Berita Populer

Berita Terbaru

OLAHRAGA

JAKARTA, MP – KONI DKI Jakarta terus mempersiapkan diri jelang PON 2028. Salah satunya dengan menjadi tuan rumah PON Pantai 2026 bulan November.

Dalam rangka mewujudkan misi menjadi juara umum PON 2028, KONI DKI bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), DPRD, dan pengurus cabor terus berkolaborasi mematangkan persiapan.

Terdekat, kolaborasi itu akan terwujud dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai yang digelar di Ancol, Jakarta, bulan November. Ajang nasional perdana ini merupakan kolaborasi KONI Pusat, Pemprov DKI, KONI DKI Jakarta dan PT Pembangunan Jaya Ancol.

Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Hidayat Humaid, mengatakan PON Pantai tidak hanya menjadi ajang meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM di sekitar kawasan Ancol.

Hal itu disampaikan Hidayat dalam press gathering media bertema “Bergerak Untuk Jakarta Juara” di Jakarta, Kamis (3/9/2026). Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah, Sekretaris Umum KONI DKI, Aminulah, Wakil Ketua Umum I, Fatchul Anas dan Wakil Ketua Umum V Anondo Eko, juga Bendahara Umum Hadameon Aritonang.

“PON Pantai bukan hanya soal prestasi. Kami ingin kegiatan olahraga nasional ini ikut menggerakkan ekonomi masyarakat dan UMKM di sekitar lokasi,” ujar Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini dalam keterangan kepada media.

Hidaya mengungkapkan ‘Bergerak Untuk Jakarta Juara’ adalah komitmen KONI DKI untuk mewujudkan harapan warga Jakarta yang merindukan menjadi Juara Umum PON 2028.

“KONI terus bergerak dan ini menjadi PR dan tantangan kita bersama untuk mewujudkan juara umum,” sambungnya.

PON Pantai Ancol akan mempertandingkan 10 cabang olahraga dengan 11 disiplin, yakni Akuatik, Bola Basket 3×3, Bola Voli Pantai, Bola Tangan Pantai, Layar, Modern Pentathlon, Rugby Pantai, Selam Laut, Teqball, dan Triathlon.(**)

SEATTLE, MP – Bilal Hasan tampil mengesankan pada debutnya mentas di UFC. Untuk bisa merebut titel, fighter berdarah Indonesia itu punya jalan panjang.

Bilal mentas di UFC akhir pekan lalu. Ia melawan Nilson Rojas pada kelas terbang di UFC Shanghai, dan menang KO pada ronde kedua.

Bilal langsung digadang-gadang jadi bintang UFC berikutnya. Namun sebelum itu, ia harus bisa memenangi duel-duel berikutnya.

Kemenangan atas Rojas belum membuat Bilal masuk ranking 15 besar fighter UFC. Petarung berjuluk The IndoNinja itu menegaskan, akan ada jalan panjang untuk bisa merebut titel.

Bilal memprediksi, dirinya butuh tujuh pertarungan untuk bisa bersaing meraih sabuk juara. Ia harus melawan beberapa fighter di luar ranking lebih dulu.

“Mungkin saya ingin bertarung melawan dua atau tiga petarung di luar peringkat 15 besar, kemudian saya ingin tiga pertarungan melawan peringkat 15 besar, dengan yang keempat akan jadi perebutan gelar,” kata Bilal Hasan dalam interview di chanel Youtube Jaiden Cable.

“Jadi mungkin itu, (butuh) tujuh pertarungan,” katanya.

Saat ini sabuk kelas terbang dipegang Joshua Van. Bilal ditanya kapan kira-kira ia bisa mengejar The Fearless?

“Saya tak tahu. Dia (Van) harus mengalahkan Alexander Pantoja (ranking pertama UFC) dulu, dan Pantoja itu lawan yang tangguh. Jadi, mungkin sekitar satu setengah tahun lagi,” kata Bilal Hasan menargetkan.(**)

JAKARTA, MP – Sarinah bersama Mills dan Ghea Fashion Studio resmi meluncurkan seragam resmi Tim Indonesia untuk ajang 20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Seragam tersebut memadukan unsur wastra Nusantara dengan desain modern serta kebutuhan performa atlet.

Dalam kolaborasi ini, Sarinah bertindak sebagai kurator desain bersama Mills selaku Official Apparel Partner. Keduanya menggandeng desainer kenamaan Ghea Panggabean melalui Ghea Fashion Studio untuk menerjemahkan kekayaan tekstil dan seni tradisional Indonesia ke dalam apparel olahraga.

Koleksi tersebut mengusung tema “Woven by Hope. Strengthened by the Same Spirit. Carrying Indonesia in Every Step.” Narasi itu menggambarkan semangat persatuan, harapan, dan perjuangan para atlet Indonesia di panggung olahraga internasional.

Dua unsur budaya Nusantara menjadi inspirasi utama desain, yakni Gorga dari Tanah Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.

Gorga, yang dikenal sebagai seni ukir tradisional khas Toba, ditampilkan melalui bentuk ornamen yang tegas. Motif tersebut merepresentasikan kekuatan dan perlindungan, sekaligus menggambarkan keberanian serta keteguhan mental atlet ketika menghadapi persaingan.

Sementara itu, motif kain Limar digunakan untuk memperkuat karakter koleksi. Wastra khas Sumatera Selatan tersebut dimaknai sebagai simbol kehormatan, keunggulan, dan kemuliaan.

Permainan warna dan efek gradasi pada elemen Limar juga menggambarkan keberagaman latar belakang atlet Indonesia yang bersatu dalam satu kontingen dan satu tujuan untuk mengharumkan nama Merah Putih.

“Sebagai retail-based cultural experience center, Sarinah bangga dapat kembali mengkurasi arah visual apparel Tim Indonesia. Kolaborasi bersama Ghea Fashion Studio dan Mills untuk Asian Games 2026 bukan sekadar menghadirkan pakaian olahraga, melainkan sebuah penegasan gaya bahwa warisan budaya Nusantara dapat terus hadir dan berdaya saing di panggung global,” ujar Direktur Utama Sarinah, Raisha Syarfuan.

Menurut Raisha, nilai-nilai yang terkandung dalam Gorga dan Limar diharapkan dapat memberikan energi tambahan bagi para atlet dalam menjalani setiap pertandingan.

Pertama Kali Ghea Panggabean Mendesain Busana Olahraga

Peluncuran seragam Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 juga menjadi momen spesial bagi Ghea Panggabean. Tahun ini menandai 45 tahun dedikasinya dalam merawat dan mengembangkan wastra Nusantara.

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi pengalaman pertama Ghea Panggabean dalam merancang busana olahraga.

“Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, sedangkan Limar merepresentasikan kehormatan dan keunggulan,” kata Ghea.

Ia berharap perpaduan kedua unsur tersebut dapat menjadi bagian dari energi dan kepercayaan diri atlet ketika memasuki arena pertandingan.

“Fokus utama kami saat merancangnya adalah agar saat atlet kita melangkah ke arena, mereka tidak hanya merasa kuat dan percaya diri, tetapi juga bangga membawa keanggunan serta identitas Nusantara,” sambungnya.

Mills Pastikan Seragam Mendukung Performa Atlet

Setelah arah visual ditetapkan, Mills menerjemahkan karakter desain tersebut ke dalam rangkaian apparel yang disiapkan untuk mendampingi Tim Indonesia selama Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

CEO Mills, Tjia Kong Hou, mengatakan desain seragam tidak hanya memperhatikan aspek visual, tetapi juga kebutuhan performa atlet.

“Melalui kolaborasi ini, kami menghadirkan rangkaian apparel yang memadukan karakter desain dengan kebutuhan performa para atlet, sehingga mereka dapat tampil dengan percaya diri saat membawa Merah Putih di panggung kompetisi,” ujar Tjia.

Ia menambahkan, Mills merasa bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan kontingen Indonesia di Asian Games 2026.

Seragam Jadi Simbol Persatuan Tim Indonesia

Chief de Mission Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, menilai seragam resmi tersebut memiliki makna lebih dari sekadar perlengkapan kontingen.

Menurutnya, para atlet telah memberikan waktu dan tenaga untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Karena itu, dukungan di luar arena menjadi bagian penting untuk membantu atlet berkonsentrasi memberikan performa terbaik.

“Kita bertanding sebagai satu kesatuan kontingen yang dikuatkan oleh semangat pantang menyerah dan rasa persatuan yang sama. Atlet sudah memberikan begitu banyak waktu dan tenaga untuk berlatih. Tugas kami adalah memberikan dukungan terbaik di luar arena, agar mereka bisa fokus bertanding,” kata Todotua.

Ia berharap seragam tersebut dapat menumbuhkan rasa bangga para atlet saat bertanding membawa nama Indonesia.

“Dari jersey ini, kami berharap para atlet ada rasa bangga untuk bertarung dengan kepala tegak untuk mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026,” ujarnya.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, turut menyambut positif kolaborasi tersebut.

Okto menilai apparel Tim Indonesia dapat menjadi medium untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

“Apparel Tim Indonesia bukan sekadar pakaian yang dikenakan para atlet, tetapi juga representasi identitas dan kebanggaan bangsa. Kolaborasi Sarinah, Ghea Fashion Studio, dan Mills menghadirkan kekayaan wastra Nusantara dalam bentuk yang modern dan relevan dengan kebutuhan atlet,” kata Okto.

Menurutnya, perpaduan budaya dan olahraga melalui seragam tersebut menunjukkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat tampil dalam bentuk yang relevan di panggung internasional.

“Setiap kali para atlet mengenakan apparel ini, ada cerita tentang Indonesia yang ikut mereka bawa. Dari keberagaman budaya kita, lahir satu identitas sebagai Tim Indonesia,” lanjutnya.

Okto berharap seragam tersebut menjadi pengingat bagi para atlet bahwa perjuangan mereka di arena mendapat dukungan dari masyarakat Indonesia.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang. Tim Indonesia akan membawa semangat persatuan dan keberagaman budaya Nusantara dalam perjalanan mereka menghadapi persaingan olahraga Asia.

Berangkat dari keberagaman budaya menuju satu identitas, Merah Putih akan menjadi simbol utama yang menyatukan perjuangan para atlet Indonesia di Asian Games 2026.(**)

JAKARTA, MP – Monza melangkah ke babak 16 besar Coppa Italia 2026/2027 setelah mengalahkan Torino 1-0 di Stadio Olimpico Grande Torino, Selasa (1/9/2026) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Dany Mota menjadi penentu kemenangan I Biancorossi lewat gol pada masa tambahan waktu babak pertama.

Kemenangan tersebut terasa spesial bagi Monza karena menjadi kemenangan pertama mereka di markas Torino sepanjang sejarah. Hasil ini sekaligus mengantarkan Monza ke babak 16 besar Coppa Italia untuk menghadapi AC Milan di San Siro.

Dany Mota Antar Monza Singkirkan Torino

Monza langsung mendapat tekanan pada awal pertandingan. Torino bahkan memiliki peluang melalui Gaetano Oristanio yang tendangannya membentur tiang pada menit pertama.

Namun, setelah itu Monza mampu mengambil kendali permainan. Tim asuhan Ivan Juric beberapa kali mengancam pertahanan Torino melalui Ruben Forson, Pedro Mota Carvalho, hingga Ricardo Mangas.

Monza sempat mendapatkan penalti pada menit ke-33 setelah Bakoune dijatuhkan Fortini di area terlarang. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah wasit meninjau VAR karena terdapat posisi offside dalam proses terjadinya pelanggaran.

Monza tidak menyerah. Menjelang turun minum, Dany Mota hampir membuka keunggulan melalui sundulan yang membentur mistar.

Gol yang ditunggu akhirnya datang pada masa tambahan waktu babak pertama menit 45+2. Mota memanfaatkan umpan Forson dari jarak dekat untuk membawa Monza unggul 1-0.

Torino berusaha memberikan respons setelah jeda. Namun, Monza mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Skor 1-0 pun bertahan dan memastikan Monza menyingkirkan Torino dari Coppa Italia. Torino juga harus menerima kekalahan ketiga secara beruntun setelah sebelumnya gagal meraih hasil positif di Serie A.

Monza Cetak Sejarah di Markas Torino

Kemenangan atas Torino bukan sekadar tiket menuju babak berikutnya.

Monza mencatat sejarah karena untuk pertama kalinya berhasil memenangkan pertandingan di kandang Torino. Sebelumnya, pertemuan kedua tim di Piemonte belum pernah menghasilkan kemenangan untuk Monza.

Catatan tersebut membuat kemenangan ini menjadi modal berharga bagi skuad Ivan Juric. Apalagi, Monza baru kembali tampil di Serie A setelah memenangkan play-off promosi pada musim lalu.

Perjalanan mereka di Coppa Italia musim ini juga berjalan cukup baik. Sebelum menghadapi Torino, Monza mengalahkan Avellino dengan skor 3-0 pada babak 32 besar.

AC Milan Sudah Menunggu Monza

Tantangan Monza berikutnya jauh lebih berat. Mereka akan menghadapi AC Milan pada babak 16 besar Coppa Italia 2026/2027.

Laga ini bakal menarik karena Monza bentrok dengan salah satu klub terbesar Italia. Milan tentu lebih diunggulkan dari sisi sejarah dan kualitas skuad dalam laga tersebut. Namun, kemenangan di Turin memberikan kepercayaan diri tambahan bagi pasukan Juric.

JAKARTA, MP – Pratama Arhan harus menjalani operasi untuk menangani cedera patah tulang jari yang dialaminya saat membela Persija Jakarta. Meski demikian, bek berusia 24 tahun itu tetap diperbolehkan menjalani latihan bersama tim selama masa pemulihan.

Cedera tersebut dialami Arhan ketika Persija Jakarta menghadapi Brisbane Roar dalam laga uji coba di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu, 29 Agustus 2026.

Arhan mengalami cedera pada bagian jarinya dalam pertandingan tersebut. Namun, kondisi itu tidak membuatnya meninggalkan lapangan lebih awal. Ia tetap melanjutkan pertandingan hingga peluit akhir dan turut membantu Persija meraih kemenangan telak 4-0 atas Brisbane Roar.

Setelah pertandingan, tim medis Persija terus memantau kondisi Arhan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pemain yang juga merupakan bagian dari Timnas Indonesia tersebut didiagnosis mengalami fraktur phalanx atau patah tulang pada bagian jari.

Berdasarkan pernyataan resmi klub, Arhan kemudian dijadwalkan menjalani operasi pada Selasa, 1 September 2026.

Dokter Persija, dr. Muhammad Andeansah, Sp.K.O., mengatakan proses pemulihan Arhan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat hingga enam pekan. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak membuat Arhan harus sepenuhnya menepi dari aktivitas latihan.

“Pemulihan selama 4–6 minggu. Tapi selama itu dia masih bisa tetap latihan dan bertanding,” kata Andeansah dalam pernyataan resmi klub pada Selasa (1/8/2026).

Dengan kondisi tersebut, Arhan tetap memiliki peluang untuk menjalani latihan bersama skuad Persija selama masa pemulihan. Intensitas dan jenis latihan tentunya akan disesuaikan dengan kondisi cedera serta rekomendasi tim medis.

Kabar tersebut menjadi angin segar bagi Persija yang tengah bersiap menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027. BRI Super League merupakan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Persija dijadwalkan mengawali kiprahnya dengan menghadapi Borneo FC Samarinda dalam laga tandang. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu, 4 September 2026.

Selain Arhan, Persija masih memiliki sejumlah pemain yang berada dalam proses pemulihan cedera. Mereka adalah Andritany Ardhiyasa, Eksel Runtukahu, Dony Tri Pamungkas, dan Kwon Chang-hoon.

Kehadiran Arhan dalam sesi latihan menjadi kabar positif bagi Persija. Meski harus menjalani pemulihan pascaoperasi, sang pemain tetap dapat menjaga kebugaran dan mengikuti program tim dengan penyesuaian dari tim medis.(**)

JAKARTA, MP – Rider Ducati, Marc Marquez, mendominasi MotoGP Aragon 2026. Aprilia pun makin termotivasi bisa mengalahkan Baby Alien dalam perburuan gelar juara dunia.

Marc Marquez memenangi sprint race dan main race MotoGP Aragon pada akhir pekan lalu. Oleh sebab itu, pebalap 33 tahun itu bisa menembus posisi kedua klasemen MotoGP.

Dengan raihan 237 poin, Marc Marquez kini tinggal berjarak 19 angka dari jagoan Aprilia, Jorge Martin. Raihan angka Marc Marquez melewati Marco Bezzecchi dan kini unggul lima poin.

Bos Aprilia, Massimo Rivola, mengakui bahwa Marc Marquez masih menjadi rider terkuat di MotoGP. Oleh karena itu, Aprilia makin bersemangat mengalahkan Marc Marquez pada sisa musim ini.

“Memang benar kami telah melakukan langkah-langkah yang tepat, terutama untuk masa depan, tetapi itu saja tidak cukup: kami ada di sini dan kami harus berjuang hingga balapan terakhir melawan pesaing seperti Marquez, yang merupakan salah satu pebalap terkuat dalam sejarah. Mendapat kehormatan untuk bisa mencoba mengalahkannya adalah hal yang luar biasa dan menjadi motivasi yang sangat besar. Kami tidak akan menyerah sampai akhir,” kata Rivola di GP One.

“Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari Marc. Ketika dia tampak kesulitan, dia bisa menang tanpa mengambil risiko, karena dia tahu bahwa konsistensi adalah hal terpenting dari sekarang hingga akhir tahun. Dan ketika saatnya membawa pulang kemenangan, karena dia tahu dia yang terkuat, dia akan melakukannya. Kami harus belajar dari sikapnya,” kata dia menambahkan.

MotoGP 2026 akan lanjut lagi pada 13 September 2026. Balapan MotoGP San Marino yang akan digelar.(**)

JAKARTA, MP –  Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah menetapkan skuad Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Sebanyak 20 pemain dipilih untuk memperkuat tim Merah Putih, masing-masing terdiri dari 10 pemain putra dan 10 pemain putri.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Eng Hian mengatakan penetapan skuad dilakukan melalui evaluasi menyeluruh dengan mempertimbangkan performa, kondisi fisik, kemampuan teknis, serta kebutuhan tim.

“Penetapan skuad ini dilakukan setelah melalui proses evaluasi secara menyeluruh. Kami melihat performa, kondisi fisik dan teknis masing-masing pemain, serta kebutuhan tim,” ujar Eng Hian di Jakarta, 1 September 2026.

Bidik Gelar Juara Beregu Putra

PBSI memiliki target tinggi pada nomor beregu putra. Eng Hian menegaskan bahwa masuknya beberapa nama ke dalam skuad merupakan bagian dari strategi untuk mengejar target tersebut.

Salah satu keputusan yang menjadi sorotan adalah masuknya Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Nikolaus Joaquin dalam komposisi tim. PBSI berharap kombinasi pemain senior dan muda dapat memberikan kedalaman skuad sekaligus opsi strategi bagi tim Indonesia selama pertandingan beregu.

“Masuknya Fadia dan Joaquin dalam komposisi ini juga merupakan bagian dari strategi kami untuk memenuhi prioritas utama PP PBSI, yaitu mengejar target gelar juara di nomor beregu putra dan memberikan hasil terbaik di nomor beregu putri,” kata Eng Hian.

Kendala Administrasi Nomor Perorangan

Selain penetapan skuad beregu, PBSI juga memberikan penjelasan terkait komposisi pemain Indonesia untuk nomor perorangan Asian Games 2026. Sebelumnya, terdapat kesalahan penempatan nama dalam administrasi yang dilakukan oleh NOC.

Dalam daftar tersebut, Daniel Marthin tercatat sebagai pemain ganda campuran, sedangkan Nikolaus Joaquin terdaftar di sektor ganda putra. Eng Hian memastikan bahwa susunan tersebut tidak sesuai dengan komposisi yang sebenarnya.

“Yang benar, Daniel akan bermain di ganda putra bersama Leo Rolly Carnando, sementara Nikolaus Joaquin akan bermain di ganda campuran bersama Siti Fadia Silva Ramadhanti,” jelasnya.

PBSI telah melakukan revisi terhadap penempatan pemain tersebut. Perubahan itu juga telah mendapatkan persetujuan dari INASGOC. Saat ini, PBSI masih menunggu proses pembaruan sistem agar susunan pemain yang benar dapat ditampilkan pada situs resmi Asian Games 2026.

20 Pemain Indonesia untuk Asian Games 2026

Untuk beregu putra Asian Games 2026, PBSI membawa komposisi yang diisi sejumlah pemain berpengalaman dan pemain muda. Komposisi tersebut dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan Indonesia di nomor beregu putra dan putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertandingan bulu tangkis Asian Games 2026 akan dibagi menjadi dua tahap. Nomor beregu putra dan putri dijadwalkan berlangsung pada 20–24 September 2026.

Setelah itu, pertandingan berlanjut ke nomor perorangan pada 25–29 September 2026. Dengan jadwal tersebut, PBSI akan memusatkan perhatian terlebih dahulu pada nomor beregu.

“Fokus utama kami adalah nomor beregu terlebih dahulu. Kami ingin seluruh pemain bisa tampil maksimal dan memberikan kontribusi terbaik untuk tim putra maupun putri,” ujar Eng Hian.

Setelah persaingan beregu berakhir, para pemain akan dialihkan fokusnya ke nomor perorangan. PBSI akan berupaya memaksimalkan peluang yang tersedia di setiap sektor.

Pemain Wajib Jaga Kondisi

Menjelang Asian Games 2026, kondisi fisik dan performa pemain menjadi salah satu perhatian utama PBSI. Para atlet diharapkan mampu menjalankan program persiapan yang telah disusun dan menjaga kondisi hingga pertandingan berlangsung.

Eng Hian berharap seluruh pemain dapat menunjukkan performa terbaik ketika membela Indonesia di Aichi-Nagoya. “Kami tentu berharap para pemain bisa menjaga kondisi, menjalankan program yang sudah disiapkan, dan tampil dengan performa terbaik untuk memberikan hasil positif bagi Indonesia.”

Dengan skuad yang telah ditetapkan, Indonesia kini bersiap menghadapi persaingan bulu tangkis Asian Games 2026. Target utama PBSI adalah membawa pulang gelar juara dari nomor beregu putra sekaligus meraih hasil terbaik pada nomor beregu putri, sebelum kemudian mengoptimalkan peluang di nomor perorangan.

Daftar Skuad Nomor Perorangan Asian Games 2026

Tunggal Putra
1. Jonatan Christie
2. Alwi Farhan
3. Moh Zaki Ubaidillah (Beregu)
4. Muhamad Yusuf (Beregu)

Tunggal Putri
1. Putri Kusuma Wardani
2. Thalita Ramadhani Wiryawan
3. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi (Beregu)
4. Mutiara Ayu Puspitasari (Beregu)

Ganda Putra
1. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
2. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin

Ganda Putri
1. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
2. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari

Ganda Campuran
1. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah
2. Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti

(**)

PONTIANAK, MP – Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi berhasil melangkah ke babak kedua Pontianak Indonesia Masters 2026 setelah menyingkirkan wakil Singapura, Lee Xin Yi Megan. Dhinda menang dua game langsung dengan skor 21-17 dan 21-5 atas Lee.

Temukan Pola Tepat

Pada game pertama, Dhinda mengaku masih kesulitan menemukan pola permainan terbaiknya. Variasi pukulan yang dimiliki Lee Xin Yi Megan membuatnya harus lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan.

“Bersyukur bisa menang hari ini. Di game pertama tadi itu, saya mainnya masih cukup bingung. Walaupun saya sudah nonton dari semalam, dari kemarin, lawannya seperti apa tapi memang dia menyulitkan dengan variasi pukulan yang bagus. Ini membuat saya kurang berani,” ujar Dhinda.

Memasuki game kedua, permainan Dhinda mulai jauh lebih solid. Pesan dari pelatih untuk bermain aman dan menjaga bola tetap masuk menjadi salah satu kunci kebangkitan pemain Indonesia tersebut.

“Di game kedua pelatih mengingatkan untuk bermain safe dulu, yang penting masuk dulu karena lawan tidak kuat rally juga. Setelah lebih nyaman baru saya percaya diri untuk memakai senjata saya,” jelasnya.

Strategi tersebut terbukti efektif. Dhinda mampu mengendalikan jalannya game kedua dan meninggalkan Lee dengan margin yang sangat jauh hingga akhirnya menang 21-5.

Revans atas Rachel Chan

Tantangan lebih berat sudah menanti Dhinda pada babak kedua Pontianak Indonesia Masters 2026. Ia akan berhadapan dengan wakil Kanada, Rachel Chan.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Dhinda untuk belajar dari kekalahan sebelumnya. Keduanya pernah bertemu dalam ajang Piala Uber, ketika Dhinda harus mengakui keunggulan Rachel setelah pertandingan berlangsung hingga rubber game.

“Besok bertemu Rachel Chan (Kanada), waktu di Piala Uber saya kalah rubber game dan dapat banyak pelajaran dari sana. Jadi saya mau siapkan mental dan kondisi fisik,” kata Dhinda.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Dhinda. Ia tidak hanya membawa target untuk meraih kemenangan, tetapi juga berusaha memperbaiki sejumlah aspek permainan yang sebelumnya membuatnya kalah dari Rachel.

Persiapan mental dan kondisi fisik pun menjadi perhatian utama. Dengan format pertandingan yang menuntut stamina dan konsentrasi tinggi, Dhinda sadar dirinya harus tampil lebih siap sejak awal pertandingan.

Dukungan Penonton Sumber Semangat

Selain kemenangan di lapangan, atmosfer pertandingan di Pontianak juga memberikan kesan tersendiri bagi Dhinda. Ia mengaku antusias melihat tingginya dukungan penonton yang hadir menyaksikan pertandingan.

Sebelumnya, Dhinda sempat menyaksikan ajang International Challenge melalui televisi. Ramainya penonton sejak hari pertama membuatnya semakin penasaran sekaligus bersemangat untuk tampil di Pontianak.

“Minggu lalu saya menonton International Challenge dari televisi dan penontonnya sudah ramai dari hari pertama. Itu membuat saya excited dan makin semangat. Senang sekali banyak yang datang mendukung,” pungkas Dhinda.(**)

NEW YORK, MP – Legenda tenis asal Swiss, Roger Federer, kembali hadir di Stadion Arthur Ashe, New York, pada Selasa (1/9) waktu setempat. Kali ini, Federer datang bukan untuk bertanding, melainkan menerima cincin kehormatan dari International Tennis Hall of Fame.

Penyerahan cincin tersebut berlangsung dua hari setelah Federer resmi masuk International Tennis Hall of Fame di Newport pada Sabtu (28/8) lalu.

Wakil Presiden International Tennis Hall of Fame Kim Clijsters menyerahkan langsung cincin tersebut di tengah gelaran US Open 2026.

“Betapa menyenangkannya bisa kembali ke New York,” ujar Federer dikutip dari ATP.

Setelah menerima cincin, Federer langsung mengenakannya dan mengangkat tangan ke arah tribun. Ribuan penonton pun menyambutnya dengan sorakan meriah.

Penghargaan atas karier gemilang

Federer masuk Hall of Fame bersama mantan petenis Amerika Serikat sekaligus penyiar, Mary Carillo. Penghargaan tersebut menjadi salah satu puncak dari perjalanan panjang Federer di dunia tenis profesional.

Federer mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk mengenang kembali perjalanan kariernya.

“Saya mendapat kesempatan untuk melihat kembali semua orang luar biasa yang telah membantu saya sepanjang perjalanan, permainan yang sangat saya cintai, dan apa yang telah diberikannya kepada saya,” tuturnya emosional.

Sepanjang karier profesionalnya, Federer mengoleksi 103 gelar level tur, termasuk 20 gelar Grand Slam. Ia juga pernah menduduki peringkat satu dunia selama 310 pekan.

Kehadiran Federer di US Open 2026 terasa semakin spesial karena ia juga sempat tampil dalam pertandingan ekshibisi pada pekan sebelumnya. Ia bermain bersama sejumlah mantan petenis nomor satu dunia.

Federer menghadapi Andy Roddick dalam pertandingan satu set. Setelah itu, ia berpasangan dengan John McEnroe untuk melawan duet Andre Agassi dan Andy Roddick.(**)

MALANG, MP – Baru saja digelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Fespati 2026. Tampil sebagai juara umum adalah Jawa Timur.

Kejurnas Fespati adalah kompetisi memanah untuk segala usia yang digelar di Villa Bukit Tidar, Kota Malang, 22-24 Agustus, yang digelar Federasi Seni Panahan Tradisional (Fespati). Ada total 1.090 peserta dari 16 provinsi di seluruh Indonesia.

Ada 13 kategori perlombaan yang dipertandingkan. Mulai dari pelajar U9 sampai U-18, hunting pelajar dan umum, jemparingan pelajar dan umum, jarak 30 dan 50 meter untuk atlet panahan tradisional peserta perempuan dan laki-laki umum. serta HBA atau Horse Back Archery untuk kategori Junior Putra, Open Putri dan Senior Putra.

Total peserta ribuan itu melebihi edisi sebelumnya di Klaten, Jawa Tengah, yang diikuti 700 peserta. Kenaikan ini menunjukkan tren positif, karena artinya panahan tradisional semakin banyak peminatnya.

Apalagi sertifikat pemenang akan dikurasi oleh Pupresnas atau Pusat Prestasi Nasional, institusi di bawah Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, yang memberikan pengakuan resmi terhadap ajang talenta atau prestasi peserta didik.

Malang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Kejurnas 2026 dikarenakan Malang adalah peringkat utama kota industri pariwisata di Jawa Timur. Diharapkan gelaran Kejurnas bisa membawa dampak positif juga bagi naiknya income bagi pengusaha UMKM dan industri pariwisata di kota Malang, seperti slogan ‘Fespati untuk Negeri.’

Kejurnas 2027 rencananya akan dihelat di tiga Provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat atau Banten. Imran Taufik selaku Ketua Umum Fespati menyebut kejurnas bisa jadi seleksi untuk para pemanah muda yang mau membela Indonesia di kancah internasional.(**)

Scroll to Top