SAMARINDA, MANDAUPOST — Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Kesehatan kembali menyelenggarakan Jambore Kader Posyandu 2025. Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi bagi 3.865 kader Posyandu yang berperan sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat, yang digelar di Hotel Midtown Samarinda, Rabu (24/09).
Acara ini juga dirangkai dengan Penilaian Kader Berprestasi Bidang Kesehatan, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan inisiatif luar biasa para kader. Jambore dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, didampingi Wakil Ketua TP-PKK Nova Saefuddin Zuhri, Kepala Dinas Kesehatan Ismid Kusasih, serta dihadiri unsur OPD terkait, camat, dan kepala Puskesmas se-Kota Samarinda.
Dalam sambutannya, Wawali menegaskan peran vital kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan, mulai dari pendampingan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga pembinaan kesehatan lansia.
“Semoga dengan keikhlasan dan semangat gotong royong para kader, kesehatan masyarakat Kota Samarinda semakin maju, angka stunting terus menurun, dan kesehatan lansia meningkat,” ujarnya.
Jambore tahun ini juga menjadi momen membanggakan, setelah diumumkan salah satu kader asal Samarinda Ulu berhasil meraih juara tingkat nasional. Prestasi tersebut membuktikan bahwa kontribusi kader Posyandu tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional.
Nova Saefuddin Zuhri turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader. Ia menekankan bahwa Posyandu merupakan pilar transformasi kesehatan masyarakat, sementara Jambore menjadi penyemangat untuk terus berinovasi.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Semoga kegiatan ini memotivasi kader untuk terus berkarya dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.
Ketua Panitia, Budi Trianto Hadi, menjelaskan bahwa Jambore bertujuan meningkatkan kapasitas kader, mengevaluasi program pembinaan, sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi kader berprestasi. Tahun ini, kegiatan diikuti 118 kader perwakilan kelurahan, didampingi 26 tenaga promosi kesehatan Puskesmas, serta 10 pendamping dari tingkat kecamatan.
Jambore berlangsung selama tiga hari, 23–25 September 2025, dengan beragam agenda, mulai dari penilaian kader berprestasi, presentasi inspiratif pemenang nasional, lomba drama teatrikal, lomba yel-yel kader, ranking 1, hingga cerdas cermat kader Posyandu.
Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini menjadi wadah berbagi praktik baik, inovasi, dan pengalaman lintas wilayah. Para kader mendapat ruang untuk menularkan ide-ide segar serta pendekatan efektif dalam pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Pemerintah Kota Samarinda berharap, Jambore ini semakin memperkuat semangat dan pengabdian para kader Posyandu. Apresiasi yang diberikan bukan hanya penghargaan simbolis, melainkan pengakuan atas peran vital kader sebagai agen perubahan di sektor kesehatan masyarakat.(**)





