DEPOK, MP – Selesai sudah musim kedua BRI Indonesia Pingpong League (IPL) 2026. Arwana Jaya dan Onic Sport tampil sebagai juara.
Grand final season 2 ini menghadirkan format kompetisi yang menuntut konsistensi setiap tim sepanjang empat hari penyelenggaraan, 26-29 Agustus, di Main Atrium Trans Studio Mall Ciubur, Depok.
Dalam format Grand Final ini, seluruh tim pada masing-masing kategori Elite Putera dan Elite Puteri saling bertemu. Hasil akhir ditentukan berdasarkan total raihan poin setiap tim selama rangkaian pertandingan.
Khusus kategori Elite Puteri, dalam setiap pertemuan terdapat sesi pertandingan ganda. Sementara pada kategori Elite Putera, pertandingan berlangsung tanpa sesi ganda.
Persaingan Elite Putera berlangsung ketat hingga pertandingan terakhir. Arwana Jaya berhasil mengumpulkan 6 poin dan keluar sebagai juara. Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi Arwana Jaya karena mereka berhasil mengambil alih tahta dari Onic Sport, yang merupakan juara IPL Season 1.
Pilar Arwana Jaya, Muhammad Bima Abdi Negara, menyebut keberhasilan merebut gelar dari juara bertahan menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi timnya.
“Kami sangat bersyukur bisa menjadi juara. Onic adalah juara Season 1 dan kami tahu mereka punya kualitas yang sangat bagus. Jadi bisa merebut gelar ini tentu menjadi pencapaian yang sangat spesial bagi kami. Semua pemain memberikan yang terbaik dan kami berusaha menjaga fokus sampai pertandingan terakhir,” ujar Bima dalam rilis kepada detikSport.
“Dengan sistem seperti ini, setiap pertandingan sangat penting. Walaupun menang mendapatkan dua poin dan kalah masih mendapatkan satu poin, kami tetap tidak boleh lengah. Target kami adalah memenangkan setiap pertandingan dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin. Kekompakan dan mental tim menjadi kunci,” katanya.
Sementara itu, Onic Sport tampil sebagai juara di kategori Elite Puteri dengan raihan 6 poin. Onic Sport mengungguli Sukun Kudus di posisi kedua dengan lima poin. Arwana Jaya di posisi ketiga dengan 4 poin dan Jasa Raharja Putera di posisi keempat dengan tiga poin.
Pemain Onic Sport, Cindy Marcella, mengaku bangga dapat membawa timnya meraih gelar juara Elite Puteri. Menurut Cindy, konsistensi jadi kunci kemenangan Onic Sport, mengingat turnamen berlangsung cuma empat hari.
“Pastinya kami sangat senang dan bangga bisa menjadi juara. Perjalanan menuju Grand Final tidak mudah karena semua tim punya kualitas yang bagus. Kami berusaha menjaga fokus, saling mendukung, dan memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan,” papar Cindy.
“Kami harus menjaga fokus dari pertandingan pertama sampai pertandingan terakhir karena setiap pertandingan punya nilai yang sangat penting. Kami bersyukur bisa menjaga konsistensi dan akhirnya mendapatkan hasil terbaik,” sambungnya.
Grand Final Indonesian Pingpong League Season 2 turut dihadiri Ketua Umum IPL Petrus Reinhard Golose, Sekretaris Jenderal IPL Yon Mardiyono, serta seluruh jajaran pengurus Indonesian Pingpong League.
Petrus mengatakan Grand Final menjadi momentum penting bagi para atlet untuk menunjukkan hasil kerja keras mereka sepanjang musim.
“Grand Final adalah panggung bagi para atlet untuk menunjukkan hasil dari kerja keras mereka sepanjang musim. Kami ingin IPL terus menjadi kompetisi yang memberikan ruang bagi atlet untuk berkembang, berprestasi, dan mendapatkan pengalaman bertanding di level tertinggi,” ujar Petrus.(**)





