pengungsi Reok, peringatan Hari Kemerdekaan kali ini berlangsung jauh dari suasana yang mereka bayangkan. Tidak ada persiapan atraksi bagi Yuyun dan murid-muridnya, sementara banyak warga masih memikirkan rumah, keluarga, serta bagaimana kehidupan mereka dapat kembali berjalan. Namun di tengah tenda pengungsian, harapan tentang Indonesia tetap terucap.

“Harapannya Indonesia jaya selalu, makmur selalu, damai selalu. Dan untuk NTT semoga kami tetap baik-baik saja dan bantuan selalu datang untuk kami,” kata Yuyun.

Destria berharap pemulihan segera berlangsung sehingga warga dapat kembali beraktivitas dan menggerakkan perekonomian mereka. Hendrik pun menitipkan harapan agar Indonesia terus maju dan berkembang.

Di Reok, pada peringatan 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, kemerdekaan menemukan makna yang sederhana tetapi dalam: rasa aman untuk kembali pulang, kesempatan untuk memulai kehidupan kembali, serta keyakinan bahwa di tengah bencana, mereka tidak berjalan sendiri. (BPMI SETPRES)

JAKARTA, MP – Pemerintah menegaskan langkah cepat dan terpadu dalam penanganan pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut meliputi pembentukan posko bencana terpadu di wilayah terdampak hingga percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur utama.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam keterangannya kepada awak media usai menggelar rapat koordinasi penanganan darurat pascabencana gempa bumi pada Minggu, 16 Agustus 2026, di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT.

“Tadi sudah disampaikan, ini akan segera dibentuk posko. Dalam hari kedua ini sudah terbentuk posko, pemerintah pusat ada posko, posko nasional. Nanti Kepala BNPB sampaikan bahwa bantuan logistik dari Jakarta, dari daerah lain terkonsolidasi nanti di Halim, dikirimkan ke sini,” jelas Menteri Pratikno.

Menurut Menko PMK, dalam tahap tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan penyelamatan dan pemulihan warga serta wilayah terdampak. Pemerintah juga akan segera memulihkan infrastruktur utama agar dapat kembali berfungsi dalam waktu sesingkat-singkatnya.

“Dalam tahap tanggap darurat ini, yang utama tentu saja adalah menyelamatkan warga yang terdampak, kemudian mengembalikan infrastruktur yang rusak agar segera fungsional, apakah itu jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, kemudian juga jaringan internet dan lain-lain, itu recover dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Menteri Pratikno menuturkan bahwa pemerintah juga berkomitmen melakukan pemulihan secara berkelanjutan melalui pembangunan kembali wilayah terdampak. Selain itu, Menteri Pratikno menuturkan bahwa pemerintah akan memperkuat ketangguhan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Bencana tidak bisa sepenuhnya kita hindari, tapi kita harus membangun pemda yang tangguh, masyarakat yang tangguh, infrastruktur yang tangguh, dan juga masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pratikno menegaskan bahwa langkah cepat dan terpadu yang dilakukan pemerintah menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi bencana. Menurutnya, sinergi dan sinkronisasi seluruh jajaran pemerintah menjadi hal penting untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat.

“Pemerintah pusat ini benar-benar full team hadir ke sini. Hadir ke sini. Masing-masing menanyakan ada problem apa dan apa yang sudah dilakukan, apa yang akan dilakukan, dan seterusnya. Jadi, sinkronisasi ini menjadi sesuatu yang sangat penting karena memang resources pusat untuk tanggap darurat dan juga rehab-rekon ini sangat besar,” ucapnya.

Menteri Pratikno turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban bencana. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mempercepat penanganan tanggap darurat serta mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Kami menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada para korban, dan mohon kepada seluruh jajaran masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, segera melakukan aksi cepat dalam tanggap darurat dan mendukung secepatnya rehab-rekon,” pungkasnya. (BPMI SETPRES)

JAKARTA, MP – Pemerintah terus mendorong percepatan penanganan pascagempa bumi di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 16 Agustus 2026, menyampaikan bahwa hingga Sabtu, 15 Agustus 2026, malam, pemerintah telah mengirimkan total 27 ton logistik ke wilayah terdampak bencana.

“Ini adalah kloter terakhir penerbangan hari Sabtu. Dari total 27 ton logistik sudah terkirim ke NTT dengan berbagai kloter penerbangan Hercules di hari itu juga,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Selain pengiriman logistik, Seskab Teddy menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus mendorong kerja sama lintas sektor untuk memastikan penanganan pascagempa berjalan cepat dan tepat sasaran. Presiden juga telah memerintahkan jajaran terkait untuk melihat secara langsung kondisi di lokasi bencana.

“Presiden Prabowo juga telah memerintahkan Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, Kepala BNPB, dan Kepala Basarnas serta Wamen Kesehatan dan Wamen Sosial beserta unsur PLN, Pertamina, dan Telkom untuk langsung terbang ke NTT pada hari kejadian untuk sesegera mungkin memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran,” tulis Seskab Teddy.

Seskab Teddy juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan pascagempa dengan mengerahkan personel TNI dan Polri untuk membantu proses pemulihan dan evakuasi di wilayah terdampak.

“Selain itu, langsung di hari kejadian, TNI Polri telah mengerahkan lebih dari 3.500 prajurit TNI Polri ke berbagai daerah di Flores pada hari Sabtu, disebar ke Manggarai, Maumere, Flores, dan daerah terdampak lainnya di NTT,” pungkasnya. (BPMI SETPRES)

JAKARTA, MP – Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional tahun 2026 sebagai upaya memperluas kesempatan kerja bagi lulusan perguruan tinggi sekaligus memperkuat keterampilan dan pengalaman kerja generasi muda. Program tersebut secara resmi dibuka pada Selasa, 11 Agustus 2026, di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta.

Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Teddy Indra Wijaya mengatakan, Program Magang Nasional tahun kedua tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Jika pada 2025 pemerintah membuka kesempatan bagi 100 ribu peserta, tahun ini jumlah peserta ditingkatkan menjadi 150 ribu orang.

“Program tahun lalu itu 100 ribu, sekarang 150 ribu yang diterima. Tentunya harapan kita ke depan semakin banyak,” ujar Seskab Teddy.

Dari total 150 ribu peserta tersebut, sebanyak 50 ribu peserta menjadi bagian dari tahap pertama yang mulai dibuka pada hari ini. Sementara itu, bagi 50 ribu peserta berikutnya akan dibuka pada bulan selanjutnya, disusul 50 ribu peserta pada bulan berikutnya.

Seskab Teddy menjelaskan, pada pelaksanaan tahun 2025, sebanyak 100 ribu lulusan baru mengikuti program magang selama enam bulan. Para peserta memperoleh uang saku yang disesuaikan dengan upah minimum kabupaten/kota tempat mereka bekerja. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 hingga 40 persen peserta kemudian langsung bekerja setelah menyelesaikan program magang.

“Faktanya, dari tahun lalu itu hampir 40 persen bekerja. Artinya apa? Artinya yang magang ini juga kualitasnya sangat baik, rekrutmennya baik, kemudian selama enam bulan mereka magang, mereka bekerja, mereka berlatih, mereka diberi keterampilan di sana,” kata Seskab Teddy.

Seskab Teddy juga mencontohkan manfaat program tersebut bagi lulusan yang mengikuti magang di luar daerah asalnya. Salah satu peserta yang mengikuti program di Jakarta, misalnya, memperoleh penghasilan sekitar Rp5,5 juta hingga Rp5,7 juta per bulan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli menekankan bahwa Program Magang Nasional tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesiapan kerja peserta, tetapi juga menjadi bagian dari stimulus ekonomi. Menurutnya, program tersebut dapat membantu industri sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

“Program ini adalah bagian dari stimulus ekonomi juga. Jadi, ini membantu industri, membantu adik-adik kita meningkatkan daya beli secara nasional,” kata Menaker Yassierli.

Dalam pelaksanaan program, pemerintah juga terus membuka ruang evaluasi dan masukan dari para peserta. Pada kickoff Program Magang Nasional 2026, Seskab dan Menaker Yassierli berdiskusi langsung dengan sejumlah peserta untuk mendengarkan pengalaman serta masukan terkait pelaksanaan program.

Salah satu peserta, Ferdian, lulusan Universitas Brawijaya yang diterima mengikuti program magang di PT Telkom Indonesia, menyampaikan apresiasinya terhadap kesempatan yang diberikan melalui Program Magang Nasional. Ia berharap dapat memperoleh keterampilan dan pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk melanjutkan karier secara penuh waktu di perusahaan tempatnya menjalani magang.

“Program ini benar-benar mendukung untuk mendapatkan pengalaman secara langsung di perusahaan,” ujar Ferdian.

Ferdian juga mengapresiasi kesempatan berdiskusi langsung dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Seskab Teddy Indra Wijaya, karena tadi saya berkesempatan berdiskusi langsung dan mendapatkan hadiah satu set baju dan sepatu,” katanya.

Selain lulusan sarjana dan peserta dari berbagai bidang profesi, pemerintah juga memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk mengikuti Program Magang Nasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membuka akses kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Seskab Teddy menegaskan, pemerintah berharap semakin banyak perusahaan dan masyarakat mengetahui manfaat Program Magang Nasional sehingga tingkat penyerapan peserta setelah menyelesaikan masa magang dapat terus meningkat.

“Yang paling penting, makin program ini diketahui publik, dan diketahui perusahaan manfaatnya, kita harapkan adik-adik yang magang ini semakin besar, yang setelah magang enam bulan dia langsung bekerja,” pungkasnya. (AZK)

JAKARTA, MP –  Nilai tukar rupiah bergerak melemah pada perdagangan pagi ini. Dikutip dari Investing Senin, 10 Agustus 2026, mata uang Rupiah tercatat turun 31 poin atau 0,17% ke level Rp17.807 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pergerakan rupiah tersebut terjadi di tengah penguatan tipis indeks dolar AS (DXY) sebesar 0,08% ke posisi 99,555. Penguatan dolar AS turut memengaruhi pergerakan sejumlah mata uang di kawasan Asia. Jika dibandingkan dengan mata uang Asia, rupiah tercatat menguat terhadap beberapa mata uang, tetapi juga melemah terhadap sejumlah mata uang lainnya.

Mata uang rupiah juga melemah terhadap sejumlah mata uang Asia lainnya. Baht Thailand menguat 0,19% menjadi Rp539,81. Ringgit Malaysia juga naik 0,13% ke level Rp4.357,50. Sementara itu, yuan China tercatat menguat 0,11% menjadi Rp2.640,91. Pergerakan euro relatif stabil dengan berada di level Rp20.543.

Sementara itu laju mata uang Won Korea menjadi mata uang yang mengalami  pelemahan kencang terhadap rupiah. Nilai won turun 0,60% ke level Rp12,57. Tekanan berikutnya terjadi pada yen Jepang yang melemah 0,24% ke posisi Rp112,54. Dolar Singapura juga bergerak turun meski tipis, yakni 0,04% ke level Rp13.923,28.

Dengan pergerakan tersebut, posisi rupiah terhadap mata uang Asia masih bervariasi pada perdagangan pagi ini. Pergerakan mata uang Asia selanjutnya masih akan mencermati arah dolar AS serta sentimen global yang memengaruhi pasar valuta asing.(**)

Scroll to Top