BONTANG, MANDAUPOST – Dalam rangka mengimplementasikan pendidikan kependudukan melalui jalur formal, nonformal, dan informal pada jenjang SLTA/MA, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Perkemahan Saka Kencana di Kampung Adat Guntung, Kelurahan Guntung, Kota Bontang, pada Jumat (17/10).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Saka Kencana, yang bertujuan memperkuat pemahaman generasi muda tentang pentingnya perencanaan kehidupan dan keluarga berkelanjutan.
Mewakili Walikota Bontang, Kepala DP3A Kaltim, Noryani Sorayalita, dalam sambutannya menekankan bahwa anggota Pramuka diharapkan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan hidup, wawasan kebangsaan, dan kesadaran akan pentingnya peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan bangsa.
Kegiatan perkemahan ini memiliki tujuan yang sangat penting. Selain untuk meningkatkan kesadaran akan arti perencanaan masa depan yang baik, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menjalin komunikasi dan mempererat kebersamaan,” ujar Soraya.
Ia menambahkan, Pramuka Penegak dan Pandega memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memahami berbagai isu penting, seperti pencegahan stunting dan perencanaan keluarga. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat belajar menjadi pemuda yang sadar, peduli, dan berperan aktif dalam membangun keluarga serta masyarakat yang sehat dan berkualitas.
“Saya berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi perkemahan biasa, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang membentuk Pramuka Penegak dan Pandega sebagai kader bangsa yang tangguh, inspiratif, dan mampu menjadi teladan di masyarakat,” tutur Soraya
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa perkemahan ini menjadi momentum tepat untuk menyatukan jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal. Menurutnya, pendidikan di sekolah akan semakin lengkap jika diiringi dengan kegiatan nonformal seperti kepramukaan, serta diperkuat oleh pendidikan karakter dan nilai kehidupan dalam keluarga maupun masyarakat.
“Generasi muda kita harus tumbuh menjadi insan yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” tegasnya.
Soraya juga berharap setelah kegiatan ini, para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, serta memiliki kesadaran lebih tinggi terhadap pentingnya perencanaan masa depan.
“Pramuka sejati adalah mereka yang siap mengabdi untuk bangsa dan negara. Jangan pernah takut mencoba, jangan berhenti belajar, dan jangan ragu untuk bermimpi,” pesan Soraya menutup sambutannya.
Kegiatan Perkemahan Saka Kencana ini diikuti oleh ratusan anggota Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai sekolah di Bontang, dengan rangkaian kegiatan edukatif, kebersamaan, dan pembinaan karakter yang dikemas secara menarik dan inspiratif.
Turut hadir Perangkat Daerah Kaltim, Pimpinan Instansi Vertikal, Ketua Majelis Pembimbing Saka Kencana Tingkat Cabang se Kaltim, Ketua Pimpinan Saka Kencana Tingkat Cabang se-Kaltim.(**)





