Lomba Desa/Kelurahan Ber-PHBS Kabupaten Nunukan 2026, Tim Pembina PKK Turun Langsung ke Kelurahan Nunukan Timur

NUNUKAN, MP – Tim Pembina PKK Kabupaten Nunukan resmi melaksanakan penilaian Lomba Desa dan Kelurahan Ber-Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Kabupaten Nunukan Tahun 2026. Kegiatan ini berpusat di Kelurahan Nunukan Timur, menjadi salah satu lokasi utama yang dinilai sebagai bagian dari upaya mempercepat penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan.

Lomba Desa/Kelurahan Ber-PHBS merupakan agenda strategis yang diinisiasi untuk mendorong desa dan kelurahan secara konsisten menerapkan10 indikator phbs. PHBS sendiri didefinisikan sebagai serangkaian perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran dan pembelajaran, sehingga masyarakat mampu menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang sehat.

Pelaksanaan penilaian di Kelurahan Nunukan Timur dipimpin langsung oleh Tim Pembina PKK Kabupaten Nunukan, yang bertindak sebagai pelaksana sekaligus penilai utama kegiatan ini. Kehadiran tim di lokasi menegaskan komitmen PKK sebagai garda terdepan dalam pembangunan kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput.

Penilaian dilakukan secara komprehensif dan objektif dengan mengacu pada sejumlah indikator utama yang mencakup aspek kesehatan, sanitasi, lingkungan, hingga perilaku warga. Beberapa indikator kunci yang dinilai antara lain persalinan ditolong tenaga kesehatan, pemberian ASI eksklusif, penimbangan balita setiap bulan di Posyandu, akses air bersih, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, penggunaan jamban sehat, pemberantasan jentik nyamuk, konsumsi buah dan sayur setiap hari, tidak merokok di dalam rumah.

Selain aspek perilaku di tingkat rumah tangga, Tim Pembina PKK juga menilai dukungan kelembagaan kelurahan, partisipasi aktif masyarakat, ketersediaan fasilitas kesehatan, serta upaya pembinaan dan sosialisasi PHBS yang telah dilakukan oleh pengurus kelurahan bersama kader kesehatan dan PKK kelurahan.

Ketua Tim Pembina PKK Kabupaten Nunukan menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba di Kelurahan Nunukan Timur menjadi tolok ukur kesiapan wilayah dalam menerapkan PHBS secara menyeluruh. “Kami melihat langsung bagaimana masyarakat di Kelurahan Nunukan Timur mempraktikkan hidup bersih dan sehat dalam keseharian. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan upaya bersama menciptakan budaya sehat yang berakar dari rumah tangga,” ujarnya, Kamis (17/9/2026).

Penilaian dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu verifikasi administrasi untuk mengecek kelengkapan dokumen dan bukti pendukung, serta tinjauan lapangan untuk memverifikasi secara langsung penerapan PHBS di masyarakat, termasuk kunjungan ke rumah tangga, Posyandu, dan lingkungan permukiman di Kelurahan Nunukan Timur.

Pemerintah Kabupaten Nunukan menekankan bahwa pelaksanaan lomba yang diprakarsai Tim Pembina PKK ini memiliki makna yang sangat strategis, terutama mengingat posisi Nunukan sebagai wilayah perbatasan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan PKK dalam menjamin hak kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan kualitas hidup warga. Melalui lomba ini, diharapkan tercipta perubahan perilaku yang berkelanjutan, di mana masyarakat tidak hanya mengandalkan pengobatan saat sakit, tetapi lebih mengutamakan pencegahan melalui pola hidup bersih dan sehat.

Keberhasilan lomba ini nantinya tidak diukur dari penghargaan yang diterima, melainkan dari sejauh mana masyarakat Kabupaten Nunukan, khususnya di Kelurahan Nunukan Timur, benar-benar hidup lebih sehat, lingkungan menjadi lebih bersih, dan derajat kesehatan masyarakat meningkat secara nyata.(**)

Share :

Berita Terkait

Populer Post

Recent Post

Scroll to Top