KUTAI TIMUR, MANDAUPOST – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi memiliki Mal Pelayan Publik (MPP). MPP sendiri merupakan layanan dari instansi pemerintah (pusat dan daerah), BUMN, BUMD, dan swasta yang disatukan dalam satu lokasi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai layanan publik.
Menteri PANRB Rini Widyantini secara virtual meresmikan MPP yang ditandai dengan penandatanganan prasasti yang diikuti oleh sebelas kepala daerah dari kabupaten/kota di indonesia. Tidak terkecuali oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, yang mengikuti kegiatan tersebut di Balikpapan, Rabu (24/09).
Kegiatan yang dirangkai dengan diskusi serta dialog interaktif ini, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Mahyunadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Darsafani, perwakilan perangkat daerah, Forkopimda serta undangan lainnya berlangsung di Kantor DPMPTSP, Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi Sangatta Utara.
Dalam sesi diskusi, Bupati Ardiansyah Sulaiman berkesempatan untuk berdialog bersama Menteri PANRB, Rini Widyantini. Dalam dialog tersebut, Bupati Ardiansyah menyampaikan beberapa layanan publik yang sudah tersedia di MPP.
“Saat ini pelayanan yang banyak diminati oleh masyarakat yaitu persetujuan pembangunan gedung, sertifikat live konfungsi,PKKPR (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang), Perizinan usaha dan tenaga kesehatan. semua sudah dilayani dengan layanan online menggunakan MPP Digital.” ucap Bupati.
Selain itu, dalam paparanya, orang nomor satu di Kutim ini juga menyebut, saat ini MPP Kutim memberikan sebanyak 13 layanan yang berasal dari PD, instansi vertikal, lembaga non Kementrian. BUMN termasuk BUMD. Selain itu, untuk memudahkan masyarakat, MPP Kutim juga hadir menghadirkan layanan online yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja.
“Daya dukung lainya, saat ini kami sedang berproses pembangunan gedung MPP yang representatif dan lokasinya juga sangat strategis sehingga memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan publik melalui MPP. Kami harap Bu Menteri nantinya bisa meresmikan gedung tersebut apabila sudah siap di gunakan,”ujarnya.
Ditemui usai kegiatan, Wabup Mahyunadi berharap adanya MPP ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Selain itu dirinya meminta kepada instansi terkait untuk lebih gencar mensosialisasikan pelayanan tersebut kepada masyarakat.
“Diresmikannya MPP ini yang pertama optimalkan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka tau bahwa sudah ada Mal Pelayanan Publik. Hadirnya MPP ini menjadi langkah maju kita untuk memberikan layanan publik secara optimal kepada masyarakat,” ucap Wabup Mahyunadi.
Kadis DPMPTSP Kutim Darsafani, menambahkan menyampaikan berbagai fasilitas sudah tersedia di MPP diantaranya ruang bermain anak, laktasi, dan akses bagi penyandang disabilitas.
“Meskipun saat ini masih ada perangkat daerah yang belum bergabung, namun secara bertahap mereka (Perangkat Daerah) akan menghadirkan layanannya di MPP. Kami targetkan seluruh layanan akan tersedia di tahun depan,” ucap Darsafani. (**)





