Berita Populer

Berita Terbaru

OLAHRAGA

BANDUNG, MP –  Persib Bandung terus mematangkan persiapan menjelang laga perdana Piala Presiden 2026 menghadapi Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (25/7). Memasuki pekan terakhir sebelum turnamen pramusim dimulai, tim pelatih fokus membangun komposisi skuad terbaik sekaligus memastikan kondisi fisik seluruh pemain berada pada level optimal.

Pelatih kepala Persib Igor Tolic mengatakan tim pelatih terus melakukan evaluasi setiap hari untuk menentukan susunan pemain yang paling siap menghadapi pertandingan pembuka.

“Kami mencoba yang terbaik untuk membentuk tim terbaik yang memungkinkan. Setiap hari kami mengecek kondisi para pemain. Kami ingin membuat tim yang bagus,” ujar Tolic dikutip laman resmi Persib.

Pelatih asal Kroasia itu mengakui waktu persiapan menuju Piala Presiden 2026 terbilang singkat. Karena itu, pemantauan kebugaran pemain menjadi prioritas agar seluruh anggota skuad siap menghadapi jadwal pertandingan yang padat.

Selain mengejar hasil maksimal, Persib juga akan memanfaatkan turnamen pramusim tersebut sebagai ajang memberikan menit bermain kepada para pemain muda. Menurut Tolic, regenerasi menjadi bagian penting dalam membangun skuad yang kompetitif sepanjang musim.

“Kami juga tentu ingin memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda. Jadi tim nanti akan seimbang,” katanya.

Rotasi Jadi Strategi Persib

Tolic memastikan rotasi pemain akan menjadi strategi utama Persib selama tampil di Piala Presiden 2026. Dengan jadwal pertandingan yang berlangsung setiap tiga hari, ia menilai belum memungkinkan untuk memainkan susunan pemain yang sama secara terus-menerus.

“Kami tidak bisa menurunkan tim yang sama untuk bermain setiap tiga hari sekali. Kami bisa saja melakukan itu, mungkin nanti pada bulan September. Tapi untuk saat ini, kami belum bisa,” jelasnya.

Ia menambahkan setiap pemain akan memperoleh menit bermain yang berbeda sesuai kondisi fisik masing-masing.

“Mungkin ada yang bermain 45 menit, 60 menit, atau beberapa pemain bermain penuh. Kami akan banyak melakukan rotasi,” tambahnya.

Laga kontra Arema FC diprediksi menjadi ujian awal bagi Persib untuk mengukur kesiapan tim sebelum mengarungi kompetisi resmi musim 2026/2027. Selain memburu hasil positif, Maung Bandung juga ingin menemukan komposisi terbaik melalui kombinasi pemain senior dan talenta muda. (**)

JAKARTA, MP – Enam wakil Indonesia dijadwalkan bertanding pada hari kedua babak 32 besar China Open 2026, Rabu (22/7). Sejumlah pertandingan menarik bakal tersaji, termasuk penampilan Alwi Farhan, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, hingga Jonatan Christie.

China Open 2026 yang tergolong turnamen bulu tangkis bergengsi BWF World Tour Super 1000 berlangsung di Changzhou, Tiongkok dengan total hadiah mencapai USD2 juta.

Alwi Farhan menjadi wakil Indonesia pertama yang turun ke lapangan. Pebulu tangkis tunggal putra itu dijadwalkan tampil pada pertandingan kedua di Court 1 sekitar pukul 08.30 WIB menghadapi wakil India, Ayush Shetty.

Sementara itu, unggulan kedua ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, akan menghadapi pasangan Tiongkok Huang Di/Liu Yang pada laga yang diperkirakan dimulai sekitar 13.10 WIB.

Fajar/Fikri Ditantang Pasangan Tuan Rumah

Selain Alwi, perhatian publik Indonesia juga tertuju kepada Fajar/Fikri yang berstatus unggulan kedua. Mereka diprediksi mendapat perlawanan sengit dari Huang Di/Liu Yang yang akan tampil dengan dukungan publik tuan rumah.

Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie juga dijadwalkan bertanding pada sore hari menghadapi wakil Jepang, Yushi Okimoto.

Sementara, sektor ganda putri akan diwakili Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Adapun di nomor ganda campuran, Indonesia mengandalkan pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.

Jadwal Wakil Indonesia di China Open 2026 Hari Ini

Berikut jadwal pertandingan wakil Indonesia berdasarkan Order of Play resmi BWF pada Rabu 22 Juli 2026. Jam pertandingan merupakan estimasi dan dapat berubah mengikuti durasi laga sebelumnya.

Tunggal Putra
08.30 WIB: Alwi Farhan vs Ayush Shetty (India)
16.20 WIB: Jonatan Christie vs Yudai Okimoto (Jepang)

Ganda Putri
10.40 WIB: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jia Yifan/Zhang Shuxian (Tiongkok)
17.10 WIB: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong (Korea Selatan)

Ganda Putra
13.10 WIB: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Huang Di/Liu Yang (Tiongkok)

Ganda Campuran
18.50 WIB: Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran (Thailand).(**)

MADRID, MP –  Presiden LaLiga Javier Tebas melontarkan kritik keras kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Ia mendesak Infantino mundur dari jabatannya karena dinilai telah “merusak industri sepak bola” melalui kebijakan yang terus memperluas kompetisi internasional dan mengabaikan kepentingan liga domestik.

Pernyataan tersebut disampaikan Tebas dalam wawancara dengan media Italia La Gazzetta dello Sport, Selasa (21/7), menyusul berakhirnya Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Menurut Tebas, kebijakan FIFA yang terus menambah jumlah peserta turnamen internasional justru membebani kalender pertandingan dan mengancam keberlangsungan kompetisi domestik.

“Meningkatkan jumlah tim nasional tidak masuk akal. Industri sepak bola bukan hanya Piala Dunia. Memang itu turnamen paling penting, tetapi tidak semuanya harus berputar di sekitar Piala Dunia,” ujar Tebas.

Minta Infantino Mundur

Tebas menilai masa kepemimpinan Infantino sudah seharusnya berakhir. Namun, ia mengakui peluang pergantian presiden FIFA masih kecil karena kuatnya dukungan dari berbagai federasi anggota.

“Dalam pandangan saya, ya, waktunya sudah habis. Namun dia mendapat dukungan dari sistem dan federasi, sehingga tidak banyak yang bisa dilakukan. Tidak ada kandidat oposisi karena tidak ada yang ingin maju hanya untuk kalah,” katanya.

Ia juga menilai banyak pihak sebenarnya tidak setuju dengan kepemimpinan Infantino, tetapi memilih diam.

“Saya mendengar banyak orang menentang Infantino. Mereka mengatakannya, tetapi tidak melakukan apa pun. Saya tidak tahu mana yang lebih buruk, diam atau ikut berkompromi, karena mereka yang diam tahu betul kerusakan yang sedang dialami sepak bola,” lanjut Tebas.

Tolak Wacana Piala Dunia 64 Tim

Salah satu kebijakan yang paling dikritik Tebas adalah usulan memperluas Piala Dunia 2030 menjadi 64 peserta. Wacana tersebut sebelumnya diajukan secara resmi oleh konfederasi sepak bola Amerika Selatan (CONMEBOL).

Menurut Tebas, kompetisi nasional merupakan fondasi utama industri sepak bola yang menciptakan puluhan ribu lapangan pekerjaan.

“Kompetisi nasional adalah penopang olahraga ini. Mereka sedang menghancurkan industri sepak bola yang menghasilkan puluhan ribu pekerjaan demi sebuah turnamen yang hanya berlangsung sekitar 40 hari dan hanya melibatkan sebagian kecil pemain,” ujarnya.

Kritik Aturan Piala Dunia 2026

Selain format turnamen, Tebas juga menyoroti sejumlah aturan baru yang diterapkan FIFA selama Piala Dunia 2026, termasuk cooling break atau jeda hidrasi di tengah pertandingan serta durasi jeda babak pertama final yang diperpanjang menjadi 27 menit untuk kepentingan pertunjukan paruh waktu.

Menurutnya, kebijakan tersebut lebih mengutamakan kepentingan komersial dibanding kualitas pertandingan.

“FIFA mengatur semuanya sesuai keinginannya sendiri, bukan demi sepak bola. Cooling break itu hanya alasan. Kami juga menerapkannya di LaLiga, tetapi hanya jika cuaca benar-benar panas. Di beberapa stadion Piala Dunia bahkan sudah dilengkapi pendingin udara. Itu hanya jeda untuk iklan,” kata Tebas.

Desakan Reformasi Tata Kelola FIFA

Kritik terhadap FIFA juga datang dari organisasi Football Supporters Europe (FSE) yang mewakili kelompok suporter di Eropa.

FSE menilai penyelenggaraan Piala Dunia 2026 lebih mengutamakan aspek hiburan dan komersialisasi dibanding pengalaman suporter.

Dalam pernyataan resminya, organisasi tersebut mendesak reformasi tata kelola FIFA agar proses pengambilan keputusan kembali melibatkan liga, klub, pemain, dan pendukung sepak bola.

FSE juga menyoroti tingginya harga tiket, mahalnya biaya transportasi, minimnya transparansi komunikasi, serta berbagai kebijakan yang dinilai merusak identitas sepak bola.

Sementara itu, Gianni Infantino telah menyatakan akan kembali mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA untuk periode 2027-2031. Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2027 di Maroko.(**)

JAKARTA, MP – Honda Racing Corporation (HRC) resmi mengamankan rider muda David Alonso untuk kelas MotoGP mulai musim depan.

Pembalap asal Kolombia itu telah menandatangani kontrak berdurasi beberapa tahun bersama pabrikan asal Jepang tersebut.

“Honda Racing Corporation dengan senang hati mengonfirmasi perekrutan David Alonso dengan kontrak beberapa tahun untuk Kejuaraan Dunia MotoGP,” tulis pernyataan resmi HRC.

Meski telah dipastikan naik ke kelas premier, HRC masih belum mengungkap tim yang akan diperkuat Alonso.

Pembalap berusia 20 tahun itu berpeluang langsung bergabung dengan tim pabrikan Honda HRC atau bisa juga lebih dahulu ditempatkan di tim satelit LCR Honda untuk proses adaptasi.

Rekam jejak Alonso

Nama David Alonso mulai mencuri perhatian sejak menjalani debut penuh di Moto3 pada 2023. Pada musim perdananya, ia langsung mengakhiri kompetisi di posisi ketiga klasemen akhir.

Performa Alonso semakin menonjol setahun berselang setelah berhasil merebut gelar juara dunia Moto3 musim 2024. Pencapaian tersebut menjadi modal penting saat dirinya naik ke kelas Moto2 pada 2025.

Di musim debutnya di Moto2, Alonso sukses meraih kemenangan perdana pada GP Hongaria 2025. Memasuki musim keduanya pada 2026, performanya tetap kompetitif di baris depan.

Sepanjang kariernya di Moto3 dan Moto2, Alonso telah mengoleksi 20 kemenangan, 30 podium, serta sembilan pole position. Gelar juara dunia Moto3 2024 menjadi pencapaian terbesar dalam kariernya sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di ajang Grand Prix.

Pengumuman perekrutan Alonso dilakukan berdekatan dengan kepastian bergabungnya juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo ke Honda HRC untuk musim 2027 dan 2028.

Sebelum menjalani debut resmi di MotoGP pada 2027, Alonso dijadwalkan menjajal motor prototipe Honda dalam tes resmi pascamusim di Valencia.(**)

CHANGZHOU, MP –  Perjalanan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari di China Open 2026 dihentikan wakil Korea Selatan, Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong, pada babak pertama. Ana/Trias kalah rubber game dari unggulan enam tersebut dengan skor 21-17, 20-22, dan 13-21.

Terjebak Kesalahan Sendiri

Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Ana/Trias sebenarnya berhasil menguasai jalannya laga di game pertama dan mampu mengantisipasi kondisi lapangan yang cukup berangin. Kemenangan 21-17 di game pembuka menjadi modal berharga bagi ganda putri Indonesia ini.

Bahkan di gim kedua, saat posisi menang angin, pola permainan Ana/Trias masih berjalan sesuai rencana. Namun, petaka datang di poin-poin kritis jelang akhir gim kedua.

“Dari awal kami sudah mempersiapkan mau main seperti apa karena lapangan di sini berangin. Di akhir-akhir game kedua, kami terus berusaha menurunkan bola, tapi kadang pukulannya tidak pas. Pengembaliannya banyak salah yang malah menjadi bumerang,” ungkap Febriana Dwipuji Kusuma seusai pertandingan.

Kegagalan mengunci kemenangan di game kedua dimanfaatkan dengan baik oleh pasangan Kim/Kong untuk bangkit dan merebut game ketiga dengan dominan 13-21.

Jaga Momentum dan Ketenangan

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi berharga bagi Ana/Trias, terutama saat menghadapi pasangan papan atas dunia yang memiliki pertahanan kokoh dan stamina kuat.

Febriana mengakui bahwa menghadapi lawan tangguh seperti Kim/Kong membutuhkan keseimbangan antara ritme menyerang dan kesabaran di lapangan.

“Lawan mereka yang benar-benar kuat dan ‘kena-an’ terus, kami harusnya bisa jaga momentum. Terus menyerang tapi ada sabarnya juga. Tidak boleh terlalu bernafsu atau terburu-buru,” tambah Febriana.

Dengan hasil ini, Indonesia harus kehilangan salah satu wakil ganda putrinya di turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut. Ana/Trias dipastikan langsung mengalihkan fokus untuk evaluasi dan persiapan turnamen berikutnya.(**)

JAKARTA, MP – Timnas Argentina kalah dari Timnas Spanyol dalam laga final Piala Dunia 2026. Albiceleste dinilai tak menghormati sepakbola dengan permainan yang diperagakan.

Argentina ditaklukkan Spanyol 0-1 pada laga final Piala Dunia 2026. Saat bertanding di Stadion New York/New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, Tim Tango dan La Furia Roja bertarung sampai babak tambahan.

Dalam 90 menit pertandingan, Argentina dan Spanyol bermain imbang 0-0. Saat babak tambahan, Spanyol mencetak gol via Ferran Torres pada menit ke-106.

Argentina dibuat tak berkutik dalam laga itu. Bahkan, tak ada shot on target yang dicatatkan oleh tim asuhan Lionel Scaloni selama bertanding.

Selepas pertandingan, pemain Argentina ribut dengan pemain Spanyol. Nahuel Molina memukul kapten Spanyol, Rodri, yang berlari melakukan perayaan selepas peluit panjang dibunyikan.

Leandro Paredes membanting Gavi. Eric Garcia kemudian membela rekan-rekan setimnya.

Jurnalis Spanyol, Roberto Gomez, menilai bahwa Argentina tak menghormati sepakbola. Saat pertandingan, juga ada satu pemain Argentina yang mendapat kartu merah, Enzo Fernandez. Dia melanggar keras Pau Cubarsi hingga mendapat kartu kuning kedua.

“Apa yang dilakukan Argentina kemarin adalah sebuah aib. Itu tidak dapat diterima. Itu adalah bentuk ketidakhormatan terhadap sepakbola,” kata Roberto Gomez seperti dikabarkan oleh Radio Marca.

“Saya adalah penggemar sepakbola Argentina; idola terbesar saya selalu Diego Armando Maradona dan, tentu saja, Leo Messi, tetapi apa yang dilakukan tim Argentina merupakan sebuah penghinaan terhadap sepakbola,” kata dia menambahkan.(**)

SURABAYA, MP – Ajang lari belakangan ini tidak cuma dijadikan arena untuk berolahraga dan mengadu skill. Tapi, juga bisa menarik cuan lewat acara-acara di luar lintasan.

Tak dipungkiri bahwa lari kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Dari aktivitas menjaga kebugaran hingga ruang bertemu komunitas dengan gaya hidup sehat, olahraga lari terus berkembang menjadi tren yang digemari berbagai kalangan.

Maka jangan heran jika banyak komunitas lari lahir demi mewujudkan gaya hidup sehat tersebut. Tidak cuma sekadar untuk lari, tapi perlombaan yang diikuti bisa jadi ajang ajang silaturahmi.

Otomatis apapun mengundang keramaian, maka ada potensi ekonomi yang hadir di sana. Sebab penyelenggara biasanya memadukan olahraga lari dengan berbagai acara seperti konser musik, kuliner, dan lainnya.

“Bagi saya dan kebanyakan komunitas, ajang lari yang bermunculan setiap bulannya bukan sekadar kompetisi tapi juga bisa menjlain silaturahmi. Ini menyenangkan sekaligus menyehatkan untuk kami,” ujar Sports Enthusiast Michelle Kasenda dalam keterangan kepada
Itulah mengapa ajang Crystalin RunXperience kembali digelar tahun ini, di dua kota yakni Surabaya (19 Juli) dan Jakarta (4 Oktober). Ini adalah ajang yang memadukan olahraga, kuliner , dan music kedalam satu pengalaman bertajuk More Than a Race.

Setelah dua tahun berturut-turut sukses diselenggarakan di Jakarta, Crystalin memperluas penyelenggaraan RunXperience ke Surabaya sebagai langkah menjangkau lebih banyak komunitas pelari di berbagai wilayah Indonesia.

Dipilihnya Surabaya tidak terlepas dari pertumbuhan komunitas lari yang semakin aktif serta posisinya sebagai salah satu pusat aktivitas olahraga di Jawa Timur, sehingga menjadi kota pembuka yang tepat untuk memperluas jangkauan Crystalin RunXperience ke banyak komunitas pelari.

“Menurut saya, Crystalin RunXperience menghadirkan pengalaman yang berbeda karena tidak hanya mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga menghadirkan hiburan, kebersamaan, dan Festival Kuliner UMKM sehingga acara ini dapat dinikmati oleh pelari, keluarga, maupun komunitas,” sambung Michelle.

Ajang lari tersebut memperlombakan tiga kategori 2,5K Fun Run, 5K, dan 10K. Selain itu ada juga berbagai aktivitas di luar lari seperti Festival Kuliner UMKM di pelataran Balai Kota Surabaya pada 17-19 Juli 2026.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung pemberdayaan pelaku usaha lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner khas Surabaya kepada masyarakat.

Suasana acara juga semakin semarak dengan penampilan Lala Widy, DJ Fake Dopp, dan Mr. Jono Joni yang menghadirkan hiburan bernuansa nuansa lokal, sehingga peserta tidak hanya menikmati pengalaman berlari, tetapi juga merasakan kemeriahan festival.

“Kami berharap ajang ini dapat menjadi ruang yang mempertemukan olahraga, hiburan, komunitas, dan UMKM dalam satu pengalaman yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Donny selaku Director & COO OT GROUP.(**)

NEW JERSEY, MP – Timnas Argentina menjadi sorotan setelah dinilai tidak menunjukkan sikap sportif pada prosesi penyerahan trofi Piala Dunia 2026. Sejumlah pemain La Albiceleste terlihat membelakangi podium saat para pemain Spanyol mengangkat trofi juara.

Media asal Spanyol, Diario AS, menilai tindakan tersebut sebagai bentuk ketidaksopanan yang mencoreng penutupan laga final. Para pemain Spanyol sebelumnya telah memberikan guard of honour kepada Argentina saat mereka berjalan menerima medali perak sebagai bentuk penghormatan kepada lawan.

Sportivitas Argentina Dipertanyakan

Insiden tersebut semakin memperpanjang daftar kontroversi pada laga final yang berlangsung panas. Saat laga berakhir, terjadi keributan antarpemain Spanyol dan Argentina. Berdasarkan tayangan ulang dan laporan pertandingan, kericuhan diduga dipicu oleh aksi saling dorong dan kontak fisik antarpemain.

Nahuel Molina terlihat memukul bagian perut kapten Spanyol, Rodri, yang tengah merayakan kemenangan. Leandro Paredes juga terlihat mencekik Eric García sebelum mendorong Gavi hingga terjatuh di lapangan.

Meski pelatih Lionel Scaloni berupaya menenangkan para pemainnya dan Lionel Messi tampak kecewa usai kekalahan, keputusan sebagian skuad Argentina untuk membelakangi podium juara tetap memicu kritik. Banyak pihak menilai tindakan tersebut bertentangan dengan nilai sportivitas yang selama ini dijunjung dalam sepak bola internasional.

Sejumlah Media Kritik Argentina

Laporan sejumlah media juga menyebut tindakan para pemain Argentina tersebut memicu tanda tanya di lingkungan internal tim. Sejumlah pihak mempertanyakan keputusan skuad yang memilih membelakangi prosesi penyerahan trofi alih-alih memberikan penghormatan kepada tim juara.

Kontroversi tersebut menambah panjang daftar sorotan terhadap Timnas Argentina sepanjang Piala Dunia 2026 yang sebelumnya banyak warganet menilai wasit selalu memihak Argentina, sehingga muncul istilah “VARgentina”.

Pada partai final, sorotan kembali mengarah kepada La Albiceleste setelah sikap yang dinilai kurang sportif dalam prosesi penyerahan trofi. Insiden tersebut dianggap mencoreng perjalanan Argentina yang berhasil mencapai final sebelum akhirnya harus puas finis sebagai runner-up.(**)

JAKARTA, MP – Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan Timnas Spanyol keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina pada laga final. Berikut susunan 11 pemain terbaik yang dinilai bersinar di setiap posisinya.

Media asal Amerika Serikat, Bleacher Report Football, melalui akun Instagram resminya (@brfootball) memberikan susunan 11 pemain terbaik di Piala Dunia 2026 menggunakan formasi 4-2-3-1.

Tim terbaik tersebut dihuni oleh sejumlah pemain yang tampil konsisten, dengan lini pertahanan didominasi oleh penggawa Spanyol dan sektor depan diisi oleh para bintang yang bersinar sepanjang turnamen.

1. Penjaga Gawang: Vozinha (Tanjung Verde)

Posisi penjaga gawang ditempati oleh kiper veteran Tanjung Verde, Vozinha. Kiper berusia 40 tahun itu tampil impresif sepanjang turnamen, termasuk mencatatkan clean sheet saat menahan imbang Spanyol 0-0 pada laga pembuka dan berperan penting membawa negaranya melaju hingga babak 32 besar.

2. Bek Kanan: Pedro Porro (Spanyol)

Posisi bek kanan ditempati Pedro Porro setelah tampil konsisten, terutama pada fase gugur. Bek berusia 26 tahun itu mencetak gol penting ke gawang Austria dan Prancis, sekaligus berkontribusi besar dalam menjaga kokohnya lini pertahanan Spanyol hingga meraih gelar juara.

3. Bek Tengah: Pau Cubarsi (Spanyol)

Pau Cubarsí mengisi salah satu posisi bek tengah berkat performa matang di usia 19 tahun. Bek muda Barcelona tersebut tampil tenang dalam membaca permainan dan menjadi salah satu faktor utama di balik solidnya pertahanan La Roja sepanjang turnamen.

4. Bek Tengah: Aymeric Laporte (Spanyol)

Aymeric Laporte melengkapi duet bek tengah Spanyol. Pengalamannya sebagai pemimpin di lini belakang membantu La Roja mencatatkan rekor pertahanan terbaik dengan hanya kebobolan satu gol sepanjang Piala Dunia 2026.

5. Bek Kiri: Marc Cucurella (Spanyol)

Marc Cucurella dipercaya mengisi sektor bek kiri setelah tampil sebagai pilihan utama dalam delapan pertandingan Spanyol. Selain disiplin dalam bertahan, ia juga memberikan kontribusi dalam membangun serangan dari sisi sayap.

6. Gelandang Tengah: Rodri (Spanyol)

Rodri menjadi motor permainan Spanyol di lini tengah. Kemampuannya mengatur tempo, menjaga keseimbangan tim, dan memutus serangan lawan berperan besar dalam mengantarkan La Roja menjadi juara. Penampilannya juga diganjar penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.

7. Gelandang Tengah: Jude Bellingham (Inggris)

Jude Bellingham mengisi lini tengah setelah menjadi sosok penting dalam perjalanan Inggris hingga finis di peringkat ketiga. Gelandang berusia 23 tahun itu membukukan tujuh gol dan satu assist, sekaligus menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang box-to-box terbaik sepanjang kompetisi.

8. Sayap Kanan: Michael Olise (Prancis)

Posisi sayap kanan menjadi milik Michael Olise. Winger Prancis tersebut mencatatkan tujuh assist sepanjang turnamen, sekaligus memecahkan rekor Pelé sebagai pemain dengan assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia sejak pencatatan statistik dimulai pada 1970.

9. Gelandang Serang: Lionel Messi (Argentina)

Lionel Messi dipercaya mengisi peran playmaker setelah kembali menjadi tumpuan Argentina. Pada usia 39 tahun, sang kapten tetap tampil impresif dengan koleksi delapan gol dan empat assist untuk membawa La Albiceleste melaju hingga final.

10. Sayap Kiri: Kylian Mbappé (Prancis)

Kylian Mbappé menempati posisi sayap kiri setelah menutup turnamen sebagai peraih Golden Boot. Kapten Prancis itu mengoleksi 10 gol dari delapan pertandingan meski Les Bleus harus terhenti di babak semifinal.

11. Penyerang Tengah: Erling Haaland (Norwegia)

Posisi ujung tombak dipercayakan kepada Erling Haaland. Striker Norwegia tersebut tampil tajam dengan mencetak tujuh gol, termasuk dua gol penting ke gawang Brasil, sebelum langkah timnya terhenti di babak perempat final. (**)

JAKARTA, MP – Marc Marquez kembali ke persaingan juara MotoGP 2026. General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna sebut Marquez dalam kondisi prima dan tersenyum lagi!

Marc Marquez masih jalani pemulihan dari cedera bahu di awal musim MotoGP 2026. Dirinya sempat absen dan belum terlihat taringnya.

Pelan-pelan, Marquez kembali ke bentuk terbaik. Tiga kali sapu bersih juara podium dalam empat balapan terakhir!

Pada Klasemen MotoGP 2026 sementara, Marc Marquez di posisi ketiga dengan 109 poin. Marquez bayangi Ogura di atasnya dengan selisih delapan pon, dan bayangi Jorge Martin di puncak dengan selisih 18 poin!

Perburuan gelar juara masih terbuka lebar di tengah musim ini. General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna ungkapkan, Marquez bisa kembali digdaya karena sudah dalam kondisi terbaik dan tersenyum lagi!

“Marquez tertinggal 102 poin setelah Mugello. Namun setelah pemulihan dari operasi, semuanya berjalan dengan baik,” katanya dilansir dari Crash.

“Kondisinya sangat baik, motornya kembali prima di lintasan, dan senyumnya kembali di pit. Kami semua bergembira,” tambahnya.

Tapi Gigi Dall’Igna tidak mau timnya di atas angin. Persaingan dari posisi satu sampai lima di klasemen masih sangat ketat!

“Klasemen telah berubah drastis dan persaingan kembali terbuka lebar bagi semuanya. Kami menghitung lima pesaing dengan selisih hanya 24 poin,” tutupnya.

Selanjutnya, MotoGP 2026 akan lanjut balapan di Silverstone, Inggris pada 7-9 Agustus.(**)

Scroll to Top