Nusantara, MP – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, memberikan apresiasi tinggi atas diresmikannya groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo di Long Bagun, Mahakam Ulu, serta pembukaan jalan akses antar-provinsi menuju Kaltara, Senin (25/5).
Megaproyek berbasis energi baru terbarukan berkapasitas 300 Megawatt (MW) ini dinilai sebagai langkah nyata dalam mengentaskan ketertinggalan infrastruktur dan mewujudkan keadilan energi di wilayah hulu Bumi Etam.
Hasanuddin Mas’ud menegaskan bahwa kehadiran PLTA bebas emisi ini merupakan jawaban konkret untuk memenuhi hak dasar masyarakat pedalaman, khususnya desa-desa yang selama ini belum teraliri listrik secara optimal.
Sinergi interkoneksi jalan dan ketersediaan daya yang melimpah ini diyakini akan membuka isolasi wilayah, memicu investasi baru, menciptakan lapangan kerja yang luas, serta mendongkrak urat nadi perekonomian warga lokal.
Selain berfokus pada pemenuhan kebutuhan domestik masyarakat hulu, pasokan daya raksasa dari PLTA Batoq Kelo ini nantinya juga diproyeksikan untuk menyokong kebutuhan energi bersih di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Mengakhiri keterangannya, Hasanuddin Mas’ud menyampaikan terima kasih atas gerak cepat Pemerintah Provinsi Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur serta sinergi dari seluruh elemen masyarakat.
DPRD Kaltim berkomitmen penuh untuk terus menjalankan fungsi pengawasan agar proyek strategis ini berjalan lancar dan tepat waktu demi masa depan Kaltim yang lebih cerah dan mandiri energi.(**)





